Akhir Tahun 2025, Polres Samosir Tegaskan Komitmen Transformasi Polri untuk Masyarakat
Samosir, Sumatera Dalam rangka aktualisasi Transformasi Polri yang Presisi, Polres Samosir menggelar Rilis Akhir Tahun 2025 pada Rabu (31/12/2025) pukul 15.30 WIB bertempat di Aula Vidcon Polres Samosir.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K, serta dihadiri oleh Wakapolres Samosir Kompol Briston A.M. Napitupulu, S.T., S.I.K, Kasat Narkoba AKP Ferry Ariandi, S.H., M.H, Kasat Reskrim AKP Edward Sidauruk, S.E., M.M, Kasat Lantas AKP Natanail Surbakti, S.H., M.H, Ps. Kasat Intelkam IPTU Donal P. Sitanggang, S.H., M.H, serta insan pers.

Rilis Akhir Tahun ini dilaksanakan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja Polri kepada masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan tugas kepolisian sepanjang tahun 2025 di wilayah hukum Polres Samosir.
Dalam sambutannya, Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, S.I.K menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Samosir sepanjang tahun 2025 berada dalam kondisi relatif aman dan kondusif.

Hal ini merupakan hasil kerja sama dan sinergitas yang baik antara Forkopimda, seluruh stakeholder, serta dukungan masyarakat dan rekan-rekan media yang senantiasa bersinergi dengan Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas, ujar Kapolres.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Samosir atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Polres Samosir dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan rilis akhir tahun ini merupakan wujud nyata transparansi Polri sekaligus komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, profesionalisme penegakan hukum, serta pendekatan humanis kepada masyarakat sebagai bagian dari implementasi Transformasi Polri yang Presisi.
Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat sinergitas, serta meningkatkan kolaborasi demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Samosir, tambahnya.

Capaian Kinerja Sepanjang Tahun 2025 Dalam pemaparannya, Kapolres menyampaikan sejumlah capaian kinerja Polres Samosir sepanjang tahun 2025. Pada bidang Reserse Kriminal, jumlah perkara yang ditangani mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 320 kasus dengan 201 kasus berhasil diselesaikan atau sebesar 63 persen. Dibandingkan tahun 2024, terjadi peningkatan jumlah perkara sebesar 16,56 persen dan peningkatan penyelesaian perkara sebesar 45,77 persen.
Kasus menonjol yang ditangani sepanjang tahun 2025 meliputi 6 laporan tindak pidana pembunuhan, dengan 4 kasus berhasil diselesaikan, serta 1 kasus pengrusakan yang telah ditangani sesuai prosedur hukum. Gangguan kamtibmas tertinggi didominasi oleh kasus penganiayaan sebanyak 102 laporan, pencurian dengan pemberatan (43 laporan), penggelapan (23 laporan), pengrusakan (18 laporan), serta pencurian biasa (16 laporan).
Dalam penanganan tindak pidana korupsi, Polres Samosir berhasil menyelesaikan 1 perkara Tipidkor terkait pengelolaan APBDes Desa Sampur Toba, Kecamatan Harian, Tahun Anggaran 2019, dengan dua orang tersangka dan kerugian negara sebesar Rp378.792.544,22 yang telah dinyatakan P-22 Tahap II.
Pada bidang narkotika, Sat Narkoba Polres Samosir menangani 33 kasus sepanjang tahun 2025 dengan 27 kasus berhasil diselesaikan atau sebesar 81,81 persen. Jumlah tersangka sebanyak 72 orang, terdiri dari 29 orang dilakukan penahanan dan 43 orang menjalani rehabilitasi. Dibandingkan tahun 2024, terjadi penurunan kasus sebesar 2 perkara atau 2,86 persen.
Sementara itu, pada bidang lalu lintas, jumlah kecelakaan mengalami peningkatan dari 69 kasus pada tahun 2024 menjadi 76 kasus pada tahun 2025. Namun demikian, jumlah korban meninggal dunia menurun sebanyak 5 orang atau 21,74 persen, serta kerugian material menurun sebesar Rp133.900.000 atau 18,12 persen. Penindakan pelanggaran lalu lintas juga meningkat, dengan 654 tilang dan 1.591 teguran sebagai upaya meningkatkan disiplin berlalu lintas masyarakat.(Marlena)
Sentuh Daerah Terpencil, Bupati-Wabup Merayakan Natal Oikoumene di Sihusapi
Samosir, Sumatera
Perayaan Natal Oikoumene Kabupaten Samosir 2025 berlangsung penuh haru di Gereja Katolik Stasi Santo Markus Sihusapi, Kecamatan Simanindo, Senin (29/12/2025).

