Olah Raga
DBL Academy Tembus Wilayah Terpencil, Basketball Clinic Perdana Gairahkan Basket Kepulauan Seribu
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – DBL Indonesia melalui DBL Academy menggelar Basketball Clinic sebagai bagian dari komitmen untuk menghadirkan pengalaman dan atmosfer basket DBL ke wilayah yang selama ini belum tersentuh agenda liga basket pelajar.
Salah satu wilayah tersebut adalah Kepulauan Seribu, yang secara geografis memiliki keterbatasan akses terhadap kegiatan pembinaan basket berskala besar.
Baca Juga: Kenyamanan dan Kepercayaan Masyarakat Diutamakan oleh Layanan Satpas Colombo
Berkolaborasi dengan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Basketball Clinic Kepulauan Seribu dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di SMAN 69 Jakarta.

Kegiatan ini menjadi yang pertama digelar secara khusus untuk pelajar SMP dan SMA di Kepulauan Seribu.
Basketball Clinic dimulai pukul 10.00 WIB dan diikuti sekitar 40 peserta putra dan putri. Peserta terdiri dari 20 siswa SMAN 69 Jakarta dan 20 siswa SMPN 113 Jakarta.
Seluruh rangkaian kegiatan dipimpin langsung oleh jajaran pelatih DBL Academy, termasuk Basketball Director DBL Academy, Dimaz Muharri.
“Hari ini pertama kali dalam sejarah basket Jakarta, Perbasi Jakarta dan Perbasi Kepulauan Seribu mengadakan Basketball Clinic di SMA Negeri 69 Jakarta, Kepulauan Seribu,” ujar Dimaz Muharri.
Materi latihan difokuskan pada fundamental permainan basket, mulai dari basic dribble, basic passing, basic shooting, hingga layup.

Pemilihan materi tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan peserta setelah pelatih melakukan observasi langsung di lapangan.
“Kurang lebih ada 40 peserta, cowok dan cewek. Karena kita lihat semuanya masih basic, jadi hari ini kita kasih yang fundamental basket banget,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan, meski berlangsung di bawah cuaca yang cukup terik.
Baca Juga: Technical Meeting Jelang Lomba Masak Bergizi HUT ke-1 KODIM 0830 Surabaya Dan Hari GIZI Nasional
Minimnya agenda basket sebelumnya di wilayah Kepulauan Seribu membuat kehadiran Basketball Clinic ini terasa sangat dinantikan oleh para pelajar.
“Cukup kaget sih. Cuaca lagi panas-panasnya, tapi mereka sangat excited. Mungkin karena pertama kali Basketball Clinic ke sini, jadi mereka nggak malu-malu walaupun belum bisa basket,” ungkap Dimaz.
Coach Dimaz mencontohkan kisah Muhammad Haikal Malik asal Bengkulu, yang berawal dari ajang Basketball Clinic hingga akhirnya berkesempatan mengikuti DBL Camp dan bahkan menembus DBL
<span;>Indonesia All-Star.“Dia nggak ikut DBL liga, tapi ketemu di event Basketball Clinic. Dari situ, akhirnya dia ikut program DBL Play Road to DBL Camp musim lalu, dan akhirnya berangkat ke Amerika sebagai DBL All-Star,” kenangnya.
Baca Juga: Momentum WPK Ngopi Santai Dengan Kasat Lantas Polres Bangkalan Bersama Jajarannya
Coach Dimaz menegaskan, “Kami percaya bahwa melalui kegiatan ini, kami dapat menjangkau lebih banyak pelajar di Kepulauan Seribu dan mendorong mereka untuk mengembangkan minat dalam olahraga basket.”
Dengan adanya Basketball Clinic ini, DBL Academy berharap dapat menumbuhkan minat dan budaya latihan yang berkelanjutan dalam olahraga basket, sehingga dapat melahirkan pemain-pemain yang mampu bertanding di tingkat lebih tinggi.

Melalui kegiatan ini, DBL Academy berharap wilayah yang jarang tersentuh agenda basket dapat membuka peluang lahirnya talenta-talenta potensial.
Basketball Clinic menjadi pintu awal bagi para pelajar untuk mengenal basket lebih jauh dan berani bermimpi melangkah ke level yang lebih tinggi.
Baca Juga: Tabrak Lari Dini Hari di Perumahan Tira Medayu, Pelaku Kabur—Korban Justru Dituding Pemerasan
DBL Academy telah menjadi rumah bagi anak-anak Indonesia yang ingin mengasah kemampuan basket. Dengan mengusung semangat “Where Champions Begin,” DBL Academy berkomitmen untuk terus mendukung generasi muda Indonesia Breaking the Barrier.
Meruntuhkan dinding penghalang
anak bangsa untuk mengejar mimpi mereka menjadi juara di bidangnya masing-masing. DBL Academy akan hadir di Asya Jakarta Timur yang direncanakan membuka kelas perdana pada Mei 2026. (Red)***Persida Sidoarjo Butuh Tangan Dingin Bupati Sidoarjo Untuk Mengejar Prestasi Lebih Tinggi
WARTAPENASATUJATIM | Sidoarjo – Luar biasa, dengan kemampuan perdanaan yang bisa dianggap apa adanya, Puji Daryo, Ketua Askab PSSI Kabupaten Sidoarjo berhasil mengantarkan Persida Sidoarjo untuk menembus 8 besar pada Liga 4 PSSI.
Lewat tangan dingin Ketua PSSI Sidoarjo, Puji Daryo, Persida yang awalnya jauh dari impian untuk mengejar prestasi, akhirnya bisa menembus 8 besar pada Liga 4 yang diselenggarakan PSSI dan siap mengukir prestasi sejarah dalam dunia persepakbolaan Kabupaten Sidoarjo untuk masuk dalam kancah persepakbolaan Nasional.
