Seni dan Budaya
HEBOH! Artspeed Gelar Tourgab Massal, Ratusan Bikers dan Driver Ojol Satu Frekuensi di Jakarta
HEBOH! Artspeed Gelar Tourgab Massal, Ribuan Bikers dan Driver Ojol Satu Frekuensi di Jakarta


wartapenasatu.com, JAKARTA, 11 April 2026 – Suasana jalanan Ibukota kembali bergemuruh dan dipenuhi aura persaudaraan yang luar biasa. Komunitas motor legendaris, Artspeed, sukses menggelar acara akbar Hunting Bareng Halal bihalal (HBH) atau yang akrab disebut
Tourgab.Acara megah ini bukan sekadar konvoi biasa, melainkan sebuah perhelatan besar yang berhasil mempersatukan ribuan hati. Berbagai komunitas motor hingga ratusan driver ojek online (Ojol) dari Jakarta dan sekitarnya berkumpul, membuktikan bahwa di jalanan, kita semua adalah satu keluarga.


Diprakarsai Tony Yanwar, Soliditas Jadi Kunci Utama
Ketua Artspeed, Bapak Tony Yanwar, dalam keterangannya mengungkapkan bahwa kesuksesan acara ini tidak lepas dari dukungan penuh seluruh struktur kepengurusan, pembina yakni Bapak Beny, Om Anang Fauzi serta Ibu Vie, dan loyalitas seluruh anggota komunitas seperti SGP, GPT, NBC, dan banyak lainnya.

Kontribusi luar biasa juga datang dari Om Yosef Bule bersama Istrinya Rokayati yang berhasil mengajak rekan-rekan dalam jumlah terbanyak pada kesempatan kali ini.


“Alhamdulillah, acara ini berjalan lancar berkat dukungan semua pihak. Kami menunjuk Bapak Anang Fauzi sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) untuk memastikan keamanan dan kelancaran jalannya Tourgab ini,” ujar Tony dengan penuh semangat.Lebih dari sekadar rekreasi, kegiatan ini memiliki tujuan mulia yakni mempererat tali silaturahmi. Mengingat mayoritas anggota beraktivitas di jalanan, momen ini menjadi wadah penting untuk saling mengenal, menghargai, dan menjalin kedekatan emosional.

“Kami sadar, teman-teman kami ‘hidup’ di jalan. Maka dari itu, dengan saling mengenal, jika terjadi sesuatu atau musibah seperti kecelakaan, kami bisa saling bahu-membahu membantu, baik secara komunitas maupun pribadi,” tegasnya.Sejak 2003, Berdiri Teguh Tanpa Diskriminasi




Artspeed bukan komunitas baru. Berdiri kokoh sejak tahun 2003, komunitas ini awalnya bertujuan mempersatukan para penggemar roda dua di wilayah Jabodetabek. Seiring berjalannya waktu, Artspeed terbuka lebar bagi siapa saja, termasuk para driver ojek online, demi terciptanya sinergi yang saling menguntungkan.