Meski berada di daerah terpencil dan berukuran kecil, seluruh rangkaian ibadah berjalan khidmat. Tema Natal tahun ini, Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga, dengan subtema mewujudkan Samosir Unggul melalui keselamatan dan implementasi iman dalam kehidupan.
Lantunan pujian dan liturgi memenuhi gereja. Khotbah dibawakan RD Octavius Tarigan yang baru pulang dari perjalanan iman ke Yerusalem, mengangkat Matius 1:21–24.


Suasana semakin syahdu ketika lagu Malam Kudus terdengar. Bupati Samosir Vandiko T. Gultom dan Wabup Ariston Tua Sidauruk didaulat menyalakan lilin bersama, diikuti ratusan jemaat.
Tidak hanya ibadah, Pemerintah Kabupaten Samosir hadir membawa sentuhan ke Gereja tersebut. Bupati Samosir menyerahkan Bantuan Rp. 50 Juta untuk pengembangan/ pembangunan Gereja Santo Markus.
“Bantuan ini untuk pengembangan iman dan pembangunan gereja, sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat, kata Vandiko.
Selain itu, diserahkan juga berbagai program beasiswa secara simbolis untuk SD dan SMP yatim piatu, terlantar, SMA Sederajat yatim piatu dan berprestasi , beasiswa SMP masuk SMA unggulan (SMA N 1 Matauli Pandan, SMA Soposurung, dan SMA Unggul DEL); Perguruan Tinggi Negeri seluruh Indonesia, serta mahasiswa berprestasi kedokteran.
Vandiko mengaku bersyukur dapat merayakan Natal bersama masyarakat di desa terpencil.
Allah hadir menyelamatkan keluarga, bukan hanya secara harfiah. Keluarga besar Kabupaten Samosir pun diselamatkan melalui karya Tuhan, ujar Vandiko
Sejak awal memimpin di Kabupaten Samosir, Vandiko menegaskan komitmen agar perayaan hari besar seperti Paskah dan Natal digelar secara bergiliran di berbagai kecamatan agar seluruh masyarakat merasakan kehadiran pemerintah. Pesan Natal harus sampai kepelosok, pemerintah hadir ditengah masyarakat dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya, terang Vandiko
Dalam kesempatan ini, Vandiko mengajak jajaran pemerintahan Samosir menjadikan momen Natal sebagai refleksi peningkatan kinerja dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, Kita bisa bekerja dengan profesi apapun buka karena kekuatan kita sendiri tapi itu semua adalah kuasa Tuhan.
Jika saling mengasihi, saya yakin Kabupaten Samosir pasti semakin baik ke depan. Kita akan mampu melewati tantangan-tantangan yang ada, mari kita bantu masyarakat, mari bergotong-royong, kita gunakan semua kemampuan kita saling mengasihi. Sama halnya dengan ibadah Natal yang luar biasa ini, meski ruang terbatas, kita merasakan kehadiran Tuhan dan Roh Kudus tercurah, tutur Vandiko
Sementara itu Wabup Ariston Tua Sidauruk mengajak masyarakat untuk saling memaafkan. Wabup yang baru pertama kali mengikuti Natal Oikoumene mengaku terharu berada ditengah-tengah masyarakat memuji dan memuliakan Tuhan. Mari saling memaafkan, terutama dalam keluarga. Persoalan besar diperkecil, yang kecil ditiadakan, tegasnya.
Ariston juga meminta rumah ibadah dan tokoh gereja terus menjadi mitra pemerintah dalam membangun Samosir. Kami tidak mampu tanpa kehadiran gereja, corong gereja sangat ampuh untuk bersinergi membawa masyarakat kearah yang lebih baik, damai indah dan tentram, tambahnya
Pelaksanaan Natal Oikoumene ini tidak terlepas dari dukungan gereja melakukan wadah Forum Komunikasi Kerukunan Umat Kristen Katolik (FK3S) yang solid bekerjasma dengan Pemkab. Samosir.
Ketua FK3S, Pdt. Tulus Sianturi, menilai program dan perhatian pemerintah Kabupaten Samosir dalam peningkatan iman sangat menyentuh masyarakat.
Saya yakin kita ada saat ini karena berkat Tuhan. Melalui perayaan Natal ini kita mengharapkan yang terbaik bagi Samosir yang dipimpin Bupati dan jajaran. Semoga program yang sudah dibuat dapat berjalan dan kita sudah dihantarkan pada program yang menyentuh keagamaan yang layak dikembangkan. Dan ini Kami yakini karena bapak Bupati peduli dengan keaga(marlen)
Kapolri Tekankan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem dan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Selama Nataru
Semarang – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan penekanan khusus terhadap kewaspadaan cuaca ekstrem dan kesiapsiagaan penanganan bencana, khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Kapolri saat melakukan peninjauan di Stasiun Tawang, Minggu (21/12/2025). Menurut Kapolri, prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan potensi curah hujan tinggi hingga sangat tinggi di sejumlah wilayah, yang dapat berdampak pada banjir, longsor, maupun gangguan transportasi.
“Kami juga harus waspada terhadap potensi curah hujan tinggi dan sangat tinggi, termasuk di Jawa Tengah. Oleh karena itu, kesiapsiagaan penanganan bencana harus benar-benar dipastikan,” ujar Kapolri.
Kapo8lri menekankan pentingnya kesiapan Satgas gabungan penanganan bencana, baik dari sisi personel, sarana-prasarana, maupun pola bertindak di lapangan. Ia meminta seluruh jajaran untuk memetakan titik-titik rawan bencana yang berpotensi mengganggu jalur transportasi maupun keselamatan masyarakat.

