• Kepolisian,  Kriminal

    Pengedar Ganja Surabaya Diamankan, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Temukan Paket Siap Edar di Dua Lokasi

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Upaya pemberantasan peredaran narkotika di Kota Surabaya kembali menunjukkan hasil. Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan seorang pria berinisial Hlr Sgn, warga Tambak Mayor, yang diduga kuat berperan sebagai pengedar ganja dalam jaringan peredaran gelap di wilayah Surabaya.

    Penangkapan yang dilakukan pada Jumat, 13 Februari 2026 sekitar pukul 15.30 WIB tersebut merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya. Dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka lain berinisial H S, petugas memperoleh informasi penting mengenai sosok pemasok ganja yang kemudian mengarah kepada Hlr Sgn.

    Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Dodi Pratama, menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di Kota Pahlawan.

    “Dari tangan tersangka kami mengamankan sejumlah barang bukti ganja dalam berbagai bentuk, mulai dari paket siap edar hingga bahan lintingan yang digunakan untuk konsumsi,” ujar AKBP Dodi, pada Senin (23/02).

    Petugas terlebih dahulu melakukan penyelidikan intensif sebelum akhirnya melakukan penangkapan di kawasan Jalan Kartini, Kecamatan Tegalsari, Surabaya. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan satu bungkus ganja yang disimpan di saku celana tersangka.

    Tidak hanya itu, di dalam tas selempang berwarna hitam milik pelaku, petugas juga menemukan dua linting ganja serta satu unit telepon seluler yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi transaksi.

    Dari hasil interogasi di lokasi pertama, tersangka mengakui masih menyimpan ganja di tempat kerjanya yang berada di Jalan Barata Jaya, Kecamatan Gubeng. Tim kemudian bergerak cepat melakukan pengembangan ke lokasi kedua.

    Penggeledahan di tempat tersebut kembali membuahkan hasil. Polisi menemukan satu kotak tempat makan yang berisi ganja serta satu kantong plastik hitam berisi batang ganja yang diduga akan diedarkan.

    Total barang bukti yang diamankan dari dua tempat kejadian perkara meliputi ganja dalam kemasan, lintingan siap pakai, batang ganja, serta kertas papir yang biasa digunakan untuk proses peredaran maupun konsumsi.

    Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seseorang berinisial M yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pengakuan ini membuka kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas dalam peredaran ganja di Surabaya.

    Setelah diamankan, tersangka langsung dibawa ke Urkes Polrestabes Surabaya untuk menjalani tes urine. Selanjutnya, pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk proses penyidikan lebih lanjut.

    Tersangka dijerat dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan pidana terbaru sebagaimana diatur dalam KUHP yang telah diperbarui.

    AKBP Dodi menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengembangan guna memburu pemasok utama yang kini berstatus DPO.

    “Pengungkapan ini tidak berhenti pada satu pelaku. Kami akan terus menelusuri jaringan di atasnya hingga tuntas,” tegasnya. (Bgn)***

  • Militer

    Pererat Kebersamaan, Babinsa Manyar Turun Langsung Pasang Paving Bersama Warga

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Upaya meningkatkan sarana prasarana lingkungan terus dilakukan melalui kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 0817/06 Manyar, Kopka Haryanto, yang melaksanakan kegiatan karya bakti membantu warga dalam pemasangan paving di sepanjang jalan Desa Peganden, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Senin (23/2/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, Kopka Haryanto tidak hanya melakukan pemantauan, namun turut terlibat langsung bersama warga menyusun paving block dan memastikan proses pemasangan berjalan rapi serta sesuai harapan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi penyemangat tersendiri bagi warga yang bergotong royong memperbaiki akses jalan desa.

    Menurut Kopka Haryanto, karya bakti merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.

    “Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kami sebagai Babinsa kepada masyarakat, sesuai dengan semangat TNI Manunggal Rakyat di Desa Peganden, Kecamatan Manyar,” ungkapnya.

    Ia juga menegaskan bahwa kebersamaan seperti ini penting untuk terus dipupuk agar tercipta hubungan harmonis antara aparat teritorial dan masyarakat.

    Sementara itu, warga Desa Peganden menyampaikan apresiasi atas dukungan dan keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut. Mereka mengaku merasa terbantu, baik secara tenaga maupun moril.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa yang telah mendampingi dan turun langsung membantu kerja bakti pemasangan paving di desa kami. Kehadiran beliau memberikan motivasi bagi kami,” ujar salah satu warga.

