AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan Lantik Kasi Humas dan Kapolsek Harian Boho Polres Samosir

Samosir, Sumatera – Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K secara resmi melantik Kasi Humas dan Kapolsek Harian Boho Polres Samosir dalam upacara pelantikan jabatan yang digelar di halaman apel Mako Polres Samosir, Senin ( 26/1/2026 ) sore.
Upacara pelantikan yang dimulai sekitar pukul 16.40 WIB tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kepolisian Resor Samosir Nomor: KEP/13/I/2026 tanggal 23 Januari 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polres Samosir.
Dalam upacara tersebut, Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K bertindak selaku Inspektur Upacara. Sementara Perwira Upacara dijabat oleh Kasat Lantas Polres Samosir AKP Natanail Surbakti, S.H., M.H, dan Komandan Upacara dipercayakan kepada Kanit Dalmas II Sat Samapta Polres Samosir Ipda Hendri Siagian, S.H.
Upacara diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) Polres Samosir, para Kapolsek jajaran, perwira dan bintara Polres Samosir, Bhayangkari Cabang Samosir, serta rohaniawan.

Adapun pejabat yang dilantik yakni AKP Radiaman Simarmata yang mengemban jabatan baru sebagai Kasi Humas Polres Samosir dan IPTU Rahmat Kurniawan yang secara resmi dilantik sebagai Kapolsek Harian Boho Polres Samosir.
Dalam amanatnya, Kapolres Samosir menyampaikan bahwa pelantikan dan penyerahan jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, serta peningkatan kinerja.
Pelantikan dan penyerahan jabatan yang kita laksanakan saat ini merupakan hal yang wajar dalam organisasi yang dinamis, berdasarkan penilaian dan evaluasi kinerja secara sistematik dan komprehensif dengan tetap mempertimbangkan profesionalitas, komitmen, dan integritas, ujar AKBP Rina.
Kapolres juga menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah dan kepercayaan yang mengandung tanggung jawab besar, sehingga dituntut untuk menampilkan kinerja terbaik demi membawa perubahan positif bagi organisasi.
Kepada AKP Radiaman Simarmata, Kapolres menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap dapat segera menyesuaikan diri serta menjalankan tugas dan fungsi kehumasan dengan baik sesuai arah kebijakan dan grand strategi Polri.
Sementara kepada IPTU Rahmat Kurniawan, Kapolres mengucapkan selamat atas pelantikan sebagai Kapolsek Harian Boho setelah sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas selama 1 tahun 4 bulan. Pelantikan tersebut dinilai sebagai bentuk kepercayaan pimpinan atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja yang telah ditunjukkan.

Jabatan Kapolsek bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Saya berharap Bapak dapat meningkatkan kinerja satuan serta membangun sinergi yang solid dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat, tegasnya.
Kapolres juga menyampaikan pesan kepada para Bhayangkari agar senantiasa mendampingi dan mendukung suami dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Menutup amanatnya, AKBP Rina mengingatkan seluruh personel bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab serta menjaga nama baik institusi Polri di mana pun bertugas.
Upacara pelantikan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB dan dilanjutkan dengan kegiatan foto bersama. Marlen s
Ibadah Perdana Kapolres Samosir Bersama Jemaat HKBP Sidihoni, Kapolres Samosir Ajak Warga Jaga Keamanan dan Dukung Wisata
WARTAPENASATU-Samosir, Sumatera
Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K melaksanakan kunjungan sekaligus ibadah bersama jemaat Gereja HKBP Sidihoni, Desa Sabungan Huta, Kecamatan Ronggur Nihuta, Kabupaten Samosir, Minggu ( 25/1/2026 ).Kegiatan ini diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres Samosir dan personel Polres Samosir, di antaranya Kasat Reskrim, Kapolsek Pangururan, Kasat Intelkam, Ps. Kasi Propam, Paursubbag Progar, serta personel lainnya.