Mitigasi harus disiapkan sejak awal, termasuk rekayasa jalur apabila terjadi gangguan, kesiapan SAR dan evakuasi, hingga penentuan lokasi pengungsian yang aman bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menerima paparan dari jajaran KAI Daerah Operasi IV Semarang terkait kesiapan operasional Nataru serta prediksi lonjakan penumpang kereta api. Koordinasi lintas sektor, termasuk Polri, TNI, pemerintah daerah, dan operator transportasi, dinilai menjadi kunci dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di tengah tantangan cuaca ekstrem.
“Di tengah ancaman bencana, pelayanan Nataru tetap harus berjalan optimal. Negara harus hadir, dan itu diwujudkan melalui soliditas serta sinergitas seluruh pihak,” pungkas Kapolri.(Hidayat)
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Masjid dan Rumah Warga di Pasuruan
PASURUAN – Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/12/2025).
Akibat cuaca ekstrem tersebut, atap kanopi Masjid Babussalam di Kecamatan Wonorejo ambruk, sementara sebuah rumah warga di Kecamatan Kejayan mengalami kerusakan berat. Tidak ada korban jiwa dalam dua peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Di Kecamatan Wonorejo, angin puting beliung terjadi sekitar pukul 13.45 WIB dan menyebabkan atap spandek atau kanopi di halaman Masjid Babussalam, Dusun Sudan, Desa Wonosari, ambruk. Peristiwa itu terjadi saat hujan deras disertai angin berintensitas tinggi melanda kawasan tersebut.
Kapolsek Wonorejo AKP Sugiyanto, S.H. memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta
“Akibat kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan sekitar tiga puluh juta rupiah,” ujar AKP Sugiyanto.
Sementara itu, hujan lebat disertai angin kencang juga melanda wilayah Kecamatan Kejayan pada sore hari. Sekitar pukul 16.30 WIB, rumah milik seorang warga bernama Sumarlin (45), di Dusun Krajan, Desa Klangrong, mengalami kerusakan parah. Atap rumah roboh di bagian kamar mandi, dapur, dan musala akibat tidak kuat menahan terpaan angin.

Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo, S.H., M.H. mengatakan, bangunan yang roboh merupakan atap dengan penyangga bambu. Kerugian material akibat kejadian tersebut ditaksir sekitar Rp7 juta.“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerusakan bangunan cukup signifikan akibat angin kencang,” jelas AKP Agus.

