Militer

  • AGAMA,  Daerah,  Militer

    Tabligh Akbar dan Shalawat Meriahkan Peringatan 80 Tahun Jawa Timur dan Hari Santri 2025

    WARTAPENASATU JATIMSurabaya – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur sekaligus Hari Santri Nasional 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Tabligh Akbar dan Shalawat di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Rabu malam (22/10/2025).

    Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama ulama karismatik KH Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam). Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk bersyukur atas nikmat usia ke-80 tahun Jawa Timur serta memperingati perjuangan santri dalam menjaga keutuhan bangsa.

    “Hari ini, 22 Oktober, adalah Hari Santri Nasional. Dulu Presiden Jokowi menugasi saya menyiapkan Keppres Hari Santri Nasional. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan saat Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari melahirkan Resolusi Jihad. Beliau tidak ingin kemerdekaan yang telah diraih dihapus oleh datangnya sekutu yang dipimpin Inggris. Maka, para ulama, kiai, santri, dan masyarakat terutama di Surabaya bangkit menjaga kemerdekaan Indonesia,” ujar Khofifah dalam sambutannya.

    Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai wujud rasa syukur dan doa bersama agar Jawa Timur semakin maju dan sejahtera.

    “Rawuhnya panjenengan semua di sini mudah-mudahan memanen berkah Allah SWT. Mohon doa, semoga Jawa Timur tambah makmur. Kami yang mendapat amanah semoga bisa menjalankan tugas dengan baik, rakyatnya rukun, guyub, dan persaudaraannya kuat,” tutur Gubernur Jatim itu.

    Sementara itu, dalam tausyiahnya, Gus Iqdam menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional bukan sekadar peringatan religius, tetapi juga pengingat akan peran strategis santri dalam menjaga kedaulatan dan membangun bangsa.

    “Alhamdulillah, malam ini kita mensyukuri Hari Santri dengan keadaan sehat walafiat. Insya Allah, Jawa Timur ini ‘dekengan pusat’, langsung Allah SWT,” ujar Gus Iqdam disambut shalawat dari ribuan jamaah.

    Ia menegaskan, semangat Resolusi Jihad yang menjadi dasar penetapan Hari Santri Nasional menunjukkan bahwa santri tidak hanya menjadi penjaga agama, tetapi juga pilar bangsa.

    “Ketika Hari Santri Nasional merujuk pada Resolusi Jihad, berarti santri itu bukan hanya pilar agama, tapi juga pilar bangsa. Insya Allah, jika rakyat Indonesia banyak yang menjadi santri, la fatahna alaihim barakatim minas sama’i wal ardhi — Allah akan menurunkan keberkahan dari langit dan menumbuhkan barokah dari bumi-Nya,” ujarnya.

    Kegiatan bertajuk “Jatim Bershalawat dan Tabligh Akbar” ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin, Sekdaprov Adhy Karyono, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Kabinda Jatim Brigjen TNI Murbianto Adhi Wibowo, serta Kepala Perwakilan BI Jatim Ibrahim.

    Ribuan jemaah Majelis Taklim Sabilu Taubah (Garangan) asuhan Gus Iqdam turut memadati halaman Grahadi. Hadir pula tamu kehormatan dari Mesir, Guru Besar Mazhab Syafi’i Universitas Al-Azhar Kairo, Syekh Abdul Aziz Ahmad Asy-Syahawi Al-Khusaini, yang menambah khidmat suasana malam peringatan tersebut. (Bgn)

  • Militer

    Babinsa Bantu Evakuasi Warga Tersambar Petir di Sepulu

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Hujan deras disertai petir yang melanda wilayah Kecamatan Sepulu pada Rabu (22/10/25) sekitar pukul 11.20 WIB menyebabkan seorang warga Dusun Sibalan, Desa Kelbung, tersambar petir saat berada di sawah. Korban diketahui bernama Marsunah (55), seorang petani setempat yang tengah mencari rumput untuk pakan ternaknya.

    Menurut keterangan keluarga, sebelum berangkat ke sawah, korban sempat diingatkan agar menunggu hujan reda. Namun, saat cuaca tampak mulai terang, korban tetap berangkat. Tidak lama kemudian, petir menyambar dan mengenai tubuh korban bagian kiri hingga membuatnya tak sadarkan diri.

