Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Keberhasilan Kodim 0818/Malang-Batu, Kodim Sidoarjo dan Kodim Magetan di Ajang TMMD 126
WARTAPENASATUJATIM | JAKARTA – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menghadiri Rapat Paripurna TMMD ke-46 Tahun Anggaran 2025 di Aula A.H. Nasution, Markas Besar TNI Angkatan Darat. Dalam ajang bergengsi tersebut, Kodam V/Brawijaya mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional, Kamis (4/12/2025).
Pada kesempatan tersebut, Kodim 0804/Magetan, Kodim 0833/Kota Malang, dan Kodim 0816/Sidoarjo berhasil meraih penghargaan atas kinerja terbaik dalam pelaksanaan program TMMD. Penghargaan diserahkan langsung oleh Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen.
Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi kepada para Komandan Kodim yang telah mengharumkan nama Kodam V/Brawijaya melalui kerja keras6 dan dedikasi dalam mendukung suksesnya program TMMD di wilayah masing-masing. “Ini kebanggaan kita bersama,” tegas Pangdam V/Brawijaya
Pangdam V/Brawijaya juga menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut dan menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja sama erat antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di berbagai wilayah melalui kegiatan TMMD yang terintegrasi.
“Prestasi ini lahir dari sinergi kuat antara Kodim dan Pemkab/Pemkot. Program TMMD berjalan sukses berkat dukungan penuh pemerintah daerah sehingga berdampak langsung bagi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Pangdam V/Brawijaya menambahkan.
Ke depan, Kodam V/Brawijaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan TMMD agar manfaatnya semakin luas bagi masyarakat. Harapannya, keberhasilan ini menjadi motivasi berharga dalam menjaga kemanunggalan TNI dan rakyat untuk kemajuan bangsa.
Sekedar informasi, pada pelaksanaan TMMD ke-126 TA 2025, Kodim 0818/Malang-Batu berhasil meraih peringkat pertama pada kategori Dansatgas terbaik, sekaligus peringkat kedua kategori Lomba Karya Jurnalistik atau LKJ tingkat Dansatgas.
Sedangkan di peringkat ketiga kategori Dansatgas, diduduki oleh Dandim 0816/Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo.
Pada kategori media cetak, Kodim 0804/Magetan yang dipimpin Letkol Inf Hasan berada di peringkat ketiga.*** (Bgn)
Hakordia 2025: MAKI Jatim Siapkan Demo Akbar dengan Trailer 40 Feet, Ancam Bongkar ‘Wajah Baru Korupsi’ di OPD Pemprov
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh setiap 9 Desember, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur menegaskan kebangkitannya melalui gelaran Aksi Demo Akbar on Trailer yang akan digelar pada Rabu, 10 Desember 2025. Aksi ini diinisiasi sebagai penanda eksistensi baru MAKI Jatim dalam mengawal isu pemberantasan korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Mengusung konsep unik “on trailer 40 feet with entertainment public”, truk trailer berukuran 40 kaki lengkap dengan sound system 10.000 watt, genset, set panggung musik, serta ruang orasi akan difungsikan sebagai Mobil Komando Utama selama aksi berlangsung. Tema besar yang diangkat adalah “WES GAK WAYAHE KORUPSI, WAYAHE GOLEK SANGU MATI.”
Per 4 Desember 2025, MAKI Jatim mencatat jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai 700 orang lebih, dan diperkirakan akan menembus 1.000 peserta pada hari pelaksanaan, terdiri dari pengurus, anggota, serta simpatisan dari berbagai daerah di Jawa Timur. Aksi ini akan dipimpin langsung oleh Heru Satriyo, S.Ip, Ketua MAKI Koorwil Jatim, dengan dukungan 45 koordinator lapangan.
Dalam wawancara terbuka, Heru menyampaikan bahwa beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jatim akan menjadi titik kunjungan aksi demo. Sasaran tersebut disebut berdasarkan rilis temuan dan hasil penyelidikan internal tim Litbang dan Investigasi MAKI Jatim. Heru menegaskan bahwa aksi ini merupakan peringatan keras kepada OPD yang dinilai “masih melakukan praktik koruptif dalam berbagai bentuk.”
