Detik-Detik Mencekam di Senja Ramadan: Kobra Mematikan Muncul di Depan Sekretariat MAKI Jatim
WARTAPENASATUJATIM | Sidoarjo – Menjelang adzan Maghrib berkumandang, saat suasana Ramadan biasanya diwarnai ketenangan dan persiapan berbuka puasa, peristiwa tak terduga justru mengguncang Sekretariat Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur di Surabaya, Minggu sore (1/3/2026).
Seekor ular jenis kobra berukuran besar tiba-tiba muncul persis di depan pagar kantor. Kemunculan reptil berbisa tersebut sontak mengagetkan para pengurus yang tengah bersiap menunaikan salat Maghrib berjamaah.
Peristiwa bermula ketika Putra, Koordinator Bidang Litbang dan Investigasi MAKI Jatim, bersama Andhika hendak berjalan kaki menuju Masjid Al Aziz di kawasan Perumahan Permata Juanda.
Langkah keduanya terhenti ketika Putra mencurigai gerakan cepat melintas di depan pagar sekretariat.
Awalnya hanya bayangan samar. Namun dalam hitungan detik, sosok itu terlihat jelas seekor ular dengan tubuh cukup besar bergerak cepat menyusuri sisi pagar.
“Gerakannya cepat sekali. Awalnya saya kira hanya hewan biasa, tapi setelah diperhatikan, ternyata ular,” ujar Putra.
Tanpa membuang waktu, Putra dan Andhika segera memanggil Suryawan pengurus MAKI yang dikenal memiliki kemampuan menangani satwa liar dan akrab disapa “Gundul Demit”. Situasi berubah tegang ketika ular tersebut menunjukkan sikap defensif.
Dalam proses pengejaran singkat namun menegangkan, sang ular sempat melawan dengan membuka mulut lebar-lebar dan menyemburkan bisa ke arah tim yang mencoba mendekat.
Momen itu sempat membuat suasana mencekam, mengingat jenis kobra dikenal memiliki racun mematikan.
Dengan menggunakan tongkat kayu sebagai alat bantu, Putra dan Suryawan berupaya mengendalikan situasi.
Beberapa kali ular mencoba meloloskan diri, bahkan memperlihatkan gerakan menyerang. Namun koordinasi cepat dan keberanian keduanya akhirnya membuahkan hasil.
Kepala ular berhasil dijepit dan diamankan dengan teknik manual yang hati-hati. Setelah diteliti lebih lanjut, reptil tersebut dipastikan sebagai ular kobra dengan ukuran relatif besar dan memiliki bisa berbahaya apabila menggigit.
Tidak ada korban dalam insiden tersebut. Seluruh pengurus MAKI Jatim dilaporkan dalam kondisi aman.
Saat ini, ular kobra tersebut telah ditempatkan dalam ruang kaca khusus di lingkungan sekretariat.
Selain untuk pengamanan, pihak MAKI berencana memeliharanya sebagai sarana edukasi dan daya tarik bagi tamu yang berkunjung.
Peristiwa ini menjadi pengalaman tak terlupakan bagi para pengurus. Di tengah semangat Ramadan yang identik dengan ketenangan, kemunculan predator berbisa itu menghadirkan adrenalin sekaligus pelajaran tentang kesiapsiagaan.
Detik-detik sebelum berbuka yang biasanya diisi doa dan penantian adzan, sore itu berubah menjadi adegan dramatis penuh ketegangan.
Namun berkat respons cepat dan keberanian tim, situasi berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban.
Senja pun akhirnya kembali tenang. Adzan Maghrib tetap berkumandang. Dan di balik peristiwa mengejutkan itu, tersimpan kisah tentang refleks cepat, solidaritas, serta keberanian menghadapi ancaman yang datang tanpa aba-aba. (Bgn)***
Anda Mungkin Suka Juga
Tingkatkan Kemampuan 100 Penyidik Jajaran Polda Jatim Dibekali Integritas dan Empati di SPN Polda Jatim
6 Oktober 2025
Kolaborasi Strategis: Polresta Palangka Raya dan Fathul Jannah Bersinergi Wujudkan Lingkungan Pendidikan Bebas Perundungan.
23 September 2025