• Kepolisian,  Kriminal

    Pesta Ulang Tahun Berubah Jadi Teror: Jatanras Polrestabes Bongkar Pengeroyokan dan Perampasan Brutal di Karah Surabaya

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA — Aksi kekerasan yang mengguncang kawasan Karah dan Jambangan Surabaya pada Minggu (30/11/2025) akhirnya terurai. Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan delapan pelaku remaja yang terlibat dalam pengeroyokan dan pencurian dengan kekerasan terhadap dua pemuda. Kasus ini menguak sisi kelam kriminalitas jalanan yang dipicu alkohol, arogansi, dan provokasi sesaat.

    Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, menyebut kasus ini sebagai alarm keras bagi masyarakat.

    “Peristiwa ini meninggalkan trauma fisik dan psikis bagi korban. Yang memprihatinkan, sebagian besar pelaku masih berusia belasan tahun,” tegasnya dalam rilis resmi, Jumat (5/12).

    Penyidikan mengungkap bahwa malam sebelum kejadian, tersangka AGA remaja yang menjadikan alkohol sebagai pusat perayaan ulang tahunnya mengumpulkan sekitar 30 temannya di Lapangan Edrek. Dengan kondisi mabuk dan mentalitas kelompok, mereka kemudian melakukan konvoi tanpa arah dan tujuan jelas, hanya mengandalkan dendam lama dan keberanian palsu yang dipicu miras.

    Konvoi liar itu melintas di Karah dan Jambangan dengan cara yang membahayakan pengendara lain. Teriakan warga yang mencoba menegur justru memicu perilaku agresif. Suasana berubah liar, lemparan bambu bertebangan, dan jalanan seketika menjadi arena chaos.

    Di tengah kekacauan, kelompok AGA melihat dua pemuda yang sedang melintas menggunakan motor Beat. Tanpa pikir panjang, mereka langsung menganggap keduanya sebagai musuh. Aksi beringas pun meledak.

    “Korban dipukul, dikejar, didorong hingga jatuh. Semua terjadi cepat dan brutal,” ungkap Kapolrestabes.

    Penyidikan menunjukkan pembagian peran yang mengejutkan, meski para pelaku masih sangat muda: AGA menjadi provokator, memberi komando dan menyerang korban dengan bambu. Pelaku lain berperan sebagai joki, eksekutor pemukulan, dan pengambil motor.

    Setelah korban tak berdaya, motor rampasan dibawa kabur, lalu dijual untuk menutup kebutuhan sehari-hari dan melunasi hutang. Delapan pelaku telah diamankan, sementara enam lainnya masih diburu dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

    Dari penggerebekan, polisi menyita bukti yang memperkuat konstruksi hukum: rekaman CCTV dari titik kejadian, satu motor hasil rampasan, dokumen kepemilikan kendaraan, tiga ponsel, pakaian yang dikenakan saat aksi.

    Barang bukti ini sekaligus meruntuhkan alibi para pelaku yang mengaku terprovokasi oleh kabar bohong bahwa korban menabrak salah satu anggota konvoi.

    Para pelaku kini dijerat Pasal 365 KUHP dan Pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Proses hukum akan berlangsung tegas tanpa kompromi.

    Kombes Luthfi menegaskan Polrestabes Surabaya tidak akan memberi ruang bagi kriminalitas jalanan, terutama yang dilakukan remaja atau kelompok yang menumpang nama perguruan silat.

    “Kami tidak akan memberi toleransi. Siapa pun yang membuat Surabaya tidak aman, akan kami tindak tegas,” tegasnya. (Bgn)

  • Alutsista,  Militer,  Nasional

    Kasdam V/Brawijaya Tunjukkan Sinergi Matra Pada Upacara Hari Armada RI Tahun 2025

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYAUpacara Peringatan Hari Armada RI Tahun 2025 digelar di Dermaga Madura Koarmada II Ujung Surabaya dengan rangkaian kegiatan resmi yang menunjukkan kesiapan TNI AL. Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar S.H., M.Si. hadir mewakili Pangdam V/Brawijaya memperkuat kehormatan pelaksanaan upacara tersebut. Jum’at (05/12/2025).