Kedatangan Kapolres Samosir beserta rombongan disambut secara sederhana oleh pimpinan dan pengurus Gereja HKBP Sidihoni. Momen tersebut dimanfaatkan Kapolres untuk memperkenalkan diri sebagai Kapolres Samosir yang baru menjabat kepada pimpinan gereja dan jemaat.
Ibadah berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Pendeta S. Banjarnahor, diikuti Kapolres Samosir bersama rombongan dan jemaat HKBP Sidihoni.
Dalam sambutannya, pimpinan gereja HKBP Sidihoni, Pendeta Sanggam Banjarnahor, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan Kapolres Samosir beserta jajaran.
Suatu kehormatan bagi Huria kami HKBP Sidihoni bisa dikunjungi langsung oleh Ibu Kapolres beserta jajaran. Kami berharap amanah dan kepercayaan yang diberikan Tuhan dalam penegakan hukum dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, ujarnya.
Kapolres Samosir dalam kesempatan tersebut mengajak pengurus gereja dan jemaat untuk terus menjaga iman serta mengajak seluruh keluarga bergerak dalam kebersamaan dan kebaikan.
Kapolres juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan gereja maupun lingkungan tempat tinggal, mengingat Gereja HKBP Sidihoni berada di kawasan perbukitan yang indah dan menjadi salah satu lokasi tujuan wisata.
Jika lingkungan gereja ini aman dan nyaman, maka dampaknya akan sangat positif bagi wisatawan yang datang berkunjung, kata Kapolres.
Ia menambahkan, situasi kamtibmas yang kondusif di sekitar gereja juga akan berdampak pada kawasan wisata lainnya, termasuk Danau Sidihoni yang berada tepat di bawah Gereja HKBP Sidihoni serta kawasan perbukitan indah di sekitarnya.
Kapolres Samosir turut mengimbau masyarakat agar segera menghubungi kepolisian melalui layanan darurat 110 apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan atau ancaman tindak pidana. Dengan laporan cepat ke 110, kami dapat segera hadir di lokasi demi menjaga keamanan wilayah Sidihoni dan kenyamanan wisatawan, tegasnya.
Kegiatan kunjungan dan ibadah bersama ini merupakan bagian dari program awal Kapolres Samosir dalam rangka pengenalan diri di wilayah hukum Polres Samosir serta mempererat sinergitas Polri dengan tokoh agama dan masyarakat.
PLT Kasi Humas Polres Samosir menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polres Samosir dalam menjaga hubungan harmonis dengan tokoh agama dan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. (Marlen s)
Cegah Kenakalan Remaja, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Jumat Curhat
WARTAPENASATUJATIM – TANJUNG PERAK Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar kegiatan Jumat Curhat di Balai RW 01 Kelurahan Nyamplungan untuk mempererat silaturahmi dan menyerap aspirasi warga terkait kamtibmas, Jumat, 23 Januari 2026.

Kegiatan berlangsung di Jalan Kalimas Baru, Kecamatan Pabean Cantikan, dan dihadiri jajaran pemangku kepentingan wilayah serta masyarakat setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Eko Adi Wibowo, Camat Pabean Cantikan Januar Rizal, Kasat Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M. Zainuddin, Ketua LPMK Kelurahan Nyamplungan, jajaran Ketua RT dan RW, Kader Surabaya Hebat, serta warga.
Dalam sambutannya, Kompol Eko Adi Wibowo menegaskan kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan membangun kerja sama yang solid demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.
“Kami ingin terjalin kerja sama yang baik antara warga dan kepolisian. Salah satu fokus utama saat ini adalah mengawasi anak-anak dari pengaruh negatif media sosial yang kerap memicu kenakalan remaja,” ujarnya.
Senada dengan itu, AKP M. Zainuddin memberikan perhatian khusus terhadap isu kenakalan remaja yang dinilai semakin kompleks di era digital
“Pengawasan harus lebih sensitif. Benteng pertama adalah orang tua dan lingkungan rumah, kemudian didukung peran tokoh masyarakat, RT, dan RW untuk mencegah munculnya perilaku menyimpang,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi dialog terbuka, di mana warga menyampaikan keluhan serta saran terkait keamanan lingkungan.
Program Jumat Curhat diharapkan menjadi sarana komunikasi efektif sekaligus solusi cepat dalam menyelesaikan permasalahan kamtibmas di tingkat lingkungan.(Hdyt)
Polrestabes Surabaya Siap Kembalikan 1.050 Unit Hasil Ungkap Curanmor kepada Pemiliknya
WARTAPENASATUJATIM
SURABAYA — Tren pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terus berulang di Surabaya mendorong Polrestabes Surabaya Polda Jatim untuk mengambil terobosan strategis.
Dimulai hari Rabu, (21/1/26) bazar pengembalian barang bukti sepeda motor resmi dibuka sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam mengembalikan hak masyarakat sekaligus mendorong upaya pencegahan.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, menegaskan bahwa curanmor masih menjadi persoalan nyata di lapangan meskipun berbagai operasi kepolisian terus dilakukan.

