Bupati Samosir Serahkan 803 SK PPPK Paruh Waktu, Vandiko: Ini Era Baru Pengabdian
WARTAPENASATU -SAMOSIR Samosir, Sumatera Harapan baru bagi tenaga honorer di Kabupaten Samosir akhirnya terwujud. Sebanyak 803 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu resmi menerima Surat Keputusan (SK) yang diserahkan langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Selasa (13/1/2026),

Di Halaman Kantor Bupati Samosir. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Asisten I Tunggul Sinaga, Asisten III Arnod Sitorus, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Samosir.
Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Samosir Nomor 379 Tahun 2025 tanggal 17 Desember 2025 tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir. Dari total 803 orang PPPK Paruh Waktu tersebut, terdiri atas 673 tenaga teknis, 6 tenaga kesehatan, dan 124 tenaga guru.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menjelaskan dinamika pengangkatan PPPK paruh waktu di berbagai daerah yang berbeda-beda. Namun, Pemkab Samosir memilih berhati-hati agar tidak terjadi kekeliruan. Mungkin saudara-saudari sekalian sempat gelisah melihat dan mendengar daerah lain sudah menyerahkan SK. Kami tetap berjuang dan Kami ingin memastikan semuanya berjalan dengan benar dan meminimalisir kesalahan. Hari ini, saatnya kita menyerahkan SK, ujar Vandiko.
Vandiko menegaskan, pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini menjadi era baru pengabdian, setelah bertahun-tahun tenaga honorer bekerja dalam kondisi penuh ketidakpastian. Selama ini kita berjuang bersama. Bahkan ketika anggaran sangat terbatas, kami berusaha memberangkatkan utusan kepemerintah pusat dengan anggaran bergotong royong memperjuangkan aspirasi agar bisa diterima pemerintah pusat, katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia yang dinilai telah mendengar dan merespons dedikasi para tenaga honorer di Kabupaten Samosir. Tidak ada doa dan perbuatan yang mengkhianati hasil. Hari ini, perjuangan itu terjawab. Selamat kepada seluruh penerima SK, ucap Vandiko.
Namun demikian, Vandiko mengingatkan bahwa SK yang diterima adalah amanah dan kepercayaan dari pemerintah dan masyarakat yang harus dibalas dengan kinerja sungguh-sungguh. Saya titip kepada seluruh OPD agar membimbing rekan-rekan PPPK ini dengan baik. Jangan setelah menerima SK lalu berleha-leha. Akan ada evaluasi. Bekerjalah sungguh-sungguh untuk masyarakat, tegasnya.
Terkait penempatan dan mutasi, Vandiko menegaskan bahwa hal tersebut dilakukan bukan karena suka atau tidak suka, melainkan murni karena kebutuhan organisasi, termasuk adanya penambahan empat dinas baru.
Kita bukan menghukum siapa pun. Ini karena kebutuhan organisasi. Staf harus disebar agar pelayanan berjalan optimal, jelasnya.
Di akhir sambutan, Vandiko berharap seluruh PPPK Paruh Waktu dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, setia pada Pancasila dan UUD 1945, serta bekerja sepenuh hati dalam melayani masyarakat. Gunakan amanah ini sebaik-baiknya. Bekerjalah dengan sepenuh hati, sama seperti ketika kita melayani Tuhan, pungkasnya (Marlen s)
Bupati Samosir dan Wabup Lepas Sambut Kapolres, Vandiko : Samosir Tempat Tepat Mencetak Prestasi, Sulit Cari Kekayaan
WARTAPENASATU Samosir, Sumatera
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menyambut kehadiran Kapolres Samosir yang baru, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., sekaligus melepas Kapolres Samosir lama, AKBP Rina Frillya, S.I.K., yang mendapat amanah baru sebagai Kapolres Tebing Tinggi.
Acara pisah sambut jabatan Kapolres Samosir tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Samosir, Senin (12/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta insan pers Kabupaten Samosir.
Dalam sambutannya, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengawali dengan ucapan syukur karena seluruh undangan dapat hadir dalam keadaan sehat dan penuh kebahagiaan. Vandiko juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kehadirannya karena harus memenuhi undangan mendadak dari Kementerian Dalam Negeri yang tidak dapat diwakilkan. Saya mohon maaf atas keterlambatan hari ini. Kemarin ada undangan mendadak dari Mendagri dan tidak bisa diwakilkan, sehingga Wakil Bupati lebih dahulu hadir menyapa masyarakat, ujar Vandiko.

