DPD PSI Jakarta utara menghadiri acara Bakesbangpol angkatan III tahun 2025 di Hotel Ibis Sunter
Kemitraan Pemda dan Parpol Angkatan III Digelar, PSI Jakarta Utara Aktifkan Struktur PartaiUwais picture sukses menggelar press conference dan gala premiere film “Timur” pada tanggal 04 Desember 2025
Warta pena satu, Di Balik Layar ‘Sang Laga” Aktor sekaligus sutradara Iko Uwais.Kisah Persaudaraan tiga sahabat yang diperankan Iko Uwais – Timur, Jimmy Kabogau – Sila dan Aufa Assagaf – Apollo sejak anak anak sudah mempunyai janji setia untuk tidak saling mengkhianati. Di jantung Jakarta, di antara hiruk pikuk lalu lintas dan gedung-gedung pencakar langit, lahir sebuah film yang bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sebuah perayaan persaudaraan. ‘Sang Timur adalah Sebuah film laga yang diproduksi oleh Uwais Pictures dan disutradarai oleh Iko Uwais, menjadi bukti nyata bahwa persaudaraan adalah nilai yang tak ternilai harganya.
Ide film ini muncul dari Ryan Santoso, produser visioner yang ingin mengangkat tema persaudaraan ke layar lebar. Ryan percaya bahwa di tengah dunia yang semakin individualistis, penting untuk mengingatkan kembali tentang pentingnya saling mendukung dan menguatkan satu sama lain. Ia kemudian mengajak Iko Uwais seorang sutradara muda berbakat, untuk mewujudkan visinya.
Iko Uwais yang dikenal dengan gaya penyutradaraan yang dinamis dan penuh aksi, langsung tertarik dengan ide tersebut. Ia melihat ‘Timur” sebagai kesempatan untuk menggabungkan elemen laga yang mendebarkan dengan pesan moral yang kuat. Bersama-sama, Ryan Santoso dan Iko Uwais mulai merancang sebuah cerita tentang tiga orang sahabat yang harus berjuang bersama untuk menghadapi berbagai rintangan. Tema brotherhood yang terinspirasi selama 5 tahun impian aktor laga dan sang produser sehingga dipoduksilah film laga berskala internasional…ini bukti dari persaudaraan Iko dan Ryan dibalik layar
Proses produksi film ini tidaklah mudah. Mereka harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari jadwal syuting yang padat ,medan laga yang sulit hingga adegan laga yang berbahay serta cuaca ekstrim. Namun, di tengah semua kesulitan itu, semangat persaudaraan tetap menjadi kekuatan utama mereka. Para pemain dan kru film saling mendukung dan menguatkan satu sama lain, menciptakan suasana kerja yang positif dan penuh kekeluargaan.
Salah satu momen paling berkesan adalah ketika mereka harus melakukan syuting adegan perkelahian di sebuah gudang tua. Adegan itu sangat berbahaya dan membutuhkan koordinasi yang sempurna. Namun, berkat kerja sama tim yang solid, mereka berhasil menyelesaikan adegan itu dengan sukses tanpa ada yang terluka. Momen itu menjadi bukti nyata bahwa persaudaraan bisa mengatasi segala rintangan.
‘Timur” bercerita tentang tiga orang sahabat bernama Timur, Sila dan Apollo.Mereka tumbuh besar bersama di sebuah kampung kecil dan memiliki impian yang sama, yaitu menjadi seorang prajurit yang gagah berani. Namun, impian mereka harus teruji ketika kampung mereka diserang oleh sekelompok penjahat. Mereka bertiga harus berjuang bersama untuk melindungi
Timur siap tayang diseluruh bioskop Indonesia mulai 18 Desember 2025. Saksikan pengalaman sinematik yang menegangkan sekaligus mengunggah sebuah kisah tentang keberanian, pengkhianatan dan perjuangan tanpa akhir untuk menemukan jalan pulang.
Partangiangan bolon & Pelantikan Pengurus Baru Ompu Raja Marbulang
Pesta Meriah Pesta Batak Toba Raja Marbulang Gemparkan Padepokan Pencak Silat TMII. Jakarta timur.

