• Militer

    Dorong Peningkatan Kualitas Hasil Panen, Koptu Sugiyo Sambangi Lahan Sawah Petani Binaan

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan aparat kewilayahan. Babinsa Koramil 0817/09 Balongpanggang, Koptu Sugiyo, melaksanakan kegiatan anjangsana ke lahan persawahan milik Bapak Slamet di Dusun Grabakan, Desa Dohoagung, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Sabtu (21/2/2026).

    Kegiatan yang dilaksanakan di lokasi persawahan Dusun Grabakan tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi serta arahan kepada pemilik lahan agar semakin optimal dalam mengelola pertanian, khususnya tanaman padi. Dalam kunjungannya, Koptu Sugiyo berdialog langsung dengan Bapak Slamet selaku pemilik lahan guna membahas proses budidaya padi mulai dari tahap awal tanam hingga masa panen.

    Babinsa menekankan pentingnya penggunaan bibit padi yang berkualitas serta perawatan tanaman yang maksimal sejak awal tanam. Menurutnya, pemilihan bibit unggul dan pola perawatan yang tepat menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas serta mutu hasil panen.

    “Dalam mengelola lahan, khususnya tanaman padi, perlu memperhatikan kualitas bibit dan perawatan secara berkelanjutan dari awal tanam sampai panen agar hasil yang diperoleh lebih maksimal dan berkualitas baik,” ujar Koptu Sugiyo di sela-sela kegiatan.

    Selain memberikan motivasi kepada petani, Babinsa juga mengingatkan operator alat pemanen padi (kombinasi/kombi) agar selalu bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP). Hal tersebut penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja maupun kerugian hasil panen akibat kesalahan teknis di lapangan.

    Koptu Sugiyo menambahkan bahwa kegiatan anjangsana ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang rutin dilakukan guna mendukung para petani agar lebih semangat dan giat dalam bertani.

    “Kegiatan ini dilaksanakan untuk memotivasi para petani supaya lebih giat dan bersemangat dalam bercocok tanam sehingga memperoleh hasil yang memuaskan,” ungkapnya.

    Dengan kegiatan tersebut, masyarakat menyambut baik kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian. Menurutnya, mengaku senang dan merasa terbantu dengan adanya pendampingan serta arahan yang diberikan. Harapannya kegiatan serupa terus dilakukan guna mendorong peningkatan hasil pertanian di wilayah Balongpanggang. (Bgn)***

  • Kepolisian

    Polresta Sidoarjo Raih Presisi Award dari Lemkapi

    WARTAPENASATUJATIM | SIDOARJO – Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) kembali mengapresiasi kerja keras Polresta Sidoarjo Polda Jatim beserta jajarannya dalam upaya masif memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

    Penghargaan Presisi Award tersebut diberikan Direktur Eksekutif Lemkapi Dr. Edi Saputra Hasibuan kepada Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Dr. Christian Tobing di Mako Polresta Sidoarjo pada Rabu (18/2/26) yang lalu.

    Direktur Eksekutif Lemkapi menilai Polresta Sidoarjo Polda Jatim juga gencar membangun SPPG guna mensukseskan program pemerintah dalam hal ini pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Lemkapi menilai kerja keras Polresta Sidoarjo Polda Jatim sebagai wujud implementasi program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam mewujudkan Polri yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan.

    Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengungkapkan penghargaan yang diterimanya dari Lemkapi beberapa hari yang lalu itu, bukan hanya sekedar wujud apresiasi namun menjadikan motivasi untuk Polresta Sidoarjo Polda Jatim dalam meningkatkan kinerja.

    “Kami menyampaikan terimakasih kepada semua pihak termasuk masyarakat yang mendukung penuh terhadap upaya Polresta Sidoarjo dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, ” ungkapnya, Jumat (20/2/26).

    Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing juga menyatakan akan terus melakukan upaya-upaya masif, untuk mendukung tujuan nyata dari keberadaan SPPG dalam pemenuhan MBG sesuai program Presiden.

