Artikel
Dalam Serah Terima Tugas, Kanit I SPKT Polresta Palangka Raya Antisipasi Premanisme
Dalam Serah Terima Tugas, Kanit I SPKT Polresta Palangka Raya Antisipasi Premanisme

Palangka Raya wartapenasatu.com– Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palangka Raya terus meningkatkan kesiapsiagaan.
Salah satunya ditunjukkan oleh Kanit I SPKT Ipda Puguh Darmadji yang mengambil langkah preventif saat serah terima tugas jaga, Senin (30/6/2025).
Kegiatan serah terima tugas yang berlangsung di Mako Polresta Palangka Raya ini menjadi momen penting untuk menyampaikan arahan dan pembekalan kepada personel jaga, khususnya dalam mengantisipasi potensi aksi premanisme yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Dalam arahannya, Kanit I SPKT menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan serta respons cepat terhadap laporan masyarakat terkait gangguan keamanan, termasuk ancaman premanisme di wilayah-wilayah rawan.
Selain itu, personel juga diarahkan untuk tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani setiap potensi gangguan, tanpa mengurangi ketegasan penegakan hukum terhadap pelaku premanisme dan tindakan meresahkan lainnya.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kanit I SPKT menyampaikan bahwa penguatan fungsi pelayanan dan pengamanan sejak awal pergantian regu jaga menjadi salah satu strategi dalam mencegah gangguan Kamtibmas.
“Kami ingin setiap personel peka terhadap situasi di lapangan, terutama terhadap aksi premanisme yang kerap terjadi di lokasi-lokasi publik. Kesiapsiagaan dan kehadiran polisi sangat penting untuk menjaga rasa aman masyarakat,” tegasnya. (Herry Kalteng)
Profil Perempuan Peduli Nusantara
Profil Perempuan Peduli Nusantara

Jakarta. Wartapenasatu.com
Visi: Memberdayakan perempuan Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.
Misi:
– Meningkatkan akses perempuan terhadap pendidikan, pelatihan, dan kesempatan kerja.
– Mendorong partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan di berbagai sektor.
– Melindungi hak-hak perempuan dan mencegah kekerasan berbasis gender.
– Memberdayakan perempuan melalui program kewirausahaan dan ekonomi kreatif.
– Menciptakan jaringan dan kolaborasi antar perempuan di seluruh Indonesia.Program Unggulan:
– Pelatihan Keterampilan: Memberikan pelatihan keterampilan vokasi dan kewirausahaan kepada perempuan, fokus pada keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja di Indonesia. Contohnya, pelatihan digital marketing, desain grafis, pembuatan konten media sosial, dan pengelolaan usaha kecil menengah (UKM).
– Pendampingan Usaha: Memberikan pendampingan dan mentoring kepada perempuan yang telah memulai usaha, membantu mereka dalam mengembangkan bisnis dan mengakses permodalan.
– Advokasi Kebijakan: Melakukan advokasi kebijakan publik yang berpihak pada perempuan, dengan fokus pada peningkatan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan keadilan.
– Kampanye Kesetaraan Gender: Melakukan kampanye dan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesetaraan gender dan mencegah kekerasan berbasis gender.
– Jaringan Perempuan: Membangun jaringan dan komunitas perempuan di seluruh Indonesia, untuk saling mendukung dan berbagi pengetahuan serta pengalaman.Target Sasaran: Perempuan di seluruh Indonesia, khususnya perempuan di daerah terpencil, perempuan miskin, dan perempuan rentan.
Anggota: Terdiri dari para aktivis perempuan, profesional, akademisi, dan relawan yang berkomitmen untuk memajukan perempuan Indonesia.
Kontak: Inge Mangundap, Ketum PPN
Indra.Mangundap2811@gmail.com
misalnya alamat email dan nomor telepon]
Delapan Penghulu Baru di Sulit Air: Tradisi dan Modernitas Berpadu
Delapan Penghulu Baru di Sulit Air: Tradisi dan Modernitas Berpadu

Nagari Sulit Air,Wartapenasatu.Com Kabupaten Solok, Sumatera Barat, akan menjadi saksi bisu sebuah peristiwa adat yang monumental. Pada tanggal 30 Juni hingga 4 Juli 2025, warga Sulit Air akan merayakan Batagak Panghulu Pasukuan Simabur, sebuah upacara pengangkatan delapan penghulu baru. Peristiwa ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan adat, melainkan juga perpaduan harmonis antara tradisi luhur dan semangat modernitas.