    Kegiatan dipimpin oleh Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., M. Tr. Opsla, dengan penanggung jawab Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata, S.E, M.M., CHRMP. Rangkaian peringatan tahun ini mengusung tema nasional

    “Dengan semangat Jalesveva Jayamahe, Koarmada RI siap mempersatukan kekuatan laut Nusantara untuk mengantarkan rakyat sejahtera, bersatu, dan berdaulat menuju Indonesia Maju.” yang menegaskan semangat Koarmada RI dalam mempersatukan kekuatan laut Nusantara, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi tantangan pertahanan maritim modern.

    Formasi pasukan yang terlibat terdiri dari unsur AAL, Marinir, Puspenerbal, Pomal, Bintara, Tamtama, ASN, komponen cadangan, serta berbagai elemen pendukung lainnya. Susunan kegiatan berjalan tertib mulai persiapan pasukan, masuknya lambang kesatuan, pembacaan sejarah singkat, hingga penyematan Satyalancana Kesetiaan oleh Inspektur Upacara.

    Dalam amanatnya, Kasal menyampaikan pernyataan tegas bahwa “TNI Angkatan Laut akan terus memperkuat kesiapan operasional dan modernisasi kekuatan laut sebagai garda terdepan pertahanan Indonesia.”

    Kasal menekankan profesionalisme, soliditas, serta pentingnya adaptasi prajurit jalasena dalam menghadapi dinamika strategis dan perubahan lingkungan operasi.

    Kasal turut menyoroti peran TNI AL dalam operasi kemanusiaan melalui pengerahan unsur KRI, Helikopter, dan Pesawat Udara untuk penanganan bencana di berbagai wilayah. Penguatan Alutsista melalui hadirnya KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321 menjadi bagian dari program modernisasi guna menjawab kebutuhan operasi di masa mendatang.

    Rangkaian upacara ditutup dengan penghormatan pasukan, lagu Mars Armada, penyerahan penghargaan prajurit berprestasi, serta ramah tamah. Seluruh kegiatan berlangsung tertib dan aman. TNI Angkatan Laut berharap momentum peringatan Hari Armada RI 2025 memperkuat komitmen menjaga kedaulatan laut dan kesiapan menghadapi tantangan strategis berikutnya.*** (Bgn)

  • Kepolisian,  Militer

    Sinergitas Kodam V/Brawijaya dan Polda Jatim Wujudkan Stabilitas Keamanan Wilayah 2025

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYAPangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melalui Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M., menghadiri Apel Kasatwil dan Anev Sitkamtibmas 2025 Polda Jatim di Gedung Mahameru Polda Jatim, Kamis (04/12/2025). Kegiatan ini menjadi forum strategis memperkuat sinergitas TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Jawa Timur.

    Dalam paparannya, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M., menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menghadapi dinamika keamanan yang semakin kompleks di era post-truth. Menurutnya, integritas, disiplin, dan kepemimpinan berbasis fakta menjadi fondasi utama menciptakan stabilitas nasional yang berkelanjutan.

    Apel Kasatwil ini dilaksanakan berdasarkan STR Kapolri No. STR/3466/XI/.LIT.5./2025 sebagai tindak lanjut program APEL KASATWIL 2025 tingkat Polda. Kegiatan dihadiri Gubernur Jawa Timur, Kapolda, Wakapolda, dan para pejabat Forkopimda, serta diikuti 228 peserta internal dan eksternal.

    Kodam V/Brawijaya juga menegaskan perannya dalam menjaga kerukunan, keamanan, dan ketertiban umum melalui program pembinaan teritorial, seperti pembangunan sumur bor, rutilahu, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Merah Putih di 8.494 desa se-Jawa Timur.

