SOSIAL
DPD Partai Kongres Provinsi Sumut,Mengajak Pejuang-Pejuang Ingin Menjadi Pengurus Ditingkat DPC
- DPD Partai Kongres Provinsi Sumut,Mengajak Pejuang-Pejuang Ingin Menjadi Pengurus Ditingkat DPC

Medan,Sumatera Utara :wartapenasatu.com-Menghadapi Pemilihan Calon Kepala Daerah (Cakada) pada tahun 2029,DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara Firman Sirait mengajak rekan pejuang menjadi pengurus sebagai Ketua Partai Kongres di tingkat DPC (Kabupaten/Kota) saat tim media mensingahi di kantor sekretariat DPD Partai Kongres pada Selasa 13/1/2026.
Firman Sirait mengatakan kepada tim media bahwa DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara membenarkan bahwa kepengurusan DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara sudah terbentuk dan DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara sudah mendapatkan SK dari DPP Partai Kongres.
Sesuai amanah dari DPP Partai Kongres sebelum Partai Politik (Parpol) baik yang lama dan baru akan di verifikasi oleh KPU daerah masing-masing pada tahun 2027. Partai Kongres tidak perlu lagi di ulang Verifikasi Administrasi (Vermin) karena Partai Kongres sudah terdaftar di Kemenhumham RI jadi Partai Kongres tinggal mengikuti Verifikasi Faktual (Verfak) insyah allah di adakan pada tahun 2028 yang akan datang,ujar Firman Sirait.Untuk sampai ini baru dua DPC Kabupaten/Kota yang sudah terbentuk DPC Kota Medan,DPC Deli Serdang,untuk Kabupaten/Kota ada 34 jadi sesuai arahan dari KPU RI harus ada 75% kepengurusan di tingkat DPC Kabupaten/Kota.Berarti 17 DPC Kabupaten/Kota harus memenuhi persyaratan kelengkapan kepengurusan.
Apa itu Verifikasi Faktual adalah pada saat petugas-petugas KPU di daerah masing-masing mencek kelengkapan kepengurusan Partai mulai dari tingkat Provinsi,Kabupaten/Kota pada tahun 2028.
Saya sebagai Ketua DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara mengajak rekan-rekan pejuang di seluruh sumut ingin bergabung menjadi Anggota/Pengurus DPC Kabupaten/Kota silahkan hubungi di nomor Hp/Wa 081264811374.Di Partai Kongres bagi rekan pejuang DPC Kabupaten/Kota di utamakan kader-kader Partai Kongres ikut peserta Caleg,dan Cakada pada tahun 2029 tanpa mahar asalkan memenuhi persyaratan yang berlaku di Partai Kongres.
Bersama DPP PDI Perjuangan Bupati Tapteng Beri Bantuan Peralatan Sekolah di Sekolah Darurat di Posko Pengungsian Kebun Pisang
Bersama DPP PDI Perjuangan Bupati Tapteng Beri Bantuan Peralatan Sekolah di Sekolah Darurat di Posko Pengungsian Kebun Pisang
Tap Teng,Sumatera Utara : wartapenasatu.com- Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, S.H., M.H., meninjau dan memberikan bantuan peralatan sekolah di Sekolah Darurat Bencana di Posko Pengungsian Terpadu Kebun Pisang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah Tapteng Provinsi Sumatra Utara (Sumut),Rabu (7/01/2025).

Dengan turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Boy Rahman Hasibuan, S.IP, M.AP, Camat Badiri Saufi Ahmad Pasaribu, S.Kom, M.M
, Plt. Ketua DPC PDI Perjuangan Tapteng Sarma Hutajulu, S.H., dan relawan dari DPP PDI PerjuanganKunjungan Bupati dilakukan untuk memastikan proses pendidikan tetap berjalan bagi para pelajar yang terdampak bencana alam.”
Masinton, menyapa para siswa, dan memberikan semangat, serta hiburan agar anak-anak tetap ceria dan termotivasi untuk belajar meskipun berada dalam situasi darurat.