    “Masih banyak yang harus kami lakukan ke depan, karenanya kami harap doa dan dukungan dari masyarakat serta berbagai pihak guna peningkatan pelayanan publik sebaik mungkin,”pungkasnya. (Bgn)***

  • Kepolisian

    Gerakan Nasional ASRI: Polrestabes Surabaya Bersihkan Kawasan Jembatan Merah

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Polrestabes Surabaya Polda Jawa Timur menunjukkan komitmen kuat dalam melaksanakan Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

    Kali ini melalui aksi nyata puluhan personel Polrestabes Surabaya bersama pemerintah Kota Surabaya melakukan pembersihan aliran kali di kawasan Jembatan Merah, Jumat (20/2/26).

    Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri sebagai bentuk implementasi gerakan nasional yang tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun budaya kerja yang tertib, sehat, dan profesional di lingkungan kepolisian.

    Hadir langsung dalam kegiatan ini Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, Wakapolrestabes, para pejabat utama, anggota Polrestabes Surabaya, serta jajaran Pemerintah Kota Surabaya yang bersama-sama turun ke lapangan membersihkan aliran sungai.

    Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan menegaskan bahwa Gerakan Nasional ASRI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun karakter institusi yang humanis dan berorientasi pelayanan.

    Menurutnya, kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan contoh nyata dalam menjaga lingkungan.

    Ia menyampaikan bahwa lingkungan kerja yang aman, sehat, bersih, dan indah mencerminkan kedisiplinan serta kesungguhan personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    “Polri memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan. Ketika lingkungan kerja tertata dengan baik, hal itu akan berbanding lurus dengan kualitas pelayanan publik yang diberikan,” ungkapnya.

    Gerakan ini juga menjadi momentum penguatan nilai-nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tubuh Polrestabes Surabaya.

    Melalui kegiatan tersebut, tercipta sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam mewujudkan kota yang nyaman, sehat, dan layak huni.

    Aksi bersih kali di kawasan Jembatan Merah menjadi simbol bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam upaya menjaga kualitas hidup masyarakat melalui lingkungan yang bersih dan sehat.

    Dengan semangat Gerakan Nasional Indonesia ASRI, Polrestabes Surabaya berharap budaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan dapat menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

    Langkah ini sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang tidak hanya responsif terhadap keamanan, tetapi juga peduli terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. (Bgn)***

  • SOSIAL

    MAKI Jatim Bagi Seribu Ta’jil, Sejuta Cahaya: Jejak Cinta Menuju Ridha Allah

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya — Pada hari kedua bulan suci Ramadhan, ketika matahari condong ke barat dan langit Kota Surabaya berpendar keemasan, suasana di Jalan A. Yani, tepat di depan Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, menjadi saksi bagi sebuah gerak sunyi yang berakar pada iman.

    Di sana, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur membagikan 1.000 paket ta’jil kepada masyarakat. Terdiri dari 250 paket donat dan aneka gorengan, 250 paket kurma, 250 mangkuk kolak gula merah bersantan lengkap dengan ubi, pohong, dan pisang, serta 250 paket jajanan tradisional semuanya berpindah tangan dengan senyum yang teduh dan doa yang lirih.

    Namun bagi hati yang menempuh jalan makrifat, Ramadhan bukanlah peristiwa sosial semata.

    Ia adalah mi‘raj batin, pendakian ruh menuju kesadaran terdalam bahwa tiada daya dan upaya selain dari Allah.

    Lapar dan dahaga hanyalah pintu; di baliknya ada penyadaran bahwa manusia pada hakikatnya faqir miskin di hadapan Yang Maha Kaya.

    Dalam pandangan ruhani, memberi bukan sekadar memindahkan makanan dari satu tangan ke tangan lain.

    Memberi adalah melepaskan sebagian keterikatan dunia yang selama ini diam-diam membelenggu jiwa.

    Setiap paket ta’jil yang dibagikan sejatinya adalah latihan fana mengikis rasa memiliki, menumbuhkan kesadaran bahwa semua yang ada hanyalah titipan.

