Expo Expose 2026 Jawa Timur ! SMK Hebat 2026 Jadi Panggung Mimpi, Karya, dan Harapan Generasi Emas
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Ada yang berbeda di sudut megah Grand City Lantai III pekan ini. Bukan sekadar riuh pameran, melainkan denyut harapan, semangat, dan mimpi ribuan siswa yang bertemu dalam satu panggung besar: Expo & Expose SMK Hebat Jawa Timur 2026 yang digelar oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Dindik Jatim).
Selama tiga hari, 12–14 Februari 2026, sebanyak 269 SMK negeri dan swasta se-Jawa Timur menghadirkan karya terbaik mereka.
Di setiap stan, terpancar kebanggaan bukan hanya atas produk yang dipajang, tetapi atas proses panjang yang melibatkan kerja keras, kegigihan, dan kolaborasi antara siswa dan guru.
Expo ini bukan sekadar etalase hasil praktik sekolah. Ia adalah ruang pertemuan antara cita-cita dan kenyataan, antara ruang kelas dan dunia industri.
Beragam inovasi ditampilkan dalam 10 kompetensi strategis mulai dari pariwisata, teknologi manufaktur, teknologi rekayasa, kesehatan, perhotelan, kemaritiman, pertanian, hingga seni dan ekonomi kreatif.
Di balik setiap produk kuliner kreatif, aplikasi teknologi, layanan kesehatan, hingga karya seni, ada cerita tentang siswa yang belajar jatuh dan bangkit.
Ada guru yang mendampingi tanpa lelah. Ada sekolah yang percaya bahwa keterampilan adalah jembatan masa depan.
Tak semua karya bisa tampil. Produk-produk yang dipamerkan telah melalui proses kurasi ketat dipilih karena dinilai siap bersaing di pasar.
Bahkan, seluruhnya diperjualbelikan, membuktikan bahwa karya siswa SMK bukan hanya untuk dinilai, tetapi untuk dihargai.
“Expo ini bukan sekadar pamer karya. Ini tentang membuka jalan agar produk SMK bisa menembus pasar, bahkan berpeluang ekspor,” ujar salah satu perwakilan panitia dengan penuh keyakinan.
Yang membuat expo ini semakin bermakna adalah hadirnya sesi business matching antara SMK dan mitra industri. Di ruang-ruang diskusi itulah masa depan dirancang—kerja sama produksi dibahas, peluang investasi dibuka, dan kesempatan kerja diperluas.
Bagi siswa, ini bukan hanya kesempatan bertemu calon perekrut. Ini adalah momen pembuktian bahwa keterampilan yang mereka pelajari relevan dengan kebutuhan nyata dunia kerja.
SMK memiliki tiga orientasi utama: bekerja, melanjutkan pendidikan, atau berwirausaha. Melalui expo ini, ketiganya mendapat ruang yang sama untuk tumbuh.
Dindik Jatim optimistis kegiatan ini turut mendorong penurunan angka pengangguran lulusan SMK melalui peningkatan serapan kerja dan penguatan kewirausahaan siswa.
Di sisi lain, Jawa Timur juga terus menjaga tradisi prestasi. Tiga kali berturut-turut meraih juara pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional, provinsi ini bertekad mempertahankan capaian tersebut.
Tak hanya inovasi teknologi dan produk bisnis, panggung expo juga diramaikan penampilan seni siswa tari tradisional, pertunjukan wayang kulit, hingga orkestra pelajar.
Semua berpadu dalam harmoni yang memperlihatkan bahwa SMK bukan hanya tentang keterampilan teknis, tetapi juga tentang karakter dan budaya.
Pada hari pertama saja, sekitar 2.100 pengunjung memadati lokasi—mulai dari siswa, guru, masyarakat umum, hingga perwakilan industri. Antusiasme itu menjadi bukti bahwa publik semakin percaya pada kualitas pendidikan vokasi.
Expo & Expose SMK Hebat Jawa Timur 2026 adalah cerminan perubahan. Bahwa sekolah kejuruan hari ini bukan lagi pilihan kedua, melainkan pusat lahirnya inovator muda. Bahwa dari ruang praktik sederhana, lahir karya yang siap bersaing di pasar nasional bahkan global.
Di setiap produk yang terjual, di setiap kartu nama yang bertukar, di setiap tepuk tangan yang menggema tersimpan satu pesan kuat:
SMK Jawa Timur sedang menulis masa depan. Dan masa depan itu terlihat begitu menjanjikan. (Bgn)***
KAWAL PENUH AGENDA WAPRES
Anda Mungkin Suka Juga
Dipimpin Gubernur, Kapolda Kalteng Hadiri Peresmian Pameran dan Pasar Rakyat di Barito Utara
17 November 2025
Satuan Pengaman BRI KC Tangerang Ahmad Yani Gelar Pelatihan Rutin untuk Tingkatkan Ketangguhan dan Pelayanan
10 Desember 2025