Hukum yang Tegas, Pelayanan yang Humanis: Tahun Emas Kejari Tanjung Perak 2025
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 29 Desember 2025 – Dedikasi dan integritas yang tak tergoyahkan menjadi fondasi utama Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dalam menuntaskan seluruh agenda kerja sepanjang tahun 2025.
Di bawah kepemimpinan yang progresif dan visioner, institusi penegak hukum ini tidak semata mengejar capaian statistik, melainkan berhasil merajut keseimbangan antara ketegasan hukum dan sentuhan kemanusiaan yang berkeadilan.
Transformasi besar tersebut tercermin nyata dalam wajah pelayanan publik yang kian transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Surabaya dan wilayah sekitarnya. Kejaksaan tidak lagi berdiri sebagai menara gading, tetapi hadir sebagai institusi negara yang membumi dan dipercaya.
Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Darwis Burhansyah, S.H., M.H., menegaskan bahwa orientasi penegakan hukum yang ia pimpin kini melampaui pendekatan konvensional.
Menurutnya, hukum modern harus mampu menyentuh akar persoalan sosial melalui pendekatan kemanusiaan, tanpa kehilangan daya tekan dan efek jera.
“Prioritas utama kami tetap pada pemulihan kerugian negara, sekaligus edukasi hukum yang masif agar masyarakat semakin sadar dan melek aturan,” ujar Darwis, Senin (29/12/2025).
Profesionalisme kelembagaan tercermin kuat dari kinerja Bidang Pembinaan, yang mencatat realisasi anggaran hampir sempurna, mencapai 99,99 persen.
Dari total pagu anggaran sebesar Rp18,5 miliar, sisa dana yang tidak terserap berada pada angka yang nyaris tak signifikan sebuah indikator perencanaan yang presisi dan disiplin fiskal yang patut menjadi teladan.
Capaian yang lebih mencengangkan datang dari sektor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Kejari Tanjung Perak sukses melampaui target hingga 357,75 persen, dengan total setoran ke kas negara menembus Rp7,1 miliar lebih.
Pendapatan ini bersumber dari pengelolaan denda, uang pengganti, serta lelang barang rampasan yang dilaksanakan secara terbuka dan akuntabel.
Sementara itu, Bidang Intelijen bekerja senyap namun berdampak luas. Seluruh program kerja dituntaskan dengan serapan anggaran 100 persen, disertai inovasi edukatif seperti Jaksa Masuk Sekolah dan Jaksa Menyapa yang berhasil membangun komunikasi aktif dan humanis dengan masyarakat.
Upaya preventif melalui kampanye antikorupsi serta pengawasan aliran kepercayaan turut menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.
Kerja keras tersebut berbuah manis dengan diraihnya predikat Satuan Kerja Terbaik ke-4 se-Jawa Timur.
Penghargaan ini menegaskan peran strategis intelijen dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan mengawal kebijakan publik sepanjang 2025.
Sisi kemanusiaan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak semakin menonjol melalui kinerja Bidang Tindak Pidana Umum, yang berhasil menyelesaikan 21 perkara melalui mekanisme Keadilan Restoratif.
Capaian ini mengantarkan Kejari Tanjung Perak meraih Peringkat 1 se-Jawa Timur untuk Kejari Tipe B dalam penerapan Restorative Justice, sekaligus juara pertama dalam koordinasi penanganan perkara koneksitas.
Prestasi nasional turut ditorehkan oleh Bidang Tindak Pidana Khusus, yang menyabet predikat Terbaik Pertama se-Indonesia dalam penanganan perkara korupsi pada momentum Hakordia 2025.
Dengan keberhasilan menangani 10 penyidikan serta belasan penuntutan kasus korupsi dan cukai, Kejari Tanjung Perak menegaskan komitmennya: tidak ada ruang bagi perampok uang rakyat. Seluruh perkara dieksekusi secara tuntas dan menyeluruh.
Tak kalah impresif, peran Jaksa Pengacara Negara di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) mencatatkan keberhasilan luar biasa dengan menyelamatkan dan memulihkan keuangan negara senilai Rp251,3 miliar lebih.
Capaian ini diraih melalui puluhan kerja sama strategis dan pemberian bantuan hukum yang efektif, mengantarkan Bidang Datun meraih Peringkat Terbaik Pertama se-Jawa Timur pada Rakerda 2025.
Menutup deretan prestasi, Bidang Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) kembali mengukuhkan keunggulannya dengan predikat Peringkat 1 Kinerja Pemulihan Aset se-Jawa Timur.
Keberhasilan dalam pelaksanaan lelang dan pemusnahan barang bukti secara rutin memastikan setiap aset sitaan negara dikelola sesuai standar operasional yang ketat dan bertanggung jawab.
Capaian kolektif ini bukan sekadar deretan angka dan penghargaan, melainkan cerminan dedikasi tanpa batas dalam menjaga marwah hukum. Bagi masyarakat, prestasi Kejaksaan Negeri Tanjung Perak sepanjang 2025 menjadi bukti nyata bahwa hukum dapat ditegakkan dengan tegas, bersih, dan tetap berwajah manusia. (Bgn)***
Anda Mungkin Suka Juga
Polda Kalteng Gelar Salat Gaib, Istighosah dan Doa Bersama untuk Korban Banjir di Aceh , Sumbar dan Sumatera Utara
2 Desember 2025
Perkuat Sinergi, Kapolda Kalteng Sambut Kunjungan Kerja Komisi I DPR RI di Palangka Raya
4 Juli 2025