Kepolisian

  • Berita Duka,  Kepolisian

    Personel Polresta Palangka Raya Ipda Omar Rustafa Meninggal Dunia karena Sakit

    Personel Polresta Palangka Raya Ipda Omar Rustafa Meninggal Dunia karena Sakit

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kabar duka datang dari jajaran Polresta Palangka Raya. Salah satu personel terbaiknya, IPDA Omar Rustafa, berpulang ke Rahmatullah pada Minggu (12/10/2025) sekitar pukul 10.15 WIB di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

    Kasidokkes Polresta Palangka Raya IPDA Irawan Rezky Iswara menjelaskan, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit sejak tahun 2024 dan secara rutin menjalani kontrol medis di RS Bhayangkara serta RS Doris Sylvanus Palangka Raya.

    “Almarhum menjalani operasi Hemicolectomy dan perawatan intensif akibat komplikasi penyakit, dengan diagnosa AKI Superimposed CKD dan Tumor Colon Ascenden yang telah bermetastasis,” terang Irawan.

    Sebelum dinyatakan meninggal dunia, pemeriksaan terakhir menunjukkan tekanan darah 108/56 mmHg, denyut nadi 149 kali per menit, dan napas 34 kali per menit.

    Sekitar pukul 10.15 WIB, tim medis menyatakan almarhum wafat di ruang ICU RS Doris Sylvanus.

    Suasana di rumah sakit terpantau kondusif, dan jajaran Polresta Palangka Raya turut berduka cita mendalam atas kepergian almarhum yang dikenal berdedikasi tinggi selama bertugas.

    Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., menyampaikan rasa belasungkawa dan penghargaan atas pengabdian almarhum selama bertugas di Kepolisian.

    “Atas nama keluarga besar Polresta Palangka Raya, kami menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ucap Kapolresta.

  • Artikel,  Ekonomi,  Kepolisian,  SOSIAL

    Polda Sumut Gelar Gerakan Pangan Murah: Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat

    Polda Sumut Gelar Gerakan Pangan Murah: Wujud Kepedulian Polri kepada Masyarakat

    Medan, wartapenasatu.com – 10 Oktober 2025 – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di dua lokasi berbeda pada Jumat, 10 Oktober 2025. Inisiatif ini merupakan bagian dari program Jumat Berkah yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

    Kegiatan GPM ini dipimpin langsung oleh dua Kasubdit di jajaran Ditbinmas Polda Sumut, yaitu AKBP Kamdani, S.Ag., M.H. (Kasubdit Bintibsos) dan AKBP Hartono, S.H., M.H. (Kasubdit Polmas). Kehadiran para pejabat utama ini menunjukkan keseriusan Polda Sumut dalam menjalankan program yang bermanfaat bagi masyarakat.

    Tujuan utama dari Gerakan Pangan Murah ini adalah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, khususnya beras, dengan harga yang terjangkau. Hal ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pangan di wilayah Sumatera Utara, terutama di tengah dinamika ekonomi yang seringkali mempengaruhi harga kebutuhan pokok.

    Di Masjid Taqwa Al-Falah, Pasar VII Tembung, Kabupaten Deli Serdang, tim yang dipimpin oleh AKBP Kamdani menggelar pasar murah beras SPHP hasil kerja sama antara Polri dan Bulog. Sebanyak 1.200 karung beras atau setara dengan 6 ton berhasil dipasarkan kepada masyarakat dengan harga Rp58.000 per karung (5 kg).

    AKBP Kamdani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam menjaga daya beli dan kestabilan harga bahan pokok. “Polri berupaya hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam membantu kebutuhan dasar seperti pangan. Ini bagian dari semangat Presisi untuk melayani masyarakat dengan hati,” ujarnya.

    Sementara itu, di lokasi berbeda, tim GPM yang dipimpin oleh AKBP Hartono, S.H., M.H. menggelar kegiatan serupa di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat. Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari, sebanyak 1.000 karung beras atau setara dengan 5 ton beras SPHP dipasarkan dengan harga terjangkau kepada masyarakat.

