Harkamtibmas, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Terus Gelar Pemeriksaan Kendaraan di Pospol Suramadu.
WARTAPENASATUJATIM – TANJUNG PERAK – Polres Pelabuhan Tanjung Perak komitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di wilayah jalur keluar masuk Suramadu. Pada Jumat malam, 16 Jnuari 2026, pemeriksaan kendaraan bermotor di Pospol Suramadu, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 20.00 hingga 21.30 WIB, dipimpin oleh Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Kamran, S.Pd. Hadir pula jajaran dari Satresnarkoba, Satreskrim, Bag SDM, Pamapta, serta dukungan personel Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto mengatakan razia kendaraan bermotor ini digelar sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan Kamtibmas, termasuk kriminalitas jalanan yang kerap disebut 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), serta aktivitas kelompok remaja yang berpotensi memicu kerawanan seperti gangster, tawuran, dan balap liar

Dalam kesempatan tersebut, Iptu Suroto menjelaskan bahwa kegiatan preventif seperti razia di jalur strategis Suramadu penting untuk memastikan situasi tetap kondusif. Ia menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika terjadi peningkatan laporan gangguan.
“Tindakan preventif ini bagian dari ikhtiar kami menjaga wilayah tetap aman dan kondusif. Pemeriksaan dilakukan secara humanis, dengan memberikan imbauan agar masyarakat mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” ujar Iptu Suroto, pada Sabtu, dalam keterangannya.

Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat. Tindakan yang dominan dilakukan berupa teguran lisan kepada pengendara yang melanggar kelengkapan berkendara, seperti tidak memakai helm atau tidak membawa SIM. Total terdapat tujuh pengendara roda dua yang diberikan teguran persuasif.
Meski demikian, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Banyak pengendara mengaku kegiatan seperti ini diperlukan agar pengguna jalan lebih disiplin dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir.
Kesadaran masyarakat dinilai menjadi kunci penting dalam menjaga keamanan lalu lintas. Razia yang dilakukan aparat kepolisian bukan semata penindakan, namun juga edukasi agar kesadaran keselamatan berkendara tumbuh dari diri sendiri.

Demikian juga dengan upaya pencegahan gangguan Kamtibmas, yang menurut jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak hanya dapat berjalan efektif bila didukung kepatuhan masyarakat terhadap aturan.
Dengan terlaksananya kegiatan tersebut Polres Pelabuhan Tanjung Perak berharap ke depan pengendara semakin patuh dan situasi di jalur Suramadu tetap kondusif. (Hdyt)
Patroli Cepat Team Jogoboyo Polrestabes Surabaya Amankan 18 Pemuda Diduga Terlibat Bentrok Silat di Kedungdoro
Surabaya — Patroli cepat dan terukur dari Team Jogoboyo 3 Sat Samapta Polrestabes Surabaya berhasil mencegah potensi kericuhan yang lebih meluas di kawasan Jalan Kedungdoro, Surabaya, pada Kamis dini hari, 15 Januari 2026