Delapan figur muda terpilih untuk mengemban amanah sebagai pemimpin adat. Mereka terdiri dari tiga Datuk Ninik dan lima Datuk Andiko, masing-masing membawa visi dan misi untuk memajukan nagari. Nama-nama mereka, Muhammad Rafik SSIT MM Dt Rajo Kuaso, Prof Dr Nuradli Rizwan Shah Dt Marajo, Armaidi Dt Rajo Batuah, Mulyadi Datuk Perhimpunan Andiko Kutie Anyie, DR Charles Simabura SH MH, Datuk Pono Marajo, Effendi Datuk Penghulu Sutan, Risky Risman SE Datuk Lenggang Marajo, dan Syafrianto Datuk Rajo Putieh, akan terukir dalam sejarah Pasukuan Simabur.

Keunikan Batagak Panghulu kali ini terletak pada pengangkatan delapan penghulu secara serentak. Ketua Panitia, Drs Ahmad Purnama, menjelaskan bahwa ini merupakan peristiwa terbesar yang pernah terjadi di Sulit Air. Acara akbar ini direncanakan akan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Solok, Ketua DPRD Solok, Wali Nagari Sulit Air, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), dan para penghulu dari seluruh Nagari Sulit Air.

Lebih istimewa lagi, peristiwa ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar perantau dan masyarakat setempat. Drs Ahmad Purnama mengajak perantau untuk pulang kampung dan menyaksikan langsung prosesi adat yang sarat makna ini, sekaligus menghidupkan kembali suasana meriah di Nagari Sulit Air. Kehadiran perantau diharapkan dapat menambah semarak perhelatan adat ini.
Salah satu figur yang menarik perhatian adalah Prof Dr Nuradli Rizwan Shah, seorang Datuk Ninik yang lahir dan besar di Malaysia. Beliau merupakan seorang profesor dan Guru Besar di Faculty of Economics and Muamalat, Universiti Sains Islam Malaysia. Keberhasilannya di kancah internasional menjadi bukti nyata bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan.
Pengangkatan Prof Nuradli menunjukkan bahwa kepemimpinan adat tidak hanya diukur dari latar belakang geografis, tetapi juga dari kemampuan dan integritas individu. Beliau pun mengungkapkan kesiapannya untuk mengemban amanah berat ini dengan penuh tanggung jawab, menjaga marwah adat istiadat Nagari Sulit Air, dan menjadi pengayom bagi seluruh masyarakat.
Batagak Panghulu Pasukuan Simabur 2025 bukan hanya sekadar seremonial adat, melainkan juga tonggak sejarah bagi Nagari Sulit Air. Peristiwa ini menandai regenerasi kepemimpinan adat yang mengabungkan kearifan lokal dengan semangat modern, sekaligus memperkuat nilai-nilai persatuan dan kesatuan dalam masyarakat. Semoga kedelapan penghulu baru ini dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi Nagari Sulit Air.
By: hendrizon permata sinaro
Kolaborasi Sukses: Ketua SAS Pekanbaru Bapak Aidil Fitsen.,SH dan Bundo Kanduang Tembus Kunjungan Kerja Gubernur Sumbar
Ketua SAS Pekanbaru Bapak Aidil Fitsen.,SH Bersama Bundo Kanduang Tembus Kunjungan Kerja Gubernur Sumbar

Pekanbaru, Wartapenasatu.com, Ketua (SAS) Pekanbaru, Aidil Fitsen, SH, bersama Bundo Kanduang SAS Pekanbaru, berhasil menembus kunjungan kerja Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Anshorullah, di ruang pertemuan khusus perjamuan Gubernur di Kota Padang. Keberhasilan ini patut diapresiasi dan menjadi kebanggaan bagi seluruh warga SAS Pekanbaru.

