Pendidikan

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  SOSIAL

    Polda Kalteng Ikuti Upacara Pemulihan Nilai-Nilai Tribrata Secara Virtual, Dipimpin Langsung Kapolri

    Polda Kalteng Ikuti Upacara Pemulihan Nilai-Nilai Tribrata Secara Virtual, Dipimpin Langsung Kapolri

    palangkaraya, Warta Pena Satu. Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyelenggarakan Upacara Pemulihan Nilai-Nilai Luhur Tribrata secara virtual pada Rabu, 18 Juni 2025. Upacara sakral ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo dari Mabes Polri.

    Upacara tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Polda di Indonesia, menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat integritas dan moralitas anggota Polri. Partisipasi aktif dari seluruh satuan wilayah menegaskan pentingnya nilai-nilai Tribrata dalam menjalankan tugas kepolisian.

    Di Kalimantan Tengah, Upacara Pemulihan Nilai-Nilai Luhur Tribrata diikuti oleh Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, Wakapolda Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, dan para pejabat utama Polda Kalteng. Mereka mengikuti upacara tersebut di Gedung Graha Bhayangkara, Mapolda Kalteng.

    Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol Erlan Munaji, menjelaskan bahwa upacara ini merupakan bagian integral dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meneguhkan kembali komitmen dan penghayatan terhadap nilai-nilai luhur Tribrata.

    Nilai-nilai Tribrata, yang meliputi kesadaran akan kewajiban, kesetiaan, dan pengabdian kepada negara dan masyarakat, merupakan landasan moral dan etika bagi setiap personel Polri. Nilai-nilai ini menjadi pedoman utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari.

    Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, menunjukkan tekad Polri untuk terus melakukan pembaruan internal. Suasana khidmat ini mencerminkan komitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kepolisian.

    Kombes Pol Erlan Munaji berharap upacara ini akan meningkatkan kesadaran, kedisiplinan, dan semangat pengabdian seluruh anggota Polri. Dengan demikian, Polri dapat terus memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik kepada masyarakat Indonesia. Semoga upaya ini dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian.

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Kesehatan,  Pendidikan,  SOSIAL

    Satres narkoba Palangka Raya Ringkus Pengedar Sabu 4,75 Gram

    𝙋𝙖𝙡𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙧𝙖𝙮𝙖, 𝙒𝙖𝙧𝙩𝙖 𝙋𝙚𝙣𝙖 𝙎𝙖𝙩𝙪, Senyap, namun efektif. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Palangka Raya kembali menorehkan prestasi dalam perang melawan narkoba. Seorang pria berusia 35 tahun berinisial MP berhasil diringkus pada Selasa (17/6/2025) di sebuah barak Jalan Akasia, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya. Penangkapan ini bermula dari informasi berharga yang diberikan oleh warga setempat mengenai dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika di kawasan tersebut.

    Petugas Satresnarkoba bergerak cepat menindaklanjuti informasi tersebut. Hasil penyelidikan yang cermat mengarah pada tersangka MP. Sekitar pukul 18.00 WIB, penangkapan dilakukan. Proses penggeledahan yang disaksikan oleh Ketua RT setempat membuahkan hasil yang signifikan. Ditemukan dua paket narkotika jenis sabu dengan berat kotor 4,75 gram. Paket pertama ditemukan di atas meja kamar, sementara paket kedua berada di dalam kantong baju kemeja milik tersangka.

    Tersangka MP tidak dapat mengelak. Ia mengakui bahwa kedua paket sabu tersebut adalah miliknya. Pengakuan ini semakin memperkuat bukti keterlibatannya dalam peredaran gelap narkoba. Dengan bukti yang cukup, tersangka MP langsung diamankan dan dibawa ke Mapolresta Palangka Raya untuk menjalani proses penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

    Kasatresnarkoba Polresta Palangka Raya, Kompol Agung Wijaya Kusuma, menjelaskan kronologi penangkapan dan temuan barang bukti tersebut. Beliau mengapresiasi kerja keras timnya dan informasi berharga dari masyarakat. Kerja sama antara polisi dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam memberantas peredaran narkoba.

