Transformasi Desa: Bukti Keberhasilan Program Binaan Yayasan LUBKITA
Sumedang wartapenasatu.com
Indriyani: Pelopor Pemberdayaan Desa yang Mengubah Wacana Menjadi Kenyataan
SUMEDANG – 3-4-2026 

Di tengah tantangan pembangunan pedesaan yang kompleks, nama Indriyani kini menjadi sorotan sebagai sosok yang tidak hanya berbicara, tetapi juga bergerak nyata. Sebagai Ketua Yayasan LUBKITA, ia telah membuktikan bahwa ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi desa bukan sekadar slogan, melainkan visi yang bisa diwujudkan melalui kerja keras, inovasi, dan kepedulian yang tulus.
Bagi Ibu Indriyani, perubahan tidak bisa datang dari atas saja. Ia percaya bahwa kekuatan terbesar ada di akar rumput—di tangan para petani, peternak, dan warga desa yang selama ini menjadi tulang punggung bangsa. Filosofi inilah yang menjadi landasan setiap langkah Yayasan LUBKITA, membawa perubahan nyata di berbagai wilayah, termasuk di Desa Margamukti, Sumedang.
Di bawah kepemimpinannya, program pemberdayaan tidak hanya berhenti pada bantuan fisik atau modal semata. Ia merancang pendekatan holistik yang mencakup transfer teknologi, edukasi manajemen, hingga penguatan mental kewirausahaan. Hasilnya? Petani yang dulu hanya mengandalkan kebiasaan kini telah bertransformasi menjadi pengusaha tani yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.
Sektor perkebunan melon dan edamame, peternakan domba, hingga perikanan yang sebelumnya terbengkalai kini bangkit menjadi sentra produksi yang produktif. Semua ini adalah bukti nyata dari visi dan kepemimpinan Ibu Indriyani yang mampu menyatukan potensi alam dengan kemampuan manusia, menciptakan siklus ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.
Tidak heran jika kiprahnya mulai mendapat perhatian luas. Ia menjadi contoh nyata bagaimana seorang perempuan bisa menjadi agen perubahan yang kuat, membawa dampak positif bagi ribuan keluarga. Bagi banyak orang, Ibu Indriyani bukan hanya pemimpin lembaga, tetapi juga inspirasi bahwa dengan tekad yang bulat, tidak ada potensi desa yang tidak bisa digali dan dikembangkan.
“Kemandirian adalah kunci. Kami hadir bukan untuk menggantikan peran mereka, tetapi untuk membuka jalan dan memberikan sayap agar mereka bisa terbang sendiri,” ujarnya tegas. Kalimat ini mencerminkan filosofi kepemimpinannya yang mengutamakan keberlanjutan dan kemandirian jangka panjang.
Hari ini, langkah Ibu Indriyani di Desa Margamukti menjadi bukti bahwa satu orang dengan visi yang jelas bisa menggerakkan banyak orang, mengubah satu desa, dan menjadi pelopor bagi perubahan yang lebih besar di negeri ini. Yayasan LUBKITA di bawah komandonya terus menjadi mercusuar harapan, membuktikan bahwa Indonesia yang kuat dimulai dari desa yang sejahtera.
Anda Mungkin Suka Juga
Polres Kediri Kota Sidak Sejumlah SPBU Respon Keluhan Warga Soal Kualitas BBM
30 Oktober 2025
Polres Gresik Wujudkan Pelayanan Inklusif Terbitkan SIM D Ramah Disabilitas
23 Januari 2026