Inovasi, Empati, dan Kolaborasi: Wajah Baru Pendidikan Vokasi Bersinar di Expo Expose SMK Hebat 2026
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Gelombang semangat, kreativitas, dan kolaborasi membuncah dalam gelaran Expo Expose SMK Hebat 2026 tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Bertempat di Grand City Convention Hall Lantai III, ajang tahunan ini menjelma menjadi panggung besar kebangkitan pendidikan vokasi.
Hanya dalam satu hari, Jumat (13/2/2026), lebih dari 2.150 pengunjung memadati area pameran mulai dari siswa, guru, pelaku industri, hingga masyarakat umum dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas dan daya saing SMK se-Jatim.
Sejak pagi hingga malam, suasana expo dipenuhi antusiasme. Deretan stan kreatif berdiri megah, menampilkan karya-karya terbaik siswa yang telah melalui proses kurasi ketat. Produk-produk tersebut tidak hanya dipamerkan, tetapi benar-benar dipresentasikan sebagai solusi nyata bagi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Beragam kompetensi keahlian tampil memukau. Teknologi rekayasa dan manufaktur menghadirkan inovasi aplikatif, kuliner kreatif tampil dengan kemasan profesional, layanan kesehatan menawarkan praktik langsung, seni dan ekonomi kreatif memamerkan karya bernilai estetika tinggi, hingga pertanian modern yang mengedepankan efisiensi dan keberlanjutan.
Setiap karya yang dipajang menyiratkan satu pesan kuat: lulusan SMK Jawa Timur siap menjawab tantangan pasar kerja nasional bahkan global.
Salah satu sorotan utama datang dari partisipasi 18 SMK bidang Kesehatan dan Pekerjaan Sosial yang dikoordinasi oleh SMK Negeri 2 Malang. Berbeda dengan stan produk fisik, bidang ini menghadirkan layanan profesional secara langsung kepada pengunjung.
Koordinator kegiatan, Eviatun Khairiyah, menjelaskan bahwa layanan yang diberikan meliputi cek gula darah, pemeriksaan tekanan darah gratis, food spa, manicure, pijat relaksasi, hingga permainan edukatif untuk anak-anak.
“Kalau bidang lain menawarkan produk barang, kami fokus pada layanan kesehatan dan pekerjaan sosial. Tahun ini lebih berkembang dan variatif,” ujarnya.
Menariknya, sebagian layanan diberikan secara berbayar. Namun respons masyarakat justru sangat positif. Pengunjung tetap antusias memanfaatkan layanan yang tersedia, menunjukkan bahwa kompetensi siswa SMK di bidang kesehatan semakin dipercaya.
Hal ini menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi tidak hanya menghasilkan tenaga siap kerja, tetapi juga calon wirausahawan muda yang mampu membuka peluang usaha berbasis keahlian.
Expo ini juga menjadi ruang belajar lintas sekolah. Tiara dan Marca, siswa kelas 13 dari SMK Negeri 5 Surabaya, mengaku terinspirasi setelah melihat inovasi dari sekolah lain di luar kota.
“Kita jadi tahu produk dari sekolah lain, bukan cuma Surabaya, tapi juga dari Jombang, Magetan, sampai Jember,” ungkap Tiara.
Mereka terkesan dengan miniatur jembatan dari stik es krim dan maket rumah satu hingga dua lantai yang dipamerkan. Bagi mereka, expo ini bukan sekadar kunjungan, tetapi pengalaman yang memperluas wawasan dan memantik semangat berinovasi.
Tak hanya pameran produk, Expo Expose SMK Hebat 2026 juga menghadirkan talkshow interaktif yang mempertemukan siswa dengan praktisi industri, pelaku usaha, akademisi, dan profesional kreatif.
Topik yang dibahas mencakup peluang kerja, strategi membangun usaha sejak bangku sekolah, hingga perkembangan teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Suasana diskusi berlangsung dinamis. Para siswa aktif bertanya dan berdialog langsung, menciptakan pengalaman belajar yang aplikatif dan inspiratif.
Kehadiran perwakilan industri semakin memperkuat nilai strategis kegiatan ini. Sejumlah perusahaan menjajaki peluang kerja sama, membuka kesempatan magang, hingga rekrutmen langsung. Momentum ini menegaskan bahwa expo bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan jembatan konkret antara pendidikan dan dunia kerja.
Panggung hiburan pun tak kalah memikat. Tari tradisional, pertunjukan musik, hingga orkestra pelajar menghadirkan harmoni yang memperkaya suasana. Penampilan tersebut memperlihatkan bahwa SMK Jawa Timur tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga kuat dalam karakter, budaya, dan kreativitas.
Ledakan jumlah pengunjung yang mencapai ribuan orang dalam sehari menjadi indikator kuat bahwa pendidikan vokasi semakin mendapat tempat di hati masyarakat. Expo Expose SMK Hebat 2026 bukan hanya menampilkan produk, tetapi juga memperlihatkan proses pembelajaran, semangat kolaborasi, dan optimisme generasi muda yang tengah ditempa menjadi SDM unggul.
Melalui sinergi antara sekolah, industri, dan masyarakat, SMK se-Jawa Timur menegaskan perannya sebagai pilar strategis pembangunan sumber daya manusia. Pameran ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan deklarasi bahwa vokasi adalah masa depan dan Jawa Timur siap memimpinnya. (Bgn)***
Anda Mungkin Suka Juga
Dugaan RS Anna Medika Tolak Pasien Bayi Usia 10 Bulan Jadi Sorotan Publik
2 Januari 2026
Satlantas Polresta Palangka Raya Kawal Kepulangan Jamaah Haji Kloter 4 dari Banjarbaru
21 Juni 2025