    Penangkapan MP menjadi bukti nyata komitmen Polresta Palangka Raya dalam memerangi peredaran narkoba. Upaya pemberantasan narkoba terus digencarkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari pengaruh zat berbahaya tersebut. Polisi tidak akan pernah lelah dalam menjalankan tugasnya untuk melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.

    Tersangka MP kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 Subsider Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Tindak Pidana Narkotika. Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 hingga 20 tahun menanti di depan mata. Ini menjadi peringatan keras bagi siapa pun yang terlibat dalam peredaran gelap narkoba.

    Keberhasilan penangkapan MP di Jalan Akasia menjadi bukti bahwa upaya pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama yang solid antara pihak kepolisian dan masyarakat. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi daerah lain untuk semakin gencar memberantas peredaran narkoba dan menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi penerus bangsa.

  • Daerah,  hukum,  Opini,  Pendidikan,  SOSIAL

    Waspada dan Disiplin: Kasipropam Polresta Palangka Raya Pertegas Pengawasan Internal

    Waspada dan Disiplin: Kasipropam Polresta Palangka Raya Pertegas Pengawasan Internal

    𝙋𝙖𝙡𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙧𝙖𝙮𝙖, 𝙒𝙖𝙧𝙩𝙖 𝙋𝙚𝙣𝙖 𝙎𝙖𝙩𝙪, Pagi Rabu (18/6/2025), suasana serius menyelimuti apel Satuan Fungsi (Satfung) Sipropam Polresta Palangka Raya. AKP Husni Setiawan, Kepala Seksi Profesi dan Pengamanan (Kasipropam), memimpin langsung apel tersebut dan menyampaikan pesan penting dari Kapolresta, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H.: perketat pengawasan personel (Waspers) dan penegakan ketertiban dan disiplin (Gaktibplin) internal. Pesan ini menjadi penekanan penting untuk menjaga integritas dan profesionalisme anggota Polri.

    Sebagai garda terdepan pengawasan internal, Sipropam Polresta Palangka Raya mengemban tugas vital dalam mencegah terjadinya pelanggaran di lingkungan kesatuan. Waspers dan Gaktibplin menjadi instrumen kunci dalam upaya tersebut. AKP Husni Setiawan menekankan pentingnya pelaksanaan Waspers dan Gaktibplin secara rutin dan menyeluruh, tidak hanya pada pelaksanaan tugas kepolisian, pelayanan publik, maupun kegiatan lainnya yang dilakukan oleh Polresta dan Polsek jajaran.

    AKP Husni menjelaskan lebih lanjut bahwa Waspers yang ketat akan mampu mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran sejak dini. Pelanggaran yang menjadi perhatian khusus, seperti penyalahgunaan narkoba, keterlibatan dalam judi online, dan penyalahgunaan media sosial, menjadi fokus utama pengawasan. Deteksi dini akan mencegah dampak negatif yang lebih luas dan menjaga citra baik institusi Polri.

    Tidak hanya Waspers, Gaktibplin juga menjadi perhatian utama. Pengawasan terhadap kedisiplinan personel mencakup berbagai aspek, mulai dari penggunaan seragam dinas dan atribut, sikap tampang, hingga kelengkapan surat administrasi diri. Kedisiplinan merupakan cerminan profesionalisme dan menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Penerapan Waspers dan Gaktibplin yang ketat bukan hanya untuk mencegah pelanggaran, tetapi juga untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja anggota. Dengan disiplin yang tinggi, anggota Polri dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya Polri untuk terus meningkatkan kepercayaan publik.

    Melalui apel ini, AKP Husni Setiawan menegaskan kembali komitmen Polresta Palangka Raya dalam menjaga integritas dan profesionalisme anggotanya. Pengawasan internal yang ketat menjadi bukti nyata keseriusan institusi dalam menegakkan hukum dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.

