DPW Badak Banten Dukung Langkah Hasbi Asyidiki Pentingnya Pembangunan Dari Desa
ttp://DPW Badak Banten Dukung Langkah Hasbi Asyidiki Pentingnya Pembangunan Dari Desa
Lebak-Wartapenasatu. Com-Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Kabupaten Lebak meminta kepada seluruh kepala desa di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur di setiap Desa.
Bupati Hasbi menekankan pentingnya infrastruktur Jalan Desa, pendidikan, pertanian, dan kesehatan dalam memajukan wilayah.
“Terutama Jalan Desa (poros Desa), pendidikan, pertanian, dan kesehatan,” kata Bupati Hasbi saat menjadi inspektur upacara pengibaran bendera Merah Putih di Alun-alun Rangkasbitung, Minggu (17/8/2025).
Bupati Hasbi menyatakan bahwa infrastruktur jalan desa memiliki pengaruh besar terhadap kemajuan wilayah. Oleh karena itu, kepala desa harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan.
Bupati Hasbi juga menambahkan bahwa setelah adanya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pengelolaan Dana Desa belum terasa signifikan jika tidak dikelola dengan baik oleh para Kepala Desa.
Bupati Hasbi berharap sebagai Kepala Daerah, Pemerintah Kabupaten Lebak bisa mengoptimalkan Dana Desa.
“Beliau menekankan bahwa akses jalan infrastruktur Desa sangat penting, terutama jika ingin menjadikan Lebak sebagai destinasi wisata unggulan,”ungkapnya
Dengan demikian, Hasbi menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lebak dan memastikan bahwa kepala desa mengelola Dana Desa dengan baik dan transparan.
“Prioritas pembangunan infrastruktur Jalan Desa diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan memajukan perekonomian masyarakat Desa,”pungkasnya
Dalam kesempatan itu Siprandani ST, Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten mendukung langkah Bupati Lebak dala memajukan wilayahnya.
“Kami mendukung dengan kebijakan pak Hasbi, hal ini dirasa tepat karena pertumbuhan ekonomi berasal dari warga desa”. Ungkapnya
Siprandani ST, juga berharap kepada seluruh warga masyarakat dan juga kader Badak Banten yang ada di Kabupaten Lebak agar turut serta mengawasi jalannya Pemerintahan Desanya masing-masing.
“Di era keterbukaan informasi publik masyarakat wajib tahu anggaran Dana Desa yang di gelontorkan Pemerintah Pusat, baik penggunaannya maupun peruntukannya”. Tandas Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten ini. (Wps-jhuno)
Preman Berkedok Debt Collector Merajalela di Jalan pemda Tigaraksa – Cikupa, Aparat Diduga Tutup Mata!
Tangerang-Wartapenasatu. Com – Aksi premanisme berkedok jasa penagihan hutang marak terjadi di sepanjang Jalan Pemda arah Cikupa dan perempatan Jalan Pinang hingga Kantor Pos. Para preman ini beroperasi secara terang-terangan, bahkan di tengah gencarnya penertiban premanisme oleh aparat kepolisian. Mereka leluasa merampas kendaraan di jalanan, seolah mendapat perlindungan dari oknum tertentu.Para Pelaku, yang kerap beraksi dengan berkelompok, seperti yang terjadi di jalan pemda siang ini 23/07/2025, sepeda motor salah satu anggota ormas berhasil di rampas oleh sekelompok orang tak di kenal mengaku sebagai depkolektor atau matel, H Rudi selaku ketua Ranting ormas Badak banten desa margasari kecamatan tigaraksa woro woro di group seraya meminta bantuan, dan di sambut dengan sigap oleh ketua DPD kab. Tangerang Rahmatullah atau biasa di sapa bg Kubil, kemudian ktua Kubil meminta anggota lainya untuk segera merapat ke TKP untuk membantu anggota ketua Rudi.
Dalam melakukan aksinya mereka tidak gentar walau menghadapi ormas atau LSM yang mencoba menengahi. Mereka berdalih telah bertindak sesuai aturan, padahal tindakan merampas kendaraan tanpa putusan pengadilan merupakan pelanggaran hukum yang jelas. Sikap aparat kepolisian yang terkesan membiarkan aksi ini menimbulkan pertanyaan besar. Apakah ada pembiaran atau bahkan keterlibatan oknum dalam melindungi para preman berkedok debt collector ini?
“Mereka seenaknya mengambil kendaraan, padahal debitur belum tentu memiliki tunggakan yang signifikan, dan sama sekali tidak ada dasar hukumnya,” ujar seorang aktivis di Tigaraksa yang enggan disebutkan namanya. Ia bersama aktivis lainnya merasa terpanggil untuk membantu korban, menengahi permasalahan antara kreditur dan debitur secara kekeluargaan dan mengajak untuk menempuh jalur hukum sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Fidusia, serta Perkapolri Nomor 8 Tahun 2011 tentang Pengamanan Eksekusi Jaminan Fidusia.
Masyarakat Kabupaten Tangerang berharap kepada Kapolres untuk segera bertindak tegas dan menciptakan rasa aman dari aksi premanisme berkedok debt collector ini. Keberadaan mereka telah meresahkan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Tindakan tegas dan terukur diperlukan untuk memberantas praktik premanisme yang semakin berani dan merajalela ini. (wps_jhuno)
Patuh Maung 2025: Tilang Melonjak Drastis!
