Olah Raga

  • Olah Raga

    Putra Satrio Dwi Athallah Atlet Muda dari Sidoarjo: Mengguncang Hirarki Anggar Nasional

    WARTAPENASATUJATIM | Sidoarjo, 30 Desember 2025 — Anggar bukan olahraga yang ramah sorotan. Ia hidup di balik garis lintasan sempit, di antara keheningan, kalkulasi jarak, dan duel mental yang brutal. Namun justru dari ruang sunyi itulah lahir sosok yang kini mulai mengguncang tatanan Anggar nasional: Putra Satrio Dwi Athallah. Rio. Nama yang kian sering disebut dengan nada hormat oleh mereka yang memahami betul kerasnya dunia Anggar.

    Rio tidak datang membawa gemuruh. Ia hadir dengan konsistensi. Tusukannya presisi, langkahnya ekonomis, emosinya terkendali.

    Atlet Epee asal Kota Sidoarjo ini menjelma menjadi potret ideal generasi baru Anggar Jawa Timur, cerdas membaca situasi, berani mengambil risiko, dan matang jauh melampaui usia.

    Bagi komunitas Anggar, Rio bukan sekadar atlet muda berprestasi. Ia adalah indikator perubahan. Bahwa kekuatan baru bisa lahir dari proses panjang yang senyap, bukan dari sensasi instan.

    Di balik statusnya sebagai siswa kelas XI-9 SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo (Smamda), Rio menjalani kehidupan ganda: pelajar di pagi hari, petarung lintasan di sisa waktunya.

    Di bawah bimbingan Coach Ilham, setiap detail teknik Epee diasah tanpa kompromi, mulai dari timing serangan, penguasaan jarak, hingga ketahanan mental saat duel berjalan panjang dan melelahkan.

    Puncak terbaru pembuktian itu terjadi di Banyuwangi. Pada Kejuaraan Anggar Antar Pelajar Se-Jawa Bali, 18–20 Desember 2025, Rio tampil dingin di tengah tekanan.

    Satu demi satu lawan ia kunci, hingga medali emas Juara 1 Individu Epee tingkat SMA resmi menjadi miliknya. Tak ada selebrasi berlebihan hanya ekspresi atlet yang tahu, kerja kerasnya terbayar.

    Namun dominasi Rio tidak lahir dalam semalam. Sebulan sebelumnya, pada Kejuaraan Nasional di Palu, 15–21 November 2025, ia memperlihatkan kualitas langka: keberanian menantang lintas generasi. Rio tidak hanya berjaya di kategori cadet, tetapi juga sanggup menembus podium junior dan senior:

    Juara 1 Individu Cadet Senjata Epee

    Juara 3 Individu Junior Senjata Epee

    Juara 3 Individu Senior Senjata Epee

    Di dunia Anggar, pencapaian semacam ini adalah pernyataan keras bahwa usia hanyalah angka ketika teknik, fisik, dan mental bertemu dalam satu paket utuh.

    Jejak konsistensi Rio sejatinya telah terpatri sejak Kejurnas Manado, Agustus 2024. Saat itu, ia memperlihatkan dirinya sebagai atlet komplet: tajam secara individu, kokoh dalam beregu. Empat medali ia bawa pulang, termasuk emas beregu Epee dan perak beregu Foil. Sebuah sinyal awal bahwa Sidoarjo sedang menyiapkan sesuatu yang besar.

    Di luar lintasan, Rio adalah putra dari Moch. Budi Prasetyo keluarga yang setia menjadi penopang di balik setiap latihan dan kompetisi. Dukungan juga datang dari lingkungan sekolah.

    Kepala SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Zainul Arifin, menegaskan bahwa prestasi Rio adalah bukti nyata potensi siswa Smamda di level nasional.

    Sekolah, kata dia, berkomitmen penuh mendukung siswa berprestasi, baik akademik maupun olahraga.

    Bagi Rio, semua pencapaian ini bukan tujuan akhir. Ia menyimpannya sebagai bekal menuju mimpi yang lebih tinggi: mengenakan seragam Merah Putih di panggung Asia dan dunia.

    “Saya ingin terus berkembang dan membawa nama Indonesia ke level internasional,” ucapnya singkat tanpa retorika, tanpa berlebihan.

    Sidoarjo hari ini tidak sekadar mencatat prestasi. Ia sedang menanam fondasi. Dan dari lintasan sunyi bernama Anggar, Rio tengah menajamkan Epee-nya bersiap menembus batas nasional dan menantang dunia. (Bgn)***

  • Olah Raga

    152 Pegolf Jawa Timur Menandai Lahirnya Era Baru Paguyuban Golf Ceria

    WARTAPENASATUJATIM | PandaanTaman Dayu Golf & Resort, Pandaan, Senin (22/12/2025), tak sekadar menjadi arena kompetisi. Di lapangan bergengsi inilah sebuah tradisi baru golf komunitas resmi dimulai.

    Paguyuban Golf Ceria (PGC) melakoni debut turnamennya dengan cara yang impresif, penuh warna, dan berkelas nasional menghadirkan 152 pegolf dari lintas daerah dalam satu semangat yang sama: kompetisi sehat yang dibungkus kebersamaan.

    Sejak tee off pukul 06.30 WIB, denyut turnamen terasa hidup. Pegolf dari Blitar, Surabaya, Kediri, Jember, Gresik, hingga Semarang memadati Fairway dan Green Taman Dayu.

    Atmosfernya berbeda dari turnamen pada umumnya. Tidak ada sekat senioritas, tidak ada jarak antara pemain lama dan pendatang baru.

    Yang ada hanyalah tawa, canda, dan adrenalin kompetisi yang mengalir seiring ayunan stik sebuah manifestasi nyata dari filosofi “Golf Ceria”.

    Ketua Panitia Turnamen PGC, Yani Budi Sarwono, menyebut membludaknya peserta sebagai bukti bahwa konsep yang diusung PGC menjawab kebutuhan pegolf komunitas saat ini.