    Ramadhan mendidik manusia untuk menyelami muraqabah: merasa diawasi oleh Allah dalam setiap gerak dan niat.

    Ketika tangan terulur untuk berbagi, hati diajak untuk jujur kepada dirinya sendiri apakah ini karena pujian, atau karena cinta kepada-Nya?

    Di situlah makrifat diuji, bukan dalam keramaian, melainkan dalam keheningan niat.

    Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud syukur dan penghayatan nilai Ramadhan.

    Tetapi lebih dalam dari itu, syukur sejati adalah menyadari bahwa kesempatan memberi pun adalah karunia.

    Allah-lah yang menggerakkan hati, Allah-lah yang mempertemukan tangan pemberi dan penerima dalam satu takdir yang indah.

    Bagi MAKI, yang dikenal konsisten menyuarakan integritas dan keadilan, Ramadhan adalah cermin untuk membersihkan batin.

    Sebab korupsi bukan semata pelanggaran hukum; ia berakar pada penyakit hati pada jiwa yang tak pernah merasa cukup, pada hati yang lupa bahwa Allah Maha Melihat bahkan bisikan paling tersembunyi.

    Makrifat menuntun manusia memahami bahwa amanah bukan sekadar tanggung jawab administratif, melainkan perjanjian ruhani.

    Setiap jabatan akan dimintai pertanggungjawaban. Setiap rupiah akan ditanya dari mana datang dan ke mana pergi.

    Kesadaran inilah yang melahirkan integritas yang sejati integritas yang tumbuh bukan karena takut kepada manusia, tetapi karena takut kehilangan ridha-Nya.

    Menjelang azan Maghrib, di antara deru kendaraan dan hembusan angin senja, wajah-wajah yang menerima ta’jil memancarkan rasa syukur sederhana.

    Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya sekantong makanan. Namun bagi yang menatap dengan mata hati, itu adalah tanda bahwa rahmat Allah selalu menemukan jalannya melalui tangan-tangan yang bersedia menjadi perantara.

    Pada akhirnya, yang sampai kepada Allah bukanlah jumlah paket yang dibagikan, melainkan kejernihan niat dan ketulusan hati.

    Ramadhan adalah jalan pulang jalan kembali kepada fitrah, kepada kesadaran bahwa kita hanyalah hamba.

    Dan setiap kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas, sekecil apa pun, adalah satu langkah sunyi menuju cahaya-Nya. (Bgn)***

  • Uncategorized

    ARTOTEL Cabin Bromo Hotel Hadirkan “A Wishful Ramadan”, Sebuah Pengalaman Iftar Istimewa Di Kaki Gunung Bromo

    WARTAPENASATUJATIM | Jatim Bersinar – Menyambut bulan suci Ramadan 2026, ARTOTEL Cabin Bromo menghadirkan program berbuka puasa spesial bertajuk “A Wishful Ramadan”, sebuah A Heavenly Iftar Experience dengan konsep open buffet all you can eat yang dapat dinikmati setiap hari di suasana sejuk dan eksotis kaki Gunung Bromo.

    Program A Wishful Ramadan akan berlangsung mulai 19 Februari 2026 hingga 20 Maret 2026, menyajikan beragam hidangan khas Ramadan dan Nusantara yang dirancang untuk menghadirkan momen berbuka puasa yang hangat dan penuh kebersamaan bersama keluarga, kolega, maupun komunitas.

    Sebagai penawaran menarik, ARTOTEL Cabin Bromo memberikan harga promo Early Bird dengan periode reservasi 18 hingga 28 Februari 2026.

    Tidak hanya menghadirkan pengalaman berbuka puasa, ARTOTEL Cabin Bromo juga menyediakan aktivitas ngabuburit di area Garden yang dapat dinikmati oleh tamu hotel maupun warga sekitar.

    Pada sore hari, area Garden disulap menjadi ruang bersantai yang hangat dengan beragam permainan seru serta aneka jajanan dan takjil dengan harga sangat terjangkau.

    Pengunjung dapat menikmati momen bersantai dan berburu takjil sembari menyaksikan keindahan sunset khas Bromo dalam suasana yang nyaman dan ramah keluarga.

