Kepolisian
Polrestabes Surabaya Amankan 4 Pelaku Vandalisme, Terapkan Sanksi Sosial di Liponsos
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Upaya menjaga wajah kota dari aksi perusakan fasilitas publik kembali ditegaskan oleh jajaran Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur.
Empat pemuda diduga pelaku vandalisme di kawasan bawah jembatan viaduk Gubeng Surabaya diamankan oleh Satuan Samapta Polrestabes Surabaya.
Penanganan dilakukan secara terukur dengan pendekatan pembinaan melalui sanksi sosial di Liponsos Keputih, dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai pada Minggu (12/4/26).
Langkah ini bukan semata memberi efek jera, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga fasilitas publik.
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Putra menegaskan bahwa penanganan kasus ini mengedepankan keseimbangan antara ketegasan hukum dan pendekatan humanis.
Ia menjelaskan bahwa para terduga pelaku mengakui baru satu kali melakukan aksi vandalisme.
Meski demikian, pihak kepolisian tidak berhenti pada pengakuan tersebut dan masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan dalam kelompok yang lebih besar.
“Pengakuan mereka menjadi pintu awal. Namun kami tetap melakukan pendalaman, karena tidak menutup kemungkinan aksi ini bagian dari jaringan atau kelompok tertentu,” tutur AKBP Erika usai apel di Mapolrestabes Surabaya, Senin (13/4/26).
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam proses pembinaan. Para orang tua atau wali dihadirkan sebagai penjamin, agar pengawasan terhadap para pemuda tersebut dapat berjalan berkelanjutan setelah proses sanksi sosial selesai.
Dari hasil pemeriksaan awal, aksi vandalisme dilakukan dengan cara mencoret dan mengecat dinding fasilitas umum menggunakan cat semprot jenis pilox serta bahan lainnya.
Aktivitas ini diduga menjadi bentuk aktualisasi diri yang keliru, tanpa mempertimbangkan dampak kerugian bagi masyarakat luas.
Fenomena ini menjadi perhatian serius kepolisian dan pemerintah daerah, karena selain merusak estetika kota, juga mencerminkan rendahnya kesadaran terhadap ruang publik sebagai milik bersama.
Keempat pemuda yang diamankan merupakan warga wilayah Kenjeran, Surabaya, dengan rentang usia 20 hingga 21 tahun.
“Mereka diketahui baru pertama kali terjaring dalam kasus serupa,” tambah AKBP Erika.
Petugas turut mengamankan sejumlah barang milik pelaku, mulai dari telepon genggam hingga kendaraan bermotor yang digunakan saat beraktivitas.
“Seluruh proses penanganan dilakukan dengan pendataan lengkap sebagai bagian dari upaya preventif ke depan,” jelas AKBP Erika.
Ia memastikan akan terus meningkatkan patroli serta penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggaran ketertiban, termasuk vandalisme yang merusak fasilitas umum.
Masyarakat diimbau untuk turut menjaga lingkungan dan tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan.
Kolaborasi antara warga dan Kepolisian dinilai menjadi kunci dalam menciptakan kota yang aman, bersih, dan nyaman. (Bgn)***
Polres Tanjung Perak PTDH Anggota, Kapolres Tekankan Penegakan Integritas
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Wahyu Hidayat, menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat melalui penegakan disiplin internal.
Hal tersebut disampaikan saat memimpin upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap seorang personel, di Lapangan Mako Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (13/4/2026).
Keputusan PTDH dijatuhkan setelah yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat berdasarkan hasil pemeriksaan dan sidang kode etik profesi Polri yang dilaksanakan secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Upacara PTDH ini bukanlah kebanggaan, melainkan bentuk ketegasan institusi dalam menjaga kehormatan dan kepercayaan masyarakat. Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai aturan,” tegas Kapolres.
Kapolres menambahkan, seluruh proses telah dilaksanakan dengan tetap menjunjung asas keadilan serta memberikan hak-hak yang bersangkutan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran, dengan memperkuat disiplin, integritas, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran, termasuk penyalahgunaan narkoba.