    Kabid Humas Polda Sumut, Kombespol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan sosial yang bermanfaat langsung. Program GPM Polda Sumut ini diharapkan dapat terus berlanjut di berbagai daerah sebagai bagian dari langkah strategis menjaga ketahanan pangan, membantu perekonomian rakyat, serta memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

  • Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal,  SOSIAL

    Polres Kobar Bekuk Pelaku Pembobol Brankas JNT

    Polres Kobar Bekuk Pelaku Pembobol Brankas JNT

    Polres Kobar, wartapenasatu.com  – Polres Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil mengamankan dua orang pelaku pencurian dengan pemberatan yakni DSP dan CAO yang nekat membobol brankas (tempat pengimpanan uang milik PT. Global Jet Express (J&T Express) yang berada di Jl. A. Yani, Kel. Baru, Kec. Arut Selatan (Arsel), Kab. Kobar.

    Kapolres Kobar AKBP Theodorus Priyo Santosa, S.I.K., dalam konferensi persnya pada Jumat (10/10/2025) siang, menjelaskan bahwa penangkapan pelaku berkat laporan dan bantuan dari masyarakat.

    “Awal mulanya pelaku DSP yang merupakan karyawan bagian kurir PT. Global Jet Express (J&T Express) memiliki permasalahan karena telah menggunakan uang COD milik konsumen dan tidak langsung disetorkan ke kantornya,” beber Kapolres mengawali konferensi persnya.

    Kemudian lanjut Kapolres, pelaku DSP mengajak pelaku lain yakni CAO yang merupakan teman semasa sekolah untuk bekerjasama mengambil brankas uang yang ada di kantor tempat dia bekerja guna melunasi hutangnya dan kemudian sisanya akan dibagi dua.

    “Setelah ajakannya disetujui, kedua pelaku ini kemudian menuju tempat kejadian menggunakan mobil box Hilux yang merupakan operasional kantornya,” tambah Kapolres.

    Sesampainya di TKP, kendaraan yang digunakan keduanya diparkirkan di samping gedung. Kemudian pelaku DSP mematikan saklar liatrik kantor dan saat bersamaan pelaku CAO masuk kedalam kantor dengan cara memanjat ke lantai dua, lalu membuka pintu dan turun ke lantai satu guna membuka pintu bagian belakang kantor yang terdapat di lantai satu.

    Selanjutnya, kedua pelaku bersama – sama menuju ke lantai dua yang merupakan tempat brankas uang dan langsung mengangkat brankas tersebut kemudian dinaikkan ke dalam mobil.

    “Agar aksinya membuka brankas tidak ketahuan orang lain, Kedua pelaku ini lantas menuju sebuah kebun sawit lalu melancarkan aksinya membuka brankas menggunakan satu buah kunci roda yang terdapat di dalam mobil. Setelah uang didapatkan, brangkat dibuang dan keduanya langsung pergi meninggalkan lokasi tersebut,” tambah Kapolres.

    Saat ini Polres Kobar telah mengamankan barang bukti berupa satu buah brankas merk Krisbow warna hitam dalam keadaan rusak, uang tunai sebesar Rp. 395 juta, satu unit gawai atau handphone merk Pocco X3, satu unit handphone merk Iphone, satu buah kunci roda yang terbuat dari besi, dua lembar baju yang digunakan pelaku saat berksi serta satu unit mobil box hilux warna hitam dengan nopol KH 8241 TC.

    Akibat kejadian ini, PT. Global Jet Express (J&T Express) mengalami kerugian materil sebesar Rp. 439, 8 juta.

    “Pelaku sudah kami tahan dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kami jerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4 dan ke 5 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan,” tandasnya.@. Herry Kalteng

  • Artikel,  Daerah,  Kepolisian,  Kriminal

    Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Bekuk Pengedar Sabu Seberat 1 Kilogram di Barak Jalan Mendawai

    Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Bekuk Pengedar Sabu Seberat 1 Kilogram di Barak Jalan Mendawai

    Palangka Raya, wartapenasatu.com  – Tim Satresnarkoba Polresta Palangka Raya kembali menorehkan prestasi dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika.Kali ini, satu orang pria berinisial KAT (31) berhasil diamankan bersama barang bukti berupa satu bungkus teh China merk GUANYINWANG yang berisi narkotika jenis sabu seberat lebih dari 1 kilogram.

