Riawan Syamsir Resmi Jadi Ketua RW 09 Menganti Permai, Dorong Lingkungan Mandiri dan Berintegritas
WARTAPENASATUJATIM | GRESIK – Kepemimpinan di tingkat akar rumput kembali mendapat sorotan. Riawan Syamsir, S.E. resmi terpilih sebagai Ketua RW 09 Perum Menganti Permai, Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, untuk masa bakti 2026–2031.
Terpilih melalui mekanisme pemilihan yang demokratis dan partisipatif, Riawan diharapkan mampu menghadirkan kepemimpinan yang tegas, inklusif, dan berorientasi pada pemberdayaan warga.
Pemilihan Ketua RW ini dinilai bukan sekadar pergantian figur, melainkan momentum konsolidasi sosial di lingkungan perumahan yang terus berkembang.
RW 09 Menganti Permai dihadapkan pada tantangan klasik kawasan urban, mulai dari penguatan kohesi sosial, tata kelola lingkungan, hingga peningkatan kemandirian ekonomi warga.
Sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan baru ini.
Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur, Heru Satriyo S., I.P., menilai posisi Ketua RW memiliki peran strategis dalam membangun budaya tata kelola yang bersih dan berintegritas sejak dari level paling bawah.
“RW adalah fondasi pemerintahan. Jika tata kelola di RW berjalan baik, transparan, dan akuntabel, maka kepercayaan publik akan tumbuh. Ketua RW harus menjadi contoh dalam kepemimpinan yang jujur dan berpihak pada warga,” ujar Heru Satriyo.
Ia menegaskan, Ketua RW tidak cukup hanya menguasai administrasi lingkungan, tetapi juga dituntut mampu menjadi penggerak perubahan sosial.
Ketua RW harus berperan sebagai penghubung aspirasi warga, mediator kepentingan, sekaligus inisiator program-program pemberdayaan yang berdampak langsung.
Menurut Heru, potensi sumber daya manusia di RW 09 Menganti Permai sangat besar jika dikelola secara tepat.
Pemberdayaan pemuda, penguatan peran perempuan, serta peningkatan kapasitas warga usia produktif menjadi agenda penting untuk mendorong lingkungan yang mandiri secara sosial dan ekonomi.
“Pemuda harus difasilitasi agar kreatif dan produktif, ibu-ibu diberi ruang berkontribusi dalam aktivitas sosial dan ekonomi, sementara warga yang belum bekerja perlu didorong memiliki keterampilan. RW harus menjadi pusat pertumbuhan,” tegasnya.
Di bawah kepemimpinan Riawan Syamsir, RW 09 Menganti Permai diharapkan mampu menghadirkan tata kelola lingkungan yang terbuka dan partisipatif, serta memperkuat kolaborasi antara pengurus RW, RT, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi ini menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan berdaya saing.
Masa bakti 2026–2031 dipandang sebagai periode krusial untuk meletakkan fondasi perubahan berkelanjutan.
Jika kepemimpinan dijalankan secara konsisten dan berorientasi pada kepentingan publik, RW 09 Menganti Permai berpeluang menjadi model lingkungan perumahan yang tidak hanya nyaman dihuni, tetapi juga tangguh secara sosial dan ekonomi. (Bgn)***
Anda Mungkin Suka Juga
KOMUNITAS JAKARTA KOLABORASI BERSAMA GMPI
23 Juni 2025
Wujudkan Lingkungan Kerja Nyaman, Bapas Nusakambangan Lakukan Kerja Bakti
13 Januari 2026