Lebih lanjut, Kapolres mengajak seluruh anggota untuk mengimplementasikan prinsip “Bersahaja” (Bermanfaat, Sederhana, dan Bekerja) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara humanis, profesional, dan tidak berbelit-belit.
“Polri harus hadir sebagai solusi, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga kepercayaan publik melalui kinerja yang nyata dan berintegritas,” pungkasnya. (Bagas)***
Hari Jadi YKB ke-46, Kapolres Bojonegoro Beri Hadiah Laptop Bocah Jago Perbaiki Elektronik
WARTAPENASATUJATIM | BOJONEGORO – Sosok bocah jenius asal Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Daffa Ardian Pratama, sempat viral di media sosial hingga menarik perhatian publik.
Siswa kelas 3 Sekolah Dasar (SD) tersebut dikenal memiliki kemampuan di bidang teknologi yang jauh melampaui usianya.
Perhatian terhadap Daffa pun datang dari Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi yang juga menjabat sebagai Penasehat Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari (PYKB) Cabang Bojonegoro.
Bersama Ketua PYKB Ny. Dita Afrian, keduanya menunjukkan kepedulian dengan mengunjungi langsung ke rumah Daffa.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Jadi Yayasan Kemala Bhayangkari ke-46.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Bojonegoro bersama Ketua PYKB memberikan hadiah berupa satu unit laptop kepada Daffa sebagai bentuk dukungan terhadap bakatnya.
Saat kunjungan berlangsung, Daffa tampak asyik mengutak-atik sebuah komputer pribadi (PC).
Interaksi hangat pun terjalin antara bocah tersebut dengan Kapolres Bojonegoro dan Ketua PYKB.
Meski fokus pada perangkat yang sedang dioprek, Daffa mampu menjelaskan berbagai komponen PC yang ditanyakan dengan lancar.
Beberapa menit kemudian, Kapolres Bojonegoro menyerahkan laptop sebagai hadiah. Laptop yang diberikan langsung dibuka oleh Daffa.
Dengan antusias, ia melakukan unboxing, menyalakan perangkat, hingga mengecek spesifikasi laptop tersebut.
Raut kebahagiaan terlihat jelas di wajah Daffa. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Kapolres Bojonegoro beserta jajaran Yayasan Kemala Bhayangkari.
Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi mengatakan bakat yang dimiliki Daffa perlu terus didorong agar berkembang secara positif.
“Alhamdulillah ternyata di Bojonegoro kita mempunyai anak yang berbakat. Tentu saja ini perlu kita jaga dan kita bimbing ke arah yang baik. Harapannya bisa mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujar AKBP Afrian, Sabtu (11/4/2026).
Sementara itu, Ketua PYKB Cabang Bojonegoro Ny. Dita Afrian menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari jadi yayasan yang jatuh pada 5 Mei mendatang.
Ny. Dita berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi Daffa, sejalan dengan pesan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama.
Daffa sendiri merupakan anak dari pasangan Andik Sujianto (37) dan Lusiardiana (36).
Sejak usia taman kanak-kanak, ia telah menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap teknologi.
Secara otodidak, Daffa mampu memahami cara kerja mesin, membedakan mesin dua tak dan empat tak, serta mengenali berbagai komponen elektronik.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pihak, di antaranya pengurus PYKB, Camat Dander Teguh Wibowo, Forkopimca Dander, serta Kepala Dinas Pendidikan Anwar Mukhtadlo beserta jajaran. (Bagas)***
Polres Probolinggo Bubarkan Balap Liar di Dringu, Puluhan Motor Diamankan
Polres Probolinggo Bubarkan Balap Liar di Dringu, Puluhan Motor Diamankan
PROBOLINGGO — Aksi balap liar yang meresahkan warga di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, berhasil dibubarkan oleh kepolisian pada Sabtu (11/4/2026) dini hari.