Tercatat juga bahwa dukungan suporter Persida Sidoarjo sangat terlihat luar biasa untuk setia mengawal Persida Sidoarjo dalam setiap permainan laga sepak bola yang digelar.
“Pemain Persida Sidoarjo saat ini dalam kondisi terbaik dan dengan bangga, saya nyatakan bahwa Persida Sidoarjo menjadi satu satunya tim yang siap untuk menghadapi kontestasi 8 besar pada liga 4 PSSI dan saya yakin tim bola Persida akan mengukir sejarah selanjutnya,” ungkap Puji Daryo, Ketua Askab PSSI Sidoarjo.

Dalam menghadapi kontestasi 8 besar ini, Puji Daryo juga menyampaikan harapan dan dukungan lebih maksimal dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dalam hal ini Bupati Sidoarjo.
Dukungan lebih maksimal tersebut akan menjadi spirit khusus bagi Persida Sidoarjo untuk menapak ke jenjang prestasi selanjutnya.
Dalam kesempatan wawancara khusus dengan Puji Daryo, MAKINews.com dan media lainnya juga menanyakan apakah yang menjadi halangan atau permasalahan terutama untuk lebih bisa mengukir prestasi untuk Persida Sidoarjo.
“Saya hanya berharap dukungan dan perhatian lebih maksimal dari Bupati Sidoarjo,itu saja karena mengingat Abah Subandi, Bupati Sidoarjo adalah juga notabene hobi bermain sepak bola, bahkan seminggu sekali Bupati Sidoarjo ini aktif bermain sepak bola,” ujar Puji Daryo.
Puji Daryo juga menambahkan bahwa PSSI Sidoarjo saat ini sedang melakukan penataan Adiministrasi keberadaan suporter loyal untuk Persida Sidoarjo serta sudah berjalan dan dalam data sementara, suporter loyal Persida Sidoarjo sudah tembus di angka 5000 lebih jumlah suporter Persida Sidoarjo.
Dipastikan oleh Puji Daryo yang juga menjabat Kepala Desa Wunut Sidoarjo tersebut, keberadaan suporter Persida Sidoarjo dipastikan akan bertambah karena ini baru pendataan awal dan masih jauh dari kata selesai.
Secara otomatis, Persida Sidoarjo dan keberadaan suporternya tentunya harus mendapatkan perhatian dan atensi maksimal dari Bupati Sidoarjo.
Sangat dibutuhkan juga “tangan dingin” dari Bupati Sidoarjo berkaitan dengan peluang adanya sponsor “gajah” untuk Persida Sidoarjo dengan menajamnkan fungsi CSR dan ini menjadi domain dari Bupati Sidoarjo.
Dalam menunggu pertandingan 8 besar Liga 4 yang akan dilaksanakan sekitar bulan Juni tahun 2026 ini, Puji Daryo berencana juga akan mendatangkan pelatih khusus dalam Training Center pemain Persida Sidoarjo untuk lebih menempa skill dan strategi pemenangan nantinya.
Bravo Persida Sidoarjo, semoga lajur persimpangan jalan yang saat ini sedang mendera Persida Sidoarjo segera mendapatkan atensi dan perhatian lebih maksimal dari Bupati Sidoarjo. (Bgn)***
Setengah Abad Lebih Penuh Makna: Doa, Hormat, dan Harapan Mengiringi Ulang Tahun Yani Budi Sarwono
WARTAPENASATUJATIM | Blitar — Sebuah hari istimewa hadir membawa suasana hangat dan penuh syukur. Ucapan selamat ulang tahun mengalir tanpa henti untuk Yani Budi Sarwono, sosok yang selama ini dikenal atas ketulusan, dedikasi, serta keteguhan dalam menjalani peran di tengah keluarga, lingkungan sosial, dan dunia profesional.
Pada Sabtu, 24 Januari 2026, Yani Budi Sarwono genap menapaki usia 51 tahun. Sebuah usia yang bukan sekadar penanda waktu, melainkan cerminan dari perjalanan panjang yang sarat pengalaman, kebijaksanaan, dan kontribusi nyata.
Lima puluh satu tahun menjadi saksi atas langkah-langkah yang ditempuh dengan kesungguhan, kerja keras, serta komitmen untuk terus memberi manfaat bagi banyak orang.
Di hari penuh makna ini, doa dan ucapan baik datang dari berbagai penjuru. Keluarga menyampaikan rasa syukur dan cinta yang mendalam, handai taulan serta para sahabat mengungkapkan penghormatan dan persahabatan, sementara para karyawan dan mitra perusahaan menyampaikan apresiasi atas keteladanan, kepemimpinan, dan kepercayaan yang selama ini terjalin dengan baik.
Bagi banyak pihak, Yani Budi Sarwono bukan hanya seorang figur profesional, tetapi juga pribadi yang hangat, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Sikap rendah hati, keteguhan dalam mengambil keputusan, serta kepedulian terhadap sesama menjadikannya sosok yang dihormati dan disegani.
Momentum ulang tahun ini menjadi saat yang tepat untuk menengok perjalanan yang telah dilalui, sekaligus menatap masa depan dengan penuh harapan.
Doa dipanjatkan agar Yani Budi Sarwono senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, ketenangan hati, serta kekuatan dalam melanjutkan pengabdian dan karya-karya terbaiknya.
Semoga setiap langkah ke depan selalu berada dalam lindungan Allah SWT, dilapangkan rezekinya, dikuatkan niat baiknya, serta diberi kebahagiaan bersama keluarga tercinta dan orang-orang terdekat.
Selamat ulang tahun ke-51, Yani Budi Sarwono.