Ia juga membagikan bantuan berupa tas sekolah, buku, serta alat tulis guna menunjang kebutuhan belajar para pelajar.
“Tetap semangat ya anak-anak. Untuk kebutuhan sekolah tidak perlu dikhawatirkan, semua akan kita fasilitasi,” ujarnya. di hadapan para siswa dan guru.Masinton menegaskan: “Proses belajar mengajar pascabencana dilakukan dengan pendekatan pembelajaran menyenangkan, trauma healing, serta dukungan psikososial bagi peserta didik.” katanya. info Disinfokom Tapteng
Pendekatan ini diharapkan mampu memulihkan kondisi mental anak-anak sekaligus menjaga semangat belajar mereka.
Kesiapan sekolah darurat ditandai dengan sejumlah langkah konkret yang telah direncanakan sejak awal dan langsung diimplementasikan oleh pemerintah daerah bersama pihak terkait.
Untuk sekolah-sekolah yang masih terisolasi, seperti SD Sigiringgiring dan SD Hutanabolon 3, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di tenda darurat yang disiapkan oleh Kementerian Pendidikan.
Meski berlangsung dalam kondisi terbatas, aktivitas belajar mengajar tetap berjalan. Pemkab Tapteng saat ini juga memfokuskan upaya pada pembersihan ruang-ruang sekolah agar aktivitas pendidikan dapat segera kembali normal.
“Dalam kesempatan itu juga Masinton meninjau pelayanan kesehatan di Posko Pengungsian Terpadu Kebun Pisang Kecamatan Badiri.”
Melalui kunjungan ini, Pemkab Tapteng menegaskan komitmennya untuk memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi, sekaligus menumbuhkan harapan dan optimisme bagi generasi muda di tengah proses pemulihan pascabencana.
(Reporter MWPS Sumut: t.rait)GERAKAN DONOR DARAH DARI DESA UNTUK INDONESIA
KoordinasiSerang Banten wartapenasatu.com
Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia, Wujud Gotong Royong Kemanusiaan 12 Januari 2026
Serang – Dalam rangka memperingati Hari Desa, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggelar Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia di Pendopo Kantor Bupati Serang. Kegiatan ini diangkat sebagai bentuk nyata implementasi nilai gotong royong dan kepedulian komunitas desa terhadap aspek kemanusiaan yang mendasar.
Acara ini menghadirkan berbagai unsur penting dari pemerintah dan masyarakat. Hadir secara langsung Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal, Dr. Drs. Mulyadin Malik, M.Si, CIGS, yang bertindak sebagai perwakilan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Juga turut hadir Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, bersama jajaran pimpinan perangkat daerah Kabupaten Serang, aparatur pemerintah terkait, serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat desa dan kota.
Gerakan donor darah ini merupakan hasil kerja sama sinergis antara Kemendes PDT dengan Pemerintah Kabupaten Serang. Sebagai mitra pelaksana teknis, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang turut memberikan dukungan penuh dalam penyelenggaraan, mulai dari persiapan fasilitas hingga pelayanan kesehatan bagi para pendonor. Kolaborasi lintas instansi ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mendukung aksi kemanusiaan yang berbasis pada potensi dan peran desa.
Selain pihak pemerintah, partisipasi dari sektor swasta dan lembaga sosial juga memperkaya kegiatan ini. Yayasan Lumbung Kita Sejahtera (YLKS) Ibu Indriyani Wolff serta PT LUBKITA Bapak Stenly Wolff Pemimpin Perusahaan turut berkontribusi dengan memberikan dukungan nyata dalam pelaksanaan program. Kehadiran mereka memperkuat sinergi antara pemerintah dan pemangku kepentingan non-pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, perwakilan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Dr. Drs. Mulyadin Malik, M.Si, CIGS sebagai Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal.