Sebanyak delapan belas pemuda yang diduga berasal dari dua kelompok perguruan silat diamankan bersama sejumlah kendaraan dan barang yang diduga digunakan dalam insiden bentrok.
Diketahui kejadian bermula sekitar pukul 00.30 WIB ketika petugas menerima informasi melalui Taruna Command Center 110 terkait adanya aksi saling serang di lokasi. Team Jogoboyo 3 yang saat itu tengah berpatroli di sekitar Jalan Blauran segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan sekaligus pengamanan.
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra menjelaskan bahwa tindakan cepat dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kota tetap aman dan kondusif.
“Seluruh potensi gesekan antar kelompok harus dicegah sebelum berkembang menjadi kasus kekerasan yang lebih besar serta membahayakan masyarakat. Melalui patroli aktif, personel di lapangan dapat merespons dengan lebih efisien dan tepat waktu,” tutur AKBP Erika, pada Jumat (16/01).
Salah satu saksi yang sedang menikmati kopi di Angkringan Khas Djokdja Jalan Kedungdoro mengaku dikejutkan oleh kedatangan rombongan pemuda tak dikenal. Dalam keterangannya, saksi menuturkan bahwa kelompok tersebut menyerang dengan melempar batu dan kayu ke arah warga yang sedang berada di warung tersebut. Penjaga angkringan yang turut melihat kejadian membenarkan adanya aksi pelemparan yang menimbulkan kepanikan.
Tidak ada laporan luka berat, namun dua orang diketahui menjadi korban serangan dan menderita luka ringan akibat lemparan benda tumpul. Kedua korban masih dapat memberikan keterangan dan turut diamankan untuk kepentingan pemeriksaan.
Dalam operasi tersebut, Team Jogoboyo 3 mengamankan delapan belas pemuda beserta sepuluh unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk konvoi menuju lokasi bentrok. Selain itu, petugas juga mengamankan batu, kayu, dan sejumlah kartu identitas yang kini menjadi bagian dari barang bukti penyelidikan.
Seluruh pemuda berikut barang bukti kemudian diserahkan ke Piket Satreskrim Polrestabes Surabaya dan diterima oleh penyidik untuk proses pendalaman. Hingga saat laporan ini dibuat, situasi kawasan Kedungdoro kembali dinyatakan aman dan tidak ditemukan adanya lanjutan aksi balasan dari kelompok manapun.
Surabaya tidak boleh menjadi arena pertarungan kelompok ataupun bentrok antar organisasi, terlebih ketika melibatkan remaja dan pemuda. Polrestabes Surabaya kembali mengimbau agar seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi.
Menurut Kasat Samapta, aksi seperti ini harus dicegah karena berpotensi menimbulkan rantai konflik yang panjang. Ia mengapresiasi peran masyarakat yang cepat melapor melalui layanan Command Center sehingga aparat dapat merespons dengan presisi. Akhirnya seluruh rangkaian kegiatan pengamanan selesai dilaksanakan dengan situasi kondusif terkendali.(Hdyt)
PAD Pariwisata Samosir Tembus Rp14 Miliar! Kunjungan Wisatawan Melonjak, Pemkab Siap Tingkatkan Pelayanan Lebih Baik
Samosir, Sumatera
Sektor pariwisata kembali membuktikan diri sebagai tambahan motor penggerak ekonomi Kabupaten Samosir. Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir berhasil membukukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 14.194.153.000 ( Empat belas Milyar Seratus Sembilan Puluh Empat Juta Seratus Lima Puluh Tiga Ribu Rupiah) dari sektor pariwisata. (17/1/2026 ).
Pendapatan tersebut berasal dari 14 objek wisata yang dikelola langsung oleh Pemkab Samosir melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir Tetty Naibaho, mengungkapkan bahwa capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.Jumlah kunjungan wisatawan terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 1.777.132 wisatawan, dan pada tahun 2025 melonjak menjadi 2.451.269 wisatawan, ujar Tetty.

Ia menjelaskan, dari total tersebut, seluruh kunjungan merupakan wisatawan yang mendatangi objek wisata yang dikelola pemerintah daerah. Menurutnya, peningkatan ini menjadi indikator positif bagi pertumbuhan pariwisata Samosir.
Tetty menegaskan bahwa lonjakan kunjungan wisatawan tidak terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari komitmen Pemkab Samosir dalam memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan, baik dari sisi pengelolaan destinasi, kebersihan, kenyamanan, maupun peningkatan fasilitas pendukung.
Selain itu, keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat melalui berbagai program dan sinergi lintas sektor yang terus dibangun oleh Bupati Samosir, khususnya dalam pengembangan kawasan pariwisata Danau Toba sebagai destinasi super prioritas nasional.

Ke depan, Pemkab Samosir berharap tren positif ini terus berlanjut. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, diharapkan PAD daerah semakin bertambah, perekonomian masyarakat tumbuh, serta kesejahteraan pelaku pariwisata dan UMKM lokal semakin meningkat.
Harapannya, pariwisata Samosir semakin maju, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, pungkas Tetty. (Marlen s)Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Sertijab, PJU dan Kapolsek Asemrowo Berganti
TANJUNG PERAK – Gerbong mutasi kembali bergulir di lingkungan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran resmi berganti dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Wahyu Hidayat, di halaman Mapolres, Kamis (15/1).