    Warga berharap pendampingan seperti ini dapat terus dilakukan sehingga rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga semakin meningkat di Desa Peganden, Kecamatan Manyar.

    Melalui sinergi dan gotong royong tersebut, pembangunan jalan desa diharapkan segera tuntas dan mampu menunjang kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari.(Bgn)***

  • Kepolisian

    Polres Madiun Kota Patroli Sahur Berbagi Nasi Kotak untuk Warga di Bulan Ramadhan

    WARTAPENASATUJATIM | KOTA MADIUN – Polres Madiun Kota Polda Jatim melalui Satuan Lalu Lintas menggelar kegiatan Sahur On The Road atau Patroli Sahur di jalan,Minggu dini hari (22/02/2026).

    Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M di Kota Madiun.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Angga, bersama personel Satlantas.

    Dalam kegiatan ini, petugas membagikan nasi kotak kepada masyarakat pengguna jalan yang melintas di sejumlah titik rawan aktivitas malam dan dini hari.

    Ipda Angga menjelaskan bahwa kegiatan Sahur On The Road tidak hanya bertujuan berbagi makanan sahur, namun juga sebagai sarana membangun kedekatan antara Polri dengan masyarakat serta memberikan rasa aman selama pelaksanaan ibadah puasa.

    “Kami hadir langsung di tengah masyarakat, berbagi sahur sekaligus menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas agar warga tetap tertib dan aman di jalan,” ujar Ipda Angga.

    Sementara itu, Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nang Cahyono, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah selama Ramadhan.

    “Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas di waktu dini hari,” AKP Cahyono.

    Ia mengatakan selain berbagi sahur, personel juga melakukan patroli dialogis serta imbauan tertib berlalu lintas guna mencegah potensi kecelakaan maupun gangguan kamtibmas.

    Dengan kegiatan Sahur On The Road ini, diharapkan kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mempererat sinergi antara kepolisian dan warga dalam menciptakan Kota Madiun yang aman, tertib, dan kondusif selama bulan Ramadhan.(Bgn)***

  • Kepolisian

    Pastikan Situasi Aman dan Kondusif, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Gelar Patroli Cipta Kondisi

    WARTAPENASATUJATIM | TANJUNG PERAK – Polres Pelabuhan Tanjung Perak bergerak cepat untuk memastikan situasi kota tetap aman dan kondusif. Menjelang laga sepak bola yang mempertemukan Madura United melawan Arema FC, aparat gabungan menggelar patroli cipta kondisi (cipkon) skala besar sekaligus penyekatan di akses Jembatan Suramadu.

    Operasi yang berlangsung sejak Sabtu malam (21/2) pukul 22.00 hingga Minggu dini hari (22/2) pukul 00.00 tersebut melibatkan personel gabungan dari unsur Polri dan TNI.

    Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabag Ren Polres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Francoise H.B. Mantiri. Turut hadir di lapangan Kasat Intelkam AKP Amir Mahmud dan Kasi Propam Iptu Tri Asmoro.

    Sebelum menyisir jalanan, personel gabungan lebih dulu melangsungkan apel kesiapan yang dipimpin oleh Kompol Francoise.

    Setelahnya, rombongan patroli bergerak menyisir sejumlah titik vital dan area rawan. Rute penyisiran dimulai dari Jalan Jakarta, berlanjut ke Jalan Kembang Jepun, hingga berpusat di Pos Polisi (Pospol) Suramadu di Jalan Kedung Cowek.

    Tepat pukul 23.00, petugas mulai melakukan penyekatan berlapis di depan Pospol Suramadu. Langkah antisipatif ini dilakukan secara ketat untuk memantau pergerakan massa suporter serta melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan bermotor yang melintas menuju Pulau Madura maupun sebaliknya.

    Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto mengatakan, pelaksanaan patroli cipkon malam hari ini merupakan bentuk antisipasi tegas kepolisian terhadap berbagai ancaman keamanan. Terutama untuk menjaga iklim yang sejuk jelang pertandingan sepak bola.

    ”Patroli cipta kondisi ini adalah bentuk antisipasi kami terhadap adanya gangguan 3C (curat, curas, dan curanmor) yang dapat membuat situasi menjadi tidak kondusif. Kami juga menyisir wilayah-wilayah yang disinyalir rawan aksi gangster, tawuran, balap liar, hingga kenakalan remaja lainnya,” jelas Suroto.