Tony menegaskan prinsip utama yang dipegang teguh hingga saat ini: Tidak ada diskriminasi.
“Di dalam Artspeed, kami tidak pernah membedakan latar belakang. Baik dari segi pekerjaan, tingkat pendidikan, maupun agama. Semua memiliki hak dan perlakuan yang sama. Kami satu keluarga,” tegas pria yang juga menjabat sebagai pengurus ini.
Terbukti, Artspeed juga tercatat resmi sebagai anggota IMI DKI Jakarta dengan total anggota yang diperkirakan mencapai 2.000 orang. Pada acara Tourgab kali ini saja, tercatat lebih dari 150 unit motor turut serta memadati jalanan.
Aktif di Sosial, Peduli Sesama
Tidak hanya soal mesin dan aspal, Artspeed juga dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Komunitas ini rutin menggelar kegiatan positif seperti donor darah, kampanye anti-narkoba bersama BNN, hingga kegiatan keagamaan.
Mereka kerap memberikan bantuan berupa Al-Qur’an dan alat ibadah lainnya dengan semangat universal, tanpa memandang latar belakang agama siapa yang membutuhkan.
Sensasi Unik: Sesepuh 75 Tahun Ikut Meramaikan, “Jiwa Muda Hidup Kembali!”
Yang membuat acara ini semakin spesial dan menyentuh hati adalah kehadiran sosok inspiratif, Wak Maman. Pria yang sudah menginjak usia 75 tahun ini tak ragu turut serta memadati barisan bikers.
Dengan wajah ceria, Wak Maman mengaku sangat senang bisa hadir. Bagi beliau, kegiatan ini menjadi obat penyegar di usia senja.
“Senang sekali rasanya bisa ikut. Ini menghilangkan rasa jenuh di rumah. Rasanya jiwa muda saya hidup kembali! Di usia segini, jarang sekali ada kegiatan seru yang bisa saya ikuti,” ungkap Wak Maman.
Kehadiran sesepuh ini membuktikan bahwa semangat persaudaraan Artspeed memang tak terbatas oleh usia. Sebuah bukti nyata bahwa komunitas ini bukan hanya soal kecepatan, tapi juga tentang kehangatan keluarga yang abadi.
dalam touring gabungan kali initurut di meriahkan oleh beberapa sponsor , dan logo tercantum diatas,
Bukan sekadar kumpul dan jalan, ini adalah bukti nyata persaudaraan yang melintasi batas. Ribuan detak jantung mesin berpadu menjadi satu irama dalam sebuah Touring Gabungan yang spektakuler. Sebuah perjalanan besar yang didukung penuh oleh kekuatan sponsor terbaik, menjadikan acara ini bukan hanya sebuah aksi, tapi sebuah perhelatan kelas atas.
Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para penggerak di balik layar: ARTSPEED, IMI Bikers Indonesia, NGK, Pangkalan Bikers Apparel, Kahfi, dan ADX. Dukungan kalian adalah bahan bakar semangat kami untuk terus melaju.
Namun, ada satu kekuatan yang tak kalah dahsyat dan menjadi sorotan utama yang menghebohkan acara ini: kehadiran gagah dari SGP – Serdadu Grand Pramuka. Formasi dan semangat mereka membawa nuansa berbeda yang membuat acara ini semakin legendaris.
Semua ini tidak akan berjalan mulus tanpa komando dan jiwa besar yang memimpin langsung dari garis depan. Di bawah nahkoda tangguh, Yosef Bule, bersama sang pendamping setia, Ibu Rokayati, irama perjalanan teratur dan penuh kharisma.
Tentu saja, tak lengkap rasanya tanpa sentuhan humor dan keakraban yang dibawakan oleh Om Badai yang selalu nyentrik dan menghibur, serta soliditas dari Versi Tisan dan Ajo. Bersama mereka, ribuan saudara lainnya yang tergabung dalam barisan—meski tak sempat disebutkan namanya satu per satu—namun kehadiran kalianlah yang membuat cerita ini menjadi nyata dan abadi.
Satu perjalanan, satu cerita, satu keluarga besar. Peace and Ride!
Reportase: Tim Redaksi wartapenasatu.com
mardian.,SE
Geedup Clothing: Redefining Streetwear Fashion
In the ever-evolving world of streetwear, few brands manage to strike a balance between casual comfort, premium quality, and contemporary design. Geedup Clothing has emerged as a trailblazer in this niche, capturing the essence of modern street fashion while catering to the dynamic tastes of urban youth. Born from a vision to offer stylish, functional, and versatile apparel, Geedup has steadily carved its place among the most respected streetwear brands in Australia and beyond. The brand’s aesthetic is a perfect blend of minimalism and boldness, allowing wearers to express individuality without compromising on comfort or style.
Geedup’s appeal lies not only in its designs but also in the cultural ethos it represents. Streetwear, by nature, is more than clothing; it is a statement. Geedup taps into this philosophy by creating apparel that resonates with urban culture, music, and lifestyle trends. Every piece, whether it’s a hoodie, track pant, or t-shirt, is crafted to deliver both style and functionality, making it a staple in any modern wardrobe. Geedup Clothing is not just about fashion—it’s about identity, confidence, and community.
The Origins of Geedup Australia
Understanding Geedup Australia requires a closer look at its roots. The brand started as a small independent label aimed at providing streetwear enthusiasts with high-quality, versatile clothing that could seamlessly transition from casual outings to social gatherings. What set Geedup apart from its inception was its commitment to premium fabrics, meticulous craftsmanship, and designs that balanced bold statements with subtle sophistication. Unlike other streetwear labels that rely heavily on trends, Geedup has cultivated a timeless approach that allows its pieces to remain relevant season after season.
Australia, with its diverse cultural landscape and vibrant street fashion scene, provided the perfect backdrop for Geedup’s growth. The brand draws inspiration from urban life, local art, and music, translating these influences into clothing that resonates with the contemporary lifestyle. This homegrown authenticity gives Geedup a unique voice in the crowded streetwear market, allowing it to compete with international heavyweights while maintaining a distinctly Australian identity.
The Signature Geedup Hoodie: Comfort Meets Style
At the heart of Geedup’s collection lies the Geedup hoodie, a piece that has become synonymous with the brand itself. The hoodie is more than just a garment; it is a statement of identity, blending casual comfort with streetwear sophistication. Designed to appeal to both young adults and seasoned streetwear aficionados, the Geedup hoodie stands out for its premium fabric, perfect fit, and attention to detail.