    Mendapat laporan warga, Babinsa Koramil 0829-16/Sepulu Serka Purwanto dan Sertu Wahyu Handoyo bersama anggota Polsek Sepulu segera menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi. Dengan sigap, mereka bersama keluarga mengevakuasi korban ke Puskesmas Sepulu untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini, kondisi Ibu Marsunah dilaporkan mulai sadar dan masih dalam perawatan intensif.

    Serka Purwanto menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih waspada saat beraktivitas di luar ruangan saat cuaca ekstrem.

    “Kami imbau warga untuk menunda aktivitas di sawah atau ladang ketika hujan dan petir masih terjadi, demi keselamatan bersama,” ujarnya. (Bgn)

  • Kepolisian,  Militer

    Aksi Cepat TNI–Polri dan Damkar Evakuasi Ular Piton 4 Meter di Rumah Warga Desa Puru

    WARTAPENASATUJATIM | Trenggalek – Sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, dan Damkar Trenggalek kembali diuji dalam situasi darurat permukiman warga. Satu ekor ular piton sepanjang kurang lebih 4 meter berhasil dievakuasi dari lingkungan padat penduduk di RT 01 RW 01 Dusun Krajan, Desa Puru, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, Rabu pagi (22/10/2025).

    Respons cepat yang dilakukan hanya dalam hitungan menit menegaskan kesiapsiagaan aparat dalam melindungi keselamatan masyarakat desa binaan.

    Informasi pertama diterima dari Nanang, warga setempat, sekitar pukul 06.10 WIB. Saat hendak memberi makan ayam peliharaannya, ia menyadari jumlah ayam berkurang secara tidak wajar.

    Saat memeriksa area pagar samping rumah, Nanang dikejutkan dengan penampakan ular piton besar yang melilit tiang pagar. Ia pun segera menghubungi Babinsa Puru, Serda Alvian.

    Merespons laporan tersebut, Serda Alvian dari Posramil 0806/Suruh langsung bergerak cepat melakukan koordinasi terpadu. Ia segera menghubungi Polsek Suruh serta Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Trenggalek untuk bergegas menuju lokasi. Dalam waktu kurang dari 10 menit, seluruh unsur gabungan telah tiba di TKP.

    Situasi lapangan langsung dikendalikan secara taktis. Warga diminta menjaga jarak demi keamanan, terutama anak-anak dan lansia yang sempat mendekat karena penasaran. Akses belakang rumah juga diamankan untuk mencegah ular berpindah ke area yang lebih sulit dijangkau.

    Proses penangkapan berjalan dramatis namun terkendali. Ular sempat bergerak ke arah kebun, namun personel berhasil mengamankan tubuh dan kepala reptil menggunakan tongkat penangkap satwa. Operasi evakuasi selesai dengan aman dalam waktu singkat tanpa menimbulkan risiko pada warga.

    Ular piton tersebut kemudian diserahkan kepada petugas Damkar Trenggalek untuk ditangani secara profesional dan dipindahkan ke penangkaran. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap warga sekaligus menjaga penanganan satwa liar tetap sesuai prosedur.

    Serda Alvian menegaskan pentingnya kecepatan komunikasi warga dalam menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan.

    “Begitu ada kejadian, warga langsung menghubungi Babinsa. Koordinasi cepat antarunsur inilah yang membuat situasi dapat ditangani sebelum membahayakan,” ujarnya.

    Warga setempat menyampaikan apresiasi atas respons cepat aparat. “Tidak sampai sepuluh menit sudah datang semua. Kami merasa aman karena negara benar-benar hadir,” tutur Nanang dengan lega.

    Meningkatnya kemunculan satwa liar seperti piton di wilayah permukiman diperkirakan akibat perubahan ekosistem dan pergeseran habitat. Aparat mengimbau warga untuk waspada dan segera melapor jika melihat potensi ancaman di lingkungan sekitar.