“MAKI Jatim bukan lembaga yang bisa dipandang sebelah mata. Sudah saatnya kami mengaktualisasikan semangat pemberantasan korupsi melalui aksi turun ke jalan bersama masyarakat,” ujar Heru.
Ia juga mengkritisi implementasi E-Catalogue versi 6 yang dirilis LKPP. Menurutnya, sistem pengadaan tersebut justru membuka ruang praktik suap, gratifikasi, hingga potensi cashback terstruktur. Heru mengeklaim timnya telah menemukan banyak paket pengadaan yang dinilai “mengandung unsur koruptif dan terorganisir rapi.”
Heru bahkan menjanjikan bahwa pada Aksi Demo Akbar 10 Desember 2025, pihaknya akan membuka apa yang disebut sebagai “kotak paradoks mega korupsi”, terutama terkait dugaan praktik bermasalah di sektor pendidikan Jawa Timur mulai dari SMA/SMK hingga kebijakan teknis di Dinas Pendidikan.
Selain Dinas Pendidikan, beberapa OPD lain juga disebut akan menjadi objek sorotan dalam aksi tersebut. Meski demikian, Heru tetap meminta maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan di Surabaya, karena aksi demo diyakini akan berdampak pada lalu lintas.
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat. Kami harap publik dapat memberikan kebijakan khusus jika terjadi gangguan lalu lintas pada 10 Desember nanti,” tutupnya. (Bgn)
Pemindahan Makam Terdampak Bendungan Bagong di Trenggalek Berjalan Lancar
WARTAPENASATUJATIM | TRENGGALEK – Proses pemindahan makam yang terdampak pembangunan Bendungan Bagong di Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, semakin menunjukkan progres signifikan.
Pemindahan berlangsung secara bertahap dengan melibatkan tokoh masyarakat, ahli waris, Babinsa, BKTM, serta panitia pemindahan makam dari masing-masing desa untuk memastikan proses berjalan tertib dan sesuai prosedur.

Di Desa Sumurup, total 435 jenazah telah berhasil dipindahkan ke lokasi pemakaman baru. Jumlah tersebut termasuk 71 jenazah tambahan yang ditemukan setelah proses pendataan ulang dilakukan di area pemakaman lama.

Proses pemindahan ini berlangsung dengan pendampingan langsung dari Panitia Pemindahan Makam Desa Sumurup bersama unsur keamanan desa untuk memastikan penghormatan penuh terhadap leluhur warga.
Adapun lokasi pemakaman baru bagi jenazah dari Desa Sumurup tersebar di tiga titik, yaitu Tumpak Mulyo, Bromo, dan Prambon. Tempat tersebut dipilih melalui musyawarah bersama pemerintah desa, masyarakat, dan pihak terkait agar lokasinya mudah diakses ahli waris serta memenuhi standar penataan makam yang layak.
Sementara di Desa Sengon, pemindahan makam juga terus berjalan dan telah mencapai total 162 jenazah yang berhasil dipindahkan ke lokasi baru. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6 jenazah merupakan temuan baru selama proses pembukaan area pemakaman berlangsung.

Pendampingan pemindahan dilakukan oleh Panitia Pemindahan Makam Desa Sengon dengan dukungan personel BKTM dan Babinsa.

Pemakaman baru bagi warga terdampak Desa Sengon telah ditempatkan di dua lokasi, yakni Makam Cerme dan Makam Gunung Gombak.
Proses penataan kembali makam dilakukan dengan memprioritaskan kerapian dan identitas makam agar ahli waris tetap dapat melakukan ziarah dengan nyaman di masa mendatang.
Menurut sejumlah warga dan tokoh masyarakat, pelaksanaan pemindahan makam sejauh ini berjalan kondusif berkat koordinasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, serta pihak teknis pelaksana proyek.
Pendekatan humanis dan dialog persuasif menjadi faktor utama kelancaran proses yang menyangkut aspek sosial dan emosional tersebut.