Dalam sambutannya, AKBP Wahyu Hidayat menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam institusi Polri. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi dan pengembangan karier personel.
Beberapa posisi strategis yang mengalami pergantian di antaranya adalah Satresnarkoba dan Satuan Samapta.
Kasatresnarkoba yang sebelumnya diampu oleh AKP Suparlan, kini resmi diserahterimakan kepada AKP Adik Agus Putrawan.
Sebelum ditarik ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik menjabat sebagai Kanitreskrim Polsek Waru.
Sementara Kasat Samapta lama, Iptu Dodik Eko Susanto berpindah tugas menjadi Danki Dalmas Sipasdal Subditdalmas Ditsamapta Polda Jatim.
Posisinya digantikan oleh AKP Puguh Winarno, yang sebelumnya menjabat sebagai Paurpemanalis Subbidmulmed Bid Humas Polda Jatim.
Selain di tingkat Polres, rotasi juga terjadi pada pimpinan kepolisian sektor. Kompol Rahardian Bayu Trisna, Kapolsek Asemrowo lama, kini mengemban amanah baru sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim dalam rangka mengikuti pendidikan Sespimen.
Posisi Kapolsek Asemrowo kini diisi oleh AKP Julkifli Sinaga, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Tandes, Polrestabes Surabaya.
AKBP Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasi dan loyalitas yang telah diberikan selama bertugas di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Perak.
“Kami berterima kasih kepada pejabat lama atas pengabdiannya. Semoga selalu diberi kesehatan dan kesuksesan di tempat tugas yang baru,” ujar AKBP Wahyu.
Kepada para pejabat baru, Kapolres menekankan pentingnya kecepatan dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Selamat datang kepada pejabat baru. Kami berharap rekan-rekan segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah Tanjung Perak. Segera laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya. (Hdyt)
Bupati Samosir Serahkan 803 SK PPPK Paruh Waktu, Vandiko: Ini Era Baru Pengabdian
WARTAPENASATU -SAMOSIR Samosir, Sumatera Harapan baru bagi tenaga honorer di Kabupaten Samosir akhirnya terwujud. Sebanyak 803 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu resmi menerima Surat Keputusan (SK) yang diserahkan langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Selasa (13/1/2026),

Di Halaman Kantor Bupati Samosir. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Asisten I Tunggul Sinaga, Asisten III Arnod Sitorus, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Samosir.
Pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Samosir Nomor 379 Tahun 2025 tanggal 17 Desember 2025 tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir. Dari total 803 orang PPPK Paruh Waktu tersebut, terdiri atas 673 tenaga teknis, 6 tenaga kesehatan, dan 124 tenaga guru.

Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menjelaskan dinamika pengangkatan PPPK paruh waktu di berbagai daerah yang berbeda-beda. Namun, Pemkab Samosir memilih berhati-hati agar tidak terjadi kekeliruan. Mungkin saudara-saudari sekalian sempat gelisah melihat dan mendengar daerah lain sudah menyerahkan SK. Kami tetap berjuang dan Kami ingin memastikan semuanya berjalan dengan benar dan meminimalisir kesalahan. Hari ini, saatnya kita menyerahkan SK, ujar Vandiko.
Vandiko menegaskan, pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini menjadi era baru pengabdian, setelah bertahun-tahun tenaga honorer bekerja dalam kondisi penuh ketidakpastian. Selama ini kita berjuang bersama. Bahkan ketika anggaran sangat terbatas, kami berusaha memberangkatkan utusan kepemerintah pusat dengan anggaran bergotong royong memperjuangkan aspirasi agar bisa diterima pemerintah pusat, katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia yang dinilai telah mendengar dan merespons dedikasi para tenaga honorer di Kabupaten Samosir. Tidak ada doa dan perbuatan yang mengkhianati hasil. Hari ini, perjuangan itu terjawab. Selamat kepada seluruh penerima SK, ucap Vandiko.
Namun demikian, Vandiko mengingatkan bahwa SK yang diterima adalah amanah dan kepercayaan dari pemerintah dan masyarakat yang harus dibalas dengan kinerja sungguh-sungguh. Saya titip kepada seluruh OPD agar membimbing rekan-rekan PPPK ini dengan baik. Jangan setelah menerima SK lalu berleha-leha. Akan ada evaluasi. Bekerjalah sungguh-sungguh untuk masyarakat, tegasnya.
Terkait penempatan dan mutasi, Vandiko menegaskan bahwa hal tersebut dilakukan bukan karena suka atau tidak suka, melainkan murni karena kebutuhan organisasi, termasuk adanya penambahan empat dinas baru.
Kita bukan menghukum siapa pun. Ini karena kebutuhan organisasi. Staf harus disebar agar pelayanan berjalan optimal, jelasnya.
Di akhir sambutan, Vandiko berharap seluruh PPPK Paruh Waktu dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, setia pada Pancasila dan UUD 1945, serta bekerja sepenuh hati dalam melayani masyarakat. Gunakan amanah ini sebaik-baiknya. Bekerjalah dengan sepenuh hati, sama seperti ketika kita melayani Tuhan, pungkasnya (Marlen s)
Bupati Samosir dan Wabup Lepas Sambut Kapolres, Vandiko : Samosir Tempat Tepat Mencetak Prestasi, Sulit Cari Kekayaan
WARTAPENASATU Samosir, Sumatera
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menyambut kehadiran Kapolres Samosir yang baru, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., sekaligus melepas Kapolres Samosir lama, AKBP Rina Frillya, S.I.K., yang mendapat amanah baru sebagai Kapolres Tebing Tinggi.
Acara pisah sambut jabatan Kapolres Samosir tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Samosir, Senin (12/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta insan pers Kabupaten Samosir.
Dalam sambutannya, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom mengawali dengan ucapan syukur karena seluruh undangan dapat hadir dalam keadaan sehat dan penuh kebahagiaan. Vandiko juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kehadirannya karena harus memenuhi undangan mendadak dari Kementerian Dalam Negeri yang tidak dapat diwakilkan. Saya mohon maaf atas keterlambatan hari ini. Kemarin ada undangan mendadak dari Mendagri dan tidak bisa diwakilkan, sehingga Wakil Bupati lebih dahulu hadir menyapa masyarakat, ujar Vandiko.

Vandiko mengucapkan selamat kepada AKBP Rina Frillya atas penugasan barunya sebagai Kapolres Tebing Tinggi. Ia menilai selama kurang lebih sembilan bulan bertugas di Kabupaten Samosir, AKBP Rina Frillya telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian yang baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Tidak terasa sembilan bulan berlalu. Kami memahami bahwa penyegaran dan pengembangan karier merupakan hal yang lumrah dalam institusi Polri. Kami tahu Ibu Rina ingin kembali mengabdi di kampung halaman, dan niat itu sangat luar biasa, kata Vandiko.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas sinergi dan koordinasi yang terjalin baik antara Polres Samosir dan Pemerintah Kabupaten Samosir, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.Atas nama pemerintah dan pribadi, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian, pengayoman, dan dedikasi kepada masyarakat Samosir. Koordinasi dan sinergi kita berjalan sangat baik, Samosir dalam kondisi damai tanpa kendala berarti, ungkapnya.
Kepada Kapolres Samosir yang baru, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, Vandiko menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap dapat segera beradaptasi dengan masyarakat Samosir.
Kami menyambut baik kehadiran Ibu Rina Tarigan. Dengan pengalaman bertugas di Sumatera Utara, kami yakin tidak sulit beradaptasi di Samosir. Di Samosir mungkin sulit mencari kekayaan, tetapi untuk mencari prestasi, inilah tempatnya. Walau kecil, apa pun yang terjadi di Samosir cepat sampai ke pusat, ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Samosir siap mendukung Kapolres baru dalam mencetak prestasi dan meningkatkan sinergitas ke depan melalui komunikasi yang baik. Selamat bertugas Ibu Rina Frillya di Tebing Tinggi dan selamat datang kepada Ibu Rina S.N. Tarigan di Negeri Indah Kepingan Surga, kata Vandiko.
Sebagai bentuk apresiasi, Bupati dan Wakil Bupati Samosir bersama Forkopimda menyerahkan cendera mata berupa ulos kepada Kapolres lama dan Kapolres baru sebagai simbol kasih dan penghormatan.

Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon yang mewakili Forkopimda turut menyampaikan terima kasih kepada AKBP Rina Frillya atas pengabdiannya selama bertugas di Samosir. Menurutnya, masyarakat merasakan langsung rasa aman dan nyaman selama kepemimpinan AKBP Rina Frillya. Selama sembilan bulan ini tentu banyak dinamika, namun masyarakat Samosir merasakan keamanan dan kenyamanan. Ini menjadi kebanggaan kita bersama, ujar Nasip.
Nasip juga berharap nilai-nilai kearifan lokal, khususnya Dalihan Natolu, tetap dikedepankan dalam penyelesaian persoalan di tengah masyarakat, baik di Samosir maupun di tempat tugas yang baru. Ia menegaskan bahwa ke depan tantangan akan semakin besar, sehingga diperlukan kerja sama dan sinergi seluruh unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan.
Samosir hanya mengandalkan sektor pariwisata. Jika ada framing. (Marlen s )
Open House Bupati/Wakil Bupati Samosir digelar di Awal Tahun 2026, Mengajak Semua Elemen Bersama Bangun Samosir
WARTAPENASATU-Samosir,Sumatera
Mengawali Tahun Baru 2026 sekaligus ungkapan rasa syukur, Bupati dan Wakil Bupati Samosir menggelar open house di Rumah Dinas Bupati Samosir, Senin (12/1/2026).
Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Praeses Distrik VII Samosir, Rintalori Sianturi dan dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, Sekdakab Samosir, pimpinan OPD, camat, kepala desa/lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan serta jajaran ASN Pemkab Samosir.
Sebagai bentuk sukacita dan rasa syukur, Wabup membagikan bingkisan kepada masyarakat yang hadir. Bupati Samosir dan Wabup menyiapkan 1.000 Bingkisan untuk diserahkan kepada masyarakat.
Jangan dilihat dari nilainya tapi ini atas keikhlasan dan ketulusan kami berbagi untuk masyarakat, ucap Ariston.
Mengawali sambutanya, Wakil Bupati Samosir menyampaikan permintaan maaf Bupati Samosir atas ketidakhadiran dalam acara open house. Ariston menyampaikan, bahwasanya Bupati Samosir sedang mengikuti rapat mendadak yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri. Diketahui bahwa surat kunjungan Menteri Dalam Negeri RI ke Sumut tertanggal 11 Januari 2026 dan diterima pada tanggal itu juga. Surat tersebut menginstruksikan kehadiran kepala daerah se-Sumut tanpa diwakilkan untuk membahas percepatan rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana di Sumatera Utara. Bapak Bupati Samosir menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa hadir bersama kita hari ini, beliau mengikuti rapat di medan yang tidak bisa diwakilkan, ucap Ariston.
Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk mengatakan open house ini terbuka untuk seluruh masyarakat sebagai momentum mensyukuri awal tahun sekaligus mempererat kebersamaan.