    Selain itu, Brigjen TNI Singgih Pambudi Arianto, S.I.P., M.M., menyoroti prinsip kepemimpinan strategis yang meliputi membangun kepercayaan, menjaga integritas, serta menjadi “Guardian of Facts” di tengah derasnya arus informasi publik. Kepemimpinan, tegasnya, harus mampu mempengaruhi lingkungan untuk mencapai tujuan bersama bangsa.

    Kodam V/Brawijaya berkomitmen terus memperkuat sinergitas dengan seluruh unsur Forkopimda sebagai benteng stabilitas nasional di Jawa Timur. Harapannya, kolaborasi ini mampu memperkokoh keamanan dan ketertiban wilayah dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh dan berdaulat.*** (Bgn)

  • Nasional

    Kunjungan Maraton Menteri Wihaji Fokuskan Pengentasan Stunting

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA l Kemendukbangga/BKKBN — Upaya pemerintah mempercepat penurunan stunting kembali ditegaskan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., melalui kunjungan kerja maraton di Kabupaten Lamongan, Kamis (4/12/2025). Dari meninjau langsung kondisi keluarga berisiko stunting hingga meresmikan pusat konsultasi keluarga di pesantren, Wihaji memastikan langkah-langkah intervensi dilakukan secara konkret dan menyentuh masyarakat paling membutuhkan.

    Agenda padat ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat percepatan penurunan stunting sekaligus meningkatkan kualitas keluarga Indonesia.

    Kegiatan dimulai dari Dusun Sekar Putih, Desa Rancang Kencono, Kecamatan Sekaran, lokasi Keluarga Risiko Stunting (KRS) Genting. Di titik pertama ini, Menteri Wihaji meninjau langsung kondisi rumah seorang ibu hamil delapan bulan yang masuk kategori keluarga risiko tinggi.

    “Saya cek dapurnya, cek airnya, cek kondisi rumahnya. Memang layak dibantu. Insya Allah rumahnya akan kami bangunkan, ekonominya kami bantu modal, dan karena motornya hilang, insya Allah akan kami ganti,” ujar Wihaji.

    Ia menegaskan bahwa kunjungan lapangan merupakan perintah langsung Presiden agar penanganan stunting dilakukan secara konkret, tanpa banyak seminar atau diskusi berkepanjangan.

    “Menyelamatkan satu orang sama dengan menyelamatkan satu generasi. Negara harus hadir,” tegasnya.

    Dari Sekaran, rombongan bertolak menuju Pendopo Kabupaten Lamongan untuk menghadiri Peluncuran Program SIDAYA (Lanjut Usia Berdaya, Wujud Cinta Nyata). Program ini menjadi bagian dari penguatan layanan untuk lansia agar tetap produktif dan berdaya secara sosial maupun ekonomi.

    Rangkaian kegiatan berlanjut menuju titik kedua KRS Genting di Desa Siman, Kecamatan Sekaran. Di lokasi ini, Menteri Wihaji kembali meninjau keluarga risiko stunting, termasuk ibu hamil dan keluarga dengan baduta. Selain perbaikan rumah, bantuan ekonomi juga diberikan agar keluarga dapat mencapai standar hidup sehat.

    Menjelang sore, rombongan melanjutkan agenda menuju Pondok Pesantren Al-Fattah, Desa Siman. Di sana, Menteri Wihaji melaksanakan shalat Magrib dan Isya berjamaah, serta bersilaturahmi dengan para pengurus ponpes.

    Pada kesempatan itu, ia secara resmi meresmikan Pusat Konsultasi Keluarga Sakinah (PKKS), yang ditujukan sebagai pusat pendampingan dan edukasi keluarga bagi para santri dan masyarakat sekitar.
    Kegiatan dilanjutkan dialog bersama 1.000 santri, membahas peran generasi muda dalam membangun keluarga dan bangsa.

    “Negara ini akan baik bila dimulai dari unit terkecil: keluarga. Maka keluarga-keluarga harus dipersiapkan menjadi keluarga yang kuat dan baik agar melahirkan generasi penerus Indonesia yang berkualitas,” ujar Wihaji.