Menurutnya, sinergi masyarakat diperlukan agar risiko kejahatan dapat ditekan.
Kombes Luthfie mengajak warga agar lebih mawas diri saat memarkir kendaraan.
Ia menyampaikan bahwa patroli serta tindakan preventif terus digiatkan oleh Polrestabes Surabaya.
“Patroli malam telah saya perintahkan kepada jajaran. Warga juga harus turut mengamankan kendaraannya, jangan ditinggalkan sembarangan dan gunakan pengaman tambahan,”ujarnya, Jumat (23/1/26)

Selain pencegahan, penegakan hukum menjadi strategi utama dalam menekan curanmor.
Kombes Luthfie menegaskan bahwa keberhasilan aparat tidak berhenti pada penangkapan pelaku lapangan saja.
“Menangkap pelaku di jalan baru sebagian kecil dari pekerjaan. Kami ingin terus memburu jaringan di atasnya, khususnya penadah, agar motor bisa kembali ke pemiliknya,”tegasnya.
Ia menekankan bahwa pengembalian barang bukti merupakan wujud konkret dari proses hukum.
Sebanyak 1.050 unit sepeda motor hasil tindak pidana curanmor, razia balap liar, dan pelanggaran lalu lintas disiapkan untuk diambil oleh pemilik sahnya tanpa biaya, cukup membawa dokumen kepemilikan asli sebagai verifikasi.
Kombes Luthfie juga menyampaikan pesan tegas kepada para pelaku kejahatan curanmor yang masih beraksi di Surabaya.
Ia memastikan bahwa tindakan tegas tidak akan ragu diambil jika keselamatan masyarakat dan petugas terancam.
“Siapa pun yang masih nekat, pikirkan kembali. Berhenti, atau kami yang menghentikan,”tegasnya.
Kombes Luthfie berharap program Bazar Ranmor ini dapat membantu masyarakat yang motornya pernah hilang, sekaligus mendorong kesadaran untuk segera melaporkan kehilangan saat tindak pidana terjadi.
“Program ini bukan hanya soal pengembalian motor, tetapi juga membangun kembali rasa aman di tengah masyarakat Surabaya,” pungkasnya.
Polrestabes Surabaya Polda Jatim menyatakan bahwa agenda ini akan kembali dilakukan secara bertahap jika diperlukan dan sejalan dengan proses hukum yang berjalan. (gat)Menurutnya, sinergi masyarakat diperlukan agar risiko kejahatan dapat ditekan.
Kombes Luthfie mengajak warga agar lebih mawas diri saat memarkir kendaraan.
Ia menyampaikan bahwa patroli serta tindakan preventif terus digiatkan oleh Polrestabes Surabaya.
“Patroli malam telah saya perintahkan kepada jajaran. Warga juga harus turut mengamankan kendaraannya, jangan ditinggalkan sembarangan dan gunakan pengaman tambahan,”ujarnya, Jumat (23/1/26).
Selain pencegahan, penegakan hukum menjadi strategi utama dalam menekan curanmor.
Kombes Luthfie menegaskan bahwa keberhasilan aparat tidak berhenti pada penangkapan pelaku lapangan saja.
“Menangkap pelaku di jalan baru sebagian kecil dari pekerjaan. Kami ingin terus memburu jaringan di atasnya, khususnya penadah, agar motor bisa kembali ke pemiliknya,”tegasnya.
Ia menekankan bahwa pengembalian barang bukti merupakan wujud konkret dari proses hukum.
Sebanyak 1.050 unit sepeda motor hasil tindak pidana curanmor, razia balap liar, dan pelanggaran lalu lintas disiapkan untuk diambil oleh pemilik sahnya tanpa biaya, cukup membawa dokumen kepemilikan asli sebagai verifikasi.
Kombes Luthfie juga menyampaikan pesan tegas kepada para pelaku kejahatan curanmor yang masih beraksi di Surabaya.
Ia memastikan bahwa tindakan tegas tidak akan ragu diambil jika keselamatan masyarakat dan petugas terancam.
“Siapa pun yang masih nekat, pikirkan kembali. Berhenti, atau kami yang menghentikan,”tegasnya.
Kombes Luthfie berharap program Bazar Ranmor ini dapat membantu masyarakat yang motornya pernah hilang, sekaligus mendorong kesadaran untuk segera melaporkan kehilangan saat tindak pidana terjadi.
“Program ini bukan hanya soal pengembalian motor, tetapi juga membangun kembali rasa aman di tengah masyarakat Surabaya,” pungkasnya.
Polrestabes Surabaya Polda Jatim menyatakan bahwa agenda ini akan kembali dilakukan secara bertahap jika diperlukan dan sejalan dengan proses hukum yang berjalan. (Hdyt)
Bupati Samosir Iikuti Rakernas XVII APKASI, Upaya Perkuat Sinergi Dengan Pemerintah Pusat
WARTAPENASATU Samosir, Sumatera
Sebagai bagian dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Pemkab. Samosir hadir dalam Rakernas XVII APKASI. Bupati Samosir secara langsung hadir dalam acara yang diselenggarakan di Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau (Kepri), yang dilangsungkan mulai hari Minggu s/d Selasa ( 18-20/1/2026 ). Rakernas tersebut mengusung tema, Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengatakan kehadiran dalam acara tersebut menjadi sangat penting dengan membahas sejumlah isu strategis di antaranya penguatan kemandirian pangan, pembangunan infrastruktur dasar kabupaten, dana transfer ke daerah, optimalisasi dana desa, manajemen talenta ASN, serta penguatan hubungan pusat dan daerah melalui pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Selain itu juga menghadirkan dialog langsung antara para bupati dengan sejumlah pejabat nasional, seperti Menteri Pertanian, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri Sosial, Kepala Badan Kepegawaian Negara, hingga Ketua Komisi II DPR RI.
Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengawal kepentingan kabupaten serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi pembagian daerah kedepannya, kata Vandiko

