Danrem Untoro: Jadilah Pemimpin yang Profesional dan Dekat dengan Rakyat
WARTAPENASATUJATIM | Madiun – Dandim 0804/Magetan diserahterimakan dari Letkol Inf Hasan Dasuki kepada Letkol Inf Omi Girindra Sasmito. Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan bahwa mutasi dan rotasi merupakan hal biasa dalam rangka pembinaan prajurit.
”Mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa dalam rangka pembinaan karier prajurit dan kebutuhan organisasi,” katanya dalam sambutan pada acara Sertijab Dandim 0804/Magetan di Aula Jenderal Sudirman, Makorem 081/DSJ, Jl. Pahlawan No. 50, Kota Madiun, Senin (31/3/2026) petang.
Menurutnya, langkah ini juga dilakukan agar organisasi TNI tetap adaptif terhadap tantangan tugas yang semakin kompleks dan dinamis.
Kepada para Dandim jajarannya yang turut hadir dalam kesempatan tersebut, Danrem menekankan untuk terus mendukung keberhasilan berbagai program strategis pemerintah di wilayah masing-masing.
“Program-program strategis pemerintah, seperti Koperasi Merah Putih, Jembatan Perintis Garuda, dan ketahanan pangan merupakan prioritas utama. Lakukan yang terbaik demi tercapainya keberhasilan program tersebut,” ujarnya.
Kolonel Untoro juga menekankan untuk terus meningkatkan soliditas internal satuan dan memperkuat sinergi dengan berbagai komponen bangsa guna mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di wilayah.
Selain itu, ia berpesan agar para Dandim senantiasa menjaga profesionalisme, loyalitas, serta kedekatan dengan masyarakat sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Jadilah pemimpin yang hadir di tengah-tengah masyarakat, mampu memberikan solusi, serta menjadi teladan dalam setiap pelaksanaan tugas,” pungkasnya. (Bgn)***
Langit Berduka, Negeri Berkabung: Gugurnya Tiga Putra Terbaik Bangsa di Tanah Lebanon
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Dengan hati yang dipenuhi duka mendalam, segenap Direktur, Pemimpin Redaksi, serta seluruh wartawan Warta Pena Satu Jatim menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga prajurit terbaik bangsa dalam tugas mulia di Lebanon: Prada Farizal Romadhon, Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar, dan Serka Muhammad Nur Ichwan.
Kepergian mereka bukan sekadar kehilangan bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga luka bagi bangsa ini.
Di tanah yang jauh dari kampung halaman, mereka mengemban amanah negara dengan penuh dedikasi, keberanian, dan pengabdian tanpa batas.
Mereka adalah simbol ketulusan dalam menjaga perdamaian dunia, sosok-sosok yang rela mengorbankan segalanya demi tugas yang lebih besar dari diri mereka sendiri.
Duka ini terasa begitu dalam, menyelimuti hati seluruh rakyat Indonesia. Namun di balik kesedihan yang menggetarkan jiwa, terpatri rasa bangga yang tak terhingga.
Mereka telah menunaikan tugas dengan kehormatan tertinggi, mengukir jejak pengabdian yang abadi dalam sejarah bangsa.
Nama-nama mereka akan selalu dikenang sebagai pahlawan yang gugur dalam tugas mulia. Kami percaya, pengorbanan mereka tidak akan pernah sia-sia.
Semangat juang dan keberanian mereka akan terus hidup, menginspirasi generasi penerus untuk tetap teguh dalam menjaga kedaulatan, perdamaian, dan kemanusiaan.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami menyampaikan doa dan kekuatan. Semoga diberikan ketabahan, keikhlasan, dan keteguhan hati dalam menghadapi cobaan ini.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala khilafnya, serta diterima segala amal baktinya.
Selamat jalan para ksatria bangsa. Jasamu akan selalu hidup, namamu akan selalu abadi, dan pengorbananmu akan selalu menjadi cahaya bagi negeri ini.
