Seni dan Budaya

Mengalir Dari Jiwa Prajurit: Halal Bihalal PPAD Jatim Meneguhkan Pengabdian Abadi, Persatuan Kokoh, dan Integritas Tanpa Batas

Bagikan

WARTAPENASATUJATIM | Surabaya, 30 Maret 2026 – Dalam balutan suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan nilai-nilai luhur pasca-Ramadan, PD PPAD (Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Halal Bihalal yang sarat makna dan pesan kebangsaan.

Mengusung tema “Jalin Silaturahmi Demi Persatuan”, acara ini menjadi ruang temu yang tidak hanya mempererat hubungan emosional, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen pengabdian para purnawirawan kepada bangsa dan negara.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung PPAD Provinsi Jawa Timur, Jalan Brawijaya, Surabaya, pada Senin (30/3/2026), dihadiri oleh jajaran pengurus, anggota PPAD Jawa Timur, serta insan media dari Warta Pena Satu Jatim dan Pilar Pos.

Sejak pagi hari, para undangan tampak hadir dengan penuh antusias, membawa semangat Idulfitri yang identik dengan kebersihan hati dan keikhlasan untuk saling memaafkan.

Acara dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan dengan penuh khidmat oleh Kapten Inf. Sujayat, menciptakan suasana religius yang menyejukkan hati.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh Mayor CAJ H. Solahuddin yang mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai spiritual, keikhlasan, dan persaudaraan sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Pada pukul 10.30 WIB, acara resmi dibuka oleh Ketua Umum PD PPAD Provinsi Jawa Timur, Mayjen TNI (Purn) Dr. Drs. Wibisono Poespitohadi, M.Sc., M.Si. (Han). Dalam sambutannya yang penuh makna dan reflektif, beliau menegaskan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan momentum penting untuk melakukan introspeksi diri sekaligus penguatan organisasi secara menyeluruh.

“Kita tidak hanya membersihkan hati secara personal, tetapi juga memperkuat barisan secara struktural. PPAD Jawa Timur harus terus hadir sebagai wadah sinergi yang menjunjung tinggi hukum, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata bagi anggota, masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya dengan penuh ketegasan.

Lebih jauh, beliau menekankan bahwa semangat pengabdian seorang prajurit sejatinya tidak pernah berhenti, meskipun telah memasuki masa purnawirawan. Status tersebut, menurutnya, hanyalah perubahan administratif, sementara jiwa pengabdian tetap hidup dan harus terus diwujudkan dalam berbagai bentuk kontribusi positif.

Dalam suasana penuh kekhusyukan, beliau juga menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas kesempatan untuk kembali berkumpul dalam momen yang penuh keberkahan ini.

Halal Bihalal, lanjutnya, memiliki makna mendalam sebagai jembatan yang menyatukan hati, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat rasa kebersamaan dalam satu semangat pengabdian yang tidak pernah padam.

“Momen Idul Fitri adalah waktu yang sangat tepat untuk saling memaafkan, membuka lembaran baru, serta memperkokoh komitmen dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab,” tuturnya.

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi Halal Bihalal melalui saling bersalaman antar peserta. Momen ini berlangsung dengan penuh keakraban, diiringi senyum tulus dan sapaan hangat yang mencerminkan kuatnya nilai kekeluargaan di antara para purnawirawan.

Ramah tamah yang menyertainya semakin mempererat hubungan emosional, menjadikan acara ini bukan hanya formalitas, tetapi juga ruang batin untuk memperkuat persaudaraan.

Halal Bihalal sebagai tradisi khas masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam, kembali menunjukkan relevansinya sebagai sarana memperkuat harmoni sosial. Dalam konteks PPAD Jawa Timur, kegiatan ini menjadi simbol nyata bahwa nilai-nilai persatuan, loyalitas, dan integritas tetap menjadi fondasi utama dalam setiap langkah pengabdian.

Kehadiran insan media dalam kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam memperluas gaung pesan kebersamaan dan semangat kebangsaan kepada masyarakat luas. Sinergi antara organisasi purnawirawan dan media diharapkan mampu menghadirkan narasi positif yang memperkuat persatuan di tengah dinamika kehidupan berbangsa.

Dengan terselenggaranya kegiatan Halal Bihalal ini, PD PPAD Provinsi Jawa Timur tidak hanya merawat tradisi, tetapi juga meneguhkan kembali jati diri sebagai bagian dari kekuatan moral bangsa. Sebuah pengingat bahwa meskipun masa dinas telah usai, pengabdian sejati seorang prajurit akan terus hidup mengalir dalam tindakan, menyatu dalam nilai, dan mengakar dalam semangat persatuan Indonesia. (Bgn)***


Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wartapenasatu.com @2025