SOSIAL
Pemuda Batak Bersatu: Giat Sosial Pengawalan Pemakaman, Bukti Peduli Sesama
Organisasi Masyarakat PBB Ranting Pulo Gadung dan PAC Kelapa Gading Kawal Jenazah Almh. Ibu Jenny Astuti Menuju Peristirahatan Terakhir

Jakarta, Warta Pena Satu 8 Juni 2025 – Organisasi Pemuda Batak Bersatu (PBB) Ranting Pulo Gadung dan PAC Kelapa Gading kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan mengawal perjalanan jenazah Almarhumah Ibu Jenny Astuti dari rumah duka di Jl. Kayu Mas 1 menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo pada Minggu, 8 Juni 2025. Kehadiran anggota PBB dalam prosesi pemakaman ini menjadi bukti nyata kepedulian dan solidaritas organisasi terhadap sesama, tanpa memandang latar belakang suku, agama, dan ras. Aksi ini diharapkan dapat menginspirasi organisasi pemuda lainnya untuk turut aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan.

Semoga Almarhumah Ibu Jenny Astuti mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan semoga PBB tetap solid dan jaya dalam menjalankan misi kemanusiaannya.
Pertemuan Pengurus BRNR PAC dan PAR bahas Super Aplikasi KTAD dan konsolidasi PAR
JAKARTA,WARTAPENA.com – Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Anak Ranting (PAR) Barisan Relawan Nusantara Raya (BRNR) Jakarta Utara menggelar pertemuan dan silaturahmi kedua pada Senin (9/6/2025) pukul 13.00 WIB. Berbeda dengan pertemuan sebelumnya yang dilaksanakan di kolong tol Puninar, Jalan Drainase Cakung, Semper Timur, kali ini pertemuan berlangsung di kediaman Hj. Nurlina, Jalan Kalibaru Timur VC RW 13 RT 03.
Pertemuan dihadiri oleh Dzulfadhli (Sekretaris DPC BRNR Jakarta Utara), Bapak M. Sanudin (Ketua PAR Semper Timur), Bapak Gunawan Hadi Sahono (Sekretaris PAR Semper Timur), dan empat pengurus PAC Cilincing, yaitu Ibu Arifah (Ketua PAC), Ibu Nova Rotinsulu, Ibu Hj. Nurlina, dan Bapak Pendi. Salah satu agenda utama pertemuan adalah membahas pembentukan PAR di tujuh kelurahan wilayah Jakarta Utara. Dari tujuh kelurahan tersebut, lima PAR telah terbentuk, sementara dua lainnya Marunda dan Kalibaru masih dalam proses pembentukan.
Pertemuan juga membahas pemanfaatan aplikasi BRNR. Hampir seluruh pengurus yang hadir telah menginstal dan mulai memahami penggunaan aplikasi tersebut. Dzulfadhli, Sekretaris DPC BRNR Jakarta Utara, menekankan pentingnya penguasaan aplikasi KTAD (Kartu Tanda Anggota Digital) BRNR.
“Dengan KTAD, kita menuju masyarakat berkemajuan. Aplikasi super KTAD BRNR ini telah mencakup hampir seluruh aplikasi yang dibutuhkan masyarakat luas, dan kita harus mampu beradaptasi dengan teknologi ini,” ujar Dzulfadhli. Ia berharap seluruh pengurus dapat menguasai dan memanfaatkan aplikasi KTAD BRNR secara optimal untuk mendukung program-program BRNR. Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan untuk mempercepat pembentukan PAR yang belum terbentuk dan meningkatkan literasi digital para pengurus melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi KTAD BRNR.
KHATAM AL QURAN DITENGAH KEMERIAHAN IDUL ADHA
Solok, Warta Pena Satu. Suasana Hari Raya Idul Adha di Jorong Silungkang, Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, diwarnai oleh semangat religius yang kuat. Sebanyak 22 anak mengikuti acara khatam Al-Quran yang digelar oleh Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Muhammadiyah Kubang Duo, Senin (9/6/2025).