Kunjungan kerja tersebut bukan hanya sekadar pertemuan formal, melainkan juga menjadi bukti nyata kolaborasi yang kuat antara Ketua SAS dan Bundo Kanduang dalam memajukan dan memperkenalkan SAS Pekanbaru ke kancah yang lebih luas. Partisipasi dalam kunjungan kerja bersama Kepala Pemerintahan Solok dan Gubernur Sumbar menunjukkan komitmen dan dedikasi yang tinggi.

Keberhasilan ini juga menjadi tonggak penting dalam melegitimasi kepengurusan SAS dan Bundo Kanduang, baik di Pekanbaru maupun di Ranah Minang. Kehadiran mereka dalam kunjungan kerja tersebut menunjukkan representasi yang kuat dan solid.Semangat dan kerja keras yang ditunjukkan oleh rombongan Bapak Aidil Fitsen.,SH selaku Ketua SAS Pekan Baru, patut diacungi jempol. Dedikasi dan usaha mereka telah membuahkan hasil yang membanggakan bagi seluruh anggota dan masyarakat Pekanbaru.
Semoga keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi SAS Pekanbaru untuk terus berkarya dan berinovasi dalam melestarikan seni dan budaya Minangkabau. Semoga kolaborasi yang terjalin semakin erat dan menghasilkan prestasi-prestasi gemilang di masa mendatang.
Selamat kembali ke Pekanbaru, Ketua Aidil Fitsen, SH, dan seluruh rombongan. Semoga perjalanan kembali ke rumah masing-masing dipenuhi dengan keselamatan dan keberkahan. Semoga silaturahmi dan kebersamaan yang terjalin tetap terjaga.
Insya Allah, kegiatan wirid bulanan rutin SAS Pekanbaru akan tetap dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2025, sebagaimana biasanya. Mari kita tetap menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan dalam memajukan SAS
Diberitahukan kepada seluruh warga SAS Pekan Baru, bahwasanya pengurus SAS yang diakui oleh pemerintah pekan Baru, yaitu Pengurus dpc sas pimpinannya Bapak Aidil fitsen, SH. Yang Dipayungi SK KESBANGPOL. Pekan Baru (Riau)
Insyaaallah tahun 2026 mendatang muscab sas pekanbaru digelar, mampu menjadikan sas Pekanbaru bersatu kembali
by: H. Irwanto Rusli., se,
Kepala Biro jurnalis media wartapenasatu. Com, pekanbaru(RIAU)
Kemenangan Iman: Jalan Menuju Surga Kembali Terbuka Setelah 22 Bulan Perjuangan
Kemenangan Iman: Jalan Menuju Surga Kembali Terbuka Setelah 22 Bulan Perjuangan