    Dengan memperkuat Waspers dan Gaktibplin, Polresta Palangka Raya berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertib, dan profesional. Hal ini akan berdampak positif pada kinerja kepolisian dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Komitmen untuk menjaga integritas dan profesionalisme menjadi kunci dalam membangun citra positif dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  Nasional,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Bersama Membangun Palangka Raya: Kapolresta Jalin Sinergi dalam Perayaan Hari Jadi ke-68

    Bersama Membangun Palangka Raya: Kapolresta Jalin Sinergi dalam Perayaan Hari Jadi ke-68

    𝙥𝙖𝙡𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙧𝙖𝙮𝙖, 𝙒𝙖𝙧𝙩𝙖 𝙋𝙚𝙣𝙖 𝙎𝙖𝙩𝙪, Suasana khidmat menylimuti halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya pada Selasa (17/6/2025). Di tengah rangkaian upacara Peringatan Hari Jadi ke-68 Kota Palangka Raya, terlihat kehadiran Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., Kapolresta Palangka Raya. Kehadiran beliau bukan sekadar kehadiran fisik, melainkan simbol kuatnya sinergitas antara institusi Polri dan Pemerintah Kota dalam membangun Palangka Raya yang lebih maju dan sejahtera.

    Upacara peringatan tersebut dihadiri oleh Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tamu undangan lainnya. Kehadiran mereka semua merepresentasikan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Suasana kebersamaan dan kekhidmatan begitu terasa, menunjukkan semangat persatuan yang kuat dalam memajukan Kota Palangka Raya.

    Kehadiran Kapolresta Palangka Raya menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Stabilitas Kamtibmas merupakan fondasi penting bagi pembangunan yang berkelanjutan. Dengan terjaminnya keamanan dan ketertiban, pelayanan publik dapat berjalan optimal dan pembangunan dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

    Usai upacara, Kombes Pol. Dedy Supriadi menegaskan kembali komitmen Polresta Palangka Raya untuk terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas Kamtibmas. Beliau menekankan pentingnya sinergitas antara Polri dan Pemerintah Kota dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Palangka Raya. Hal ini menunjukkan bahwa keamanan dan pembangunan merupakan dua hal yang saling berkaitan dan harus berjalan beriringan.

    Perayaan Hari Jadi Kota Palangka Raya ke-68 ini tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan perjalanan panjang kota ini, tetapi juga sebagai refleksi dan perencanaan untuk masa depan. Semangat kebersamaan dan kerja sama antar elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi Palangka Raya sebagai kota yang maju, aman, dan sejahtera.

    Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi ke-68 berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Hal ini mencerminkan semangat persatuan dan kesatuan yang kuat di tengah masyarakat Palangka Raya. Keberhasilan penyelenggaraan upacara ini menjadi bukti nyata bahwa dengan sinergi dan kerja sama yang solid, Palangka Raya dapat terus berkembang dan mencapai kemajuan yang pesat.

    Peringatan Hari Jadi Kota Palangka Raya ke-68 menjadi bukti nyata bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang harmonis antara pemerintah, kepolisian, dan seluruh lapisan masyarakat. Semoga semangat persatuan dan kesatuan ini terus terjaga dan menjadi pendorong utama dalam membangun Palangka Raya yang lebih maju, aman, dan sejahtera di masa mendatang.

  • Artikel,  Daerah,  Kesehatan,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  SOSIAL

    Tetesan Darah, Bukti Bakti Bhayangkara: Polresta Palangka Raya Sukses Gelar Donor Darah

    Tetesan Darah, Bukti Bakti Bhayangkara: Polresta Palangka Raya Sukses Gelar Donor Darah

    𝙥𝙖𝙡𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙧𝙖𝙮𝙖 , 𝙒𝙖𝙧𝙩𝙖 𝙋𝙚𝙣𝙖 𝙎𝙖𝙩𝙪,Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Palangka Raya menggelar kegiatan donor darah yang berlangsung sukses di Aula Yusuf Suganda, Mapolresta Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut Km. 3,5, Selasa (17/6/2025). Bukan sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat Kota Palangka Raya. Puluhan kantong darah berhasil dikumpulkan, sebuah sumbangan berharga yang akan disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menolong mereka yang membutuhkan.

