Ekonomi
Bank BRI dan PPN ( Perempuan Peduli Nusantara)Berikan Edukuasi Investasi Emas untuk UMKM dan Masyarakat
Jakarta wartapenasatu.com
_Bank BRI Sosialisasi Manfaat Simpan Beli Emas bersama Perempuan Peduli Nusantara_
Bapak Mory Lamhot Simanjutak, Funding Transaction Bank BRI, telah memberikan sosialisasi tentang manfaat simpan beli emas di Bank BRI pada tanggal 4 Juli 2025 di Gedung SMESCO Indonesia. Sosialisasi ini diselenggarakan bersama dengan Perempuan Peduli Nusantara (PPN) dalam program silahturahmi PPN dengan para UMKM.
Dalam sosialisasi ini, Bapak Mory menjelaskan bahwa Bank BRI menawarkan fasilitas simpan beli emas yang dapat diakses melalui aplikasi BRImo. Pembelian emas dapat disesuaikan dengan kemampuan nasabah, bukan dengan berat emas, sehingga lebih fleksibel dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
Selain itu, Bapak Mory juga menjelaskan bahwa emas yang dibeli melalui Bank BRI dapat dijual kembali ke bank jika dibutuhkan dalam bentuk uang. Hal ini memberikan keamanan dan fleksibilitas bagi nasabah dalam mengelola investasi emas mereka.
Ibu Inge Mengundap, Ketua Umum PPN, berharap bahwa sosialisasi ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam mengelola keuangan mereka. Ia juga berharap bahwa program-program yang dijalankan oleh PPN dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para UMKM dan masyarakat dapat lebih memahami manfaat simpan beli emas di Bank BRI dan dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk meningkatkan keuangan mereka. Bank BRI berharap bahwa sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat dalam berinvestasi emas.
Gedung SMESCO Indonesia dipilih sebagai tempat sosialisasi karena fasilitas yang lengkap dan strategis. Acara ini dihadiri oleh para anggota PPN dan UMKM yang sangat antusias dengan informasi yang disampaikan oleh Bapak Mory.
Dengan adanya kerja sama antara Bank BRI dan PPN, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan mereka dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Bank BRI dan PPN berharap bahwa program-program yang dijalankan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Nok Srie”Melaporkan

Pelatihan jurnalistik warta pena satu untuk Banten
Belajar Jurnalistik di Warta Pena 1: Menuju Jurnalis yang Bertanggung Jawab

Banten-Warta pena satu. Com Kunjungan saya ke kantor media Warta Pena 1 di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu memberikan pengalaman berharga dalam memperdalam ilmu jurnalistik. Kesempatan untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan segenap manajemen Warta Pena 1 membuka wawasan baru dan memperkaya pemahaman saya tentang dunia jurnalistik.Selama kunjungan, saya mendapatkan edukasi intensif mengenai kunci-kunci sukses menjadi jurnalis yang baik dan profesional. Tidak hanya sekedar teknik penulisan berita, tetapi juga etika dan tanggung jawab yang harus dipegang teguh oleh setiap jurnalis.
Salah satu poin penting yang ditekankan adalah pentingnya memahami dan menerapkan kode etik jurnalistik. Hal ini sangat krusial untuk menghindari berbagai risiko hukum dan tuntutan dari narasumber yang diberitakan. Warta Pena 1 menekankan pentingnya akurasi, keseimbangan, dan objektivitas dalam setiap pemberitaan.
Penjelasan detail mengenai konsekuensi hukum dari pelanggaran kode etik jurnalistik diberikan dengan gamblang. Hal ini membantu saya memahami betapa pentingnya kehati-hatian dan ketelitian dalam setiap proses peliputan dan penulisan berita.
Selain itu, saya juga mendapatkan wawasan mengenai strategi liputan yang efektif dan efisien. Bagaimana cara menggali informasi, memverifikasi data, dan menyusun berita yang menarik dan informatif menjadi bagian penting dari edukasi yang saya terima.
Pengalaman ini sangat berharga dan membuka mata saya akan kompleksitas dan tanggung jawab besar yang diemban oleh seorang jurnalis. Warta Pena 1 tidak hanya mengajarkan teknik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai etika dan profesionalisme yang harus dipegang teguh.
Kunjungan ke Warta Pena 1 menjadi tonggak penting dalam perjalanan saya untuk menjadi jurnalis yang kompeten dan bertanggung jawab. Semoga ilmu dan pengalaman yang saya peroleh dapat diaplikasikan dengan baik dalam berkarya dan berkontribusi di dunia jurnalistik Indonesia.
Ngopi bareng