Kegiatan tersebut menjadi simbol semangat keagamaan warga, sekaligus bentuk syukur di tengah perayaan Idul Adha. Ketua TPQ Muhammadiyah Kubang Duo, Hj Metri, S.Pd, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara guru, orang tua santri, dan masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, anak-anak tetap semangat walau kegiatan ini bertepatan dengan Idul Adha. Ini bukti bahwa Al-Quran masih menjadi bagian penting dalam kehidupan warga,” ujar Hj Metri.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Penjabat Wali Nagari Sulit Air Ayanda Sadra, MA, Babinsa, Kepala Jorong Silungkang, dan Kepala Jorong Rawang. Dalam sambutannya, Ayanda menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan mendorong agar kegiatan serupa terus dilanjutkan.

“Khatam bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk lebih mencintai dan memahami Al-Quran. Saya harap anak-anak terus melanjutkan mengaji dan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup,” ujarnya.
Acara berlangsung dalam suasana yang khidmat dan penuh haru. Para orang tua tampak bangga dan terharu menyaksikan anak-anak mereka menyelesaikan bacaan 30 juz Al-Quran.
“Melihat anak saya khatam hari ini membuat hati saya sangat bahagia. Ini buah dari perjuangan kami mendampingi mereka belajar,” kata Rina (38), salah satu wali santri.
Panitia berharap kegiatan ini bisa menginspirasi mushala dan masjid lain di Sumatera Barat untuk menyelenggarakan kegiatan serupa. Menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran sejak dini dianggap sebagai investasi moral dan spiritual yang penting bagi masa depan bangsa.
“Kami ingin menjadikan khatam Al-Quran bukan hanya sebagai s
eremonial, tapi budaya yang mengakar,” kata Hj Metri.Kegiatan khatam Al-Quran yang diselenggarakan TPQ Muhammadiyah Kubang Duo ini menjadi bukti bahwa semangat keagamaan masyarakat Sulit Air tetap tumbuh subur. Semoga tradisi ini terus berlanjut dan mampu membentuk generasi muda yang cinta Al-Quran dan berakhlak mulia.(Jasmiarti, S.Pd)
MUSOLAH KUBANG DUO SUKSES ADAKAN ACARA KHATAM AL QURAN DI SULIT AIR

Mushola Kubang Duo, yang terletak di Jorong Sulit Air, Nagari x Koto Nan Atas, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, baru-baru ini sukses menggelar acara khatam Al-Quran yang meriah. Acara ini diselenggarakan oleh Hj. Metri dan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting setempat, termasuk Bapak Wali Nagari Sulit Air, Bapak Babinsa, dan Kepala Sekolah TK Ibu Jasmiarti, S.Pd.

Kehadiran Bapak Wali Nagari memberikan semangat tersendiri bagi para peserta khatam. Beliau menekankan pentingnya meneruskan kegiatan mengaji, bukan hanya sebagai kelanjutan dari khatam Al-Quran, tetapi juga sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang. Beliau berharap kebiasaan baik ini akan terus ditularkan kepada adik-adik dan anak-anak lainnya.

Jakarta.warta Pena satu, Dukungan penuh juga diberikan oleh Bapak Babinsa yang hadir dalam acara tersebut. Beliau mengajak anak-anak untuk meramaikan mushola-mushola dengan kegiatan positif, seperti mengaji, sehingga mushola menjadi pusat kegiatan keagamaan yang hidup dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kepala Sekolah TK Ibu Jasmiarti, S.Pd., turut memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya acara khatam Al-Quran ini. Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan di setiap mushola dan masjid di Sulit Air, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran, dan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup bagi para peserta.
Antusiasme masyarakat Sulit Air sangat terlihat dalam acara ini. Keberhasilan khatam Al-Quran bukan hanya menjadi prestasi individu, tetapi juga menjadi kebanggaan bersama bagi seluruh warga Sulit Air. Kerja sama yang solid antara panitia, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan telah menciptakan suasana yang khidmat dan penuh makna.
Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi mushola dan masjid lainnya di seluruh Sumatera Barat untuk mengadakan kegiatan serupa. Menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran sejak dini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi penerus bangsa.
Acara khatam Al-Quran di Mushola Kubang Duo menjadi bukti nyata bahwa semangat keagamaan tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat Sulit Air. Semoga semangat ini terus berkobar dan menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui Al-Quran.
Jasmiarti., S. Pd
Kolaborasi DKR Pramuka dan KPPI: Posko Bantuan Komprehensif untuk Korban Bencana

Kolaborasi DKR Pramuka dan KPPI: Posko Bantuan Komprehensif untuk Korban Bencana
Jakarta, [9 Juni 2025] – Di tengah duka akibat bencana, secercah harapan terpancar dari posko bantuan gabungan yang didirikan oleh Dewan Kerja Ranting (DKR) Pramuka dan Kongres Pejuang Perempuan Indonesia (KPPI). Para relawan dari kedua organisasi ini bekerja sama dengan efisien dan terorganisir, memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan sampai ke tangan para korban yang membutuhkan. Keberadaan posko ini bukan hanya menjadi tempat bernaung, melainkan juga memberikan rasa aman dan dukungan moral yang sangat berarti di tengah situasi sulit.