Meski masih terdapat beberapa makam yang menunggu pendataan lanjutan dan penyesuaian administratif, pemerintah optimis seluruh proses akan selesai sesuai target.
Selain itu, seluruh pembiayaan pemindahan makam, ritual keagamaan, transportasi, hingga pemeliharaan makam baru ditanggung pihak terkait agar tidak membebani ahli waris.
Pemindahan makam ini merupakan salah satu syarat sebelum pembangunan Bendungan Bagong dapat dilanjutkan ke tahap akhir.
Bendungan tersebut nantinya ditargetkan mendukung irigasi pertanian, suplai air baku, mitigasi bencana banjir, serta membuka potensi ekonomi baru bagi masyarakat Trenggalek dan sekitarnya.

Dengan capaian progres pemindahan yang semakin nyata, pemerintah berharap dukungan masyarakat terus terjaga hingga seluruh proses terselesaikan dengan baik dan pembangunan Bendungan Bagong dapat memberikan manfaat maksimal bagi generasi mendatang.***(YSA)
Pangdam V/Brawijaya Pimpin Sidang Pemilihan Subpanpus Cata PK Gelombang III 2025
WARTAPENASATUJATIM | MALANG — Kegiatan Sidang Pemilihan Tingkat Subpanpus Cata PK Gelombang III TA 2025 Kodam V/Brawijaya dibuka dan dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., yang menegaskan pentingnya objektivitas dan integritas dalam seleksi calon prajurit. Sidang berlangsung di Dodikjur Rindam V/Brawijaya dan diikuti 1.666 calon, mencerminkan besarnya minat generasi muda untuk mengabdi melalui TNI AD sebagai komitmen menjaga pertahanan negara. Rabu (03/12/2025).
Kegiatan dihadiri pejabat jajaran Kodam V/Brawijaya, termasuk Danrindam V/Brawijaya Brigjen TNI Heri Rahardjanto, S.Sos., Danrem 083/BDJ, serta para ketua tim pengawas, administrasi, psikologi, pengamanan, dan kesehatan. Kehadiran pejabat terkait memastikan proses seleksi berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan dengan pengawasan ketat.
Rangkaian kegiatan saat Pangdam V/Brawijaya tiba di lokasi dan menuju ruang transit sebelum memasuki lapangan hitam Dodikjur Rindam V/Brawijaya. Peserta sidang masuk per gelombang, masing-masing 417 dan 416 orang, memastikan setiap tahapan berjalan tertib sesuai protap. Proses sidang melibatkan pemeriksaan fisik, administrasi, psikologi, dan aspek pendukung lainnya.
Pelaksanaan tahapan sidang berlangsung dan seluruh peserta mengikuti proses dengan tertib. Setelah pelaksanaan sidang, Pangdam V/Brawijaya bersama rombongan menuju ruang transit dan melanjutkan kegiatan Ishoma sebelum kembali ke Makodam V/Brawijaya. Kegiatan secara keseluruhan berjalan aman dan lancar tanpa kendala.
“Seleksi harus menghasilkan calon terbaik yang layak dibentuk menjadi prajurit profesional,” tegas Pangdam V/Brawijaya.
Seluruh rangkaian seleksi berjalan objektif, transparan, dan sesuai prosedur. Sidang ini merupakan bagian penting dalam menentukan kualitas calon prajurit yang akan menjalani pendidikan dasar keprajuritan sebagai tahap awal pembentukan karakter militer. Komitmen pada standardisasi menjadi fokus utama penyelenggara.
Sidang Pemilihan Tingkat Subpanpus Cata PK Gelombang III TA 2025 di Kodam V/Brawijaya diharapkan mampu menghasilkan calon prajurit yang memiliki kemampuan fisik, mental, intelektual, dan karakter keprajuritan yang siap mengikuti pendidikan dasar serta menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. (Bgn)
Pangdam V/Brawijaya Dorong Soliditas Ormas Purnawirawan untuk Stabilitas dan Pembangunan Daerah
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Dalam upaya memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, DPD Pepabri Jawa Timur menggelar pertemuan strategis bersama Purnawirawan TNI-Polri, Mitra Perjuangan, serta Ormas Putra-Putri KB TNI-Polri. Acara berlangsung di Gedung DPD Pepabri Jatim, Rabu (03/12/2025).
Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua DPD Pepabri Jawa Timur Mayjen TNI (Purn) Dr. Istu Hari Subagio, SE, MM, Sekretaris Brigjen TNI (Purn) Sukran Hambali, serta perwakilan unsur Forkopimda dan instansi militer. Kegiatan tersebut menegaskan pentingnya sinergi lintas elemen bangsa dalam menjaga stabilitas nasional.
Pangdam V/Brawijaya diwakili oleh Pamen Ahli Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lingkungan Hidup Kolonel Inf Ari Sundoro, yang menyampaikan pesan agar seluruh elemen purnawirawan tetap menjadi teladan dan penjaga nilai-nilai juang di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Kolonel Inf Ari Sundoro menekankan, “Revitalisasi peran purnawirawan menjadi kunci memperkuat fondasi kebangsaan serta mendorong kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional yang berkelanjutan.” Pernyataan ini menjadi sorotan utama dalam forum tersebut.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan, mengheningkan cipta, sambutan para pejabat, ceramah agama, hingga doa penutup. Seluruh peserta menunjukkan semangat dan rasa kebersamaan yang kuat sepanjang kegiatan berlangsung.
Diharapkan melalui kegiatan ini, semangat persatuan, nasionalisme, serta pengabdian para purnawirawan TNI-Polri terus terpelihara dan memberikan kontribusi positif dalam menjaga keutuhan NKRI di tengah dinamika pembangunan bangsa.*** (Bgn)
Di Antara Doa dan Hidayah: Kesakralan Akad Nikah dan Persepsi Rey-Dewi yang Menghangatkan Surabaya
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya — Di tengah denyut kota pahlawan yang tak pernah kehilangan energinya, sebuah momen penuh cahaya dan keteduhan tercipta pada Rabu (3/12/2025). Pagi itu, KUA Kecamatan Wonokromo di Jalan Gajah Mada Trem No.1 menjadi saksi sakral bersatunya dua insan: Riawan Syamsir dan Dewi Nuraini. Meski dirangkai dengan kesederhanaan yang terjaga, peristiwa itu memancarkan kemewahan batin kemewahan yang tak lahir dari kemegahan panggung, melainkan dari hidayah, rasa syukur, dan cinta yang mengalir lembut di antara keluarga dan sahabat.
Kehadiran tokoh-tokoh terkemuka turut memberi bobot pada prosesi yang penuh khidmat tersebut. Ketua MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, dan Direktur CV Kalinda Sukses Bersama, Dwi Yulis, hadir bersama jajarannya bukan sekadar memenuhi undangan. Mereka datang membawa ketulusan, dukungan moral, dan rasa persahabatan yang mempertegas intimnya suasana akad. Keberadaan mereka memberi harmoni antara kesederhanaan acara dan wibawa yang ikut menyelimuti ruangan.

Prosesi akad nikah berlangsung lancar dan menggetarkan hati. Ijab kabul terucap mantap, diikuti gema keheningan yang mengandung haru, sebelum perlahan berubah menjadi senyum, pelukan, dan air mata bahagia. Doa restu dari keluarga mempelai perempuan mengalir bergantian, menghadirkan keyakinan bahwa akad tersebut bukan hanya penyatuan dua nama, melainkan dua perjalanan hidup yang dituntun oleh ridha dan hidayah Allah.
Usai prosesi yang sakral itu, kebahagiaan berlanjut di Amboja Bistro, Jalan Diponegoro 56 Surabaya. Jamuan makan siang yang tersaji hangat berpadu dengan alunan electone yang lembut, menciptakan suasana resepsi yang penuh keakraban. Para tamu berbincang, tertawa, dan saling bersilaturahmi dalam kehangatan yang tampak sederhana namun memancarkan nilai kebersamaan yang mahal.
