Janji Pemasangan Tinggal Janji: Layanan ERKA Cyber di Bangkalan Tuai Cibiran Warga
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Pelayanan pemasangan jaringan internet yang dilakukan oleh provider lokal ERKA Cyber di Kota Bangkalan Madura kini jadi cerita tak sedap di kalangan warga sekitar. Bermula dari seorang warga Kelurahan Kota sebut saja namanya Raden, ia mengaku sangat kecewa setelah permohonan pemasangan Wi-Fi yang dijadwalkan tak kunjung terpasang tanpa adanya kejelasan dari pihak manajemen.
Kekecewaan itu dialami Raden ketika mendapat layanan tak sedap saat setelah mengajukan pemasangan WiFi pada Kamis (5/3) lalu dan ternyata gagal.
Dalam keterangannya, Raden mengaku telah melakukan proses pendaftaran melalui salah satu rekannya.
Dengan mengirimkan identitas diri serta nomor telepon kepada pihak manajemen sebagai syarat pemasangan.
Raden berharap pemasangan wi-fi tersebut dapat terlaksana sebelum dirinya berangkat ke luar kota bersama keluarga pada Kamis (12/3).
“Semoga saja hari Selasa atau Rabu Wi-Fi-nya sudah terpasang, karena hari Kamis saya dan keluarga ada kegiatan keluar kota,” tutur Raden saat itu.
Beberapa hari setelah pendaftaran, tepat Sabtu (7/3), setelah dilakukan konfirmasi kepada pihak manajemen ERKA bahwa pemasangan akan dijadwalkan pada hari Selasa (10/3).
“Kami jadwalkan hari Selasa Pak untuk pemasangannya,” ujar manajer ERKA. Sabtu, (7/3)
Namun janji tinggal janji. Hingga hari yang telah dijadwalkan, hari Selasa bahkan hari Rabu malam, pemasangan tidak juga dilakukan. Lebih parah lagi pihak ERKA juga tidak memberikan informasi lanjutan mengenai alasan keterlambatan maupun perubahan jadwal.
Kondisi tersebut berlanjut hingga Rabu (11/3), sampai malam hari, Raden mengaku tidak menerima satu pun konfirmasi dari pihak penyedia layanan terkait pemasangan yang telah dijanjikan sebelumnya. Namun hanya dua patah kata yang disampaikan pihak manager Erka, “Aman pak,” jawabnya singkat setelah dikonfirmasi, Rabu malam, (11/3)
Merasa tidak mendapatkan kepastian, Raden akhirnya memutuskan untuk membatalkan pemasangan dan beralih ke provider lain.
“Sampai hari ini, Rabu malam, pihak Erka belum juga memberi informasi. Terpaksa saya beralih ke provider lain karena besok hingga tanggal 29 saya harus berangkat ke luar kota,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Menurut Raden, persoalan utama bukan hanya soal pemasangan yang tertunda, tetapi minimnya komunikasi dari pihak penyedia layanan kepada pelanggan yang diduga tidak profesional.
Setidaknya kata Raden, pihak manajemen memberikan pemberitahuan kepada pelanggan jika ada perubahan jadwal atau penundaan pemasangan agar tidak menimbulkan opini tidak baik.
“Seharusnya Erka memberikan kabar apakah jadi atau tidak dipasang. Nomor saya sudah ada disana, tapi sampai sekarang tidak ada informasi lanjutan,” pungkasnya.
Raden menilai pelayanan seperti ini menunjukkan kurangnya profesionalitas dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Ia berharap kejadian serupa tidak dialami warga lainnya. (Azis)***
5 tips för vandring med elaka myggsvärmar
Anda Mungkin Suka Juga
Kemensos Gelar Bedah Buku ‘Menghadang Kubilai Khan’ di Mataram, Bangkitkan Jiwa Patriotisme Mahasiswa
3 Desember 2025
Ephorus HKBP Rayakan Natal Bersama Korban Terdampak Bencana Kota Sibolga dan Tap Teng
27 Desember 2025