Daerah
Merajut Budaya, Meraih Prestasi: Polda Kalteng Rayakan Hari Bhayangkara dengan Lomba Menembak dan Sipet
Merajut Budaya, Meraih Prestasi: Polda Kalteng Rayakan Hari Bhayangkara dengan Lomba Menembak dan Sipet

palangkaraya. warta pena satu. Dalam semarak Hari Bhayangkara ke-79, Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar perlombaan menembak dan sipet yang unik dan bermakna. Bertempat di Lapangan Tembak Multifungsi Wira Pratama, Palangka Raya, Selasa (17 Juni 2025), acara ini bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan perpaduan apik antara olahraga presisi dan pelestarian budaya lokal. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Polda Kalteng dalam mendukung kearifan lokal Kalimantan Tengah.


Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa perlombaan ini dirancang khusus untuk memeriahkan HUT Bhayangkara ke-79 sekaligus mengangkat permainan tradisional Dayak, yaitu Sipet. Sipet, permainan yang menggunakan sumpit untuk menembakkan anak sumpit ke target, merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya Dayak dan memiliki nilai historis yang tinggi. Dengan memasukkan Sipet ke dalam rangkaian perlombaan, Polda Kalteng ingin melestarikan warisan budaya sekaligus mempromosikannya kepada khalayak luas.


Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya lokal. Kapolda menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya Kalimantan Tengah. Melalui perlombaan ini, diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda, dapat lebih mengenal dan menghargai permainan tradisional Dayak. Selain itu, lomba ini juga menjadi ajang untuk melatih ketangkasan, konsentrasi, dan sportivitas.


Perlombaan menembak dan sipet ini diikuti oleh berbagai kalangan, termasuk TNI-Polri, Forkopimda, dan masyarakat umum. Kategori perlombaan pun beragam, sehingga memberikan kesempatan bagi semua peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kehadiran Gubernur Kalteng, Bapak H. Agustiar Sabran, semakin menambah semarak acara ini dan menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya lokal.Kombes Pol Erlan Munaji, Kabidhumas Polda Kalteng, menambahkan bahwa Gubernur Kalteng, Bapak H. Agustiar Sabran, berhasil meraih juara dalam perlombaan ini. Prestasi ini menunjukkan bahwa even ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu menarik minat dan partisipasi dari berbagai kalangan, termasuk pejabat pemerintah. Keberhasilan Gubernur dalam perlombaan ini pun semakin memperkuat pesan pentingnya pelestarian budaya lokal.
Rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-79 di Polda Kalteng tidak berhenti sampai di sini. Sejumlah kegiatan menarik lainnya masih akan digelar, seperti jalan santai, panjat pinang, besei kambei, dan sepak bola sarung. Kegiatan-kegiatan ini akan diselenggarakan di halaman Polda Kalteng dan diharapkan mampu semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat Kalimantan Tengah.
Dengan menggabungkan olahraga modern dan permainan tradisional, Polda Kalteng berhasil menciptakan perayaan Hari Bhayangkara yang unik, bermakna, dan menghibur. Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk turut serta melestarikan warisan budaya Indonesia.
Polsubsektor Baun Bango: Jembatan Emas Polri untuk Masyarakat Katingan
Polsubsektor Baun Bango: Jembatan Emas Polri untuk Masyarakat Katingan


palangkaraya . warta pena satu. Polri kembali menorehkan prestasi gemilang dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selasa pagi (17 Juni 2025), Kapolres Katingan, AKBP Chandra Ismawanto, S.I.K., secara resmi meresmikan Polsubsektor Baun Bango. Berlokasi di Desa Baun Bango, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, peresmian ini menandai langkah nyata Polri dalam memperkuat kehadirannya di tengah-tengah masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Tasik Payawan dan Kamipang.