Indonesia berduka, namun juga bangga atas pengabdianmu.***
Gerakan Mendukung 20 Tahun Earth Hour, ARTOTEL TS Suites Surabaya Mengajak Tamu Ikut Switch Off Bersama
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya Metropolitan – Bertepatan dengan peringatan Hari Bumi, pada hari Sabtu (28/03/2026), ARTOTEL TS Suite Surabaya melakukan gerakan pemadaman lampu (Switch Off) selama satu jam yang berlangsung pada pukul 20.30 sampai dengan 21.30 WIB sebagai dukungan terhadap pelestarian lingkungan.
Adapun gerakan pelestarian lingkungan, Earth Hour (Earth Day) diperingati setiap tahun, tepatnya jatuh setiap tanggal 22 April yang kali ini mengusung tema “Berikan Satu Jam untuk Bumi”
Dalam gerakan ini diharapkan para individu, komunitas, termasuk pelaku bisnis untuk berpartisipasi dalam aksi Switch Off, yaitu sebuah aksi untuk mematikan lampu listrik yang tidak penting selama satu jam, pada pukul 20.30 hingga 21.30 WIB, yang dikampanyekan pertama kali oleh WWF.

Perlu diketahui, ARTOTEL TS Suite Surabaya hotel sudah rutin melakukan dukungan terhadap gerakan ini selama dua dekade, yaitu memadamkan sebagian lampu di area hotel selama satu jam sebagai simbol kepedulian terhadap krisis iklim dan pentingnya penghematan energi.
Aksi ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi komitmen keberlanjutan yang sejalan dengan semangat The Art of Goodness dari ARTOTEL Group.
Hotel juga mengajak seluruh tamu untuk ikut berpartisipasi dalam gerakan ini dengan mematikan lampu di kamar masing masing serta menikmati suasana malam yang hangat ditemani alunan musik dan berbagai menu spesial di One Deck Gastropub dengan diskon khusus yang menarik, untuk seluruh menu makanan dan minuman yang tersedia untuk mendukung pengalaman Earth Hour yang lebih berkesan.
Partisipasi ini juga menjadi wujud konsistensi ARTOTEL TS Suites – Surabaya sebagai properti yang telah memegang sertifikasi GSTC (Global Sustainable Tourism Council), sekaligus memperkuat langkah hotel dalam menghadirkan praktik operasional yang bertanggung jawab terhadap lingkungan secara berkelanjutan.
Kepada awak media dalam sebuah wawancara Teddy Patrick, S.E., M.Par., CHA., General Manager ARTOTEL TS Suites – Surabaya mengatakan,
“Partisipasi kami dalam Earth Hour 2026 merupakan bentuk komitmen berkelanjutan ARTOTEL TS Suites Surabaya dalam mendukung pelestarian lingkungan. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang terinspirasi untuk melakukan aksi sederhana namun berdampak nyata bagi masa depan bumi.”
Awak media sempat mewawancarai salah satu tamu hotel yang bernama Andin, yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, menyampaikan kesannya:
“Saya sempat ikut foto-foto suasana Earth Hour di area hotel karena ambience-nya unik dan jarang ada. Langsung saya posting juga di sosial media karena menurut saya ini pengalaman seru dan meaningful.”ARTOTEL TS Suites Surabaya berharap, dengan berpartisipasi aktif dalam gerakan Earth Hour 2026, dapat menginspirasi masyarakat, khususnya warga Surabaya dan para tamu hotel, untuk mengambil bagian dalam aksi nyata menjaga keberlanjutan bumi. (Houget)***
Sinergi TNI dan Stakeholder, Donor Darah di Puskesmas Geger Berjalan Lancar
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Komando Rayon Militer (Koramil) 0829-15/Geger menghadiri kegiatan donor darah yang digelar di Puskesmas Geger, Kabupaten Bangkalan, Senin (30/3/26).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam membantu ketersediaan stok darah sekaligus mempererat sinergi antar instansi di wilayah Kecamatan Geger.
Kehadiran TNI dalam kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap program kemanusiaan serta memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.
