Militer
Sejauh Mana Peran Babinsa Dalam Membantu Petani
WARTAPENASATUJATIM | Madiun – Hampir setiap hari, sosok Babinsa dapat dengan mudah ditemui di tengah-tengah sawah yang bahu-membahu bersama para petani.
Kehadiran mereka bukan sekadar bentuk kepedulian, tetapi benar-benar dirasakan dan memberikan manfaat yang nyata.
Namun, sejauh mana sebenarnya peran Babinsa dalam membantu petani? Sebagai contoh, kita dapat melihatnya di wilayah Mataraman, Jawa Timur, sebutan lain bagi daerah yang menjadi jajaran Korem 081/DSJ.
Kapenrem 081/DSJ Mayor Inf Ismail menjelaskan bahwa pendampingan Babinsa terhadap petani dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Babinsa mendampingi petani di setiap tahap, mulai dari penyiapan lahan, masa tanam, perawatan, hingga panen. Bahkan, mereka juga membantu penyerapan hasil gabah petani yang bekerja sama dengan Bulog,” kata Pamen TNI AD itu dalam keterangannya, Kamis (30/10/2025).
Begitu pula ketika petani mengalami kesulitan air, para Babinsa diakuinya juga turut turun tangan. Mereka ikut merealisasikan program pipanisasi dan pompanisasi yang digagas oleh TNI Angkatan Darat bersama Kementerian Pertanian serta dinas terkait lainnya.
Menurut Ismail, keberadaan Babinsa itu tidak hanya sebatas bantuan teknis, tetapi juga memiliki makna sosial yang mendalam.
“Mereka para Babinsa tidak hanya memberikan bantuan secara fisik, tetapi juga ingin menumbuhkan rasa peduli, kebersamaan, dan memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, semangat tersebut sejalan dengan komitmen satuannya untuk selalu hadir di tengah rakyat sebagai representasi nyata TNI yang selalu dekat, responsif, dan solutif terhadap setiap kesulitan rakyat.
“TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab moral kami untuk selalu membantu dan menjadi bagian dari solusi di setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” sebutnya.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, kehadiran Babinsa tidak hanya menjadi motor penggerak ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.
Sinergi inilah yang menjadi fondasi kokoh dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional dan kesejahteraan rakyat.*** (Bgn)
Dandim Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, Lakukan Kunjungan ke Koramil Balongpanggang
WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Komandan Kodim (Dandim) 0817/ Gresik bersama rombongan melaksanakan kunjungan kerja dan tatap muka dengan seluruh anggota Koramil 0817/09 Balongpanggang.
Kunjungan tersebut di lakukan seusai mengikuti acara rembuk tani di wilayah Desa Pinggir, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, pada Rabu 29 Oktober 2025 sore.
Kegiatan berlangsung di Markas Koramil 0817/09 Balongpanggang tersebut dihadiri oleh Plt Camat Balongpanggang Nursalim yang di wakili oleh Kasie Trantib Nursehat beserta staf kecamatan dan Kapolsek Balongpanggang AKP Wiwid.
Dalam kunjungannya, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan komunikasi, serta memperkuat soliditas antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan Koramil setempat.
“Kunjungan ini kami laksanakan untuk tatap muka bersama seluruh anggota Koramil, sekaligus menjalin kebersamaan dengan unsur Forkopimcam, aparat pemerintah desa, dan masyarakat setempat,” ujarnya.
Selain berinteraksi dengan prajurit jajaran Koramil, kegiatan ini juga menjadi ajang pembinaan guna memperkuat peran prajurit dalam mendukung tugas pokok di wilayah.*** (Bgn)
Babinsa Cerme Dampingi Petani, Perkuat Sinergi Dorong Produktivitas Pertanian di Wilayah
WARTAPENASATUJATIM | Gresik — Dalam upaya mendukung program pemerintah di bidang Ketahanan Pangan Nasional, Babinsa Koramil 0817/08 Cerme, Sertu Haris, melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian (Hanpangan) bersama warga masyarakat di Desa Betiting, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, pada Kamis (30/10/2025).
Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Serapan Gabah Petani (Sergab) yang bertujuan untuk membantu petani dalam proses panen dan pascapanen padi, sekaligus memastikan hasil panen dapat diserap dengan baik guna mendukung ketersediaan pangan di wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu Haris turut membantu para petani dalam kegiatan perontokan padi dan pengemasan hasil panen.