Semoga keberkahan selalu menyertai, dan setiap hari menjadi ruang untuk terus menebar kebaikan serta inspirasi. (Bgn)***Putra Satrio Dwi Athallah Atlet Muda dari Sidoarjo: Mengguncang Hirarki Anggar Nasional
WARTAPENASATUJATIM | Sidoarjo, 30 Desember 2025 — Anggar bukan olahraga yang ramah sorotan. Ia hidup di balik garis lintasan sempit, di antara keheningan, kalkulasi jarak, dan duel mental yang brutal. Namun justru dari ruang sunyi itulah lahir sosok yang kini mulai mengguncang tatanan Anggar nasional: Putra Satrio Dwi Athallah. Rio. Nama yang kian sering disebut dengan nada hormat oleh mereka yang memahami betul kerasnya dunia Anggar.
Rio tidak datang membawa gemuruh. Ia hadir dengan konsistensi. Tusukannya presisi, langkahnya ekonomis, emosinya terkendali.
Atlet Epee asal Kota Sidoarjo ini menjelma menjadi potret ideal generasi baru Anggar Jawa Timur, cerdas membaca situasi, berani mengambil risiko, dan matang jauh melampaui usia.
Bagi komunitas Anggar, Rio bukan sekadar atlet muda berprestasi. Ia adalah indikator perubahan. Bahwa kekuatan baru bisa lahir dari proses panjang yang senyap, bukan dari sensasi instan.

Di balik statusnya sebagai siswa kelas XI-9 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda), Rio menjalani kehidupan ganda: pelajar di pagi hari, petarung lintasan di sisa waktunya.
Di bawah bimbingan Coach Ilham, setiap detail teknik Epee diasah tanpa kompromi, mulai dari timing serangan, penguasaan jarak, hingga ketahanan mental saat duel berjalan panjang dan melelahkan.
Puncak terbaru pembuktian itu terjadi di Banyuwangi. Pada Kejuaraan Anggar Antar Pelajar Se-Jawa Bali, 18–20 Desember 2025, Rio tampil dingin di tengah tekanan.
Satu demi satu lawan ia kunci, hingga medali emas Juara 1 Individu Epee tingkat SMA resmi menjadi miliknya. Tak ada selebrasi berlebihan hanya ekspresi atlet yang tahu, kerja kerasnya terbayar.
Namun dominasi Rio tidak lahir dalam semalam. Sebulan sebelumnya, pada Kejuaraan Nasional di Palu, 15–21 November 2025, ia memperlihatkan kualitas langka: keberanian menantang lintas generasi. Rio tidak hanya berjaya di kategori cadet, tetapi juga sanggup menembus podium junior dan senior:
Juara 1 Individu Cadet Senjata Epee
Juara 3 Individu Junior Senjata Epee
Juara 3 Individu Senior Senjata Epee
Di dunia Anggar, pencapaian semacam ini adalah pernyataan keras bahwa usia hanyalah angka ketika teknik, fisik, dan mental bertemu dalam satu paket utuh.
Jejak konsistensi Rio sejatinya telah terpatri sejak Kejurnas Manado, Agustus 2024. Saat itu, ia memperlihatkan dirinya sebagai atlet komplet: tajam secara individu, kokoh dalam beregu. Empat medali ia bawa pulang, termasuk emas beregu Epee dan perak beregu Foil. Sebuah sinyal awal bahwa Sidoarjo sedang menyiapkan sesuatu yang besar.
Di luar lintasan, Rio adalah putra dari Moch. Budi Prasetyo keluarga yang setia menjadi penopang di balik setiap latihan dan kompetisi. Dukungan juga datang dari lingkungan sekolah.
Kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Zainul Arifin, menegaskan bahwa prestasi Rio adalah bukti nyata potensi siswa Smamda di level nasional.
Sekolah, kata dia, berkomitmen penuh mendukung siswa berprestasi, baik akademik maupun olahraga.
Bagi Rio, semua pencapaian ini bukan tujuan akhir. Ia menyimpannya sebagai bekal menuju mimpi yang lebih tinggi: mengenakan seragam Merah Putih di panggung Asia dan dunia.
“Saya ingin terus berkembang dan membawa nama Indonesia ke level internasional,” ucapnya singkat tanpa retorika, tanpa berlebihan.
Sidoarjo hari ini tidak sekadar mencatat prestasi. Ia sedang menanam fondasi. Dan dari lintasan sunyi bernama Anggar, Rio tengah menajamkan Epee-nya bersiap menembus batas nasional dan menantang dunia. (Bgn)***
152 Pegolf Jawa Timur Menandai Lahirnya Era Baru Paguyuban Golf Ceria
WARTAPENASATUJATIM | Pandaan – Taman Dayu Golf & Resort, Pandaan, Senin (22/12/2025), tak sekadar menjadi arena kompetisi. Di lapangan bergengsi inilah sebuah tradisi baru golf komunitas resmi dimulai.
Paguyuban Golf Ceria (PGC) melakoni debut turnamennya dengan cara yang impresif, penuh warna, dan berkelas nasional menghadirkan 152 pegolf dari lintas daerah dalam satu semangat yang sama: kompetisi sehat yang dibungkus kebersamaan.
Sejak tee off pukul 06.30 WIB, denyut turnamen terasa hidup. Pegolf dari Blitar, Surabaya, Kediri, Jember, Gresik, hingga Semarang memadati Fairway dan Green Taman Dayu.
Atmosfernya berbeda dari turnamen pada umumnya. Tidak ada sekat senioritas, tidak ada jarak antara pemain lama dan pendatang baru.

Yang ada hanyalah tawa, canda, dan adrenalin kompetisi yang mengalir seiring ayunan stik sebuah manifestasi nyata dari filosofi “Golf Ceria”.
Ketua Panitia Turnamen PGC, Yani Budi Sarwono, menyebut membludaknya peserta sebagai bukti bahwa konsep yang diusung PGC menjawab kebutuhan pegolf komunitas saat ini.