    “Ini turnamen pertama setelah kepengurusan terbentuk, tapi langsung diikuti 152 peserta. Pendaftaran hanya dibuka satu minggu dan langsung penuh. Antusiasme ini sungguh luar biasa dan menjadi dorongan besar bagi kami,” kata Yani.

    Lebih jauh, Yani menegaskan bahwa PGC tidak hadir sekadar untuk menambah kalender turnamen golf.

    PGC membawa pendekatan yang lebih membumi biaya terjangkau, fasilitas maksimal, hadiah berlimpah, namun tetap menjaga ruh kompetisi.

    “Kami tidak mengejar keuntungan besar. Yang terpenting semua pegolf pulang dengan hati senang. Biaya murah, fasilitas lengkap, hadiah banyak, bahkan di car pun tersedia konsumsi. Intinya, turnamen ini harus ceria dari awal sampai akhir,” tegasnya.

    Turnamen ini juga sarat nuansa emosional. Pelaksanaannya berdekatan dengan hari ulang tahun Abah Hariyanto, Pembina Paguyuban Golf Ceria (PGC), sosok yang dikenal luas dan dihormati di kalangan pegolf Jawa Timur.

    Momentum tersebut pun diangkat sebagai tema, memberi sentuhan personal yang memperkuat rasa kebersamaan.

    “Ini kebetulan yang sangat indah. Hampir semua peserta mengenal Abah Hariyanto. Turnamen ini akhirnya menjadi ajang kebersamaan untuk menyambut ulang tahun beliau,” tambah Yani.

    Sementara itu, Abah Hariyanto menilai turnamen akhir tahun ini sebagai penutup ideal perjalanan PGC sepanjang 2025.

    Ia menyebut ajang ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga ruang silaturahmi yang selama ini dirindukan para pegolf.

    “Sepanjang 2025 kami sudah menggelar tiga turnamen dan selalu full, tapi belum sempat berkumpul untuk silaturahmi yang benar-benar gayeng. Di akhir tahun ini semuanya kami satukan, sekaligus menggelar Paguyuban Golf Ceria Jawa Timur Cup yang pertama,” ungkapnya.

    Ia berharap, PGC terus tumbuh sebagai rumah besar bagi pegolf komunitas bukan hanya di Jawa Timur, tetapi juga di level nasional.

    “Mudah-mudahan tahun depan ada silaturahmi kedua dan PGC Cup kedua. Semoga seluruh pengurus, anggota, dan para pegolf selalu sehat, dan kebersamaan ini membawa keberkahan,” ucapnya.

    Turnamen Paguyuban Golf Ceria di Taman Dayu menegaskan satu pesan kuat: golf tidak melulu soal skor dan trofi.

    Di Pandaan, golf menemukan wajahnya yang lain kompetitif namun bersahabat, serius namun tetap penuh tawa.

    Dari Fairway inilah, Paguyuban Golf Ceria mengirim sinyal tegas bahwa masa depan golf komunitas Indonesia tengah memasuki babak baru. (Bgn)***

  • Artikel,  Kesehatan,  Olah Raga,  SOSIAL

    Car Free Day Kalimantan Tengah : KORMI Tekankan Pentingnya Olahraga Masyarakat

    Car Free Day Kalimantan Tengah : KORMI Tekankan Pentingnya Olahraga Masyarakat

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar acara Car Free Day (CFD) yang meriah, dirangkaikan dengan senam bersama masyarakat. Acara ini bertujuan untuk memasyarakatkan olahraga dan meningkatkan kesadaran akan gaya hidup sehat. Acara berlangsung di Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu (20/0/12/25) pada pagi hari.

    Acara ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat dan perangkat daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Sambutan dari Ketua KORMI Provinsi Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum, Sunarti, “Menekankan pentingnya olahraga masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Kalimantan Tengah.”

    Dalam sambutannya, “Bahwa KORMI bertanggung jawab atas pembinaan, pengembangan, dan pelestarian olahraga masyarakat, tujuannya adalah untuk memassalkan olahraga kepada masyarakat agar gemar berolahraga dengan prinsip murah, meriah, manfaat, dan massal, ” ungkapnya.

    Tujuan car free day ini adalah :
    1. Meningkatkan Kesehatan dan Kebugaran Masyarakat: Melalui kegiatan olahraga rutin, diharapkan kesehatan fisik dan kebugaran masyarakat dapat terjaga dan meningkat.

    2. Meningkatkan Solidaritas dan Kebersamaan: Acara ini bertujuan untuk mempererat hubungan antarwarga, meningkatkan rasa kebersamaan, dan membangun semangat gotong royong di dalam masyarakat.

    Selanjutnya dikatakan, “Dengan dukungan dari berbagai pihak, KORMI berharap acara ini dapat menjadi agenda rutin dan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah, ” tutupnya.

    Ditempat yang sama Ketua Harian Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Kalimantan Tengah, Rio Kriswana, menegaskan, “Pentingnya peran olahraga rekreasi dalam meningkatkan kebugaran dan kualitas hidup masyarakat, ” tambahnya.

    Hal tersebut disampaikan Rio Kriswana dalam sambutannya selaku Ketua Panitia pada kegiatan Senam Bersama Masyarakat yang digelar di Kota Palangka Raya, dihadiri jajaran pengurus KORMI, para pegiat olahraga, serta masyarakat umum.

    Dalam sambutannya, Rio Kriswana menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari pengurus KORMI, para instruktur senam, hingga masyarakat yang antusias mengikuti kegiatan.

    “Kegiatan senam bersama ini merupakan salah satu bentuk upaya KORMI dalam mengajak masyarakat untuk membudayakan hidup sehat dan aktif melalui olahraga rekreasi,” ujarnya.

    Ia menjelaskan, olahraga rekreasi memiliki peran strategis karena dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa batasan usia, sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan.

    Rio Kriswana juga menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, serta peraturan terkait pengembangan olahraga masyarakat dan desain besar olahraga nasional.

    Menurutnya, KORMI Kalimantan Tengah akan terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, bugar, dan produktif melalui pengembangan olahraga masyarakat yang berkelanjutan.