> “Desa bukan sekadar angka dalam statistik pembangunan ekonomi. Hari ini kita membuktikan bahwa desa adalah jantung kemanusiaan Indonesia. Melalui gerakan donor darah ini, kita mengirimkan pesan kuat: bahwa dari desa, kita merajut kembali semangat gotong royong yang menjadi napas hidup bangsa ini.”
—

menyampaikan makna mendasar dari gerakan ini. Menurutnya, donor darah dari desa merupakan bentuk konkret kontribusi komunitas lokal dalam membantu sesama yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa desa tidak hanya berperan sebagai pusat pembangunan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga sebagai wadah penguatan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi landasan solidaritas bangsa.
Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengucapkan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang penuh makna ini. Ia berharap Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia dapat berkembang menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, termasuk pemuda desa, kelompok perempuan, dan berbagai organisasi masyarakat lokal. Pemerintah Kabupaten Serang, ujarnya, akan mendukung penuh setiap inisiatif sosial yang memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat luas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bentuk kontribusi kemanusiaan dapat terus meningkat. Selain itu, gerakan ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa Indonesia, sekaligus menunjukkan peran strategis desa dalam membangun solidaritas sosial dan memperkuat tali persaudaraan antarwarga negara.
BY:NOKSRIE78
Leonardo Sirait: Kehadiran Wapres Gibran di Papua Adalah Pengabdian, Bukan Pengasingan
Papua wartapenasatu.com
Papua – Ketua Umum Laskar Gibran, Leonardo Sirait, S.Ds., M.Pd., menyatakan dukungan penuh atas kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Papua yang dimulai Selasa (13/1). Kunjungan tersebut dinilai sebagai langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan di Indonesia Timur.
Kunjungan Wapres Gibran meliputi sejumlah wilayah, antara lain Biak Numfor, Wamena, dan Yahukimo. Leonardo menilai kehadiran langsung Wakil Presiden menjadi bukti komitmen pemerintah pusat dalam memastikan program prioritas nasional berjalan hingga ke daerah terpencil.
Menanggapi isu yang menyebut kunjungan Wapres ke Papua sebagai bentuk “pengasingan”, Leonardo Sirait dengan tegas membantah narasi tersebut. Ia menegaskan bahwa isu itu tidak berdasar dan cenderung memelintir fakta.
Menurut Leonardo, kehadiran Wapres Gibran di Papua, termasuk bermalam di Wamena, justru mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab negara terhadap masyarakat Papua. Ia menilai kunjungan tersebut merupakan wujud nyata pengabdian kepada rakyat.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran juga meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SRMA 41 Biak. Leonardo menyebut Laskar Gibran telah menyiagakan tim monitoring di 32 provinsi, termasuk Papua, untuk memastikan kualitas dan efektivitas program.
Ia menambahkan, program tersebut mengedepankan pemanfaatan pangan lokal Papua sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Anak-anak di Papua diharapkan memperoleh standar gizi yang setara dengan wilayah lain di Indonesia.
Selain itu, Leonardo menginstruksikan jajaran DPD Laskar Gibran Papua untuk aktif menyerap aspirasi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Aspirasi tersebut akan dirangkum sebagai bahan masukan bagi pemerintah ke depan.BY:NOKSRIE78

Gotong Royong Kemanusiaan, Desa Ambil Peran Bersama LUBKITA Lewat Donor Darah

Ibu Indriyani Wolff Ketua YAYASAN LUMBUNG KITA SEJAHTERA (YLKS)ikut berpartisipasi donor darah
Serang wartapenasatu.comGerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia, Wujud Gotong Royong Kemanusiaan
Serang — Dalam rangka memperingati Hari Desa, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggelar Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia yang berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Serang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata gotong royong dan kepedulian desa terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, yang di wakili Dr. Drs. Mulyadin Malik, M.Si, CIGS sebagai Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal. bersama Bupati Serang, Ibu Ratu Tatu Chasanah, jajaran pimpinan perangkat daerah Kabupaten Serang, serta unsur aparatur pemerintah dan masyarakat.