“Ini turnamen pertama setelah kepengurusan terbentuk, tapi langsung diikuti 152 peserta. Pendaftaran hanya dibuka satu minggu dan langsung penuh. Antusiasme ini sungguh luar biasa dan menjadi dorongan besar bagi kami,” kata Yani.
Lebih jauh, Yani menegaskan bahwa PGC tidak hadir sekadar untuk menambah kalender turnamen golf.
PGC membawa pendekatan yang lebih membumi biaya terjangkau, fasilitas maksimal, hadiah berlimpah, namun tetap menjaga ruh kompetisi.
“Kami tidak mengejar keuntungan besar. Yang terpenting semua pegolf pulang dengan hati senang. Biaya murah, fasilitas lengkap, hadiah banyak, bahkan di car pun tersedia konsumsi. Intinya, turnamen ini harus ceria dari awal sampai akhir,” tegasnya.
Turnamen ini juga sarat nuansa emosional. Pelaksanaannya berdekatan dengan hari ulang tahun Abah Hariyanto, Pembina Paguyuban Golf Ceria (PGC), sosok yang dikenal luas dan dihormati di kalangan pegolf Jawa Timur.
Momentum tersebut pun diangkat sebagai tema, memberi sentuhan personal yang memperkuat rasa kebersamaan.
“Ini kebetulan yang sangat indah. Hampir semua peserta mengenal Abah Hariyanto. Turnamen ini akhirnya menjadi ajang kebersamaan untuk menyambut ulang tahun beliau,” tambah Yani.
Sementara itu, Abah Hariyanto menilai turnamen akhir tahun ini sebagai penutup ideal perjalanan PGC sepanjang 2025.
Ia menyebut ajang ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga ruang silaturahmi yang selama ini dirindukan para pegolf.
“Sepanjang 2025 kami sudah menggelar tiga turnamen dan selalu full, tapi belum sempat berkumpul untuk silaturahmi yang benar-benar gayeng. Di akhir tahun ini semuanya kami satukan, sekaligus menggelar Paguyuban Golf Ceria Jawa Timur Cup yang pertama,” ungkapnya.
Ia berharap, PGC terus tumbuh sebagai rumah besar bagi pegolf komunitas bukan hanya di Jawa Timur, tetapi juga di level nasional.
“Mudah-mudahan tahun depan ada silaturahmi kedua dan PGC Cup kedua. Semoga seluruh pengurus, anggota, dan para pegolf selalu sehat, dan kebersamaan ini membawa keberkahan,” ucapnya.
Turnamen Paguyuban Golf Ceria di Taman Dayu menegaskan satu pesan kuat: golf tidak melulu soal skor dan trofi.
Di Pandaan, golf menemukan wajahnya yang lain kompetitif namun bersahabat, serius namun tetap penuh tawa.
Dari Fairway inilah, Paguyuban Golf Ceria mengirim sinyal tegas bahwa masa depan golf komunitas Indonesia tengah memasuki babak baru. (Bgn)***
Car Free Day Kalimantan Tengah : KORMI Tekankan Pentingnya Olahraga Masyarakat
Car Free Day Kalimantan Tengah : KORMI Tekankan Pentingnya Olahraga Masyarakat

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar acara Car Free Day (CFD) yang meriah, dirangkaikan dengan senam bersama masyarakat. Acara ini bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga dan meningkatkan kesadaran akan gaya hidup sehat. Acara berlangsung di Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu (20/0/12/25) pada pagi hari.
Acara ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat dan perangkat daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Sambutan dari Ketua KORMI Provinsi Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum, Sunarti, “Menekankan pentingnya olahraga masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Kalimantan Tengah.”
Dalam sambutannya, “Bahwa KORMI bertanggung jawab atas pembinaan, pengembangan, dan pelestarian olahraga masyarakat, tujuannya adalah untuk memassalkan olahraga kepada masyarakat agar gemar berolahraga dengan prinsip murah, meriah, manfaat, dan massal, ” ungkapnya.
Tujuan car free day ini adalah :
1. Meningkatkan Kesehatan dan Kebugaran Masyarakat: Melalui kegiatan olahraga rutin, diharapkan kesehatan fisik dan kebugaran masyarakat dapat terjaga dan meningkat.2. Meningkatkan Solidaritas dan Kebersamaan: Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarwarga, meningkatkan rasa kebersamaan, dan membangun semangat gotong royong di dalam masyarakat.
Selanjutnya dikatakan, “Dengan dukungan dari berbagai pihak, KORMI berharap acara ini dapat menjadi agenda rutin dan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah, ” tutupnya.
Ditempat yang sama Ketua Harian Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalimantan Tengah, Rio Kriswana, menegaskan, “Pentingnya peran olahraga rekreasi dalam meningkatkan kebugaran dan kualitas hidup masyarakat, ” tambahnya.
Hal tersebut disampaikan Rio Kriswana dalam sambutannya selaku Ketua Panitia pada kegiatan Senam Bersama Masyarakat yang digelar di Kota Palangka Raya, dihadiri jajaran pengurus KORMI, para pegiat olahraga, serta masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Rio Kriswana menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari pengurus KORMI, para instruktur senam, hingga masyarakat yang antusias mengikuti kegiatan.
“Kegiatan senam bersama ini merupakan salah satu bentuk upaya KORMI dalam mengajak masyarakat untuk membudayakan hidup sehat dan aktif melalui olahraga rekreasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, olahraga rekreasi memiliki peran strategis karena dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa batasan usia, sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan.
Rio Kriswana juga menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, serta peraturan terkait pengembangan olahraga masyarakat dan desain besar olahraga nasional.