Rakernas secara resmi ditutup Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri berharap, diskusi dan dialog yang terjalin antar kepala daerah akan menciptakan output dalam menyelesaikan persoalan daerah dan bangsa. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada APKASI yang membuat acara seperti ini. Dan tadi kalau bisa nanti ada outputnya yang bermanfaat untuk menyelesaikan berbagai permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia, ujar Mendagri.
Mendagri menjelaskan bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki karakteristik persoalan yang beragam. Ada persoalan yang bersifat umum, ada pula yang cenderung memiliki kekhususan. Dalam konteks tersebut, Mendagri menyebut Presiden RI Prabowo Subianto memiliki semangat yang besar dalam mengatasi persoalan rakyat. Hal itu tercermin melalui berbagai kebijakan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Di sisi lain, Mendagri mengajak kepala daerah untuk memahami pemikiran Presiden Prabowo sesuai dengan yang tertuang dalam buku Paradoks Indonesia dan Solusinya. Presiden, kata dia, terus mendorong agar pemerintah dapat memanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat. Karena kekayaan Indonesia sangat luar biasa. Cukup untuk membuat orang Indonesia menjadi kaya. Cukup untuk mengangkat derajat orang-orang miskin menjadi naik kelas. Dan itu sudah diprediksi oleh para observer, pengamat, tambahnya.
Melalui berbagai potensi tersebut, Mendagri optimistis Indonesia akan menjadi negara maju dengan ekonomi besar di dunia. Terlebih lagi, Indonesia juga memiliki potensi besar berupa bonus demografi. Peluang ini perlu ditangkap oleh kepala daerah dengan mengoptimalkan daerah masing-masing.
Dalam kesempatan itu, Mendagri juga meminta kepala daerah untuk memperkuat peran sektor swasta. Caranya melalui kemudahan perizinan sehingga para investor dapat menanamkan modalnya ke daerah.
Kalau swastanya hidup, di daerah itu yang ditandai dengan PAD-nya yang lebih tinggi itu, daerah itu akan melompat, tandas Mendagri. Turut hadir dalam rapat tersebut Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi, Ketua Harian APKASI Dadang Supriatna, Sekretaris Jenderal APKASI Joune James Esau Ganda, serta para bupati dan pejabat terkait lainnya dari seluruh Indonesia.
(Marlen s)Amankan Arus Mudik Nataru 2025/2026, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Terima Penghargaan dari Pelindo
WARTAPENASATUJATIM – TANJUNG PERAK – Keberhasilan pengamanan dan kelancaran arus mudik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di gerbang laut Jawa Timur mendapat apresiasi tinggi. Senin (19/1), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 memberikan piagam penghargaan kepada Polres Pelabuhan Tanjung Perak atas dedikasi dan kolaborasi luar biasa dalam menjaga kondusivitas serta mengawal operasional angkutan penumpang selama masa puncaknya.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh General Manager (GM) Kalimas dan Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa, Ana Adiliya, dengan didampingi Sub Regional Head Jawa PT Pelindo (Persero) Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo.