Vandiko mengucapkan selamat kepada AKBP Rina Frillya atas penugasan barunya sebagai Kapolres Tebing Tinggi. Ia menilai selama kurang lebih sembilan bulan bertugas di Kabupaten Samosir, AKBP Rina Frillya telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian yang baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tidak terasa sembilan bulan berlalu. Kami memahami bahwa penyegaran dan pengembangan karier merupakan hal yang lumrah dalam institusi Polri. Kami tahu Ibu Rina ingin kembali mengabdi di kampung halaman, dan niat itu sangat luar biasa, kata Vandiko.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas sinergi dan koordinasi yang terjalin baik antara Polres Samosir dan Pemerintah Kabupaten Samosir, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.Atas nama pemerintah dan pribadi, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian, pengayoman, dan dedikasi kepada masyarakat Samosir. Koordinasi dan sinergi kita berjalan sangat baik, Samosir dalam kondisi damai tanpa kendala berarti, ungkapnya.
Kepada Kapolres Samosir yang baru, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, Vandiko menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap dapat segera beradaptasi dengan masyarakat Samosir.
Kami menyambut baik kehadiran Ibu Rina Tarigan. Dengan pengalaman bertugas di Sumatera Utara, kami yakin tidak sulit beradaptasi di Samosir. Di Samosir mungkin sulit mencari kekayaan, tetapi untuk mencari prestasi, inilah tempatnya. Walau kecil, apa pun yang terjadi di Samosir cepat sampai ke pusat, ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Samosir siap mendukung Kapolres baru dalam mencetak prestasi dan meningkatkan sinergitas ke depan melalui komunikasi yang baik. Selamat bertugas Ibu Rina Frillya di Tebing Tinggi dan selamat datang kepada Ibu Rina S.N. Tarigan di Negeri Indah Kepingan Surga, kata Vandiko.
Sebagai bentuk apresiasi, Bupati dan Wakil Bupati Samosir bersama Forkopimda menyerahkan cendera mata berupa ulos kepada Kapolres lama dan Kapolres baru sebagai simbol kasih dan penghormatan.

Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon yang mewakili Forkopimda turut menyampaikan terima kasih kepada AKBP Rina Frillya atas pengabdiannya selama bertugas di Samosir. Menurutnya, masyarakat merasakan langsung rasa aman dan nyaman selama kepemimpinan AKBP Rina Frillya. Selama sembilan bulan ini tentu banyak dinamika, namun masyarakat Samosir merasakan keamanan dan kenyamanan. Ini menjadi kebanggaan kita bersama, ujar Nasip.
Nasip juga berharap nilai-nilai kearifan lokal, khususnya Dalihan Natolu, tetap dikedepankan dalam penyelesaian persoalan di tengah masyarakat, baik di Samosir maupun di tempat tugas yang baru. Ia menegaskan bahwa ke depan tantangan akan semakin besar, sehingga diperlukan kerja sama dan sinergi seluruh unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan.
Samosir hanya mengandalkan sektor pariwisata. Jika ada framing. (Marlen s )
Open House Bupati/Wakil Bupati Samosir digelar di Awal Tahun 2026, Mengajak Semua Elemen Bersama Bangun Samosir
WARTAPENASATU-Samosir,Sumatera
Mengawali Tahun Baru 2026 sekaligus ungkapan rasa syukur, Bupati dan Wakil Bupati Samosir menggelar open house di Rumah Dinas Bupati Samosir, Senin (12/1/2026).
Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Praeses Distrik VII Samosir, Rintalori Sianturi dan dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, Sekdakab Samosir, pimpinan OPD, camat, kepala desa/lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan serta jajaran ASN Pemkab Samosir.
Sebagai bentuk sukacita dan rasa syukur, Wabup membagikan bingkisan kepada masyarakat yang hadir. Bupati Samosir dan Wabup menyiapkan 1.000 Bingkisan untuk diserahkan kepada masyarakat.
Jangan dilihat dari nilainya tapi ini atas keikhlasan dan ketulusan kami berbagi untuk masyarakat, ucap Ariston.
