Uncategorized

72 Tahun Menjadi Figur Keteladanan: Abah H. Muhammad Hariyanto Menyatu dengan Jejak Peradaban Masjid Ar-Rahman

Bagikan

WARTAPENASATUJATIM | Blitar, 25 Desember 2025 — Dalam suasana yang khidmat, sarat rasa syukur, dan penuh limpahan keberkahan, segenap Keluarga Besar Abah H. Muhammad Hariyanto, Mayangkara Group, serta seluruh karyawan menyampaikan ucapan Selamat Ulang Tahun ke-72 kepada Abah H. Muhammad Hariyanto, sosok panutan yang telah menorehkan jejak pengabdian panjang dalam penguatan nilai-nilai keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan.

Usia ke-72 bukan sekadar bilangan kronologis, melainkan momentum reflektif atas perjalanan hidup yanga ditempa oleh keikhlasan, kebijaksanaan, dan keteguhan prinsip.

Sepanjang kiprahnya, Abah H. Muhammad Hariyanto hadir sebagai figur yang menyalakan teladan menyatukan kata dan laku, meneguhkan nilai melalui perbuatan, serta menebar kebaikan dengan kesahajaan yang mengakar kuat di tengah masyarakat.

Beliau dikenal sebagai sosok pemersatu, penyejuk, dan inspirasi lintas generasi. Keteladanan yang dihadirkan bukan sekadar wacana, melainkan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan kehadirannya rujukan moral dan spiritual bagi banyak kalangan.

Doa terbaik senantiasa dipanjatkan, semoga Abah H. Muhammad Hariyanto selalu dianugerahi kesehatan lahir dan batin, umur panjang yang dipenuhi keberkahan, kelapangan rezeki, serta kekuatan dan keteguhan dalam mengemban setiap amanah dan tanggung jawab demi kemaslahatan umat dan masyarakat luas.

Momentum bersejarah ini kian bermakna dengan diperingatinya Hari Lahir (Harlah) ke-6 Masjid Ar-Rahman Blitar.

Dalam rentang enam tahun perjalanannya, Masjid Ar-Rahman telah menjelma menjadi salah satu simpul penting peradaban lokal sebagai pusat peribadatan, pembinaan umat, sekaligus ruang penguatan nilai-nilai Islam yang moderat, sejuk, dan menenteramkan.

Rangkaian Harlah ke-6 tersebut diisi dengan Pengajian Akbar yang menghadirkan KH. Muhammad Imam Chambali, pengasuh Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Jihad Surabaya.

Tausiyah yang disampaikan meneguhkan makna ketakwaan seorang hamba, sekaligus mengingatkan pentingnya peran masjid sebagai poros pembentukan akhlak dan kesadaran sosial umat.

Masjid Ar-Rahman tidak hanya berdiri sebagai bangunan fisik, melainkan tumbuh sebagai pusat pencerahan spiritual, rumah persaudaraan, dan wadah pengabdian sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat Blitar dan sekitarnya.

Dari masjid inilah nilai-nilai kebajikan, keilmuan, dan kepedulian sosial terus disemai, dirawat, dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Harapannya, Masjid Ar-Rahman senantiasa dimakmurkan oleh jamaah, diramaikan dengan kegiatan ibadah dan dakwah yang mencerahkan, serta menjadi kawah candradimuka lahirnya generasi berakhlakul karimah, berwawasan luas, dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Akhir kata, semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, rida, dan keberkahan-Nya kepada Abah H. Muhammad Hariyanto, keluarga besar Masjid Ar-Rahman Blitar, serta seluruh umat yang mengambil manfaat dari keteladanan dan perjuangan beliau.

Semoga setiap amal kebaikan dicatat sebagai ladang pahala dan menjadi cahaya penerang dalam perjalanan kehidupan, di dunia hingga akhirat kelak. (Bgn)***


Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wartapenasatu.com @2025