    Dari hasil penyekatan dan patroli semalaman, Suroto memastikan bahwa situasi di seluruh wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak terpantau sangat kondusif.

    Pemeriksaan kendaraan di pos penyekatan berjalan lancar tanpa adanya temuan barang berbahaya atau pergerakan massa yang mencurigakan.

    ”Penyekatan laga Madura United versus Arema FC di depan Pospol Suramadu terpantau aman terkendali dan nihil kejadian menonjol. Tidak ada temuan 3C maupun aktivitas gangster semalaman,” ungkap perwira dengan dua balok emas di pundak tersebut.

    Melalui operasi gabungan ini, kepolisian berharap masyarakat Surabaya, khususnya yang berada di wilayah utara, dapat beristirahat dan beraktivitas di malam hari dengan tenang.

    “Tujuan utama kami adalah terciptanya rasa aman bagi masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan cipkon malam ini berjalan sangat lancar dan kondusif,” pungkasnya. (Bgn)***

  • Kepolisian,  Kriminal

    Polres Blitar Pantau Pangkalan LPG, Antisipasi Kelangkaan Gas Melon di Bulan Ramadan

    WARTAPENASATUJATIM | BLITAR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blitar Polda Jatim melaksanakan pengecekan sejumlah pangkalan LPG di wilayah Kabupaten Blitar pada Minggu (22/2/2026).

    Kegiatan ini dilakukan guna mengantisipasi potensi kelangkaan serta memastikan distribusi LPG 3 Kg bersubsidi (Gas Melon) tetap aman dan tepat sasaran, khususnya di bulan Ramadan.

    Kapolres Blitar, AKBP Rivanda, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Margono Suhendra, S.T.K., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pengecekan dilakukan bersama anggota Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Blitar Polda Jatim di sejumlah pangkalan LPG.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap stok LPG, harga jual, serta mekanisme pendistribusian kepada masyarakat.

    Dari hasil pemeriksaan di lapangan,AKP Margono mengatakan terjadi peningkatan kebutuhan LPG 3 Kg oleh masyarakat selama bulan Ramadan.

    “Peningkatan kebutuhan ini merupakan hal yang wajar setiap memasuki bulan Ramadan. Kami ingin memastikan ketersediaan stok tetap aman dan tidak terjadi penyimpangan distribusi,” ujar AKP Margono Suhendra.

    Sebagai langkah antisipasi, Polres Blitar Polda Jatim berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar.

    Hasil koordinasi tersebut ditindaklanjuti dengan diterbitkannya surat edaran Nomor: B/510/XXX/409.29.3/2026 tanggal 12 Februari 2026 tentang rencana penambahan kuota LPG 3 Kg fakultatif.

    Diharapkan dengan adanya penambahan kuota tersebut, kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan dapat terpenuhi dan tidak terjadi kelangkaan di wilayah Kabupaten Blitar.

    Satreskrim Polres Blitar Polda Jatim juga mengimbau kepada seluruh pemilik pangkalan agar tidak melakukan penimbunan maupun penjualan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

    “Tentu tindakan tegas akan kami lakukan jika terbukti ada penimbunan maupun penjualan di atas HET yang telah ditetapkan pemerintah,” pungkasnya. (Bgn)***

  • Militer

    Jembatan Permanen Dibangun, Warga Desa Krisik di Blitar Tak Perlu Lagi Waswas

    WARTAPENASATUJATIM | Blitar – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0808/Blitar yang dilaksanakan di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menjadikan pembangunan jembatan sebagai salah satu sasaran pokok.

    Dalam pengerjaan jembatan tersebut, para prajurit TNI bersama warga setempat saling bergotong royong dan bahu-membahu dalam setiap tahapan pekerjaan. Semangat kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama dalam pembangunannya.

    Pembangunan jembatan ini dinilai sangat mendesak, mengingat kondisi sebelumnya yang hanya berupa sesek atau anyaman bambu. Kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan warga.

    “Jembatan sebelumnya hanya berupa sesek atau bambu, sehingga sangat rawan untuk dilintasi. Apalagi saat hujan turun, permukaannya menjadi licin dan berbahaya bagi warga,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Minggu (22/2/2026).

    Sebagai akses vital penghubung antar dusun, keberadaan jembatan permanen diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat.