Mengawali sambutanya, Wakil Bupati Samosir menyampaikan permintaan maaf Bupati Samosir atas ketidakhadiran dalam acara open house. Ariston menyampaikan, bahwasanya Bupati Samosir sedang mengikuti rapat mendadak yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri. Diketahui bahwa surat kunjungan Menteri Dalam Negeri RI ke Sumut tertanggal 11 Januari 2026 dan diterima pada tanggal itu juga. Surat tersebut menginstruksikan kehadiran kepala daerah se-Sumut tanpa diwakilkan untuk membahas percepatan rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana di Sumatera Utara. Bapak Bupati Samosir menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa hadir bersama kita hari ini, beliau mengikuti rapat di medan yang tidak bisa diwakilkan, ucap Ariston.
Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk mengatakan open house ini terbuka untuk seluruh masyarakat sebagai momentum mensyukuri awal tahun sekaligus mempererat kebersamaan.
Pintu kami terbuka untuk seluruh masyarakat Samosir. Hari demi hari yang sudah dilalui tentu ada kekurangan dan kelebihan. Mari saling memaafkan dan saling menghargai. Kita bangun Samosir untuk lebih baik, ujar Ariston.
Dalam sambutannya, Ariston menegaskan Pemkab Samosir terbuka terhadap masukan dan kritik yang membangun demi kemajuan daerah, baik di sektor pertanian, pariwisata maupun sektor lainnya. Ia juga menekankan komitmen pemerintah dalam menjaga nilai budaya, khususnya falsafah Dalihan Natolu.
Kami siap menerima masukan. Perjalanan membenahi Samosir masih panjang. Jika falsafah Dalihan Natolu kita pegang, maka perbedaan bisa menjadi kekuatan untuk membangun Samosir, katanya.
Ariston juga mengajak seluruh ASN untuk melayani masyarakat secara profesional dan sepenuh hati. Ini adalah pilihan dan kebanggaan kita. Tetap semangat dalam pelayanan, tegasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Samosir, Ny. Kennauli A Sidauruk menyebut open house menjadi momentum penting mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Samosir.
Melalui kebersamaan ini mari kita bergandengan tangan dan bersinergi memajukan Samosir. PKK siap mendukung seluruh program Pemerintah Kabupaten Samosir, ujarnya.
Ucapan selamat tahun baru juga disampaikan unsur Forkopimda. Dandim 0210/TU Letkol Inf Ronald Tampubolon berharap Tahun 2026 membawa semangat baru sesuai bidang tugas masing-masing untuk memajukan Samosir.
Kajari Samosir Satria Irawan menekankan pentingnya pengembangan pariwisata agar Samosir semakin dikenal dunia. Kalau bukan kita, siapa lagi yang membangun Samosir, katanya.Anggota DPRD Samosir Magdalena Sitinjak mengajak seluruh masyarakat untuk saling mendoakan dan menjaga citra daerah. Jangan saling menghina. Nyatakan kebaikan Samosir, ujarnya.
Wakil Bupati Samosir periode 2016–2021 Juang Sinaga, mengapresiasi pelaksanaan open house dan menilai pembangunan Samosir, khususnya pariwisata berjalan baik. Namun ia mengingatkan perlunya menjaga nilai adat dan budaya Batak di tengah perkembangan pariwisata.
Pariwisata berkembang pesat, tetapi Samosir harus tetap suci sebagai pusat peradaban Batak. Budaya harus tetap dijaga, katanya.
Dukungan dan semangat untuk kemajuan Kabupaten Samosir yang lebih baik juga disampaikan ormas/OKP, tokoh agama, (Marlen s )
Hadiri Rakor Percepatan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumut, Bupati Samosir: Semoga musibah bencana alam seperti yang sekarang ini tidak terulang kembali.
WARTAPENASATU -Samosir, Sumatera Bupati Samosir Vandiko T Gultom didampingi Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang dan Kepala Bapperinda Rajoki Simarmata hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana yang langsung dipimpin Bapak Menteri Dalam Negri RI Tito Karnavian yang juga selaku Ketua Satgas Pemulihan Bencana Sumatera, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Senin (12/1/2025).

Dalam sambutannya Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan anggaran sebesar Rp430 miliar untuk penanganan pemulihan pascabencana banjir dan longsor. Anggaran tersebut dialokasikan ke lima bidang prioritas guna mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak bencana.

Alokasi terbesar berada pada bidang infrastruktur, meliputi perbaikan jalan, jembatan, tanggul, normalisasi sungai, sumber daya air, serta rehabilitasi rumah, dengan total sekitar Rp275 miliar. Selanjutnya, bidang komunikasi dan informatika sebesar Rp1,68 miliar, pendidikan Rp36,8 miliar, kesehatan Rp6,9 miliar, serta bantuan keuangan kepada pemerintah daerah sebesar Rp110 miliar.