Pintu kami terbuka untuk seluruh masyarakat Samosir. Hari demi hari yang sudah dilalui tentu ada kekurangan dan kelebihan. Mari saling memaafkan dan saling menghargai. Kita bangun Samosir untuk lebih baik, ujar Ariston.
Dalam sambutannya, Ariston menegaskan Pemkab Samosir terbuka terhadap masukan dan kritik yang membangun demi kemajuan daerah, baik di sektor pertanian, pariwisata maupun sektor lainnya. Ia juga menekankan komitmen pemerintah dalam menjaga nilai budaya, khususnya falsafah Dalihan Natolu.
Kami siap menerima masukan. Perjalanan membenahi Samosir masih panjang. Jika falsafah Dalihan Natolu kita pegang, maka perbedaan bisa menjadi kekuatan untuk membangun Samosir, katanya.
Ariston juga mengajak seluruh ASN untuk melayani masyarakat secara profesional dan sepenuh hati. Ini adalah pilihan dan kebanggaan kita. Tetap semangat dalam pelayanan, tegasnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Samosir, Ny. Kennauli A Sidauruk menyebut open house menjadi momentum penting mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Samosir.
Melalui kebersamaan ini mari kita bergandengan tangan dan bersinergi memajukan Samosir. PKK siap mendukung seluruh program Pemerintah Kabupaten Samosir, ujarnya.
Ucapan selamat tahun baru juga disampaikan unsur Forkopimda. Dandim 0210/TU Letkol Inf Ronald Tampubolon berharap Tahun 2026 membawa semangat baru sesuai bidang tugas masing-masing untuk memajukan Samosir.
Kajari Samosir Satria Irawan menekankan pentingnya pengembangan pariwisata agar Samosir semakin dikenal dunia. Kalau bukan kita, siapa lagi yang membangun Samosir, katanya.Anggota DPRD Samosir Magdalena Sitinjak mengajak seluruh masyarakat untuk saling mendoakan dan menjaga citra daerah. Jangan saling menghina. Nyatakan kebaikan Samosir, ujarnya.
Wakil Bupati Samosir periode 2016–2021 Juang Sinaga, mengapresiasi pelaksanaan open house dan menilai pembangunan Samosir, khususnya pariwisata berjalan baik. Namun ia mengingatkan perlunya menjaga nilai adat dan budaya Batak di tengah perkembangan pariwisata.
Pariwisata berkembang pesat, tetapi Samosir harus tetap suci sebagai pusat peradaban Batak. Budaya harus tetap dijaga, katanya.
Dukungan dan semangat untuk kemajuan Kabupaten Samosir yang lebih baik juga disampaikan ormas/OKP, tokoh agama, (Marlen s )
Hadiri Rakor Percepatan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumut, Bupati Samosir: Semoga musibah bencana alam seperti yang sekarang ini tidak terulang kembali.
WARTAPENASATU -Samosir, Sumatera Bupati Samosir Vandiko T Gultom didampingi Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang dan Kepala Bapperinda Rajoki Simarmata hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana yang langsung dipimpin Bapak Menteri Dalam Negri RI Tito Karnavian yang juga selaku Ketua Satgas Pemulihan Bencana Sumatera, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Senin (12/1/2025).