Crafted from high-quality cotton blends, the Geedup hoodie offers a soft yet durable feel, ensuring longevity without compromising comfort. Its design is versatile—ideal for layering during cooler months or wearing alone as a bold fashion statement. The subtle branding and unique design accents, such as tailored seams and thoughtful pocket placements, make the hoodie instantly recognizable while maintaining a minimalist aesthetic. Whether paired with casual jeans, joggers, or even tailored trousers, the Geedup hoodie exudes effortless style and urban edge.
Moreover, the hoodie is a symbol of inclusivity in fashion. Geedup ensures that its pieces cater to a diverse audience, with sizing and styles that accommodate different body types and personal tastes. It’s not just a product; it’s a statement of confidence, individuality, and belonging in the urban fashion community.
Geedup’s Commitment to Quality
One of the standout attributes of Geedup Clothing is its unwavering commitment to quality. Every piece undergoes rigorous testing to ensure durability, comfort, and aesthetic excellence. This focus on quality is particularly evident in the brand’s fabric choices, stitching techniques, and design consistency. By sourcing premium materials and employing meticulous craftsmanship, Geedup guarantees that each item not only looks good but also withstands the test of time.
This dedication to quality extends beyond the physical product to the overall customer experience. Geedup Australia emphasizes thoughtful packaging, prompt delivery, and responsive customer service, creating a seamless shopping experience. The brand’s attention to detail ensures that every interaction, from browsing the website to unboxing a new hoodie, reflects the same premium standards as the clothing itself.
The Appeal of Geedup Clothing in Urban Culture
Streetwear is a reflection of cultural identity, and Geedup Clothing has successfully tapped into this narrative. Its designs often draw inspiration from music, skate culture, art, and urban landscapes, resulting in apparel that resonates with a generation seeking self-expression. Wearing Geedup is more than a fashion choice; it is a lifestyle decision, one that aligns with creativity, freedom, and individuality.
The brand’s ability to balance bold graphics with minimalist sophistication appeals to a wide demographic. From teenagers exploring their first foray into streetwear to adults who have cultivated a refined urban style, Geedup Clothing offers pieces that bridge generational and stylistic gaps. Its versatility is evident not only in design but also in function, with clothing suitable for casual hangouts, festivals, or even social media-ready fashion statements.
How Geedup Sets Itself Apart
While the streetwear market is crowded with numerous labels vying for attention, Geedup distinguishes itself through a combination of originality, quality, and community engagement. Unlike mass-market brands that prioritize quantity over creativity, Geedup maintains a curated approach, ensuring that each release is meaningful and resonant with its audience. Limited-edition drops, exclusive collaborations, and attention to emerging trends all contribute to a sense of exclusivity, making Geedup pieces highly coveted.
Furthermore, the brand actively engages with its community through social media platforms, pop-up events, and collaborations with local artists. This not only strengthens brand loyalty but also fosters a culture of inclusivity and shared identity among Geedup enthusiasts. The result is a brand that is not just selling clothing but cultivating a movement, a lifestyle, and a shared aesthetic vision.
Styling Your Geedup Hoodie
The Geedup hoodie is the centerpiece of many fashion-forward outfits, offering endless styling possibilities. For a casual streetwear look, pairing the hoodie with slim-fit joggers or distressed denim creates an effortlessly cool vibe. Layering with a bomber jacket or oversized coat adds depth and texture, perfect for colder months. Footwear choices, from classic sneakers to chunky boots, further enhance the hoodie’s versatility.
For those seeking a more polished urban style, the hoodie can be worn under tailored blazers or structured jackets, balancing casual comfort with refined sophistication. Accessories, such as caps, backpacks, and statement jewelry, allow individuals to infuse personal flair, ensuring that each outfit reflects unique identity. The hoodie’s adaptability across different looks and occasions cements its status as a must-have item in any modern wardrobe.
Sustainability and Responsibility
Modern consumers are increasingly conscious of sustainability, and Geedup Australia acknowledges this responsibility. The brand is committed to ethical sourcing, environmentally friendly materials, and sustainable manufacturing practices wherever possible. By prioritizing durability over disposable fashion trends, Geedup promotes a culture of conscious consumption, encouraging customers to invest in timeless, high-quality pieces that reduce waste.
Final Thoughts: Why Geedup Clothing is a Must-Have
In the crowded landscape of contemporary streetwear, Geedup Clothing stands out as a brand that perfectly balances style, comfort, and cultural relevance. From its roots in Geedup Australia to its iconic Geedup hoodie, the label embodies a philosophy of quality, creativity, and self-expression. Its pieces are not merely garments; they are statements of individuality and urban identity.
Merajut Ukhuwah, Menguatkan Bangsa: Halal Bihalal PPAD Bersama Media Warta Pena Satu Jatim Penuh Makna
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan begitu terasa dalam gelaran Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh PD PPAD Provinsi Jawa Timur bersama Media Warta Pena Satu Jatim dan Pilar Pos.
Mengusung tajuk “Jalin Silaturahmi Demi Persatuan”, kegiatan ini berlangsung khidmat di Gedung Aula PPAD Jatim, Jalan Brawijaya No. 38B Surabaya, pada Senin (30/3/2026).
Acara tersebut menjadi momentum istimewa untuk mempererat hubungan antaranggota, insan pers, serta seluruh elemen yang hadir.
Nuansa kekeluargaan tampak jelas sejak awal kegiatan, di mana para undangan saling bersalaman, bermaafan, dan berbincang hangat dalam balutan semangat Idul Fitri.