Gerakan donor darah ini terselenggara atas kerja sama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dengan Pemerintah Kabupaten Serang, serta didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang sebagai mitra pelaksana kegiatan. Sinergi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung aksi kemanusiaan berbasis desa.
Dalam kesempatan tersebut, Yayasan Lumbung Kita Sejahtera oleh Ibu Indriyani Wolff serta PT LUBKITA yang di Pimpin oleh Bapak Stenly Wolff turut berpartisipasi dan memberikan dukungan nyata dalam pelaksanaan program donor darah. Kehadiran mitra swasta dan yayasan sosial ini memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan non-pemerintah.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menyampaikan bahwa gerakan donor darah ini merupakan bentuk konkret kontribusi desa dalam membantu sesama serta memperkuat solidaritas sosial. Menurutnya, desa tidak hanya menjadi pusat pembangunan ekonomi, tetapi juga pusat nilai-nilai kemanusiaan.
Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap gerakan donor darah dapat menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Serang mendukung penuh kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah semakin meningkat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa desa memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas dan kemanusiaan untuk Indonesia.BY:NOKSRIE78
Wujudkan Lingkungan Kerja Nyaman, Bapas Nusakambangan Lakukan Kerja Bakti
WARTSPENASATUJATIM | Nusakambangan, 13 Januari 2026 – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Nusakambangan melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan kantor sebagai upaya menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan kerja.
Kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan suasana kantor yang asri, bersih, dan enak dipandang, sekaligus mendukung kenyamanan pegawai dalam menjalankan tugas serta memberikan kesan positif bagi tamu dan penerima layanan.
Kegiatan kerja bakti diikuti oleh seluruh pegawai Bapas Nusakambangan, termasuk Kepala Bapas Kelas II Nusakambangan, Bapak R. M. Dwi Arnanto, beserta seluruh jajaran.
Kehadiran pimpinan dalam kegiatan ini menjadi bentuk teladan dan komitmen bersama dalam menjaga lingkungan kerja yang sehat dan nyaman.
Kerja bakti diawali dengan pembersihan area luar kantor, meliputi pencabutan dan pemotongan rumput, perapian tanaman, serta pengumpulan dan pembuangan sampah di sekitar lingkungan kantor.
Area luar yang bersih dan tertata diharapkan dapat menciptakan kesan lingkungan kerja yang rapi dan menyenangkan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan area dalam bangunan kantor, seperti menyapu dan mengepel ruangan, serta membersihkan pintu dan fasilitas kantor lainnya.
Melalui kegiatan ini, Bapas Nusakambangan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Red)***
Kecamatan Pagedangan Tuan Rumah MTQ Ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang
Wartapena Satu. Com /TNG-Banten
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang resmi digelar di Kecamatan Pagedangan pada tanggal 8 sampai dengan 13 Januari 2026.

Dalam sambutannya, Camat Pagedangan Daniel Ramdani S.Sos., M.SI, menyampaikan terlebih dahulu ucapan terimakasih dan selamat datang kepada para tamu undangan serta para kafilah dari 29 kecamatan guna mengikuti kegiatan MTQ ke-56 tingkat Kabupaten Tangerang tahun 2026 yang diselenggarakan di kecamatan tersebut.
Menurut Daniel Ramdani, MTQ ini merupakan sebuah kehormatan, kebanggaan dan amanah besar bagi Kecamatan Pagedangan yang telah di percaya oleh Bupati Kabupaten Tangerang menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-56.
“Kepercayaan ini tentu tidak kami maknai hanya sebagai seremonial semata, tetapi sebagian bentuk tanggungjawab moral dan sosial untuk memberikan pelayanan terbaik, menciptakan suasana yang aman, nyaman, religius serta penuh semangat ukhuwah islamiyah bagi seluruh peserta dan tamu undangan,” ungkap Daniel Ramdani saat menyampaikan sambutannya dalam pembukaan MTQ Ke-56 tingkat Kabupaten Tangerang, berlokasi di wilayah Kecamatan Pagedangan Kamis, (8/1/26) malam.