Selain jajaran Koramil, kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat, di antaranya perwakilan Polsek Geger, Camat Geger beserta staf, Kepala Puskesmas Geger bersama tenaga kesehatan, Ketua Rois Surya NU, Ketua MWC NU, Ketua FKMG, Ketua PLKB, serta perwakilan KUA Kecamatan Geger.
Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan donor darah yang berlangsung tertib dan lancar.
Danramil 0829-15/Geger Kapten Inf Supono menyampaikan bahwa kegiatan donor darah memiliki nilai kemanusiaan yang tinggi serta sangat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kami dari Koramil 0829-15/Geger sangat mendukung kegiatan ini. Donor darah bukan hanya membantu sesama, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang harus terus digalakkan. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat seperti ini perlu terus dijaga,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Bgn)***
Pangdam V/Brawijaya Pimpin Ground Breaking Jembatan Garuda di Genting Kalianak, Surabaya
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya — Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., bersama Pemerintah Kota Surabaya memimpin ground breaking dan zoom pembangunan Jembatan Garuda di Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo. Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Asemrowo dengan Kecamatan Krembangan.
Proyek Jembatan Garuda memiliki panjang sekitar 32,8 meter dan lebar sekitar 1 meter. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 2–3 bulan sehingga akses antar kecamatan bisa segera dinikmati masyarakat.
Pembangunan mendapat dukungan penuh dari warga setempat dan pihak terkait. Koordinasi antara TNI AD, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan menjaga kelancaran pelaksanaan serta standar keselamatan kerja.
Secara serentak, TNI AD melaksanakan ground breaking Jembatan Garuda di sejumlah daerah. Tercatat 18 Kodim terlibat dalam kegiatan serupa yang dilaksanakan simultan di berbagai wilayah.
Daerah yang terlibat antara lain Surabaya, Tulungagung, Blitar, Ponorogo, Ngawi, Kediri, Bojonegoro, Kabupaten Malang, Pasuruan, Jember, Kota Malang, Trenggalek, Mojokerto, Bondowoso, Lumajang, Banyuwangi, Pamekasan, dan Sumenep.
Hingga saat ini telah terdata 68 titik pembangunan, terdiri dari 43 jembatan beton dan 25 jembatan perintis atau gantung. Titik-titik tambahan diperkirakan akan terus bertambah berdasarkan laporan ke Komando atas.
Program Jembatan Garuda merupakan inisiatif Presiden RI yang dilaksanakan oleh TNI AD bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas, kesejahteraan, dan pelayanan publik. Diharapkan proyek ini mempercepat aksesibilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. (Bgn)***
Bersatu Untuk Keluarga Indonesia: Kemendukbangga/BKKBN Jatim Genjot Sinergi dan Perluas Program Bangga Kencana 2026
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/ Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Peningkatan Sinergi dan Pembinaan Pegawai serta Dukungan Aktif Mitra Kerja Strategis dalam rangka memperkuat koordinasi internal dan optimalisasi pelaksanaan Program Bangga Kencana tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam suasana kebersamaan pasca-Lebaran sekaligus menjadi momentum penguatan motivasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Perwakilan BKKBN Jawa Timur.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Sukamto, menegaskan bahwa pembinaan pegawai merupakan bagian strategis dalam memastikan kesiapan pelaksanaan program prioritas pembangunan keluarga di daerah.
“Momentum ini kami manfaatkan untuk meningkatkan motivasi seluruh ASN, baik di internal BKKBN maupun di kabupaten/kota, agar pelaksanaan program tahun 2026 berjalan optimal,” ujarnya, Senin (30/3/2026).Menurutnya, terdapat lima fokus utama pelaksanaan program tahun 2026 yang menjadi perhatian bersama, yakni keberlanjutan quick wins Program Bangga Kencana, Penerapan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) di Kabupaten/Kota, Penggerakan dan Peningkatan Peran Serta Masyarakat serta Kampung KB, penyediaan alat kontrasepsi dan peningkatan kesertaan KB pascapersalinan (KBPP), serta peningkatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada masyarakat terkait Program Bangga Kencana.