    Sinergi TNI–Polri dan Damkar Trenggalek ini kembali menjadi bukti nyata bahwa kesiagaan aparat di tingkat desa bukan sekadar slogan, melainkan sistem respons cepat yang siap melindungi keselamatan masyarakat kapan saja. (Bgn)

  • AGAMA,  Militer

    Pangdam V/Brawijaya Hadiri Peringatan Hari Santri di Ponpes An-Nur 2 Bululawang

    WARTAPENASATUJATIM | MalangPangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, menghadiri acara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 yang digelar di Pondok Pesantren An-Nur 2, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, pada Rabu (22/10/2025).

    Kegiatan tersebut dihadiri ribuan santri, pengasuh pondok pesantren, tokoh agama, serta unsur Forkopimda Jawa Timur. Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, peringatan Hari Santri Nasional mengangkat tema Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia.

    Pangdam menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran santri dan pondok pesantren dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan serta memperkuat moderasi beragama di tengah masyarakat.

    “Santri memiliki peran besar dalam perjuangan kemerdekaan dan hingga kini tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa. Nilai-nilai keikhlasan, kedisiplinan, dan cinta tanah air yang diajarkan di pesantren sangat sejalan dengan semangat TNI,” ujar Pangdam.

    Lebih lanjut, Pangdam menegaskan jika pihak Kodam V/Brawijaya akan terus menjalin sinergi dengan kalangan pesantren dalam kegiatan pembinaan karakter, wawasan kebangsaan, dan bela negara bagi generasi muda. (Bgn)

  • AGAMA,  Militer

    Tanamkan Semangat Kebangsaan, Koramil 0817/13 Ujungpangkah Hadiri Peringatan Hari Santri Nasional di Desa Sekapuk

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional, Koramil 0817/13 Ujungpangkah yang diwakili oleh Serka Anton Rifay turut menghadiri kegiatan upacara dan peringatan yang digelar di Lapangan Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Rabu (22/10/2025).

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Camat Ujungpangkah Bapak Sofyan Hadi, Ketua PWNU Bapak Gus Atok, Kapolsek Ujungpangkah Aiptu Suwito, KH. Latif, KH. Munir, Bapak Mundor, para tokoh agama, serta ratusan santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren di wilayah setempat.

    Kegiatan diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dalam sambutannya, Camat Ujungpangkah Bapak Sofyan Hadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri yang telah berkontribusi besar dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan nasionalisme di tengah masyarakat.

    Mewakili Danramil 0817/13 Ujungpangkah, Serka Anton Rifay menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri bukan hanya momen seremonial, tetapi juga momentum untuk meneladani perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan mengisi pembangunan bangsa.

    “Semangat santri adalah semangat perjuangan. Santri tidak hanya berjuang di bidang agama, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI. Koramil Ujungpangkah siap bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para santri, dalam menjaga persatuan dan ketahanan wilayah,” ujar Serka Anton Rifay mewakili Danramil.

    Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Melalui momentum Hari Santri Nasional ini, diharapkan semangat santri dalam membela negara terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai tanah air serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dan nasionalisme di kehidupan sehari-hari. (Bgn)

  • Militer,  Pendidikan

    Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air, Babinsa Berikan Materi Wawasan Kebangsaan di SDN 149 Driyorejo

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Dalam upaya menumbuhkan semangat nasionalisme sejak dini, Babinsa Koramil 0817/01 Driyorejo, Serka Farid Adriani, memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada siswa-siswi UPT SD Negeri 149 Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Rabu (22/10/2025).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah UPT SD Negeri 149, Ibu Anis Jumiati, S.Pd, dan Wali Kelas 5, Ibu Anita, S.Pd, serta para guru pendamping. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan karakter generasi muda agar memiliki jiwa cinta tanah air, semangat kebersamaan, dan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

    Dalam penyampaiannya, Serka Farid Adriani menjelaskan bahwa materi yang diberikan meliputi pemahaman tentang pentingnya cinta tanah air, semangat kebangsaan, serta sejarah Hari Lahir Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

    “Melalui kegiatan Wasbang ini, kami berupaya menanamkan nilai-nilai cinta tanah air, bela negara, dan disiplin sejak usia dini. Diharapkan para siswa kelak tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berjiwa nasionalis, serta berkompeten dalam menjaga keutuhan NKRI,” tutur Serka Farid Adriani.