Jakarta, . Wartapenasatu.comAlhamdulillah! Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dengan limpahan rahmat dan keagungan Asma-Nya, saya panjatkan rasa syukur yang tak terhingga. Jalan menuju surga, yang sempat terasa tertutup, kini kembali terbuka berkat pertolongan-Nya.
Pada penghujung tahun Islam 1446 Hijriyah, tepatnya Kamis malam, 26 Juni 2025, doa saya akhirnya dikabulkan. Setelah 22 bulan lamanya, saya berhasil mendapatkan kembali apartemen Pesakih Tower yang telah diduduki secara paksa oleh pihak yang berniat jahat.
Selama periode tersebut, saya menghadapi berbagai cobaan. Pihak yang menduduki apartemen saya melakukan tindakan zalim dan bahkan membebankan hutang atas nama orang lain, yaitu Risman. Situasi ini sangat menekan dan menguji kesabaran saya.
Namun, Allah SWT Maha Mengetahui segala sesuatu. Meskipun menghadapi kesulitan yang berat, saya senantiasa berdoa dan berserah diri kepada-Nya. Keteguhan iman dan kepercayaan kepada Allah SWT menjadi kekuatan utama saya dalam menghadapi cobaan ini.
Kabar gembira datang pada Jumat pagi, 27 Juni 2025. Berkat bantuan seorang sahabat yang bertugas di Pemerintah Daerah DKI Jakarta – yang ikhlas membantu karena Allah SWT – masalah sengketa apartemen akhirnya selesai. Proses hukum yang panjang dan melelahkan akhirnya membuahkan hasil yang positif.
Sahabat saya tersebut, dengan penuh keikhlasan, telah membantu meringankan beban saya. Tindakannya yang mulia ini menjadi bukti nyata akan kebaikan dan kepedulian sesama manusia. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikannya.
Kini, saya dan istri kembali dapat menikmati ketenangan di hunian kami. “Hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mat maula wa ni’mal nasir.” Cukuplah Allah sebagai penolong kami, dan Allah adalah sebaik-baik pelindung. Rasa syukur yang mendalam terpancar dari hati kami.
Saat ini, fokus saya tertuju pada usaha mendapatkan biaya pendidikan putri saya yang telah diterima di sebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Doa saya semoga Allah SWT memberikan taufiq dan hidayah-Nya, serta membuka pintu rezeki yang lebih luas lagi, seluas lautan yang diciptakan-Nya, untuk meraih keberkahan dan mendekatkan diri kepada-Nya.
Semoga usaha saya ini mendapat ridho Allah SWT. Amin ya rabbal alamin. Semoga kisah ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk senantiasa beriman dan bertawakkal kepada Allah SWT dalam menghadapi segala cobaan hidup.
Pembagian Raport SDN 08 Ragunan Berjalan Lancar, Terapkan Metode Istimewa

Pembagian Raport SDN 08 Ragunan Berjalan Lancar
Wartapenasatu
Jakarta, 25 Juni 2025 – SDN 08 Pagi Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, melaksanakan pembagian raport kenaikan kelas pada Rabu, 25 Juni 2025, dengan lancar. Sekolah menerapkan metode istimewa dalam proses pembagian raport untuk menghemat waktu. Raport siswa telah disiapkan di atas meja belajar masing-masing siswa, sehingga proses pengambilan raport berlangsung efisien.
“Pembagian raport dilakukan dengan cara yang berbeda. Raport sudah disiapkan di meja belajar siswa masing-masing. Ini sangat efektif dan menghemat waktu,” ujar Ibu Amalina Damayanti,salah satu guru di SDN 08 Pagi Ragunan. Metode ini dinilai efektif dalam meminimalisir antrean dan mempercepat proses pembagian raport.

Sukses Pembagian Raport dan MBG: SDN 08 Ragunan Tunjukkan Kinerja Prima
Selain kelancaran pembagian raport, SDN 08 Pagi Ragunan juga telah menjalankan program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan baik. Program MBG menyediakan menu makan siang bergizi yang bervariasi setiap harinya bagi seluruh siswa. Hal ini diharapkan dapat mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar siswa. Keberhasilan implementasi MBG di SDN 08 Pagi Ragunan menjadi contoh positif bagi sekolah-sekolah lain dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak.
ruki.
Masyarakat Jawa Barat Sambut Tahun Baru Islam 1447 H dengan Pawai Obor yang Meriah
Masyarakat Jawa Barat Sambut Tahun Baru Islam 1447 H dengan Pawai Obor yang Meriah

