Provinsi Jawa Timur Mengukir Sejarah di Panggung Nasional: Raja ProKlim, Juara Adiwiyata, dan Arsitek Kota Bersih Indonesia
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan posisinya sebagai pelopor dalam aksi iklim berbasis masyarakat dengan meraih predikat Juara Terbanyak ProKlim 2025.
Prestasi ini bukan sekadar angka atau penghargaan simbolik, melainkan cerminan dari kerja kolektif yang terbangun antara pemerintah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.
Program Kampung Iklim (ProKlim) sendiri merupakan inisiatif nasional yang dirancang untuk mengapresiasi dan mendorong aksi nyata masyarakat dalam melakukan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan.
Melalui program ini, komunitas didorong untuk mengelola lingkungan secara mandiri mulai dari pengelolaan sampah, konservasi air, penghijauan, hingga penguatan ketahanan terhadap bencana berbasis lokal.

Keberhasilan Jawa Timur dalam meraih juara terbanyak pada tahun 2025 menunjukkan bahwa implementasi ProKlim di daerah ini tidak hanya berjalan secara luas, tetapi juga konsisten, terarah, dan berdampak nyata.
Berbagai kampung dan komunitas di Jawa Timur telah membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama.
Lebih dari itu, capaian ini mencerminkan adanya sinergi kuat antara kebijakan pemerintah daerah dengan partisipasi aktif masyarakat.
Pemerintah tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga sebagai fasilitator yang mendorong inovasi dan keberlanjutan program di tingkat akar rumput.
Sementara itu, masyarakat menunjukkan kesadaran dan kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan, menjadikan ProKlim sebagai gerakan bersama, bukan sekadar program formal.
Dengan raihan ini, Jawa Timur tidak hanya menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia, tetapi juga memperlihatkan bahwa pendekatan berbasis komunitas adalah kunci dalam menghadapi krisis iklim global.
Ke depan, diharapkan semangat kolaboratif ini terus terjaga dan berkembang, sehingga upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dapat semakin mengakar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.
Alhamdulillah, capaian gemilang kembali ditorehkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai wujud komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendorong pembangunan berkelanjutan.
Tidak hanya unggul dalam Program Kampung Iklim, Jawa Timur juga berhasil meraih Penghargaan Terbanyak Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional Tahun 2025.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa kesadaran lingkungan telah tumbuh kuat, khususnya di lingkungan pendidikan.
Melalui program Adiwiyata, sekolah-sekolah di Jawa Timur mampu menjadi pusat pembelajaran yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter peduli lingkungan.
Budaya menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, penghijauan, hingga efisiensi energi telah menjadi bagian dari keseharian warga sekolah, menciptakan generasi yang lebih sadar dan bertanggung jawab terhadap masa depan bumi.
Keberhasilan ini semakin diperkuat dengan raihan Sertifikat Menuju Kota Bersih Terbanyak serta penghargaan sebagai Pembina Terbaik Kabupaten/Kota dalam Kinerja Pengelolaan Sampah Tahun 2026.
Pengakuan ini mencerminkan keseriusan dan konsistensi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, terpadu, dan berkelanjutan di berbagai daerah.

Sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama di balik capaian ini.
Berbagai inovasi terus dikembangkan, mulai dari pengurangan sampah dari sumbernya, penguatan bank sampah, hingga peningkatan kesadaran publik terhadap pentingnya pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.
Rangkaian prestasi ini bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga menjadi amanah untuk terus menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas upaya pelestarian lingkungan.
Jawa Timur telah menunjukkan bahwa dengan kolaborasi, komitmen, dan kerja nyata, transformasi menuju daerah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan bukanlah hal yang mustahil, melainkan sebuah keniscayaan yang dapat diwujudkan bersama. (Bgn)***
As The Queen celebrates her 90th birthday
Anda Mungkin Suka Juga
PRESIDEN, BANTUAN BEASISWA KEPADA PELAJAR HARUS TEPAT SASARAN
17 November 2025
Flyover Juanda Memprihatinkan: Puluhan Penutup Gorong-gorong Raib, Pejalan Kaki Terancam
14 Oktober 2025