    Ia juga menambahkan bahwa kegiatan semacam ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI, khususnya dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki mental tangguh dan semangat juang tinggi.

    Sementara itu, Kepala Sekolah UPT SDN 149 Driyorejo, Ibu Anis Jumiati, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian Babinsa terhadap dunia pendidikan.

    “Kami sangat berharap Bapak Babinsa dapat rutin memberikan materi wawasan kebangsaan kepada murid-murid kami. Ilmu dan pengetahuan yang diberikan sangat bermanfaat untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kedisiplinan bagi siswa sejak dini,” ungkapnya.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pihak sekolah dan TNI dapat terus terjalin dengan baik, demi mencetak generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat. (Bgn)

  • AGAMA,  Militer

    Danrem Untoro Nilai Santri Miliki Peran Strategis bagi Kemajuan Bangsa

    WARTAPENASATUJATIM | Madiun – Sebagai generasi penerus, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis dalam membangun dan memajukan bangsa Indonesia di masa kini dan mendatang.

    “Berbekal ilmu agama yang kuat, akhlak mulia, serta jiwa nasionalisme yang tinggi, kita percaya bahwa para santri mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai kebaikan, toleransi, dan kemajuan bagi bangsa,” kata Danrem dalam keterangannya, Rabu (22/10/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional.

    Bahkan, sebutnya, kontribusi santri saat ini tidak lagi terbatas di lingkungan tertentu saja, tetapi telah merambah ke berbagai sektor strategis hingga kepemimpinan di tingkat nasional.

    Menurut Untoro, hal itu menunjukkan bahwa santri memiliki kapasitas dan kapabilitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

    “Santri merupakan sumber daya manusia yang tangguh, berintegritas, serta siap berkontribusi dan bersaing di tengah dinamika dan tantangan zaman yang terus berkembang pesat,” ujarnya.

    Pamen TNI AD itu juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meneladani semangat perjuangan santri yang telah tercatat dalam sejarah bangsa, terutama dalam perjuangan merebut kemerdekaan dan menjaga keutuhan NKRI.

    Terkait peringatan Hari Santri kali ini, ia mengajak untuk menjadikannya sebagai momentum untuk merefleksikan peran penting pesantren dan santri dalam perjalanan sejarah Indonesia.

    “Mari kita jadikan Hari Santri ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan kontribusi nyata demi kemajuan bangsa,” pungkasnya. (Bgn)

  • Militer,  Seni dan Budaya

    Kerajinan Wayang Kulit dari Babinsa Nganjuk Curi Perhatian Pangdam Rudy

    Kerajinan Wayang Kulit dari Babinsa Nganjuk Curi Perhatian Pangdam Rudy

    WARTAPENASATUJATIM | SurabayaPersit KCK Koorcab Rem 081 turut menampilkan berbagai produk UMKM unggulan hasil kreativitas dari prajurit dan Persit di jajarannya dalam acara pertemuan gabungan Persit KCK Daerah V/Brawijaya yang digelar di Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Selasa (21/10/2025).

    Ketua Persit KCK Koorcab Rem 081 Ny. Frieda Untoro menyebut bahwa produk UMKM yang ditampilkan itu hanya sebagian.

    “Hari ini yang kita tampilkan hanya sebagian, karena kalau seluruhnya kita terbatas dengan tempat yang tersedia,” katanya ditemui di lokasi.

    Terkait keberadaan UMKM dari prajurit dan Persit di jajarannya tersebut, ia mengaku siap untuk terus memberikan dukungan, baik dalam bentuk pelatihan maupun pemasarannya.

    Di antara produk UMKM yang ditampilkan Persit KCK Koorcab Rem 081, kerajinan wayang kulit hasil karya dari Kopka Parnianto menjadi salah satu yang mencuri perhatian. Bahkan mendapat apresiasi langsung dari Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin dan Ketua Persit KCK Daerah V/Brawijaya Ny. Vira Rudy Saladin.

    Parnianto sendiri keseharianya berdinas sebagai Babinsa di Koramil 04 Berbek, jajaran Kodim 0810/Nganjuk. Kecintaannya terhadap kesenian wayang tumbuh berkat sosok sang kakek yang juga penggemar wayang.