    Selain itu, ARTOTEL Cabin Bromo juga menghadirkan promo spesial bagi masyarakat Probolinggo.

    Dengan menunjukkan KTP Probolinggo, tamu berhak mendapatkan penawaran dengan harga dan diskon khusus, sebagai bentuk apresiasi bagi warga lokal.

    Saat ditemui oleh awak media, Sugiono Turwibowo selaku General Manager ARTOTEL Cabin Bromo mengatakan, “Melalui A Wishful Ramadan, kami ingin menghadirkan pengalaman Ramadan yang lengkap mulai dari ngabuburit yang hangat hingga berbuka puasa yang istimewa di tengah keindahan alam Bromo”.

    Lebih lanjut Sugiono berharap program ini dapat menjadi pilihan utama masyarakat untuk menikmati Ramadan dengan suasana yang berbeda, berkesan, dan penuh kebersamaan.

    Dengan konsep open buffet setiap hari (Syarat dan Ketentuan Berlaku), aktivitas ngabuburit yang ramah keluarga, pemandangan alam pegunungan, serta sentuhan modern khas ARTOTEL, A Wishful Ramadan menjadi destinasi Ramadan yang ideal di kawasan Bromo. (Houget)***

  • Militer

    Kodam V/Brawijaya Gelar Sidang Pemilihan Calon Bintara PK Gelombang I TA 2026 Dengan Transparan

    WARTAPENASATUJATIM | MALANG – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., memimpin Sidang Pemilihan Tk. Subpanpus Caba PK Gel. I TA. 2026 Kodam V/Brawijaya yang diikuti 395 calon siswa. Kegiatan ini dilaksanakan di Dodikjur Rindam V/Brw, Jl. Mayjend M. Wiyono No. 01 Polehan Kec. Blimbing, Kota Malang, Kamis (19/02/2026).

    Danrindam V/Brawijaya Brigjen TNI Hari Rahardjanto, S.Sos., bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan ini. Sidang ini merupakan bagian dari proses seleksi yang ketat dan transparan untuk mencari calon-calon bintara terbaik.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Kapoksahli Kodam V/Brw, Danrindam V/Brawijaya, Wakil Ketua Sidang, Wadan Rindam V/Brw, Sekertaris I Panpus/Aspers Kasdam V/Brw, Katim Was Panpus, Katim Min Panpus, Katim Kes Panpus, Katim Psi Panpus, Sekertaris II Panpus, Kasrem 083/Bdj, Dandodikjur Rindam V/Brw, Katim Litpers Panpus, Katim Jas Panpus, dan Katim Pam Panpus.

    Sidang pemilihan ini melibatkan berbagai aspek penilaian, termasuk kemampuan fisik, kesehatan, psikologi, dan administrasi. Proses seleksi dilakukan secara cermat dan objektif untuk memastikan hanya calon-calon yang memenuhi syarat yang lolos.

    “Kami berkomitmen untuk melaksanakan proses seleksi ini secara transparan dan akuntabel. Tujuannya adalah untuk mendapatkan calon-calon bintara yang berkualitas dan siap mengemban tugas-tugas TNI di masa depan,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

    Dengan adanya sidang pemilihan ini, diharapkan Kodam V/Brawijaya dapat menghasilkan bintara-bintara yang profesional, tangguh, dan berintegritas. Mereka akan menjadi tulang punggung dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

    Proses seleksi yang ketat ini mencerminkan komitmen TNI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Diharapkan para calon bintara yang terpilih dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan TNI dan bangsa Indonesia. (Bgn)***

  • Militer

    Pangdam V/Brawijaya Serahkan 43 Ranmor Taktis Pengadaan Kemhan RI Perkuat Operasional

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA — Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin M.A. memimpin acara penyerahan kendaraan dinas hasil pengadaan Kementerian Pertahanan RI Tahun Anggaran 2022 di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Kamis (19/02/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri Kasdam V/Brawijaya, Irdam V/Brawijaya, Kapoksahli Pangdam, para Danrem, Asisten Kasdam, serta para Komandan Satuan jajaran Kodam V/Brawijaya bersama prajurit dan PNS.

    Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Pertahanan RI terhadap pemenuhan sarana transportasi operasional satuan.

    Sebanyak 43 unit kendaraan diterima, terdiri dari 35 unit Ransus Jeep 4×4 Tipe Jelajah Soft Top tahap VI, 7 unit Ransus Jeep 4×4 Tipe Komando Hard Top tahap VII, serta 1 unit Ransus Jeep 4×4 Tipe Irup tahap VII.

    Pangdam V/Brawijaya menegaskan bahwa kendaraan tersebut merupakan bentuk dukungan strategis Kemhan guna meningkatkan mobilitas, efektivitas, dan kesiapan operasional Kodam V/Brawijaya dalam pelaksanaan tugas pokok.

    “Kendaraan ini adalah bentuk dukungan nyata dari Kementerian Pertahanan RI dalam meningkatkan mobilitas serta menunjang kelancaran tugas Kodam V/Brawijaya,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

    Penambahan ranmor ini diharapkan mampu mengatasi keterbatasan sarana angkutan operasional serta memperkuat dukungan logistik di seluruh jajaran satuan wilayah Kodam V/Brawijaya.

    Di akhir kegiatan, Pangdam V/Brawijaya berharap seluruh prajurit merawat kendaraan dengan baik agar selalu siap operasional dan memberikan manfaat maksimal bagi pelaksanaan tugas satuan. (Bgn)***

  • Uncategorized

    Puluhan Insan Pers Media Cetak-Online-TV Hadiri Silaturahmi Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H

    Samosir, Sumatera – Puluhan insan pers dari media cetak, online, dan televisi menghadiri kegiatan silaturahmi yang digelar Kapolres Samosir, Rina Sry Nirwana Tarigan, pada Kamis ( 19/2/2026 ) sekira pukul 11.00 WIB di Topi Tao Caffe, Pangururan.

    Kegiatan tersebut bertujuan mempererat hubungan kemitraan dan sinergitas antara jajaran Polres Samosir dengan insan pers yang selama ini bertugas di wilayah hukum Polres Samosir.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Samosir Kompol Briston AM Napitupulu, ST, S.I.K., para Pejabat Utama (PJU) Polres Samosir, serta puluhan wartawan dari berbagai media yang aktif melakukan peliputan di Kabupaten Samosir.

    Perkenalan dan Penguatan Sinergitas
    Rangkaian kegiatan diawali dengan perkenalan diri Kapolres Samosir, dilanjutkan dengan perkenalan para PJU Polres Samosir serta perwakilan insan pers.

    Dalam sambutannya, Kasi Humas Polres Samosir menyampaikan bahwa media memiliki peran penting sebagai kontrol sosial.
    Media adalah kontrol sosial. Mari kita tingkatkan hubungan kerja sama yang baik, ujarnya.

    Dalam sesi dialog, para insan pers menyampaikan sejumlah masukan konstruktif kepada Kapolres Samosir.
    Herbin Sinaga dari Medan Pos berharap keterbukaan informasi kepada wartawan dapat terus ditingkatkan serta meminta perhatian terhadap penertiban knalpot brong.

    Petrus Tampubolon dari Wahana menekankan pentingnya peningkatan kehadiran Polisi Pariwisata saat musim libur, mengingat Samosir merupakan daerah tujuan wisata.

    Nanang Simatupang dari Harian Realitas menyoroti penanggulangan perjudian, sementara Edward Limbong dari Waspada berharap adanya dukungan konkret Polres dalam menjaga integritas wartawan serta respons cepat terhadap konfirmasi berita.

    Dian Sinaga dari Mistar mengusulkan adanya diskusi publik terkait penerapan KUHP baru agar masyarakat lebih memahami aturan hukum terbaru. Sedangkan Effendi Naibaho dari Formatnews mengusulkan penyediaan ruang wartawan di Polres serta menyoroti persoalan pembentukan BNN dan penebangan pohon.

    Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolres Samosir menegaskan komitmennya untuk mengedepankan pendekatan Restorative Justice dalam penanganan perkara.

    Kami akan melaksanakan sosialisasi KUHP baru dan edukasi tertib berlalu lintas. Kami juga akan meningkatkan pelayanan, termasuk meninjau program MBG serta memberikan bantuan sepatu bagi siswa yang membutuhkan, ujar Kapolres.

    Ia juga meminta dukungan insan pers dalam menyosialisasikan Call Centre 110 agar tidak terjadi penyalahgunaan berupa panggilan palsu (prank). Terkait penebangan dan penyadapan pohon pinus, Kapolres menyampaikan akan mengundang para kepala desa, kelompok tani hutan, serta Dinas Kehutanan melalui KPH 13 Dolok Sanggul untuk mencari solusi bersama.

    Selain itu, Polres Samosir akan memperbanyak ploting personel di lokasi-lokasi wisata strategis guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.

    Suasana Akrab dan Penuh Kebersamaan
    Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan makan siang bersama sebagai simbol kebersamaan serta komitmen memperkuat sinergi antara Polres Samosir dan insan pers.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kemitraan yang harmonis antara kepolisian dan media semakin solid dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Samosir. Marlen s

  • SOSIAL

    MAKI Jatim Tebar 750 Ta’jil di Awal Bulan Suci, Menyulam Iman dan Kepedulian di Kota Surabaya Selatan

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya — Media Indonesia Times | Di awal datangnya bulan suci Ramadhan, ketika langit senja mulai berpendar jingga dan lantunan doa menggema pelan di antara deru kendaraan, kehangatan kebersamaan terasa di sepanjang Jalan A. Yani, tepatnya di depan Bank BNI Graha Pangeran, sebelah Cito Mall, Kamis (19/2/2026).

    Di lokasi itulah jajaran Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur membagikan ratusan paket ta’jil kepada para pengendara, pekerja, ojek daring, hingga masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka.

    Sebanyak 250 paket nasi goreng lengkap dengan sayur selada, kerupuk udang, dan telur dadar dibagikan dengan penuh keikhlasan. Tak hanya itu, 250 paket kurma dan 250 botol es sirup blewah turut melengkapi hidangan berbuka yang sederhana namun sarat makna.

    Ramadhan bukan sekadar bulan menahan lapar dan dahaga. Ia adalah madrasah ruhani, ruang perenungan, dan momentum membersihkan jiwa dari segala bentuk keserakahan serta ketidakadilan.

    Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ta’jil ini merupakan agenda tahunan organisasi sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen menghadirkan nilai-nilai kejujuran dan kepedulian di tengah masyarakat.

    “Ramadhan mengajarkan kita untuk berbagi, untuk peduli, dan untuk menjaga hati agar tetap bersih. Apa yang kami lakukan hari ini adalah bagian kecil dari upaya menanamkan nilai keikhlasan dan kebersamaan,” ujarnya.

    Bagi MAKI, gerakan anti korupsi bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga tentang membangun karakter dan moralitas. Memberantas korupsi sejatinya berangkat dari hati yang takut kepada Tuhan dan peduli terhadap sesama.

    Sore itu, wajah-wajah lelah para pengendara yang terjebak kemacetan berubah menjadi senyum syukur. Beberapa di antara mereka bahkan tak menyangka akan menerima hidangan berbuka secara cuma-cuma.

    Seorang pengemudi ojek daring mengaku terharu. “Alhamdulillah, ini sangat membantu. Kadang belum sempat beli untuk berbuka,” katanya sambil menerima paket dengan penuh rasa terima kasih.

    Momen tersebut menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak selalu harus besar. Sebungkus nasi, beberapa butir kurma, dan segelas minuman manis bisa menjadi jembatan kasih sayang di tengah hiruk pikuk kota.

    Pembagian ta’jil ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga simbol penguatan ukhuwah dan solidaritas. Dalam semangat Ramadhan, setiap tangan yang memberi sejatinya sedang membersihkan diri dari sifat kikir dan menanam benih keberkahan.