    Malam harinya, Menteri bersama rombongan bermalam di Pondok Pesantren Al-Fattah sebagai bentuk penghormatan dan kedekatan dengan kalangan pesantren.

    Dalam kunjungan ini, Menteri Wihaji didampingi Anggota DPR RI Labib, serta Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA., M.EK.

    Bupati Yuhronur menjelaskan bahwa Lamongan terus memperkuat program penanganan stunting melalui berbagai kolaborasi.

    “Beberapa program sudah kami jalankan, termasuk program Genting yang melibatkan pengusaha dan orang tua asuh,” ujar Bupati.

    Dalam setiap titik kunjungan, Wihaji menegaskan bahwa bantuan untuk keluarga risiko stunting tidak boleh dipersulit oleh birokrasi.

    “Kalau layak dibantu, ya dibantu. Tidak perlu syarat yang rumit. Itu bedanya dengan pemerintah daerah yang sering butuh banyak berkas,” ujarnya disambut tawa masyarakat.

    Rangkaian kunjungan Mendukbangga/BKKBN di Lamongan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir langsung di tengah masyarakat, memastikan program pengentasan stunting dan pembangunan keluarga berjalan tepat sasaran.

    “Dari pagi sampai malam, inilah bentuk komitmen kami. Insya Allah besok kami lanjutkan kembali pengecekan lapangan,” tutup Wihaji. (Bgn)

  • Militer

    Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Keberhasilan Kodim 0818/Malang-Batu, Kodim Sidoarjo dan Kodim Magetan di Ajang TMMD 126

    WARTAPENASATUJATIM | JAKARTAPangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menghadiri Rapat Paripurna TMMD ke-46 Tahun Anggaran 2025 di Aula A.H. Nasution, Markas Besar TNI Angkatan Darat. Dalam ajang bergengsi tersebut, Kodam V/Brawijaya mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional, Kamis (4/12/2025).

    Pada kesempatan tersebut, Kodim 0804/Magetan, Kodim 0833/Kota Malang, dan Kodim 0816/Sidoarjo berhasil meraih penghargaan atas kinerja terbaik dalam pelaksanaan program TMMD. Penghargaan diserahkan langsung oleh Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen.

    Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi kepada para Komandan Kodim yang telah mengharumkan nama Kodam V/Brawijaya melalui kerja keras6 dan dedikasi dalam mendukung suksesnya program TMMD di wilayah masing-masing. “Ini kebanggaan kita bersama,” tegas Pangdam V/Brawijaya

    Pangdam V/Brawijaya juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut dan menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja sama erat antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di berbagai wilayah melalui kegiatan TMMD yang terintegrasi.

    “Prestasi ini lahir dari sinergi kuat antara Kodim dan Pemkab/Pemkot. Program TMMD berjalan sukses berkat dukungan penuh pemerintah daerah sehingga berdampak langsung bagi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Pangdam V/Brawijaya menambahkan.

    Ke depan, Kodam V/Brawijaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan TMMD agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat. Harapannya, keberhasilan ini menjadi motivasi berharga dalam menjaga kemanunggalan TNI dan rakyat untuk kemajuan bangsa.

    Sekedar informasi, pada pelaksanaan TMMD ke-126 TA 2025, Kodim 0818/Malang-Batu berhasil meraih peringkat pertama pada kategori Dansatgas terbaik, sekaligus peringkat kedua kategori Lomba Karya Jurnalistik atau LKJ tingkat Dansatgas.

    Sedangkan di peringkat ketiga kategori Dansatgas, diduduki oleh Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo.