Menurutnya, KORMI Kalimantan Tengah akan terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, bugar, dan produktif melalui pengembangan olahraga masyarakat yang berkelanjutan.
Harapannya, “Kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah,” pungkasnya.(ryt)
Kartini Purbaya Indonesia mengadakan senam bersama : Semarak Hari Ibu dan Kepedulian Bencana
Kartini Purbaya Indonesia mengadakan senam bersama : Semarak Hari Ibu dan Kepedulian Bencana

Jakarta, wartapenasatu.com – Acara senam bersama yang diadakan oleh Kartini Purbaya Indonesi untuk memperingati Hari Ibu, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan di antara anggota organisasi dan kepedulian kepada bencana banjir Bandang di Sumatra.
Dalam agenda ini hadir pula antara lain Ketua Umum (Ketum) Kartini Purbaya Indonesia, Hj. Ratna Anita Lubis; Sekretaris Jenderal (Sekjen), Ani Sulistiyowati; Bendahara Umum (Bendum), Nyimas Hertati; Direktur Warta Pena, Mardian, SE.; Ketua Harian Purbaya Indonesia Dr. H. Desmy Indramjaya Noor, SE, MM. serta puluhan anggota yang hadir langsung di tempat.
Acara senam bersama berlangsung pada tanggal 21 Desember 2025, hari Minggu, yang bertepatan dengan acara CFD Jakarta (Cultural Festival Jakarta).Acara diadakan di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, yang menjadi salah satu titik ikonik di ibukota.
Acara senam bersama ini diadakan dalam ranka untuk menyambut Hari Ibu, sebagai wujud kepedulian Kartini Purbaya Indonesia terhadap peran ibu sebagai pondasi utama dalam pendidikan anak, kemudian juga kepedulian Kartini Purbaya Indonesia kepada korban bencana banjir bandang di Sumatra.
Suasana kekeluargaan dan semarak terasa saat Ketua Umum Kartini Purbaya Indonesia bersama Sekjen, Bendum, dan seluruh anggota berkumpul dan melakukan senam bersama. Semua peserta tampak antusias dan penuh semangat dalam mengikuti setiap gerakan dari pemandu.
Acara senam bersama ini memiliki makna mendalam sebagai bentuk perhatian kepada ibu yang diharapkan tetap kuat dan sehat, sehingga dapat mendidik generasi penerus yang berkualitas. Melalui acara ini Kartini Purbaya Indonesia juga ingin menanamkan nilai bahwa anak-anak Indonesia harus memiliki rasa hormat dan kasih sayang kepada para ibunya, sebagaimana bakti yang semestinya diberikan kepada orang tua.

Harapan besar kedepanya dari wanita yg hebat dan kuat serta mandiri, terlahir putra putri yg bagus,Budi pekertinya,agamanya dan akhlaknya.
Setelah agenda senam bersama selesai, Hj. Ratna Anita Lubis, sebagai Ketua Umum, juga menyinggung keprihatinannya terhadap kondisi di Sumatra yang terdampak bencana alam, Beliau menyatakan bahwa dalam waktu dekat akan menghimpun donasi untuk korban bencana, yang awalnya akan dimulai dari anggota Kartini Purbaya Indonesia sendiri.
Selanjutnya, masyarakat luas juga dipersilahkan untuk ikut berdonasi untuk kepedulian bersama kepada saudara-saudara kita di Sumatra, dengan tekad yang kuat, Ketua Umum memastikan bahwa bantuan tersebut akan didistribusikan tepat sasaran, terutama ke daerah-daerah terisolasi yang sulit mendapatkan akses bantuan.
Selain itu, beliau juga memohon kepada pemerintah agar segera membenahi infrastruktur di desa-desa yang terkena dampak bencana karena hal ini sangat vital, termasuk memperbaiki jembatan yang putus, memulihkan pasokan listrik, dan menjamin ketersediaan air bersih agar korban dapat segera menikmati fasilitas dasar hidup.
Sekretaris Jenderal Kartini Purbaya Indonesia Ibu Ani Sulistiyowati juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi bagi saudara kita yang terdampak bencana. Sementara itu, Bendahara Umum Kartini Purbaya Indonesia Ibu Nyimas Hertati meminta agar pemerintah mendahulukan evakuasi kepada anak-anak dan lansia sebagai kelompok yang paling rentan yang perlu sesegera mungkin untuk diutamakan dalam penanganan evakuasi.

Pada akhir acara, Ketua Umum Kartini Purbaya Indonesia mengucapkan selamat Hari Ibu kepada ibu-ibu Indonesia yang hebat Beliau menyampaikan harapan-harapan besar kemudian ucapan Hari ibu dilanjutkan oleh Ketua harian DPP Purbaya Indonesia, beliau berharap dalam kesempatan yang baik ini hadirnya Purbaya Indonesia bisa memberi kontribusi besar bagi Indonesia.
Beliau mengakhiri statmen dalam kesempatan luar biasa tersebut dengan mengatakan “Saya Ratna Anita Lubis sebagai Ketua Umum DPP Kartini Purbaya Indonesia, mengucapkan selamat hari ibu kpd seluruh ibu-ibu Indonesia, jadilah penerus RA Kartini dengan menjadi wanita hebat dan tangguh, sehingga akan melahirkan generasi bangsa yang cerdas, hebat, serta berakhlak dan santun kepada ortu nya.
Teruntuk ibu pejuang keluarga, perlu diingat bahwa Baik ibunya maka baiklah negaranya. Ibu pendidik utama, garda terdepan mendidik putra putri negeri ini agar menjadi putra putri bangsa yg beradab, berbangsa, beragama, dan berbudaya. Berbahagialah ibu ibu Indonesia, nilai luhur bangsa ada dalam genggaman tanganmu.