Menanggapi dua kejadian bencana tersebut, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan segera melaporkan kepada aparat atau pemerintah desa jika terjadi kondisi darurat,” tegas AKBP Jazuli.
Pasca kejadian, jajaran Polsek Wonorejo dan Polsek Kejayan bersama unsur tiga pilar telah melakukan pengecekan lokasi, pendataan dampak kerusakan, serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pasuruan untuk langkah penanganan lanjutan dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak.(Hidayat)
Kesiapsiagaan Akhir Tahun: Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025 di Surabaya
Surabaya – Menunjukkan kesiapan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang momentum akhir tahun. Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025 digelar secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kota Pahlawan, sebagai bentuk komitmen Polri bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Apel ini menjadi langkah awal memastikan seluruh personel, sarana, dan strategi pengamanan berjalan optimal demi menghadirkan rasa aman di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur panjang.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, menegaskan bahwa apel gelar pasukan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian penting dari pengecekan kesiapan menyeluruh seluruh unsur pengamanan dan pelayanan publik
Operasi ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama perayaan Natal dan pergantian tahun dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” tutur Kombes Pol Luthfi, pada Jumat (19/12).

Seluruh personel yang terlibat diharapkan memahami tugas serta tanggung jawabnya, terutama dalam memberikan pelayanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat.
Dalam penekanan arahannya, Kapolrestabes juga mengingatkan pentingnya sinergi antarinstansi agar potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.
Operasi Lilin Semeru 2025 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 22 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini merupakan sandi operasi pengamanan tahunan yang secara khusus difokuskan pada pengamanan kegiatan ibadah Natal, arus mudik dan balik libur akhir tahun, pusat keramaian, serta objek vital lainnya.
Untuk mendukung kelancaran operasi, Polri menyiapkan sebanyak 2.900 posko pengamanan di seluruh Indonesia. Posko tersebut terdiri dari 1.800 Pos Pengamanan, 763 Pos Pelayanan, dan 333 Pos Terpadu yang akan menjadi pusat koordinasi sekaligus pelayanan bagi masyarakat.
Dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025–2026, Polrestabes Surabaya menyiagakan personel di berbagai titik strategis. Fokus pengamanan meliputi gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, jalur lalu lintas utama, hingga kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Surabaya maupun para pendatang yang merayakan libur akhir tahun di kota ini. Polrestabes Surabaya juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga situasi kamtibmas dengan mematuhi aturan dan segera melaporkan jika menemukan potensi gangguan keamanan.
Dengan kesiapan personel dan dukungan seluruh elemen masyarakat, Surabaya optimistis perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung aman, damai, dan penuh kebahagiaan.(Hidayat)
Persit KCK Koorcab Rem 084 PD V/Brawijaya Ikuti Gelaran Pertandingan Bola Voli Dalam Rangka Hari Ibu ke-97
Surabaya, 16 Desember 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) jajaran Pengurus Daerah (PD) V/Brawijaya menggelar pertandingan pembukaan bola voli yang berlangsung meriah di GOR Hayam Wuruk, Kodam V/Brawijaya.

Kegiatan olahraga ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap peran dan kontribusi kaum ibu, khususnya para anggota Persit Kartika Candra Kirana, dalam mendukung tugas para prajurit TNI Angkatan Darat. Turnamen bola voli ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan antar anggota Persit Kartika Chandra Kirana di jajaran PD V/Brawijaya.


Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Danny Alkadrie, bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 084 PD V/Brawijaya, Ny. Nining Danny Alkadrie, turut hadir dan memeriahkan kegiatan tersebut. Kehadiran pimpinan dan para ibu Persit menambah semarak suasana pertandingan yang penuh sportivitas dan kekeluargaan.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, semangat Hari Ibu dapat terus terpatri dalam diri setiap anggota Persit KCK, sebagai motivasi untuk terus berperan aktif, berprestasi, serta mendukung tugas suami dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.(Hidayat)
BGRP Surabaya Gelar Anniversary ke-IV, Teguhkan Soliditas dan Ketangguhan Organisasi