Selain itu, Bobby juga menyampaikan bahwa pemprov berencana membangun 200 unit hunian tetap (huntap) dengan total anggaran Rp1,2 miliar. Nilai tersebut setara dengan huntap yang dibangun pemerintah pusat, yakni Rp60 juta per unit.
Kita tunggu datanya dari kabupaten/kota dan menyingkronkan dengan data BNPB, bila memang Huntap sudah tercover semua oleh BNPB, kita akan tambahkan anggaran ini untuk BNPB, jadi rumah yang dibangun BNPB nilainya nanti lebih dari Rp60 juta, kata Bobby Nasution.
Sementara itu, Letjen Suharyanto selaku Kepala BNPB menyampaikan keseriusan pemerintah pusat untuk terus melakukan rehabilitasi pascabencana di Sumut, Aceh, dan Sumatera Barat. Melalui BNPB, pemerintah pusat telah menyiapkan 5.951 unit huntap untuk Sumut, perbaikan jalan dan jembatan, serta pengiriman bantuan logistik dan kebutuhan lainnya.
Walaupun status bencana sudah dicabut, kami akan tetap membantu bapak/ibu semua dalam pemulihan, tidak ada lagi masyarakat di pengungsian saat puasa, semua di huntara, menyewa rumah atau di rumah kerabat yang biayanya kita tanggung, kita juga menyiapkan Rp600 ribu per jiwa per bulan bagi pengungsi, Rp3 juta untuk pengganti isi rumah dan Rp5 juta untuk modal usaha bagi pengusaha yang terdampak, kata Ketua BNPB Letjen TNI Suharyanto.
Ketua Satgas Pemulihan Bencana Sumatera Tito Karnavian mengatakan, terdapat sejumlah indikator yang menunjukkan daerah bencana telah kembali normal. Indikator tersebut antara lain berjalannya pemerintahan dari tingkat provinsi hingga desa, layanan publik yang baik, akses darat yang lancar, aktivitas ekonomi berjalan, serta ketersediaan SPBU, gas, elpiji, listrik, internet, dan air minum dalam kondisi baik.
Kalau dilihat dari pemetaan kita Sumut sudah membaik secara umum, hanya tinggal beberapa daerah yang masih perlu kita percepat seperti Tapsel, Tapteng, Taput, Sibolga, yang beberapa indikatornya masih belum baik, kata Tito Karnavian.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samosir Vandiko T Gultom menyatakan dukungan penuh untuk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di wilayah Sumatera Utara, agar saudara – saudara kita yang terkena dampak dengan secepatnya dapat beraktifitas secara normal dan semoga musibah bencana alam seperti yang sekarang ini tidak terulang kembali.
Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Wakil Gubernur Sumut Surya, unsur Forkopimda, seluruh Bupati dan Walikota se – Sumatera Utara, Penjabat Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, serta OPD terkait Pemprov Sumut. (Marlen s)
Apel Farewell and Welcome Parade Tandai Pergantian Kapolres Samosir
Samosir, Sumatera Polres Samosir menggelar Apel Farewell and Welcome Parade dalam rangka serah terima kepemimpinan Kapolres Samosir, Senin (12/1/2026 ).

Apel ini menandai pergantian kepemimpinan dari Kapolres lama AKBP Rina Frillya, S.I.K kepada Kapolres baru AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K, sebagai bagian dari dinamika organisasi Polri.
Kegiatan diawali dengan laporan Wakapolres Samosir Kompol Briston AM Napitupulu, S.I.K kepada pejabat Kapolres yang baru, yang disambut dengan iringan tarian adat Batak Tor-tor. Selanjutnya, Kapolres lama AKBP Rina Frillya, S.I.K menyambut Kapolres baru, dilanjutkan dengan jajar hormat serta perkenalan para Pejabat Utama (PJU) Polres Samosir.
Apel Farewell and Welcome Parade tersebut dipimpin langsung oleh AKBP Rina Frillya, S.I.K bersama AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K. Adapun susunan pejabat apel antara lain Perwira Apel AKP Nandi Butar-butar, S.H selaku Kasat Samapta Polres Samosir, Komandan Apel IPDA Jusup Ketaren selaku Kanit Regident Polres Samosir, Pembawa Acara Brigpol Lamtio Sinaga, serta Pembaca Doa Briptu Muharram Syahri.