    Harapannya, “Kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah,” pungkasnya.(ryt)

  • Artikel,  Kesehatan,  Olah Raga,  SOSIAL

    Kartini Purbaya Indonesia mengadakan senam bersama : Semarak Hari Ibu dan Kepedulian Bencana

    Kartini Purbaya Indonesia mengadakan senam bersama : Semarak Hari Ibu dan Kepedulian Bencana

    Jakarta, wartapenasatu.com – Acara senam bersama yang diadakan oleh Kartini Purbaya Indonesi untuk memperingati Hari Ibu, sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan di antara anggota organisasi dan kepedulian kepada bencana banjir Bandang di Sumatra.

    Dalam agenda ini hadir pula antara lain Ketua Umum (Ketum) Kartini Purbaya Indonesia, Hj. Ratna Anita Lubis; Sekretaris Jenderal (Sekjen), Ani Sulistiyowati; Bendahara Umum (Bendum), Nyimas Hertati; Direktur Warta Pena, Mardian, SE.; Ketua Harian Purbaya Indonesia Dr. H. Desmy Indramjaya Noor, SE, MM. serta puluhan anggota yang hadir langsung di tempat.

    Acara senam bersama berlangsung pada tanggal 21 Desember 2025, hari Minggu, yang bertepatan dengan acara CFD Jakarta (Cultural Festival Jakarta).Acara diadakan di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, yang menjadi salah satu titik ikonik di ibukota.

    Acara senam bersama ini diadakan dalam ranka untuk menyambut Hari Ibu, sebagai wujud kepedulian Kartini Purbaya Indonesia terhadap peran ibu sebagai pondasi utama dalam pendidikan anak, kemudian juga kepedulian Kartini Purbaya Indonesia kepada korban bencana banjir bandang di Sumatra.

    Suasana kekeluargaan dan semarak terasa saat Ketua Umum Kartini Purbaya Indonesia bersama Sekjen, Bendum, dan seluruh anggota berkumpul dan melakukan senam bersama. Semua peserta tampak antusias dan penuh semangat dalam mengikuti setiap gerakan dari pemandu.

    Acara senam bersama ini memiliki makna mendalam sebagai bentuk perhatian kepada ibu yang diharapkan tetap kuat dan sehat, sehingga dapat mendidik generasi penerus yang berkualitas. Melalui acara ini Kartini Purbaya Indonesia juga ingin menanamkan nilai bahwa anak-anak Indonesia harus memiliki rasa hormat dan kasih sayang kepada para ibunya, sebagaimana bakti yang semestinya diberikan kepada orang tua.

    Harapan besar kedepanya dari wanita yg hebat dan kuat serta mandiri, terlahir putra putri yg bagus,Budi pekertinya,agamanya dan akhlaknya.

    Setelah agenda senam bersama selesai, Hj. Ratna Anita Lubis, sebagai Ketua Umum, juga menyinggung keprihatinannya terhadap kondisi di Sumatra yang terdampak bencana alam, Beliau menyatakan bahwa dalam waktu dekat akan menghimpun donasi untuk korban bencana, yang awalnya akan dimulai dari anggota Kartini Purbaya Indonesia sendiri.

    Selanjutnya, masyarakat luas juga dipersilahkan untuk ikut berdonasi untuk kepedulian bersama kepada saudara-saudara kita di Sumatra, dengan tekad yang kuat, Ketua Umum memastikan bahwa bantuan tersebut akan didistribusikan tepat sasaran, terutama ke daerah-daerah terisolasi yang sulit mendapatkan akses bantuan.

    Selain itu, beliau juga memohon kepada pemerintah agar segera membenahi infrastruktur di desa-desa yang terkena dampak bencana karena hal ini sangat vital, termasuk memperbaiki jembatan yang putus, memulihkan pasokan listrik, dan menjamin ketersediaan air bersih agar korban dapat segera menikmati fasilitas dasar hidup.

    Sekretaris Jenderal Kartini Purbaya Indonesia Ibu Ani Sulistiyowati juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi bagi saudara kita yang terdampak bencana. Sementara itu, Bendahara Umum Kartini Purbaya Indonesia Ibu Nyimas Hertati meminta agar pemerintah mendahulukan evakuasi kepada anak-anak dan lansia sebagai kelompok yang paling rentan yang perlu sesegera mungkin untuk diutamakan dalam penanganan evakuasi.

    Pada akhir acara, Ketua Umum Kartini Purbaya Indonesia mengucapkan selamat Hari Ibu kepada ibu-ibu Indonesia yang hebat Beliau menyampaikan harapan-harapan besar kemudian ucapan Hari ibu dilanjutkan oleh Ketua harian DPP Purbaya Indonesia, beliau berharap dalam kesempatan yang baik ini hadirnya Purbaya Indonesia bisa memberi kontribusi besar bagi Indonesia.

    Beliau mengakhiri statmen dalam kesempatan luar biasa tersebut dengan mengatakan “Saya Ratna Anita Lubis sebagai Ketua Umum DPP Kartini Purbaya Indonesia, mengucapkan selamat hari ibu kpd seluruh ibu-ibu Indonesia, jadilah penerus RA Kartini dengan menjadi wanita hebat dan tangguh, sehingga akan melahirkan generasi bangsa yang cerdas, hebat, serta berakhlak dan santun kepada ortu nya.

    Teruntuk ibu pejuang keluarga, perlu diingat bahwa Baik ibunya maka baiklah negaranya. Ibu pendidik utama, garda terdepan mendidik putra putri negeri ini agar menjadi putra putri bangsa yg beradab, berbangsa, beragama, dan berbudaya. Berbahagialah ibu ibu Indonesia, nilai luhur bangsa ada dalam genggaman tanganmu.

    SELAMAT HARI IBU UNTUK IBU-IBU HEBAT DI NEGERIKU YG TERCINTA, Imbuhnya dengan semangat.

  • Olah Raga

    Siswa SMPN 39 Surabaya Kembali Menyala: Artheta Daffa Almer Raziq Menebas Kejurnas Anggar 2025

    WARTAPENASATUJATIM | BANYUWANGI — Dari ujung timur Pulau Jawa, kilau prestasi kembali menyambar panggung olahraga nasional. Di arena Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar 2025 Banyuwangi, nama Artheta Daffa Almer Raziq menjelma sorotan.