Dalam sambutannya Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan anggaran sebesar Rp430 miliar untuk penanganan pemulihan pascabencana banjir dan longsor. Anggaran tersebut dialokasikan ke lima bidang prioritas guna mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak bencana.

Alokasi terbesar berada pada bidang infrastruktur, meliputi perbaikan jalan, jembatan, tanggul, normalisasi sungai, sumber daya air, serta rehabilitasi rumah, dengan total sekitar Rp275 miliar. Selanjutnya, bidang komunikasi dan informatika sebesar Rp1,68 miliar, pendidikan Rp36,8 miliar, kesehatan Rp6,9 miliar, serta bantuan keuangan kepada pemerintah daerah sebesar Rp110 miliar.
Selain itu, Bobby juga menyampaikan bahwa pemprov berencana membangun 200 unit hunian tetap (huntap) dengan total anggaran Rp1,2 miliar. Nilai tersebut setara dengan huntap yang dibangun pemerintah pusat, yakni Rp60 juta per unit.
Kita tunggu datanya dari kabupaten/kota dan menyingkronkan dengan data BNPB, bila memang Huntap sudah tercover semua oleh BNPB, kita akan tambahkan anggaran ini untuk BNPB, jadi rumah yang dibangun BNPB nilainya nanti lebih dari Rp60 juta, kata Bobby Nasution.
Sementara itu, Letjen Suharyanto selaku Kepala BNPB menyampaikan keseriusan pemerintah pusat untuk terus melakukan rehabilitasi pascabencana di Sumut, Aceh, dan Sumatera Barat. Melalui BNPB, pemerintah pusat telah menyiapkan 5.951 unit huntap untuk Sumut, perbaikan jalan dan jembatan, serta pengiriman bantuan logistik dan kebutuhan lainnya.
Walaupun status bencana sudah dicabut, kami akan tetap membantu bapak/ibu semua dalam pemulihan, tidak ada lagi masyarakat di pengungsian saat puasa, semua di huntara, menyewa rumah atau di rumah kerabat yang biayanya kita tanggung, kita juga menyiapkan Rp600 ribu per jiwa per bulan bagi pengungsi, Rp3 juta untuk pengganti isi rumah dan Rp5 juta untuk modal usaha bagi pengusaha yang terdampak, kata Ketua BNPB Letjen TNI Suharyanto.
Ketua Satgas Pemulihan Bencana Sumatera Tito Karnavian mengatakan, terdapat sejumlah indikator yang menunjukkan daerah bencana telah kembali normal. Indikator tersebut antara lain berjalannya pemerintahan dari tingkat provinsi hingga desa, layanan publik yang baik, akses darat yang lancar, aktivitas ekonomi berjalan, serta ketersediaan SPBU, gas, elpiji, listrik, internet, dan air minum dalam kondisi baik.
Kalau dilihat dari pemetaan kita Sumut sudah membaik secara umum, hanya tinggal beberapa daerah yang masih perlu kita percepat seperti Tapsel, Tapteng, Taput, Sibolga, yang beberapa indikatornya masih belum baik, kata Tito Karnavian.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Samosir Vandiko T Gultom menyatakan dukungan penuh untuk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di wilayah Sumatera Utara, agar saudara – saudara kita yang terkena dampak dengan secepatnya dapat beraktifitas secara normal dan semoga musibah bencana alam seperti yang sekarang ini tidak terulang kembali.
Rakor tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Wakil Gubernur Sumut Surya, unsur Forkopimda, seluruh Bupati dan Walikota se – Sumatera Utara, Penjabat Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, serta OPD terkait Pemprov Sumut. (Marlen s)
Apel Farewell and Welcome Parade Tandai Pergantian Kapolres Samosir
Samosir, Sumatera Polres Samosir menggelar Apel Farewell and Welcome Parade dalam rangka serah terima kepemimpinan Kapolres Samosir, Senin (12/1/2026 ).

