MBG

  • MBG,  Militer

    Program Makan Bergizi Gratis di Gresik: Wujud Kepedulian untuk Generasi Sehat dan Cerdas

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Selasa (14/10/2025), Dalam upaya meningkatkan gizi anak sekolah dan masyarakat, kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kodim 0817/Gresik kembali digelar dengan penuh semangat.

    Salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan kali ini berlangsung di SPPG Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Sosial Da’watul Khoirot di bawah pimpinan Ika Rosita Rahmawati, S.Gz.

    Program yang merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah ini menyajikan menu bergizi seimbang bagi anak-anak sekolah dan masyarakat sekitar. Adapun menu yang disediakan di dapur sehat SPPG Babatan meliputi: nasi kuning, ayam bakar, stik tempe, timun, dan anggur.

    Sementara untuk anak-anak tingkat PAUD dari beberapa lembaga seperti PAUD Tunas Bahagia, KB Mutiara Bunda, KB Al-Wardah, RAM NU 240 Darussalam, dan KB DWP Bandingsekaran, disediakan menu khusus berupa roll cake blueberry, pisang, dan susu Ultramimi 125 ml.

    Secara keseluruhan, program MBG ini melibatkan 38 sekolah (20 TK/PAUD, 14 SD/MI, 3 SMP, dan 1 SMA) serta 21 Poskesdes/Posyandu dengan total penerima mencapai 2.993 orang yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan di wilayah Kecamatan Balongpanggang.

    Dalam pelaksanaan di lapangan, tampak Serka Purwanto, Babinsa Koramil 0817/09 Balongpanggang, turut hadir melakukan pendampingan kegiatan MBG. Ia menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan gizi masyarakat di wilayah binaan.

    “Kami sangat mendukung kegiatan ini. Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya memberikan makanan sehat, tetapi juga menanamkan kesadaran pentingnya pola makan seimbang sejak dini. Ini adalah bagian dari upaya membangun generasi yang kuat dan sehat,” ujar Serka Purwanto.

    Kegiatan Makan Bergizi Gratis di SPPG Babatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat. Di samping itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Gresik. (Bgn)

  • Artikel,  Daerah,  Kesehatan,  MBG,  SOSIAL

    SPPG Kemala Presisi Polda Kalteng Terima Inspeksi Dinkes Kota Palangka Raya, Pastikan MBG Aman dan Higenis

    SPPG Kemala Presisi Polda Kalteng Terima Inspeksi Dinkes Kota Palangka Raya, Pastikan MBG Aman dan Higenis

    Palangka Raya, wartapenasatu.com  – SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Kemala Presisi Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menerima inspeksi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya, sebagai bagian dari upaya memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) aman dan berkualitas.

    Dalam inspeksi kali ini, Karoops Polda Kalteng yang juga sebagai ketua pelaksana SPPG Kemala Presisi Polda Kalteng Kombes Pol Dr. Sugeng Riyadi, turut mendampingi tim yang dipimpin oleh Magdalena Danisia, selaku pemeriksa sanitasi Dinkes Kota Palangka Raya, bersama sejumlah staffnya.

    Pada pelaksanaan inspeksi tersebut, tim melakukan pengambilan sampel makanan pada ke lima jenis bahan yang disediakan di dapur atau ompreng SPPG, seperti nasi, sayuran, tempe, dan ayam serta buah.

    “Sampel-sampel ini akan kami bawa ke laboratorium yang telah terakreditasi dan ditunjuk oleh pemerintah. Kami akan mengirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Latusda) Provinsi Kalimantan Tengah di Jalan Suprapto,” jelas Magdalena, usai melakukan inspeksi.

    Magdalena mengatakan bahwa untuk proses pengujian sampel sendiri nantinya akan dibagi menjadi dua bagian, yaitu mikrobiologi dengan lama waktu diperkirakan selesai dalam tiga sampai empat hari, dan uji kimia dengan perkiraan selesai selama hingga dua minggu.

    Pengambilan sampel ini yang jadi syarat utama, untuk memastikan kelayakan higienis dan sanitasi SPPG sebelum diterbitkannya SLHS.

    “Jadi kami tidak mungkin mengeluarkan sertifikat SLHS tanpa mengetahui kualitas makanan yang disajikan. Jika hasil uji menunjukkan bahwa makanan aman dan layak, maka SPPG akan menerima sertifikat tersebut dan dapat beroperasi secara penuh,” tandasnya.

    Sementara itu, ditempat yang sama Karoops Polda Kalteng mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Kalteng dengan berkolaborasi bersama Dinkes dalam menjaga standar kesehatan lingkungan, terutama di instansi pelayanan publik seperti SPPG.

    “Kami apresiasi atas inspeksi ini, sebagai langkah untuk mempercepat perolehan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi SPPG, sehingga program MBG dapat terus berjalan dengan aman dan lancar tanpa adanya kendala kedepannya,” tutupnya.

