Militer

  • Militer

    Sosialisasi Bersama Brigjen TNI Purn S. Aldian Gondokusumo, S.E di Gedung PPAD Surabaya

    Peran Purnawirawan dalam Membangun Ketahanan Sosial Masyarakat

    WARTAPENASATU JATIM | Surabaya, 14 Oktober 2025 – Gedung Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) (PD Jawa Timur) di Jalan Brawijaya, Surabaya, menjadi saksi pentingnya semangat kebangsaan yang terus dijaga oleh para purnawirawan TNI dalam upaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

    Acara sosialisasi yang dipimpin oleh Brigjen Purn. S. Aldian Gondokusumo, S.E. ini mengangkat tema “Kesadaran Berbangsa dan Bernegara sebagai Dasar Bela Negara”.

    Dalam paparannya, Brigjen TNI Purn Aldian menegaskan bahwa kesadaran berbangsa dan bernegara tidak boleh luntur meskipun zaman terus berubah.

    Menurutnya, sikap dan tingkah laku yang sesuai dengan kepribadian bangsa adalah cerminan dari cita-cita dan tujuan hidup bangsa sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.

    Ia mengingatkan generasi muda agar tidak sekadar menghafal nilai-nilai dasar negara, tetapi benar-benar menghidupinya dalam tindakan nyata.

    “Nasionalisme itu bukan sekadar bendera dan lagu kebangsaan, tapi bagaimana kita menjaga rasa kesatuan dan persatuan bangsa di tengah perbedaan,” ujar Brigjen TNI Purn Aldian dalam sambutannya yang mendapat tepuk tangan hangat dari peserta yang hadir.

    Beliau juga menekankan pentingnya menumbuhkan rasa memiliki dan jiwa besar dalam membangun bangsa, semangat yang dikenal sebagai patriotisme.

    Dalam konteks kekinian, patriotisme tidak lagi hanya di medan perang, tetapi juga dalam menjaga harmoni sosial, melawan hoaks, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan masyarakat.

    Selain itu, Brigjen TNI Purn Aldian menguraikan lima nilai dasar bela negara yang menjadi pondasi moral setiap warga negara, yaitu: cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban demi bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara.

    Menurut Brigjen TNI Purn Aldian bahwa nilai-nilai ini, bukan hanya slogan, melainkan pedoman hidup yang harus diwujudkan dalam keseharian.

    Acara sosialisasi ini juga menjadi ajang refleksi bagi para purnawirawan untuk terus berkontribusi di tengah masyarakat. Brigjen TNI Purn Aldian menegaskan bahwa purnawirawan memiliki peran strategis sebagai teladan dan penjaga moral bangsa.

    “Kami tidak lagi bertempur dengan senjata, tapi dengan keteladanan, dengan budi pekerti, dan dengan semangat gotong royong,” tegasnya.

    Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta, yang terdiri dari purnawirawan, tokoh masyarakat, dan mahasiswa, tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi.

    Banyak dari mereka menyatakan bahwa kegiatan semacam ini penting untuk menumbuhkan kembali kesadaran nasional yang mulai terkikis oleh arus modernisasi dan ego sektoral.

    Sebagai penutup, Brigjen TNI Purn Aldian mengajak seluruh hadirin untuk kembali menghayati makna pembukaan UUD 1945 dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan berbangsa.

    “Jangan biarkan semangat kebangsaan hanya hidup di upacara bendera. Ia harus menyala di hati setiap warga negara Indonesia, kapan pun dan di mana pun berada,” pungkasnya dengan penuh wibawa.

    Dengan berakhirnya acara tersebut, PPAD PD Jatim Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah bagi para purnawirawan dalam mendukung pemerintah membangun ketahanan sosial, memperkuat nilai-nilai Pancasila, dan menanamkan semangat bela negara di kalangan generasi penerus bangsa.*** (Dodo)

  • Daerah,  Kepolisian,  Militer

    Dandim Bersama FKPD Peringati Hari Jadi ke-80 Jatim di Bangkalan

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur Tahun 2025, Forkopimda Kabupaten Bangkalan melaksanakan upacara bersama yang berlangsung di halaman Kantor Pemkab Bangkalan, Jalan Soekarno Hatta No. 35, Senin (13/10/25). Kegiatan yang mengusung tema “Jatim Tangguh Terus Bertumbuh” ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

    Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Wakil Bupati Bangkalan Fauzan Dja’far, S.Ag., S.H., M.H., sedangkan Komandan Upacara dijabat oleh Kabid Dispemda Lukman. Upacara dihadiri oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim,  S.IP., M.H., Ketua DPRD Bangkalan Dedy yusuf, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rosi, S.Pd., Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Novyan, S.H., M.Tr.Opsla., Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K., serta jajaran Forkopimda dan seluruh OPD Pemkab Bangkalan.