Cimahi, Jawa Barat Wartapenasatu.com– Semarak Tahun Baru Islam 1447 H atau 1 Muharram 1447 H yang jatuh pada Jumat, 27 Juni 2025, dirayakan dengan penuh khidmat dan meriah oleh masyarakat Jawa Barat. Salah satu tradisi yang paling menonjol adalah pawai obor yang digelar di berbagai wilayah, seperti di Kota Cimahi dan Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya. Malam Kamis (26/6), suasana kota-kota tersebut dipenuhi dengan cahaya obor yang berkelap-kelip, diiringi lantunan sholawat dan tabuhan bedug yang menggema di seantero kampung.Pawai obor ini diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Antusiasme terlihat jelas dari raut wajah mereka yang penuh semangat dan gembira. Para peserta pawai berjalan beriringan, membawa obor yang menyala terang, menerangi kegelapan malam. Suasana semakin meriah dengan lantunan sholawat dan puji-pujian kepada Allah SWT yang menggema di sepanjang rute pawai. Terlihat pula para ibu-ibu yang turut berpartisipasi aktif, menambah semarak acara tersebut.
Salah satu peserta pawai, Widia dari Kota Cimahi, mengungkapkan bahwa pergantian tahun baru Islam merupakan momen sakral yang wajib diperingati. Ia menjelaskan bahwa penanggalan Hijriah dimulai sejak peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Peringatan tahun baru Islam ini menjadi momentum untuk mengenang kembali peristiwa bersejarah tersebut dan mengambil hikmah dari perjalanan hidup Rasulullah SAW.
Pawai obor sendiri bukan sekadar acara seremonial belaka. Di balik kemeriahannya, terdapat nilai historis dan filosofis yang mendalam. Api obor yang menyala diartikan sebagai simbol cahaya, ilmu, dan petunjuk di tengah kegelapan. Hal ini mencerminkan harapan akan datangnya perubahan positif dan keberkahan di tahun baru Hijriah. Tradisi ini juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan syiar Islam dan mempererat tali silaturahmi antar warga.
Lebih dari itu, pawai obor juga menjadi sarana untuk memperkuat persatuan dan kesatuan umat Islam. Dalam pawai tersebut, masyarakat dari berbagai latar belakang dan usia berkumpul bersama, saling berbagi kebahagiaan, dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Kemeriahan yang tercipta mencerminkan kebersamaan dan kegembiraan dalam menyambut tahun baru Hijriah.
Dengan demikian, pawai obor bukan hanya sekadar tradisi turun-temurun, melainkan juga sebuah bentuk ibadah dan syiar Islam yang sarat makna. Kegiatan ini menjadi simbol harapan baru, semangat untuk berbuat kebaikan, dan komitmen untuk menjalani hidup yang lebih bermakna di tahun 1447 H. Semoga tradisi ini terus dilestarikan dan menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat muslim di Indonesia.
Melalui pawai obor ini, masyarakat Jawa Barat menunjukkan keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah SWT. Mereka menyambut tahun baru Islam dengan penuh syukur dan harapan, serta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan amal ibadahnya. Semoga semangat dan kegembiraan yang terpancar dalam pawai obor ini menjadi inspirasi bagi seluruh umat Islam di Indonesia untuk menyambut tahun baru Hijriah dengan penuh hikmat dan keberkahan.
Penyegaran Organisasi di Tubuh Polri, Jabatan Dirlantas Polda Kalteng Alami Pergantian
Penyegaran Organisasi di Tubuh Polri, Jabatan Dirlantas Polda Kalteng Alami Pergantian

