AGAMA
Polisi Hadir upaya memberi keamanan , Salat Jumat di Masjid Al-Hidayah Aman dan Khidmat
Polisi Hadir upaya memberi keamanan , Salat Jumat di Masjid Al-Hidayah Aman dan Khidmat
Toba, wartapenasatu.com – Suasana khidmat dan aman menyelimuti pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Al-Hidayah, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, pada tanggal 17 Oktober 2025. Kehadiran dua anggota Polsek Porsea, Aipda Joko Sitorus dan Bripka Derlan Sianturi, yang berjaga di sekitar halaman masjid, memberikan rasa tenang dan nyaman bagi para jamaah yang melaksanakan ibadah. Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya rutin kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolsek Porsea, AKP Daniel Aritonang, menjelaskan bahwa kegiatan pengamanan Salat Jumat ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Polsek Porsea. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah, sehingga mereka dapat beribadah dengan tenang tanpa merasa khawatir terhadap potensi gangguan keamanan.
“Kami ingin memastikan bahwa jamaah merasa aman dan nyaman saat menjalankan ibadah. Kehadiran anggota kepolisian di sekitar masjid diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar AKP Daniel Aritonang. Pernyataan ini mencerminkan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Beberapa warga yang ditemui usai melaksanakan Salat Jumat mengaku senang dengan kehadiran polisi yang berjaga di sekitar masjid. Mereka merasa lebih tenang dan tidak khawatir terhadap potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian kendaraan bermotor, yang sering terjadi di area parkir. Kehadiran polisi memberikan efek psikologis yang positif, sehingga masyarakat dapat fokus dalam melaksanakan ibadah.

“Kami jadi lebih tenang dengan adanya polisi yang berjaga. Kadang-kadang, kami harus memarkir motor agak jauh dari masjid, tetapi kami tidak khawatir karena ada polisi yang mengawasi,” kata salah seorang jamaah. Testimoni ini menunjukkan bahwa kehadiran polisi memberikan dampak yang signifikan dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar Masjid Al-Hidayah tetap aman dan terkendali. Tidak ada gangguan yang berarti, dan arus lalu lintas di sekitar masjid juga berjalan dengan tertib hingga Salat Jumat selesai dilaksanakan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengamanan yang dilakukan oleh Polsek Porsea berjalan efektif dan efisien.
Kegiatan sederhana ini merupakan wujud nyata dari kepedulian Polri terhadap masyarakat. Kehadiran polisi tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, termasuk dalam menjaga keamanan dan ketertiban saat masyarakat melaksanakan ibadah. Hal ini sejalan dengan konsep polisi humanis yang mengedepankan pendekatan persuasif dan preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolda Kalteng Hadiri Peresmian Jalan Salib Catholic Center Palangka Raya, Ajak Perkuat dan Jaga Toleransi Beragama*

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kapolda Kalimantan Tengah, (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. menghadiri peresmian Jalan Salib Catholic Center di Jl. D.A. Tawa No.X, Kota Palangka Raya, Selasa (14/10/2025).
Kegiatan peresmian yang dirangkaikan dengan rapat kerja tahunan Keuskupan Palangka Raya tersebut, dibuka langsung oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, dan dihadiri sejumlah forkopimda serta masyarakat.
Kapolda Kalteng menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan ini dimaksutkan sebagai bentuk dukungan dan toleransi terhadap umat Katolik di wilayah Kalimantan Tengah.

“Dengan kehadiran dalam acara ini, diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi dan kerja sama antara Kepolisian dan umat beragama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalteng,” ungkapnya.
Irjen Iwan juga menyebut, peresmian Jalan Salib Catholic Center ini merupakan simbol penting dalam memperkuat toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Palangka Raya.

“Harapannya kegiatan ini bisa menjadi inspirasi dalam memperkuat semangat toleransi dengan menjunjung falsafah huma betang untuk bumi Tambun Bungai yang damai, rukun dan sejahtera,” tandasnya.
TPA Natabel Jannah, Persembahan Wakapolri untuk Generasi Qur’ani Pecinta Al-Qur’an
TPA Natabel Jannah, Persembahan Wakapolri untuk Generasi Qur’ani Pecinta Al-Qur’an
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Di tengah kehidupan masyarakat modern, kebutuhan akan pendidikan akhlak dan keagamaan makin penting. Hal ini menginspirasi Komjen Pol Dedi Prasetyo, Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), untuk mendirikan Taman Pembelajaran Al-Qur’an (TPA) Natabel Jannah di kawasan padat penduduk Komplek Jalan Lamtorogung, Kelurahan Panarung, Kota Palangka Raya.