    Kegiatan donor darah ini diikuti oleh personel Polresta Palangka Raya dan jajarannya, serta masyarakat umum yang dengan antusiasme tinggi turut berpartisipasi. Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terpancar jelas dari setiap peserta yang hadir, menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak mengenal batas institusi. Tetesan demi tetesan darah yang diberikan menjadi simbol nyata dari rasa kemanusiaan dan solidaritas.

    Kasidokkes Polresta Palangka Raya, Ipda Irawan Rezky Iswara, mewakili Kapolresta Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat. Lebih dari sekadar menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga hadir untuk memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam hal ketersediaan stok darah yang sangat vital.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam bentuk kepedulian sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Ipda Irawan. Pernyataan ini menegaskan bahwa peran Polri meluas hingga ke ranah kemanusiaan, membangun citra positif dan mempererat hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat.

    Kegiatan donor darah ini juga menjadi bagian dari rangkaian acara dalam menyambut Hari Bhayangkara. Bukan hanya upacara dan kegiatan formal, Polresta Palangka Raya memilih untuk merayakannya dengan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa peringatan Hari Bhayangkara dimaknai sebagai momentum untuk semakin mendekatkan diri dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

    Suasana selama kegiatan berlangsung sangat kondusif, tertib, dan penuh semangat. Antusiasme para peserta menjadi bukti nyata keberhasilan kegiatan ini. Keberhasilan pengumpulan puluhan kantong darah menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan rasa kemanusiaan masih sangat tinggi di tengah masyarakat Palangka Raya.

    Kegiatan donor darah ini bukan hanya sekadar berhasil mengumpulkan darah, tetapi juga berhasil mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir untuk melindungi dan melayani masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk turut serta berkontribusi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

  • AGAMA,  Artikel,  Bisnis,  Daerah,  hukum,  Kriminal,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Polsubsektor Baun Bango: Jembatan Emas Polri untuk Masyarakat Katingan

    Polsubsektor Baun Bango: Jembatan Emas Polri untuk Masyarakat Katingan

    palangkaraya . warta pena satu. Polri kembali menorehkan prestasi gemilang dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selasa pagi (17 Juni 2025), Kapolres Katingan, AKBP Chandra Ismawanto, S.I.K., secara resmi meresmikan Polsubsektor Baun Bango. Berlokasi di Desa Baun Bango, Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan, peresmian ini menandai langkah nyata Polri dalam memperkuat kehadirannya di tengah-tengah masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Tasik Payawan dan Kamipang.

    Peresmian yang dimulai pukul 09.45 WIB ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting. Selain Kapolres dan jajaran pejabat utama Polres Katingan, turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang Katingan beserta pengurus, Ketua Ranting Bhayangkari Tasik Payawan, Camat Kamipang, Danramil 1019-02 Kamipang, Kapolsek Tasik Payawan dan Kamipang, para kepala desa se-Kecamatan Kamipang, serta tokoh masyarakat, agama, adat, dan warga penerima bantuan sosial. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata dukungan dan sinergitas yang kuat antara Polri dan seluruh elemen masyarakat Katingan.

    Dalam sambutannya, Kapolres Katingan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Polsubsektor Baun Bango. Beliau menekankan bahwa keberadaan Polsubsektor ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Peresmian Polsubsektor Baun Bango bukan hanya sekadar seremonial belaka. Acara ini juga diramaikan dengan kegiatan sosial yang menyentuh hati. Polri menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat dan warakauri, serta memberikan bantuan peralatan pertanian dan perikanan. Tindakan nyata ini menunjukkan kepedulian Polri terhadap kesejahteraan warga dan menjadi simbol sinergitas yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik.