Halal bihalal ini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan juga ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kebersamaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh, jajaran pengurus, serta perwakilan media yang turut memberikan warna tersendiri dalam jalannya acara.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan-sambutan, doa bersama, hingga ramah tamah yang semakin mempererat jalinan emosional antar peserta.
Dalam kesempatannya, Kaperwil Jatim Warta Pena Satu Jatim, Yuyun Ary Soekadi, menegaskan pentingnya menjadikan halal bihalal sebagai agenda besar yang berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam membangun komunikasi yang harmonis serta memperkuat sinergi antar berbagai pihak.
“Halal bihalal ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga menjadi wadah penting dalam merajut silaturahmi, membangun kebersamaan, dan mempererat persatuan. Ke depan, kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan besar bagi Media Warta Pena Satu Jatim,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yuyun menekankan bahwa keberlangsungan kegiatan seperti ini harus terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya. Menurutnya, di tengah dinamika sosial dan perkembangan zaman yang semakin kompleks, persatuan menjadi fondasi utama yang tidak boleh goyah.
Melalui silaturahmi yang intens dan berkesinambungan, diharapkan akan tercipta kekuatan bersama yang mampu menghadapi berbagai tantangan.
“Agenda tahunan halal bihalal ini harus kita pertahankan demi menjalin dan merajut silaturahmi serta demi menggalang persatuan,” tambahnya dengan penuh semangat.
Tidak hanya menjadi ajang temu kangen, kegiatan ini juga mencerminkan semangat kolaborasi antara organisasi dan insan media dalam membangun komunikasi yang sehat dan konstruktif. Kehadiran berbagai pihak dalam satu ruang yang sama menjadi simbol kuat bahwa persatuan dapat terwujud melalui kebersamaan dan saling pengertian.
Acara halal bihalal ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai bentuk harapan agar kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan. Para peserta pun meninggalkan lokasi dengan wajah penuh kebahagiaan dan harapan baru, membawa semangat silaturahmi yang semakin kuat.
Melalui kegiatan halal bihalal ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih solid antara PD PPAD Provinsi Jawa Timur, Media Warta Pena Satu Jatim, Pilar Pos, serta seluruh elemen yang terlibat.
Semangat “Jalin Silaturahmi Demi Persatuan” bukan hanya menjadi tema, tetapi juga menjadi komitmen nyata dalam menjaga keutuhan dan kebersamaan di tengah masyarakat. (Bgn)***
Mengalir Dari Jiwa Prajurit: Halal Bihalal PPAD Jatim Meneguhkan Pengabdian Abadi, Persatuan Kokoh, dan Integritas Tanpa Batas
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 30 Maret 2026 – Dalam balutan suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan nilai-nilai luhur pasca-Ramadan, PD PPAD (Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Halal Bihalal yang sarat makna dan pesan kebangsaan.
Mengusung tema “Jalin Silaturahmi Demi Persatuan”, acara ini menjadi ruang temu yang tidak hanya mempererat hubungan emosional, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen pengabdian para purnawirawan kepada bangsa dan negara.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung PPAD Provinsi Jawa Timur, Jalan Brawijaya, Surabaya, pada Senin (30/3/2026), dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota PPAD Jawa Timur, serta insan media dari Warta Pena Satu Jatim dan Pilar Pos.
Sejak pagi hari, para undangan tampak hadir dengan penuh antusias, membawa semangat Idulfitri yang identik dengan kebersihan hati dan keikhlasan untuk saling memaafkan.