Rangkaian apel berlangsung khidmat, dimulai dari masuknya Komandan Apel ke lapangan, laporan Perwira Apel, penghormatan pasukan, laporan Komandan Apel kepada Pimpinan Apel, penyampaian sambutan dari pejabat lama dan pejabat baru, doa bersama, hingga apel dinyatakan selesai.
Dalam sambutannya, AKBP Rina Frillya, S.I.K menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh personel Polres Samosir atas dukungan dan kerja sama selama kurang lebih sembilan bulan masa kepemimpinannya.
Selama sembilan bulan bersama-sama kita menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Samosir. Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel atas dedikasi dan semangat dalam menjalankan tugas. Saya berharap ke depan Polres Samosir semakin solid dan kompak di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru, ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Samosir yang baru AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pengabdian AKBP Rina Frillya, S.I.K selama memimpin Polres Samosir.
Kami mengucapkan terima kasih atas waktu dan dedikasi Ibu AKBP Rina Frillya, S.I.K selama menjabat Kapolres Samosir. Semoga selalu diberikan kelancaran dan semangat dalam menjalankan tugas di Polres Tebing Tinggi. Saya berharap seluruh personel Polres Samosir dapat bersama-sama mendukung pelaksanaan tugas ke depan, ungkapnya.
Usai apel, sekitar pukul 10.50 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan dan pelepasan Kapolres Samosir lama AKBP Rina Frillya, S.I.K. Tradisi tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama, seluruh personel Polres Samosir, ASN, serta PHL Polres Samosir.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat membawa semangat baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Samosir. (Marlen s)
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026, Polres Samosir Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Samosir, Sumatera
Samosir mengikuti kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan secara nasional melalui Zoom Meeting, pada Kamis ( 8/1/2026 ).
Kegiatan untuk wilayah hukum Polres Samosir dipusatkan di Dusun III Desa Simarmata, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor Samosir Kompol Briston A. M. Napitupulu, S.T., S.I.K. dan dihadiri sejumlah unsur Forkopimda serta pemangku kepentingan terkait.Turut hadir Danramil 01 Simanindo Kapten Arh Edy Warianto, Kadis Pertanian Pemkab Samosir Tiur Gultom, Camat Simanindo Hans Rikardo Sidabutar, SSTP, Kepala Desa Simarmata Alboin Sinaga, perwakilan Kelompok Tani Simur Gabe I, Kelompok Tani Tunas Muda, Kelompok Tani Lamtama, para Pejabat Utama (PJU) Polres Samosir, para Kapolsek, serta Pengurus Bhayangkari Cabang Samosir.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyaksikan secara langsung melalui siaran YouTube pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 pada lahan perhutanan sosial yang merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia.
Selanjutnya dilaksanakan panen jagung secara simbolis di lahan pertanian Dusun III Desa Simarmata, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Kegiatan panen raya tersebut berakhir dengan penyampaian ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan pihak yang telah hadir serta mendukung terlaksananya kegiatan Panen Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026.
Seluruh rangkaian kegiatan Zoom Meeting resmi berakhir pada pukul 12.30 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman serta kondusif.
Sementara itu, PLT Kasi Humas Polres Samosir BrigPol Gunawan Situmorang menyampaikan bahwa Polres Samosir telah menyiapkan lahan panen jagung seluas 5,4 hektare dalam program Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026. Namun, pada pelaksanaan panen kali ini, lahan yang dipanen seluas 3 rante dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 2 ton jagung.

Dalam kegiatan panen raya ini, Polres Samosir juga mengundang kelompok tani dengan tujuan menggugah semangat masyarakat Kabupaten Samosir agar terus berusaha di bidang pertanian. Hal ini sejalan dengan perhatian serius pemerintah terhadap sektor pertanian sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional, ujar BrigPol Gunawan.
Ia menambahkan, Polres Samosir mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pemerintah daerah yang telah mendukung penuh program ketahanan pangan, khususnya yang saat ini digerakkan oleh Polres Samosir.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polres Samosir menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Samosir.
(Marlen simbolon)Mediasi di Unitomo, Polemik Wakil Wali Kota Surabaya dan Madas Sedarah Berakhir Damai
Surabaya, – Polemik yang sempat mencuat antara Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan Organisasi Masyarakat (Ormas) Madura Asli Sedarah akhirnya menemui titik temu. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai melalui proses mediasi yang difasilitasi Kampus Kebangsaan Universitas Dr Soetomo (Unitomo), Surabaya, Selasa (6/1/2026).