TPA Natabel Jannah hadir sebagai tempat belajar sekaligus wadah pembinaan rohani bagi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berjiwa sosial tinggi. Dengan suasana belajar yang ramah, para santri dibimbing tidak hanya untuk membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Seluruh kegiatan di TPA ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Baik pendaftaran maupun biaya bulanan semuanya ditanggung langsung oleh Bapak Pendiri, sebagai bentuk ketulusan dan kepedulian terhadap pendidikan agama bagi masyarakat. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa dakwah dan kepedulian sosial bisa berjalan beriringan.
Kami Ingin Agar Anak-Anak Sejak Disini Mencintai Al-Qur’an
Dengan dukungan para ustaz dan ustazah yang sabar dan berdedikasi, para santri mendapatkan pembelajaran mencakup tahsin, tahfiz, adab Islami, doa-doa harian, hingga pembiasaan ibadah; seluruh kegiatan dikemas menarik dan interaktif agar anak-anak belajar dengan semangat dan kegembiraan.
Hingga kini, sebanyak 85 santri aktif mengikuti pembelajaran di TPA Natabel Jannah; menurut Ustaz Azizurrahman selaku pengelola, kehadiran TPA ini merupakan wujud nyata upaya membangun generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Qur’ani.

“Kami ingin agar anak-anak sejak dini mencintai Al-Qur’an, memiliki akhlak karimah, dan kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat,” ujarnya.
Keberadaan TPA Natabel Jannah Palangka Raya menjadi inspirasi sekaligus teladan bahwa pendidikan agama dapat tumbuh kuat di tengah masyarakat bila dibangun dengan niat tulus dan keikhlasan; dari tempat sederhana inilah, semangat membangun generasi Qur’ani terus menyala untuk masa depan yang lebih beriman dan berakhlak.
TPA Natabel Jannah Palangka Raya resmi didirikan pada tanggal 12 Januari 2024, bersamaan dengan peresmian Masjid Natabel Jannah oleh Komjen Pol Dedi Prasetyo di Komplek Perumahan Bhayangkara Residence, Jalan Lamtoro Gung, Kota Palangka Raya.
Lima Pilar Kebangsaan Ditekankan dalam Khutbah Jumat di Jantung Kota Surabaya
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Suasana teduh dan penuh kekhusyukan terasa di Masjid Al-Falah Surabaya, Jalan Raya Darmo No. 137A, pada pelaksanaan Salat Jumat hari ini.
Dalam khutbah bertema “Lima Pilar Penting Bagi Suatu Bangsa”, umat Islam diajak merenungi kembali makna kebangsaan dan spiritualitas sebagai fondasi utama berdirinya Indonesia.
Kegiatan dakwah ini menghadirkan khatib utama Dr. KH. Fahrur Rozi, M.Pd.I serta pembawa studi ustaz Anjarni Rabbii, S.Sos. Acara berlangsung sejak pukul 11.30 hingga 13.00 WIB dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai kalangan.
Menyampaikan didalam khutbahnya, Dr. Fahrur Rozi menegaskan bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak diukur dari kekayaan alam atau kemajuan teknologinya semata, melainkan dari moral dan spiritual masyarakatnya.
“Bangsa yang besar dibangun dari jiwa-jiwa yang beriman, berilmu, dan berkeadilan. Tanpa itu, sehebat apa pun infrastrukturnya, akan rapuh dari dalam,” ujarnya tegas di atas mimbar.
Beliau kemudian mengurai lima pilar utama yang menjadi dasar kokohnya bangsa: iman yang kuat, ilmu yang luas, keadilan sosial, persatuan umat, dan kepemimpinan yang amanah.
Menurutnya, kelima pilar tersebut ibarat lima tiang penopang rumah besar bernama Indonesia—jika satu roboh, maka keseimbangan bangsa ikut goyah.
Sementara itu, Ustaz Anjarni Rabbii, S.Sos., dalam sesi pembuka, menyoroti tantangan moral generasi muda di era digital. Ia menekankan pentingnya pendidikan akhlak di tengah derasnya arus informasi.
“Kalau generasi muda kehilangan nilai-nilai dasar, maka bangsa kehilangan masa depannya,” ungkapnya dengan nada serius namun penuh kasih.
Jamaah terlihat antusias dan fokus mendengarkan isi khutbah. Banyak yang mengaku mendapat pencerahan baru mengenai makna iman dan kebangsaan.
Salah satu jamaah, Syaiful Arif, mengungkapkan kesannya, “Khutbah hari ini benar-benar menyejukkan hati. Kita diingatkan kembali bahwa cinta tanah air adalah bagian dari iman.”
Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, persatuan umat, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Takmir Masjid Al-Falah juga mengapresiasi antusiasme jamaah yang tetap menjaga ketertiban dan kekhusyukan hingga akhir kegiatan.
Dengan tema yang menggugah dan penyampaian yang mendalam, khutbah Jumat di Masjid Al-Falah Surabaya hari ini menjadi momentum spiritual sekaligus kebangsaan.
Pesan moralnya jelas: membangun bangsa tidak cukup dengan kecerdasan, tetapi juga membutuhkan kekuatan iman, keadilan, dan kepemimpinan yang amanah.*** (Doni)
“Membangun Semangat Bela Negara di Era Digital melalui Kekuatan Sosial Wirausaha”
“Membangun Semangat Bela Negara di Era Digital melalui Kekuatan Sosial Wirausaha”

