Ramadhan Mengikat Hati dan Menguatkan Kepedulian: UPTD Puskesmas Jaddih Bangkalan Tebar Takjil, Rajut Ukhuwah dan Kebersamaan dalam Cahaya Ibadah
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan, 5 Maret 2026 — Bulan suci Ramadhan selalu hadir membawa suasana yang berbeda. Ia bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga waktu yang istimewa untuk menumbuhkan kembali nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat.
Di bulan penuh rahmat ini, setiap amal kebaikan seakan memiliki makna yang lebih dalam, karena dilakukan dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus berbagi kebahagiaan dengan sesama.
Semangat itulah yang tampak dalam kegiatan yang digelar oleh UPTD Puskesmas Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, pada Kamis, 5 Maret 2026.
Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, keluarga besar Puskesmas Jaddih bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) mengadakan kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama sebagai bentuk penguatan ukhuwah serta kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.30 hingga 18.30 WIB tersebut diikuti sekitar 50 orang peserta yang terdiri dari para staf Puskesmas Jaddih dan anggota Dharma Wanita Persatuan.
Meski sederhana, suasana kebersamaan yang tercipta terasa hangat dan penuh makna, mencerminkan semangat Ramadhan yang selalu mengajarkan arti berbagi dan mempererat silaturahmi.
Menjelang waktu berbuka, para peserta terlebih dahulu turun langsung ke jalan untuk membagikan takjil kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas di sekitar kawasan Puskesmas Jaddih.
Paket-paket takjil yang dibagikan disambut dengan penuh antusias oleh masyarakat, terutama para pengguna jalan yang tengah dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan berbagi ini menjadi simbol sederhana namun bermakna: bahwa di bulan Ramadhan, setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk menebarkan kebaikan, sekecil apa pun bentuknya.
Kepala UPTD Puskesmas Jaddih, drg. Purwanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar agenda seremonial, tetapi merupakan bagian dari upaya memperkuat nilai kebersamaan dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT.
Menurutnya, Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk membangun kembali hubungan yang lebih erat antar sesama, baik di lingkungan kerja maupun dengan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk ibadah sekaligus sarana untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kekompakan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di antara keluarga besar Puskesmas Jaddih,” ujar drg. Purwanti.
Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya berbagi takjil, tetapi juga diisi dengan kegiatan religius yang memperkuat nilai spiritual para peserta.
“Kami mengemas kegiatan ini dengan berbagai aktivitas, mulai dari pembagian takjil kepada para pengendara, kemudian dilanjutkan dengan khataman Al-Qur’an. Menjelang magrib kami melaksanakan salat magrib berjamaah, dan setelah itu diakhiri dengan buka puasa bersama,” jelasnya.
Kegiatan khataman Al-Qur’an yang dilakukan sebelum berbuka menjadi salah satu momen yang sangat khidmat.
Lantunan ayat-ayat suci yang dibaca bersama menghadirkan suasana religius yang menenangkan, sekaligus mengingatkan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperdalam hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.
Setelah kumandang azan magrib terdengar, seluruh peserta melaksanakan salat magrib berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.
Di tengah suasana kebersamaan tersebut, drg. Purwanti juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa, terutama bagi tenaga kesehatan yang tetap harus menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, menjaga kesehatan tubuh merupakan bagian penting agar seseorang tetap dapat menjalankan ibadah dan aktivitas dengan baik selama bulan Ramadhan.
Ia menekankan pentingnya mengatur pola makan yang sehat dan seimbang, baik saat sahur maupun berbuka puasa.
“Penting untuk memperhatikan asupan gizi saat sahur dan berbuka agar tubuh tetap mendapatkan nutrisi yang cukup. Selain itu, istirahat yang cukup juga sangat diperlukan agar tubuh tetap fit, terutama bagi tenaga kesehatan yang setiap hari melayani masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai institusi pelayanan kesehatan yang berada di tengah masyarakat, Puskesmas Jaddih tidak hanya berperan dalam memberikan layanan medis, tetapi juga berupaya membangun hubungan sosial yang harmonis dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
Kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama ini menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut: bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga menyentuh nilai kemanusiaan dan kebersamaan.
Di akhir kegiatan, drg. Purwanti bersama seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan dan staf Puskesmas Jaddih menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat.
“Marhaban Ya Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah puasa 1447 Hijriyah. Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan bagi kita semua,” tutupnya.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Puskesmas Jaddih menunjukkan bahwa Ramadhan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga tentang memperkuat hubungan antar manusia.
Ketika tangan-tangan saling berbagi, hati-hati pun semakin dekat, dan ukhuwah yang terjalin menjadi kekuatan yang memperindah kehidupan bermasyarakat.
Di tengah kesibukan pelayanan kesehatan yang tak pernah berhenti, keluarga besar Puskesmas Jaddih membuktikan bahwa kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi tetap dapat tumbuh subur di bulan yang penuh rahmat ini.
Ramadhan pun menjadi ruang untuk meneguhkan satu pesan sederhana namun mendalam: bahwa kebaikan yang dilakukan bersama akan selalu menghadirkan keberkahan bagi semua. (Bagas)***
Anda Mungkin Suka Juga
Dugaan KKN Dalam Penetapan Pemenang PT.Prades Indo Darren Mencolok
30 Mei 2025
PWI Bangkalan Gelar Hari Pers Nasional 2026, Tegaskan Perlindungan Hukum Wartawan
14 Februari 2026