Jakarta Timur , warta pena satu Gedung Padepokan Pencak Silat TMII menjadi saksi kemeriahan pesta Batak Toba Raja Marbulang yang berlangsung meriah pada Minggu 24 Agustus 2025. Acara ini dihadiri oleh ribuan anggota keluarga besar Raja Marbulang dari seluruh wilayah Jabodetabek, yang datang untuk mempererat tali persaudaraan dan melestarikan budaya Batak Toba serta mendoakan agar Pembangunan Tugu Marbulang bulan november bisa terlaksana dengan baik.



Acara ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan adat dan hiburan, termasuk musik dan lagu batak, tarian tor tor dan solois perempuan cilik. Para hadirin tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, menunjukkan kecintaan mereka pada warisan leluhur.Ada juga hadiah menarik untuk door prize tiap anggota keluarga yang sudah mendata di buku registrasi. Sebuah motor sebagai hadiah utama yang dimenangkan Tohom Simamora/ br hutajulu mengakhiri rangkaian acara pesta Bonataon Ompu Marbulang.
Ketua panitia, Samudur Simamora, dalam sambutannya mengajak seluruh keluarga besar Ompu Raja Marbulang untuk bersatu padu mendukung pembangunan tugu di Tano Paaogit. “Tugu ini akan menjadi simbol persatuan dan kebanggaan kita sebagai keturunan Raja Marbulang. Mari kita bersama-sama mewujudkan impian ini,” ujarnya dengan semangat.
Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi generasi muda Raja Marbulang, yang diharapkan dapat terus menjaga dan mengembangkan tradisi Batak Toba di tengah современный dunia. Dengan semangat kebersamaan, Pesta Batak Toba Raja Marbulang sukses menjadi momentum penting untuk memperkokoh identitas dan solidaritas keluarga.
Diakhir acara semua diakhiri dengan menyanyikan lagu ” O tano batak” yang bermakna untuk saling mengenal dan mencintai kebudayaan batak dimanapun berada terlebih mencintai Bona pasogit sebagai tanah leluhur yang beradab.
Press conference “Perempuan Pembawa Sial” film horor yang sangay menegangkan
Jumpa Pers Film “Perempuan Pembawa Sial” Gemparkan XXI Plaza Senayan.

Jakarta, 20 Agustus 2025 warta pena satu – Suasana tegang namun antusias meliputi XXI Plaza Senayan kemarin, saat konferensi pers film “Perempuan Pembawa Sial” digelar. Film horor terbaru karya yang disutradarai oleh Fajar Nugros ini menjanjikan sebuah pengalaman sinematik yang mendebarkan sekaligus menggugah pikiran. Judul yang memberi arti dan makna yang mendalam menurut Fajar Nugros sehingga saya dicap sebagai sutradara misoginis dimana film.ini mengangkat cerita kutukan yang menimpa seorang perempuan yang berjuang melawan takdirnya karena budaya kita yang penuh dengan mitos.
Acara tersebut dihadiri oleh para pemain utama, kru film, serta sejumlah tokoh penting dari industri perfilman Indonesia. Fajar Nugros, sang sutradara, mengungkapkan bahwa film ini adalah sebuah karya yang sangat personal dan sarat akan makna tersembunyi. Beberapa nama aktor dan aktris terkenal turut pula membintangi film “Perempuan Pembawa Sial”
-Raihaanun sebagai Mirah
– Morgan Oey sebagai Bana
-Clara Bernadeth sebagai Puti
-Didik Nini Thowok sebagai Warso
-Aura Kharisma sebagai Lasmi
-Benedictivity sebagai Yanto