    Kehadiran Polsubsektor Baun Bango diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Dengan jarak yang lebih dekat dan aksesibilitas yang lebih mudah, masyarakat dapat lebih leluasa menyampaikan aspirasi, saran, dan kritik membangun kepada pihak kepolisian. Hal ini akan memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, sehingga terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.

    Lebih dari sekadar pos polisi, Polsubsektor Baun Bango diharapkan menjadi pusat informasi dan layanan masyarakat. Warga dapat dengan mudah mengakses berbagai informasi terkait keamanan, mendapatkan bantuan, dan melaporkan permasalahan yang mereka hadapi. Dengan demikian, Polsubsektor ini akan menjadi jembatan emas yang menghubungkan Polri dengan masyarakat, memperkuat ikatan, dan membangun kepercayaan.

    Dengan diresmikannya Polsubsektor Baun Bango, Polres Katingan telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi warga, serta memperkuat sinergitas antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Katingan. Semoga Polsubsektor Baun Bango menjadi simbol nyata kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan.

  • Artikel,  Ekonomi,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Pelantikan Pengurus dan Musyawarah Cabang DPC IPKI Jakarta Barat Sukses Digelar

    Jakarta,Warta Pena Satu.

    Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jakarta Barat baru saja menggelar pelantikan pengurus dan Musyawarah Cabang (Muscab) pada hari Kamis,12 Juni 2025, bertempat di Kantor Wali Kota Jakarta Barat,berjalan lancar dan sukses.

    Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh pengurus IPKI tingkat pusat,perwakilan daerah,tokoh masyarakat,serta jajaran pemerintah Jakarta Barat, Suasana penuh semangat kebersamaan dan optimisme mewarnai jalannya acara tersebut.Dalam sambutannya, Ketua Umum yang diwakili Sekjen IPKI menekankan pentingnya konsolidasi organisasi di tingkat cabang guna menjaga relevansi IPKI di tengah dinamika sosial dan politik bangsa.

    Dalam kesempatan terpisah, ketua terpilih Albert Siagian mengatakan bahwa “Tema
    Memajukan Kehidupan Bangsa bukan hanya slogan, tetapi panggilan bagi kita semua untuk turut aktif membangun masyarakat yang adil, makmur, dan berdaulat berdasarkan semangat perjuangan kemerdekaan,”. Lanjutnya, bahwa IPKI Jakarta Barat akan menekankan penguatan
    ekonomi masyarakat khususnya ekonomi berbasis UMKM.

    Pelantikan pengurus baru DPC IPKI Jakarta Barat menandai babak baru bagi organisasi kepemudaan ini di wilayah Jakarta Barat. Pengurus yang dilantik diharapkan mampu membawa IPKI Jakarta Barat semakin maju dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. Komitmen untuk meningkatkan kualitas organisasi dan pengabdian kepada masyarakat menjadi fokus utama kepengurusan yang baru.

    Ketua DPC IPKI Jakarta Barat yang baru dilantik,Ketua, Albert Siagian dalam sambutannya menyampaikan visi dan misi kepengurusannya.Musyawarah ini juga menjadi momentum penting untuk pemilihan kepengurusan cabang yang
    baru, pembahasan program kerja strategis, serta penguatan sinergi antaranggota dalam
    mewujudkan visi IPKI sebagai wadah patriotisme modern. Setelah Muscab selesai dilakukan,dilanjutkan acara Pelantikan DPC IPKI Jakarta Barat yang dilakukan secara simbolis penyerahan Pataka Organisasi dari Ketua Harian DPW IPKI DK Jakarta kepada Albert Siagian sebagai Ketua DPC IPKI Jakarta Barat yang baru terpilih.

    Wali Kota Jakarta Barat, dalam sambutannya yang diwakili Bagian Pemerintahan,menyampaikan apresiasi atas kiprah IPKI dalam merawat semangat kebangsaan dan mendorong pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun nasional.

    Dengan dilantiknya pengurus baru dan terselenggaranya musyawarah cabang yang sukses, diharapkan DPC IPKI Jakarta Barat dapat semakin solid dan berkontribusi positif bagi masyarakat Jakarta Barat. Komitmen untuk mewujudkan visi dan misi organisasi akan terus dijaga dan diwujudkan melalui berbagai program kerja yang terencana dan terukur.