Kegiatan pembinaan pegawai tersebut juga dilaksanakan secara sederhana dengan memanfaatkan fasilitas kantor perwakilan sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan efisiensi pemerintah dalam penyelenggaraan kegiatan bersama mitra kerja. Selain itu, pembinaan disiplin pegawai menjadi perhatian penting dalam rangka memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, termasuk pembinaan kedisiplinan pegawai di beberapa wilayah. Hal ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kinerja organisasi secara menyeluruh,” jelasnya.
Selain penguatan internal, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur juga terus mengoptimalkan dukungan terhadap pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan baduta non-PAUD sebagai bagian dari intervensi percepatan penurunan stunting di daerah.
Berdasarkan data manual kabupaten/kota, dari 1.610 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) operasional di Jawa Timur, sebanyak 1.037 SPPG atau sekitar 64,41 persen telah mendistribusikan MBG bagi sasaran 3B.
Sementara berdasarkan data aplikasi Badan Gizi Nasional, dari 3.208 SPPG operasional, sebanyak 2.612 SPPG atau sekitar 62,72 persen telah melaksanakan distribusi MBG 3B. Adapun jumlah kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Jawa Timur tercatat sebanyak 93.729 orang, dengan 16.129 kader atau sekitar 17,30 persen telah terlibat aktif dalam distribusi MBG 3B.
“Hingga saat ini capaian distribusi MBG untuk sasaran 3B di Jawa Timur telah mencapai sekitar 64 persen. Kami terus melakukan kolaborasi dengan mitra wilayah Badan Gizi Nasional untuk meningkatkan cakupan distribusi,” tambah Sukamto.
Program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Menteri Kemendukbangga agar distribusi MBG 3B semakin diperluas sebagai langkah konkret pencegahan stunting di wilayah yang masih memiliki prevalensi cukup tinggi.
Sementara itu, Ketua Umum DPD Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Provinsi Jawa Timur, Senja Susanti, menyampaikan bahwa sekitar 1.500 penyuluh KB yang tersebar di 38 kabupaten/kota terus berperan aktif mendukung implementasi program prioritas Kemendukbangga/BKKBN.
“Peran utama penyuluh KB adalah memberikan KIE kepada masyarakat terkait keberlanjutan program quick wins Kemendukbangga serta mendukung pendistribusian MBG 3B di Jawa Timur,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa para penyuluh KB bekerja bersama Tim Pendamping Keluarga yang terdiri atas kader KB, kader PKK, dan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi gizi, pendampingan tumbuh kembang anak, serta penyuluhan kepada kelompok sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan baduta non-PAUD. Pendampingan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan minimal 10 sasaran keluarga per tim pendamping.
“Melalui kegiatan penyuluhan dan edukasi ini, masyarakat semakin memahami pentingnya Program Bangga Kencana, percepatan penurunan stunting, serta pola konsumsi makanan sehat yang mendukung tumbuh kembang anak,” jelasnya.
Senja menambahkan, berdasarkan capaian terbaru, angka prevalensi stunting di Jawa Timur telah berada di bawah standar nasional, yakni sekitar 14,7 persen. Meski demikian, percepatan penurunan stunting tetap menjadi prioritas melalui penguatan distribusi MBG 3B sesuai ketentuan dalam Keputusan Presiden Nomor 115.
Ke depan, pihaknya berharap seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur dapat mengoptimalkan peran SPPG sehingga minimal 10 persen sasaran distribusi MBG 3B dapat tercapai secara merata di seluruh wilayah.
“Sinkronisasi peran kader Tim Pendamping Keluarga sebagai pelaksana distribusi MBG 3B menjadi kunci agar program ini berjalan efektif dan tepat sasaran,” pungkasnya. (Bgn)***
Polresta Sidoarjo Optimalkan Swasembada Pangan, Dampingi Petani Jagung di Krembung
WARTAPENASATUJATIM | SIDOARJO – Upaya mewujudkan swasembada pangan terus digencarkan Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing melalui jajaran di wilayah.
Salah satunya dilakukan Polsek Krembung dengan turun langsung mendampingi petani jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.