Dalam operasi yang berlangsung sejak malam hingga menjelang pagi tersebut, petugas dari Polres Probolinggo Polda Jatim mengamankan puluhan sepeda motor yang diduga digunakan dalam kegiatan balap liar.
Penertiban ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang merasa terganggu oleh aktivitas balap liar yang kerap terjadi di jalan umum dan membahayakan keselamatan.
Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, menjelaskan bahwa petugas menyisir sejumlah titik yang selama ini dikenal sebagai lokasi balap liar di kawasan Dringu.
Saat petugas tiba di lokasi, para pelaku sempat berusaha melarikan diri. Namun, sebagian berhasil diamankan beserta kendaraan yang mereka gunakan.
“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk aktivitas balap liar karena sangat membahayakan keselamatan, baik bagi pelaku maupun masyarakat umum,” ujar AKBP Latif, Minggu (12/4/26).
Ia menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Probolinggo Polda Jatim.
“Sebanyak 67 sepeda motor berhasil kami amankan. Mayoritas kendaraan tidak dilengkapi surat-surat resmi dan telah dimodifikasi tidak sesuai standar,” terang AKBP Latif.
Selain mengamankan kendaraan, petugas juga memberikan pembinaan kepada para remaja yang terlibat.
Mereka didata dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Orang tua para pelaku juga akan dipanggil untuk turut bertanggung jawab dalam pengawasan anak-anak mereka.
Polres Probolinggo Polda Jatim menegaskan akan terus melakukan patroli rutin serta penindakan tegas terhadap aksi balap liar yang meresahkan masyarakat.
“Kami juga mengajak peran aktif orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi serta mencegah kegiatan serupa agar tidak terulang kembali,” pungkas Kapolres Probolinggo.
Dengan adanya penertiban ini, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Dringu kembali kondusif serta terbebas dari aktivitas berbahaya seperti balap liar. (Bagas)***
Brimob X-Treme 2026: Ajang Dunia, Bukti Kemampuan Personel dan Atlet Indonesia Siap Bersaing Global
WARTAPENASATUJATIM | Depok, April 2026 — Korps Brimob Polri resmi menggelar Brimob X-Treme 2026, kejuaraan menembak bergengsi bertaraf internasional dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Brimob Polri, yang berlangsung pada 7–12 April 2026 di Lapangan Tembak 300 Hoegeng Iman Santoso dan Lapangan Tembak Sat Wanteror Pas Gegana, Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Jawa Barat.
Mengusung tema “Legacy of Valor, Precision for the Extreme”, kejuaraan ini menjadi refleksi perjalanan panjang Korps Brimob Polri dalam menjaga nilai-nilai kejuangan, sekaligus menegaskan arah transformasi Brimob yang unggul, modern, inovatif, dan responsif.
Sejak hari pertama pelaksanaan, Brimob X-Treme 2026 menunjukkan antusiasme tinggi dengan kehadiran ratusan peserta, mencapai 447 hingga 475 penembak, yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari personel TNI, Polri, hingga masyarakat umum.
Ajang ini juga diikuti oleh peserta internasional dari Malaysia, China, dan Korea Selatan, menandakan pengakuan global terhadap kualitas penyelenggaraan kompetisi menembak di Indonesia.
Kompetisi ini menghadirkan kategori IPSC (International Practical Shooting Confederation) Handgun Level III serta PCC Optic Level II, dengan total 20 stage yang dirancang menantang dan menguji secara komprehensif kemampuan peserta, mulai dari kecepatan, ketepatan, ketangkasan, hingga ketahanan fisik dan mental.
Seluruh rangkaian pertandingan disusun sesuai standar internasional IPSC, sehingga menjamin pelaksanaan yang fair, aman, dan profesional, sekaligus menjadi tolok ukur objektif kemampuan atlet di level dunia.
Dalam kejuaraan ini, dipertandingkan 18 kategori lomba, yang mencakup:
Kategori IPSC (8 kelas): IPSC Handgun Open, Standard, Classic, Production, Production Optic, Optic, Revolver, serta PCC Optic.