Acara dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan dengan penuh khidmat oleh Kapten Inf. Sujayat, menciptakan suasana religius yang menyejukkan hati.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh Mayor CAJ H. Solahuddin yang mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai spiritual, keikhlasan, dan persaudaraan sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Pada pukul 10.30 WIB, acara resmi dibuka oleh Ketua Umum PD PPAD Provinsi Jawa Timur, Mayjen TNI (Purn) Dr. Drs. Wibisono Poespitohadi, M.Sc., M.Si. (Han). Dalam sambutannya yang penuh makna dan reflektif, beliau menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan momentum penting untuk melakukan introspeksi diri sekaligus penguatan organisasi secara menyeluruh.
“Kita tidak hanya membersihkan hati secara personal, tetapi juga memperkuat barisan secara struktural. PPAD Jawa Timur harus terus hadir sebagai wadah sinergi yang menjunjung tinggi hukum, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi anggota, masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya dengan penuh ketegasan.
Lebih jauh, beliau menekankan bahwa semangat pengabdian seorang prajurit sejatinya tidak pernah berhenti, meskipun telah memasuki masa purnawirawan. Status tersebut, menurutnya, hanyalah perubahan administratif, sementara jiwa pengabdian tetap hidup dan harus terus diwujudkan dalam berbagai bentuk kontribusi positif.
Dalam suasana penuh kekhusyukan, beliau juga menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas kesempatan untuk kembali berkumpul dalam momen yang penuh keberkahan ini.
Halal Bihalal, lanjutnya, memiliki makna mendalam sebagai jembatan yang menyatukan hati, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat rasa kebersamaan dalam satu semangat pengabdian yang tidak pernah padam.
“Momen Idul Fitri adalah waktu yang sangat tepat untuk saling memaafkan, membuka lembaran baru, serta memperkokoh komitmen dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab,” tuturnya.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi Halal Bihalal melalui saling bersalaman antar peserta. Momen ini berlangsung dengan penuh keakraban, diiringi senyum tulus dan sapaan hangat yang mencerminkan kuatnya nilai kekeluargaan di antara para purnawirawan.
Ramah tamah yang menyertainya semakin mempererat hubungan emosional, menjadikan acara ini bukan hanya formalitas, tetapi juga ruang batin untuk memperkuat persaudaraan.
Halal Bihalal sebagai tradisi khas masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam, kembali menunjukkan relevansinya sebagai sarana memperkuat harmoni sosial. Dalam konteks PPAD Jawa Timur, kegiatan ini menjadi simbol nyata bahwa nilai-nilai persatuan, loyalitas, dan integritas tetap menjadi fondasi utama dalam setiap langkah pengabdian.
Kehadiran insan media dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam memperluas gaung pesan kebersamaan dan semangat kebangsaan kepada masyarakat luas. Sinergi antara organisasi purnawirawan dan media diharapkan mampu menghadirkan narasi positif yang memperkuat persatuan di tengah dinamika kehidupan berbangsa.
Dengan terselenggaranya kegiatan Halal Bihalal ini, PD PPAD Provinsi Jawa Timur tidak hanya merawat tradisi, tetapi juga meneguhkan kembali jati diri sebagai bagian dari kekuatan moral bangsa. Sebuah pengingat bahwa meskipun masa dinas telah usai, pengabdian sejati seorang prajurit akan terus hidup mengalir dalam tindakan, menyatu dalam nilai, dan mengakar dalam semangat persatuan Indonesia. (Bgn)***
Halal Bihalal di Labang Pererat Sinergi Forkopimda dan Masyarakat
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 yang digelar di kediaman Kepala Desa Sendang Dejeh, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Rabu (25/3/26).
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antara unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf. Nanang Fahrur Rozi, S.Pd., Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Ari Wibowo, Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, Ketua PN Bangkalan Arie Andhika Adikresna, Kajari Bangkalan Noer Adi, Sekda Bangkalan Ismed Efendi, Ketua PC NU Bangkalan KH. Muhammad Makki Nasir, serta sejumlah pejabat lainnya.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sendang Dejeh Muhamad Farid menegaskan bahwa Halal Bihalal merupakan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, menyatukan perbedaan, serta memperkuat semangat gotong royong.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan desa, sekaligus berharap kebersamaan yang terjalin dapat terus dijaga demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf. Nanang Fahrur Rozi, S.Pd. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat.
“Momentum Idul Fitri ini menjadi sarana yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, serta memperkokoh sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan tertib, lancar, dan aman. (Aziz)***
Memaknai Ramadhan Penuh Berkah
“Memaknai Radhan penuh berkah, Tradisi Keluarga Alm Enin-Maya Berbuah Kehangatan – Bukber Terakhir Ramadhan 2026 bertempat di kediaman ktua Jhuno”