    Siswa SMP Negeri 39 Surabaya itu tampil menyala, menorehkan capaian langka: medali emas kategori SMP dan perak kategori SMA/SMK, dalam kejuaraan yang berlangsung pada 18–20 Desember 2025.
    Prestasi ganda tersebut bukan sekadar angka di papan klasemen.

    Ia menjadi penegasan atas kualitas teknik, konsistensi latihan, dan ketangguhan mental Artheta seorang atlet muda yang berani melampaui batas usia dan levelnya sendiri. Di bawah arahan Coach Ilham, Artheta menunjukkan kedewasaan bertanding yang tak lazim bagi seusianya: tenang membaca ritme duel, presisi menusuk, dan berani mengambil risiko pada momen krusial.

    Kejurnas Anggar Banyuwangi tahun ini bukan ajang biasa. Sekitar 150 atlet terbaik dari berbagai daerah turun gelanggang, menjadikan kompetisi berlangsung ketat, penuh gengsi, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.

    Setiap laga adalah ujian, setiap sentuhan pedang adalah pembuktian. Dalam atmosfer seperti itulah Artheta berdiri tegak dan menang.

    Integritas pertandingan dijaga ketat oleh jajaran wasit nasional berpengalaman, di antaranya Ibu Diana (Jakarta) dan Ibu Maria (SMANOR Jawa Timur). Keputusan-keputusan mereka memastikan setiap duel berjalan adil, objektif, dan profesional, memperkuat reputasi Kejurnas Banyuwangi sebagai ajang nasional berstandar tinggi. Perhatian pimpinan olahraga pun tertuju ke arena.

    Ketua Umum IKASI Jawa Timur, Roy Siregar, bersama Ketua IKASI Banyuwangi, Kombes Pol Rachmat, hadir langsung menyaksikan jalannya pertandingan. Keduanya mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan yang dinilai bukan hanya kompetisi, melainkan juga wahana seleksi dan pembinaan atlet anggar masa depan.

    “Anggar merupakan cabang olahraga yang berada di bawah federasi resmi. Dengan sistem pembinaan yang jelas, atlet memiliki jalur berjenjang untuk bertanding, dari nasional hingga internasional,” ujar Kombes Pol Rachmat di sela-sela kejuaraan.

    Memasuki 2026, harapan besar mengarah pada KONI sebagai induk pembinaan olahraga. Para pemangku kepentingan mendorong penguatan sistem pembinaan serta penegasan legalitas seluruh cabang olahraga agar atlet memiliki kepastian jalur kompetisi hingga level dunia.

    Dukungan konkret termasuk akses pendanaan melalui APBD/APBN yang disalurkan lewat Kemenpora, Dispora, dan KONI dipandang sebagai fondasi utama mencetak atlet berkelas internasional.

    Dari tribun penonton, suara para wali atlet turut menggaung. Harapan mereka sederhana namun tegas: agar putra-putri terbaik, termasuk Artheta Daffa Almer Raziq, memperoleh kesempatan bertanding di panggung global dengan dukungan negara.

    Dari Banyuwangi, Artheta telah menegaskan satu hal penting: usia muda bukan penghalang prestasi besar. Dua medali yang ia raih bukan sekadar kemenangan personal, melainkan tanda bahwa masa depan anggar Indonesia sedang ditempa tajam, disiplin, dan penuh harapan. (Bgn)***

  • Olah Raga

    Dari Ayunan Stik ke Nurani Keadilan: Golf, Budaya Papua, dan Ikhtiar Yuliyanto Membuka Akses Hukum Lewat LBH Surabaya Justice

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA — Di tengah hamparan hijau fairway dan suasana persahabatan yang mengalir tanpa sekat, sebuah pesan besar tentang keadilan sosial disuarakan dengan cara yang tak lazim. Bukan dari podium seminar hukum atau ruang sidang pengadilan, melainkan dari lapangan golf. Jumat (19/12/2025), turnamen golf persahabatan bernuansa Budaya Papua menjadi medium bagi Yuliyanto, SH, MH, untuk memperkenalkan Perkumpulan Bantuan Hukum (PBH) Surabaya Justice lembaga bantuan hukum yang baru berdiri dengan satu tekad utama: memperluas akses keadilan bagi masyarakat miskin, tidak mampu, dan kelompok rentan.

    Turnamen yang dikemas sederhana, hangat, dan kekeluargaan itu mempertemukan Komunitas Golf Surabaya dalam suasana silaturahmi.

    Namun di balik ayunan stik dan canda ringan antarpeserta, terselip pesan sosial yang kuat.

    Bagi Yuliyanto, kegiatan ini bukan soal siapa yang menang atau kalah, apalagi soal prestise.

    Ia memanfaatkan ruang perjumpaan itu untuk menanamkan kesadaran bahwa keadilan adalah tanggung jawab bersama, lintas profesi dan latar belakang.

    “Ini bukan turnamen besar dan bukan pula ajang mencari keuntungan. Kami ingin bersilaturahmi, berbagi semangat, sekaligus memperkenalkan Surabaya Justice sebagai lembaga yang hadir untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum,” ujar Yuliyanto dengan nada tenang namun tegas.

    PBH Surabaya Justice sendiri resmi berdiri pada 10 November 2025 di Surabaya. Momentum kelahirannya bukan tanpa alasan.

    Yuliyanto melihat secara langsung masih lebarnya jurang antara hukum dan masyarakat kecil.

    Banyak warga yang berhadapan dengan persoalan hukum, namun tak memiliki pengetahuan, akses, maupun kemampuan finansial untuk mendapatkan pendampingan yang layak.

    Dari kegelisahan itulah Surabaya Justice lahir sebagai ikhtiar konkret menjadikan hukum lebih membumi dan berpihak.

    Mengusung pendekatan humanis dan profesional, Surabaya Justice menegaskan diri sebagai lembaga yang menjunjung tinggi martabat manusia.