Kategori Non-IPSC (2 kelas): Non-IPSC Handgun dan PCC Optic (Putra/Putri).
Kategori Presisi 25 Meter (4 kelas): TNI/Polri individu dan beregu, serta sipil individu dan beregu.
Kategori Eksekutif 25 Meter (4 kelas): TNI/Polri individu dan beregu, serta sipil individu dan beregu.
Lebih dari sekadar kompetisi, Brimob X-Treme 2026 menjadi ruang strategis untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus membuktikan bahwa kemampuan hasil pelatihan personel dan atlet Indonesia siap diadu di level dunia.
Dalam sambutannya, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar pertandingan.
“Kejuaraan menembak Brimob X-Treme 2026 ini merupakan wujud nyata dari upaya menjaga dan merawat warisan nilai-nilai kejuangan Korps Brimob Polri yang penuh dengan keberanian dan pengabdian kepada bangsa dan negara.”
Ia menambahkan, kejuaraan ini juga menjadi sarana pembinaan dan kolaborasi lintas sektor.
“Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ajang pembinaan dan peningkatan prestasi atlet menembak baik dari dalam negeri maupun luar negeri, sekaligus sebagai sarana mempererat hubungan antara Korps Brimob dengan komunitas olahraga menembak secara luas.”
Lebih lanjut, Dankorbrimob menekankan bahwa ajang ini merupakan bentuk pembuktian kesiapan Indonesia di panggung global.
“Brimob X-Treme 2026 bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi merupakan bentuk pembuktian bahwa kemampuan dan hasil pelatihan personel serta atlet kita siap diadu dan mampu bersaing di level dunia.”
“Kejuaraan ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun standar profesionalisme, memperkuat jejaring internasional, dan menunjukkan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah kompetisi berkelas dunia.”
Melalui Brimob X-Treme 2026, Korps Brimob Polri tidak hanya menghadirkan kompetisi menembak berkualitas internasional, tetapi juga memperkuat citra Polri sebagai institusi yang profesional, modern, dan berdaya saing global, sejalan dengan semangat Transformasi Polri.
Ajang ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi, memperkuat sinergi lintas sektor, serta mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (Bagas)***
Labubu: The Mischievous Icon Redefining Designer Toys
Labubu is not just a character—it is a phenomenon that has quietly but powerfully reshaped the world of designer toys and collectible art. With its wide, curious eyes, mischievous grin, and slightly eerie yet endearing presence, Labubu stands at the crossroads of cuteness and chaos. This unique balance has captivated collectors, artists, and casual fans alike, making it one of the most recognizable figures in the modern art toy scene.
What makes Labubu so fascinating is its ability to evoke emotion without saying a word. At first glance, it appears playful and innocent, but the longer you look, the more you notice subtle hints of mischief and unpredictability. This layered personality gives Labubu a depth rarely seen in collectible figures, transforming it from a simple toy into a storytelling medium.
The Origins of Labubu and Its Creative Vision
Labubu originates from a broader artistic universe where imagination runs wild and conventional boundaries are ignored. The character was born from a creative vision that sought to blend fantasy with raw emotion. Instead of designing something purely cute or purely strange, the creator chose to merge both elements, resulting in a character that feels alive in its contradictions.
This duality is at the heart of Labubu’s identity. It reflects the complexities of human emotion—joy mixed with curiosity, innocence paired with rebellion. In many ways, Labubu mirrors the inner child that exists within everyone: playful yet unpredictable, sweet yet slightly chaotic.
The design process behind Labubu is deeply intentional. Every detail, from the shape of its ears to the curve of its smile, is crafted to provoke a reaction. It is not accidental that people often feel an immediate connection to the character. Labubu was designed to be memorable, to linger in the mind long after the first encounter.
A Distinctive Aesthetic That Breaks Norms
Labubu’s aesthetic is one of its most defining features. In a world filled with polished and predictable designs, Labubu embraces imperfection and individuality. Its slightly exaggerated features—large eyes, sharp teeth, and expressive posture—create a look that is both whimsical and unconventional.