Lebih lanjut, kata Daniel Ramdani, sebagai wilayah yang berkembang Kecamatan Pagedangan juga merupakan bagian integral dari dinamika pembangunan di Kabupaten Tangerang.
“Ditengah pesatnya pertumbuhan ekonomi, urbanisasi dan kemajuan teknologi kegiatan MTQ ini menjadi kekuatan bagi kita semua, bahwa pembangunan fisik harus seimbang dengan pembangunan mental dan spiritual,” ucapnya.
Daniel Ramdani meyakini bahwa Al-Qur’an adalah sumber nilai yang mampu menjadi penuntun dalam mengahadapi berbagi tantangan zaman.
“Oleh karena itu pelaksana MTQ di kecamatan pagedangan ini kami harapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat karakter religius masyarakat, mempererat persatuan antara warga serta menanamkan nilai-nilai kebijaksanaan,” tegas Daniel Ramdani.
Dirinya pun menegaskan, bahwa kecamatan Pagedangan telah berupaya semaksimal mungkin dalam mempersiapkan sarana, prasarana serta berbagai kebutuhan pendukung demi kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan MTQ ke-56.
“Namun demikian kami juga menyadari sepenuhnya bahwa dalam pelaksanaannya tentu masih terdapat keterbatasan dan kekurangan, oleh karena itu dengan segala kerendahan hati kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penyambutan, pelayanan maupun fasilitas yang kami sediakan masih belum sepenuhnya memenuhi harapan semua pihak. Kami berharap kekurangan tersebut tidak mengurangi kekhidmatan, semangat dan tujuan mulya dari kegiatan MTQ ini,” tandasnya.
Ditempat yang sama, saat diwawancarai wartawan, Sekretaris Kecamatan Pagedangan Moch. Farly Gusriadi, S.STP., M.Si. menambahkan, bawah kegiatan keagamaan ini menjadi ajang pembinaan sekaligus syiar Islam untuk mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.
Tidak hanya itu, kata Farly Gusriadi, MTQ juga bertujuan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat silaturahmi antar kafilah dari 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang.
“Semoga MTQ ke 56 kecamatan pagedangan mampu menjadi tuan rumah yang baik, untuk melayani para kafilah-kafilah MTQ di seluruh wilayah kabupaten tangerang,” tutupnya.
Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendi Lubis dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Digelar Presiden RI Prabowo
Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendi Lubis dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Digelar Presiden RI Prabowo

Tap Teng,Sumatera Utara : wartapenasatu.com-Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendi Lubis dalam kegiatan Panen Raya dan pengumuman swasembada pangan nasional yang dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Rabu (07/01/2026).
Acara: Panen Raya dan pengumuman Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025, yang dihadiri Presiden RI Prabowo secara langsung di Desa Kertamukti, Karawang, Jawa Barat (Jabar) sementara Wakil Bupati Tapteng mengikuti melalui Zoom
Zoom di Posko Terpadu GOR Pandan Jln Dr Ferdinand Lumban Tobing Kota Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) info Disinfokom Tapteng
.
Pengumuman Penting: “Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan nasional pada Tahun 2025, lebih cepat dari target awal empat tahun yang telah ditetapkan Presiden.Pesan Presiden: “Swasembada pangan merupakan tonggak fundamental bagi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa; tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka jika kebutuhan pangannya bergantung pada negara lain.
Pengalaman pandemi COVID-19 menjadi peringatan untuk tidak bergantung pada pihak luar.
Presiden memberikan apresiasi kepada para petani, penyuluh pertanian, dan seluruh komunitas pertanian. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepemimpinan Presiden dan menyebut capaian ini sebagai kerja terbaik Kabinet Merah Putih.