Jakarta, wartapenasatu.com – Hadirnya santri, ibu-ibu majelis, dan generasi muda dalam acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) di JIExpo pada 9 Oktober 2025, menjadi momentum penting dalam membangun semangat bela negara di era digital. Menurut Eni, Manager Marketing PT Andromeda Advertising, bela negara bukan hanya tentang pertahanan militer, tetapi juga tentang partisipasi aktif dalam pembangunan bangsa.
Kajian “Wirausaha dan Kekuatan Sosial di Zaman Nabi” yang diselenggarakan oleh ISEF JIExpo, membahas tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai wirausaha yang Islami untuk membangun bangsa. Syeik Muhammad Jaber menekankan pentingnya kejujuran dan integritas dalam berbisnis, sebagaimana yang diterapkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Menurut Eni, mereka harus menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan bangsa. Dengan menerapkan kekuatan sosial wirausaha seperti kemampuan membangun jaringan dan mengelola risiko, generasi muda dapat menjadi pilar utama dalam mempertahankan NKRI dan mewujudkan Indonesia yang berdaulat, maju, dan berdaya saing.

Menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan generasi muda juga sangat penting. Dengan mencintai produk dalam negeri, mendukung UMKM lokal, dan menghargai perbedaan, generasi muda dapat menjadi generasi yang tangguh dan berkarakter. Rasa nasionalisme ini dapat menjadi landasan bagi semangat bela negara di era sekarang.
Implementasi bela negara di era sekarang dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti mengikuti kegiatan sosial, menjadi relawan, dan mempromosikan nilai-nilai kebangsaan di media sosial. Menurut Eni, generasi muda harus mampu mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa dan meningkatkan kesadaran bela negara.
Kesadaran bela negara harus ditanamkan sejak dini, generasi muda harus memahami pentingnya bela negara dan mengambil peran aktif dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi negara yang kuat dan berdaulat.
ISEF JIExpo menjadi platform yang tepat untuk membahas tentang pentingnya bela negara dan wirausaha syariah. Dengan berbagai kegiatan seperti talkshow, workshop, dan kajian, ISEF JIExpo 2025 dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk belajar dan berbagi pengalaman dalam membangun bangsa dan negara.
Seruan Kemanusiaan: Dobrak Blokade, Hentikan Genosida di Gaza

Jakarta, wartapenasatu.com Di tengah hiruk-pikuk ibu kota, sebuah aksi damai yang menyerukan penghentian genosida di Gaza berlangsung khidmat di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta. Sebelum orasi para tokoh dimulai, seluruh peserta dengan lantang menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, mengukuhkan semangat persatuan dan kepedulian. Suasana kemudian bertambah khidmad dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh salah satu peserta aksi, menandai dimulainya rangkaian acara dengan dimensi spiritual yang mendalam.
Aksi solidaritas ini diselenggarakan pada hari Rabu, 7 Oktober 2025, bertempat strategis di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta. Sejumlah tokoh berpengaruh turut hadir untuk menyampaikan orasi, di antaranya Ustadz Bachtiar Nasir, Ustadz Felix Siauw, Ustadz Alfian Tanjung, serta seorang influencer yang dikenal luas dengan panggilan Bang Koi, serta salah satu organisasi yang getol menyerukan kemerdekaan Palestina yaitu organisasi ASPIRASI yang diketuai oleh Ibu Wati Salam. Kehadiran mereka menegaskan urgensi dan bobot moral dari tuntutan yang disuarakan.