Wartapenasatu. Com-Tangerang, Minggu (15/3/2026) – Bulan suci Ramadhan kembali menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi dalam keluarga besar Alm Enin bin Saman dan Alm Maya binti Sakim. Keluarga ini telah memiliki tradisi rutin berkumpul setiap malam Jumat untuk silaturahmi, membaca Yasin, serta menggelar acara buka bersama (bukber) setiap tahunnya di bulan Ramadhan.

Almarhum Enin dan Almarhumah Maya diketahui memiliki tujuh anak, yaitu Kasni, Asinah, Marhan, Tholib, Hj. Suhaeni, Umah, dan Mamat sembara. Tradisi berkumpul yang penuh berkah ini telah berjalan selama 4 tahun dengan sistem bergilir lokasi di rumah-rumah anggota keluarga, menjadi bukti kekompakan yang terjaga erat antar generasi.

Perhelatan bukber tahun ini dilakukan secara berurutan di tujuh lokasi berbeda. Dimulai dari rumah Bpk. Mamat, kemudian berlanjut ke rumah Ma Ikas (Bu Ayu), rumah Bpk. Dori (cucu), rumah Bpk. Tholib, rumah Bu Umah, rumah Bu Saiti (cucu), dan diakhiri pada tanggal 15 Maret 2026 di kediaman Ketua yang biasa di sapa Bg. Jhuno yaitu di Kampung Ciatuy, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Tangerang.

Dalam sambutannya, Bg. Jhuno mengucapkan terima kasih yang mendalam atas kekompakan dan kehadiran seluruh anggota keluarga yang hadir pada acara terakhir ini. Ia juga mengajak semua pihak untuk terus menjaga tradisi ini agar tetap berkelanjutan dan tidak pernah memutus tali silaturahmi antar sesama keluarga.

Selain acara bukber, dalam kegiatan tersebut juga menyertakan santunan keluarga. Jr. Mamat, salah satu anggota keluarga, memberikan pesan penting kepada semua hadirin agar selalu mendukung setiap acara bukber dan santunan yang diadakan, serta menjaga silaturahmi sebagai bagian dari warisan leluhur yang tak ternilai harganya.