The character often appears in a variety of outfits and themes, each adding a new layer to its personality. Whether dressed in playful costumes or presented in darker, more mysterious forms, Labubu adapts without losing its core identity. This versatility allows it to remain fresh and exciting, even as it evolves.
Color also plays a significant role in Labubu’s appeal. Soft pastels may highlight its innocence, while deeper tones emphasize its mischievous side. This dynamic use of color enhances the storytelling aspect of each figure, making every version feel like a new chapter in an ongoing narrative.
The Emotional Connection Between Labubu and Its Fans
One of the most remarkable aspects of Labubu is the emotional bond it creates with its audience. Unlike traditional toys that are often static and purely decorative, Labubu feels expressive and alive. Its face seems to tell a story, inviting viewers to interpret its mood and intentions.
For many collectors, Labubu represents more than just an object—it becomes a companion of sorts. People often project their own feelings onto the character, seeing reflections of their own experiences in its expressions. This emotional resonance is a key reason why Labubu has developed such a dedicated following.
The character’s ability to evoke nostalgia also plays a role. It taps into memories of childhood imagination, when toys were not just objects but gateways to entire worlds. Labubu rekindles that sense of wonder, reminding people of a time when creativity had no limits.
The Rise of Designer Toys and Labubu’s Role
Labubu’s success is closely tied to the growing popularity of designer toys. Unlike mass-produced figures, designer toys are often created in limited quantities, making them highly sought after by collectors. They blur the line between art and product, offering something that feels both personal and exclusive.
Labubu stands out in this space because it does not rely solely on rarity to attract attention. Its design and personality are strong enough to captivate audiences on their own. However, the limited nature of many Labubu releases adds an extra layer of excitement, turning each new drop into an event.
Collectors often go to great lengths to obtain rare versions of Labubu, driven by both passion and the thrill of the hunt. This culture of collecting transforms Labubu into more than just a character—it becomes a symbol of dedication and appreciation for creative artistry.
Storytelling Through Variations and Themes
One of the most compelling elements of Labubu is the way it tells stories through its different versions. Each variation introduces a new theme, mood, or narrative, allowing the character to explore a wide range of ideas.
Some versions highlight Labubu’s playful side, placing it in whimsical scenarios that spark joy and curiosity. Others delve into darker or more mysterious themes, revealing a more complex and introspective side of the character. This ability to shift between tones keeps the character engaging and unpredictable.
These variations also encourage collectors to build their own interpretations of Labubu’s world. By combining different figures, fans can create their own stories and meanings, making the experience deeply personal. This interactive aspect is part of what makes Labubu so unique—it is not just consumed, but actively imagined.
The Cultural Impact of Labubu
Labubu has quietly become a cultural icon within the art toy community. Its influence extends beyond collectors, reaching into areas such as illustration, fashion, and digital art. The character’s distinctive style has inspired countless artists to explore similar themes of contrast and emotional depth.
What sets Labubu apart from many other characters is its authenticity. It does not feel manufactured or overly commercialized. Instead, it retains a sense of artistic integrity that resonates with people who value originality. This authenticity has helped it maintain its appeal even as it grows in popularity.
Labubu also represents a shift in how people perceive toys. It challenges the idea that toys are only for children, proving that they can be meaningful, expressive, and deeply artistic. In doing so, it has helped redefine the boundaries of what a collectible can be.
The Psychology Behind Labubu’s Appeal
There is a psychological element to Labubu’s charm that goes beyond aesthetics. The character’s mix of cuteness and slight eeriness creates a sense of intrigue. This contrast captures attention and keeps people engaged, as the brain tries to reconcile the opposing emotions.
This phenomenon is often described as “cute aggression,” where something is so adorable that it evokes an intense emotional response. Labubu amplifies this effect by adding a hint of unpredictability, making the experience even more compelling.