    “Jembatan ini sangat strategis karena menghubungkan Dusun Barurejo dan Dusun Sumber. Setiap hari banyak warga, termasuk anak-anak sekolah yang melintasinya. Jika dibangun permanen, tentu akan sangat membantu,” jelasnya.

    Ia menegaskan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pembangunan tersebut.

    “Yang terpenting warga tak perlu lagi waswas, karena keselamatannya akan lebih terjamin apabila jembatan sudah dibangun secara permanen,” ujarnya.

    Mengingat pentingnya akses tersebut, Danrem berharap proses pembangunan dapat selesai tepat waktu dan sesuai target agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat secara luas.

    Selain pembangunan jembatan, TMMD ke-127 Kodim 0808/Blitar juga melaksanakan sasaran fisik lainnya berupa rabat jalan sepanjang 1.087 meter serta pembangunan tujuh unit gorong-gorong.

    Untuk memperluas dampak program TMMD, berbagai program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) juga turut dilakukan. Mulai dari TNI AD Manunggal Air di 5 titik, rehabilitasi 15 unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan 15 unit jamban, penguatan ketahanan pangan seluas satu hektare, pemberian 100 paket makanan tambahan untuk penanganan stunting, penghijauan, serta pembersihan lingkungan.

    Tak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-127 di Desa Krisik juga diisi dengan berbagai kegiatan nonfisik, seperti pembagian paket sembako, layanan pengobatan gratis, donor darah, pasar murah, pameran UMKM, sunatan massal, pelayanan Posyandu dan imunisasi, serta program KB Kesehatan. (Bgn)***

  • Kepolisian

    Di HUT KSPSI-Harpekindo, Kapolri Tekankan Perkuat Sinergitas hingga Dukung Hak Buruh

    WARTAPENASATUJATIM | Jawa Barat – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara tasyakuran HUT KSPSI ke-53 dan Hari Pekerja Indonesia (HARPEKINDO) di Pembangunan Pusdiklat, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (21/2/2026).

    Dalam kesempatan itu, Sigit yang juga merupakan Ketua Dewan Penasihat KSPSI menekankan soal pentingnya memperkuat sinergisitas antara Polri, elemen buruh dan seluruh lintas elemen masyarakat. Hal itu kunci utama untuk menghadapi segala dinamika situasi global yang berpotensi berdampak ke dalam negeri.

    “Tentunya harapan kita ke depan sinergitas kita, kolaborasi kita juga akan terus semakin baik. Kemudian tentunya memang menghadapi situasi dinamika global yang tidak mudah karena memang dinamika global tersebut tentunya juga berdampak terhadap situasi di dalam negeri,” kata Sigit.

    Sigit menyebut, masing-masing negara terus bertahan menjadi lebih baik dengan mengedepankan sumber daya yang dimiliki. Situasi global, kata Sigit juga akan berdampak ke sisi ketenagakerjaan Indonesia jika tak bersatu padu menghadapinya.

    Untuk mencegah terjadinya gejolak di sisi ketenagakerjaan, Sigit menyatakan, Presiden Prabowo Subianto terus melakukan berbagai macam upaya agar terkait dengan masalah tersebut di Indonesia bisa dimitigasi.

    “Bapak Presiden ke depan tentunya akan terus mendorong di dalam program Asta Citanya untuk terus mendorong berbagai program prioritas strategis. Antara lain bagaimana beliau mendorong hilirisasi dan salah satu yang akan dilaksanakan adalah beliau akan segera melaksanakan dan mendorong pembangunan 18 industri strategis,” ujar Sigit.

    “Dan harapannya ini juga tentunya membuka lapangan pekerjaan yang baru,” tambah Sigit menekankan.

    Lebih dalam, Sigit menyebut, sinergisitas ini akan menjadi jawaban untuk menciptakan iklim investasi yang sejuk. “Oleh karena itu tentunya perlu adanya kolaborasi antara pengusaha dan rekan-rekan serikat sehingga di satu sisi mereka mau berinvestasi, mereka mau mengembangkan usahanya,” ucap Sigit.

    Namun, Sigit juga menegaskan bahwa, Polri bakal terus berkomitmen untuk terus mendukung seluruh perjuangan buruh untuk mendapatkan haknya.

    “Di sisi lain lain juga mereka tetap harus memperhatikan hak-hak dari para pekerja, hak-hak dari buruh. Keseimbangan ini yang tentunya harus kita jaga. Rekan-rekan buruh harus tetap terus memperjuangkan namun melalui koridor aturan yang benar,” ucap Sigit.