    Pengungkapan ini berlangsung pada Jumat (10/10/2025) sekitar pukul 00.30 WIB di sebuah barak di Jalan Mendawai I, Gang Bersatu, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.Tim yang dipimpin langsung oleh personel Satresnarkoba bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat tentang aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

    Kasatresnarkoba Polresta Palangka Raya AKP Agung Wijaya Kusuma menjelaskan, dari hasil penyelidikan, pelaku KAT diduga kerap melakukan transaksi narkoba di wilayah Kota Palangka Raya.

    Saat dilakukan penggeledahan di barak yang ditempatinya, petugas menemukan satu bungkus teh China berwarna hijau yang ternyata berisi kristal bening diduga sabu.

    “Barang haram itu disembunyikan pelaku di dalam lemari pakaian dan dibungkus rapi menggunakan plastik putih serta lakban hijau.

    Dari hasil penimbangan, berat kotor sabu tersebut mencapai sekitar 1.035 gram,” ungkap Agung.

    Selain sabu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti lain, di antaranya satu unit sepeda motor, satu unit handphone, plastik klip dalam berbagai ukuran, dan bungkus makanan yang digunakan untuk menyamarkan barang terlarang tersebut.

    Pelaku KAT mengaku memperoleh sabu dari seseorang, yang kini masih dalam pencarian petugas. Ia beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolresta Palangka Raya untuk proses penyidikan lebih lanjut.

    Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. memberikan apresiasi atas kinerja cepat dan sigap jajaran Satresnarkoba dalam mengungkap kasus tersebut.

    “Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menekan peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Palangka Raya. Tidak ada ruang bagi para pelaku narkotika di kota ini,” tegasnya.

    Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup atau hukuman mati, serta denda hingga Rp10 miliar.

  • Artikel,  Daerah,  Kepolisian,  Kesehatan,  SOSIAL

    Propam Polresta Palangka Raya Perketat Disiplin: Sidak Absensi Personel

    Propam Polresta Palangka Raya Perketat Disiplin: Sidak Absensi Personel

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Sebagai upaya berkelanjutan dalam menjaga disiplin dan ketertiban internal, Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polresta Palangka Raya menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap absensi personel di lingkungan Markas Komando (Mako) Polresta. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 10 Oktober 2025, sebagai bagian dari komitmen untuk menegakkan aturan dan meningkatkan kinerja anggota.

    Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kepala Seksi Propam (Kasipropam) AKP Husni Setiawan, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memastikan setiap anggota Polri mematuhi ketentuan jam dinas yang telah ditetapkan.

    “Kami berupaya untuk memastikan bahwa seluruh personel hadir tepat waktu dan melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang telah diberikan,” ungkap AKP Husni Setiawan, menegaskan pentingnya kedisiplinan dalam menjalankan tugas kepolisian.

    Selain melakukan verifikasi terhadap daftar hadir, tim dari Seksi Propam juga melakukan pengecekan langsung ke barisan satuan fungsi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberadaan anggota di tempat tugas masing-masing, sekaligus sebagai sarana evaluasi terhadap kedisiplinan secara keseluruhan.

    “Pengecekan langsung ini menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan agar kedisiplinan tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara maksimal,” tambah Kasipropam, menekankan bahwa disiplin internal berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.

    Kegiatan pemeriksaan berlangsung dengan tertib dan profesional, mencerminkan keseriusan Propam dalam menjalankan fungsi pengawasan. Dari hasil pengecekan sementara, tidak ditemukan adanya pelanggaran signifikan terkait absensi. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar personel Polresta Palangka Raya telah mematuhi aturan yang berlaku.

    Meskipun demikian, Propam akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan bahwa kedisiplinan tetap terjaga dan tidak ada celah bagi pelanggaran. Dengan penegakan disiplin yang konsisten, diharapkan kinerja Polresta Palangka Raya dapat terus meningkat dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

  • Artikel,  Daerah,  Kepolisian,  Kesehatan,  SOSIAL

    Sidokkes Polresta Palangka Raya Laksanakan Keslap pada Tes Kesjas Semester II Tahun 2025

    Sidokkes Polresta Palangka Raya Laksanakan Keslap pada Tes Kesjas Semester II Tahun 2025

    Palangka Raya, wartapenasatu.com  – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Tes Kesamaptaan Jasmani (Kesjas) bagi personel Semester II Tahun 2025, Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) melaksanakan kegiatan Kesehatan Lapangan (Keslap), bertempat di Lapangan Polresta Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km. 3,5.

    Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan dipimpin oleh Kasidokkes Polresta Palangka Raya Ipda Irawan Rezky Iswara, dengan tim pelaksana Keslap.

    Sebelum pelaksanaan Kesjas dimulai, para personel peserta terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tensi darah, penimbangan berat badan, serta menerima edukasi dan himbauan terkait kesehatan dari tim Keslap.

    Sidokkes juga menyiagakan satu unit ambulans beserta kelengkapan alat kesehatan sebagai bentuk antisipasi, Jumat (10/10/2025) .Dari hasil pemeriksaan, personel dengan hasil tensi normal atau dalam batas aman, diperkenankan mengikuti seluruh rangkaian Kesjas.

    Sementara itu, personel dengan tekanan darah tinggi tidak direkomendasikan untuk ikut serta dan diberikan penjadwalan ulang serta arahan untuk melaksanakan pola hidup sehat.

    Khusus untuk personel golongan IV, diberikan arahan untuk cukup berjalan kaki selama tes dan tidak melakukan aktivitas lari, guna menyesuaikan dengan kondisi fisik dan umur.

    “Kami terus berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang optimal dalam setiap kegiatan fisik personel. Pemeriksaan kesehatan sebelum tes kesamaptaan sangat penting untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan,” ujar Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kasidokkes.

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Diskusi Santai Bersama Komunitas Ojol, Kapolda Kalteng Ajak Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif di Bumi Tambun Bungai

    Diskusi Santai Bersama Komunitas Ojol, Kapolda Kalteng Ajak Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif di Bumi Tambun Bungai

    Palangka Raya, wartapenasatu,com – Sebagai upaya menjalin kedekatan dengan masyarakat demi terwujudnya kamtibmas di Bumi Tambun Bungai, terus digalakkan Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).

    Salah satunya seperti yang dilakukan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. dengan menginisiasi kegiatan bersama masyarakat yang tergabung dalam komunitas ojek online (ojol), bertajuk ‘Ngobrol Kamtibmas’, bertempat di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, Jumat (10/10/2025).

    Hadir dalam kegiatan, Dirintelkam Polda Kalteng Kombes Pol Ardyansyah, sejumlah pejabat utama Polda serta diikuti sejumlah komunitas ojek online di Palangka Raya.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng menyebut bahwa kegiatan yang ini digelar bukan sekadar forum diskusi formal, melainkan ajang silaturahmi yang sarat manfaat.

    “Hari ini saya bersama komunitas ojek online menyelenggarakan kegiatan ngobrol bareng. Sebenarnya ini hanya kegiatan silaturahmi saja, tapi ternyata sangat bermanfaat terhadap situasi keamanan di wilayah Kalimantan Tengah,” ujar Kapolda.

    Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, Kapolda mengapresiasi berbagai masukan dari para pengemudi ojek online.

    Menurutnya, mereka memiliki pandangan yang kritis dan kepedulian tinggi terhadap keamanan serta ketertiban di masyarakat.

    “Saya mendapatkan masukan-masukan yang luar biasa dari teman-teman ojek online terkait situasi kamtibmas, keamanan berlalu lintas, dan berbagai persoalan sosial di lapangan,” terang Irjen Iwan.

    Kapolda juga menyebut bahwa rekan-rekan ojol ini mempunyai pemikiran yang sangat luar biasa dan semua yang disampaikan demi kebaikan masyarakat Kalimantan Tengah.

    “Untuk itu, saya harapkan melalui kegiatan ini hubungan baik antara kepolisian dan komunitas ojek online terus terjalin, sehingga dapat bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib di seluruh wilayah Kalteng,” tutupnya. Sebagai informasi, kegiatan diakhiri dengan pemberian paket sembako dari Kapolda Kalteng kepada para ojol.