Mediasi tersebut ditutup dengan suasana penuh kehangatan. Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan Ketua Umum Madas Sedarah, Muhammad Taufik, saling berjabat tangan dan berpelukan sebagai simbol penyelesaian persoalan sekaligus komitmen menjaga kondusivitas Kota Surabaya. Langkah ini sekaligus meluruskan berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan keterlibatan ormas dalam peristiwa pengusiran terhadap seorang lansia bernama Nenek Elina
Sebelumnya, hubungan antara kedua pihak sempat memanas. Madas Sedarah diketahui telah melaporkan Armuji ke Polda Jawa Timur atas dugaan penyebaran informasi yang dinilai tidak akurat melalui media sosial. Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP Madas Sedarah, Muhammad Taufik, yang menegaskan bahwa pihaknya menempuh jalur hukum sebagai bentuk tanggung jawab menjaga nama baik organisasi.“Kami mengapresiasi laporan yang telah diterima dengan pelayanan yang cepat dan profesional. Ada dua hal yang kami laporkan, salah satunya berkaitan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), terkait sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan informasi tidak benar,” ujar Taufik, Senin (5/1/2026).
Ia menjelaskan, beberapa unggahan dari akun tertentu dinilai memicu keresahan dan berdampak pada tindakan-tindakan yang mengatasnamakan kelompok tertentu di Surabaya. Menurutnya, hal tersebut tidak mencerminkan karakter masyarakat Surabaya secara umum.
“Kami meyakini warga Surabaya menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan ketertiban. Apa yang terjadi kami pandang sebagai tindakan oknum, dan kami berharap dapat ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.
Taufik juga menegaskan bahwa Madas Sedarah memilih mengedepankan langkah hukum dan dialog terbuka agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Ia berharap semua pihak dapat melihat peristiwa ini secara objektif dan proporsional sesuai aturan perundang-undangan.
Polemik ini bermula dari beredarnya sebuah video di media sosial terkait dugaan pengusiran Nenek Elina, seorang warga lanjut usia, yang kemudian menjadi perhatian publik. Dalam video tersebut, Armuji sempat menyebut nama ormas tertentu berdasarkan informasi awal yang diterimanya, sehingga memicu keberatan dari pihak Madas Sedarah.(Hidayat)
Mediasi di Unitomo, Polemik Wakil Wali Kota Surabaya dan Madas Sedarah Berakhir Damai
Surabaya, – Polemik yang sempat mencuat antara Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan Organisasi Masyarakat (Ormas) Madura Asli Sedarah akhirnya menemui titik temu. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara damai melalui proses mediasi yang difasilitasi Kampus Kebangsaan Universitas Dr Soetomo (Unitomo), Surabaya, Selasa (6/1/2026).

Mediasi tersebut ditutup dengan suasana penuh kehangatan. Wakil Wali Kota Surabaya Armuji dan Ketua Umum Madas Sedarah, Muhammad Taufik, saling berjabat tangan dan berpelukan sebagai simbol penyelesaian persoalan sekaligus komitmen menjaga kondusivitas Kota Surabaya. Langkah ini sekaligus meluruskan berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait dugaan keterlibatan ormas dalam peristiwa pengusiran terhadap seorang lansia bernama Nenek Elina
Sebelumnya, hubungan antara kedua pihak sempat memanas. Madas Sedarah diketahui telah melaporkan Armuji ke Polda Jawa Timur atas dugaan penyebaran informasi yang dinilai tidak akurat melalui media sosial. Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP Madas Sedarah, Muhammad Taufik, yang menegaskan bahwa pihaknya menempuh jalur hukum sebagai bentuk tanggung jawab menjaga nama baik organisasi.“Kami mengapresiasi laporan yang telah diterima dengan pelayanan yang cepat dan profesional. Ada dua hal yang kami laporkan, salah satunya berkaitan dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), terkait sejumlah akun media sosial yang diduga menyebarkan informasi tidak benar,” ujar Taufik, Senin (5/1/2026).
Ia menjelaskan, beberapa unggahan dari akun tertentu dinilai memicu keresahan dan berdampak pada tindakan-tindakan yang mengatasnamakan kelompok tertentu di Surabaya. Menurutnya, hal tersebut tidak mencerminkan karakter masyarakat Surabaya secara umum.