SELAMAT HARI IBU UNTUK IBU-IBU HEBAT DI NEGERIKU YG TERCINTA, Imbuhnya dengan semangat.
Siswa SMPN 39 Surabaya Kembali Menyala: Artheta Daffa Almer Raziq Menebas Kejurnas Anggar 2025
WARTAPENASATUJATIM | BANYUWANGI — Dari ujung timur Pulau Jawa, kilau prestasi kembali menyambar panggung olahraga nasional. Di arena Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar 2025 Banyuwangi, nama Artheta Daffa Almer Raziq menjelma sorotan.
Siswa SMP Negeri 39 Surabaya itu tampil menyala, menorehkan capaian langka: medali emas kategori SMP dan perak kategori SMA/SMK, dalam kejuaraan yang berlangsung pada 18–20 Desember 2025.
Prestasi ganda tersebut bukan sekadar angka di papan klasemen.Ia menjadi penegasan atas kualitas teknik, konsistensi latihan, dan ketangguhan mental Artheta seorang atlet muda yang berani melampaui batas usia dan levelnya sendiri. Di bawah arahan Coach Ilham, Artheta menunjukkan kedewasaan bertanding yang tak lazim bagi seusianya: tenang membaca ritme duel, presisi menusuk, dan berani mengambil risiko pada momen krusial.
Kejurnas Anggar Banyuwangi tahun ini bukan ajang biasa. Sekitar 150 atlet terbaik dari berbagai daerah turun gelanggang, menjadikan kompetisi berlangsung ketat, penuh gengsi, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Setiap laga adalah ujian, setiap sentuhan pedang adalah pembuktian. Dalam atmosfer seperti itulah Artheta berdiri tegak dan menang.
Integritas pertandingan dijaga ketat oleh jajaran wasit nasional berpengalaman, di antaranya Ibu Diana (Jakarta) dan Ibu Maria (SMANOR Jawa Timur). Keputusan-keputusan mereka memastikan setiap duel berjalan adil, objektif, dan profesional, memperkuat reputasi Kejurnas Banyuwangi sebagai ajang nasional berstandar tinggi. Perhatian pimpinan olahraga pun tertuju ke arena.
Ketua Umum IKASI Jawa Timur, Roy Siregar, bersama Ketua IKASI Banyuwangi, Kombes Pol Rachmat, hadir langsung menyaksikan jalannya pertandingan. Keduanya mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan yang dinilai bukan hanya kompetisi, melainkan juga wahana seleksi dan pembinaan atlet anggar masa depan.
“Anggar merupakan cabang olahraga yang berada di bawah federasi resmi. Dengan sistem pembinaan yang jelas, atlet memiliki jalur berjenjang untuk bertanding, dari nasional hingga internasional,” ujar Kombes Pol Rachmat di sela-sela kejuaraan.
Memasuki 2026, harapan besar mengarah pada KONI sebagai induk pembinaan olahraga. Para pemangku kepentingan mendorong penguatan sistem pembinaan serta penegasan legalitas seluruh cabang olahraga agar atlet memiliki kepastian jalur kompetisi hingga level dunia.
Dukungan konkret termasuk akses pendanaan melalui APBD/APBN yang disalurkan lewat Kemenpora, Dispora, dan KONI dipandang sebagai fondasi utama mencetak atlet berkelas internasional.
Dari tribun penonton, suara para wali atlet turut menggaung. Harapan mereka sederhana namun tegas: agar putra-putri terbaik, termasuk Artheta Daffa Almer Raziq, memperoleh kesempatan bertanding di panggung global dengan dukungan negara.
Dari Banyuwangi, Artheta telah menegaskan satu hal penting: usia muda bukan penghalang prestasi besar. Dua medali yang ia raih bukan sekadar kemenangan personal, melainkan tanda bahwa masa depan anggar Indonesia sedang ditempa tajam, disiplin, dan penuh harapan. (Bgn)***
Dari Ayunan Stik ke Nurani Keadilan: Golf, Budaya Papua, dan Ikhtiar Yuliyanto Membuka Akses Hukum Lewat LBH Surabaya Justice
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA — Di tengah hamparan hijau fairway dan suasana persahabatan yang mengalir tanpa sekat, sebuah pesan besar tentang keadilan sosial disuarakan dengan cara yang tak lazim. Bukan dari podium seminar hukum atau ruang sidang pengadilan, melainkan dari lapangan golf. Jumat (19/12/2025), turnamen golf persahabatan bernuansa Budaya Papua menjadi medium bagi Yuliyanto, SH, MH, untuk memperkenalkan Perkumpulan Bantuan Hukum (PBH) Surabaya Justice lembaga bantuan hukum yang baru berdiri dengan satu tekad utama: memperluas akses keadilan bagi masyarakat miskin, tidak mampu, dan kelompok rentan.
Turnamen yang dikemas sederhana, hangat, dan kekeluargaan itu mempertemukan Komunitas Golf Surabaya dalam suasana silaturahmi.
Namun di balik ayunan stik dan canda ringan antarpeserta, terselip pesan sosial yang kuat.
Bagi Yuliyanto, kegiatan ini bukan soal siapa yang menang atau kalah, apalagi soal prestise.
Ia memanfaatkan ruang perjumpaan itu untuk menanamkan kesadaran bahwa keadilan adalah tanggung jawab bersama, lintas profesi dan latar belakang.
“Ini bukan turnamen besar dan bukan pula ajang mencari keuntungan. Kami ingin bersilaturahmi, berbagi semangat, sekaligus memperkenalkan Surabaya Justice sebagai lembaga yang hadir untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum,” ujar Yuliyanto dengan nada tenang namun tegas.
PBH Surabaya Justice sendiri resmi berdiri pada 10 November 2025 di Surabaya. Momentum kelahirannya bukan tanpa alasan.