  • Kepolisian,  MBG

    Polres Nganjuk Dorong Ketahanan Pangan Lewat Program “Desa Tangguh Pangan”

    WARTAPENASATUJATIM | Nganjuk – Polres Nganjuk meluncurkan inovasi program “Desa Tangguh Pangan” sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Nganjuk. Dalam program ini, Polres Nganjuk akan memberikan dukungan berupa bibit tanaman sayur dan buah yang akan ditanam di lahan sela maupun pekarangan rumah warga, disertai pengawasan berkala oleh Bhabinkamtibmas.

    Kegiatan tersebut juga menyasar sektor peternakan dan perikanan dengan penekanan pada keamanan serta kesehatan ternak bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Kamis (9/10/2025).

    AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa program Desa Tangguh Pangan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia.

    “Kami ingin masyarakat memiliki kemampuan mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Selain itu, kolaborasi antara kepolisian, dinas pertanian, dan masyarakat diharapkan menciptakan lingkungan yang produktif, aman, dan berkelanjutan,” ujar Kapolres Nganjuk.

    Menurutnya, kegiatan ini juga berdampak positif dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat pedesaan, terutama di masa pasca-pandemi dan menghadapi tantangan fluktuasi harga kebutuhan pokok.

    Kabag SDM Polres Nganjuk Kompol Burhanuddin, S.Sos. menambahkan bahwa Bhabinkamtibmas berperan aktif dalam melakukan pendampingan dan pengawasan berkala terhadap pelaksanaan program, termasuk memberikan edukasi kepada warga terkait perawatan tanaman serta pemeliharaan ternak yang sehat dan aman.

    “Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian dalam menjaga ketahanan pangan lokal, sekaligus mendukung stabilitas keamanan wilayah,” ungkapnya.

    Dengan program Desa Tangguh Pangan ini, Polres Nganjuk menegaskan komitmennya dalam membantu pemerintah daerah dan mendukung kebijakan Program nasional dalam membantu pasokan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan guna mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.*** (Bgn)

  • Kepolisian

    Tim DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi 8 Jenazah Korban Robohnya Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mengumumkan hasil terbaru proses identifikasi jenazah korban robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

    Hingga Kamis (9/10/2025), Delapan jenazah tambahan berhasil teridentifikasi secara resmi.

    Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan, tim DVI bekerja tanpa henti sejak hari pertama kejadian dengan dukungan berbagai instansi dan para ahli termasuk dari Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI).

    “Update penanganan jenazah korban robohnya Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Tim DVI Polda Jatim menyatakan 8 jenazah telah terindentifikasi,” ujar Kombes Pol Abast di Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya, Kamis (9/10/2025).

    Ia menambahkan, hasil identifikasi terbaru mencakup Delapan kantong jenazah yang berhasil dicocokkan dengan data antemortem dari keluarga.

    Sementara itu, Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. M. Kusnan Marzuki menjelaskan bahwa seluruh hasil identifikasi tersebut didapat melalui berbagai metode ilmiah, termasuk pemeriksaan gigi, DNA, data medis, serta properti pribadi korban.

    “Pada hari ini, Kamis tanggal 9 Oktober 2025, tim DVI Polda Jatim telah berhasil melaksanakan identifikasi terhadap Delapan kantong jenazah yang seluruhnya cocok dengan delapan nomor antemortem,” jelasnya.

    Delapan korban yang berhasil teridentifikasi diantaranya adalah :

    1. Moch. Adam Fidiansyah (12) — Masangan Kulon, Sukodono, Sidoarjo

    2. Muhammad Raihan Jamil (14) — Krembangan, Surabaya

    3. Mohammad Abdul Rohman Nafis (15) — Pulungan, Sedati, Sidoarjo

    4. M. Ghifari Chasbi (15) — Tamansari, Pasuruan

    5. Moh. Toni Afandi (14) — Sidotopo, Surabaya

    6. Ach. Ramzi Fariki (15) — Padurenan, Bogor

    7. Abdullah As Syadid (16) — Alas Kokon, Bangkalan

    8. Arif Afandi (15) — Wonorejo, Tegalsari, Surabaya

    Kombes Pol Kusnan juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, tim DVI gabungan telah berhasil mengidentifikasi 48 dari total 67 kantong jenazah yang diterima.