Ia juga memberikan motivasi agar para petani tetap semangat mengelola lahan pertanian di tengah tantangan cuaca yang tidak menentu.
“Kehadiran Babinsa sebagai pendamping dan motivator dalam mendukung program pemerintah, terutama di bidang ketahanan pangan,”ungkap Sertu Haris.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pertanian di wilayah tidak lepas dari kerja sama dan semangat gotong royong antara Petani, Babinsa, dan Aparat Desa.
“Kuncinya adalah kebersamaan. Ketika petani semangat, Babinsa siap mendukung di lapangan. Dengan sinergi ini, kami optimis produksi padi di wilayah akan terus meningkat,”tambahnya.
Sementara itu, Sariman salah satu petani Desa Betiting mengungkapkan bahwa kehadiran Babinsa dinilai mampu memberikan semangat dan solusi bagi para petani, terutama dalam mengatasi kendala teknis saat panen.
“Babinsa yang selalu hadir sangat membantu kegiatan pertanian di lapangan.”ujarnya.
Kegiatan pendampingan kepada petani ini rutin dilaksanakan oleh jajaran Kodim 0817/Gresik melalui Koramil setempat.
Diharapkan, sinergi antara Babinsa dan masyarakat petani dapat terus terjalin untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah.*** (Bgn)
Dandim 0817/Gresik Hadiri Rembuk Tani, Petani Sambut Gembira Penurunan Harga Pupuk Bersubsidi
WARTAPENASATUJATIM | Gresik — Kabar gembira kembali datang untuk para petani di Kabupaten Gresik. Setelah pemerintah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram, kini Presiden Prabowo Subianto melalui Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik menurunkan harga pupuk bersubsidi hingga 20 persen.
Kebijakan ini disambut antusias oleh para petani, seperti terlihat dalam kegiatan Rembuk Tani yang digelar di Kios Pupuk Bersubsidi UD Sumber Wangi, Desa Pinggir, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Rabu (29/10/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, didampingi Wakil Bupati dr. Asluchul Alif, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., serta Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, S.I.K., M.Si.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa kebijakan penurunan harga pupuk ini merupakan bentuk dukungan nyata bagi sektor pertanian di tengah meningkatnya biaya produksi.
“Apresiasi kami sampaikan kepada PT Pupuk Indonesia atas implementasi diskon pupuk. Selain potongan harga 20 persen, kini pembelian juga lebih mudah. Program ini sangat bermanfaat bagi petani di Gresik maupun secara nasional,” ungkap Bupati Yani.
Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menjelaskan bahwa kebijakan tersebut disertai peningkatan alokasi pupuk bersubsidi nasional dari 5 juta ton menjadi 9,5 juta ton.
“Kami berkomitmen memastikan kebutuhan pupuk petani di seluruh wilayah, termasuk Gresik, terpenuhi dengan baik. Sistem distribusi juga disederhanakan agar pupuk dapat tersalurkan lebih cepat dan tepat sasaran,” tegas Rahmad.
Dalam kesempatan itu, Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos. menyampaikan bahwa TNI selalu siap mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan menyejahterakan petani.
“Kami di Kodim 0817/Gresik siap mendukung penuh program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Petani adalah ujung tombak kedaulatan pangan bangsa, sehingga kebijakan ini sangat tepat dan perlu terus dikawal bersama,” ujar Dandim.
Dandim juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan BUMN seperti Pupuk Indonesia menjadi kunci keberhasilan program pertanian di lapangan.
“Kolaborasi ini harus terus dijaga. TNI melalui para Babinsa akan terus hadir mendampingi petani, memastikan distribusi pupuk berjalan lancar, dan membantu masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” imbuhnya.
Kegiatan Rembuk Tani berlangsung dengan penuh semangat dan dihadiri ratusan petani dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik.
Para petani menyambut baik kebijakan tersebut yang diharapkan dapat meringankan beban produksi serta meningkatkan kesejahteraan mereka.