Kunjungan Kerja Biro Banten Warta Pena 1: Menguji Kode Etik dan Mempertajam Keterampilan Jurnalistik
Bapak Basir Karomi, memimpin rombongan timnya dalam kunjungan kerja ke kantor pusat. Kunjungan ini juga dihadiri oleh Kepala Biro Kota Tangerang dan timnya, menandai komitmen kuat untuk peningkatan kualitas jurnalistik di wilayah Banten.
Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan jurnalistik seluruh anggota tim. Pelatihan dan diskusi intensif difokuskan pada berbagai aspek, mulai dari teknik penulisan berita yang efektif hingga pengelolaan sumber daya jurnalistik yang efisien.
Selain peningkatan keterampilan, kunjungan ini juga menjadi momentum penting untuk membahas dan mempertanyakan secara detail kode etik jurnalistik Warta Pena 1. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran kode etik yang dapat berujung pada masalah hukum atau komplain dari narasumber.
Para peserta aktif berdiskusi dan bertukar pikiran dengan tim manajemen pusat. Pertanyaan-pertanyaan kritis diajukan dan dijawab secara transparan, menciptakan suasana yang kondusif untuk pembelajaran dan pemahaman yang mendalam.
Penjelasan komprehensif mengenai setiap pasal dalam kode etik Warta Pena 1 diberikan, disertai dengan studi kasus dan contoh nyata untuk mempermudah pemahaman. Para peserta juga diberikan panduan praktis dalam menerapkan kode etik tersebut dalam praktik jurnalistik sehari-hari.
Kunjungan kerja ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk senantiasa menjunjung tinggi kode etik dan profesionalisme dalam setiap pemberitaan. Para peserta kembali ke Banten dengan bekal pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik, siap untuk menerapkannya dalam tugas jurnalistik mereka.
Diharapkan, kunjungan ini akan berdampak positif bagi kualitas pemberitaan Warta Pena 1 di wilayah Banten, menghasilkan jurnalisme yang lebih akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, serta terhindar dari permasalahan hukum dan komplain.
Kunjungan kerja kepala biro mwps banten
Kunjungan Kerja Biro Banten: Pertajam Jurnalistik, Pererat Silaturahmi

Kepala Biro Banten, wartapenasatu.com Ahmad Basir Karomi, beserta timnya baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat Warta Pena Satu. Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam ilmu jurnalistik dan sekaligus mempererat silaturahmi dengan manajemen pusat.Selama kunjungan, tim Biro Banten disambut dengan hangat dan diberikan pelayanan yang baik oleh manajemen pusat. Berbagai materi pelatihan dan arahan diberikan, berfokus pada peningkatan kualitas jurnalistik dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai standar operasional prosedur (SOP).
Para peserta pelatihan sangat antusias mengikuti sesi-sesi yang diberikan. Mereka aktif berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan tim manajemen pusat, menciptakan suasana yang kolaboratif dan produktif.
Salah satu poin penting yang ditekankan oleh Direktur Utama Warta Pena Satu adalah pentingnya memahami dan mentaati Kode Etik Jurnalistik. Hal ini dinilai krusial untuk menghindari risiko hukum dan menjaga kredibilitas Warta Pena Satu.
Direktur Utama juga menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam setiap proses jurnalistik. Para wartawan didorong untuk selalu mengedepankan kebenaran dan objektivitas dalam setiap berita yang mereka sajikan.
Kunjungan kerja ini diakui sebagai langkah positif dalam upaya peningkatan kualitas jurnalistik di Biro Banten. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai kode etik dan SOP, diharapkan kualitas pemberitaan di wilayah Banten akan semakin meningkat.
Sebagai penutup, Kepala Biro Banten dan timnya menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat dan arahan berharga yang telah diberikan oleh manajemen pusat Warta Pena Satu. Mereka berharap silaturahmi dan kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Ekonomi Kreatif
CARA UNIK PEREMPUAN PEDULI NUSANTARA (PPN) BERSILAHTURAHMI
jakarta wartapenasatu.com
_Perempuan Peduli Nusantara Menyatukan Emak-Emak untuk Pembangunan Bangsa_
Perempuan Peduli Nusantara (PPN) merupakan organisasi yang dipimpin oleh Ibu Inge Mengundap sebagai Ketua Umum, yang telah berhasil menyatukan emak-emak dari berbagai kalangan untuk bekerja sama dalam pembangunan bangsa. Meskipun usia Ibu Inge tidak muda lagi, namun semangat dan kesungguhannya dalam memimpin organisasi ini tetap terjaga dan produktif.
Dalam acara silaturrahmi yang digelar oleh PPN, Ibu Inge Mengundap dan timnya telah berhasil menyatukan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti Program Ok Oc dan Pendamping Sertifikat Halal untuk UMKM. Program-program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam mengembangkan usaha mereka.
Selain itu, PPN juga memberikan pelatihan jurnalistik kepada perempuan-perempuan di bawah bimbingan mereka, agar mereka mampu membuat berita dan bersinergi dengan program-program dari pemerintah. Pelatihan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam menggunakan media untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka.
Ibu Inge Mengundap berharap bahwa PPN dapat menjadi contoh bagi organisasi lain dalam menyatukan perempuan-perempuan untuk bekerja sama dalam pembangunan bangsa. Ia juga berharap bahwa program-program yang dijalankan oleh PPN dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam mengembangkan usaha mereka.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, PPN berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam menggunakan media untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka. Mereka juga berharap bahwa program-program yang dijalankan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
PPN juga berharap bahwa pelatihan jurnalistik yang diberikan dapat membantu perempuan-perempuan di bawah bimbingan mereka menjadi lebih percaya diri dan berani menyampaikan pendapat mereka melalui media. Dengan demikian, mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam membangun bangsa.
Dengan adanya PPN dan program-program yang dijalankan, diharapkan perempuan-perempuan di Indonesia dapat menjadi lebih tangguh dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa. Ibu Inge Mengundap dan timnya berharap bahwa PPN dapat terus berkembang dan meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam mengembangkan usaha mereka.
“Nok Srie” melaporkan