    “Kami tetap melakukan pencocokan data melalui antemortem dan postmortem agar keluarga korban tidak terlalu lama menunggu. Hasil identifikasi juga kami pastikan selalu sesuai dengan hasil pemeriksaan DNA,” tandasnya.

    Sementara itu, Kabid DVI Pusdokkes Mabes Polri Kombes Pol Wahyu Hidayati menambahkan, tim di lapangan menghadapi sejumlah tantangan teknis dalam proses identifikasi.

    Ia mengungkapkan beberapa jenazah ditemukan dalam kondisi yang tidak utuh, sehingga pemeriksaan non-DNA menjadi sulit.

    “Namun kami tetap berupaya melakukan penyisiran ulang dan pencocokan manual agar prosesnya bisa lebih cepat,” ujar Kombes Pol Wahyu.

    Hingga kini, operasi DVI Polda Jawa Timur masih terus berjalan. Tim forensik gabungan dari Polda Jatim, Pusdokkes Polri, dan PDFI berkomitmen untuk menuntaskan seluruh proses identifikasi dengan teliti dan penuh kehati-hatian sebelum diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.*** (Bgn)

  • Kepolisian

    Polda Jatim Tingkatkan Status Penanganan Kasus Robohnya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo ke Tahap Penyidikan

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Polda Jawa Timur resmi meningkatkan status penanganan perkara robohnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan.

    Keputusan tersebut diambil setelah dilaksanakannya gelar perkara oleh tim gabungan Polda Jatim.

    Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, peningkatan status perkara ini merupakan tindak lanjut dari hasil evaluasi penyelidikan yang telah dilakukan sejak awal kejadian pada 29 September 2025.

    “Hasil kelanjutan seperti yang disampaikan oleh Bapak Kapolda kemarin, untuk penanganan proses hukum dari robohnya Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Polda Jatim telah melakukan gelar perkara dan hasilnya peningkatan status dari proses penyelidikan menjadi penyidikan,” terang Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kamis (9/10/2025).

    Kabid Humas Polda Jatim menegaskan bahwa setelah peningkatan status ini, penyidik akan segera melaksanakan langkah-langkah lanjutan sesuai prosedur hukum.

    Dikatakan oleh Kombes Pol Abast, pihak penyidik Polda Jatim secepatnya juga akan mulai melakukan proses pemanggilan saksi dan meminta keterangan ahli.

    “Keterangan ahli ini nantinya menjadi salah satu alat bukti yang dapat digunakan untuk proses pembuktian peristiwa pidana,” jelas Kombes Pol Abast.

    Mantan Kabid Humas Polda Jabar ini menegaskan, proses pemeriksaan saksi akan terus dilakukan secara mendalam terhadap pihak-pihak yang dinilai relevan dengan peristiwa tersebut.

    “Jadi, terkait dengan proses pemeriksaan saksi tentunya nanti ada yang perlu kami dalami,sehingga prosesnya tentu bisa berulang,” kata Kombes Pol Abast.

    Sebelumnya Polda Jawa Timur juga telah membentuk tim gabungan sejak awal kejadian yaitu setelah tanggal 29 September 2025.

    “Tim gabungan langsung bekerja melakukan proses upaya penyelidikan di awal,” tambah Kombes Pol Abast.

    Dalam proses awal tersebut, penyidik telah memeriksa sebanyak 17 orang saksi dari berbagai latar belakang.

    Namun, lanjut Kombes Pol Abast tidak semua saksi akan dipanggil kembali.

    “Yang akan kita panggil lagi hanya yang dinilai memiliki relevansi langsung dengan kejadian runtuhnya bangunan pondok,” tegas Kombes Pol Abast.

    Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Jatim menyampaikan, seluruh proses ini akan berjalan secara profesional sesuai dengan mekanisme penyidikan yang berlaku.

    “Secara spesifik tentu karena ranahnya penyelidikan, nanti kita tunggu setelah proses penyidikan. Karena kemarin kan masih penyelidikan,” pungkasnya.*** (Bgn)

Wartapenasatu.com @2025