Satu per satu tamu istimewa hadir melengkapi kemeriahan siang itu. Rosadin, SH, Panglima GRIB Jaya Surabaya, tiba bersama para anggota, disusul kehadiran Kevin Brengos, Ketua HIPMI Kota Surabaya. Kehadiran mereka memperlihatkan luasnya dukungan dan persaudaraan yang mengalir untuk pasangan Rey dan Dewi, menjadikan resepsi tersebut bukan sekadar pesta, melainkan perayaan cinta yang dikawal oleh banyak doa dan simpati.
Dalam kesempatan itu, Heru Satriyo dan Dwi Yulis mengucapkan selamat yang sarat makna:
“Selamat menempuh hidup baru. Semoga berbahagia dan menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.”Kalimat itu bukan hanya ucapan ia menjadi peneguh, peneduh, dan pengingat bahwa perjalanan rumah tangga adalah ibadah panjang yang dikuatkan oleh cinta, keikhlasan, dan doa yang tulus.
Meski pernikahan Rey dan Dewi digelar dengan sederhana, justru di situlah letak kemewahan sejatinya. Dalam senyum keluarga, dalam genggaman tangan yang penuh harap, dalam tawa yang pecah tanpa skenario, tampak jelas bahwa kebahagiaan tidak membutuhkan panggung mewah. Ia tumbuh dari ketulusan, dari kebersamaan, dan dari cinta yang diberkahi.
Dan hari itu, Surabaya menyaksikan semuanya. Sebuah pernikahan yang tidak hanya menghangatkan ruangan, tetapi juga menyentuh ruang-ruang hati siapa pun yang berada di sana sebuah peristiwa yang sederhana, namun diberi kemewahan oleh hidayah.*** (Bgn)
Gerak Cepat Polrestabes Surabaya Bongkar 43 Kasus Curanmor, 42 Tersangka Tak Berkutik
Gerak Cepat Polrestabes Surabaya Bongkar 43 Kasus Curanmor, 42 Tersangka Tak Berkutik
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Laju kejahatan jalanan yang sempat mencengkeram Kota Surabaya akhirnya terhenti setelah jajaran Polrestabes Surabaya bersama polsek-polsek di bawahnya melancarkan operasi besar-besaran sepanjang Oktober hingga November 2025.
Dalam rentang waktu tersebut, aparat berhasil mengungkap 43 kasus pencurian kendaraan bermotor, sekaligus menumbangkan 42 tersangka yang selama ini bergerak senyap di berbagai sudut kota.
Dari hasil pemeriksaan, terungkap mayoritas pelaku adalah laki-laki, termasuk satu anak di bawah umur yang diduga dimanfaatkan jaringan. Tak kalah mencengangkan, dua perempuan juga ikut terseret dalam aksi kriminal ini.
Sebanyak delapan tersangka diketahui merupakan residivis yang kembali turun ke jalan, mengulang rekam jejak kejahatan mereka tanpa jera.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfi Sulistiawan mengungkapkan bahwa sebagian besar pelaku menjalankan aksinya dengan merusak rumah kunci kendaraan, menggunakan perkakas yang dirancang khusus untuk menggasak motor dalam hitungan detik. Selebihnya, aksi berhasil karena kelengahan pemilik yang masih meninggalkan kunci menempel di motor.
“Motif ekonomi adalah pendorong utamanya. Para pelaku memilih sasaran yang mudah, minim pengawasan, dan kerap beraksi pada jam-jam rawan,” ujar Kombes Pol Luthfi dalam konferensi pers, Selasa (02/12) petang.
Analisis polisi menunjukkan pola yang tak bisa dianggap sepele. Kejadian terbanyak berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB, ketika kota mulai lengang dan pengawasan kian kendor. Lingkungan permukiman, kos-kosan, pertokoan, hingga masjid dan hotel menjadi titik yang paling sering disasar.
Kos-kosan disebut sebagai lokasi favorit bagi jaringan curanmor. Para pelaku kerap menyamar sebagai penghuni baru, memanfaatkan pintu pagar yang tidak terkunci, area parkir terbuka, serta akses keluar-masuk yang bebas.