    Pada kategori media cetak, Kodim 0804/Magetan yang dipimpin Letkol Inf Hasan berada di peringkat ketiga.*** (Bgn)

  • Uncategorized

    Hakordia 2025: MAKI Jatim Siapkan Demo Akbar dengan Trailer 40 Feet, Ancam Bongkar ‘Wajah Baru Korupsi’ di OPD Pemprov

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh setiap 9 Desember, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur menegaskan kebangkitannya melalui gelaran Aksi Demo Akbar on Trailer yang akan digelar pada Rabu, 10 Desember 2025. Aksi ini diinisiasi sebagai penanda eksistensi baru MAKI Jatim dalam mengawal isu pemberantasan korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

    Mengusung konsep unik “on trailer 40 feet with entertainment public”, truk trailer berukuran 40 kaki lengkap dengan sound system 10.000 watt, genset, set panggung musik, serta ruang orasi akan difungsikan sebagai Mobil Komando Utama selama aksi berlangsung. Tema besar yang diangkat adalah “WES GAK WAYAHE KORUPSI, WAYAHE GOLEK SANGU MATI.”

    Per 4 Desember 2025, MAKI Jatim mencatat jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai 700 orang lebih, dan diperkirakan akan menembus 1.000 peserta pada hari pelaksanaan, terdiri dari pengurus, anggota, serta simpatisan dari berbagai daerah di Jawa Timur. Aksi ini akan dipimpin langsung oleh Heru Satriyo, S.Ip, Ketua MAKI Koorwil Jatim, dengan dukungan 45 koordinator lapangan.

    Dalam wawancara terbuka, Heru menyampaikan bahwa beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim akan menjadi titik kunjungan aksi demo. Sasaran tersebut disebut berdasarkan rilis temuan dan hasil penyelidikan internal tim Litbang dan Investigasi MAKI Jatim. Heru menegaskan bahwa aksi ini merupakan peringatan keras kepada OPD yang dinilai “masih melakukan praktik koruptif dalam berbagai bentuk.”

    “MAKI Jatim bukan lembaga yang bisa dipandang sebelah mata. Sudah saatnya kami mengaktualisasikan semangat pemberantasan korupsi melalui aksi turun ke jalan bersama masyarakat,” ujar Heru.

    Ia juga mengkritisi implementasi E-Catalogue versi 6 yang dirilis LKPP. Menurutnya, sistem pengadaan tersebut justru membuka ruang praktik suap, gratifikasi, hingga potensi cashback terstruktur. Heru mengeklaim timnya telah menemukan banyak paket pengadaan yang dinilai “mengandung unsur koruptif dan terorganisir rapi.”

    Heru bahkan menjanjikan bahwa pada Aksi Demo Akbar 10 Desember 2025, pihaknya akan membuka apa yang disebut sebagai “kotak paradoks mega korupsi”, terutama terkait dugaan praktik bermasalah di sektor pendidikan Jawa Timur mulai dari SMA/SMK hingga kebijakan teknis di Dinas Pendidikan.

    Selain Dinas Pendidikan, beberapa OPD lain juga disebut akan menjadi objek sorotan dalam aksi tersebut. Meski demikian, Heru tetap meminta maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan di Surabaya, karena aksi demo diyakini akan berdampak pada lalu lintas.

    “Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat. Kami harap publik dapat memberikan kebijakan khusus jika terjadi gangguan lalu lintas pada 10 Desember nanti,” tutupnya. (Bgn)

  • Uncategorized

    Pemindahan Makam Terdampak Bendungan Bagong di Trenggalek Berjalan Lancar

    WARTAPENASATUJATIM | TRENGGALEK – Proses pemindahan makam yang terdampak pembangunan Bendungan Bagong di Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, semakin menunjukkan progres signifikan.

    Pemindahan berlangsung secara bertahap dengan melibatkan tokoh masyarakat, ahli waris, Babinsa, BKTM, serta panitia pemindahan makam dari masing-masing desa untuk memastikan proses berjalan tertib dan sesuai prosedur.

    Di Desa Sumurup, total 435 jenazah telah berhasil dipindahkan ke lokasi pemakaman baru. Jumlah tersebut termasuk 71 jenazah tambahan yang ditemukan setelah proses pendataan ulang dilakukan di area pemakaman lama.

