Dr. As Sayyid Mustofa bin Sumaith Hadiri Acara Seminar Internasional di PP. Darul Kholil Tunjung Kecamatan Burneh
WARTAPENASATUJATIM| BANGKALAN – Untuk meningkatkan pengetahuan tentang agama dan memperkuat hubungan kolaborasi lintas negara, Pondok Pesantren (PP) Darul Kholil menggelar acara Seminar Internasional dengan tema: Peran Strategis Ilmu Agama Islam Dalam Menjawab Tantangan Era Modern
Acara tersebut diselenggarakan pada hari kamis 15 Januari 2026 di Aula PP. Darul Kholil, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, dan dihadiri oleh Pengasuh Pondok Aufa Nurholil, Lc
Pembina KH. Mukaffi Holil, SH. M. Si dan Dr. As Sayyid Mustofa bin Sumaith, Ketua Fakultas Syariah Pascasarjana & Ketua Departemen Penelitian dan Fatwa Universitas Al Ahgaff, Yaman.
Lora Aufa Nurkholil selaku pengasuh PP Darul Kholil PP. mengatakan, Kehadiran Dr. As Sayyid Mustofa dari Yaman ke pesantren Darul Kholil.
Selain untuk menyambung silaturahmi juga untuk memberikan wawasan kepada para santri akan peran pentingnya ilmu agama di era modern ini.
Kehadiran beliau adalah keinginan dari kami sendiri, “Karena kita merasakan bahwa problem anak muda sekarang adalah menganggap ilmu agama tidak memiliki tempat di era modern ini. Sehingga sedikit anak muda sekarang yang peduli akan ilmu agama. Padahal ilmu agama ataupun formal sama pentingnya bagi kehidupan kita agar bahagia di dunia maupun akhirat”. ujarnya.
Lora Aufa Nurkholil juga menuturkan, bahwa Dr. As Sayyid Mustofa dari yaman memaparkan, Dalil – Dalil tentang pentingnya peran ilmu agama dalam setiap aspek kehidupan. Bahkan beberapa kali memberikan contoh melalui kisah para Sahabat Rosul dan Auliya,
Beliau tidak menafikan ilmu formal, justru beliau malah mendukung agar kita menjadi orang yang berkompeten di setiap bidang masing- masing, Namun disamping itu kita tetap harus mempelajari ilmu agama. Dan itu tidak bertentangan.
Sebagaimana ilmuwan islam seperti Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, Abbas bin Firnas dan lain sebagainya, mereka merupakan pakar di bidang kedokteran dan ilmu formal lainnya.
Tapi mereka justru tidak pernah menjadikan syariat islam sebagai penghalang untuk kemajuan,
“Justru dengan memegang teguh syariat beliau semua bisa menjadi ilmuwan yang diakui pada masanya dan itulah yang membedakan mereka dengan ilmuwan lainnya.” kata Dr. As Sayyid Mustofa, tutur Lora Aufa Nurkholil. (Azis)
Apapun profesi kita jangan lepas dari ilmu agama sebagai acuan petunjuk hidup kita.
Anda Mungkin Suka Juga
Kapolres Toba Pimpin Upacara dan Tabur Bunga di Makam Pahlawan Sisingamangaraja XII Balige
10 November 2025
Pemprov DKI Jakarta Berdayakan Ormas dalam Pembangunan, Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat
3 Juni 2025