Peresmian yang dimulai pukul 09.45 WIB ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting. Selain Kapolres dan jajaran pejabat utama Polres Katingan, turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang Katingan beserta pengurus, Ketua Ranting Bhayangkari Tasik Payawan, Camat Kamipang, Danramil 1019-02 Kamipang, Kapolsek Tasik Payawan dan Kamipang, para kepala desa se-Kecamatan Kamipang, serta tokoh masyarakat, agama, adat, dan warga penerima bantuan sosial. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata dukungan dan sinergitas yang kuat antara Polri dan seluruh elemen masyarakat Katingan.Dalam sambutannya, Kapolres Katingan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Polsubsektor Baun Bango. Beliau menekankan bahwa keberadaan Polsubsektor ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Peresmian Polsubsektor Baun Bango bukan hanya sekadar seremonial belaka. Acara ini juga diramaikan dengan kegiatan sosial yang menyentuh hati. Polri menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat dan warakauri, serta memberikan bantuan peralatan pertanian dan perikanan. Tindakan nyata ini menunjukkan kepedulian Polri terhadap kesejahteraan warga dan menjadi simbol sinergitas yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
Kehadiran Polsubsektor Baun Bango diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Dengan jarak yang lebih dekat dan aksesibilitas yang lebih mudah, masyarakat dapat lebih leluasa menyampaikan aspirasi, saran, dan kritik membangun kepada pihak kepolisian. Hal ini akan memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, sehingga terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Lebih dari sekadar pos polisi, Polsubsektor Baun Bango diharapkan menjadi pusat informasi dan layanan masyarakat. Warga dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi terkait keamanan, mendapatkan bantuan, dan melaporkan permasalahan yang mereka hadapi. Dengan demikian, Polsubsektor ini akan menjadi jembatan emas yang menghubungkan Polri dengan masyarakat, memperkuat ikatan, dan membangun kepercayaan.
Dengan diresmikannya Polsubsektor Baun Bango, Polres Katingan telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi warga, serta memperkuat sinergitas antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Katingan. Semoga Polsubsektor Baun Bango menjadi simbol nyata kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan.
Dukung Kearifan Lokal Polda Kalteng Gelar Lomba Menembak Dan Sipet
Dukung Kearifan Lokal, Polda Kalteng Gelar Lomba Menembak dan Sipet
Palangka Raya – Warta Penasatu.com-Lomba menembak dan sipet mewarnai rangkaian Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), di Lapangan Tembak Multifungsi Wira Pratama, Jl. Tjilik Riwut Km.21, Kota Palangka Raya, Selasa (17/6/2025).

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, menyampaikan bahwa kejuaran menembak dan sipet ini digelar dalam rangka menyemarakkan HUT Bhayangkara ke-79.
“Lomba ini juga sengaja digelar untuk mengangkat kearifan lokal Kalimantan Tengah. Dimana Sipet ini merupakan permainan tradisional yang berasal dari suku Dayak dengan menggunakan sumpit atau sipet untuk menembakkan anak sumpit ke target,” jelas Kapolda.

Kapolda juga berharap, dengan digelarnya kejuaran menembak dan sipet ini dapat dijadikan semangat untuk menjaga warisan budaya, sekaligus melatih ketangkasan dan konsentrasi.
Sementara itu, Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, menambahkan bahwa untuk lomba menembak dan sipet di hadiri langsung oleh Gubernur Kalteng Bapak H. Agustiar Sabran dan terdiri dari beberapa kategori, yaitu kategori TNI-Polri, forkopimda dan beregu serta umum.

“Untuk juara dalam perlombaan kali ini, keluar sebagai juara yaitu Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran,” kata Kabidhumas.
“Kedepan sejumlah kegiatan akan kembali dilakukan Polda Kalteng untuk menyambut HUT Bhayangkara. Seperti jalan santai, panjat pinang, besei kambei dan sepak bola sarung yang berlangsung di Halaman Polda Kalteng,” tutup Erlan.

Sebagai informasi, kegiatan perlombaan juga dihadiri Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Ny. Maya Iwan Kurniawan dan pengurus Bhayangkari, serta para pejabat utama Polda dan Kapolres jajaran.(Herry/ Amilus)
Buka Rakernis Fungsi Hukum, Humas Dan Keuangan, Kapolda Kalteng Tekankan Pentingnya Penguatan Komunikasi Publik Pelayanan Hukum Dan Pengawas Internal
Buka Rakernis Fungsi Hukum, Humas dan Keuangan, Kapolda Kalteng Tekankan Pentingnya Penguatan Komunikasi Publik, Pelayanan Hukum dan Pengawasan Internal

Palangka Raya-Warta Penasatu.com-Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) menggelar Rapat Kerja Teknis fungsi Hukum, Hubungan Masyarakat (Humas) dan Keuangan, bertempat di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, Selasa (17/6/2025).