“Pengelola kos perlu meningkatkan sistem keamanan. CCTV yang jelas dan pagar yang selalu terkunci dapat mempersempit gerak mereka,” tegas Kapolrestabes.
Dalam pengungkapan ini, polisi menyita 17 unit sepeda motor, dokumen kendaraan, berbagai jenis kunci palsu, serta ponsel yang digunakan sebagai alat koordinasi. Namun sejumlah motor lainnya diduga telah berpindah tangan ke luar Surabaya dan kini masih dalam penelusuran tim.
“Kami terus mendalami jaringan penadahnya. Mohon doa agar seluruh barang bukti bisa kami temukan dan kembalikan kepada pemiliknya,” tambah Kapolrestabes.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman hingga 9 tahun penjara.
Polrestabes Surabaya menegaskan tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.
Polisi mengimbau warga agar memperkuat keamanan pribadi: memasang kunci ganda, tidak meninggalkan kunci tergantung, dan segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan.
Keamanan kota yang kondusif, ujar Kapolrestabes, hanya dapat terwujud melalui sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian.
Dengan kewaspadaan kolektif dan langkah cepat penegak hukum, Surabaya memastikan ruang gerak para pelaku kejahatan semakin sempit dan keselamatan publik tetap terjaga.*** (Bgn)
Pangdam V/Brawijaya dan Danpussenarhanud Bahas Penguatan Pertahanan Udara Terintegrasi
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A. menerima audiensi Danpussenarhanud Mayjen TNI R. Edi Setiawan, S.H. di Makodam V/Brawijaya. Pertemuan strategis ini menyoroti peningkatan kesiapsiagaan Arhanud menghadapi ancaman udara modern yang kian kompleks.
Audiensi dihadiri Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si., Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Ramli, S.E., Kapoksahli Pangdam V/Brawijaya Brigjen TNI Dr. Singgih Pambudi Arinto, M.M., M.Han., para asisten Kodam V/Brawijaya, serta para Dan/Ka satuan jajaran Kodam V/Brawijaya. Senin (01/12/2025).
Danpussenarhanud didampingi jajaran Pussenarhanud, antara lain Danpusdik Arhanud Brigjen TNI I Made Suryawan, S.Sos., M.A., Dirbindik Pussenarhanud Kolonel Roby N. Simandjuntak, S.I.P., Kabengpus Arhanud Kolonel Syafa Susanto, S.I.P., M.M., Kasubditbinmantrakorps Pussenarhanud Kolonel Redinal Dewanto, S.Sos., dan Danyon Arhanud 8 MBC Letkol Arh Rudi Ariyanto, S.E., M.Sos.
Dalam sambutannya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Danpussenarhanud beserta rombongan. Menurutnya, audiensi ini merupakan kehormatan sekaligus momentum berharga untuk mempererat koordinasi dan menyinergikan langkah pembinaan kekuatan serta kemampuan Arhanud di wilayah Kodam V/Brawijaya secara lebih terpadu dan berkesinambungan.
Pangdam menegaskan, di tengah perubahan lingkungan strategis, lompatan teknologi Alutsista, dan meningkatnya ancaman udara seperti drone, roket, dan rudal jarak pendek, dibutuhkan pembinaan kekuatan Arhanud yang terukur, adaptif, dan responsif.
“Sinergi Pussenarhanud dan Kodam V/Brawijaya mutlak diperlukan guna menjamin kesiapan operasional satuan Arhanud,” tegas Pangdam.
Melalui audiensi ini, Pangdam V/Brawijaya berharap terwujud persamaan persepsi, evaluasi komprehensif, serta penyerapan masukan strategis terkait pembinaan personel, satuan, Alutsista, dan doktrin Arhanud.
Harapannya, hasil pertemuan ini memperkuat koordinasi, meningkatkan kemampuan pertahanan udara, serta menumbuhkan kesiapsiagaan dan ketahanan wilayah guna mendukung keberhasilan tugas pokok TNI AD dan pembangunan nasional.*** (Bgn)
Pangdam V/Brawijaya Hadiri Upacara HUT Ke-54 Korpri Wujudkan ASN Profesional dan Berintegritas
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tahun 2025 di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya. Upacara berlangsung khidmat dengan semangat persatuan dan profesionalisme ASN.
Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan seluruh aparatur negara dalam memperkuat birokrasi yang berintegritas dan tangguh.
Upacara berlangsung dengan tertib dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda serta tamu undangan dari instansi TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah. (Senin, 01/12/2025).
Dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 500 peserta tersebut, Gubernur Jawa Timur Dr. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., bertindak selaku Pembina Upacara, sementara M. Hadi Wawan Guntoro, S.STP., M.Si., memimpin jalannya upacara.
Momentum ini menjadi refleksi atas dedikasi ASN dalam meningkatkan pengabdian kepada bangsa melalui pelayanan publik yang tulus dan profesional.
Pangdam V/Brawijaya turut memberikan apresiasi atas kontribusi ASN dalam menjaga netralitas dan mendukung jalannya pemerintahan yang bersih dan efektif.
Rangkaian kegiatan berlangsung secara khidmat mulai dari penghormatan pasukan, pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, hingga amanat Pembina Upacara yang berisi pesan mendalam tentang semangat pengabdian dan integritas ASN.
Amanat tersebut menekankan pentingnya soliditas, profesionalisme, serta semangat melayani masyarakat demi mewujudkan Indonesia Maju.
Gubernur Jawa Timur dalam amanatnya juga menegaskan bahwa KORPRI harus menjadi kekuatan moral dan sosial birokrasi yang memperkuat tata kelola pemerintahan modern, berdaya saing, serta responsif terhadap perubahan zaman.
Reformasi birokrasi yang dijalankan diharapkan melahirkan ASN yang berkarakter, tangguh, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan digital dalam melayani masyarakat.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim, pemberian penghargaan MURI, serta penyerahan piagam penghargaan oleh Gubernur Jawa Timur kepada atlet Pornas Korpri Kontingen Jawa Timur. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh makna bagi seluruh peserta yang hadir.
Melalui momentum peringatan HUT ke-54 KORPRI ini, diharapkan seluruh ASN semakin memperkuat loyalitas, profesionalisme, serta integritas dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi energi positif untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaulat.*** (Bgn)
Dalam 2 Pekan Operasi Patuh Semeru 2025 di Wilayah Hukum Satlantas Polrestabes Surabaya
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Operasi Patuh Semeru 2025 resmi berakhir pada Minggu 30/11/2025.L kemarin, Selama dua pekan pelaksanaannya, Satlantas Polrestabes Surabaya menindak ribuan pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya, yakni AKBP. Galih Bayu Raditya, SIK, MM, mengatakan, Selasa (02/12/2025), kegiatan Operasi Patuh Semeru 2025, kami libatkan 320 personel jajaran Polrestabes Surabaya.

“Hasil yang di capai target segalah potensi gangguan, gangguan abang, dan gangguan nyata yang berpontesi menyebabkan kemacetan, serta pelanggaran laka juga baik itu sebelumnya, atau pada saat pasca operasi zebra semeru 2025,” ucapnya.
Masih lanjut kata Galih Bayu Raditya, dalam kegiatan Operasi Patuh Semeru 2025, Kami mencatat jumlah kejadian laka ada 23 kejadian.
“Korban meninggal di angka NOL (0), Korban luka berat juga di angka NOL, korban luka ringan 32 orang, dan kerugian materil sebesar 9380.000 Rupiah,” tegasnya.
Perlu untuk Kami sampaikan, sambung Galih Bayu Raditya, saat berakhirnya Operasi Patuh Semeru 2025, yang berlangsung selama 14 hari, dengan dimulai 17–30 November 2025 yaitu terkait E-Tle Statis sebayak 3.799, E-Tle Mobile 2.100.
“Untuk tilang manual 150, dan teguran ada 100.847, jadi rekapitulasi Dakgar Lantas Periode selama 14 hari, mulai 17–30 November 2025, dengan jumlah GAR 106.896,” tutup Kasatlantas Polrestabes Surabaya dihadapan media awak.*** (Bgn)