    Proses pemindahan ini berlangsung dengan pendampingan langsung dari Panitia Pemindahan Makam Desa Sumurup bersama unsur keamanan desa untuk memastikan penghormatan penuh terhadap leluhur warga.

    Adapun lokasi pemakaman baru bagi jenazah dari Desa Sumurup tersebar di tiga titik, yaitu Tumpak Mulyo, Bromo, dan Prambon. Tempat tersebut dipilih melalui musyawarah bersama pemerintah desa, masyarakat, dan pihak terkait agar lokasinya mudah diakses ahli waris serta memenuhi standar penataan makam yang layak.

    Sementara di Desa Sengon, pemindahan makam juga terus berjalan dan telah mencapai total 162 jenazah yang berhasil dipindahkan ke lokasi baru. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6 jenazah merupakan temuan baru selama proses pembukaan area pemakaman berlangsung.

    Pendampingan pemindahan dilakukan oleh Panitia Pemindahan Makam Desa Sengon dengan dukungan personel BKTM dan Babinsa.

    Pemakaman baru bagi warga terdampak Desa Sengon telah ditempatkan di dua lokasi, yakni Makam Cerme dan Makam Gunung Gombak.

    Proses penataan kembali makam dilakukan dengan memprioritaskan kerapian dan identitas makam agar ahli waris tetap dapat melakukan ziarah dengan nyaman di masa mendatang.

    Menurut sejumlah warga dan tokoh masyarakat, pelaksanaan pemindahan makam sejauh ini berjalan kondusif berkat koordinasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, serta pihak teknis pelaksana proyek.

    Pendekatan humanis dan dialog persuasif menjadi faktor utama kelancaran proses yang menyangkut aspek sosial dan emosional tersebut.

    Meski masih terdapat beberapa makam yang menunggu pendataan lanjutan dan penyesuaian administratif, pemerintah optimis seluruh proses akan selesai sesuai target.

    Selain itu, seluruh pembiayaan pemindahan makam, ritual keagamaan, transportasi, hingga pemeliharaan makam baru ditanggung pihak terkait agar tidak membebani ahli waris.

    Pemindahan makam ini merupakan salah satu syarat sebelum pembangunan Bendungan Bagong dapat dilanjutkan ke tahap akhir.

    Bendungan tersebut nantinya ditargetkan mendukung irigasi pertanian, suplai air baku, mitigasi bencana banjir, serta membuka potensi ekonomi baru bagi masyarakat Trenggalek dan sekitarnya.

    Dengan capaian progres pemindahan yang semakin nyata, pemerintah berharap dukungan masyarakat terus terjaga hingga seluruh proses terselesaikan dengan baik dan pembangunan Bendungan Bagong dapat memberikan manfaat maksimal bagi generasi mendatang.***(YSA)

  • Militer

    Pangdam V/Brawijaya Pimpin Sidang Pemilihan Subpanpus Cata PK Gelombang III 2025

    WARTAPENASATUJATIM | MALANG — Kegiatan Sidang Pemilihan Tingkat Subpanpus Cata PK Gelombang III TA 2025 Kodam V/Brawijaya dibuka dan dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., yang menegaskan pentingnya objektivitas dan integritas dalam seleksi calon prajurit. Sidang berlangsung di Dodikjur Rindam V/Brawijaya dan diikuti 1.666 calon, mencerminkan besarnya minat generasi muda untuk mengabdi melalui TNI AD sebagai komitmen menjaga pertahanan negara. Rabu (03/12/2025).

    Kegiatan dihadiri pejabat jajaran Kodam V/Brawijaya, termasuk Danrindam V/Brawijaya Brigjen TNI Heri Rahardjanto, S.Sos., Danrem 083/BDJ, serta para ketua tim pengawas, administrasi, psikologi, pengamanan, dan kesehatan. Kehadiran pejabat terkait memastikan proses seleksi berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan pengawasan ketat.