Kegiatan Rakernis tersebut, dibuka langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, dan dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, sejumlah pejabat utama dan para personel Polda Kalteng pengemban fungsi hukum, humas serta keuangan.
Dalam sambutannya, Kapolda Kalteng mengatakan agar pelaksana tugas fungsi hukum, humas dan keuangan selalu meningkatkan profesionalisme, kualitas pelayanan publik dan memantapkan komunikasi, serta pengawasan internal.

Tugas Humas yang objektif, dipercaya dan partisipasi, harus mampu menjadi ujung tombak dalam mengelola opini publik dengan cerdas, cermat dan cepat, guna menjaga kepercayaan masyarakat.
“Terlebih juga bagi fungsi Hukum dan Keuangan, harus bisa hadir memberikan solusi yang profesional, akurat dan adaptif terhadap dinamika serta kebutuban organisasi,” ungkap Kapolda.
Lebih lanjut, Irjen Iwan menekankan kepada seluruh pengemban fungsi Humas, Hukum dan Keuangan di jajaran Polda Kalteng agar dapat menyusun langkah-langkah strategis, guna menjawab berbaga tantangan tugas kedepan.

“Saya berharap melalui Rakernis kali ini, dapat meningkatka profesionalisme personel Polri, serta penguatan sistem kerja yang efisien, transparant dan akuntabel, khususnya dalam mendukung tugas operasional dan pelayanan publik Polri,” tandasnya.
Sementara itu, ditempat yang sama Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.IK., M.Si. menambahkan, dalam rekernis kali ini usai pembukaan kegiatan akan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh para narasumber dari masing-masing fungsi
.“Diharapkan Rakernis ini dapat berjalan lancar, produktif, dan menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan,” tutup Erlan.( Herry.f/ Amilus)
Sambut Hari Bhayangkara Ke 79 Polda Kalteng Gelar Puncak Bakti Kesehatan Di Gedung Graha Bhayangkara
Sambut Hari Bhayangkara Ke-79, Polda Kalteng Gelar Puncak Bakti Kesehatan di Gedung Graha Bhayangkara
Palangka Raya-Warta Penasatu.com Menyambut hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar puncak kegiatan Bakti Kesehatan (Baktikes) bagi masyarakat secara gratis, bertempat di Gedung Graha Bhayangkara, Mapolda setempat, Senin (16/6/25).

Hadir dalam kegiatan, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalteng Ny. Maya Iwan Kurniawan, dan turut dihadiri Gubernur H. Agustiar Sabran, sejumlah pejabat utama Polda, fan unsur Forkopimda, serta masyarakat umum.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng menyampaikan bahwa baktikes ini digelar dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-79.

“Hari ini kita gelar acara puncak Baktikkes. Dimana kegiatan ini digelar dari berbagai agenda Polri untuk memperingati momen penting dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79,” ujar Kapolda
Irjen Iwan juga mengatakan bahwa pemberian pelayanan kesehatan ini sangatlah penting, karena kesehatan adalah modal utama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat Kalimantan Tengah.
“Kegiatan ini juga merupakan wujud dalam membantu masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah agar lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan, khususnya dalam memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih luas dan merata,” kata Irjen Iwan.

“Harapannya, kegiatan ini juga dapat memberikan dampak yang positif dengan kehadiran Polri untuk masyarakat, baik secara kesehatan maupun bantuan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, ditempat yang sama Kabiddokkes Polda Kalteng AKBP dr. Yusuf Kidingallo menambahkan, dalam baktikes kali ini pihaknya telah menyiapkan beberapa jenis pelayanan kesehatan untuk masyarakat.
Adapun pelayanan kesehatan tersebut, yaitu pengobatan umum dan spesialis, pelayanan stunting bagi anak, dan pemeriksaan ibu hamil, khitanan massal, serta operasi celah bibir.

“Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat memberikan dampak yang baik bagi masyarakat khususnya para lansia dan balita. Sehingga dapat terhindar dari stunting atau kekurangan gizi,” pungkasnya.
Sebagai informasi, diakhir kegiatan Kapolda bersama Gubernur dan rombongan turut mengikuti pelaksanaan Baktikes yang digelar serentak diseluruh Indonesia secara virtual, dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. ( Hf / Amilus )
PENGOLAHAN KAYU TERBESAR DI TASIK TERBAKAR
Kobaran si jago merah di lokasi. PFi
PENGOLAHAN KAYU TERBESAR DI TASIK TERBAKAR
Tasik, WARTA PENA SATU – Pabrik pengolahan kayu terbesar di kota Tasikmalaya Jawa Barat terbakar, Minggu petang (15/6).
Pabrik pengolahan kayu yang terletak di Kampung Leuwianyar, RT 01 RW 21, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, terlihat oleh salah seorang warga setempat.
Deden nama warga, menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 Saat itu, warga melihat kepulan asap tebal dari bangunan belakang pabrik kayu, katanya kepada Media di daerah itu.
“Awalnya kami mengira asap itu berasal dari pembakaran ban bekas. Tapi setelah dicek, ternyata bangunan belakang pabrik kayu sudah terbakar,” ujarnya termangu.
Warga kemudian segera menghubungi pemilik pabrik dan meminta bantuan dari Pemadam kebakaran lanjutnya.
Tak begitu lama, petugas Damkar bersama tim dari BPBD Tasikmalaya tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Sejumlah warga juga turut membantu dengan peralatan seadanya.
“Karena lokasinya berada di permukiman padat penduduk, warga spontan ikut membantu pemadaman dengan air dari kamar mandi pabrik dan suplai dari armada damkar ,” kata Deden serius.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun jumlah kerugian yang ditimbul kan oleh Si Jago merah.
Proses pendinginan masih berlangsung dan pihak berwenang masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.Andi
Hayya 3 Gaza: Ribuan Penonton di Bekasi Sambut Film Kemanusiaan Palestina
Hayya 3 Gaza: Ribuan Penonton di Bekasi Sambut Film Kemanusiaan Palestina

Jakarta, warta Pena satu, Film Hayya 3 Gaza sukses membangkitkan kepedulian publik terhadap isu kemanusiaan di Palestina. Acara nonton bareng (Nobar) dan meet & greet yang digelar di CGV Bekasi Trade Center pada Sabtu, 14 Juni 2025, dipadati ribuan penonton, membuktikan besarnya empati masyarakat Indonesia.

Antusiasme penonton terlihat dari penuhnya enam studio CGV Bekasi yang menayangkan film tersebut secara serentak. Salah satu studio bahkan dipesan khusus oleh komunitas Rescue Masyumi Peduli, berkolaborasi dengan Aktivis Alumni ISTN dan grup WhatsApp Palestina Merdeka. Ketiga komunitas ini secara spontan berinisiatif untuk menggelar acara nobar tersebut.