Satpamobvit Polresta Palangka Raya Kawal Kedatangan Menteri Pertanian di Bandara Tjilik Riwut
Satpamobvit Polresta Palangka Raya Kawal Kedatangan Menteri Pertanian di Bandara Tjilik Riwut

Palangka Raya,wartapenasatu.com— Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit) Polresta Palangka Raya melaksanakan pengamanan dan pengawalan kedatangan Menteri Pertanian Republik Indonesia di Bandara Tjilik Riwut, Jumat (4/7/2025).

Kegiatan pengamanan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri dalam memastikan keamanan dan kelancaran kunjungan pejabat negara di wilayah hukum Polresta Palangka Raya.
Kasatpamobvit Polresta Palangka Raya AKP Suranto menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur pengamanan bandara serta instansi terkait.
“Kami melakukan pengamanan secara ketat mulai dari titik kedatangan di apron hingga proses keluar bandara menuju lokasi kegiatan Menteri Pertanian,” ungkapnya.
Pengamanan juga dilengkapi dengan pengawalan personel menuju titik kunjungan menteri guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.
“Personel Satpamobvit telah dibekali dengan arahan dan SOP pengamanan VVIP, termasuk koordinasi dengan pihak protokoler kementerian dan bandara,” tambahnya mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H.
Selama kegiatan pengamanan berlangsung, situasi tetap kondusif tanpa hambatan yang berarti. Proses pengawalan berjalan lancar hingga keberangkatan rombongan menuju lokasi kegiatan berikutnya.
“Pengamanan ini merupakan wujud pelayanan prima Polri terhadap tamu negara, sekaligus menjaga citra keamanan wilayah Palangka Raya,” pungkasnya. (Herry Kalteng)
_Ibu Novenda Salfaren Dukung Perempuan Peduli Nusantara dan UMKM_
Jakarta wartapenasatu.com
_Ibu Novenda Salfaren Dukung Perempuan Peduli Nusantara dan UMKM_
Ibu Novenda Salfaren, pemangku kepentingan Bank BRI Cabang Warung Buncit, telah memberikan dukungan kepada Perempuan Peduli Nusantara (PPN) dengan menyediakan tempat di Gedung SMESCO Jakarta untuk silaturahmi dan pengembangan UMKM. Dukungan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam mengembangkan usaha mereka.
Perempuan Peduli Nusantara, yang dipimpin oleh Ibu Inge Mengundap sebagai Ketua Umum, sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Ibu Novenda Salfaren. Organisasi ini beranggotakan perempuan-perempuan yang peduli dengan isu-isu perempuan dan masyarakat.
Dengan adanya dukungan dari Bank BRI, Perempuan Peduli Nusantara berharap dapat meningkatkan akses dan kesempatan bagi UMKM untuk berkembang. Ibu Novenda Salfaren berharap bahwa dukungan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam mengembangkan usaha mereka.
Gedung SMESCO Jakarta dipilih sebagai tempat untuk silaturahmi dan pengembangan UMKM karena fasilitas yang lengkap dan strategis. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan UMKM dapat lebih berkembang dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Ibu Novenda Salfaren juga berharap bahwa dukungan ini dapat menjadi contoh bagi institusi lain untuk bekerja sama dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam mengembangkan usaha mereka.
Perempuan Peduli Nusantara berharap bahwa dukungan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam mengembangkan usaha mereka. Mereka juga berharap bahwa dukungan ini dapat menjadi langkah awal bagi UMKM untuk menjadi lebih berkembang dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dengan adanya dukungan dari Bank BRI dan Ibu Novenda Salfaren, diharapkan Perempuan Peduli Nusantara dan UMKM dapat lebih berkembang dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Dukungan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi institusi lain untuk bekerja sama dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam mengembangkan usaha mereka.