    Pendampingan hukum tidak semata-mata dilihat sebagai kerja teknis, melainkan sebagai amanah moral dan sosial.

    Yang membuat turnamen golf ini berbeda dari kegiatan sejenis adalah sentuhan budaya Papua yang kental dan penuh makna.

    Alih-alih trofi mengilap, piala turnamen diwujudkan dalam bentuk Patung Asmat ikon Budaya Nusantara yang sarat filosofi.

    Patung tersebut bukan barang pabrikan, melainkan karya autentik mahasiswa Asmat yang dibuat dengan teknik tradisional.

    “Patung ini bukan produk industri. Ini karya anak-anak Papua sendiri. Prosesnya tradisional, termasuk pewarnaan hitam yang diperoleh melalui penguburan kayu. Ada nilai budaya, ada filosofi, dan ada penghormatan terhadap kearifan lokal,” tutur Yuliyanto.

    Pemilihan Patung Asmat bukan tanpa alasan. Bagi Yuliyanto, budaya Papua memiliki kedekatan emosional dengan perjalanan hidup dan pengabdiannya.

    Ia ingin memperkenalkan kekayaan budaya tersebut kepada komunitas yang lebih luas, sekaligus menyampaikan pesan tentang keberagaman, penghormatan, dan keadilan nilai-nilai yang sejalan dengan spirit bantuan hukum.

    Ke depan, Yuliyanto bahkan berencana mendokumentasikan seluruh proses pembuatan patung Asmat, mulai dari pemilihan kayu, teknik ukir, hingga proses pewarnaan alami.

    Dokumentasi ini diharapkan menjadi media edukasi budaya dan arsip penting tentang tradisi Papua yang autentik.

    Meski bertajuk Turnamen Golf, Yuliyanto menegaskan kegiatan ini sama sekali bukan ajang penggalangan dana.

    Tidak ada permintaan donasi, tidak ada pungutan tersembunyi. Fokus utama adalah sosialisasi visi dan misi PBH Surabaya Justice.

    “Saya tidak meminta sumbangan. Tujuan saya sederhana: memperkenalkan Surabaya Justice dan menyampaikan bahwa ada lembaga yang siap membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum,” tegasnya.

    PBH Surabaya Justice mengusung prinsip layanan hukum yang murni dan berkeadilan. Bagi masyarakat tidak mampu, pendampingan hukum diberikan secara cuma-cuma dengan menunjukkan surat keterangan tidak mampu.

    Prinsip ini, menurut Yuliyanto, adalah bentuk nyata pengabdian profesi advokat, bukan sekadar slogan.

    “Kami hadir untuk membantu yang benar-benar membutuhkan. Kalau tidak mampu, tidak ada bayaran. Ini bukan bisnis, ini pengabdian,” ujarnya lugas.

    Saat ini, Surabaya Justice Advokat & Konsultan Hukum berkantor di Kompleks Ruko Surya Inti Permata E27–E27A, Jalan Jemur Andayani No. 50, Surabaya.

    Lembaga ini menangani konsultasi hukum, pendampingan perkara litigasi dan nonlitigasi, serta mediasi, dengan moto Ex Lege Est Claritas dari hukum muncul kejernihan.

    Sejak berdiri, Surabaya Justice telah mulai menangani sejumlah perkara dan membuka layanan konsultasi hukum bagi masyarakat.
    Untuk konsultasi gratis, masyarakat dapat menghubungi Yuliyanto, SH, MH, di nomor 0811 48 2345.

    Dalam proses pengembangan, Yuliyanto mengakui Surabaya Justice masih dibangun secara bertahap dan realistis. Untuk perkara tertentu yang membutuhkan dukungan besar, tim advokat dari Jakarta akan dilibatkan, sembari memperkuat kapasitas sumber daya lokal di Surabaya.

    Tantangan terbesarnya, menurut dia, bukan pada banyaknya perkara, melainkan pada pencarian advokat yang memiliki visi dan panggilan hati yang sama.

    “Mencari advokat itu mudah. Tapi mencari advokat yang mau mengabdi dengan hati, itu yang tidak gampang,” katanya.

    Ke depan, PBH Surabaya Justice menargetkan mengikuti proses akreditasi lembaga bantuan hukum dari pemerintah.

    Berbekal pengalaman Yuliyanto membangun dan mengelola LBH di Papua dan Jakarta yang telah menangani ratusan perkara dan meraih akreditasi Surabaya Justice optimistis menapaki jalur yang sama.

    Namun bagi Yuliyanto, pengakuan administratif bukanlah tujuan utama.

    “Tidak ada perkara kecil atau besar. Setiap perkara adalah amanah. Semua harus ditangani dengan serius dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

    Melalui momentum turnamen golf ini pula, Yuliyanto mengajak para advokat baik advokat muda, advokat baru, maupun advokat senior yang belum memiliki naungan untuk bergabung dan mengabdi bersama Surabaya Justice.

    Ia berharap lembaga ini menjadi rumah bersama bagi para pencari keadilan dan para penegak hukum yang masih memelihara nurani.

    Turnamen golf persahabatan bernuansa budaya Papua ini direncanakan menjadi agenda rutin tahunan. Bukan semata untuk mempererat jejaring komunitas, melainkan sebagai ruang menyemai kepedulian sosial, penghormatan terhadap budaya, dan komitmen terhadap keadilan hukum.

    Dari fairway lapangan golf, Surabaya Justice menapaki langkah awalnya menuju ruang pengabdian yang lebih luas, demi hukum yang benar-benar berpihak dan berkeadilan bagi semua. (Bgn)***

  • Olah Raga

    Ayunan Nurani dari Bukit Darmo Golf: Gobar Aku Cinta Papua Menyatukan Golf, Solidaritas, dan Perjuangan Keadilan Sosial

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Perhelatan Golf Bareng (Gobar) Golf Basodara di Bukit Darmo Golf Surabaya, kembali menemukan maknanya yang lebih hakiki. Bukan semata soal skor, birdie, atau gengsi, melainkan tentang kepedulian dan keberpihakan. Jumat, 19 Desember 2025, ajang Golf Bareng (Gobar) Aku Cinta Papua akan kembali digelar sebagai agenda golf tahunan, menghadirkan perpaduan elegan antara silaturahmi, olahraga, dan aksi nyata membela kaum yang kerap tak terdengar suaranya.