Ketua Panitia Nobar, Abdul Rojak, menjelaskan bahwa film Hayya 3 Gaza bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah ajakan nyata untuk peduli terhadap penderitaan rakyat Palestina. Lebih dari 1.500 penonton memadati CGV Bekasi, dengan beberapa di antaranya bahkan membeli tiket hanya untuk berdonasi. Keberhasilan film ini juga terlihat dari jumlah penonton yang mencapai 40.000 orang di hari pertama penayangan.Ir. Agung Mandala, pimpinan Rescue Masyumi Peduli, mengungkapkan awalnya acara nobar direncanakan di CGV Lagoon Bekasi pada tanggal 12 Juni, bertepatan dengan penayangan perdana. Namun, karena kendala teknis, acara tersebut dipindahkan ke CGV BTC Bekasi Timur. Ir. Agung Mandala juga memfasilitasi tiket gratis bagi 16 santri yatim dari Pesantren Terpadu Daarul Fikri dan 14 anak yatim dari Bendungan Hilir.
Nobar dan meet & greet ini tak hanya dihadiri penonton lokal, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri, seperti Singapura. Acara tersebut menjadi momen solidaritas yang luar biasa, ditandai dengan penyerahan donasi untuk Palestina Merdeka dari Ir. Agung Mandala kepada sutradara Jastis Arimba, disaksikan oleh aktor Husein Alatas dan para inisiator nobar. Kenang-kenangan berupa kaos juga diberikan kepada Jastis Arimba, Husein Alatas, dan penulis Asma Nadia.
Film Hayya 3 Gaza sendiri mengisahkan Abdullah Gaza, anak yatim piatu berusia 8 tahun yang tinggal di panti asuhan. Kisah menjadi emosional ketika Gaza diculik oleh ayah kandungnya, Beni (diperankan Husein Alatas), yang berniat menjualnya. Karakter Beni yang tragis menjadi sorotan utama dalam film ini.
Sutradara Jastis Arimba, yang berkolaborasi dengan Asma Nadia dan Hayati Ayatillah, mengatakan bahwa film ini, bagian ketiga dari trilogi Hayya yang diproduksi oleh Warna Pictures, dikemas sebagai drama keluarga yang menyentuh dan reflektif. Ia berharap penonton dapat merenungkan sejauh mana keterlibatan mereka dalam memperjuangkan nasib saudara-saudara di Palestina.
Dukungan terhadap film ini datang dari berbagai pihak, termasuk tokoh nasional dan organisasi seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menteri Kebudayaan Fadli Zon bahkan menyebutnya sebagai karya penting dalam melawan propaganda genosida. Dalam dua hari pertama penayangan, film ini telah ditonton lebih dari 50.000 orang dan masih terus tayang di bioskop seluruh Indonesia.
Jastis Arimba mengajak masyarakat untuk menyebarluaskan pesan film ini dan mengajak keluarga dan kerabat untuk menonton, mengingat 40 persen keuntungan tiket akan disumbangkan untuk rakyat Palestina. Ia menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari publik untuk menjaga agar film ini tetap tayang.
Film yang juga dibintangi oleh Cut Syifa, Amna Shahab, Oki Setiana Dewi, dan lainnya ini, dengan lagu tema “Surga Menanti” oleh Melly Goeslaw dan Mostafa Atef, mengusung pesan kemanusiaan yang universal, melewati batas agama, generasi, dan negara.
- AGAMA, Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Internasional, Nasional, Opini, Pendidikan, Politik, SOSIAL
Hayya 3 Gaza: Ribuan Penonton di Bekasi Sambut Film Kemanusiaan Palestina
Hayya 3 Gaza: Ribuan Penonton di Bekasi Sambut Film Kemanusiaan Palestina

Jakarta,warta Pena satu, Film Hayya 3 Gaza sukses membangkitkan kepedulian publik terhadap isu kemanusiaan di Palestina. Acara nonton bareng (Nobar) dan meet & greet yang digelar di CGV Bekasi Trade Center pada Sabtu, 14 Juni 2025, dipadati ribuan penonton, membuktikan besarnya empati masyarakat Indonesia.

Antusiasme penonton terlihat dari penuhnya enam studio CGV Bekasi yang menayangkan film tersebut secara serentak. Salah satu studio bahkan dipesan khusus oleh komunitas Rescue Masyumi Peduli, berkolaborasi dengan Aktivis Alumni ISTN dan grup WhatsApp Palestina Merdeka. Ketiga komunitas ini secara spontan berinisiatif untuk menggelar acara nobar tersebut.

Ketua Panitia Nobar, Abdul Rojak, menjelaskan bahwa film Hayya 3 Gaza bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah ajakan nyata untuk peduli terhadap penderitaan rakyat Palestina. Lebih dari 1.500 penonton memadati CGV Bekasi, dengan beberapa di antaranya bahkan membeli tiket hanya untuk berdonasi. Keberhasilan film ini juga terlihat dari jumlah penonton yang mencapai 40.000 orang di hari pertama penayangan.

Ir. Agung Mandala, pimpinan Rescue Masyumi Peduli, mengungkapkan awalnya acara nobar direncanakan di CGV Lagoon Bekasi pada tanggal 12 Juni, bertepatan dengan penayangan perdana. Namun, karena kendala teknis, acara tersebut dipindahkan ke CGV BTC Bekasi Timur. Ir. Agung Mandala juga memfasilitasi tiket gratis bagi 16 santri yatim dari Pesantren Terpadu Daarul Fikri dan 14 anak yatim dari Bendungan Hilir.