Dalam orasinya, Ustadz Felix Siauw secara tegas menekankan bahwa aksi semacam ini perlu diperbesar skalanya agar gaungnya dapat lebih luas didengar dan diperhatikan oleh dunia internasional. Beliau juga menuding Amerika Serikat sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas genosida yang terjadi di Gaza saat ini, sebuah pernyataan yang disampaikannya sambil menunjuk langsung ke arah gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat, menyiratkan tuntutan akuntabilitas yang jelas.
Senada dengan semangat kemanusiaan, Bang Koi, dalam orasinya yang inspiratif, menyatakan bahwa kepedulian terhadap Gaza tidak semestinya dibatasi oleh identitas agama. “Untuk peduli Gaza tidak harus Muslim, namun seluruh manusia,” ujarnya, menegaskan bahwa isu ini adalah masalah kemanusiaan universal dan genosida berdarah yang tidak hanya berkaitan dengan Islam, melainkan melukai hati nurani setiap insan.

Motif utama di balik aksi ini adalah untuk memberikan dukungan moral dan politik kepada saudara-saudara kita yang berupaya menembus blokade Gaza melalui jalur laut. Mereka tergabung dalam Freedom Flotilla, sebuah gerakan solidaritas internasional yang berkomitmen untuk mengakhiri blokade tidak manusiawi yang diberlakukan oleh Israel terhadap Gaza. Aksi di Jakarta ini menjadi cerminan dukungan global terhadap perjuangan tersebut.
Masyarakat Gaza saat ini hidup dalam berbagai keterbatasan ekstrem, sangat membutuhkan bantuan dan dukungan dari komunitas internasional. Namun, tindakan kejam Israel yang tanpa henti memblokade setiap upaya bantuan, termasuk gerakan Freedom Flotilla, telah memperparah krisis kemanusiaan di sana. Kondisi ini menuntut perhatian serius dan intervensi tegas dari lembaga-lembaga dunia.