Piagam diterima langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, di Mapolres Tanjung Perak.
Kapolres menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. Menurutnya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi jajarannya untuk terus memberikan rasa aman di wilayah obyek vital nasional tersebut.“Kami menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Pelindo. Namun, bagi kami, memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama di objek vital seperti pelabuhan, sudah menjadi tugas dan kewajiban kepolisian,” ujarnya.
Pemberian ini menjadi simbol terima kasih atas kerja keras personel kepolisian yang memastikan ribuan penumpang dapat bepergian dengan aman dan tertib.
“Kami sangat bersyukur seluruh rangkaian pelayanan Nataru 2025/2026 di Pelabuhan Tanjung Perak berjalan aman dan tertib. Sinergi solid antara Polri (Polres Pelabuhan Tanjung Perak), Pelindo, dan seluruh stakeholder adalah kunci utama,” ujar Ana Adiliya.
Berdasarkan data evaluasi, periode Nataru kali ini mencatatkan tren positif. Jumlah penumpang yang naik dan turun melalui Terminal GSN mencapai 117.702 jiwa, atau naik 2,16 persen dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar 115.210 jiwa. Kenaikan ini menjadi sinyal makin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut.
Puncak kepadatan terjadi pada 22 Desember 2025 untuk arus berangkat (4.910 jiwa) dan 28 Desember 2025 untuk arus kedatangan (5.086 jiwa).
Rute Makassar masih menjadi primadona dengan total 14.857 penumpang. Sementara itu, untuk operator kapal, PT Dharma Lautan Utama (DLU) mendominasi dengan melayani 59,46 persen dari total penumpang.
Selama 22 hari masa operasi Posko Terpadu (18 Desember 2025 – 8 Januari 2026), keterlibatan personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak dianggap sangat krusial, terutama dalam pengaturan massa di titik-titik krusial dan pemisahan zona operasional antara penumpang dan logistik.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi lintas instansi, mulai dari KSOP, TNI AL, Distrik Navigasi, hingga jajaran Polri. Kolaborasi ini memastikan layanan publik tetap prima meski terjadi lonjakan penumpang,” tambah Ana. (Hdyt)
Kapolda Jatim Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Ribuan Personel
WARTAPENASATUJATIM – Surabaya – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Nanang Avianto,M.Si memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan Penganugerahan Tanda Kehormatan Pengabdian kepada personel Polri, di Lapangan Mapolda Jawa Timur, Senin (19/1/2026).