    Rangkaian kegiatan saat Pangdam V/Brawijaya tiba di lokasi dan menuju ruang transit sebelum memasuki lapangan hitam Dodikjur Rindam V/Brawijaya. Peserta sidang masuk per gelombang, masing-masing 417 dan 416 orang, memastikan setiap tahapan berjalan tertib sesuai protap. Proses sidang melibatkan pemeriksaan fisik, administrasi, psikologi, dan aspek pendukung lainnya.

    Pelaksanaan tahapan sidang berlangsung dan seluruh peserta mengikuti proses dengan tertib. Setelah pelaksanaan sidang, Pangdam V/Brawijaya bersama rombongan menuju ruang transit dan melanjutkan kegiatan Ishoma sebelum kembali ke Makodam V/Brawijaya. Kegiatan secara keseluruhan berjalan aman dan lancar tanpa kendala.

    “Seleksi harus menghasilkan calon terbaik yang layak dibentuk menjadi prajurit profesional,” tegas Pangdam V/Brawijaya.

    Seluruh rangkaian seleksi berjalan objektif, transparan, dan sesuai prosedur. Sidang ini merupakan bagian penting dalam menentukan kualitas calon prajurit yang akan menjalani pendidikan dasar keprajuritan sebagai tahap awal pembentukan karakter militer. Komitmen pada standardisasi menjadi fokus utama penyelenggara.

    Sidang Pemilihan Tingkat Subpanpus Cata PK Gelombang III TA 2025 di Kodam V/Brawijaya diharapkan mampu menghasilkan calon prajurit yang memiliki kemampuan fisik, mental, intelektual, dan karakter keprajuritan yang siap mengikuti pendidikan dasar serta menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. (Bgn)

  • Militer

    Pangdam V/Brawijaya Dorong Soliditas Ormas Purnawirawan untuk Stabilitas dan Pembangunan Daerah

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Dalam upaya memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, DPD Pepabri Jawa Timur menggelar pertemuan strategis bersama Purnawirawan TNI-Polri, Mitra Perjuangan, serta Ormas Putra-Putri KB TNI-Polri. Acara berlangsung di Gedung DPD Pepabri Jatim, Rabu (03/12/2025).

    Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua DPD Pepabri Jawa Timur Mayjen TNI (Purn) Dr. Istu Hari Subagio, SE, MM, Sekretaris Brigjen TNI (Purn) Sukran Hambali, serta perwakilan unsur Forkopimda dan instansi militer. Kegiatan tersebut menegaskan pentingnya sinergi lintas elemen bangsa dalam menjaga stabilitas nasional.

    Pangdam V/Brawijaya diwakili oleh Pamen Ahli Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lingkungan Hidup Kolonel Inf Ari Sundoro, yang menyampaikan pesan agar seluruh elemen purnawirawan tetap menjadi teladan dan penjaga nilai-nilai juang di tengah masyarakat.

    Dalam sambutannya, Kolonel Inf Ari Sundoro menekankan, “Revitalisasi peran purnawirawan menjadi kunci memperkuat fondasi kebangsaan serta mendorong kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional yang berkelanjutan.” Pernyataan ini menjadi sorotan utama dalam forum tersebut.

    Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan, mengheningkan cipta, sambutan para pejabat, ceramah agama, hingga doa penutup. Seluruh peserta menunjukkan semangat dan rasa kebersamaan yang kuat sepanjang kegiatan berlangsung.