“Judulnya mungkin terdengar menyeramkan, tetapi sebenarnya film ini berbicara tentang kekuatan perempuan dalam menghadapi stigma dan prasangka,” ujar Fajar dalam konferensi pers tersebut. Ia menambahkan bahwa film ini diharapkan dapat membuka diskusi yang lebih luas tentang isu-isu sosial yang relevan di masyarakat.
Para pemain pun turut berbagi pengalaman mereka selama proses syuting. Mereka sepakat bahwa film ini adalah sebuah tantangan yang sangat berarti, karena mengharuskan mereka untuk mendalami karakter yang kompleks dan penuh dengan konflik internal.
“Perempuan Pembawa Sial” bercerita tentang seorang wanita muda yang harus berjuang melawan takdirnya, setelah dituduh membawa kesialan bagi orang-orang di sekitarnya. Dengan alur cerita yang penuh dengan kejutan dan ketegangan, film ini diharapkan dapat memikat hati penonton dari berbagai kalangan.
Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai tanggal 18 September 2025. Dengan dukungan dari tim produksi yang solid dan jajaran pemain yang bertalenta, “Perempuan Pembawa Sial” siap menjadi salah satu film yang paling diperbincangkan tahun ini.
Para penonton yang hadir dalam jumpa pers tersebut tampak antusias dan tidak sabar untuk menyaksikan film ini. Mereka berharap bahwa “Perempuan Pembawa Sial” dapat memberikan warna baru bagi perfilman Indonesia dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Bela negara meningkatkan rasa bela negara dan menyongsong Indonesia emas
Bamagnas Gelar Seminar Nasional Bela Negara

Warta pena satu, 14 agustus 2025
Jakarta, Artha Gading Jakarta Utara
Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) menggelar Seminar Nasional Bela Negara sebagai bentuk komitmen mendukung persatuan, kesatuan, dan ketahanan nasional. Kegiatan ini dilaksanakan di Mall Atha Gading STT EKUMENE Lantai 5, Kamis ( 14/08/2025 ),Narasumber :
Brigjen TNI G. Eko Sunarto, S.Pd., M.Si ( Direktur Bela Negara Kemenhan RI)Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd ( Dirjen Bimas Kristen RI)
Kol. Sus Prof.Dr.Drs.Mhd.Halkis,MH ( Guru Besar Univ Pertahanan)

Ketua Umum Bamagnas, *Pdt. Dr Japarlin Marbun, M.Pd* dalam sambutannya menegaskan bahwa bela negara bukan hanya tugas TNI dan Polri, tetapi juga kewajiban seluruh warga negara tanpa memandang suku, agama, maupun golongan. “Bela negara dapat diwujudkan dengan menjaga persatuan, taat hukum, serta berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Seminar ini menghadirkan narasumber dari kalangan militer, akademisi, dan tokoh agama yang membahas strategi membangun kesadaran bela negara di tengah tantangan global dan ancaman disintegrasi.
Dengan adanya seminar ini, Bamagnas berharap masyarakat semakin memahami pentingnya bela negara sebagai bagian dari pengamalan Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan sehari-hari.
Diharapkan materi P4 yang dahulu pernah diterapkan di sekolah bisa diterapkan kembali mingingat maraknya intoleransi di NKRI.. Semoga Bela negara bisa mewujudkan harapan masyarakat Indonesi umumnya dan umat minoritas khususnya yang mengalami kejadian intoleran di beberapa daerah akhir akgir ini.
Report,
Forum Group Discussion membahas RDF Plant Rorotan tutup atau dilanjutkan?
FGD di Hotel The Tavia Bahas Nasib RDF Plant Rorotan: Antara Harapan dan Tantangan , antara tutup atau dilanjutkan.