Ma Ikas juga menyampaikan doa dalam kesempatan tersebut, memohon limpahan berkah dari Allah SWT bagi seluruh keluarga Alm Enin-Maya, semoga selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kekompakan yang tidak pernah pudar seiring berjalannya waktu.Pada akhir acara, Bg. Jhuno menyerahkan santunan berupa kurang lebih 70 paket sembako beserta kain sarung kepada anggota keluarga yang membutuhkan. Santunan ini menjadi wujud nyata kepedulian antar sesama keluarga dalam menghargai nilai-nilai kasih sayang yang diajarkan oleh leluhur mereka. (Wps_Shella)
Tiga Matra Organisasi Angkatan dan Satu Organisasi Polri Berkolaborasi Buka Puasa Bersama
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Empat organisasi di Jawa Timur laksanakan buka puasa bersama di gedung Graha Unesa Surabaya. Kegiatan ini dihadiri Siti Julaicha, SE., MSA., M.H selaku Ketua DPD PPPAU.
Tampak beberapa undangan seperti dari DPD Hipakad Yuyun Ary Soekadi, DPD FKPPAL Sony Wondal dan DPD KBPP Polri Erick. R. Tahalele, S. Sos yang diwakili oleh Ikwan KBPP Polri Restabes Surabaya, begitu bersemangat ketika berbuka puasa. Perwakilan organisasi begitu semangat membangun komunikasi yang cukup insten di sela kegiatan berlangsung.
Menyikapi kegiatan ini, Ketua penyelenggara. Siti Jubicha mengapresiasi kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Dirinya mengatakan, jika kegiatan ini memberikan manfaat positif yang berlipat, baik dalam memperkuat silaturahmi antara anggota organisasi maupun dengan undangan yang hadir.
Momen ini semakin menegaskan jika organisasi di Kota Surabaya khususnya Provinsi Jawa Timur terus berupaya memberikan manfaat terbaik bagi seluruh anggotanya.
Di penghujung, acara Ketua penyelenggara mengingatkan agar anggota organisasi bisa terus menjaga silaturahmi dan kekompakan guna terus memberikan kontribusi serta manfaat baik untuk organisasi itu sendiri maupun bagi masyarakat pada umumnya.
“Silturahmi terbaik adalah pondasi besar dalam membangun organisasi yang sehat dan terus bermanfaat. Kita yakin momentum ini sangat bermanfaat dalam mewujudkan semangat dan silaturahmi yang berkelanjutan,” sebut Siti Julaicha, Minggu (15/03/2026).
Selain kegiatan buka puasa bersama yang dilaksanakan saat ini Ketua DPD PPPAU Siti Julaicha, SE., MSA., MH. menyampaikan bahwa rencana kedepan akan melaksanakan kegiatan Halal Bi Halal dalam rangka Idul Fitri 1 Syawal 1447 H. (Bgn)***
Ramadan Satukan Organisasi Jatim: PPPAU, HIPAKAD, FKPPAL dan KBPP Polri Gelar Buka Bersama di Graha UNESA
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Momentum Bulan Suci Ramadan dimanfaatkan oleh sejumlah organisasi di Jawa Timur untuk mempererat tali silaturahmi.
Empat organisasi besar Provinsi Jawa Timur yakni DPD PPPAU, DPD HIPAKAD, DPD FKPPAL, dan DPD KBPP Polri menggelar kegiatan buka puasa bersama di Gedung Graha Unesa, Surabaya, Minggu (15/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh DPD HIPAKAD Provinsi Jawa Timur yang diwakili oleh Yuyun Ary Soekadi selaku Wakil Ketua I.

Sementara itu Ketua DPD FKPPAL Provinsi Jawa Timur Sony Wondal turut hadir secara langsung dalam acara tersebut.
Adapun Ketua DPD KBPP Polri Provinsi Jawa Timur Erick Tahalele, S.Sos., berhalangan hadir dan diwakili oleh Ichwan yang turut mengikuti rangkaian kegiatan buka puasa bersama tersebut.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut dihadiri oleh para pengurus serta anggota organisasi dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan kekompakan antarorganisasi di tengah momentum Ramadan.
Suasana penuh keakraban tampak ketika para anggota organisasi memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbincang dan membangun komunikasi yang lebih erat.
Momentum buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi ajang berbagi hidangan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan emosional dan mempererat jaringan silaturahmi antar organisasi.
Ketua DPD PPPAU Provinsi Jawa Timur, Siti Julaicha, SE., MSA., MH., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara yang dinilai membawa dampak positif bagi seluruh organisasi yang terlibat.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam menjaga kebersamaan serta memperkuat kekompakan antaranggota organisasi.