    Gobar Aku Cinta Papua tahun ini tampil dengan misi yang lebih kuat dan relevan. Turnamen ini bukan sekadar pertemuan komunitas golfer, melainkan charity for legal aid, sebuah gerakan kemanusiaan untuk mendukung LBH Surabaya Justice. Di tengah citra golf yang identik dengan kalangan elite dan eksklusivitas, Gobar hadir membalik stigma: fairway tak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga jalan menuju keadilan sosial.

    Sejak pagi hari, denyut turnamen akan langsung terasa. Tee off dan shotgun dijadwalkan tepat pukul 06.30 WIB, saat embun masih setia menempel di rumput lapangan. Panitia menyiapkan rangkaian kompetisi yang profesional sekaligus atraktif. Hadiah Hole in One menjadi sorotan utama 1 unit mobil Toyota Agya dan uang tunai Rp200 juta insentif bergengsi yang diyakini akan menyedot partisipasi golfer dari Surabaya, Jawa Timur, hingga berbagai daerah di Pulau Jawa.

    Namun di balik kemilau hadiah, ruh utama Gobar Aku Cinta Papua justru terletak pada tujuannya. Yuliyanto, SH, MH, Ketua Panitia Golf Basodara, menegaskan bahwa turnamen ini lahir dari kegelisahan panjangnya sebagai praktisi hukum. Selama bertahun-tahun berkecimpung di dunia advokasi, ia menyaksikan langsung bagaimana akses terhadap keadilan masih menjadi barang mahal bagi masyarakat kecil.

    “Dua tahun lalu kami menggelar golf di Bukit Darmo Golf Surabaya. Kini kami kembali, masih di BDG, dengan misi charity untuk Perkumpulan Bantuan Hukum Surabaya Justice,” ujar Yuliyanto. Ia menuturkan, semakin banyak masyarakat miskin yang tak mampu berkonsultasi hukum, bahkan sekadar untuk memahami hak-hak dasarnya. Dari realitas itulah, gagasan mendirikan LBH tumbuh dan akhirnya diwujudkan.

    LBH Surabaya Justice resmi berdiri pada 10 November 2025, bertepatan dengan Hari Pahlawan sebuah momentum simbolik yang sarat makna. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan bambu runcing, maka hari ini perjuangan berlanjut melalui pena, argumentasi hukum, dan keberanian berdiri di sisi mereka yang lemah di hadapan sistem.

    “Kami bersyukur, ada rekan-rekan golfer yang memiliki kepedulian. Mereka menyediakan tempat kantor untuk kami gunakan. Dari situ, sembari berjalan, LBH ini kami bangun,” kata Yuliyanto. Menurutnya, Gobar menjadi jembatan untuk memperkenalkan gerakan ini kepada komunitas golfer yang secara ekonomi lebih mapan, agar turut berkontribusi dalam misi kemanusiaan tersebut.

    Bagi Yuliyanto, golf dan kepedulian sosial bukan dua dunia yang bertolak belakang. Justru sebaliknya. “Karena saya hobi golf, maka dari golf pula saya mencurahkan energi dan jejaring saya. Olahraga ini kami arahkan agar memberi manfaat yang lebih luas,” ujarnya.

    Model LBH berbasis jejaring ini bukanlah hal baru baginya. Di sejumlah kota tempat ia memiliki kantor seperti Jakarta dan Bali pola serupa pernah diterapkan. Namun seiring dinamika dan kebutuhan, Surabaya dipilih sebagai pusat gerakan baru, dengan Jawa Timur sebagai wilayah pengabdian yang luas, kompleks, dan membutuhkan perhatian serius.

    Harapan besar pun disematkan pada Gobar Aku Cinta Papua 2025. Yuliyanto mengajak para golfer, khususnya dari Jawa dan Jawa Timur, untuk turut ambil bagian. “Mari kita meriahkan Golf Bareng (Gobar) pada 19 Desember 2025 di Bukit Darmo Golf Surabaya. Ini bukan sekadar turnamen, ini adalah panggilan nurani,” ucapnya.

    Pada akhirnya, Gobar Aku Cinta Papua bukan hanya tentang siapa yang keluar sebagai juara. Ia adalah pernyataan sikap. Bahwa di balik setiap ayunan stik, ada komitmen untuk berbagi. Bahwa dari lapangan golf, solidaritas bisa bergulir jauh, menembus batas sosial, dan menjangkau mereka yang selama ini tersisih dari keadilan.

    Di Bukit Darmo Golf Surabaya, 19 Desember 2025, fairway tak hanya mencatat birdie dan eagle. Ia akan merekam jejak solidaritas sebuah ayunan kecil yang diharapkan mampu mengubah hidup banyak orang.

    Bagi yang berminat melakukan reservasi turnamen, dapat menghubungi panitia di nomor 0811 482 345. (Bgn)

  • Artikel,  Daerah,  Olah Raga,  Politik

    Kemenangan Sibuea United FC dalam Piala Ir. Pidel Hutahaean MM

    Kemenangan Sibuea United FC dalam Piala Ir. Pidel Hutahaean MM

    Toba, wartapenasatu.com – Sibuea United FC berhasil meraih kemenangan gemilang dengan skor 3-1 melawan Garuda Ujung Tanduk FC dalam pertandingan Turnamen Sepak Bola “Lapo Paksa CUP III UP 30 Tahun 2025”. Pertandingan yang berlangsung pada Jumat, 21 November 2025, di tanah lapang Tangsi, Kecamatan Lagu Boti, Kabupaten Toba, menjadi sorotan utama bagi para pecinta sepak bola di wilayah tersebut.

    Turnamen yang memasuki hari keempat ini semakin meriah dengan kehadiran anggota DPRD Dapil Toba 5, Ir. Pidel Hutahaean MM. Kehadirannya menambah semangat para pemain dan penonton yang memadati lapangan. Ir. Pidel Hutahaean MM tiba untuk menyaksikan pertandingan yang berlangsung dari pukul 15.00 hingga 16.20 WIB.