    Lebih dalam, Sigit juga menegaskan bahwa buruh Indonesia harus terus meningkatkan keterampilan dan kemampuan. Menurutnya hal itu penting untuk menghadapi persaingan mancanegara.

    “Sehingga kemudian rekan-rekan juga siap untuk bersaing dengan buruh di mancanegara. Dan kita tunjukkan bahwa buruh-buruh Indonesia juga tidak kalah profesional, tidak kalah tangguh, dan tidak kalah hebat dengan bruuh di luar,” tutup Sigit. (Bgn)***

  • Militer

    Babinsa Balongpanggang Laksanakan Komsos dan Pendampingan Peternak Kambing di Kedungpring

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memantau kondisi perekonomian warga binaan, Babinsa Koramil 0817/09 Balongpanggang, Koptu Sugiyo, melaksanakan kegiatan pendampingan dan komunikasi sosial (komsos) dengan peternak kambing di Dusun Pilangrejo, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang. Minggu (22/2/224)

    Kegiatan tersebut dilakukan dengan mengunjungi langsung kandang milik Bapak Dedy Eko Priyono, salah satu peternak kambing di wilayah tersebut. Dalam kesempatan itu, Koptu Sugiyo memberikan semangat, arahan, serta motivasi agar para peternak tetap optimis dan terus mengembangkan usahanya meskipun dihadapkan pada tantangan harga pasar.

    Bapak Dedy Eko Priyono menyampaikan bahwa saat ini harga kambing di pasaran cenderung menurun, sementara kebutuhan pokok masyarakat justru mengalami kenaikan menjelang bulan Ramadhan. Kondisi tersebut cukup berdampak terhadap pendapatan para peternak.

    “Kami merasa prihatin dengan harga kambing di pasaran saat ini yang menurun, sementara kebutuhan rumah tangga semakin meningkat. Harapan kami ada perhatian dari pemerintah desa maupun kecamatan agar dapat membantu mendongkrak perekonomian kami,” ungkapnya.

    Menanggapi hal tersebut, Koptu Sugiyo menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga sebagai mitra dan pendamping warga dalam menghadapi berbagai persoalan, termasuk di bidang ekonomi dan peternakan.

    Ia juga mendorong agar para peternak tetap menjaga kualitas ternak, kebersihan kandang, serta menjalin komunikasi dengan pemerintah desa guna mencari solusi bersama.

    Sementara itu, Bapak Dedy Eko Priyono mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Babinsa.
    “Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan Bapak Babinsa. Semoga terus semangat dalam menjalankan tugas mendampingi para petani maupun peternak kambing di desa binaan, khususnya di Desa Kedungpring,” tuturnya.

    Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara TNI dan masyarakat, sehingga setiap permasalahan yang dihadapi warga dapat dicarikan solusi secara bersama-sama demi kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.(Bgn)***

  • Uncategorized

    KDKMP Desa Bono Tuntas 100 Persen, Percepatan Program di Tulungagung Terus Berjalan

    WARTAPENASATUJATIM | Tulungagung —Pembangunan KDKMP Desa Bono, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, resmi dinyatakan selesai 100 persen dan telah terverifikasi melalui portal Agrinas, sistem pemantauan resmi progres pembangunan KDKMP. Dengan capaian ini, KDKMP Desa Bono menjadi titik keenam yang rampung dari total 271 lokasi KDKMP di wilayah Kabupaten Tulungagung, Minggu (22/02/2026).

    Keberhasilan tersebut menunjukkan percepatan pelaksanaan program KDKMP di Kabupaten Tulungagung yang terus bergerak sesuai target yang telah ditetapkan. Proses verifikasi melalui Agrinas memastikan seluruh tahapan pembangunan telah memenuhi standar teknis dan administrasi yang berlaku, sehingga fasilitas siap dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

    Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya satu lagi KDKMP yang selesai dibangun di wilayah binaannya. Ia menegaskan bahwa rampungnya pembangunan ini merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang berkomitmen mendukung percepatan program pemerintah di daerah.

    “Alhamdulillah, progres pembangunan berjalan sesuai rencana dan hari ini kita kembali melihat satu titik KDKMP selesai. Ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus mengawal program hingga seluruh target di Kabupaten Tulungagung dapat tercapai,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Desa Bono, Masfut, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas rampungnya pembangunan KDKMP di desanya. Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut mampu meningkatkan aktivitas ekonomi serta kesejahteraan masyarakat setempat.