  • AGAMA,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Internasional,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Hayya 3 Gaza: Ribuan Penonton di Bekasi Sambut Film Kemanusiaan Palestina

    Hayya 3 Gaza: Ribuan Penonton di Bekasi Sambut Film Kemanusiaan Palestina

    Jakarta, warta Pena satu, Film Hayya 3 Gaza sukses membangkitkan kepedulian publik terhadap isu kemanusiaan di Palestina. Acara nonton bareng (Nobar) dan meet & greet yang digelar di CGV Bekasi Trade Center pada Sabtu, 14 Juni 2025, dipadati ribuan penonton, membuktikan besarnya empati masyarakat Indonesia.

    Antusiasme penonton terlihat dari penuhnya enam studio CGV Bekasi yang menayangkan film tersebut secara serentak. Salah satu studio bahkan dipesan khusus oleh komunitas Rescue Masyumi Peduli, berkolaborasi dengan Aktivis Alumni ISTN dan grup WhatsApp Palestina Merdeka. Ketiga komunitas ini secara spontan berinisiatif untuk menggelar acara nobar tersebut.

    Ketua Panitia Nobar, Abdul Rojak, menjelaskan bahwa film Hayya 3 Gaza bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah ajakan nyata untuk peduli terhadap penderitaan rakyat Palestina. Lebih dari 1.500 penonton memadati CGV Bekasi, dengan beberapa di antaranya bahkan membeli tiket hanya untuk berdonasi. Keberhasilan film ini juga terlihat dari jumlah penonton yang mencapai 40.000 orang di hari pertama penayangan.

    Ir. Agung Mandala, pimpinan Rescue Masyumi Peduli, mengungkapkan awalnya acara nobar direncanakan di CGV Lagoon Bekasi pada tanggal 12 Juni, bertepatan dengan penayangan perdana. Namun, karena kendala teknis, acara tersebut dipindahkan ke CGV BTC Bekasi Timur. Ir. Agung Mandala juga memfasilitasi tiket gratis bagi 16 santri yatim dari Pesantren Terpadu Daarul Fikri dan 14 anak yatim dari Bendungan Hilir.

    Nobar dan meet & greet ini tak hanya dihadiri penonton lokal, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri, seperti Singapura. Acara tersebut menjadi momen solidaritas yang luar biasa, ditandai dengan penyerahan donasi untuk Palestina Merdeka dari Ir. Agung Mandala kepada sutradara Jastis Arimba, disaksikan oleh aktor Husein Alatas dan para inisiator nobar. Kenang-kenangan berupa kaos juga diberikan kepada Jastis Arimba, Husein Alatas, dan penulis Asma Nadia.

    Film Hayya 3 Gaza sendiri mengisahkan Abdullah Gaza, anak yatim piatu berusia 8 tahun yang tinggal di panti asuhan. Kisah menjadi emosional ketika Gaza diculik oleh ayah kandungnya, Beni (diperankan Husein Alatas), yang berniat menjualnya. Karakter Beni yang tragis menjadi sorotan utama dalam film ini.

    Sutradara Jastis Arimba, yang berkolaborasi dengan Asma Nadia dan Hayati Ayatillah, mengatakan bahwa film ini, bagian ketiga dari trilogi Hayya yang diproduksi oleh Warna Pictures, dikemas sebagai drama keluarga yang menyentuh dan reflektif. Ia berharap penonton dapat merenungkan sejauh mana keterlibatan mereka dalam memperjuangkan nasib saudara-saudara di Palestina.

    Dukungan terhadap film ini datang dari berbagai pihak, termasuk tokoh nasional dan organisasi seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menteri Kebudayaan Fadli Zon bahkan menyebutnya sebagai karya penting dalam melawan propaganda genosida. Dalam dua hari pertama penayangan, film ini telah ditonton lebih dari 50.000 orang dan masih terus tayang di bioskop seluruh Indonesia.