    “Saya suka wayang dari almarhum kakek saya dan dikasih tahu nama-nama tokoh wayang. Dulu juga sering diajak nonton pertunjukan wayang di kampung-kampung,” ujarnya.

    Wayang kulit buatan Parnianto menggunakan bahan baku yang berasal dari kulit kerbau atau sapi. Selain itu, ia juga menggunakan kulit kambing sebagai bahan pembuatan wayang yang dipigura untuk hiasan dinding.

    Dalam pembuatannya, ia mengaku membutuhkan waktu selama seminggu hingga akhirnya kulit-kulit itu siap diproses menjadi wayang kulit.

    “Awalnya bahan kulit diukur sesuai bentuk wayang yang diinginkan. Lalu direndam selama sehari semalam dan dipentang di papan selama satu minggu. Setelah itu baru bisa proses penyorekan atau membuat pola dan kemudian dipahat,” jelasnya.

    Untuk harga satu buah wayang kulit buatannya relatif. Semisal, wayang tokoh Kresna dijualnya di kisaran Rp 2 juta atau bahkan lebih. Alasannya, karena proses pembuatannya yang membutuhkan kedetailan sesuai pakem.

    Bagi Parnianto, profesi tambahan sebagai perajin wayang kulit tidak hanya sebatas kecintaannya terhadap kesenian tersebut. Namun, lebih utamanya juga sebagai upaya untuk terus melestarikannya. (Bgn)

  • Militer,  pertanian

    Babinsa Manyar Dampingi Petani Dalam Kegiatan Serapan Gabah di Desa Gumeno

    WARTAPENASATUJATIM | GresikBabinsa Koramil  Manyar, Serda Vian, melaksanakan kegiatan pendampingan Ketahanan Pangan (Hanpangan) bersama warga masyarakat dalam rangka program Serapan Gabah Petani (Sergab), bertempat di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Selasa (21/10/2025).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui Babinsa untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan nasional serta mendorong kesejahteraan petani.

    Dalam kesempatan tersebut, Serda Vian turut membantu dan memberikan motivasi kepada para petani agar semangat dalam mengelola hasil panen serta mendukung peningkatan produksi gabah di wilayah binaannya.

    “Babinsa siap mendampingi petani mulai dari masa tanam hingga penyerapan hasil panen, agar kesejahteraan petani meningkat dan ketahanan pangan tetap terjaga,” ujar Serda Vian.

    Melalui kegiatan pendampingan ini, diharapkan hubungan antara Babinsa dan masyarakat semakin erat serta terwujud sinergi yang kuat dalam mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Gresik.*** (Bgn)

  • Kepolisian,  MBG,  Militer

    Sinergi TNI dan Pemerintah Kecamatan Dukun Dukung Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa, Danramil 0817/16 Dukun yang diwakili oleh Peltu Gatot Weliyandi menghadiri kegiatan Pengarahan Umum terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Modal Penyertaan Koperasi Desa Merah Putih (KMP). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai II Kantor Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, pada Selasa (21/10/2025).

    Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Dukun Bapak Gunawan Pura Atmaja, S.STP., M.M, Kapolsek Dukun AKP Selamet, S.H, Kepala Puskesmas Dukun, Kepala Puskesmas Mentaras, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Dukun.

    Dalam sambutannya, Camat Dukun Gunawan Pura Atmaja menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat dan kemandirian ekonomi desa melalui penguatan koperasi.

    “Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari sinergi lintas sektor untuk membangun kesejahteraan warga. Sementara Koperasi Merah Putih akan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa,” ungkap Camat Dukun.

    Sementara itu, Danramil 0817/16 Dukun yang diwakili Peltu Gatot Weliyandi menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung penuh kegiatan pemerintah daerah, terutama yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan dan ketahanan masyarakat.

    “Koramil Dukun siap mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dan pengembangan Koperasi Merah Putih. Melalui kerja sama lintas instansi, kita berharap masyarakat semakin mandiri, sehat, dan sejahtera,” ujar Peltu Gatot.

    Kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Melalui sinergi antara pemerintahan kecamatan, TNI, Polri, dan unsur masyarakat, diharapkan program-program sosial dan ekonomi di wilayah Dukun dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.*** (Bgn)

Wartapenasatu.com @2025