Additionally, the character’s ambiguity allows for multiple interpretations. People are naturally drawn to things that are open-ended, as they provide room for imagination. Labubu’s expression can be seen as happy, mischievous, or even mysterious, depending on the viewer’s perspective.
Challenges and the Future of Labubu
As La bubu continues to grow in popularity, it faces the challenge of maintaining its originality. Success often brings imitation, and the designer toy market is no exception. Staying unique in an increasingly crowded space requires constant innovation and a commitment to the character’s core identity.
There is also the question of accessibility. While limited releases contribute to Labubu’s appeal, they can also make it difficult for new fans to engage with the character. Finding a balance between exclusivity and inclusivity will be crucial for its long-term success.
Despite these challenges, Labubu’s future looks promising. Its strong artistic foundation and emotional resonance give it a lasting quality that goes beyond trends. As long as it continues to evolve while staying true to its essence, Labubu will remain a beloved figure in the world of designer toys.
Corteiz Tracksuit Shop And Hoodie
If you’re on the hunt for stylish comfort that seamlessly blends streetwear vibes with high-quality craftsmanship, look no further than Corteiz. This brand has taken the fashion world by storm with its standout tracksuits and hoodies. Whether you’re hitting the gym or just lounging at home, Corteiz offers versatile options that elevate your casual wardrobe to new heights. Join us as we delve into what makes Corteiz a must-have in any fashion-forward closet, from its rich history to styling tips that will have you looking effortlessly cool every time you step out.
Background and History of the Corteiz Clothing Brand
Corteiz emerged as a fresh contender in the streetwear scene, capturing attention with its bold designs and strong branding. Founded by designer Corteiz himself, the brand is deeply rooted in urban culture and art.
From its inception, Corteiz aimed to blend comfort with cutting-edge style. The founder sought inspiration from everyday life, drawing on elements that resonate with the youth. This vision quickly translated into a loyal following among fashion enthusiasts.
The brand gained traction through social media platforms and word of mouth. Unique marketing strategies showcased not just clothing but a lifestyle that resonates with individuality and confidence.
As it grew, collaborations began to surface, further solidifying Corteiz’s place in contemporary fashion. The emphasis remains on high-quality materials paired with unique aesthetics—qualities that define every piece in their collection today.
Quality and Materials Used in Corteiz Clothing Products
Corteiz clothing stands out for its commitment to quality and durability. Each piece is crafted with precision, ensuring that every garment meets high standards.
The brand often uses premium cotton blends, giving their tracksuits a soft feel while maintaining breathability. This makes them perfect for both workouts and casual outings.
Additionally, Corteiz incorporates cutting-edge materials designed to withstand wear and tear. The fabrics are chosen not just for comfort but also for their ability to retain shape over time.
Every stitch in a Corteiz product reflects attention to detail. From reinforced seams to stylish finishes, these elements contribute to the overall aesthetic appeal of the pieces.
This focus on quality resonates deeply with customers who value long-lasting apparel without compromising on style or comfort.
How to Style and Wear Your Corteiz Tracksuit
Styling your Corteiz tracksuit can be both fun and effortless. Start with a classic look by pairing the tracksuit with sleek sneakers. White or black trainers complement most colors, adding a fresh touch.
For cooler days, layer up with an oversized denim jacket. This adds texture while keeping it casual yet stylish. Don’t forget accessories like a simple cap or minimalist backpack to enhance your vibe.
If you’re aiming for more flair, try mixing patterns underneath the jacket. A graphic tee peeking out can create an eye-catching contrast against the solid colors of your tracksuit.
Consider playing around with different fits. Tapered pants paired with cropped hoodies provide a modern silhouette that’s fashion-forward and comfortable at once. Embrace creativity; there are no strict rules when styling your favorite Corteiz gear!
The Unique Designs and Quality of Corteiz Tracksuit
Corteiz tracksuits stand out in the crowded athleisure market. Each piece is crafted with an eye for detail, blending functionality and style seamlessly.