Aspek krusial dari keberhasilan posko ini adalah penyediaan tenda-tenda pengungsian yang kokoh dan memadai. Tenda-tenda ini didirikan dengan cepat dan strategis, mampu menampung puluhan bahkan ratusan pengungsi, memberikan mereka perlindungan dari cuaca ekstrem serta privasi yang sangat dibutuhkan. Setiap tenda dilengkapi dengan alas tidur dan penerangan secukupnya, menciptakan lingkungan yang paling nyaman di tengah keterbatasan.
Selain tenda, selimut menjadi salah satu kebutuhan pokok yang tak terpisahkan. Dinginnya malam dan trauma pasca-bencana seringkali memperburuk kondisi fisik dan mental para korban. Distribusi ribuan selimut oleh relawan DKR Pramuka dan KPPI secara signifikan membantu menjaga kehangatan tubuh dan kenyamanan psikologis, terutama bagi anak-anak dan lansia yang lebih rentan terhadap kondisi lingkungan yang keras.
Prioritas utama lainnya adalah ketersediaan perlengkapan medis yang memadai. Tim medis gabungan yang terdiri dari relawan kesehatan serta tenaga medis profesional siap siaga di posko untuk memberikan penanganan pertama, pemeriksaan kesehatan rutin, dan penanganan luka. Obat-obatan esensial, P3K, serta peralatan medis dasar selalu tersedia untuk memastikan setiap keluhan kesehatan dapat ditangani dengan cepat, mencegah timbulnya masalah kesehatan yang lebih serius.

Tak kalah penting, dapur umum menjadi jantung operasional posko ini. Dengan jadwal makan teratur, dapur umum menyediakan asupan nutrisi yang layak bagi para korban dan relawan. Setiap hari, tim dapur umum bekerja keras menyiapkan ribuan porsi makanan bergizi, memastikan tidak ada korban yang kelaparan. Logistik bahan makanan pun diatur dengan cermat, memastikan pasokan selalu tercukupi untuk kebutuhan jangka panjang.

Kerja sama antara DKR Pramuka dan KPPI ini patut diapresiasi sebagai contoh nyata kolaborasi yang efektif dalam penanggulangan bencana. Keberhasilan mereka dalam mendirikan dan mengelola posko bantuan yang komprehensif ini menunjukkan bahwa dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi, kita dapat bersama-sama meringankan beban sesama yang tertimpa musibah. Penanganan yang holistik mulai dari penyediaan tempat tinggal, kehangatan, layanan kesehatan, hingga kebutuhan pangan, membuktikan efektivitas sinergi ini.
Keberadaan posko bantuan gabungan ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi organisasi lain untuk turut serta dalam membantu korban bencana. Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik, kita dapat membangun masyarakat yang lebih peduli dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam. Semoga semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus terjaga dan berkembang di tengah masyarakat Indonesia, menjadi pondasi kekuatan di setiap cobaan.
Ruki
KPPI BERGANDENG TANGAN DENGAN PRAMUKA RINGANKAN KORBAN KEBAKARAN KAPUK JAKARTA UTARA
- Pramuka dan Kongres Pejuang Perempuan Bersinergi,Ringankan Beban Korban Kebakaran Kapuk Muara

Jakarta, 9 Juni 2025 – Sebuah kolaborasi yang menginspirasi tercipta di tengah musibah kebakaran yang melanda Kapuk Muara, Penjaringan,Jakarta Utara. Dewan Kerja Ranting (DKR) Pramuka Kecamatan Penjaringan, yang terdiri dari pelajar SMP dan SMA setempat, bahu-membahu dengan Kongres Pejuang Perempuan Indonesia (KPPI) mendirikan posko bantuan bagi para korban. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kepedulian dan semangat gotong royong dalam meringankan beban warga yang tertimpa bencana.