    Dalam amanatnya, Wakil Bupati Fauzan Dja’far menyampaikan bahwa Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum memperkuat sinergitas antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat.

    “Dengan semangat Jatim tangguh terus bertumbuh, mari kita bersatu mewujudkan Jawa Timur yang inklusif, sejahtera, unggul, berakhlak, dan berkelanjutan,” ujarnya.

    Sementara itu, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rosi, S.Pd., menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah.

    “Kami siap mendukung penuh langkah Pemkab Bangkalan dalam membangun daerah yang tangguh dan terus bertumbuh demi kemajuan Jawa Timur,” ungkapnya.

    Upacara berlangsung dengan tertib dan lancar serta diakhiri dengan pembacaan doa dan pemberian trofi lomba kebersihan antarinstansi. Kegiatan ini menjadi simbol semangat kolaborasi dan kebersamaan dalam membangun Jawa Timur yang semakin maju dan berdaya saing.*** (Bgn)

  • Kesehatan,  Militer,  Pendidikan

    Penyuluhan Bahaya Miras, Narkoba, HIV/AIDS, dan LGBT Untuk Keluarga Besar Korem 084/Bhaskara Jaya

    WARTAPENASATUJATIM | SurabayaKorem 084/Bhaskara Jaya menggelar penyuluhan tentang bahaya minuman keras (miras), narkoba, HIV/AIDS, dan perilaku menyimpang LGBT di Aula Makorem 084/BJ, Surabaya, Senin (13/10/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman anggota TNI, PNS, Persit, serta generasi muda tentang dampak negatif penyalahgunaan zat berbahaya dan perilaku menyimpang yang merusak moral bangsa.

    Kasrem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, saat membacakan amanat Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Danny Alkdrie, menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sosial dalam membentengi generasi muda dari pengaruh negatif miras, narkoba, HIV/AIDS, serta perilaku menyimpang yang bertentangan dengan nilai moral dan budaya bangsa.

    “Penyuluhan ini sangat penting untuk menambah wawasan serta memperkuat benteng moral, baik bagi prajurit maupun keluarga besar TNI AD. Keluarga adalah garda terdepan dalam menjaga anggota keluarga dari ancaman penyimpangan dan pergaulan bebas,” ujar Kasrem.

    Kegiatan ini diharapkan mampu menjadikan perubahan di lingkungan masing-masing, menyebarkan nilai-nilai positif, serta berperan aktif dalam menciptakan kehidupan yang sehat, bermoral, dan bebas dari pengaruh destruktif yang mengancam keutuhan bangsa dan negara.

    Dr. Thoms Danantosa, Kepala Puskesmas Siwalankerto, menyampaikan materi tentang bahaya miras, narkoba, dan HIV/AIDS. Mayor Chk Joko Mulyono, S.H., Kakumrem 084/BJ, memberikan materi tentang bahaya pornografi dan perilaku LGBT dalam konteks pembinaan moral di lingkungan keluarga dan masyarakat.

    Diharapkan keluarga besar TNI khususnya Korem 084/Bhaskara Jaya lebih bijak dalam menghadapi tantangan moral di era digital serta mampu menanamkan nilai-nilai positif di tengah kemajuan teknologi dan arus informasi yang cepat.

    Acara ini dihadiri oleh para Kasi Korem 084/Bhaskara Jaya, Bintara, Tamtama, PNS, Wakil Ketua Persit Ny.Riza Nico Dipura, pengurus dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 084 PD V/Brawijaya, Keluarga Besar TNI (KBT), serta siswa-siswi SMA dan SMP Kartika.*** (Bgn)

  • Daerah,  Militer

    Kasdam V/Brawijaya Hadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-80 Pemprov Jawa Timur

    WARTAPENASATUJATIM | SurabayaKasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H, M.Si, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Jawa Timur dalam rangka memperingati HUT ke-80 Pemprov Jatim yang digelar di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Minggu (12/10/2025).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pihak terkait lainnya.

    Ditemui usai acara itu, Kasdam mengatakan jika kehadiran dirinya merupakan bentuk dukungan atau komitmen TNI, khususnya Kodam Brawijaya dalam mendukung program Pemerintah Daerah, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat sinergitas antara TNI, Pemerintah, dan masyarakat.

    “Momentum HUT ke-80 ini menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dan gotong royong. Kodam V/Brawijaya siap terus berkolaborasi untuk menjaga kondusivitas wilayah Jawa Timur demi mendukung pembangunan daerah,” ujar Kasdam.*** (Bgn)

  • Daerah,  Militer

    Kasdam V/Brawijaya Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-80 Pemprov Jatim

    WARTAPENASATUJATIM | SurabayaKasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H, M.Si, menghadiri pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang digelar secara khidmat di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Minggu (12/10/2025) pagi.

    Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Jatim, tokoh masyarakat, pelajar, serta tamu undangan dari berbagai instansi.

    Ditemui disela pelaksanaan HUT tersebut, Kasdam mengatakan jika kehadirannya pada upacara tersebut, merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pembangunan daerah dan sinergitas lintas sektor.

    “Kami dari TNI, khususnya Kodam V/Brawijaya, akan terus berkomitmen menjaga stabilitas dan keamanan wilayah serta mendukung program-program strategis Pemprov Jatim,” ungkap Brigjen TNI Zainul Bahar.

    Acara ditutup dengan pertunjukan seni budaya khas Jawa Timur serta penampilan marching band yang menambah semarak suasana peringatan hari bersejarah tersebut.*** (Bgn)

  • Daerah,  Ekonomi,  Militer

    Jembatan Harapan Baru di Kokop: Menghubungkan Desa, Menyatukan Asa

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Suasana hangat menyelimuti perbatasan Desa Dupok dan Desa Bandang Laok, Kecamatan Kokop, pada Kamis (09/10/25). Di tengah senyum warga yang memadati tepi sungai, Bupati Bangkalan Lukman Hakim meresmikan jembatan baru yang kini berdiri kokoh di atas aliran air yang dulu menjadi batas sekaligus tantangan bagi warga dua desa.

    Selama ini, warga Desa Bandang Laok harus menempuh jalan memutar untuk menuju pasar dan pusat pemerintahan kecamatan karena robohnya jembatan yang lama diterjang aliran banjir.

    Kini, berkat hadirnya jembatan baru, perjalanan yang dulu terasa jauh dan sulit berubah menjadi mudah dan penuh harapan.

    “Pembangunan ini bukan sekadar menghadirkan jembatan, tapi juga membuka peluang ekonomi dan mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Bupati Lukman Hakim dalam sambutannya.

    Hadir dalam peresmian tersebut berbagai unsur pemerintahan dan keamanan, di antaranya perwakilan BNPB, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangkalan, Camat Kokop, Kapolsek Kokop, serta Batuud Koramil 0829-18/Kokop Serma M. Abdurahim, yang hadir mewakili Danramil.

    Dalam kesempatan itu, Serma Abdurahim menegaskan komitmen TNI untuk selalu mendukung pembangunan di wilayah binaan.

    “Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat demi kemajuan serta kesejahteraan bersama,” ujarnya.

    Warga tampak antusias. Anak-anak berlarian di atas jembatan baru itu, seolah merayakan lahirnya simbol kemajuan desa mereka. Bagi masyarakat Kokop, jembatan ini bukan sekadar penghubung dua wilayah, tetapi juga jembatan harapan menuju masa depan yang lebih baik.*** (Bgn)

  • Militer,  nelayan

    Babinsa Manyar Dorong Peningkatan Ekonomi Warga Lewat Budidaya Ikan Lele

    WARTAPENASATUJATIM | GresikBabinsa Koramil 0817/06 Manyar Sertu Edi S melaksanakan kegiatan pendampingan budidaya ikan lele di kolam milik Bapak Joni yang berlokasi di Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Kamis (09/10/2025).

    Kegiatan pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap masyarakat binaan dalam mendukung peningkatan ekonomi produktif di sektor perikanan.

    Melalui kegiatan ini, Babinsa tidak hanya memberikan semangat tetapi juga mendorong masyarakat agar terus mengembangkan usaha budidaya ikan lele secara mandiri dan berkelanjutan.

    Dalam kesempatan itu, Bapak Joni selaku pemilik kolam mengungkapkan rasa terima kasihnya,“Terima kasih atas perhatian Bapak Babinsa yang mau datang melihat kolam budidaya lele kami. Semoga dengan komunikasi yang baik, ke depan masyarakat yang membudidayakan lele semakin banyak dan semakin maju.”

    Sementara itu, Sertu Edi S menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan merupakan wujud nyata peran Babinsa dalam membantu masyarakat untuk mencapai kesejahteraan.

    “Kami selaku Babinsa selalu memberikan dukungan kepada masyarakat di wilayah. Tak lupa kami juga mengingatkan agar senantiasa menjaga kebersihan kolam agar hasil panen nantinya dapat maksimal,” ujarnya.

    Di tempat terpisah, Danramil 0817/06 Manyar Kapten Inf Iwan Purwanto memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan anggotanya.

    “Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan langkah positif dalam mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. Selain memperkuat ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah binaan,” tegas Danramil.