  • Artikel,  Daerah,  Kesehatan,  Kuliner,  MBG,  Pendidikan,  SOSIAL

    Tinjauan MBG di Toba: Sinergi Pemerintah dan DPR RI untuk Generasi Emas

    Tinjauan MBG di Toba: Sinergi Pemerintah dan DPR RI untuk Generasi Emas

    Kabupaten Toba, Sumatera Utara, wartapenasatu.com – menjadi fokus perhatian dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan bagian dari agenda pembangunan nasional. Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, mendampingi Anggota Komisi I DPR RI, Sabam Rajagukguk, melakukan tinjauan langsung terhadap pelaksanaan program MBG pada Senin, 13 Oktober 2025. Kunjungan ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam memastikan keberhasilan program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi muda.

    Kehadiran Sabam Rajagukguk tidak hanya terbatas pada inspeksi fasilitas dapur, tetapi juga melibatkan interaksi langsung dengan para penerima manfaat program MBG di SMA Negeri 1 Balige. Langkah ini menunjukkan pendekatan holistik dalam evaluasi program, yang tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis dan administratif, tetapi juga dampak sosial dan penerimaan masyarakat terhadap program tersebut.

    Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan kepedulian Sabam Rajagukguk yang bersedia turun langsung meninjau pelaksanaan program MBG di Kabupaten Toba. Menurutnya, kunjungan ini memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi potensi perbaikan dan penyempurnaan program di masa mendatang. “Beliau ingin melihat plus-minus program ini, untuk selanjutnya menjadi masukan bagi pemerintah sehingga ada perbaikan-perbaikan ke depan,” ujarnya di hadapan ratusan siswa SMA Negeri 1 Balige.

    Program MBG merupakan salah satu pilar dari Astacita Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang bertujuan untuk mewujudkan generasi emas Indonesia pada tahun 2045. Selain memberikan asupan gizi yang memadai bagi para pelajar, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal melalui pemberdayaan usaha kecil dan menengah di sektor pangan.

    Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Toba memberikan motivasi kepada para pelajar dengan menyampaikan perbandingan kondisi pendidikan dan ekonomi antara generasi saat ini dan masa lalu. “Sekarang kalian sulit memilih sekolah, buku, makanan, dan yang lain. Sementara di masa kami, kami kesulitan mencari, sedangkan kalian sekarang sudah sulit memilih,” ujarnya, menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan yang ada untuk meraih prestasi setinggi mungkin.

    Sabam Rajagukguk dalam sambutannya menjelaskan bahwa kehadirannya di Kabupaten Toba adalah untuk memastikan program MBG berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Mengingat anggaran yang dialokasikan untuk program ini cukup besar, pengawasan dan evaluasi yang ketat sangat diperlukan untuk menghindari penyimpangan dan memastikan efektivitas program. “Program ini menggunakan anggaran yang cukup besar, jadi harus benar-benar dipantau. Di beberapa sekolah ada yang sampai keracunan, jadi harus benar-benar dipantau untuk bisa terus diperbaiki,” tegasnya.

    Secara khusus, Sabam Rajagukguk memberikan pesan kepada para pengelola dapur agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan pribadi, tetapi juga mengutamakan keamanan dan kenyamanan para penerima manfaat. “Kepada para pemilik dapur ini memang ada keuntungan rupiah. Tetapi jangan karena keuntungan rupiah kalian tidak memikirkan perut generasi muda. Jangan korbankan generasi muda demi keuntungan rupiah,” pungkasnya, mengingatkan akan tanggung jawab moral dan sosial dalam menjalankan program MBG.

  • Kepolisian,  MBG

    Polres Nganjuk Dorong Ketahanan Pangan Lewat Program “Desa Tangguh Pangan”

    WARTAPENASATUJATIM | Nganjuk – Polres Nganjuk meluncurkan inovasi program “Desa Tangguh Pangan” sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Nganjuk. Dalam program ini, Polres Nganjuk akan memberikan dukungan berupa bibit tanaman sayur dan buah yang akan ditanam di lahan sela maupun pekarangan rumah warga, disertai pengawasan berkala oleh Bhabinkamtibmas.

    Kegiatan tersebut juga menyasar sektor peternakan dan perikanan dengan penekanan pada keamanan serta kesehatan ternak bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Kamis (9/10/2025).

    AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa program Desa Tangguh Pangan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia.

    “Kami ingin masyarakat memiliki kemampuan mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Selain itu, kolaborasi antara kepolisian, dinas pertanian, dan masyarakat diharapkan menciptakan lingkungan yang produktif, aman, dan berkelanjutan,” ujar Kapolres Nganjuk.

    Menurutnya, kegiatan ini juga berdampak positif dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan, terutama di masa pasca-pandemi dan menghadapi tantangan fluktuasi harga kebutuhan pokok.

    Kabag SDM Polres Nganjuk Kompol Burhanuddin, S.Sos. menambahkan bahwa Bhabinkamtibmas berperan aktif dalam melakukan pendampingan dan pengawasan berkala terhadap pelaksanaan program, termasuk memberikan edukasi kepada warga terkait perawatan tanaman serta pemeliharaan ternak yang sehat dan aman.