Posko bantuan yang didirikan secara bersama ini beroperasi sejak hari pertama kebakaran.Para anggota DKR Pramuka,dibawah bimbingan Bapak Sudirman selaku pembina dan Bapak Iim sebagai koordinator, menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang patut diacungi jempol.Mereka tak kenal lelah melayani para korban, memberikan bantuan yang dibutuhkan, dan menjadi simbol harapan di tengah kepiluan.Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial.

Kehadiran para anggota DKR Pramuka yang masih berusia remaja ini menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar.Semangat mereka dalam membantu sesama, tanpa pamrih dan dengan penuh tanggung jawab, menjadi teladan bagi generasi muda lainnya. Dedikasi mereka dalam membantu korban kebakaran membuktikan bahwa kepedulian sosial dapat ditanamkan sejak usia dini dan diwujudkan dalam aksi nyata. Mereka telah menunjukkan bahwa Pramuka tidak hanya sekadar organisasi kepanduan, tetapi juga wadah untuk membentuk karakter dan kepribadian yang unggul.KPPI, sebagai organisasi perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial,menyatakan kebanggaannya atas kolaborasi ini. Ketua KPPI (nama ketua, jika tersedia) mengatakan bahwa semangat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh para anggota DKR Pramuka sangat menginspirasi. Kerja sama ini, menurutnya, merupakan contoh nyata bagaimana sinergi antar lembaga dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan yang diberikan melalui posko gabungan ini beragam, mulai dari kebutuhan pokok seperti makanan, minuman, pakaian, hingga perlengkapan lainnya. Para relawan dari DKR Pramuka dan KPPI bekerja sama dengan efisien dan terorganisir, memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan sampai ke tangan para korban yang membutuhkan.Keberadaan posko ini menjadi tempat bernaung bagi para korban, memberikan rasa aman dan dukungan moral di tengah situasi yang sulit.
Kerja sama antara DKR Pramuka dan KPPI ini patut diapresiasi sebagai contoh nyata kolaborasi yang efektif dalam penanggulangan bencana.Keberhasilan mereka dalam mendirikan dan mengelola posko bantuan menunjukkan bahwa dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi, kita dapat bersama-sama meringankan beban sesama yang tertimpa musibah.Semoga kolaborasi seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut serta dalam kegiatan sosial kemanusiaan.
Keberadaan posko bantuan gabungan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk turut serta dalam membantu korban bencana.Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik,kita dapat membangun masyarakat yang lebih peduli dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam.Semoga semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus terjaga dan berkembang di tengah masyarakat Indonesia.
By, nok sri
- Pramuka dan Kongres Pejuang Perempuan Bersinergi,Ringankan Beban Korban Kebakaran Kapuk Muara
KONGGRES PEREMPUAN PEJUANG INDONESIA BERSINERGI DENGAN PRAMUKA RINGANKAN BEBAN KORBAN KE BAKARAN KAPUK JAKARTA UTARA
Kongres Pejuang Perempuan Bersinergi dengangan pramuka, Ringankan Beban Korban Kebakaran Kapuk Muara

Jakarta, warta Pena satu, 9 Juni 2025 – Sebuah kolaborasi yang menginspirasi tercipta di tengah musibah kebakaran yang melanda Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Dewan Kerja Ranting (DKR) Pramuka Kecamatan Penjaringan, yang terdiri dari pelajar SMP dan SMA setempat, bahu-membahu dengan Kongres Pejuang Perempuan Indonesia (KPPI) mendirikan posko bantuan bagi para korban. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kepedulian dan semangat gotong royong dalam meringankan beban warga yang tertimpa bencana.

Posko bantuan yang didirikan secara bersama ini beroperasi sejak hari pertama kebakaran. Para anggota DKR Pramuka, dibawah bimbingan Bapak Sudirman selaku pembina dan Bapak Iim sebagai koordinator, menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang patut diacungi jempol. Mereka tak kenal lelah melayani para korban, memberikan bantuan yang dibutuhkan, dan menjadi simbol harapan di tengah kepiluan. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial.