    Sejak awal pertandingan, kedua tim menunjukkan semangat juang yang tinggi. Sibuea United FC berhasil unggul pada babak pertama dengan skor 1-0. Pertandingan semakin memanas di babak kedua, di mana kedua tim saling menyerang untuk mencetak gol.

    Tim Sibuea United FC kembali menunjukkan dominasinya dengan berhasil menambah dua gol, sehingga skor menjadi 3-1. Garuda Ujung Tanduk FC berjuang keras, namun tidak mampu mengejar ketertinggalan.

    Ir. Pidel Hutahaean MM memberikan ucapan selamat kepada tim Sibuea United FC atas kemenangan yang diraih. Beliau juga memberikan semangat kepada tim Garuda Ujung Tanduk FC agar tidak berkecil hati dan terus berlatih untuk pertandingan selanjutnya.

    Dalam sambutannya, Ir. Pidel Hutahaean MM menyampaikan bahwa turnamen ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi generasi muda dalam menyalurkan bakat dan hobi di bidang olahraga sepak bola. Beliau berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut setiap tahunnya.

    Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Sibuea United FC untuk melaju ke babak semifinal yang akan datang pada bulan Desember. Dengan semangat dan persiapan yang matang, mereka diharapkan dapat terus memberikan yang terbaik dan meraih juara pertama dalam turnamen ini.

  • Olah Raga

    BUKIT DARMO GOLF 30th GRAND LEGACY CELEBRATION: NOSTALGIA ’90-an, PRESTASI TIADA AKHIR, DAN LOMPATAN BESAR MENUJU ERA BARU GOLF SURABAYA

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA, 23 November 2025 — Bukit Darmo Golf (BDG) Surabaya mencatatkan sejarah emas dengan merayakan tiga dekade kejayaan pada Sabtu, 23 November 2025. Selama 30 tahun, klub golf prestisius ini telah menjadi ikon sport, lifestyle, dan komunitas premium yang tak tergantikan di Surabaya. Di bawah tema penuh pesona, “’90s Nostalgia”, BDG mengajak seluruh anggota dan tamu undangan kembali ke era ketika klub ini pertama kali lahir menghidupkan memori, memperkuat ikatan, dan merayakan perjalanan panjang menuju keunggulan.

    Perayaan akbar ini digelar sepanjang hari, dari matahari terbit hingga malam bertabur bintang. Setiap rangkaian acara disusun dengan detail, menampilkan karakter elegan BDG yang sejak awal berdirinya telah menjadi benchmark pelayanan golf kelas dunia.

     

    Rangkaian Acara Puncak: Satu Hari Penuh Kejayaan

    Turnamen Golf Dua Sesi.
    Perayaan dimulai dengan turnamen golf istimewa, berlangsung dalam dua sesi pagi pukul 06.00 WIB dan siang pukul 12.00 WIB. Para pegolf berkompetisi melalui dua format: individual competition (sistem 36) dan team competition (sistem scramble). Antusiasme peserta menggema di seluruh fairway dan green, menciptakan atmosfer kompetitif sekaligus penuh kebersamaan.

    Konferensi Pers Eksklusif

    Pada pukul 09.00 WIB, manajemen BDG menggelar konferensi pers di Tournament Room. Forum ini menjadi ruang refleksi perjalanan BDG, kontribusi nyata bagi komunitas pecinta golf, serta visi masa depan klub yang semakin inovatif dan modern.

    Santap Siang & Hiburan Premium

    Menjelang siang, para anggota dan tamu disajikan hidangan elegan yang berpadu dengan hiburan istimewa menghadirkan suasana hangat, santai, dan penuh keakraban.

    Gala Dinner: Malam Perayaan yang Ikonik

    Puncak perayaan berlangsung megah di Driving Range. Gala Dinner menghadirkan pidato resmi, pemberian penghargaan, pemotongan kue ulang tahun ke-30, pertunjukan kembang api spektakuler, hingga undian grand prize yang menambah kemeriahan.

    Apresiasi untuk Pilar-Pilar Bukit Darmo Golf

    Sebagai bentuk penghormatan, BDG memberikan penghargaan kepada 7 member setia dan 24 karyawan berdedikasi yang selama tiga dekade menjadi tulang punggung keberlangsungan klub. Mereka adalah figur-figur yang menjaga nilai, karakter, dan kualitas pelayanan BDG sehingga tetap menjadi primadona golf di Jawa Timur.

    Warisan 30 Tahun: Dari Legenda Ke Masa Depan Gemilang

    Bukit Darmo Golf merupakan mahakarya yang dibangun dengan desain istimewa dari legenda golf dunia, Jack Nicklaus II. Dalam tiga dekade perjalanannya, BDG berkembang menjadi lebih dari sekadar lapangan golf ia tumbuh menjadi pusat gaya hidup, komunitas solid, dan rumah bagi berbagai kegiatan olahraga dan sosial berkualitas tinggi.

    Dalam konferensi pers, Gavin Webb (General Manager) yang hadir bersama Anna Rigata (Operation Manager) dan R. Kristina (Marketing Manager) menegaskan bahwa perayaan 30 tahun ini adalah persembahan untuk seluruh golfer, anggota, dan tim yang telah menghidupkan BDG dari masa ke masa.

    “Perayaan ini adalah bentuk terima kasih kepada para golfer dan staf yang menjadi bagian penting dalam perjalanan kami. Dari tee-off pertama hingga kembang api terakhir, setiap momen dirancang untuk menghormati masa lalu sekaligus menyambut masa depan yang penuh inovasi dan layanan premium,” ujar Gavin.

    Catatan Bersejarah: Hole in One Berhadiah Mobil

    Di sesi shotgun pagi, sejarah baru tercipta ketika Richard berhasil mencatatkan hole in one di Hole 3. Ia berhak membawa pulang 1 unit mobil BYD Atto 3 serta jackpot uang tunai Rp6.901.000 sebuah momen yang langsung tercatat dalam sejarah perjalanan BDG.