Surabaya – Barisan Gotong Royong Perjuangan (BGRP) kota Surabaya menggelar kegiatan Anniversary ke-IV dengan mengusung tema “Tegakkan Kesolidan, Membangun Ketangguhan Organisasi.” Acara ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Gedung BGRP kota Surabaya, dengan dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota, serta para tamu undangan.Minggu(14/12/25)Kegiatan anniversary ini menjadi momentum penting bagi BGRP Surabaya untuk melakukan refleksi perjalanan organisasi selama empat tahun terakhir, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan perjuangan sosial di tengah masyarakat. Tema yang diangkat mencerminkan tekad BGR Surabaya untuk terus memperkuat soliditas internal serta meningkatkan ketangguhan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.


Dalam sambutannya, ketua BGRP Surabaya kongko menyampaikan bahwa soliditas organisasi merupakan kunci utama dalam menjalankan setiap program dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan organisasi yang solid, BGR diharapkan mampu hadir secara konsisten di tengah masyarakat, memberikan kontribusi nyata, serta menjadi garda terdepan dalam kegiatan sosial, kebangsaan, dan kemanusiaan.
“Empat tahun perjalanan BGR Surabaya bukanlah waktu yang singkat. Banyak dinamika dan tantangan yang telah dilalui bersama. Melalui momentum anniversary ke-IV ini, kami ingin menegaskan kembali pentingnya persatuan, kekompakan, dan semangat gotong royong sebagai fondasi utama dalam membangun organisasi yang tangguh dan berkelanjutan,” ujar Ketua BGRP dalam sambutannya.
Acara anniversary ke-IV BGR Surabaya ini juga diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, antara lain doa bersama, pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur, serta penyampaian pesan dan harapan dari para senior dan tokoh organisasi. Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini,BGRP Surabaya berharap dapat semakin memperkuat sinergi antaranggota serta menjalin kerja sama yang lebih luas dengan berbagai elemen masyarakat dan organisasi lainnya. Ke depan, BGR Surabaya berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan, sejalan dengan nilai-nilai perjuangan dan gotong royong yang menjadi ruh organisasi.
Anniversary ke-IV ini diharapkan menjadi titik tolak bagi BGR Surabaya untuk terus berkembang menjadi organisasi yang solid, tangguh, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.(Hidayat)
Perkuat Karakter dan Wawasan Kebangsaan, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Beri Pembekalan Polisi Siswa
TANJUNG PERAK – Polres Pelabuhan Tanjung Perak melalui Polsek Semampir menggelar kegiatan “Pembekalan Materi Polisi Siswa” yang bertujuan untuk memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, dan pemahaman hukum di kalangan pelajar.

Acara edukatif ini berlangsung pada Rabu (10/12/2025), bertempat di Aula Lantai 2 Kecamatan Semampir.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat utama dan tim ahli, termasuk Kapolsek Semampir Akp Herry Iswanto, Kasat Binmas Polres Perak Akp M. Zainuddin, perwakilan dari Satlantas, Satnarkoba, dan Unit PPA Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, serta para Bhabinkamtibmas.
Pembekalan diikuti secara antusias oleh Polisi Siswa di wilayah hukum Polsek Semampir yang didampingi oleh guru pembimbing mereka.
Acara dibuka oleh Kasat Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, dilanjutkan dengan sambutan dari Kapolsek Semampir, Akp Herry Iswanto.
Dalam sambutannya, Kapolsek Herry secara tegas menghimbau seluruh siswa-siswi untuk selalu menjauhi dan menghindari perilaku kenakalan remaja. Beliau menekankan pentingnya fokus pada pendidikan dan masa depan.
Sementara Kasat Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Akp M. Zainuddin, memberikan himbauan penguatan terkait Wawasan Kebangsaan.
Ia berharap para Polisi Siswa dapat menjadi generasi muda yang memiliki rasa nasionalisme tinggi dan menjadi harapan bangsa di masa depan.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menyampaikan kegiatan ini sangat strategis.
“Kegiatan Pembekalan Materi Polisi Siswa ini sangat penting untuk memberikan wawasan yang luas kepada para pelajar di wilayah hukum Polsek Semampir,” ujar Iptu Suroto.
Melalui kegiatan ini, lanjutnya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus berkomitmen dalam mencetak kader-kader muda yang disiplin, patuh hukum, dan siap menjadi agen perubahan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat pungkasnya.(Hidayat)
Bupati Samosir Luncurkan Program Unggulan Skema Kredit Usaha Mikro Nol Persen, Pertama di Sumut
Samosir, Sumatera
Pemerintah Kabupaten Samosir mulai menyalurkan program subsidi bunga kredit 0 persen bagi pelaku usaha mikro. Penyaluran perdana dilakukan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom kepada belasan pelaku usaha pada acara yang berlangsung di Water Front City Pangururan, Minggu ( 8/12/2025 ).Program kredit tanpa bunga bagi usaha mikro ini menjadi salah satu prioritas Pemkab Samosir untuk mendorong kebangkitan UMKM dan memperluas akses permodalan. Skema kredit yang bekerja sama dengan Bank Sumut itu menyediakan plafon pinjaman maksimal Rp15 juta dengan tenor pembayaran pokok selama 24 bulan. Seluruh beban bunga 2,6 persen per tahun ditanggung APBD Kabupaten Samosir.