Upacara yang diikuti oleh Pejabat Utama Polda Jatim, Kapolres jajaran, serta seluruh personel dan ASN Polri itu berlangsung khidmat.
Kegiatan itu menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen pengabdian Polri di awal tahun 2026.
Dalam amanatnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional sekaligus penganugerahan tanda kehormatan harus dimaknai sebagai momentum membangun semangat baru, harapan baru, serta komitmen yang lebih kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat.
“Jangan jadikan pergantian tahun hanya sekadar pergantian kalender, namun jadikan sebagai titik tolak untuk meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,”tutur Irjen Nanang.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jatim juga menekankan bahwa tanda kehormatan Satyalancana Pengabdian merupakan bentuk pengakuan dan apresiasi tertinggi dari negara yang dianugerahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia kepada anggota Polri yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa cacat selama masa dinas.
Ia menjelaskan, untuk memperoleh tanda kehormatan tersebut, seorang anggota Polri harus memenuhi persyaratan yang ketat, yakni telah bertugas secara terus-menerus selama 8, 16, 24 hingga 32 tahun.
Bukan hanya itu, selama bertugas anggota Polri harus tanpa cela, serta memiliki integritas moral, keteladanan sikap, dan jasa nyata bagi organisasi serta negara.
Pada upacara tersebut, Polda Jawa Timur menganugerahkan tanda kehormatan kepada 2.684 personel, yang terdiri dari 542 personel Satker Polda Jatim dan 2.142 personel Polres yang ada di jajaran.
“Penganugerahan ini jangan dimaknai sekadar sebagai pemenuhan hak administratif, tetapi sebagai simbol apresiasi tertinggi dari negara atas konsistensi dalam menjaga marwah Kepolisian,”tegas Kapolda Jatim.
Lebih lanjut, Irjen Pol Nanang Avianto mengajak seluruh personel untuk terus memperkuat sinergi dan semangat gotong royong dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Jawa Timur, dengan menggelorakan kembali semangat Jogo Jatim.
Ia juga menyampaikan pentingnya reformasi birokrasi Polri yang berorientasi pada pelayanan masyarakat, sejalan dengan slogan Polri Untuk Masyarakat, sehingga Polri benar-benar hadir sebagai pelindung, pengayom, pelayan, sekaligus problem solver bagi masyarakat.
“Semoga penghargaan yang diterima hari ini menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi seluruh personel Polda Jatim untuk terus meningkatkan kinerja, menjadi SDM Polri yang unggul, kreatif, dan inovatif demi kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya. (Hdyt)
Cabor Angkat Berat Resmi Hadir di Samosir, Fernando Sitanggang Dipercaya Pimpin PABERSI
WARTAPENASATU – Samosir,Sumatera
erkumpulan Angkatan Berat Seluruh Indonesia (PABERSI) Provinsi Sumatera Utara resmi membentuk cabang olahraga angkat berat di Kabupaten Samosir melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Sederhana Kafe, Pangururan, Sabtu (19/1/2026).
Musda yang dihadiri Ketua PABERSI Sumut Concalwes Sirait yang diwakili Wakil Ketua Dony Damanik serta Ketua KONI Kabupaten Samosir Rismawaty Simarmata itu menetapkan Fernando Sitanggang sebagai Ketua Cabor PABERSI Samosir secara aklamasi.
Musda tersebut sekaligus menandai berdirinya organisasi PABERSI di Kabupaten Samosir sebagai wadah pembinaan atlet angkat berat yang kini telah mandiri sebagai salah satu cabang olahraga prestasi di bawah naungan KONI.
Kegiatan ini juga dihadiri unsur Pengurus KONI Samosir serta para pegiat olahraga angkat berat yang rutin berlatih di Samosir Gym Pangururan dan Strong Gym Kecamatan Nainggolan.
Wakil Ketua Pengprov PABERSI Sumut, Dony Damanik, menyampaikan bahwa pembentukan Cabor PABERSI di Samosir merupakan langkah strategis untuk memperluas pembinaan olahraga angkat berat di daerah guna menjaring atlet potensial agar mampu berprestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
Menurutnya, Samosir memiliki sumber daya atlet yang perlu dibina secara terstruktur dan berkelanjutan.
Pengprov PABERSI Sumut siap memberikan pendampingan teknis, pembinaan pelatih, serta akses ke kompetisi resmi khususnya yang terdekat adalah POR Provinsi agi atlet PABERSI Samosir, tegas Doni Damanik.
Dony juga mengingatkan pentingnya soliditas organisasi agar seluruh program pembinaan dapat berjalan maksimal dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
Ketua KONI Samosir, Rismawaty Simarmata, mengapresiasi terselenggaranya Musda PABERSI dan terbentuknya kepengurusan baru. Ia menilai kehadiran PABERSI akan memperkaya cabang olahraga prestasi di Kabupaten Samosir.
Ia menambahkan, dengan berdirinya Cabor PABERSI di Samosir, maka saat ini jumlah cabang olahraga di bawah KONI Samosir menjadi 17.
KONI Samosir mendukung penuh setiap cabor yang berorientasi pada pembinaan atlet dan prestasi dan angkat berat memiliki peluang besar untuk menyumbangkan medali mengharumkan nama Kabupaten Samosir, tegas Risma Simarmata.
Ia juga mendorong pengurus PABERSI Samosir agar segera menyusun program kerja yang realistis, terukur, dan berkelanjutan.
Segera lengkapi administrasi kepengurusan supaya segera keluar rekomendasi KONI, kami siap bersinergi selama pembinaan dilakukan secara serius dan berkesinambungan, ujar Rismawaty.
Ditambahkan Rismawaty, dengan bertambahnya cabang olahraga di Samosir, pengurus KONI akan mengusulkan penambahan dana pembinaan kepada Pemerintah Kabupaten Samosir.
Sementara itu, Ketua Cabor PABERSI Samosir terpilih, Fernando Sitanggang, menyatakan amanah yang diberikan kepadanya akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan fokus awal kepengurusannya adalah membangun organisasi yang solid serta menyiapkan sistem pembinaan atlet remaja.
Walau PABERSI Samosir masih sangat muda tapi kami bertekad atlit yang muncul dapat mengikuti kejuaraan resmi tingkat provinsi seperti POR Provsu dalam waktu dekat sebagai bagian dari penguatan jam terbang atlet, ujar Fernando Sitanggang.
Anggota dan Ketua KPU Samosir periode 2009–2019 ini juga bertekad membangun sinergi dengan KONI, Pengprov, dan pemerintah daerah agar PABERSI Samosir mampu berprestasi dan membawa nama baik Kabupaten Samosir. (Marlen s)
Warga Wonokusumo Jaya di Gegerkan Mayat Penuh Luka Bacok Besimbah Darah
WARTAPENASATUJATIM SURABAYA – Heboh mayat tergelatak berdimabah dara dengan posisi terlentang menghadap ke arah selatan, diduga korban luka dr tindak pidana penganiayaa , lokasi di depan Warkop Cooffe Black tepatnya di Jl.Wonokusumo Jaya Surabaya, Minggu tgl 18 Januari 2026 pukul 04.15 Wib dini hari.