“Kami meyakini warga Surabaya menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan ketertiban. Apa yang terjadi kami pandang sebagai tindakan oknum, dan kami berharap dapat ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.
Taufik juga menegaskan bahwa Madas Sedarah memilih mengedepankan langkah hukum dan dialog terbuka agar persoalan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Ia berharap semua pihak dapat melihat peristiwa ini secara objektif dan proporsional sesuai aturan perundang-undangan.
Polemik ini bermula dari beredarnya sebuah video di media sosial terkait dugaan pengusiran Nenek Elina, seorang warga lanjut usia, yang kemudian menjadi perhatian publik. Dalam video tersebut, Armuji sempat menyebut nama ormas tertentu berdasarkan informasi awal yang diterimanya, sehingga memicu keberatan dari pihak Madas Sedarah.(Hidayat)
18 Personel Polres Samosir Terima Kenaikan Pangkat di Awal Tahun 2026
Samosir, Sumatera
18 personel Polres Samosir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Korp Raport yang digelar pada Jumat, ( 2/1/ 2026 ), bertempat di Lapangan Apel Mako Polres Samosir.
Upacara kenaikan pangkat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K, dan diikuti oleh seluruh jajaran perwira, personel Polres Samosir, serta Bhayangkari.
Bertindak sebagai Perwira Upacara yakni AKP Ferry Ariandy, S.H., M.H, Komandan Upacara IPDA Deni M.S, S.E, Ajudan Bripda Priyatama Harahap, Pembawa Acara Bripda Yolanda Aritonang, Pembaca Doa Briptu Muharram Syahri, S.H, serta Pembaca TR Kapolda Sumut Briptu Dodi Kurniadi.

Adapun peserta upacara terdiri dari Pleton PJU dan Perwira Polres Samosir, Pleton Personel Gabungan Staf, Pleton Personel yang menerima kenaikan pangkat, Pleton Sat Intelkam dan Sat Reskrim, Pleton Sat Lantas, serta Pleton Bhayangkari Polres Samosir.
Kenaikan pangkat tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri dan Kapolda Sumatera Utara, dengan rincian sebagai berikut IPTU ke AKP (1 personel) yakni AKP Maxon Nainggolan (Kapolsek Palipi), IPDA ke IPTU (1 personel) yakni IPTU Rahmat Kurniawan (Kaurbinopsnal Satpamobvit), AIPDA ke AIPTU (2 personel) yakni AIPTU Barto Antonius Simalango dan AIPTU Henri F. Sianipar, BRIPKA ke AIPDA (5 personel) yakni Andy Dedy Sihombing, S.H – Jamaluddin Azhari Siregar, S.H – Muhammad Syafei Ramadhan – Rados Salot Togatorop, S.H, dan Sitarda Akabri Sibuea, BRIGPOL ke BRIPKA (1 personel) yakni Frans Hotman Manurung, S.H, BRIPTU ke BRIGPOL (5 personel) yakni Argio Simbolon – Candra Silalahi, S.H – Diki Febrian Sitorus – Eko Dahana Pardede, S.H, dan Sutrisno Butar-Butar, S.H, BRIPDA ke BRIPTU (3 personel) yakni Adi P.S. Marbun – Juliver Sidabutar dan Nicho Fernando Saragih
Dalam amanatnya, Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dan kepercayaan institusi kepada personel yang dinilai layak dan berprestasi. Hari ini sebanyak 18 personel Polres Samosir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Saya ucapkan selamat dan berharap dengan pangkat baru dapat semakin meningkatkan semangat, profesionalisme, serta prestasi dalam bertugas, ujar Kapolres.
Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya penghargaan, namun juga tanggung jawab yang semakin besar. Tingkatkan kemampuan profesional dan proporsional dalam bertugas, jaga kesehatan, hindari perilaku arogan, serta berikan pelayanan yang tulus kepada masyarakat, tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, etika, dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Semakin tinggi pangkat, semakin besar pula tanggung jawab. Jadikan pangkat sebagai kehormatan dan motivasi untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, tambahnya.
Tak lupa, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada keluarga para personel, khususnya para istri, atas dukungan dan pengorbanan selama ini. Terima kasih kepada keluarga yang selalu setia mendampingi. Dukungan keluarga adalah kekuatan utama dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri, ungkapnya.
Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat berakhir pada pukul 08.45 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi penyiraman bunga kepada personel yang naik pangkat oleh Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K, didampingi para Pejabat Utama Polres Samosir, serta penyiraman air menggunakan satu unit mobil Damkar Kabupaten Samosir.

Kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur, kebanggaan, serta motivasi bagi seluruh personel Polres Samosir untuk terus meningkatkan kinerja sebagai pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, dan penegak hukum yang Presisi.
(Marlen s)Menyambut Tahun Baru 2026, Polres Samosir Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Samosir,Sumatera Menyambut pergantian Tahun Baru 2026, Polres Samosir menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama untuk Negeri yang berlangsung khidmat di Aula Pusuk Buhit Mako Polres Samosir, Rabu ( 31/12/2025 ) pukul 10.45 WIB.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumatera Utara Nomor: STR/588/XII/YAN.2.7./2025 tanggal 24 Desember 2025 tentang pelaksanaan koordinasi lintas sektoral bersama unsur Forkopimda dan stakeholder terkait dalam rangka doa bersama lintas agama.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Samosir, antara lain Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K., Wakapolres Samosir Kompol Briston A.M. Napitupulu, S.T., S.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Samosir Ny. Lala Briston, Ketua DPRD Samosir Nasib Simbolon, Kajari Samosir Satria Irawan, S.H., M.H., Asisten I Pemkab Samosir Drs. Tunggul Sinaga, serta Danramil 03 Pangururan Kapten Edianto Simangungsong.

Turut hadir pula tokoh lintas agama, di antaranya Praeses HKBP Distrik VII Samosir Pdt. Rintalori Sianturi, M.Th., Kakankemenag Kabupaten Samosir Tawar Tua Simbolon, Ketua MUI Kabupaten Samosir Erwansyah, M.H., Ketua FKUB Samosir Pdt. J.M. Sinaga, S.Th., Ketua FKTM Samosir Obin Naibaho, Pendeta HKBP Bolon Pangururan Pdt. Fevo Hutajulu, M.M., perwakilan Paroki Gereja Katolik St. Mikhael Pangururan Diakon Angelo Purba, serta Imam Masjid Raya Al-Hasanah Pangururan Ust. Ahmad Lubis.
Hadir pula para PJU Polres Samosir, personel Polres Samosir, Bhayangkari, dan para tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Ketua FKUB Kabupaten Samosir, sambutan Asisten I Pemkab Samosir, Ketua DPRD Kabupaten Samosir, serta sambutan Kapolres Samosir.
Dalam sambutannya, Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan doa bersama lintas agama tersebut.
Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan wujud nyata kepedulian, empati, serta semangat kebersamaan lintas agama dalam menyikapi musibah kemanusiaan yang tengah terjadi, ujar Kapolres.
Ia menyampaikan bahwa doa bersama ini dipanjatkan bagi para korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Senin, 29 Desember 2025 pukul 08.30 WIB, tercatat sebanyak 1.140 orang meninggal dunia dan 163 orang masih dinyatakan hilang. Di Provinsi Sumatera Utara sendiri, jumlah korban meninggal dunia mencapai 365 orang dan 60 orang masih dinyatakan hilang, dengan wilayah terdampak meliputi Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Langkat, dan Kabupaten Tapanuli Selatan.
Kapolres juga menyampaikan bahwa Polres Samosir telah menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa beras, pakaian layak pakai, dan kebutuhan pokok lainnya kepada masyarakat terdampak pada 5 Desember 2025. Selain itu, jajaran Polri bersama TNI, pemerintah daerah, relawan, dan instansi terkait terus melakukan pembersihan fasilitas umum serta kegiatan trauma healing bagi para korban.
Menjelang perayaan malam tahun baru, Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak merayakan secara berlebihan sebagai bentuk empati kepada para korban bencana. Ia juga menegaskan bahwa sesuai arahan Kapolri, tidak ada izin pelaksanaan pesta kembang api pada malam pergantian tahun.
Selamat Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat Kabupaten Samosir. Semoga semangat natal dan tahun baru membawa harapan, kesehatan, serta keberkahan bagi kita semua, ucapnya.
Di akhir sambutan, Kapolres Samosir juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila dalam pelaksanaan tugas masih terdapat kekurangan, serta menegaskan komitmen Polres Samosir untuk terus meningkatkan pelayanan dan menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Doa lintas agama kemudian dipanjatkan secara bergiliran oleh perwakilan agama, yak.(Marlen)