Palangka Raya Wartapenasatu.com- Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. kembali melakukan mutasi terhadap perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) di lingkungan Polri, termasuk di jajaran Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).
Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri yang dikeluarkan pada tanggal 25 Juni 2025, yang ditandatangi oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM), Irjen Pol Anwar.
Sehubungan dengan hal tersebut, Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji, S.IK., M.Si. mewakili Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, membenarkan bahwa di dalam mutasi kali ini ada satu jabatan Direktur yang mengalami rotasi yaitu Direktur Lalu Lintas (Dirlantas).
Untuk jabatan Dirlantas Polda Kalteng, Kapolri menunjuk Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yusep Dwi Prastiya, yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pembinaan Karir (Kabagbinkar) Ro SDM Polda Kalimantan Timur.
“Sedangkan, Kombes Pol R.S. Handoyo, yang sebelumnya menjabat Dirlantas Polda Kalteng, menduduki jabatan baru sebagai Kabag TIK Korlantas Polri,” beber Erlan.
Kabidhumas mengatakan, mutasi ini merupakan hal yang biasa di tubuh Polri dalam rangka penyegaran organisasi dan pembinaan karier, serta untuk menambah pengalaman personel.
“Kami ucapkan selamat kepada Kombes Pol R.S. Handoyo atas jabatan barunya, dan untuk AKBP Yusep Dwi, diucapkan selamat bergabung di Polda Kalteng,” tutupnya. (Herry Kalteng)
Pelatihan Koperasi Modern Dengan Tata Kelola Berbasis Digitalisasi, Tingkatkan Daya Saing dan Transparansi
Jakarta,Warta Pena Satu – Sejumlah koperasi di wilayah Jakarta mendapatkan pelatihan intensif mengenai tata kelola koperasi modern berbasis digitalisasi.Program pelatihan Angkatan II ini berlangsung selama tiga hari,tanggal 24-26 Juni yang diselenggarakan oleh Pusdiklat Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan UKM Propinsi DKI Jakarta beralamat di Jl. Raya Lenteng Agung No.5A, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Para peserta pelatihan mendapatkan pemahaman mendalam tentang pengelolaan koperasi yang efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi informasi bertujuan untuk meningkatkan kapasitas daya saing dan transparansi koperasi di era digital.

Salah satu poin penting dalam pelatihan ini adalah penggunaan platform akuntansi elKopra. Platform ini dirancang khusus untuk membantu koperasi dalam mengelola keuangan secara terintegrasi, akurat, dan transparan. Dengan elKopra, pengelolaan administrasi keuangan koperasi menjadi lebih mudah, mengurangi potensi kesalahan, dan meningkatkan akuntabilitas. Peserta pelatihan diajarkan secara detail bagaimana memanfaatkan fitur-fitur elKopra, mulai dari pencatatan transaksi hingga pembuatan laporan keuangan.
Tidak hanya itu, pelatihan ini juga menekankan pentingnya sinergi dan kerjasama antar aplikasi untuk optimalisasi pengelolaan koperasi. Khususnya, pelatihan ini memperkenalkan dan mengajarkan integrasi elKopra dengan aplikasi Kocek. Kolaborasi kedua aplikasi ini diharapkan dapat memberikan solusi holistik bagi koperasi, mulai dari pengelolaan keuangan hingga manajemen anggota. Integrasi ini memungkinkan akses data yang lebih lancar dan terintegrasi, sehingga meningkatkan efisiensi operasional.
Para peserta pelatihan sangat antusias mengikuti sesi praktik langsung penggunaan elKopra dan integrasinya dengan aplikasi Kocek. Mereka mendapatkan kesempatan untuk mencoba langsung fitur-fitur aplikasi dan berdiskusi dengan para instruktur yang berpengalaman. Hal ini memungkinkan mereka untuk memahami secara langsung manfaat dan kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi digital dalam pengelolaan koperasi.
Selain pelatihan penggunaan aplikasi Kocek, peserta juga diberikan materi tentang tata kelola koperasi modern, manajemen risiko, dan strategi pengembangan usaha. Para narasumber yang berkompeten di bidangnya memberikan pemahaman yang komprehensif dan praktis bagi para peserta. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi secara menyeluruh.