(Reporter MWPS Sumut: t.rait)Gotong-royong Dilakukan oleh Ketua TP PKK Tapteng Beserta Jajarannya Bersama Masyarakat di Tapteng
Gotong-royong Dilakukan oleh Ketua TP PKK Tapteng Beserta Jajarannya Bersama Masyarakat di Tapteng

Tap Teng, Sumatera Utara : wartapenasatu.com- Pesan Gotong Royong: “Kerja Sama Sukarela, melakukan kegiatan bersama tanpa paksaan, mengedepankan kepentingan bersama.
kebersamaan dan persaudaraan mempererat ikatan sosial, menumbuhkan rasa senasib dan sepenanggungan.Saling Membantu, berbagi tenaga, pikiran, materi, atau keahlian untuk mengatasi kesulitan bersama.
Gotong-royong yang dilakukan oleh Ketua TP PKK Tapteng beserta jajarannya bersama masyarakat di Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah Tapteng Provinsi Sumatra Utara (Sumut) pada Rabu (07/01/2026).
Hadir pengurus TP PKK Tapteng, Plt. Kadis Kesehatan Tapteng, Camat Sarudik, dan Lurah Sibuluan Nalambok.
Semangat gotong-royong perlu terus dijaga, dan menjaga alam serta kebersihan lingkungan adalah tanggungjawab bersama.
Tujuan kegiatan: “Pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang pernah melanda Tapteng.
Kegiatan yang digelar membersihkan lingkungan, mengangkat sampah, dan membuka drainase tersumbat di lokasi MIN 7 Tapteng dan sekitar Ramba Goring Goring.
Bantuan yang Diberikan: Penyerahan makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita.Pengerahan beko sorong dan Dum Truk dari Dinas Lingkungan Hidup Tapteng
(Reporter MWPS Sumut: t.rait)Ali Akbar Nasution,SH,MH, Kuasa Hukum 17 Peserta Plasma FKI Mandiri
Ali Akbar Nasution,SH,MH, Kuasa Hukum 17 Peserta Plasma FKI Mandiri

Palas,Sumatera Utara : wartapenasatu.com-Ketua Koperasi Fron Komunitas Indonesia (FKI) Mandiri,berinsial DH sebagai terlapor,tiga kali mangkir dari panggilan Polisi. Mangkirnya DH menghambat proses penyidikan dugaan kasus penggelapan dana plasma Rp 9,1 Miliar.
Kuasa Hukum anggota Plasma, Ali Akbar Nasution,SH,MH,menilai DH lecehkan proses penyidikan,karena DH tidak koorperatif menghadiri panggilan penyidik.
“Kita selaku kuasa hukum anggota plasma koperasi fron komunitas indonesia, meminta Penyidik Polres Padanglawas, mengambil tindakan tegas menjemput paksa DH dari kediamanan di Kecamatan Hutaraja Tinggi,Kabupaten Palas,” kata Ali Akbar Nasution.Kuasa Hukum dari Kantor Hukum Bintang Keadilan Palas, mendesak penyidik Satreskrim Polres Palas, menjemput paksa DH, karena tidak koorperatif untuk hadir memberi keterangan terkait dugaan kasus penggelapan dana koperasi tersebut.
Ia mengungkapkan, terlapor sudah 3 kali tidak menghadiri panggilan penyidik Polri. “Apa Alasan terlapor tidak hadir ? tanyanya.Ali Akbar Nasution menilai, takut adalah salah satu jawabannya yang muncul karena yang bersangkutan tidak hadir memberikan keterangan di Polres Palas.
” DH dinilai lecehkan institusi kepolisian karena 3 pemanggilan tidak hadir untuk kepentingan fase penyidikan,” ungkapnya.Kuasa Hukum Bintang Keadilan Palas berharap, pihak penyidik Polres Palas melakukan upaya paksa hadirkan terlapor untuk kepentingan proses penyidikan dugaan kasus penggelapan dana plasma yang merugikan 17 peserta plasma Koperasi FKI Mandiri.
Menurut Ali Akbar, pemanggilan penyidik guna melakukan serangkaian tindakan penyidikan untuk mengumpulkan bukti yang membuat terang suatu kasus tindak pidana yang terjadi guna menemukan tersangkanya.“Hal ini sesuai dengan Pasal 1 butir 2 kitab UU Hukum Acara Pidana,” kata Ali Akbar Nasution.