    Jastis Arimba mengajak masyarakat untuk menyebarluaskan pesan film ini dan mengajak keluarga dan kerabat untuk menonton, mengingat 40 persen keuntungan tiket akan disumbangkan untuk rakyat Palestina. Ia menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari publik untuk menjaga agar film ini tetap tayang.

    Film yang juga dibintangi oleh Cut Syifa, Amna Shahab, Oki Setiana Dewi, dan lainnya ini, dengan lagu tema “Surga Menanti” oleh Melly Goeslaw dan Mostafa Atef, mengusung pesan kemanusiaan yang universal, melewati batas agama, generasi, dan negara.

  • AGAMA,  Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Internasional,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Hayya 3 Gaza: Ribuan Penonton di Bekasi Sambut Film Kemanusiaan Palestina

    Hayya 3 Gaza: Ribuan Penonton di Bekasi Sambut Film Kemanusiaan Palestina

    Jakarta,warta Pena satu, Film Hayya 3 Gaza sukses membangkitkan kepedulian publik terhadap isu kemanusiaan di Palestina. Acara nonton bareng (Nobar) dan meet & greet yang digelar di CGV Bekasi Trade Center pada Sabtu, 14 Juni 2025, dipadati ribuan penonton, membuktikan besarnya empati masyarakat Indonesia.

    Antusiasme penonton terlihat dari penuhnya enam studio CGV Bekasi yang menayangkan film tersebut secara serentak. Salah satu studio bahkan dipesan khusus oleh komunitas Rescue Masyumi Peduli, berkolaborasi dengan Aktivis Alumni ISTN dan grup WhatsApp Palestina Merdeka. Ketiga komunitas ini secara spontan berinisiatif untuk menggelar acara nobar tersebut.

    Ketua Panitia Nobar, Abdul Rojak, menjelaskan bahwa film Hayya 3 Gaza bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah ajakan nyata untuk peduli terhadap penderitaan rakyat Palestina. Lebih dari 1.500 penonton memadati CGV Bekasi, dengan beberapa di antaranya bahkan membeli tiket hanya untuk berdonasi. Keberhasilan film ini juga terlihat dari jumlah penonton yang mencapai 40.000 orang di hari pertama penayangan.

    Ir. Agung Mandala, pimpinan Rescue Masyumi Peduli, mengungkapkan awalnya acara nobar direncanakan di CGV Lagoon Bekasi pada tanggal 12 Juni, bertepatan dengan penayangan perdana. Namun, karena kendala teknis, acara tersebut dipindahkan ke CGV BTC Bekasi Timur. Ir. Agung Mandala juga memfasilitasi tiket gratis bagi 16 santri yatim dari Pesantren Terpadu Daarul Fikri dan 14 anak yatim dari Bendungan Hilir.

    Nobar dan meet & greet ini tak hanya dihadiri penonton lokal, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri, seperti Singapura. Acara tersebut menjadi momen solidaritas yang luar biasa, ditandai dengan penyerahan donasi untuk Palestina Merdeka dari Ir. Agung Mandala kepada sutradara Jastis Arimba, disaksikan oleh aktor Husein Alatas dan para inisiator nobar. Kenang-kenangan berupa kaos juga diberikan kepada Jastis Arimba, Husein Alatas, dan penulis Asma Nadia.

    Film Hayya 3 Gaza sendiri mengisahkan Abdullah Gaza, anak yatim piatu berusia 8 tahun yang tinggal di panti asuhan. Kisah menjadi emosional ketika Gaza diculik oleh ayah kandungnya, Beni (diperankan Husein Alatas), yang berniat menjualnya. Karakter Beni yang tragis menjadi sorotan utama dalam film ini.