Dari patauan awak media ini, kejadia tersebut sudah di tangani Polsek Semampir wikayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan di hadiri petugas penanganan di tempat kejadian perkara (TKP) yakni Kapolsek Semampir, Pamapta Polres Pelabuhan Tg Perak Bersama piket Fungsi dan ident, Pawas Semampir 1A, Aipda Evant Santoso, Anggota piket fungsi polsek Semampir, Anggota BPBD Kota Surabaya, Anggota Satpol PP Kecamayan Semampir.


Menurut keterangan Kapolsek Semampir KOMPOL HERRY ISWANTO, S.H, Minggu (18/01/2026) mengatakan, Pukul .04.25 Wib setelah menerima laporan dari masyarakat Polsek Semampir bersama piket fungsi berangkat ke TKP dan mengamankan lokasi tersebut.
“Atas kejadian ini, korban di tangani oleh tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak, bersama Piket fungsi dipimpin Pamapta Polres Ipda Agung,” ujarnya.

Lanjut kata Kapolsek Semampir, untuk sementara biodata Identitas Korban Yang meninggal belum diketahui, dan motif korban meninggal belum juga disebabkan karna apa, dan mayat korban suda dibawah ambulance pemkot Surabaya, ke RS. POLDA JATIM untuk dimintakan Visum Mayat.
“Korban diduga korban luka dr tindak pidana penganiayaan dengan luka bacok dibagian perut dan tidak diketemukan identitasnya, hanya 1 unit spd motor stelo warna abu abu Nopol L 5506 DAM , yang masih dalam keadaan distandart samping , dan korban tergeletak tidak jauh dari motornya,” ungkapnya.
Dari pihak Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, sambung Kapolsek Semampir, sudah mengorek informasi saksi-saksi di TKP yaitu Sutikno Adi Setiawan (28) warga Lamongan-Dsn Made (penjaga warkop), Marwek (50) warga wonokusumo Jaya, Khiri anam (24) warga Dsn Ngasem- Bojonegoro.
“Selama kegiatan pengamanan terjadinya diketemukan orang meningggal dunia ( Mati ) , didepan Warkop Cofffe Black ,di Jl.Wonokusumo Jaya berjalan aman, tertib dan Kondusif,” pungkas KOMPOL HERRY ISWANTO, S.H di hadapan awak media.