Ditambahkan, tujuan dari pemanggilan terlapor dugaan kasus penggelapan dana plasma yang nilai mencapai Rp 9,1 miliar tersebut, sebagai salah upaya mencari bukti-bukti untuk membuat terang suatu tindak pidana.
Kata Ali Akbar Nasution, sudah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik Polres Palas, DH tidak menunjukan sikap kooperatif sudah bisa ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus penggelapan dana plasma.“Kami selaku Kuasa Hukum anggota plasma meminta agar Ketua Koperasi FKI Mandiri berinsial,DH sebagai terlapor,dapat ditetapkan sebagai tersangka,” bebernya.
Menurut Kitab Undang -Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), penyidik dapat menghadirkan terlapor dengan paksa, karena itu kami meminta untuk dihadirkan dengan paksa karena terlapor tidak menunjukan sikap kooperatif, lanjutnya.Terlapor ini, sambung Ali Akbar Nasution harus ditetapkan sebagai tersangka, kenapa begitu, karena tidak menunjukan iktikad baik dalam memberi keterangan terhadap penyidik atas dugaan penggelapan dana plasma yang nilai mencapai Rp 9,1 miliar.
Lanjut Ali Akbar, seharusnya terlapor, DH lebih kooperatif mempermudah pekerjaan penyidik dalam mengusut kasus dugaan penggelapan dana plasma yang sudah berlangsung mulai Tahun 2018 sampai sekarang yang mengakibatkan kerugian bagi anggota plasma.Sebagai informasi, kata Ali Akbar DH selaku Ketua Koperasi Fron Komunitas Indonesia (FKI) Mandiri merupakan terlapor di Polres Padanglawas, terkait kasus dugaan penipuan dan penggelalan dana plasma yang nilai mencapai Rp 9,1 milar, harus diusut tuntas oleh penyidik.
Sebanyak 17 anggota plasma merupakan korban atas dugaan penggelapan dana plasma yang dilakukan oleh DH hingga mencapai miliaran rupiah.Selaku Kuasa Hukum anggota plasma FKI Mandiri,ia menjelaskan dugaan kasus penggelapan dana plasma oleh DH dengan modus operandi pembagian yang disinyalir diperuntukan kepada DPP, DPW sampai DPD Fron Komunitas Indonesia (FKI), Camat Hutaraja Tunggi, Kepala Desa sampai biaya operasional.
“Kita berharap kepada Kepolisian Polres Palas, untuk menjemput paksa, terlapor DH,karena tiga kali mangkir dari panggilan penyidik dan tidak menunjukan sikap koorperatif,” pungkas Ali Akbar Nasution,SH,MH.Ketua Koperasi FKI Mandiri, berinsial DH, dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, ke nomor HP 0853 7029 XXXX, Selasa (6/1/2026), terkait tiga kali mangkir dari panggilan penyidik Polres Palas, tidak ada tanggapan dan jawaban.
Kasat Reskrim Polres Palas,AKP Raden Saleh Harahap,melalui Ps Kanit Ekonomi, Aipda W.S Hasibuan dihubungi melalui telepon seluler,Selasa(6/1/2026) membenarkan, bahwa DH sudah tiga mangkir dari panggilan penyidik.“Kita sudah mengirimkan tiga kali pemanggilan kepada yang bersangkut, untuk hadir diruang Satreskrim Polres Padang guna diminta keterangan,tapi DH tidak koorperarif,” ungkap W.S Hasibuan.
Ditambahkan, Satreskrim Polres Palas sudah menjadwalkan menjemput paksa yang bersangkutan, di Kecamatan Hutaraja Tinggi.“Sudah tiga kali mangkir dari panggilan kepolisian, pihak peyidik akan menggelar perkara dari naik statusnya dari penyelidikan menjadi sidik, untuk lanjutan dugaan kasus penggelalan dana plasma atas terlapor DH,” tegas Aipda W.S. Hasibuan.
(Reporter MWPS Sumut: t.rait)