    Diharapkan melalui kegiatan ini, semangat persatuan, nasionalisme, serta pengabdian para purnawirawan TNI-Polri terus terpelihara dan memberikan kontribusi positif dalam menjaga keutuhan NKRI di tengah dinamika pembangunan bangsa.*** (Bgn)

  • Uncategorized

    Di Antara Doa dan Hidayah: Kesakralan Akad Nikah dan Persepsi Rey-Dewi yang Menghangatkan Surabaya

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya — Di tengah denyut kota pahlawan yang tak pernah kehilangan energinya, sebuah momen penuh cahaya dan keteduhan tercipta pada Rabu (3/12/2025). Pagi itu, KUA Kecamatan Wonokromo di Jalan Gajah Mada Trem No.1 menjadi saksi sakral bersatunya dua insan: Riawan Syamsir dan Dewi Nuraini. Meski dirangkai dengan kesederhanaan yang terjaga, peristiwa itu memancarkan kemewahan batin kemewahan yang tak lahir dari kemegahan panggung, melainkan dari hidayah, rasa syukur, dan cinta yang mengalir lembut di antara keluarga dan sahabat.

    Kehadiran tokoh-tokoh terkemuka turut memberi bobot pada prosesi yang penuh khidmat tersebut. Ketua MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, dan Direktur CV Kalinda Sukses Bersama, Dwi Yulis, hadir bersama jajarannya bukan sekadar memenuhi undangan. Mereka datang membawa ketulusan, dukungan moral, dan rasa persahabatan yang mempertegas intimnya suasana akad. Keberadaan mereka memberi harmoni antara kesederhanaan acara dan wibawa yang ikut menyelimuti ruangan.

    Prosesi akad nikah berlangsung lancar dan menggetarkan hati. Ijab kabul terucap mantap, diikuti gema keheningan yang mengandung haru, sebelum perlahan berubah menjadi senyum, pelukan, dan air mata bahagia. Doa restu dari keluarga mempelai perempuan mengalir bergantian, menghadirkan keyakinan bahwa akad tersebut bukan hanya penyatuan dua nama, melainkan dua perjalanan hidup yang dituntun oleh ridha dan hidayah Allah.

    Usai prosesi yang sakral itu, kebahagiaan berlanjut di Amboja Bistro, Jalan Diponegoro 56 Surabaya. Jamuan makan siang yang tersaji hangat berpadu dengan alunan electone yang lembut, menciptakan suasana resepsi yang penuh keakraban. Para tamu berbincang, tertawa, dan saling bersilaturahmi dalam kehangatan yang tampak sederhana namun memancarkan nilai kebersamaan yang mahal.

    Satu per satu tamu istimewa hadir melengkapi kemeriahan siang itu. Rosadin, SH, Panglima GRIB Jaya Surabaya, tiba bersama para anggota, disusul kehadiran Kevin Brengos, Ketua HIPMI Kota Surabaya. Kehadiran mereka memperlihatkan luasnya dukungan dan persaudaraan yang mengalir untuk pasangan Rey dan Dewi, menjadikan resepsi tersebut bukan sekadar pesta, melainkan perayaan cinta yang dikawal oleh banyak doa dan simpati.

    Dalam kesempatan itu, Heru Satriyo dan Dwi Yulis mengucapkan selamat yang sarat makna:
    “Selamat menempuh hidup baru. Semoga berbahagia dan menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.”

    Kalimat itu bukan hanya ucapan ia menjadi peneguh, peneduh, dan pengingat bahwa perjalanan rumah tangga adalah ibadah panjang yang dikuatkan oleh cinta, keikhlasan, dan doa yang tulus.

    Meski pernikahan Rey dan Dewi digelar dengan sederhana, justru di situlah letak kemewahan sejatinya. Dalam senyum keluarga, dalam genggaman tangan yang penuh harap, dalam tawa yang pecah tanpa skenario, tampak jelas bahwa kebahagiaan tidak membutuhkan panggung mewah. Ia tumbuh dari ketulusan, dari kebersamaan, dan dari cinta yang diberkahi.

    Dan hari itu, Surabaya menyaksikan semuanya. Sebuah pernikahan yang tidak hanya menghangatkan ruangan, tetapi juga menyentuh ruang-ruang hati siapa pun yang berada di sana sebuah peristiwa yang sederhana, namun diberi kemewahan oleh hidayah.*** (Bgn)

Wartapenasatu.com @2025