Bupati Vandiko menyatakan, program ini merupakan realisasi visi dan misi pembangunan Samosir yang mencakup peningkatan daya saing UMKM serta penguatan ekonomi masyarakat. Apa yang kami janjikan saat kontestasi politik lalu hari ini kami realisasikan. Pelaku usaha mikro kini bisa memperoleh modal dengan bunga nol persen, mudah dan dapat diakses langsung, ujar Vandiko.
Saat ini, 50 pelaku usaha dinyatakan lolos proses penyaringan dan sudah menerima pencairan. Bupati Samosir menargetkan jumlah penerima terus bertambah seiring pendampingan dan pelatihan yang sudah diberikan sebelumnya.
Pemasaran memang penting, tetapi akses permodalan adalah yang utama. Pokok pinjaman ditanggung pelaku usaha dan bunganya dibayar pemerintah daerah, jelas Vandiko.


Ia juga meminta Bank Sumut mempertimbangkan peningkatan batas plafon pinjaman ke depan. Jika nominal kredit bisa lebih besar, saya yakin daerah lain akan semakin tertarik menjalankannya, tambahnya.
Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon mengapresiasi pelaksanaan program tersebut dan menyatakan dukungan penuh dari legislatif.
Janji politik terlaksana dengan baik. Ini inovasi pemerintah daerah yang patut diapresiasi, ujarnya.Ketua DPRD telah menyetujui alokasi anggaran subsidi bunga untuk tahun mendatang. Nasip bahkan menilai plafon pinjaman idealnya dapat mencapai Rp100 juta jika memungkinkan. Ia juga meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Sumut membantu menyelesaikan kendala BI checking bagi masyarakat yang terkena sanksi akibat ketidaktahuan.
Asisten Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Jasa Keuangan OJK Sumut, Reza Leonhard, mengingatkan para pelaku usaha agar berhati-hati terhadap potensi kejahatan di sektor keuangan, termasuk investasi ilegal, pinjaman online, hingga pencurian data pribadi.
Kami mengajak masyarakat selalu memeriksa legalitas penyedia layanan keuangan sebelum berinvestasi, kata Reza.Sementara itu, PLS Divisi Ritel Bank Sumut, M. Zulham Bispo, menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Bank Sumut menggunakan skema kredit mikro Sumut Berkah dengan plafon Rp15 juta dan tenor dua tahun, Debitur hanya membayar pokok. Ini program pertama di Sumut dan kami berharap dapat menjadi model bagi daerah lain, ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi, NakerPerindag Samosir, Rista Sitanggang, melaporkan bahwa 482 data pelaku usaha telah disampaikan kepada Bank Sumut. Dari jumlah itu, 50 sudah cair, 286 masih dalam proses verifikasi, dan sisanya menunggu kelengkapan data.
Acara tersebut turut dihadiri Asisten II Sekda Samosir, sejumlah pimpinan perangkat daerah dan perwakilan Bank Sumut M. Zulham Bispo Pelaksana Pemimpin Divisi Ritel Bank Sumut dan Adi Nixon Marbun Pemimpin Cabang Bank Sumut Cabang Pangururan.
Marlen sPengungkapan Pemilik Ekstasi di Tol Lampung, Bareskrim Polri Tetapkan MR sebagai Tersangka
Jakarta — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus kepemilikan ratusan ribu butir ekstasi yang ditemukan dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol KM 136B Sumatera–Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 25 November 2025 di Gedung Awaloedin Djamin, Lantai 1, Bareskrim Polri.

Wadirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Sunario, S.I.K., M.H., memaparkan kronologi awal kasus tersebut. Ia menjelaskan bahwa kecelakaan melibatkan sebuah mobil Nissan X-Trail berwarna hitam dengan nomor polisi D 1160 UN. Saat petugas melakukan penanganan pertama, ditemukan enam tas berisi ratusan ribu butir ekstasi di dalam kendaraan tersebut.
“Saya akan menyampaikan kepada seluruh rekan-rekan tentang kejadian laka lantas di Jalan Tol KM 136B Sumatera-Lampung, yang mana mobil tersebut adalah X-Trail dengan nomor polisi D 1160 UN, warna hitam. Pada saat itu, di dalam kendaraan tersebut ditemukan ratusan ribu ekstasi,” ujar Kombes Pol Sunario.
Pada awal penanganan, pengemudi kendaraan tidak ditemukan. Setelah dilakukan penyelidikan intensif oleh Polda Lampung bersama Bareskrim Polri, aparat berhasil mengungkap identitas sekaligus menangkap pemilik ekstasi tersebut, yakni MR (43), seorang residivis kasus narkoba.
Barang bukti yang diamankan terdiri atas 194.631 butir ekstasi utuh serta 3.869 gram ekstasi berbentuk bubuk.
“Namun setelah dilakukan penyelidikan oleh Polda Lampung bersama Bareskrim Polri, kita berhasil mengungkap pengemudi sekaligus pemilik ekstasi tersebut. Tersangka adalah MR, umur 43 tahun, residivis narkoba,” ungkapnya.
Sunario menambahkan bahwa MR merupakan warga negara Indonesia yang berdomisili di Tangerang. MR diperintahkan oleh seseorang berinisial U untuk berangkat ke Palembang mengambil barang tersebut. Ia berangkat bersama istrinya dan menginap di sebuah hotel sebelum menerima enam tas berisi ekstasi yang ditinggalkan di dalam mobil Terios yang tidak terkunci.
Setelah memindahkan seluruh tas ke mobil X-Trail, MR mengantar istrinya ke Bandara Palembang sebelum kembali ke hotel. Dalam perjalanan menuju Jakarta, kendaraan MR kehabisan bahan bakar sehingga meminta bantuan petugas tol. Tak lama kemudian, sekitar pukul 05.40 WIB, terjadilah kecelakaan yang mengungkap seluruh isi kendaraan.
Petugas tol, anggota PJR, dan anggota TNI yang sedang BKO menemukan enam tas berisi ekstasi tersebut. Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa barang itu rencananya akan diedarkan di Jakarta.
Terkait penemuan sebuah lencana di dalam mobil, Sunario menegaskan bahwa lencana tersebut bukan lencana resmi Polri.
“Lencana resmi memiliki ciri khusus dan nomor seri terregister. Lencana yang ditemukan tidak memiliki nomor seri dan bukan milik Polri. Jadi sejauh ini tidak ada keterlibatan oknum anggota Polri,” tegasnya.

Penyidik masih memburu U selaku pengendali serta pemilik mobil Terios yang mengantarkan barang tersebut. Jalur distribusi barang ke Palembang juga masih dalam proses penyelidikan.
Mengenai penyebab kecelakaan, Sunario menjelaskan bahwa MR sebelumnya menggunakan sabu dan diduga kelelahan karena insiden terjadi sekitar pukul 05.00 pagi.
“Yang jelas MR sebelumnya menggunakan sabu dan kemungkinan kelelahan,” ujarnya.
Saat ini penyidikan terus berjalan untuk membongkar jaringan pengedar ekstasi berskala besar tersebut. Bareskrim Polri menegaskan komitmennya memberantas peredaran narkoba hingga ke akar jaringan pengendali.(Bu Diah)