Keberhasilan pelatihan ini tidak lepas dari sinergi yang terjalin antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan pengembang aplikasi Kocek. Kerja sama yang solid ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan koperasi di Indonesia.“Pelatihan ini sangat membantu kami dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan koperasi,” ujar Ibu Yani (48), salah satu peserta pelatihan dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Simbiosa Multibisnis Indonesia. Respon positif juga datang dari para peserta bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat mereka yakin dapat meminimalisir kesalahan pencatatan dan mempermudah akses informasi keuangan bagi anggota dan memberikan pengetahuan serta keterampilan baru yang sangat dibutuhkan dalam mengelola koperasi di era digital. Mereka berharap pelatihan serupa dapat diadakan kembali di masa mendatang untuk menjangkau lebih banyak koperasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah koperasi di Indonesia yang menerapkan tata kelola modern berbasis digitalisasi. Hal ini akan berdampak positif pada peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi operasional koperasi, sehingga daya saing koperasi lokal dapat meningkat secara signifikan.
Keberhasilan pelatihan ini menjadi bukti nyata komitmen untuk memberdayakan koperasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Dengan Peningkatan kapasitas pengelola koperasi melalui pelatihan dan pemanfaatan teknologi digital merupakan kunci untuk mewujudkan koperasi yang tangguh,berdaya saing,dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat
Press Screening & Press Conference Film Misteri “Narik Sukmo”

Febby Rastanty bermain dalam film horor terbaru berjudul Narik Sukmo, yang tayang mulai 3 Juli di bioskop. Di film itu, Febby beradu akting di antaranya bersama Aliando Syarief dan Dea Annisa.
Mengambil lokasi syuting di Yogyakarta, salah satu yang menjadi tempat mengambil gambar adalah Hutan Wanagama. Saat syuting di Hutan Wanagama, Febby mengaku mendapatkan pengalaman mistis.
“Biarpun filmnya horor tapi aku penakut parah. Aku cupu banget, aku enggak suka hal-hal mistis dan hal-hal horor, cuma bisa main filmnya tapi kalau nonton film horor aku penakut banget,” buka Febby saat konferensi pers film Narik Sukmo di XXI Epicentrum, Selasa, (24/6).
“Jadi aku punya pengalaman horor, itu aku dari jam 5 pagi atau jam 4 pagi syuting di daerah yang namanya Wanagama, daerahnya hutan memang, yang tentu saja pastinya kental sekali dengan horor dan mistis-mistis. Selesai syuting, aku diajak foto sama ekstras-ekstras, pemain pendukung yang ada di situ. Terus ternyata beberapa hari kemudian, aku dikasih tahu ada yang ‘ikut’ di dalam foto tersebut, adanya disebelah aku,” kenang Febby.
Cerita film Narik Sukmo merupakan adaptasi dari novel karya Dewie Sofia, berpusat pada karakter mahasiswi bernama Kenar (Febby Rastanty). Kecintaannya pada dunia tari sejak kecil pudar setelah kekasihnya selingkuh dengan mantan sahabatnya yang juga penari. Untuk menghibur Kenar, Ayu (Dea Annisa) mengajak teman baiknya itu untuk berkunjung ke kampung halamannya di desa Kelawangin. Kedatangan mereka disambut hujan lebat seolah memberi isyarat pertanda ada sesuatu mengerikan yang akan segera terjadi.
Setibanya di Kelawangin, Kenar kerap bermimpi buruk dikejar oleh sosok hitam legam yang ingin merebut jiwa atau sukmanya, dan juga sosok penari yang seolah mengintainya. Karena banyak keanehan dan misteri masa lalu yang terjadi di desa dan melibatkan keluarganya, Ayu mengenalkan Kenar pada Dierja (Aliando Syarief) untuk membantunya menjawab misteri yang pernah terjadi di Kelawangin 10 bahkan 20 tahun lalu.
Film Narik Sukmo juga dibintangi oleh Teuku Rifnu Wikana, Kinaryosih, Nugie, Mariam Supraba, Elly Luthan dan Yama Carlos. Disutradarai oleh Indra Gunawan, film ini diproduseri oleh Mulyadi JP dan produser eksekutif Darmawan Surjadi. Film Narik Sukmo sekaligus menjadi film layar lebar kedua dari Mesari Pictures dan JP Pictures, yang sebelumnya memproduksi Bangsal Isolasi. (H-1)