Ia menegaskan bahwa silaturahmi merupakan salah satu kunci utama dalam menjaga soliditas organisasi agar tetap mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Silaturahmi yang baik akan melahirkan kekuatan besar bagi organisasi. Melalui kebersamaan seperti ini, kita berharap hubungan antarorganisasi semakin erat dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Siti Julaicha.
Di akhir acara, Siti Julaicha juga menyampaikan rencana untuk menggelar kegiatan Halal Bihalal setelah Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah sebagai upaya lanjutan dalam mempererat silaturahmi serta menjaga kekompakan antarorganisasi di Jawa Timur. (Red)***
HUT Toba ke-27: Pameran Hasil Bumi 16 Kecamatan dan Lomba Tradisional Batak
HUT Toba ke-27: Pameran Hasil Bumi 16 Kecamatan dan Lomba Tradisional Batak

TOBA: wartapenasatu.com,Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Toba berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Salah satu agenda utama adalah pameran hasil bumi dari 16 kecamatan yang menampilkan beragam produk pertanian unggulan daerah.
Selain pameran, acara ulang tahun juga diisi dengan berbagai perlombaan, seperti lomba solu (sampan) tradisional dan tari-tarian Batak Toba (tor-tor) untuk melestarikan budaya lokal.
“Dengan menyaksikan acara HUT Toba ke-27, kita dapat melihat keanekaragaman hasil pertanian di kabupaten ini.Tampilan solu tradisional dan tortor juga bertujuan mengajak generasi muda untuk tidak hanya melestarikan, tetapi juga mencintai budaya Batak,” ujar Kabag Pemerintahan sekaligus Sekretaris Panitia HUT Toba, Saut Sihombing pada Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini digelar untuk menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat di Kabupaten Toba menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Selain itu, pameran tersebut juga menjadi ajang promosi potensi pertanian yang dimiliki daerah tersebut.
Ernita Hutagaol Apresiasi Bupati Toba, Janji Lebih Giat Kembangkan Sanggar Tolu Sadalanan
Ernita Hutagaol Apresiasi Bupati Toba, Janji Lebih Giat Kembangkan Sanggar Tolu Sadalanan

TOBA: wartapenasatu.com,Sanggar Tolu Sadalanan adalah sanggar seni di Toba yang melestarikan dan mengembangkan tarian tradisional Batak: mengajarkan Tor-tor dan tari penyambutan kepada generasi muda, meramu kreasi baru berbasis gerak Batak, tampil di acara adat, sekolah, festival budaya, hingga perayaan HUT Kabupaten Toba, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan seniman dan komunitas lain untuk menjaga warisan sekaligus memberi nafas segar bagi identitas budaya Batak.
Ernita Hutagaol, pendiri Sanggar Tolu Sadalanan, menegaskan komitmennya melestarikan tarian tradisional Batak Toba. Ditemui di warung kopi Partukoan Balige, Jumat (13/3/26).Ernita mengaku optimistis dapat terus menggerakkan budaya Batak Toba lewat sanggarnya”, mengajarkan Tor-tor kepada generasi muda, meramu kreasi baru, dan membuka ruang kolaborasi agar warisan leluhur tetap hidup di tengah masyarakat.
Ernita Hutagaol, pendiri Sanggar Tolu Sadalanan, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu atas sikap humanisnya ketika menghampiri anak-anak sanggar di perayaan HUT ke-27 Kabupaten Toba; momen sederhana saat Bupati menyapa, merangkul, dan mengajak foto bersama itu, kata Ernita, memberi rasa diakui dan semangat baru bagi anak-anak untuk terus belajar Tor-tor dan mencintai budayanya, sekaligus menjadi tanda dukungan penuh pemerintah bagi generasi muda Toba untuk tumbuh percaya diri dan bangga pada identitasnya, selaras dengan visi “Toba Mantap” yang merangkul kebersamaan, gotong royong, dan keberlanjutan budaya Batak di tanah kelahirannya.
Di akhir penyampaiannya, Ernita melihat semangat anak-anak sanggarnya dan berjanji akan lebih giat lagi ke depan memajukan seni lewat ” Sanggar Tolu Sadalanan ” memperluas latihan Tor-tor, membuka ruang kolaborasi dengan komunitas budaya, dan membawa tarian tradisional Batak tampil di lebih banyak panggung agar warisan leluhur tetap hidup dan membanggakan Toba.
(Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)