Yuliyanto melihat secara langsung masih lebarnya jurang antara hukum dan masyarakat kecil.
Banyak warga yang berhadapan dengan persoalan hukum, namun tak memiliki pengetahuan, akses, maupun kemampuan finansial untuk mendapatkan pendampingan yang layak.
Dari kegelisahan itulah Surabaya Justice lahir sebagai ikhtiar konkret menjadikan hukum lebih membumi dan berpihak.
Mengusung pendekatan humanis dan profesional, Surabaya Justice menegaskan diri sebagai lembaga yang menjunjung tinggi martabat manusia.
Pendampingan hukum tidak semata-mata dilihat sebagai kerja teknis, melainkan sebagai amanah moral dan sosial.
Yang membuat turnamen golf ini berbeda dari kegiatan sejenis adalah sentuhan budaya Papua yang kental dan penuh makna.
Alih-alih trofi mengilap, piala turnamen diwujudkan dalam bentuk Patung Asmat ikon Budaya Nusantara yang sarat filosofi.
Patung tersebut bukan barang pabrikan, melainkan karya autentik mahasiswa Asmat yang dibuat dengan teknik tradisional.
“Patung ini bukan produk industri. Ini karya anak-anak Papua sendiri. Prosesnya tradisional, termasuk pewarnaan hitam yang diperoleh melalui penguburan kayu. Ada nilai budaya, ada filosofi, dan ada penghormatan terhadap kearifan lokal,” tutur Yuliyanto.
Pemilihan Patung Asmat bukan tanpa alasan. Bagi Yuliyanto, budaya Papua memiliki kedekatan emosional dengan perjalanan hidup dan pengabdiannya.
Ia ingin memperkenalkan kekayaan budaya tersebut kepada komunitas yang lebih luas, sekaligus menyampaikan pesan tentang keberagaman, penghormatan, dan keadilan nilai-nilai yang sejalan dengan spirit bantuan hukum.
Ke depan, Yuliyanto bahkan berencana mendokumentasikan seluruh proses pembuatan patung Asmat, mulai dari pemilihan kayu, teknik ukir, hingga proses pewarnaan alami.
Dokumentasi ini diharapkan menjadi media edukasi budaya dan arsip penting tentang tradisi Papua yang autentik.
Meski bertajuk Turnamen Golf, Yuliyanto menegaskan kegiatan ini sama sekali bukan ajang penggalangan dana.
Tidak ada permintaan donasi, tidak ada pungutan tersembunyi. Fokus utama adalah sosialisasi visi dan misi PBH Surabaya Justice.
“Saya tidak meminta sumbangan. Tujuan saya sederhana: memperkenalkan Surabaya Justice dan menyampaikan bahwa ada lembaga yang siap membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum,” tegasnya.
PBH Surabaya Justice mengusung prinsip layanan hukum yang murni dan berkeadilan. Bagi masyarakat tidak mampu, pendampingan hukum diberikan secara cuma-cuma dengan menunjukkan surat keterangan tidak mampu.
Prinsip ini, menurut Yuliyanto, adalah bentuk nyata pengabdian profesi advokat, bukan sekadar slogan.
“Kami hadir untuk membantu yang benar-benar membutuhkan. Kalau tidak mampu, tidak ada bayaran. Ini bukan bisnis, ini pengabdian,” ujarnya lugas.
Saat ini, Surabaya Justice Advokat & Konsultan Hukum berkantor di Kompleks Ruko Surya Inti Permata E27–E27A, Jalan Jemur Andayani No. 50, Surabaya.
Lembaga ini menangani konsultasi hukum, pendampingan perkara litigasi dan nonlitigasi, serta mediasi, dengan moto Ex Lege Est Claritas dari hukum muncul kejernihan.
Sejak berdiri, Surabaya Justice telah mulai menangani sejumlah perkara dan membuka layanan konsultasi hukum bagi masyarakat.
Untuk konsultasi gratis, masyarakat dapat menghubungi Yuliyanto, SH, MH, di nomor 0811 48 2345.Dalam proses pengembangan, Yuliyanto mengakui Surabaya Justice masih dibangun secara bertahap dan realistis. Untuk perkara tertentu yang membutuhkan dukungan besar, tim advokat dari Jakarta akan dilibatkan, sembari memperkuat kapasitas sumber daya lokal di Surabaya.
Tantangan terbesarnya, menurut dia, bukan pada banyaknya perkara, melainkan pada pencarian advokat yang memiliki visi dan panggilan hati yang sama.
“Mencari advokat itu mudah. Tapi mencari advokat yang mau mengabdi dengan hati, itu yang tidak gampang,” katanya.
Ke depan, PBH Surabaya Justice menargetkan mengikuti proses akreditasi lembaga bantuan hukum dari pemerintah.
Berbekal pengalaman Yuliyanto membangun dan mengelola LBH di Papua dan Jakarta yang telah menangani ratusan perkara dan meraih akreditasi Surabaya Justice optimistis menapaki jalur yang sama.
Namun bagi Yuliyanto, pengakuan administratif bukanlah tujuan utama.
“Tidak ada perkara kecil atau besar. Setiap perkara adalah amanah. Semua harus ditangani dengan serius dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Melalui momentum turnamen golf ini pula, Yuliyanto mengajak para advokat baik advokat muda, advokat baru, maupun advokat senior yang belum memiliki naungan untuk bergabung dan mengabdi bersama Surabaya Justice.
Ia berharap lembaga ini menjadi rumah bersama bagi para pencari keadilan dan para penegak hukum yang masih memelihara nurani.
Turnamen golf persahabatan bernuansa budaya Papua ini direncanakan menjadi agenda rutin tahunan. Bukan semata untuk mempererat jejaring komunitas, melainkan sebagai ruang menyemai kepedulian sosial, penghormatan terhadap budaya, dan komitmen terhadap keadilan hukum.