_DR. H. Habiburokhman Dukung Perempuan Peduli Nusantara melalui Pelatihan Jurnalistik_
Jakarta wartapenasatu.com
_DR. H. Habiburokhman Dukung Perempuan Peduli Nusantara melalui Pelatihan Jurnalistik_
DR. H. Habiburokhman, S.H., M.H., Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Gerindra, Dapil Jakarta Timur, dan Wakil Ketua DPP Gerindra Departemen Advokasi, telah memfasilitasi Perempuan Peduli Nusantara (PPN) untuk mengikuti pelatihan jurnalistik bersama Media Warta Pena Satu. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kesadaran perempuan dalam menggunakan media untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka.
Perempuan Peduli Nusantara, yang dipimpin oleh Ibu Inge Mengundap sebagai Ketua Umum, sangat antusias dengan pelatihan ini. Organisasi ini beranggotakan perempuan-perempuan yang peduli dengan isu-isu perempuan dan masyarakat.
DR. H. Habiburokhman berharap bahwa pelatihan ini dapat membantu perempuan memahami cara menggunakan media dengan efektif. Ia juga berharap bahwa perempuan dapat menjadi lebih aktif dan berpartisipasi dalam pembangunan bangsa.
Pelatihan jurnalistik ini diharapkan dapat membantu perempuan memahami cara menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka melalui media. Dengan demikian, perempuan dapat menjadi lebih percaya diri dan berani menyampaikan pendapat mereka.
DR. H. Habiburokhman juga berharap bahwa pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi perempuan untuk menjadi lebih terlibat dalam proses pembangunan bangsa. Ia percaya bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun bangsa.
Perempuan Peduli Nusantara berharap bahwa pelatihan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam menggunakan media. Mereka juga berharap bahwa pelatihan ini dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk bekerja sama dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan perempuan dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam membangun bangsa. DR. H. Habiburokhman dan Perempuan Peduli Nusantara berharap bahwa pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi perempuan untuk menjadi lebih terlibat dalam proses pemba
ngunan bangsa.“Nok Srie”melaporkan
PEREMPUAN PEDULI NUSANTARA (PPN) ASAH KEMAMPUAN JURNALISTIK DI GEDUNG SMESCO JAKARTA
Perempuan Peduli Nusantara (PPN) Asah kemampuan Jurnalistik di gedung Smesco. jalan Gatot Subroto Jakarta.

WARTA PENASATU.COM – Jakarta, 4 Juli 2025 Sebanyak 40 perempuan anggota Perempuan Peduli Nusantara (PPN) mengikuti pelatihan jurnalistik di gedung Smesco, Jakarta. Acara yang berlangsung dari pukul 11.00 WIB hingga selesai ini menghadirkan narasumber-narasumber terkemuka.
Salahsatu narasumber. adalah Dr.l Lyta Permatasari, perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup. Beliau memberikan presentasi menarik dan informatif tentang peran media dalam isu lingkungan hidup.


Materi pelatihan juga mencakup aspek penting lainnya dalam jurnalistik dan. sekaligus Bapak Sigit Soesanto. memaparkan materi tentang kredit dan keuangan, dilanjutkan oleh. Ibu Venda mewakili Bapak Warbun. pimpinan cabang pembantu. Bank BRI di gedung smesco. jalan Gatot Subroto. dan perwakilan dari. Media Warta Pena Satu. yang di hadiri langsung oleh. Bapak Direktur bapak Mardian SE. beserta jajarannya. dalam acara tersebut. mardian memaparkan. menjadi jurnalis harus mengetahui kode etik dan memahami jurnalistik. mardian juga menghimbau jangan asal menaikan berita, berita itu harus sesuai dengan fakta, media adalah. jembatan kebenaran. memberikan informasi yang benar, jadilah jurnalistik yang handal dan profesional, sesuai dengan slogan. media warta pena satu tajam,akurat. dan berimbang tegas Mardian, agar tidak ada masalah di kemudian hari.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan para anggota PPN dalam menyampaikan informasi dan isu-isu penting kepada masyarakat luas, khususnya terkait kekerasan terhadap perempuan, pemberdayaan perempuan dan lingkungan hidup. Para peserta tampak antusias mengikuti pelatihan jurnalistik dan berinteraksi aktif dengan para narasumber.