Nobar dan meet & greet ini tak hanya dihadiri penonton lokal, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri, seperti Singapura. Acara tersebut menjadi momen solidaritas yang luar biasa, ditandai dengan penyerahan donasi untuk Palestina Merdeka dari Ir. Agung Mandala kepada sutradara Jastis Arimba, disaksikan oleh aktor Husein Alatas dan para inisiator nobar. Kenang-kenangan berupa kaos juga diberikan kepada Jastis Arimba, Husein Alatas, dan penulis Asma Nadia.
Film Hayya 3 Gaza sendiri mengisahkan Abdullah Gaza, anak yatim piatu berusia 8 tahun yang tinggal di panti asuhan. Kisah menjadi emosional ketika Gaza diculik oleh ayah kandungnya, Beni (diperankan Husein Alatas), yang berniat menjualnya. Karakter Beni yang tragis menjadi sorotan utama dalam film ini.
Sutradara Jastis Arimba, yang berkolaborasi dengan Asma Nadia dan Hayati Ayatillah, mengatakan bahwa film ini, bagian ketiga dari trilogi Hayya yang diproduksi oleh Warna Pictures, dikemas sebagai drama keluarga yang menyentuh dan reflektif. Ia berharap penonton dapat merenungkan sejauh mana keterlibatan mereka dalam memperjuangkan nasib saudara-saudara di Palestina.
Dukungan terhadap film ini datang dari berbagai pihak, termasuk tokoh nasional dan organisasi seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menteri Kebudayaan Fadli Zon bahkan menyebutnya sebagai karya penting dalam melawan propaganda genosida. Dalam dua hari pertama penayangan, film ini telah ditonton lebih dari 50.000 orang dan masih terus tayang di bioskop seluruh Indonesia.
Jastis Arimba mengajak masyarakat untuk menyebarluaskan pesan film ini dan mengajak keluarga dan kerabat untuk menonton, mengingat 40 persen keuntungan tiket akan disumbangkan untuk rakyat Palestina. Ia menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari publik untuk menjaga agar film ini tetap tayang.
Film yang juga dibintangi oleh Cut Syifa, Amna Shahab, Oki Setiana Dewi, dan lainnya ini, dengan lagu tema “Surga Menanti” oleh Melly Goeslaw dan Mostafa Atef, mengusung pesan kemanusiaan yang universal, melewati batas agama, generasi, dan negara.
IPKI Gelar Musyawarah Cabang di Jakarta Barat, usung Tema “Memajukan Kehidupan Bangsa”
Jakarta, Warta Pena Satu, 12 Juni 2025 – Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) pada hari Kamis, 12 Juni 2025, bertempat di Kantor Walikota Jakarta Barat.Muscab ini dilakukan untuk membentuk kepengurusan baru yaitu DPC IPKI Jakarta Barat. Acara ini mengusung tema “Memajukan Kehidupan Bangsa”, sebagai bentuk komitmen IPKI dalam memperkuat peran serta masyarakat dalam pembangunan nasional dan pelestarian nilai-nilai perjuangan kemerdekaan.Musyawarah Cabang ini dihadiri oleh pengurus IPKI tingkat pusat, perwakilan daerah, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah kota Jakarta Barat.
Dalam sambutannya, Ketua Umum yang diwakili Sekjen IPKI menekankan pentingnya konsolidasi organisasi di tingkat cabang guna menjaga relevansi IPKI di tengah dinamika sosial dan politik bangsa.
Pada kesempatan terpisah, ketua terpilih Albert Siagian mengatakan bahwa “TemaMemajukan Kehidupan Bangsa bukan hanya slogan, tetapi panggilan bagi kita semua untuk turut aktif membangun masyarakat yang adil, makmur, dan berdaulat berdasarkan semangat perjuangan kemerdekaan” dan IPKI Jakarta Barat akan menekankan penguatan ekonomi masyarakat khususnya ekonomi berbasis UMKM.
Musyawarah ini juga menjadi momentum penting untuk pemilihan kepengurusan cabang yang baru, pembahasan program kerja strategis, serta penguatan sinergi antar anggota dalam mewujudkan visi IPKI sebagai wadah patriotisme modern.
Setelah Muscab selesai dilakukan, dilanjutkan acara Pelantikan DPC IPKI Jakarta Barat yang dilakukan secara simbolis penyerahan Pataka Organisasi dari Ketua Harian DPW IPKI DK Jakarta kepada Albert Siagian sebagai Ketua DPC IPKI Jakarta Barat yang baru terpilih.
Walikota Jakarta Barat, dalam sambutannya yang diwakili Bagian Pemerintahan, menyampaikan apresiasi atas kiprah IPKI dalam merawat semangat kebangsaan dan mendorong pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun nasional.
IPKI terus berkomitmen untuk menjadi jembatan antara nilai-nilai sejarah perjuangan kemerdekaan dengan tantangan dan peluang zaman kini, serta mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam gerakan kebangsaan yang inklusif dan progresif.
- AGAMA, Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Internasional, Kesehatan, Nasional, Pendidikan, Politik, SOSIAL
Geger Vaksin TBC: Mantan Menkes Kritik Keras Kebijakan Menkes Budi Sadikin
Geger Vaksin TBC: Mantan Menkes Kritik Keras Kebijakan Menkes Budi Sadikin
Jakarta, warta pena satu.
15 Juni 2025 – Seminar Nasional Uji Klinis Vaksin TBC yang digelar KB APTSI di Gedung STOVIA, Jakarta Pusat, Sabtu (14/6), menciptakan gelombang protes terhadap kebijakan Menteri Kesehatan Budi Sadikin. Seminar yang dihadiri ratusan peserta, didominasi perempuan, diwarnai pertanyaan kritis dan kecaman terhadap program vaksinasi TBC.