Dari fairway lapangan golf, Surabaya Justice menapaki langkah awalnya menuju ruang pengabdian yang lebih luas, demi hukum yang benar-benar berpihak dan berkeadilan bagi semua. (Bgn)***

Ayunan Nurani dari Bukit Darmo Golf: Gobar Aku Cinta Papua Menyatukan Golf, Solidaritas, dan Perjuangan Keadilan Sosial
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Perhelatan Golf Bareng (Gobar) Golf Basodara di Bukit Darmo Golf Surabaya, kembali menemukan maknanya yang lebih hakiki. Bukan semata soal skor, birdie, atau gengsi, melainkan tentang kepedulian dan keberpihakan. Jumat, 19 Desember 2025, ajang Golf Bareng (Gobar) Aku Cinta Papua akan kembali digelar sebagai agenda golf tahunan, menghadirkan perpaduan elegan antara silaturahmi, olahraga, dan aksi nyata membela kaum yang kerap tak terdengar suaranya.
Gobar Aku Cinta Papua tahun ini tampil dengan misi yang lebih kuat dan relevan. Turnamen ini bukan sekadar pertemuan komunitas golfer, melainkan charity for legal aid, sebuah gerakan kemanusiaan untuk mendukung LBH Surabaya Justice. Di tengah citra golf yang identik dengan kalangan elite dan eksklusivitas, Gobar hadir membalik stigma: fairway tak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga jalan menuju keadilan sosial.
Sejak pagi hari, denyut turnamen akan langsung terasa. Tee off dan shotgun dijadwalkan tepat pukul 06.30 WIB, saat embun masih setia menempel di rumput lapangan. Panitia menyiapkan rangkaian kompetisi yang profesional sekaligus atraktif. Hadiah Hole in One menjadi sorotan utama 1 unit mobil Toyota Agya dan uang tunai Rp200 juta insentif bergengsi yang diyakini akan menyedot partisipasi golfer dari Surabaya, Jawa Timur, hingga berbagai daerah di Pulau Jawa.
Namun di balik kemilau hadiah, ruh utama Gobar Aku Cinta Papua justru terletak pada tujuannya. Yuliyanto, SH, MH, Ketua Panitia Golf Basodara, menegaskan bahwa turnamen ini lahir dari kegelisahan panjangnya sebagai praktisi hukum. Selama bertahun-tahun berkecimpung di dunia advokasi, ia menyaksikan langsung bagaimana akses terhadap keadilan masih menjadi barang mahal bagi masyarakat kecil.
“Dua tahun lalu kami menggelar golf di Bukit Darmo Golf Surabaya. Kini kami kembali, masih di BDG, dengan misi charity untuk Perkumpulan Bantuan Hukum Surabaya Justice,” ujar Yuliyanto. Ia menuturkan, semakin banyak masyarakat miskin yang tak mampu berkonsultasi hukum, bahkan sekadar untuk memahami hak-hak dasarnya. Dari realitas itulah, gagasan mendirikan LBH tumbuh dan akhirnya diwujudkan.
LBH Surabaya Justice resmi berdiri pada 10 November 2025, bertepatan dengan Hari Pahlawan sebuah momentum simbolik yang sarat makna. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan bambu runcing, maka hari ini perjuangan berlanjut melalui pena, argumentasi hukum, dan keberanian berdiri di sisi mereka yang lemah di hadapan sistem.
“Kami bersyukur, ada rekan-rekan golfer yang memiliki kepedulian. Mereka menyediakan tempat kantor untuk kami gunakan. Dari situ, sembari berjalan, LBH ini kami bangun,” kata Yuliyanto. Menurutnya, Gobar menjadi jembatan untuk memperkenalkan gerakan ini kepada komunitas golfer yang secara ekonomi lebih mapan, agar turut berkontribusi dalam misi kemanusiaan tersebut.
Bagi Yuliyanto, golf dan kepedulian sosial bukan dua dunia yang bertolak belakang. Justru sebaliknya. “Karena saya hobi golf, maka dari golf pula saya mencurahkan energi dan jejaring saya. Olahraga ini kami arahkan agar memberi manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
Model LBH berbasis jejaring ini bukanlah hal baru baginya. Di sejumlah kota tempat ia memiliki kantor seperti Jakarta dan Bali pola serupa pernah diterapkan. Namun seiring dinamika dan kebutuhan, Surabaya dipilih sebagai pusat gerakan baru, dengan Jawa Timur sebagai wilayah pengabdian yang luas, kompleks, dan membutuhkan perhatian serius.
Harapan besar pun disematkan pada Gobar Aku Cinta Papua 2025. Yuliyanto mengajak para golfer, khususnya dari Jawa dan Jawa Timur, untuk turut ambil bagian. “Mari kita meriahkan Golf Bareng (Gobar) pada 19 Desember 2025 di Bukit Darmo Golf Surabaya. Ini bukan sekadar turnamen, ini adalah panggilan nurani,” ucapnya.
Pada akhirnya, Gobar Aku Cinta Papua bukan hanya tentang siapa yang keluar sebagai juara. Ia adalah pernyataan sikap. Bahwa di balik setiap ayunan stik, ada komitmen untuk berbagi. Bahwa dari lapangan golf, solidaritas bisa bergulir jauh, menembus batas sosial, dan menjangkau mereka yang selama ini tersisih dari keadilan.
Di Bukit Darmo Golf Surabaya, 19 Desember 2025, fairway tak hanya mencatat birdie dan eagle. Ia akan merekam jejak solidaritas sebuah ayunan kecil yang diharapkan mampu mengubah hidup banyak orang.
Bagi yang berminat melakukan reservasi turnamen, dapat menghubungi panitia di nomor 0811 482 345. (Bgn)