Oleh karena itu, harapan besar disematkan pada aksi ini agar otoritas terkait di tingkat global dapat mendengar seruan kemanusiaan ini. Diharapkan ada tindakan tegas yang diambil terhadap Israel, yang pada akhirnya akan berdampak pada pembukaan jalur bantuan tanpa hambatan kepada masyarakat Gaza yang sangat membutuhkan, demi meringankan penderitaan dan menghentikan tragedi kemanusiaan yang terus berlangsung.Kodam V/Brawijaya Gelar Doa Bersama Dalam Rangka HUT ke-80 TNI
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Dalam rangka menyambut HUT ke-80 TNI yang jatuh pada tanggal 5 Oktober 2025, Kodam V/Brawijaya menggelar doa bersama yang berlangsung di Masjid At-Taqwa Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Sabtu (04/10/2025).
Kegiatan doa bersama itu diikuti oleh prajurit dan PNS Kodam V/Brawijaya, dengan tujuan memohon keselamatan, kelancaran, serta kesuksesan seluruh rangkaian kegiatan HUT TNI ke-80, sekaligus sebagai bentuk rasa syukur atas pengabdian TNI kepada bangsa dan negara.
Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H, M. Si, menjelaskan, pelaksanaan doa bersama itu merupakan momentum penting untuk merenungkan kembali perjalanan panjang TNI dalam menjaga keutuhan NKRI.
“Doa bersama ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga wujud rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa atas usia ke-80 TNI yang senantiasa diberikan kekuatan, semangat juang, dan kepercayaan dari rakyat Indonesia,” ujar Kasdam.
Selain doa bersama bagi umat Islam, kegiatan serupa juga dilaksanakan di tempat ibadah masing-masing bagi prajurit yang beragama Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.
Hal itu, kata Kasdam, mencerminkan semangat kebersamaan dan toleransi yang menjadi ciri khas prajurit TNI.
Dalam kegiatan tersebut juga dibacakan doa khusus untuk para pahlawan yang telah gugur demi mempertahankan kemerdekaan, serta untuk keselamatan bangsa Indonesia agar senantiasa damai, aman, dan sejahtera.
“Kegiatan doa bersama ini menjadi penutup dari rangkaian kegiatan jelang HUT TNI ke-80 yang sebelumnya telah diisi dengan berbagai kegiatan sosial, seperti bakti sosial, donor darah, dan ziarah ke taman makam pahlawan,” jelasnya.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Korem 084/Bhaskara Jaya Gelar Doa Bersama Peringati HUT ke-80 TNI
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025 yang bertema “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju”, Korem 084/Bhadkara Jaya menggelar doa bersama di Masjid Makorem Al Wathon,Jl.Ahmaf Yani No 1,Siwalan Kerto,Wonocolo, Sabtu (04/10/2025).
Komandan Korem (Danrem) 084/BJ Brigjen TNI Danny Alkadrie diwakili oleh Kepala Staf Korem(Kasrem) Kolonel Inf Nico Reza Dipura. Dalam sambutannya menekankan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menjadikan sholat sebagai landasan utama dalam membentuk karakter prajurit TNI yang disiplin, tangguh, dan berintegritas.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin yang dipimpin oleh anggota Bintal Rem 084/BJ. Seluruh prajurit dan PNS Korem 084/BJ mengikuti dengan penuh kekhusyukan, menandakan semangat kebersamaan dalam memperingati hari bersejarah bagi TNI.
Rangkaian doa bersama kemudian dipimpin oleh Ustadz Habib Abdullah Assegaf. Dalam doanya, beliau memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran tugas TNI, serta agar TNI senantiasa diberikan kekuatan dalam menjaga kedaulatan dan persatuan bangsa Indonesia bersama rakyat.
Melalui kegiatan doa bersama ini, Korem 084/Bhaskara Jaya berharap momentum HUT ke-80 TNI menjadi penguat semangat prajurit dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Dengan kebersamaan serta dukungan rakyat, TNI siap terus berkontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan berdaulat.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Doa Bersama Kodim 0817/Gresik: Refleksi dan Syukur di HUT TNI ke-80
WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke – 80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2025, Kodim 0817/Gresik menggelar kegiatan Doa Bersama secara serentak di Masjid Baiturrohim Makodim 0817/Gresik, Jumat (3/10/2025). Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh prajurit Kodim 0817/Gresik dan masyarakat sekitar asrama.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Jum’at berjamaah, dilanjutkan dengan tawassul, dzikir, doa bersama, dan ditutup dengan penuh kekhusyukan. Seluruh kegiatan berjalan tertib, aman, dan penuh kebersamaan.
Dandim 0817/Gresik, Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., dalam keterangannya menegaskan bahwa doa bersama ini merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang TNI yang telah berusia 80 tahun, sekaligus refleksi untuk memperkuat jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara profesional.
“Doa bersama ini kami laksanakan sebagai bentuk syukur di usia TNI yang ke-80, agar TNI selalu diberikan kekuatan dan keberkahan dalam mengemban amanah menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. Kami berharap melalui doa ini, TNI semakin solid, semakin dekat dengan rakyat, serta terus mampu menghadapi tantangan zaman,”ujar Dandim.
Lebih lanjut, Dandim menambahkan bahwa di usia ke-80 tahun, TNI harus terus berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Sinergi TNI dengan rakyat adalah kunci. Dengan kebersamaan, kita yakin segala tantangan bangsa dapat dihadapi dengan baik,” tegasnya.
Kegiatan doa bersama ini menjadi momentum penting, tidak hanya sebagai ungkapan syukur, tetapi juga sebagai pengingat bahwa kekuatan TNI sejatinya terletak pada kedekatan dan kebersatuannya bersama rakyat.
Dengan semangat HUT Ke – 80 TNI, Kodim 0817/Gresik berharap seluruh prajurit semakin profesional, adaptif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian kepada Bangsa dan Negara.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Khidmat Doa Bersama HUT TNI ke-80 di Masjid An-Nur Makodim Bangkalan
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Suasana khidmat menyelimuti Masjid An-Nur Makodim 0829/Bangkalan pada Sabtu (4/10/25), saat seluruh prajurit dan PNS Kodim menggelar doa bersama dalam rangka memperingati HUT TNI ke-80.
Kegiatan dipimpin oleh Pasiops Kapten Inf Badrud Mutammam yang dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk meneladani semangat juang para pendahulu.
“Doa bersama ini sebagai ungkapan rasa syukur dan harapan agar TNI senantiasa diberikan kekuatan serta perlindungan Allah SWT dalam setiap tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Dengan tema peringatan tahun ini “TNI PRIMA, TNI RAKYAT, INDONESIA MAJU”, kegiatan doa bersama tidak hanya menjadi refleksi spiritual, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan di antara prajurit dan PNS Kodim 0829/Bangkalan.
Melalui kegiatan ini, keluarga besar Kodim 0829/Bangkalan berharap TNI semakin profesional, solid bersama rakyat, serta berperan aktif dalam mendukung Indonesia yang berdaulat dan sejahtera.*** (Bgn)
Junalis: Bambang Gunawan