Kehadiran para anggota DKR Pramuka yang masih berusia remaja ini menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar. Semangat mereka dalam membantu sesama, tanpa pamrih dan dengan penuh tanggung jawab, menjadi teladan bagi generasi muda lainnya. Dedikasi mereka dalam membantu korban kebakaran membuktikan bahwa kepedulian sosial dapat ditanamkan sejak usia dini dan diwujudkan dalam aksi nyata. Mereka telah menunjukkan bahwa Pramuka tidak hanya sekadar organisasi kepanduan, tetapi juga wadah untuk membentuk karakter dan kepribadian yang unggul.KPPI, sebagai organisasi perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial, menyatakan kebanggaannya atas kolaborasi ini. Ketua KPPI (nama ketua, jika tersedia) mengatakan bahwa semangat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh para anggota DKR Pramuka sangat menginspirasi. Kerja sama ini, menurutnya, merupakan contoh nyata bagaimana sinergi antar lembaga dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan yang diberikan melalui posko gabungan ini beragam, mulai dari kebutuhan pokok seperti makanan, minuman, pakaian, hingga perlengkapan lainnya. Para relawan dari DKR Pramuka dan KPPI bekerja sama dengan efisien dan terorganisir, memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan sampai ke tangan para korban yang membutuhkan. Keberadaan posko ini menjadi tempat bernaung bagi para korban, memberikan rasa aman dan dukungan moral di tengah situasi yang sulit.
Kerja sama antara DKR Pramuka dan KPPI ini patut diapresiasi sebagai contoh nyata kolaborasi yang efektif dalam penanggulangan bencana. Keberhasilan mereka dalam mendirikan dan mengelola posko bantuan menunjukkan bahwa dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi, kita dapat bersama-sama meringankan beban sesama yang tertimpa musibah. Semoga kolaborasi seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut serta dalam kegiatan sosial kemanusiaan.
Keberadaan posko bantuan gabungan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk turut serta dalam membantu korban bencana. Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik, kita dapat membangun masyarakat yang lebih peduli dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam. Semoga semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus terjaga dan berkembang di tengah masyarakat Indonesia.
ANTUSIASME TINGGI MASYARAKAT III KOTO TANAH DATAR SEMBELIH 158 HEWAN QURBAN
Jakarta. Warta pena satu. Antusiasme Tinggi Masyarakat III Koto, Tanah Datar, Sembelih 158 Hewan Kurban Idul Adha

Warga Nagari III Koto, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menunjukkan antusiasme tinggi dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban Idul Adha 1446 H/2025 M. Di bawah kepemimpinan Wali Nagari III Koto, Bapak Wily Adha S. Sy, sebanyak 158 hewan kurban, terdiri dari 108 ekor sapi dan 50 ekor kambing, berhasil disembelih. Jumlah ini menandai peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban yang melibatkan 800 peserta ini berlangsung tertib dan lancar. Prosesnya dimonitoring langsung oleh Wali Nagari beserta perangkat nagari, Bhabinkamtibmas (Dera Eka Putra, S.Sos), dan Babinsa (Bambang). Kehadiran aparat keamanan ini turut menjamin keamanan dan kelancaran prosesi penyembelihan di sepuluh jorong yang ada di Nagari III Koto.Keberhasilan pelaksanaan kurban tahun ini tak lepas dari kerjasama yang baik antara pemerintah nagari, tokoh masyarakat, dan seluruh warga. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terlihat nyata dalam partisipasi masyarakat yang tinggi. Hal ini menunjukkan kekompakan dan ketaatan masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban.

Peningkatan jumlah hewan kurban juga mencerminkan meningkatnya kesadaran dan kemampuan ekonomi masyarakat. Lebih banyak warga yang mampu berkurban, menunjukkan peningkatan kesejahteraan di Nagari III Koto. Semoga hal ini dapat terus berlanjut dan menjadi berkah bagi seluruh masyarakat.