The designs often feature bold graphics and vibrant colors that make a statement. This isn’t just sportswear; it’s a lifestyle choice. The aesthetic appeals to those who want to express individuality while staying comfortable.
Quality is paramount at Corteiz. They use high-performance materials that ensure durability without sacrificing comfort. Whether you’re hitting the gym or lounging around, these tracksuits keep you looking fresh.
Many fans appreciate the tailored fit, which flatters various body types. It doesn’t matter if you’re going for a casual look or dressing up slightly — these tracksuits adapt beautifully.
Every collection tells a story, infused with creativity and passion from the brand’s founders. That commitment shines through in every stitch and seam of their products.
How to Style a Corteiz Hoodie
Styling a Corteiz hoodie is all about versatility. Pair it with your favorite joggers for a relaxed, sporty vibe. This combination works well for both lounging and running errands.
For those who want to elevate their look, consider layering the hoodie under a sleek denim jacket. This adds texture while keeping you warm on cooler days.
If you’re heading out at night, toss on some tailored chinos and sneakers. The contrast between casual and chic creates an effortlessly stylish outfit.
Accessories can also make a difference. A simple cap or beanie can add flair without overpowering the ensemble.
Don’t forget about footwear; chunky trainers or classic high-tops complement the laid-back nature of the hoodie perfectly. Embrace playful colors or patterns in your pants to keep things fresh and interesting as well!
Celebrity Endorsements and Influencer Collaborations with Corteiz Hoodie
Corteiz has made a significant mark in the fashion industry, particularly through its collaborations with celebrities and influencers. This approach not only elevates the brand’s visibility but also creates authentic connections with fans.
Many well-known figures have chosen to flaunt their Corteiz hoodies. These endorsements lend credibility and style appeal, making them highly sought after by fashion enthusiasts. Influencers on social media platforms frequently showcase how they incorporate Corteiz into their wardrobes, inspiring followers to do the same.
These partnerships often lead to limited-edition drops or exclusive designs that drive excitement within the community. The engagement from both celebrities and influencers helps cultivate a lifestyle around the brand, encouraging a sense of belonging among fans.
Such collaborations are strategic for expanding reach while staying true to Corteiz’s unique identity. They highlight versatility and authenticity in style choices that resonate with various audiences.
With each new partnership, Corteiz continues pushing boundaries in streetwear culture, solidifying its status as more than just a clothing line—it’s an expression of individuality embraced by many across different backgrounds.
TIDAK HADIR SECARA LANGSUNG DI SIDANG PERDANA, LAPORAN PIDANA TELAH DIPROSES
TIDAK HADIR SECARA LANGSUNG DI SIDANG PERDANA, LAPORAN PIDANA TELAH DIPROSES

Kamis, 9 April 2026, tigaraksa wartapenasatu.com
Pada hari ini, Kamis tanggal 9 April 2026, telah dilaksanakan sidang pertama perkara yang diajukan oleh Nana Sutrisna Sulaeman, Wasekjen DPP PASTI, selaku Penggugat, di Pengadilan Agama Tigaraksa.
Dalam persidangan tersebut, Penggugat hadir secara langsung didampingi oleh Tim Kuasa Hukum lengkap dari DPP PASTI, sebagai bentuk keseriusan dalam memperjuangkan hak melalui jalur hukum yang sah.
Namun, dalam kesempatan tersebut, Tergugat I (M) dan Tergugat II (SRN) tidak hadir secara langsung dan hanya diwakili oleh kuasa hukumnya.
Menurut pandangan Ketua Tim Hukum sekaligus Ketua Umum DPP PASTI, Rudy Silfa, SH., MH., ketidakhadiran secara langsung pada sidang pertama dapat menjadi salah satu indikator yang perlu dicermati dalam menilai sikap para pihak dalam proses hukum.
“Ketidakhadiran secara langsung ini, menurut pandangan kami, dapat dianggap sebagai hal yang perlu diperhatikan terkait kesungguhan dalam menghadapi proses pembuktian yang akan berjalan,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa DPP PASTI akan terus mengawal perkara ini dengan sungguh-sungguh.