    Dengan adanya sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat, diharapkan program budidaya ikan lele di wilayah Kecamatan Manyar dapat terus berkembang dan menjadi salah satu sumber ekonomi yang berkelanjutan bagi warga setempat.*** (Bgn)

  • Militer,  pertanian

    Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan, Babinsa Driyorejo Bantu Petani Aliri Sawah

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Dalam upaya mendukung program pemerintah di bidang Ketahanan Pangan (Hanpangan), Babinsa Koramil 0817/01 Driyorejo Kopka Andri melaksanakan kegiatan pendampingan kepada petani binaannya di Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Kamis (9/10/2025).

    Kegiatan pendampingan kali ini dilakukan dengan membantu petani dalam proses pengairan sawah. Dengan menggunakan alat pompa air sederhana, Kopka Andri bersama warga bergotong-royong memastikan lahan pertanian mendapatkan suplai air yang cukup guna mendukung pertumbuhan tanaman padi secara optimal.

    Menurut Kopka Andri, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat binaan di wilayah, khususnya para petani, dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional.

    “Sebagai Babinsa, kami selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu dan memberikan motivasi kepada para petani. Dengan ketersediaan air yang cukup, diharapkan tanaman padi bisa tumbuh subur dan hasil panen nanti bisa meningkat,” ujar Kopka Andri.

    Selain membantu dalam hal teknis seperti pengairan sawah, Babinsa juga terus mendorong petani agar semangat dalam bercocok tanam serta memanfaatkan lahan pertanian secara maksimal.

    Kegiatan pendampingan Hanpangan ini merupakan bagian dari program Sergab (Serapan Gabah) dan bentuk sinergi bersama masyarakat dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah.*** (Bgn)

  • Keamanan,  Kepolisian,  Militer

    Babinsa Koramil Socah Gelar Simulasi Poskamling Bersama Warga Desa Keleyan

    WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Dalam upaya meningkatkan keamanan dan kewaspadaan lingkungan, Babinsa Koramil 0829-02/Socah Serka Saiful Hadi bersama Bhabinkamtibmas Polsek Socah dan warga Desa Keleyan melaksanakan kegiatan simulasi Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di Dusun Bandung Barat, Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, pada Kamis (09/10/25).

    Kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.

    Melalui simulasi tersebut, warga diberikan pemahaman tentang tata cara pelaksanaan ronda malam, prosedur penanganan kejadian mencurigakan, serta pentingnya koordinasi antara warga dan aparat keamanan.

    Serka Saiful Hadi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan teritorial TNI dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

    “Poskamling adalah salah satu wujud nyata partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan. Kami dari Koramil bersama Polsek akan terus mendampingi dan mendorong masyarakat agar kegiatan ronda kembali aktif,” ujarnya.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan tertib, lancar, dan aman, disambut antusias oleh warga yang ikut serta dalam simulasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Socah.*** (Bgn)

  • Ekonomi,  Militer

    Sertu Bambang, Sosok di Balik Semangat Petani Desa Samar

    WARTAPENASATUJATIM | Tulungagung – Di tengah hamparan sawah yang menguning di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, terlihat sosok berseragam loreng yang tak segan membaur dengan para petani. Ia adalah Sertu Bambang Purwadi, Babinsa dari Koramil Tipe B 0807/15 Pagerwojo, yang hari ini turut membantu petani memanen padi.

    Bukan sekadar formalitas, kehadiran Sertu Bambang di tengah sawah menjadi bagian dari rutinitas yang sudah akrab bagi warga desa. Sebagai Babinsa, ia selalu turun langsung ke lapangan demi mendampingi kelompok tani di wilayah binaannya.

    “Kami di sini bukan cuma mengawasi, tapi ikut bekerja. Ini bagian dari tanggung jawab kami sebagai Babinsa,” ujarnya di lokasi, Kamis (9/10/2025).

    Baginya, mendukung ketahanan pangan bukan hanya tentang mendampingi para petani, tetapi juga tentang membangun semangat gotong royong yang sudah menjadi budaya. Ia meyakini, petani akan lebih kuat jika merasa didukung, baik secara teknis maupun moral.

    Sebagian warga menyebut kehadiran Sertu Bambang sebagai penyemangat. Bukan tanpa alasan, karena sejak ia aktif mendampingi kelompok tani, produktivitas dan semangat kerja warga meningkat.

    “Pak Bambang itu tidak hanya membantu tenaga, tapi juga memberi kami semangat. Kami merasa tidak sendiri,” ujar Suroso, salah satu petani di Desa Samar.

    Dengan langkah-langkah kecil namun nyata, seperti ikut panen dan membaur bersama warga, Sertu Bambang membuktikan bahwa prajurit TNI juga bisa menjadi bagian dari denyut nadi pertanian desa.*** (Bgn)

Wartapenasatu.com @2025