Semoga momentum Idul Adha ini dapat memperkuat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat Nagari III Koto. Semoga keberkahan kurban ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat dan membawa kebaikan bagi daerah ini.
By, Hendrizon Parmato SinarroMENUMBUHKAN NILAI BERBAGI DARI USIA DINI MELALUI QURBAN
Qurban Perdana di Sulit Air: Menumbuhkan Nilai Berbagi di TK Aisyiyah II dan SD Muhammadiyah

Jakarta, Warta pena Satu, TK Aisyiyah II dan SD Muhammadiyah Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sukses menggelar penyembelihan hewan qurban perdana mereka. Inisiatif luar biasa dari Kepala TK Aisyiyah II, Ibu Jasmiarti, S.Pd., dan Kepala SD Muhammadiyah, Ibu Epi, serta dukungan penuh para guru dan pembina yayasan, telah menjadikan acara ini momen berharga bagi siswa dan masyarakat sekitar. Dukungan juga mengalir deras dari perantau Sulit Air yang berdomisili di berbagai daerah, termasuk Jakarta. Salah satu tokoh perantau yang peduli terhadap pendidikan dan sosial keagamaan di kampung halamannya adalah Bapak Zafrullah, yang komitmennya patut diapresiasi. Terima kasih juga kepada para perantau lainnya yang telah berkontribusi. Semoga rezeki para perantau senantiasa berlimpah dan terus tergerak untuk berbagi.

Lebih dari sekadar ritual keagamaan, penyembelihan hewan qurban ini menjadi pembelajaran berharga tentang berbagi dan kepedulian. Para siswa diajarkan nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme tinggi dari wali murid dan masyarakat sekitar menjadi bukti nyata pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ibu Jasmiarti berharap kegiatan qurban ini dapat menjadi agenda tahunan TK Aisyiyah II. Selain sebagai pembelajaran karakter bagi siswa, qurban juga menjadi wujud nyata kepedulian sekolah terhadap lingkungan sekitar, membangun kebersamaan dan memperkuat jalinan sosial yang erat. Semoga kegiatan ini menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk turut serta menanamkan nilai-nilai berbagi dan kepedulian kepada generasi muda.By : jasmiarti., S. Pd
Idul Adha 1446 H di Masjid Nurul Hidayah: Menebar Kebaikan dan Membangun Generasi Penerus
Idul Adha 1446 H di Masjid Nurul Hidayah: Menebar Kebaikan dan Membangun Generasi PenerusJakarta, WartaPenaSatu – Semangat Idul Adha 1446 Hijriah begitu terasa di lingkungan Masjid Nurul Hidayah, Kebagusan, Jakarta Selatan. Tahun ini, perayaan hari raya kurban mengusung tema mendalam: “Hikmah Kurban: Sembelih Sifat Kehewanan, Raih Kemanusiaan Seutuhnya.” Tema ini mengajak umat Muslim untuk tidak hanya berfokus pada penyembelihan hewan kurban secara fisik, namun juga menyoroti pentingnya “menyembelih” sifat-sifat buruk dalam diri demi mencapai kemuliaan sebagai manusia sejati.
Panitia pelaksana kurban Masjid Nurul Hidayah telah bekerja keras mempersiapkan segala sesuatunya. Dari hasil pengumpulan dan sumbangan, terkumpul 8 ekor sapi dan 8 ekor domba yang akan disembelih. Pelaksanaan pemotongan hewan kurban sendiri dilakukan pada hari Sabtu, 7 Juni 2025, pukul 07.00 WIB di area masjid.

Yang menarik, dalam pelaksanaan kurban tahun ini, panitia utama dibantu oleh tiga orang peserta yang telah mengikuti pelatihan pemotongan hewan kurban. Hal ini selaras dengan pesan yang disampaikan oleh Ustaz Sofian. Beliau menekankan pentingnya regenerasi, khususnya bagi para pemuda di lingkungan Masjid Nurul Hidayah. “Sudah saatnya ada perwakilan dari generasi penerus sebagai pengganti generasi sebelumnya yang harus bisa melakukan penyembelihan hewan kurban. Ini adalah bekal ilmu dan juga ladang pahala,” ujar Ustaz Sofian.

Setelah proses penyembelihan, daging hewan kurban langsung didistribusikan kepada masyarakat sekitar. Prioritas utama pembagian adalah kepada kaum dhuafa, anak-anak yatim piatu, para janda, serta mereka yang ikut serta membantu kelancaran acara ini. Semangat berbagi dan kepedulian sosial menjadi inti dari perayaan Idul Adha di Masjid Nurul Hidayah.
Semoga semangat kurban tahun ini tidak hanya meninggalkan jejak kebaikan melalui daging yang dibagikan, namun juga menginspirasi setiap individu untuk terus memperbaiki diri dan menumbuhkan sifat-sifat mulia.
ruki