Hotel The Tavia, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, warta pena satu menjadi tempat berlangsungnya Forum Group Discussion (FGD) krusial yang membahas masa depan RDF Plant Rorotan. Diskusi yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait ini bertujuan untuk mencari solusi terbaik atas proyek pengolahan sampah senilai Rp 1,3 Triliun tersebut yang akan diresmikan bapak presiden Prabowo Subianto menimbulkan pro-kontra.
Sebagai pembicara kunci, hadir Lurah Rorotan Bapak Ahmad Fitroh, Ketua RW 08 dan RW 09, yang mewakili suara langsung masyarakat sekitar. Mereka berbagi pengalaman dan aspirasi terkait dampak RDF Plant Rorotan terhadap lingkungan dan kehidupan sosial ekonomi warga. Kehadiran Koordinator staf khusus Gubernur DKI Jakarta Bapak Prof. Firdaus Ali, yang turut membantu menjawab aspirasi masyarakat Jakarta dalam persoalan tata kelola persampahan DKI Jakarta 2025, memberikan perspektif yang lebih luas dan komprehensif. Pendampingan dari Dewan Kota Jakarta Utara Bapak Epriyanto juga memastikan agar kebijakan Pemda selaras dengan kebutuhan masyarakat Cilincing khususnya.FGD yang dipimpin oleh Bapak Viktor Napitupulu sangatlah mengharapkan ada hasil yang memuaskan untuk semua pihak terkait pabrik pengelolaan sampah ini. Diskusi dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama fokus pada dampak positif RDF Plant Rorotan bagi masyarakat sekitar. Para pembicara menekankan pentingnya proyek ini sebagai pencipta lapangan kerja dan peluang ekonomi baru bagi warga Rorotan. Keberadaan pabrik pengolahan sampah ini dianggap mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.
Sesi kedua berfokus pada tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha pengelolaan sampah. Para peserta diskusi membahas berbagai kendala, termasuk regulasi yang sering berubah setiap tahunnya, yang membuat para pelaku usaha merasa kesulitan dalam menjalankan bisnisnya secara berkelanjutan. Ketidakpastian regulasi ini berdampak pada investasi dan pengembangan usaha di sektor pengelolaan sampah.
Diskusi yang berlangsung cukup alot dan penuh perdebatan ini menghasilkan kesepakatan untuk melanjutkan proyek RDF Plant Rorotan. Proyek yang telah menelan biaya Rp 1,3 Triliun ini diharapkan dapat beroperasi sesuai rencana awal, sehingga DKI Jakarta tidak lagi bergantung pada TPA Bantar Gebang di Bekasi untuk pembuangan sampahnya.
Selain itu, FGD juga menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Kampanye pemilahan sampah di tingkat rumah tangga digalakkan sebagai upaya untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA dan mendukung keberhasilan RDF Plant Rorotan.
Keberhasilan RDF Plant Rorotan tidak hanya bergantung pada pemerintah dan investor, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam memilah sampah dari rumah. Harapannya, proyek ini dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk masalah sampah di Jakarta dan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Masyarakat Jawa Barat Sambut Tahun Baru Islam 1447 H dengan Pawai Obor yang Meriah
Masyarakat Jawa Barat Sambut Tahun Baru Islam 1447 H dengan Pawai Obor yang Meriah