Dengan adanya penurunan harga pupuk bersubsidi hingga 20 persen dan peningkatan alokasi pupuk secara nasional, diharapkan sektor pertanian di Gresik semakin tumbuh kuat dan berdaya saing, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional.*** (Bgn)
Kodim 0817/Gresik Berikan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) kepada OSIS SMPIT Al Ibrah
WARTAPENASATUJATIM | Gresik — Kodim 0817/Gresik memberikan pembekalan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) kepada para anggota OSIS SMPIT Al Ibrah Gresik yang dilaksanakan di Bale Paraduta Makodim 0817/Gresik, pada Rabu (29/10/2025).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan pelajar.
Dalam pelatihan ini, para siswa dan siswi mendapatkan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB), Wawasan Kebangsaan (Wasbang), serta pembekalan Bela Negara.
Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., melalui Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi salah satu langkah dalam menanamkan jiwa nasionalisme dan disiplin sejak dini.
“Dalam pelatihan LDKS ini, kami memberikan pembekalan agar para siswa memahami pentingnya menghormati lambang negara, termasuk bendera merah putih sebagai simbol kebangsaan Indonesia. Pemahaman terhadap Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI menjadi dasar membentuk karakter generasi muda yang kuat dan berintegritas,” ungkap Mayor Siari.
Ia juga menambahkan, materi kenakalan remaja turut menjadi perhatian utama dalam pelatihan tersebut, agar para pelajar dapat menghindari perilaku negatif dan fokus pada prestasi serta pengembangan diri.
Menurutnya, kegiatan LDKS ini merupakan bagian dari upaya Kodim 0817/Gresik dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya dalam membentuk calon pemimpin bangsa yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat kebangsaan tinggi.
“Latihan dasar kepemimpinan ini mengajarkan para siswa untuk patuh kepada pengajar, berperilaku disiplin, dan belajar dengan sungguh-sungguh sesuai dengan kurikulum sekolah,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta, yang tampak bersemangat mengikuti setiap sesi pelatihan yang diberikan oleh para personel Kodim 0817/Gresik.*** (Bgn)
Kasdam Brawijaya Hadiri Panen Raya Bawang Merah di Nganjuk
WARTAPENASATUJATIM | Nganjuk – Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H, M.Si, menghadiri pelaksanaan Panen Raya Bawang Merah yang berlangsung di Desa Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Rabu (29/10/2025).
Panen raya itu, dipimpin langsung oleh Dankoderal V, Laksda TNI Ali Triswanto, serta dihadiri oleh sejumlah pejabat lainnya.
Ditemui usai mengikuti panen raya tersebut, Kasdam mengatakan jika kedatangannya merupakan bentuk sinergitas, sekaligus dukungan terkait program Pemerintah, khususnya Ketahanan Pangan.
“Tentunya kami akan terus mengerahkan seluruh personel di jajaran Kodam untuk mendukung, sekaligus mensukseskan program ketahanan pangan,” tandasnya.
Tak hanya itu, Kasdam juga menghimbau seluruh pihak terkait untuk bisa bersinergi dalam mensukseskan ketahanan pangan di Jatim.
“Ketahanan pangan ini termasuk dal program prioritas. Untuk itu, mati kita bersinergi mensukseskan program ini,” tandasnya. (Bgn)
Sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Trenggalek Jaga Hutan Dongko dari Penambangan Ilegal
WARTAPENASATUJATIM | Trenggalek – Upaya menjaga kelestarian alam dan menegakkan hukum di Kabupaten Trenggalek terus digencarkan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah.
Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan pemasangan papan larangan aktivitas Illegal Mining di kawasan hutan RPH Dongko Utara, BKPH Dongko, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Rabu (29/10/2025).
Kegiatan ini dipelopori oleh Koramil 0806-13/Dongko bersama stakeholder terkait sebagai bentuk pencegahan dini terhadap penambangan liar yang merusak lingkungan dan merugikan negara.
Bati Tuud Koramil 0806-13/Dongko, Pelda Suroso, yang turut memimpin kegiatan tersebut menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas TNI dalam menjaga kedaulatan negara, termasuk kedaulatan di bidang sumber daya alam dan energi.
“Dengan berkurangnya kegiatan illegal mining, diharapkan pendapatan negara dari sektor pertambangan bisa meningkat. Ujungnya, kesejahteraan masyarakat juga ikut terdongkrak,” ujarnya.
Pemasangan papan larangan tidak hanya dilakukan di satu titik, tetapi di beberapa lokasi strategis di kawasan hutan yang rawan aktivitas penambangan liar.