    MAKI Jatim berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus berbagi, memperkuat kepedulian sosial, dan menumbuhkan kesadaran bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang tulus.

    Di bawah langit Surabaya yang mulai gelap, azan Maghrib akhirnya berkumandang. Paket-paket ta’jil telah berpindah tangan, doa-doa terucap lirih, dan Ramadhan kembali mengajarkan satu hal penting:

    Bahwa keberkahan lahir dari hati yang bersih, tangan yang memberi, dan niat yang semata-mata karena Allah SWT. (Bagas)***

  • AGAMA

    RABU ABU : Manusia Berasal Dari Abu Dan Akan Kembali Menjadi Abu, Bertobatlah Dan Percayalah Kepada Injil

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya Metropolitan – Pada hari Rabu 18/02/2026) Gereja Katolik di seluruh dunia memasuki Masa Prapaskah yang ditandai dengan merayakan Perayaan Rabu Abu.

    Begitu juga dengan umat Katolik di Gereja Katolik Paroki Sakramen Maha Kudus Pagesangan Surabaya, sore itu ditengah hujan yang lumayan deras. Sore itu ada sebanyak 1.300 orang umat Katolik setempat yang datang.

    Mereka berduyun duyun datang dengan tertib dan khusyuk ke gereja yang terletak di area samping kiri sebelah Masjid Al Akbar Kota Surabaya.

    Rabu Abu menjadi awal dari perjalanan rohani seorang Katolik selama 40 hari ke depan untuk mempersiapkan diri menyambut Paskah, yang mengenang atau mengisahkan akan sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus.

    Bagi umat Katolik, perayaan Rabu Abu mengingatkan akan kerapuhan dan keterbatasan manusia dalam hidup di dunia. Saat mengoleskan abu ke dahi umat, seorang imam atau pembantu imam akan mengucapkan, “ Ingatlah bahwa engkau berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu” atau juga bisa mengatakan ,“Bertobatlah dan percayalah kepada Injil”.

    Begitulah ucapan yang didengar awak media saat masuk dalam antrian untuk mengikuti prosesi pengolesan abu.

    Abu yang ditandakan di dahi seorang Katolik menjadi simbol pertobatan, kerendahan hati, dan kesadaran akan kasih Allah yang selalu mengundang semua umat-Nya untuk kembali kepada-Nya.

    Dalam kotbahnya, RD Ferdinandus Eltyson Prayudi yang mempersembahkan Misa Kudus Perayaan Rabu Abu mengatakan bahwa Masa Prapaskah ini, Gereja Katolik mengajak untuk memperdalam hidup rohani melalui tiga pilar utama, yaitu Doa, Puasa, dan Amal Kasih.

    Mengapa Doa ? Karena doa membantu seseorang semakin dekat dengan Tuhan, sedangkan Puasa melatih pengendalian diri serta solidaritas dengan sesama, adapun Amal Kasih senantiasa menggerakkan hati seseorang untuk berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

    Perayaan Rabu Abu juga merupakan hari puasa dan pantang bagi semua orang Katolik, saat saat dimana seorang umat Katolik diajak untuk menahan diri sebagai ungkapan pertobatan dan tentunya penyesalan atas dosa dosanya.

    Lebih dari sekadar aturan lahiriah, arti dari puasa dan pantang hendaknya menjadi sarana seorang Katolik untuk membarui hatinya, sehingga semakin mampu mengasihi Tuhan dan sesama dengan tulus, sehingga dalam perjalanan Masa Prapaskah ini, semua umat Katolik diajak untuk tidak hanya berfokus pada pengorbanan lahiriah, tetapi juga pembaruan batin.

    Tuhan Yesus menghendaki hati yang bertobat, hati yang terbuka, dan hati yang siap untuk diubah oleh kasih-Nya.

    Jadi semua umat Katolik yang hadir memiliki tanggung jawab untuk dengan penuh kesadaran membangun sikap batin dan suasana khidmat saat mengikuti perayaan ini. (Houget)***

Wartapenasatu.com @2025