Cimahi, Jawa Barat Wartapenasatu.com– Semarak Tahun Baru Islam 1447 H atau 1 Muharram 1447 H yang jatuh pada Jumat, 27 Juni 2025, dirayakan dengan penuh khidmat dan meriah oleh masyarakat Jawa Barat. Salah satu tradisi yang paling menonjol adalah pawai obor yang digelar di berbagai wilayah, seperti di Kota Cimahi dan Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya. Malam Kamis (26/6), suasana kota-kota tersebut dipenuhi dengan cahaya obor yang berkelap-kelip, diiringi lantunan sholawat dan tabuhan bedug yang menggema di seantero kampung.Pawai obor ini diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Antusiasme terlihat jelas dari raut wajah mereka yang penuh semangat dan gembira. Para peserta pawai berjalan beriringan, membawa obor yang menyala terang, menerangi kegelapan malam. Suasana semakin meriah dengan lantunan sholawat dan puji-pujian kepada Allah SWT yang menggema di sepanjang rute pawai. Terlihat pula para ibu-ibu yang turut berpartisipasi aktif, menambah semarak acara tersebut.
Salah satu peserta pawai, Widia dari Kota Cimahi, mengungkapkan bahwa pergantian tahun baru Islam merupakan momen sakral yang wajib diperingati. Ia menjelaskan bahwa penanggalan Hijriah dimulai sejak peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Peringatan tahun baru Islam ini menjadi momentum untuk mengenang kembali peristiwa bersejarah tersebut dan mengambil hikmah dari perjalanan hidup Rasulullah SAW.
Pawai obor sendiri bukan sekadar acara seremonial belaka. Di balik kemeriahannya, terdapat nilai historis dan filosofis yang mendalam. Api obor yang menyala diartikan sebagai simbol cahaya, ilmu, dan petunjuk di tengah kegelapan. Hal ini mencerminkan harapan akan datangnya perubahan positif dan keberkahan di tahun baru Hijriah. Tradisi ini juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan syiar Islam dan mempererat tali silaturahmi antar warga.
Lebih dari itu, pawai obor juga menjadi sarana untuk memperkuat persatuan dan kesatuan umat Islam. Dalam pawai tersebut, masyarakat dari berbagai latar belakang dan usia berkumpul bersama, saling berbagi kebahagiaan, dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Kemeriahan yang tercipta mencerminkan kebersamaan dan kegembiraan dalam menyambut tahun baru Hijriah.
Dengan demikian, pawai obor bukan hanya sekadar tradisi turun-temurun, melainkan juga sebuah bentuk ibadah dan syiar Islam yang sarat makna. Kegiatan ini menjadi simbol harapan baru, semangat untuk berbuat kebaikan, dan komitmen untuk menjalani hidup yang lebih bermakna di tahun 1447 H. Semoga tradisi ini terus dilestarikan dan menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat muslim di Indonesia.
Melalui pawai obor ini, masyarakat Jawa Barat menunjukkan keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT. Mereka menyambut tahun baru Islam dengan penuh syukur dan harapan, serta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan amal ibadahnya. Semoga semangat dan kegembiraan yang terpancar dalam pawai obor ini menjadi inspirasi bagi seluruh umat Islam di Indonesia untuk menyambut tahun baru Hijriah dengan penuh hikmat dan keberkahan.
Wirausaha Bussiness Oppurtinity Shuan hor menjanjikan peluang mendapat uang berlipat ganda
BOS: Peluang Usaha Shuan Hor Sasar Pasar Luas, Raih Kebebasan Finansial dengan Jaringan yang Kuat

Jakarta Pusat, 23 Juni 2025 warta pena satu – Gedung Mega Glodok Kemayoran (MGK) menjadi saksi peluncuran peluang usaha BOS (Business Opportunity Shuan Hor), sebuah program kemitraan bisnis yang dipresentasikan oleh Bapak Bima Azizah. Menariknya, Bapak Bima Azizah sendiri baru enam bulan menekuni wirausaha ini, membuktikan potensi yang ditawarkan oleh sistem BOS. Shuan Hor, yang telah berdiri di Indonesia sejak tahun 90-an dan telah berkembang hingga ke tujuh negara,
kini hadir dengan model bisnis yang lebih mudah diakses, menargetkan pasar yang luas mulai dari mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga profesional yang ingin menambah penghasilan. Membentuk tim dan jaringan yang luas dengan target produk sehari hari dengan kelebihan kebutuhan yang kita pakai seperti kopi, odol,kosmetik,perlengkapan mandi,dll.
Presentasi menekankan pentingnya pengenalan produk dan konsumsi pribadi sebagai strategi kunci untuk membangun kepercayaan dan menarik anggota baru ke dalam tim. Pemahaman mendalam akan produk Shuan Hor akan memperkuat kemampuan presentasi dan meyakinkan calon mitra. Dengan beragam produk yang ditawarkan, Shuan Hor mampu menjangkau berbagai segmen pasar dan kebutuhan konsumen.