Papan bertuliskan “Dilarang Melakukan Penambangan Tanpa Izin (Illegal Mining)” dipasang di area-area yang sebelumnya sempat terpantau adanya aktivitas mencurigakan.
Kegiatan ini turut melibatkan aparat Polsek Dongko, petugas Perhutani, serta perangkat desa setempat.
Sinergitas antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga sumber daya alam bangsa.
Penegasan ini juga sejalan dengan amanat Presiden Republik Indonesia agar aparat di daerah mampu mengambil langkah konkret dalam mencegah kerusakan lingkungan akibat praktik penambangan ilegal.
Menurut Pelda Suroso, aktivitas illegal mining tidak hanya mengancam kondisi ekologis, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik sosial dan tindak kriminalitas.
“Penambangan liar ini seringkali melibatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, bahkan bisa memicu kerusakan ekosistem hutan dan sumber air. Oleh karena itu, langkah pencegahan seperti ini sangat penting dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Selain pemasangan papan larangan, kegiatan ini juga disertai sosialisasi kepada masyarakat sekitar hutan. Aparat gabungan memberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang sesuai dengan hukum dan izin resmi pemerintah. Masyarakat diimbau agar tidak tergiur dengan keuntungan sesaat yang ditawarkan oleh para pelaku penambangan ilegal.
Kapolsek Dongko yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan, pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang kedapatan melakukan penambangan tanpa izin.
“Kami bersama TNI dan Perhutani akan terus melakukan patroli rutin dan pemantauan lapangan. Tujuannya agar kawasan hutan di Dongko tetap lestari dan bebas dari aktivitas penambangan ilegal,” ujarnya.
Langkah-langkah preventif ini juga mendapat dukungan penuh dari Perhutani KPH Kediri Selatan, yang memiliki tanggung jawab atas kawasan hutan di wilayah Dongko.
Pihak Perhutani menilai kegiatan kolaboratif ini mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai warisan untuk generasi mendatang.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Dinas Lingkungan Hidup memberikan apresiasi terhadap sinergi TNI-Polri dan Perhutani.
Mereka menilai kegiatan ini selaras dengan program pemerintah daerah dalam menekan aktivitas pertambangan tanpa izin yang berpotensi merusak tata ruang dan memicu bencana alam seperti longsor dan banjir.
Kegiatan di Dongko ini menjadi cerminan komitmen bersama Forkopimda Trenggalek untuk mewujudkan wilayah yang aman, lestari, dan berdaulat atas sumber daya alamnya.
TNI melalui Koramil 0806-13/Dongko menegaskan akan terus berperan aktif dalam menjaga dan mengawal kebijakan pemerintah demi kemakmuran rakyat.
“Kami tidak hanya menjaga wilayah dari ancaman fisik, tetapi juga dari ancaman non-militer seperti perusakan lingkungan dan pencurian sumber daya alam bangsa,” tutup Pelda Suroso.*** (Bgn)
Kodim 0817/Gresik Gelar Tes Kesegaran Jasmani Periodik II di Stadion Gelora Joko Samudro
WARTAPENASATUJATIM | Gresik — Dalam rangka meningkatkan kesegaran jasmani dan kemampuan fisik prajurit guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pokok, Kodim 0817/Gresik melaksanakan kegiatan Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Periodik II bertempat di Stadion Gelora Joko Samudro, Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Selasa (28/10/2025).
Kegiatan yang dimulai sejak pagi ini merupakan program rutin dari Komando Atas yang dilaksanakan dua kali dalam setahun. Tujuannya adalah untuk mengukur tingkat kebugaran fisik dan kondisi kesehatan prajurit, sehingga dapat diketahui kesiapan dalam melaksanakan berbagai tugas di lapangan.
Mengingat jumlah personel yang cukup banyak, pelaksanaan Garjas dilakukan selama dua hari dengan materi yang sama.
Adapun tes yang diujikan meliputi Tes Kesegaran A, yaitu lari selama 12 menit, dilanjutkan dengan Tes Kesegaran B berupa pull up, sit up, push up, lunges, dan shuttle run. Selain itu, juga dilaksanakan Tes Kesegaran C, yaitu kemampuan renang dasar sejauh 50 meter di Kolam Renang Tirta, Jalan RA Kartini, Kebomas.