Mantan Menteri Kesehatan, DR. dr. Siti Fadilah Supari, Sp., menjadi sorotan utama. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara ilmiah tentang vaksin TBC dan menekankan pentingnya pemahaman publik agar terhindar dari kesalahpahaman. Siti Fadilah secara tegas mengkritik kebijakan Menkes Budi Sadikin yang dianggap memaksakan uji klinis vaksin TBC kepada masyarakat.“Vaksin melatih tubuh untuk melawan penyakit, tetapi pemaksaan uji klinis bukanlah tindakan profesional,” tegas Siti Fadilah. Beliau juga menyoroti tudingan terhadap Menkes Budi Sadikin sebagai agen asing dan mempertanyakan kebijakan “Health Care – Health Industry”-nya. Siti Fadilah khawatir kebijakan tersebut akan menguntungkan industri farmasi global dan merugikan rakyat Indonesia.
Peserta seminar yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk alumni perguruan tinggi, LSM, Ormas, dan tokoh masyarakat, mengungkapkan ketidakpercayaan mereka kepada Menkes Budi Sadikin. “Kita tidak percaya kepada Menteri Kesehatan sekarang,” ungkap Ibu Hany, mantan diplomat di Amerika.
Ketua Umum KB APTSI, Drs. H. Hendra Zon, S.Kt., MM., menyatakan harapannya agar Presiden Prabowo Subianto mengganti Menkes dengan sosok yang lebih pro-rakyat dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat. Seminar ini menghasilkan rekomendasi untuk Presiden Prabowo agar mempertimbangkan pendapat para pakar kedokteran yang meragukan kebijakan Menkes saat ini.
Presiden Prabowo, yang dikenal dengan komitmennya pada kedaulatan kesehatan Indonesia, telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan tentang Perlindungan Produsen Obat-Obat Tradisional. Kebijakan ini diharapkan dapat memberdayakan petani dan produsen obat tradisional di Indonesia.
Ketua Panitia, DR. Hasbi Wahidi, menyimpulkan seminar dengan menekankan pentingnya kehati-hatian dalam program vaksinasi TBC. “Kami tidak menolak vaksin, tetapi pemaksaan kepada masyarakat adalah tindakan yang tidak tepat,” ujarnya. Seminar ini menjadi bukti nyata keresahan publik terhadap kebijakan kesehatan yang dinilai kurang berpihak pada rakyat.