Apel ini menandai pergantian kepemimpinan dari Kapolres lama AKBP Rina Frillya, S.I.K kepada Kapolres baru AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K, sebagai bagian dari dinamika organisasi Polri.
Kegiatan diawali dengan laporan Wakapolres Samosir Kompol Briston AM Napitupulu, S.I.K kepada pejabat Kapolres yang baru, yang disambut dengan iringan tarian adat Batak Tor-tor. Selanjutnya, Kapolres lama AKBP Rina Frillya, S.I.K menyambut Kapolres baru, dilanjutkan dengan jajar hormat serta perkenalan para Pejabat Utama (PJU) Polres Samosir.
Apel Farewell and Welcome Parade tersebut dipimpin langsung oleh AKBP Rina Frillya, S.I.K bersama AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K. Adapun susunan pejabat apel antara lain Perwira Apel AKP Nandi Butar-butar, S.H selaku Kasat Samapta Polres Samosir, Komandan Apel IPDA Jusup Ketaren selaku Kanit Regident Polres Samosir, Pembawa Acara Brigpol Lamtio Sinaga, serta Pembaca Doa Briptu Muharram Syahri.
Rangkaian apel berlangsung khidmat, dimulai dari masuknya Komandan Apel ke lapangan, laporan Perwira Apel, penghormatan pasukan, laporan Komandan Apel kepada Pimpinan Apel, penyampaian sambutan dari pejabat lama dan pejabat baru, doa bersama, hingga apel dinyatakan selesai.
Dalam sambutannya, AKBP Rina Frillya, S.I.K menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh personel Polres Samosir atas dukungan dan kerja sama selama kurang lebih sembilan bulan masa kepemimpinannya.
Selama sembilan bulan bersama-sama kita menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Samosir. Saya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel atas dedikasi dan semangat dalam menjalankan tugas. Saya berharap ke depan Polres Samosir semakin solid dan kompak di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru, ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Samosir yang baru AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pengabdian AKBP Rina Frillya, S.I.K selama memimpin Polres Samosir.
Kami mengucapkan terima kasih atas waktu dan dedikasi Ibu AKBP Rina Frillya, S.I.K selama menjabat Kapolres Samosir. Semoga selalu diberikan kelancaran dan semangat dalam menjalankan tugas di Polres Tebing Tinggi. Saya berharap seluruh personel Polres Samosir dapat bersama-sama mendukung pelaksanaan tugas ke depan, ungkapnya.
Usai apel, sekitar pukul 10.50 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi pedang pora sebagai bentuk penghormatan dan pelepasan Kapolres Samosir lama AKBP Rina Frillya, S.I.K. Tradisi tersebut dihadiri oleh para Pejabat Utama, seluruh personel Polres Samosir, ASN, serta PHL Polres Samosir.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat membawa semangat baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Samosir. (Marlen s)
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026, Polres Samosir Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
Samosir, Sumatera
Samosir mengikuti kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dilaksanakan secara nasional melalui Zoom Meeting, pada Kamis ( 8/1/2026 ).
Kegiatan untuk wilayah hukum Polres Samosir dipusatkan di Dusun III Desa Simarmata, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Resor Samosir Kompol Briston A. M. Napitupulu, S.T., S.I.K. dan dihadiri sejumlah unsur Forkopimda serta pemangku kepentingan terkait.Turut hadir Danramil 01 Simanindo Kapten Arh Edy Warianto, Kadis Pertanian Pemkab Samosir Tiur Gultom, Camat Simanindo Hans Rikardo Sidabutar, SSTP, Kepala Desa Simarmata Alboin Sinaga, perwakilan Kelompok Tani Simur Gabe I, Kelompok Tani Tunas Muda, Kelompok Tani Lamtama, para Pejabat Utama (PJU) Polres Samosir, para Kapolsek, serta Pengurus Bhayangkari Cabang Samosir.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyaksikan secara langsung melalui siaran YouTube pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 pada lahan perhutanan sosial yang merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia.
Selanjutnya dilaksanakan panen jagung secara simbolis di lahan pertanian Dusun III Desa Simarmata, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
Kegiatan panen raya tersebut berakhir dengan penyampaian ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dan pihak yang telah hadir serta mendukung terlaksananya kegiatan Panen Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026.
Seluruh rangkaian kegiatan Zoom Meeting resmi berakhir pada pukul 12.30 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman serta kondusif.
Sementara itu, PLT Kasi Humas Polres Samosir BrigPol Gunawan Situmorang menyampaikan bahwa Polres Samosir telah menyiapkan lahan panen jagung seluas 5,4 hektare dalam program Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026. Namun, pada pelaksanaan panen kali ini, lahan yang dipanen seluas 3 rante dengan estimasi hasil panen mencapai sekitar 2 ton jagung.

Dalam kegiatan panen raya ini, Polres Samosir juga mengundang kelompok tani dengan tujuan menggugah semangat masyarakat Kabupaten Samosir agar terus berusaha di bidang pertanian. Hal ini sejalan dengan perhatian serius pemerintah terhadap sektor pertanian sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional, ujar BrigPol Gunawan.
Ia menambahkan, Polres Samosir mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pemerintah daerah yang telah mendukung penuh program ketahanan pangan, khususnya yang saat ini digerakkan oleh Polres Samosir.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Polres Samosir menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Samosir.
(Marlen simbolon)