Sebelum kegiatan dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan awal oleh petugas medis, pengisian blangko administrasi, serta melakukan pemanasan yang dipimpin oleh Tim Jasrem 084/Bhaskara Jaya.
Di sela kegiatan, Kapten Inf Iwan Hadi, selaku Pasipersdim 0817/Gresik, menyampaikan bahwa Garjas periodik ini merupakan salah satu bentuk pembinaan personel untuk memastikan kondisi fisik prajurit tetap prima.
“Garjas periodik dilaksanakan untuk mengukur kondisi kesegaran jasmani dan kemampuan fisik prajurit sebagai kesiapan dalam mendukung tugas pokok. Saya harap seluruh peserta melaksanakan dengan penuh semangat, tetap memperhatikan faktor keamanan, dan mematuhi aturan yang telah disampaikan oleh Tim Jasrem agar kegiatan berjalan tertib dan aman,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan dan disiplin tinggi, kegiatan Garjas Periodik II Kodim 0817/Gresik berjalan dengan lancar, tertib, dan aman hingga selesai.*** (Bgn)
Pangdam Brawijaya Lantik Letkol Inf Mohammad Sujoko Jadi Danbrigif 16/WY
WARTAPENASATUJATIM | Kediri – Terdapat dua jabatan Komandan Satuan atau Dansat yang saat ini diisi oleh pejabat baru. Dua jabatan itu, yakni Danbrigif 16/WY dan Dankikav 3/TSC. Sertijab yang berlangsung di Mako Brigif 16/WY pada Rabu (29/10/2025) pagi itu, dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, dan dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Kodam.
Danbrigif 16/WY yang sebelumnya dijabat oleh Kolonel Inf Taufik Ismail, secara resmi digantikan oleh Letkol Inf Mohammad Sujoko.
Sedangkan, Dankikav 3/TSC yang sebelumnya mengalami kekosongan, kini resmi dijabat oleh Kapten Kav Reza Eko Nugroho.
“Pergantian pejabat adalah hal yang wajar dalam suatu organisasi, hal ini merupakan salah satu upaya pembinaan personel dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja organisasi dan untuk penyegaran tugas personel yang berkesinambungan,” kata Pangdam.
Mayjen TNI Rudy menambahkan, sertijab tersebut diharapkan mampu mewujudkan sistem pembinaan personel yang lebih efektif, terutama dalam mendorong percepatan pengembangan kualitas SDM prajurit TNI-AD, khususnya Kodam V/Brawijaya.
“Saya yakin dengan bekal pengalaman yang didapatkan pada penugasan sebelumnya, saudara mampu mengemban tugas dan jabatan dengan baik. Saya berharap segera beradaptasi dengan situasi Kodam V/Brawijaya dalam waktu singkat sesuai tugas, fungsi dan jabatan yang diemban,” tegas Mayjen TNI Rudy. (Bgn)
Wujud Kepedulian Babinsa Wringinanom, Sertu Junaidi Ajak Warga Bangun Tandon Air untuk Dukung Ketahanan Pangan
WARTAPENASATUJATIM | Gresik — Sebagai wujud kepedulian terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, Babinsa Koramil 0817/02 Wringinanom Sertu Junaidi Afandi melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama masyarakat membuat tandon air di area persawahan wilayah binaannya, Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, pada Selasa (28/10/2025).
Saat musim kemarau, sebagian besar petani mengandalkan pompa air untuk mengairi sawah mereka. Pembuatan tandon air ini bertujuan untuk menampung dan mengatur aliran air agar kebutuhan pengairan tanaman padi tetap tercukupi. Dengan adanya tandon tersebut, diharapkan produktivitas dan hasil panen petani dapat meningkat secara signifikan.
Di sela kegiatan, Sertu Junaidi Afandi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional.
“Melalui gotong royong seperti ini, kami ingin membantu petani agar tetap bisa berproduksi meski di tengah musim kemarau. Ini juga bagian dari upaya TNI untuk terus hadir dan berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan pembuatan tandon air tersebut berjalan lancar dan disambut antusias oleh masyarakat. Aksi nyata ini menjadi bukti sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun ketahanan pangan dan memperkuat perekonomian di wilayah pedesaan. (Bgn)