    “Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam menjaga ketahanan pangan lokal, sekaligus mendukung stabilitas keamanan wilayah,” ungkapnya.

    Dengan program Desa Tangguh Pangan ini, Polres Nganjuk menegaskan komitmennya dalam membantu pemerintah daerah dan mendukung kebijakan Program nasional dalam membantu pasokan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan guna mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.*** (Bgn)

  • MBG,  Nasional

    Menteri Wihaji Kunjungi Surabaya, Tingkatkan Gizi Keluarga dan Semangat Lini Lapangan

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA | BKKBN – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., melakukan kunjungan kerja di Kota Surabaya pada 9 Oktober 2025.

    Kunjungan ini berfokus pada dua agenda utama: memantau pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (3B) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gubeng, serta memperkuat implementasi Quick Wins Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui “Karnaval Tenaga Lini Lapangan”.

    Karnaval ini melibatkan Kader KB, remaja Generasi Berencana (GenRe), dan Penyuluh KB dari 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur.

    Monitoring Pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG)

    Menteri Wihaji meninjau langsung pelaksanaan program MBG yang dimulai pukul 07.30 WIB, dengan mengunjungi:

    – SPPG Kota Surabaya Gubeng Pucang Sewu, Jl. Ngagel Jaya Barat No.8 Kel. Pucang Sewu, Kec. Gubeng
    – KRS 1 (Baduta): Tri Murtini, Alamat: Kalibokor 8/15, RT001/RW009 Kel. Pucang Sewu, Kec. Gubeng
    – KRS 2 (Baduta): Ibu Yusmiana, Alamat: Pucang Sewu 7/28 RT005/RW009 Kel. Pucang Sewu, Kec. Gubeng
    – KRS 3 (Bumil): Puput Indra Ardilla, Alamat: Pucang Sewu RT007/RW005 Kel. Pucang Sewu, Kec. Gubeng (Doorstop Media)

    Program ini bertujuan memastikan asupan nutrisi yang memadai bagi keluarga dengan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita berisiko stunting.

    Menteri Wihaji menekankan pentingnya sinergi dan akurasi data dalam penyaluran bantuan gizi.

    “Pemberian makanan bergizi ini adalah investasi kita untuk masa depan. Kita pastikan setiap anak berisiko stunting, ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan asupan terbaik,” ujarnya.

    Kehadiran Menteri Wihaji bertujuan memastikan program ini berjalan efektif, tepat sasaran, dan membawa dampak nyata pada percepatan penurunan stunting.

    Karnaval Lini Lapangan: Apresiasi dan Motivasi

    Setelah monitoring MBG, Menteri Wihaji menghadiri Karnaval Lini Lapangan di Gedung Convention Center Universitas Airlangga Kampus C, Surabaya, pada pukul 09.00 WIB.

    Acara ini merupakan bentuk apresiasi dan peningkatan semangat bagi seluruh unsur lini lapangan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN. Karnaval ini dimeriahkan oleh ribuan peserta, termasuk Kader KB, Remaja GenRe, dan Penyuluh KB dari berbagai kecamatan di 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

    Menteri Wihaji mengungkapkan rasa bangganya terhadap semangat gotong-royong para peserta. Karnaval ini bukan hanya perayaan, tetapi simbol kekuatan lini lapangan.

    Para Kader KB adalah ujung tombak, Penyuluh KB adalah mentor, dan Remaja GenRe adalah harapan untuk Bonus Demografi. Tanpa peran aktif mereka, target penurunan stunting nasional sulit dicapai.

    Dalam acara tersebut, Menteri berdialog dengan perwakilan GenRe dan menekankan peran mereka sebagai Duta Perubahan Perilaku, khususnya dalam edukasi kesehatan reproduksi dan pencegahan pernikahan usia anak. Beliau juga berdialog dengan PKB dan Kader KB mengenai pentingnya kerjasama dan sinergitas semua pihak dalam membangun keluarga berkualitas dan menekan angka stunting.

    Ribuan Tenaga Lini Lapangan KB membacakan Ikrar Apel Kesiapan Tenaga Lini Lapangan, yang berisi komitmen untuk:

    – Melaksanakan Program GENTING (peningkatan peran serta mitra sebagai Orang Tua Asuh).
    – Menyukseskan Program TAMASYA (memastikan seluruh pengasuh tersertifikasi).
    – Menggerakkan Program GATI (peningkatan peran ayah dalam pengasuhan, perlindungan, dan pendidikan anak).
    – Mendukung Program SIDAYA (mewujudkan lansia SMART dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat).
    – Menjadi penggerak dan pendamping keluarga dalam implementasi Super App.

    Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen kuat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN untuk terus mempercepat penurunan stunting melalui intervensi gizi yang tepat dan penguatan kapasitas serta motivasi seluruh mitra kerja di lapangan.*** (Bgn)

Wartapenasatu.com @2025