Hinggah berita ini di unggah indentitad korban belum teridentifikasi dari pihak kepolisian yang menanganinya, dan untuk sementara dari informasi yang dihimpun awak media di are TKP beredar issue telah terjadi Carok. (Hdyt)
Polrestabes Surabaya Gelar Bazar Ranmor, Ratusan Motor Curian Siap Dipulangkan ke Pemiliknya
WARTAPENASATUJATIM —Surabaya – Sebuah inisiatif humanis dan tegas dilakukan Polrestabes Surabaya dalam upaya mengembalikan hak warga korban pencurian kendaraan bermotor. Sedikitnya sekitar 800 unit motor hasil pengungkapan kasus curanmor akan dikembalikan kepada para pemilik melalui program bertajuk “Bazar Ranmor”. Kegiatan ini menjadi bentuk pelayanan publik sekaligus langkah transparan dalam memulihkan kerugian masyarakat.

Agenda bazar tersebut dijadwalkan berlangsung dalam dua sesi di Mapolrestabes Surabaya. Sesi pertama dimulai 21 hingga 23 Januari, setelah itu dilanjutkan sesi kedua pada 26 hingga 30 Januari mendatang. Seluruh kendaraan telah diamankan sebagai barang bukti dari berbagai operasi penindakan yang dilakukan sepanjang beberapa waktu terakhir.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menerangkan bahwa bazar ini menjadi ruang bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraannya agar dapat mengambil kembali tanpa dipungut biaya sepeser pun. Menurutnya, cukup dengan membawa bukti kepemilikan resmi, seperti BPKB, STNK, atau dokumen tilang, masyarakat bisa mengecek langsung motor yang telah teridentifikasi oleh penyidik.
“Silakan pemilik datang sendiri, bawa dokumennya. Kendaraan akan kami kembalikan tanpa biaya dan tanpa melalui perantara,” tuturnya, pada Sabtu (17/01).
Dalam pelaksanaannya nanti, kendaraan akan dikelompokkan sesuai jenis dan hasil pengecekan nomor rangka serta nomor mesin. Polisi juga memastikan bahwa motor disusun berdasarkan blok untuk memudahkan proses pencarian. Kombes Luthfie menyebutkan bahwa sebagian besar kendaraan hasil curian sudah tidak lagi menggunakan nomor polisi asli akibat manipulasi para pelaku.
“Banyak plat yang sudah diganti. Jadi identifikasi kami lakukan lewat nomor mesin dan nomor rangka hingga akhirnya diketahui siapa pemiliknya,” ungkapnya.
Menariknya, proses penelusuran menemukan bahwa sejumlah pemilik kendaraan bukan hanya berasal dari Surabaya, melainkan dari daerah lain. Salah satu unit bahkan terdeteksi berasal dari Banten. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa jaringan curanmor yang ditindak memiliki pola distribusi lintas wilayah.
Di tengah euforia pelaksanaan bazar, polisi menyadari bahwa tidak semua korban mampu mengingat nomor kendaraan mereka. Situasi inilah yang membuat sistem bazar dianggap lebih efektif. Selain menampilkan fisik kendaraan, nantinya Polrestabes juga akan mengumumkan nama pemilik sesuai hasil identifikasi.
Tidak semua orang hafal nomor polisinya. Jadi kami umumkan juga sesuai pemiliknya agar mudah dicocokkan,” imbuh Luthfie.
Untuk masyarakat yang ingin memastikan unit motornya terdaftar dalam bazar, Polrestabes juga menyediakan tautan pengecekan data barang bukti motor curian yang dapat diakses sebelum datang ke lokasi.
Kapolrestabes Surabaya menegaskan bahwa penindakan terhadap pelaku curanmor tidak akan berhenti. Menurutnya, jaringan pelaku masih terus diburu dan akan berhadapan dengan hukum tanpa kompromi.
“Pelaku curanmor melawan, ya siap-siap berhadapan dengan kami,” tegasnya.
Program ini diharapkan tidak hanya memulihkan kerugian warga, tetapi juga mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat yang selama ini dihantui aksi curanmor di berbagai titik Kota Pahlawan.( Hdyt)