“Perlu kami sampaikan bahwa perkara ini tidak hanya berhenti pada gugatan perdata. Kami juga telah menyampaikan laporan terkait dugaan tindak pidana kepada pihak kepolisian, dan saat ini proses hukum tersebut sedang berjalan. Artinya, kami akan menempuh jalur hukum secara paralel, baik melalui ranah perdata maupun pidana,” tegasnya.
DPP PASTI menilai bahwa langkah ini merupakan bentuk upaya dalam menegakkan hukum, serta memastikan bahwa setiap dugaan pelanggaran akan diperiksa sesuai dengan ketentuan yang berlaku, baik dalam ranah perdata maupun pidana apabila memenuhi unsur-unsur hukum yang ditetapkan.
DPP PASTI menegaskan akan terus mengawal perkara ini secara transparan dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, hingga tercapainya kepastian hukum yang adil.
Kami juga mengingatkan agar semua pihak dapat berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab dalam setiap tahapan persidangan selanjutnya, mengingat proses hukum akan berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku dan kebenaran akan terungkap melalui pembuktian yang sah.
Hukum harus ditegakkan. Keadilan harus terwujud.
Demikian disampaikan.
DPP PASTI
Pengacara dan Aktivis SejatiRya QN
wartapenasatu.com*TAK HADIR DI SIDANG PERDANA, TERGUGAT DINILAI TAK PUNYA ITIKAD BAIK-LAPORAN PIDANA SUDAH DI PROSES!*
-
*TAK HADIR DI SIDANG PERDANA, TERGUGAT DINILAI TAK PUNYA ITIKAD BAIK-LAPORAN PIDANA SUDAH DI PROSES!*
-
Jejak Pengabdian yang Tak Pernah Padam: Ucapan Penuh Makna di Hari Istimewa Sang Pemimpin Humanis Jawa Timur
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya — Dalam setiap langkah pengabdian, selalu ada ketulusan yang tidak terlihat namun terasa dampaknya bagi masyarakat luas. Hari ulang tahun bukan sekadar penanda bertambahnya usia, melainkan momentum refleksi atas dedikasi, perjuangan, dan pengabdian yang telah diberikan tanpa henti.
Pada hari yang penuh makna ini, segenap jajaran Direktur, Pemimpin Redaksi, serta seluruh wartawan Warta Pena Satu Jatim dengan penuh rasa hormat dan kebanggaan menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si.
Ucapan ini bukan hanya sekadar rangkaian kata, tetapi merupakan bentuk apresiasi mendalam atas kepemimpinan yang tegas, humanis, dan penuh integritas dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat Jawa Timur.
Di tengah berbagai tantangan zaman, sosok pemimpin seperti beliau hadir sebagai peneduh, pengayom, sekaligus pelindung bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kami mendoakan semoga di usia yang bertambah ini, senantiasa diberikan kesehatan yang prima, kekuatan lahir dan batin, serta kebijaksanaan dalam setiap langkah pengabdian.
Semoga pula selalu berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas-tugas mulia, serta terus menjadi inspirasi bagi seluruh anggota kepolisian dan masyarakat luas.
Dedikasi yang telah ditunjukkan selama ini menjadi bukti nyata bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara bukan sekadar tugas, melainkan panggilan jiwa yang dijalankan dengan sepenuh hati.
Kepemimpinan yang humanis dan berorientasi pada pelayanan publik menjadi teladan yang patut dihargai dan diteruskan oleh generasi penerus.
Di hari yang istimewa ini, kami berharap setiap langkah ke depan semakin membawa kebaikan, keberkahan, serta keberhasilan dalam setiap misi yang diemban.
Semoga terus menjadi sosok pemimpin yang dicintai, dihormati, dan dibanggakan oleh seluruh masyarakat Jawa Timur.
Selamat ulang tahun. Teruslah menjadi cahaya dalam pengabdian, penjaga harapan, dan pelindung negeri. (Red)***