    Sutradara Jastis Arimba, yang berkolaborasi dengan Asma Nadia dan Hayati Ayatillah, mengatakan bahwa film ini, bagian ketiga dari trilogi Hayya yang diproduksi oleh Warna Pictures, dikemas sebagai drama keluarga yang menyentuh dan reflektif. Ia berharap penonton dapat merenungkan sejauh mana keterlibatan mereka dalam memperjuangkan nasib saudara-saudara di Palestina.

    Dukungan terhadap film ini datang dari berbagai pihak, termasuk tokoh nasional dan organisasi seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menteri Kebudayaan Fadli Zon bahkan menyebutnya sebagai karya penting dalam melawan propaganda genosida. Dalam dua hari pertama penayangan, film ini telah ditonton lebih dari 50.000 orang dan masih terus tayang di bioskop seluruh Indonesia.

    Jastis Arimba mengajak masyarakat untuk menyebarluaskan pesan film ini dan mengajak keluarga dan kerabat untuk menonton, mengingat 40 persen keuntungan tiket akan disumbangkan untuk rakyat Palestina. Ia menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari publik untuk menjaga agar film ini tetap tayang.

    Film yang juga dibintangi oleh Cut Syifa, Amna Shahab, Oki Setiana Dewi, dan lainnya ini, dengan lagu tema “Surga Menanti” oleh Melly Goeslaw dan Mostafa Atef, mengusung pesan kemanusiaan yang universal, melewati batas agama, generasi, dan negara.

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL,  Uncategorized

    IPKI Gelar Musyawarah Cabang di Jakarta Barat, usung Tema “Memajukan Kehidupan Bangsa”

    Jakarta, Warta Pena Satu, 12 Juni 2025 – Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) pada hari Kamis, 12 Juni 2025, bertempat di Kantor Walikota Jakarta Barat.

    Muscab ini dilakukan untuk membentuk kepengurusan baru yaitu DPC IPKI Jakarta Barat. Acara ini mengusung tema “Memajukan Kehidupan Bangsa”, sebagai bentuk komitmen IPKI dalam memperkuat peran serta masyarakat dalam pembangunan nasional dan pelestarian nilai-nilai perjuangan kemerdekaan.Musyawarah Cabang ini dihadiri oleh pengurus IPKI tingkat pusat, perwakilan daerah, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah kota Jakarta Barat.

    Dalam sambutannya, Ketua Umum yang diwakili Sekjen IPKI menekankan pentingnya konsolidasi organisasi di tingkat cabang guna menjaga relevansi IPKI di tengah dinamika sosial dan politik bangsa.

    Pada kesempatan terpisah, ketua terpilih Albert Siagian mengatakan bahwa “TemaMemajukan Kehidupan Bangsa bukan hanya slogan, tetapi panggilan bagi kita semua untuk turut aktif membangun masyarakat yang adil, makmur, dan berdaulat berdasarkan semangat perjuangan kemerdekaan” dan IPKI Jakarta Barat akan menekankan penguatan ekonomi masyarakat khususnya ekonomi berbasis UMKM.

    Musyawarah ini juga menjadi momentum penting untuk pemilihan kepengurusan cabang yang baru, pembahasan program kerja strategis, serta penguatan sinergi antar anggota dalam mewujudkan visi IPKI sebagai wadah patriotisme modern.

    Setelah Muscab selesai dilakukan, dilanjutkan acara Pelantikan DPC IPKI Jakarta Barat yang dilakukan secara simbolis penyerahan Pataka Organisasi dari Ketua Harian DPW IPKI DK Jakarta kepada Albert Siagian sebagai Ketua DPC IPKI Jakarta Barat yang baru terpilih.

    Walikota Jakarta Barat, dalam sambutannya yang diwakili Bagian Pemerintahan, menyampaikan apresiasi atas kiprah IPKI dalam merawat semangat kebangsaan dan mendorong pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun nasional.

    IPKI terus berkomitmen untuk menjadi jembatan antara nilai-nilai sejarah perjuangan kemerdekaan dengan tantangan dan peluang zaman kini, serta mengajak generasi muda untuk terlibat aktif dalam gerakan kebangsaan yang inklusif dan progresif.

Wartapenasatu.com @2025