Pada Senin (30/3/2026), Kanit Binmas Polsek Krembung Aiptu Adin melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung di lahan Desa Tanjekwager, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo.
Lahan jagung yang dikelola oleh BUMDes Tanjekwager tersebut menjadi salah satu titik pengembangan program P2B (Pekarangan Pangan Bergizi) di Kabupaten Sidoarjo.
Dalam kegiatan itu, petugas turut berkoordinasi dengan kepala desa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), kelompok tani, serta para petani setempat.
Kanit Binmas Polsek Krembung Aiptu Adin menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan dilakukan secara berkala untuk memastikan tanaman jagung tumbuh optimal.
“Kami melakukan pemantauan, pendampingan, hingga perawatan seperti pemupukan secara rutin. Harapannya, hasil panen bisa maksimal dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani,” jelasnya.
Sementara itu Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.
“Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat, termasuk para petani. Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan hasil pertanian meningkat dan mampu mendukung swasembada pangan,” ujarnya.
Selain itu, bantuan dan pendampingan yang diberikan juga menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap petani.
Program “Polisi Cinta Petani” diharapkan mampu memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dengan langkah ini, Polresta Sidoarjo Polda Jatim optimistis swasembada pangan di wilayah Kabupaten Sidoarjo dapat terus meningkat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian. (Bgn)***
Kasdim 0817/Gresik Hadiri Halalbihalal dan Rapat Paripurna DPRD
WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Dalam rangka mempererat sinergitas antar unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari menghadiri undangan kegiatan halalbihalal 1 Syawal 1447 H yang diselenggarakan oleh anggota DPRD Kabupaten Gresik, bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Gresik. Senin (30/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kehangatan tersebut dihadiri oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD, perwakilan TNI-Polri, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Momentum halalbihalal dimanfaatkan sebagai sarana untuk saling bermaafan sekaligus memperkuat hubungan kerja sama lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, para tamu undangan saling bersalaman dan berbincang santai, mencerminkan kebersamaan serta kekompakan antarinstansi di Kabupaten Gresik pasca perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Usai kegiatan halalbihalal, acara dilanjutkan dengan rapat paripurna DPRD Kabupaten Gresik yang digelar di tempat yang sama. Rapat tersebut membahas agenda penting terkait penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah, yang diikuti oleh seluruh anggota dewan serta tamu undangan yang hadir.
Kehadiran Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TNI, khususnya Kodim 0817/Gresik, terhadap terciptanya sinergitas yang solid antara legislatif, eksekutif, dan unsur keamanan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat stabilitas wilayah serta memperlancar pelaksanaan program pembangunan di Kabupaten Gresik.
Mayor Inf Siari menyampaikan bahwa momentum halalbihalal ini menjadi sarana yang sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan koordinasi antarinstansi. “Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, diharapkan setiap program pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai.(Bgn)***
Danrem 084/Bhaskara Jaya Hadiri Ground Breaking Jembatan Kalianak Surabaya
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Komandan Korem (Danrem) 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Danny Alkadrie, menghadiri kegiatan ground breaking dan Zoom pembangunan Jembatan Kalianak yang diselenggarakan pada Senin (30/3/2026). Lokasi acara berada di RT 002 RW 003 Tambak Asri, Kelurahan Genting Kalianak, Kecamatan Asemrowo.
Pangdam V/Brawijaya,Mayjen TNI Rudy Saladin, secara langsung memimpin peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya proses pembangunan. Acara juga diikuti dengan rangkaian kegiatan seperti pemotongan tumpeng, peninjauan lokasi proyek, serta konferensi video bersama jajaran Kodam V/Brawijaya.
Danrem Danny Alkadrie menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan memperlancar sistem transportasi masyarakat di kawasan Asemrowo dan wilayah sekitarnya. Selain proyek ini, pembangunan infrastruktur serupa juga sedang berjalan secara serentak di berbagai daerah Jawa Timur, dengan keterlibatan 18 Kodim dan total 68 titik proyek yang direncanakan (meliputi jembatan beton dan gantung).