BOS menawarkan peluang wirausaha yang praktis dan terjangkau. Dengan memanfaatkan smartphone Android dan tanpa biaya pendaftaran, program ini terbuka bagi semua kalangan. Pembentukan Tim Kerja Mandiri (TKM) yang solid dan pengembangan jaringan menjadi fokus utama untuk keberhasilan bisnis ini. Sebuah tim yang kompak dan dinamis akan mempermudah operasional dan perluasan jaringan.
Sistem BOS memberikan solusi wirausaha yang mudah dijalankan, bahkan bagi pemula sekalipun. Dengan potensi penghasilan yang menjanjikan dan kemudahan akses, BOS menawarkan alternatif menarik bagi mereka yang ingin meraih kebebasan finansial, khususnya bagi mereka yang ingin memiliki penghasilan tambahan atau membangun bisnis mandiri dengan modal minim. Target pasar yang luas ini memungkinkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi perekonomi
Persaingan yang ketat di era perekonomian yang memungkinkan semua orang menjalankan wirausaha BOS ini menuju kesejahteraan di bidang UMKM mikro dan sejenisnya, diharapkan setiap aspek bisa terjangkau.
Hari Kewirausahaan Nasional 10 Juni 2025
HIPMI Dukung UMKM, Rayakan Hari Kewirausahaan Nasional 10 Juni 2025 di Gedung Smesco

Jakarta, 11 Juni 2025 – Warta Pena Satu semarak Hari Kewirausahaan Nasional (HKN) yang jatuh pada tanggal 10 Juni diperingati dengan meriah melalui workshop yang diadakan 11 juni 2025 bertema “UMKM Tumbuh – Indonesia Maju,” berlandaskan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2024 tentang Kewirausahaan. Acara yang diselenggarakan di Gedung Smesco, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, ini dihadiri oleh pengusaha HIPMI seluruh Indonesia dan berbagai pelaku UMKM serta wirausaha dan tokoh penting di bidangnyaKetua Umum HIPMI, Akbar Himawan Buchari, dalam pidatonya menekankan komitmen penuh HIPMI dalam mendukung perkembangan UMKM di Indonesia. Beliau menyampaikan bahwa peringatan HKN ini merupakan momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM. Lebih lanjut, beliau menjelaskan sejarah penetapan tanggal 10 Juni sebagai Hari Kewirausahaan Nasional.
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia turut memberikan semangat kepada para peserta workshop. Dalam pidatonya, beliau mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam memajukan usaha mikro, sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia

Workshop 11 juni hari ini diharapkan dapat memberikan pelatihan dan pengetahuan yang bermanfaat bagi para pelaku UMKM, mikro maupun wirausaha membantu mereka meningkatkan kapasitas dan daya saing di pasar global. Dengan semangat “UMKM Tumbuh – Indonesia Maju,” diharapkan UMKM Indonesia dapat semakin berkontribusi pada kemajuan ekonomi bangsa.
Berbagai nara sumber yang memberika materi dan pengarahan bagaimana pelaku UMKM mendapatkan arahan yang terbaik dalam usaha masing masingPemahaman materi jurnalistik warta pena satu
- Asah Ketajaman Jurnalistik di Food Court Kelapa Gading

Jakarta Utara, Warta Pena Satu 8 Juni 2025 – Bukan hanya tempat mengisi perut, sebuah food court di Kelapa Gading, Jakarta Utara, kemarin menjadi lokasi pelatihan jurnalistik bagi sejumlah jurnalis muda. Mereka mengikuti sesi pendalaman materi jurnalistik yang intensif, berfokus pada [sebutkan fokus pelatihan, misalnya: teknik penulisan berita online, verifikasi fakta, atau etika jurnalistik di era digital].
Pelatihan yang dilakukan bersama Masril dan Engsih. Kami belajar bersama dan mendengarkan paparan materi, tetapi juga dilibatkan dalam sesi diskusi dan praktik langsung, seperti [sebutkan contoh kegiatan praktik, misalnya: simulasi wawancara, analisis berita, atau studi kasus].Suasana food court yang ramai namun tetap kondusif menjadi latar belakang pelatihan yang unik dan efektif. Kami serius dan antusias mengikuti setiap sesi, terlihat dari ramainya diskusi dan pertanyaan yang diajukan.
Dengan pelatihan ini, diharapkan para jurnalis muda dapat meningkatkan kualitas karya jurnalistik mereka, serta lebih bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik. Pemilihan lokasi di food court diharapkan dapat memberikan suasana belajar yang lebih rileks dan inspiratif.