    Menatap Masa Depan: Transformasi Menuju 2026

    Gavin Webb juga mengumumkan serangkaian inovasi besar yang akan diluncurkan pada awal tahun 2026:

    Digital Score System untuk pencatatan skor yang lebih modern dan efisien.

    Renovasi Club House untuk pengalaman yang lebih nyaman dan eksklusif.

    Pembaruan ruang VIP untuk memenuhi kebutuhan para golfer premium.

    Seluruh langkah ini merupakan komitmen BDG dalam memberikan fasilitas terbaik kepada 285 member aktif maupun para guest, menciptakan pengalaman golf yang semakin nyaman, elegan, dan berkelas dunia.

    Tiga Dekade Keunggulan, Sejuta Kenangan, dan Masa Depan yang Lebih Gemilang

    Perayaan 30 tahun Bukit Darmo Golf adalah perayaan warisan, inovasi, dan komunitas. Dengan sentuhan nostalgia era 90-an yang membangkitkan memori, BDG menegaskan posisinya sebagai ikon golf Surabaya yang siap melangkah ke dekade berikutnya lebih kuat, lebih modern, dan lebih menginspirasi.*** (Bagas)

  • Olah Raga

    DKKI Menggelar Kejuaraan Soengging Cup XII Kyokushin Open Tournament National Championship 2025

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Pimpinan Pusat Dai Kyokushin Karate Indonesia (DKKI) sukses menggelar Kejuaraan Nasional Kyokushin “Soengging Cup XII Kyokushin Open Tournament Nasional Championship 2025” pada Sabtu, 22 November 2025, bertempat di Atrium Gressmall Gresik.

    Kejuaraan ini menjadi salah satu agenda terbesar DKKI yang mempertemukan para karateka dari berbagai daerah untuk tampil dalam kompetisi bergengsi bertaraf nasional.

    Ketua Umum DKKI, Tunggul Aryo Wibowo, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Soengging Cup tahun ini memiliki makna penting dalam sejarah penyelenggaraannya.

    Pada tahun 2025 ini untuk pertama kalinya, turnamen ini digelar dengan format Open Tournament, yang berarti terbuka bagi berbagai perguruan Kyokushin di Indonesia.

    “Sejak pertama kali digelar, Soengging Cup hanya diikuti internal perguruan. Tahun ini menjadi tonggak baru karena kami membukanya untuk umum,” ujar Tunggul.

    Ia menambahkan bahwa perubahan format ini dilakukan untuk memperluas jaringan pembinaan atlet serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi karateka di luar DKKI untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka.

    Tunggul meyakini bahwa kompetisi yang terbuka dapat memberikan efek positif bagi perkembangan Kyokushin secara nasional.

    Sementara itu, Founder dan Chairman Dai Kyokushin Karate Indonesia, Kancho Bambang Soengging Soerjasmoro, MBA, turut mengingatkan kembali sejarah panjang Soengging Cup.

    Turnamen ini pertama kali ia selenggarakan pada tahun 2007. Ia menggunakan namanya sendiri lantaran kecintaannya yang besar terhadap Kyokushin serta keinginannya membangun ruang kompetisi yang berkelanjutan bagi generasi muda.

    “Nama Soengging Cup adalah bentuk dedikasi dan cinta saya kepada dunia Kyokushin,” tegas Bambang.

    Tahun ini yang mengikuti turnamen berdasarkan undangan. Harapan kedepan, turnamen ke-13 diadakan tanpa undangan. Artinya seluruh aliran Kyokushin bisa mengikuti turnamen

    Dalam penyelenggaraan Soengging Cup XII tahun ini, DKKI mengundang 9 perguruan untuk mengikuti turnamen. Namun, satu perguruan tidak dapat berpartisipasi karena tidak memiliki atlet yang sesuai dengan kelas pertandingan.

    Meski demikian, 8 perguruan lainnya hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kompetisi dengan penuh antusias.

    Kedelapan perguruan yang turut berpartisipasi tersebut berasal dari berbagai daerah, mulai dari NTB, NTT, Kalimantan, Jogja serta Semarang hingga beberapa perguruan besar dari wilayah Jawa Timur.

    Kebersamaan para peserta dari berbagai pulau tersebut menjadi nilai tambah tersendiri bagi penyelenggaraan Soengging Cup XII.

    Tunggul Aryo Wibowo menyampaikan bahwa kehadiran perguruan-perguruan dari berbagai daerah membuktikan bahwa Kyokushin semakin dikenal dan berkembang pesat di Indonesia.

    Ia berharap ke depan, semakin banyak daerah yang dapat berpartisipasi dalam ajang-ajang berikutnya.

    “Ini menjadi awal yang baik. Ke depan kami ingin Soengging Cup menjadi turnamen besar yang mempertemukan seluruh perguruan Kyokushin di Indonesia,” tuturnya.

    Selain menjadi ajang kompetisi, Soengging Cup XII juga diharapkan dapat memperkuat tali silaturahmi dan persaudaraan yang erat antar perguruan.

    Tunggul menegaskan bahwa tujuan penting dari turnamen ini bukan semata mencari atlet berprestasi, tetapi juga membangun persaudaraan yang erat di antara para pelatih, atlet, dan pengurus perguruan Kyokushin se-Indonesia.

    Pertandingan yang berlangsung di Atrium Gressmall Gresik tersebut disambut meriah oleh penonton yang memadati area kegiatan.

    Berbagai kategori dipertandingkan dengan sportivitas tinggi, menunjukkan kualitas para atlet serta keseriusan perguruan dalam mengembangkan seni bela diri Kyokushin.

    Dengan suksesnya penyelenggaraan Soengging Cup XII Kyokushin Open Tournament 2025, DKKI optimistis ajang ini akan terus menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet nasional.

    Baik Tunggul Aryo Wibowo maupun Bambang Soengging Soerjasmoro sepakat bahwa turnamen ini harus terus digelar dan ditingkatkan, demi masa depan Kyokushin Indonesia yang lebih maju dan solid.*** (Red)

Wartapenasatu.com @2025