Terletak di wilayah Kodim 0830/Surabaya, Jembatan Kalianak akan menghubungkan Kecamatan Asemrowo dan Krembangan. Proyek ini memiliki spesifikasi panjang sekitar 32,8 meter dan lebar 1 meter, dengan target penyelesaian dalam jangka waktu 2 hingga 3 bulan.
Kehadiran pejabat TNI dan Forkopimda Surabaya dalam acara tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, sekaligus mengedepankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. (Bgn)***
Merajut Ukhuwah, Menguatkan Bangsa: Halal Bihalal PPAD Bersama Media Warta Pena Satu Jatim Penuh Makna
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan begitu terasa dalam gelaran Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh PD PPAD Provinsi Jawa Timur bersama Media Warta Pena Satu Jatim dan Pilar Pos.
Mengusung tajuk “Jalin Silaturahmi Demi Persatuan”, kegiatan ini berlangsung khidmat di Gedung Aula PPAD Jatim, Jalan Brawijaya No. 38B Surabaya, pada Senin (30/3/2026).
Acara tersebut menjadi momentum istimewa untuk mempererat hubungan antaranggota, insan pers, serta seluruh elemen yang hadir.
Nuansa kekeluargaan tampak jelas sejak awal kegiatan, di mana para undangan saling bersalaman, bermaafan, dan berbincang hangat dalam balutan semangat Idul Fitri.

Halal bihalal ini tidak sekadar seremoni tahunan, melainkan juga ruang untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kebersamaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh, jajaran pengurus, serta perwakilan media yang turut memberikan warna tersendiri dalam jalannya acara.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan-sambutan, doa bersama, hingga ramah tamah yang semakin mempererat jalinan emosional antar peserta.
Dalam kesempatannya, Kaperwil Jatim Warta Pena Satu Jatim, Yuyun Ary Soekadi, menegaskan pentingnya menjadikan halal bihalal sebagai agenda besar yang berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam membangun komunikasi yang harmonis serta memperkuat sinergi antar berbagai pihak.
“Halal bihalal ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga menjadi wadah penting dalam merajut silaturahmi, membangun kebersamaan, dan mempererat persatuan. Ke depan, kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan besar bagi Media Warta Pena Satu Jatim,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yuyun menekankan bahwa keberlangsungan kegiatan seperti ini harus terus dijaga dan ditingkatkan kualitasnya. Menurutnya, di tengah dinamika sosial dan perkembangan zaman yang semakin kompleks, persatuan menjadi fondasi utama yang tidak boleh goyah.
Melalui silaturahmi yang intens dan berkesinambungan, diharapkan akan tercipta kekuatan bersama yang mampu menghadapi berbagai tantangan.
“Agenda tahunan halal bihalal ini harus kita pertahankan demi menjalin dan merajut silaturahmi serta demi menggalang persatuan,” tambahnya dengan penuh semangat.
Tidak hanya menjadi ajang temu kangen, kegiatan ini juga mencerminkan semangat kolaborasi antara organisasi dan insan media dalam membangun komunikasi yang sehat dan konstruktif. Kehadiran berbagai pihak dalam satu ruang yang sama menjadi simbol kuat bahwa persatuan dapat terwujud melalui kebersamaan dan saling pengertian.
Acara halal bihalal ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan sebagai bentuk harapan agar kebersamaan yang telah terjalin dapat terus dipertahankan. Para peserta pun meninggalkan lokasi dengan wajah penuh kebahagiaan dan harapan baru, membawa semangat silaturahmi yang semakin kuat.
Melalui kegiatan halal bihalal ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih solid antara PD PPAD Provinsi Jawa Timur, Media Warta Pena Satu Jatim, Pilar Pos, serta seluruh elemen yang terlibat.
Semangat “Jalin Silaturahmi Demi Persatuan” bukan hanya menjadi tema, tetapi juga menjadi komitmen nyata dalam menjaga keutuhan dan kebersamaan di tengah masyarakat. (Bgn)***