    “Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas terealisasinya pembangunan KDKMP di desa kami. Semoga koperasi ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

    Dengan bertambahnya KDKMP yang telah selesai, diharapkan implementasi program di Kabupaten Tulungagung semakin optimal dan memberikan dampak langsung bagi penguatan ekonomi desa serta pelayanan kepada masyarakat. (Bgn)***

  • SOSIAL

    MAKI Jatim Bagi 1000 Paket Ta’jil di Pasar Sayur Magetan

    WARTAPENASATUJATIM | Magetan – Di kota Magetan, gema Ramadhan tidak hanya terdengar dari lantunan ayat suci dan doa-doa yang terucap lirih, tetapi juga dari langkah-langkah sunyi yang memilih berbagi tanpa pamrih. Pada hari ketiga bulan yang mulia, ketika cahaya senja meneteskan warna keemasan di langit, Pasar Sayur Magetan menjadi ruang perjumpaan antara iman dan kemanusiaan.

    Di tempat itu, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur membagikan 1.000 paket ta’jil kepada masyarakat. Terdiri dari 250 paket mie goreng lengkap dengan telur dadar dan kerupuk udang, 250 paket kurma, 250 botol es sirup cocopandan dengan isian jelly, serta 250 paket jajanan tradisional. Sederhana dalam bentuk, namun agung dalam makna.

    Karena dalam pandangan ruhani, berbagi bukan sekadar aktivitas sosial ia adalah ibadah yang menembus langit. Tangan yang memberi sejatinya sedang dididik untuk melepaskan. Hati yang berbagi sedang dilatih untuk tunduk. Setiap paket yang berpindah tangan adalah saksi bahwa manusia tidak hidup sendiri; ia terikat dalam jaringan takdir yang dirajut oleh kasih sayang Allah.

    Ramadhan mengajarkan bahwa lapar bukan sekadar rasa di perut, melainkan jendela empati. Dahaga bukan sekadar kekeringan tenggorokan, melainkan jalan memahami penderitaan sesama. Dalam kesadaran makrifat, manusia menyadari bahwa dirinya faqir di hadapan Allah, dan karena itu ia belajar menjadi dermawan kepada sesama.

    Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Namun hakikat syukur bukan hanya pada ucapan, melainkan pada pengakuan batin bahwa kesempatan memberi pun adalah karunia. Allah yang menggerakkan hati, Allah yang melapangkan rezeki, dan Allah pula yang mempertemukan pemberi dan penerima dalam satu momen yang telah tertulis di Lauhul Mahfuz.

    Sebagai lembaga yang konsisten menyuarakan integritas dan keadilan, MAKI memahami bahwa Ramadhan bukan hanya momentum berbagi, tetapi juga momentum membersihkan jiwa. Sebab korupsi tidak lahir dari kekurangan harta, melainkan dari kekosongan ruhani. Ketika hati jauh dari muraqabah kesadaran bahwa Allah Maha Mengawasi maka nafsu mudah mengambil alih.

    Di sinilah nilai humanisme Ilahiah menemukan bentuknya. Bahwa membangun masyarakat yang bersih bukan hanya soal hukum dan aturan, tetapi juga soal hati yang hidup. Integritas yang sejati tumbuh dari ketakwaan; dari keyakinan bahwa setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban, dan setiap perbuatan sekecil apa pun tercatat dengan sempurna.

    Menjelang adzan Maghrib, wajah-wajah yang menerima ta’jil memancarkan syukur yang jernih. Bagi sebagian orang, mungkin itu hanya makanan pembuka puasa. Namun bagi mata hati, itu adalah tanda bahwa rahmat Allah bekerja melalui manusia-manusia yang bersedia menjadi perantara kebaikan.

    Karena pada akhirnya, yang sampai kepada Allah bukanlah angka seribu, bukan pula kemeriahan kegiatan, melainkan ketulusan niat yang tersembunyi dalam dada.

    Ramadhan adalah jalan kembali, kembali kepada fitrah, kepada kesadaran bahwa kita hanyalah hamba.
    Dan setiap tangan yang terulur dengan ikhlas adalah jembatan menuju cahaya ridha-Nya. (Bgn)***

Wartapenasatu.com @2025