Tangerang-Wartapenasatu.com-Operasi Patuh Maung 2025 di Polresta Tangerang dimulai dengan angka tilang manual yang mengejutkan. Hari pertama, 29 pelanggar ditilang, namun angka tersebut melesat tajam di hari kedua. Peningkatan signifikan ini menimbulkan pertanyaan: apa penyebab lonjakan tersebut?
Lebih dari 60 pelanggar terjaring razia di hari kedua, dengan berbagai pelanggaran yang ditemukan. Tidak hanya pengendara motor yang menjadi sasaran, namun juga pengendara mobil. Dominasi pelanggaran helm SNI dan melawan arus lalu lintas menjadi sorotan utama.Selain tilang manual, ETLE statis juga mencatat sejumlah pelanggaran. Totalnya, puluhan pelanggaran terungkap dalam dua hari operasi. Pertanyaan yang muncul: apakah operasi ini berhasil meningkatkan kesadaran berlalu lintas?
Operasi Patuh Maung masih berlangsung hingga 27 Juli. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Apakah imbauan ini akan diindahkan? Kita tunggu saja hasilnya. (wps_jhuno)
Penyegaran Birokrasi: 15 Pejabat Eselon II Kabupaten Tangerang Dilantik
Tangerang-Wartapenasatu.com-Bupati Tangerang, Drs. H. Moch Maesyal Rasyid, melantik 15 pejabat Eselon II pada Selasa (15/7) di Ruang Rapat Wareng. Pelantikan ini disaksikan Wakil Bupati Hj. Intan Nurul Hikmah dan para pejabat daerah lainnya. Serah terima jabatan (Sertijab) ini merupakan bagian dari upaya penyegaran birokrasi dan peningkatan kinerja pemerintahan.
Bupati Maesyal menekankan pentingnya integritas, loyalitas, dan komitmen para pejabat dalam menjalankan tugas publik. Ia berharap rotasi ini akan mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Tangerang. Para pejabat baru diminta untuk segera beradaptasi dan bekerja secara profesional, melayani masyarakat dengan semangat tinggi.
“Ini bukan sekadar pergantian, tetapi langkah strategis untuk optimalisasi kinerja,” tegas Bupati Maesyal. Ia menekankan pentingnya menjaga ritme kerja dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menambahkan pentingnya sinergi antar perangkat daerah agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran. Ia berharap para pejabat baru mampu menjawab tantangan pembangunan dengan inovasi, transparansi, dan efisiensi.
Pelantikan ini diharapkan membawa angin segar bagi pemerintahan Kabupaten Tangerang, meningkatkan kinerja, dan mempercepat pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.(wps_A.R/Jhuno)
Tanam Jagung Serentak: Cisoka Dukung Swasembada Pangan Nasional
Tangerang-wartapenasatu.com-Kapolsek Cisoka IPTU Anggio Pratama, S.Tr.K., M.Si. bersama jajaran Forkopimcam Cisoka, Jayanti Dan Solear Juga Para Kepala Desa menggelar kegiatan penanaman jagung serentak Kwartal III di lahan seluas 20.000 M2/2H. Pada Rabu (9/7).
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.
Kegiatan penanaman jagung ini juga dirangkaikan dengan zoom meeting penanaman jagung serentak kwartal III serta penanaman jagung di lahan perhutanan sosial oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Kehutanan dan Menteri Pertanian yang dipusatkan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Secara nasional, kegiatan ini dilaksanakan serentak oleh seluruh jajaran Kepolisian dan instansi terkait.
Dalam sambutannya, Kapolsek Cisoka IPTU Anggio Pratama, S.Tr.K., M.Si. , menyampaikan bahwa penanaman jagung serentak ini merupakan bentuk kontribusi Polri, khususnya Polsek Cisoka Polresta Tangerang, dalam mendukung upaya ketahanan pangan nasional.
“Program ini adalah bagian dari sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pangan dan kemandirian bangsa di bidang pertanian,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa sektor pangan tidak hanya menjadi urusan ekonomi, namun juga bagian penting dari sistem keamanan nasional.
“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan negara. Maka dari itu, kami siap mendukung dan mengawal penuh setiap program pertanian yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” lanjut nya
Kegiatan penanaman ini turut melibatkan berbagai elemen, seperti personel TNI-Polri, perangkat kelurahan, kelompok tani, dan masyarakat sekitar. Lahan yang ditanami jagung ini diharapkan menjadi lahan produktif yang mampu berkontribusi terhadap ketersediaan pangan lokal maupun nasional.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Kabupaten Tangerang turut ambil bagian dalam menyukseskan visi besar nasional mewujudkan swasembada pangan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan Indonesia yang tangguh dan mandiri di sektor pertanian.”tandas nya. (Wps_syella)
Pembina Ormas Badak Banten, Deden Apriandhi Hartawan Resmi Menjabat Sekda Provinsi
http://Pembina Ormas Badak Banten, Deden Apriandhi Hartawan Resmi Menjabat Sekda ProvinsiTangerang-Wartapenasatu.com-Deden Apriandhi Hartawan resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten. Pelantikan tersebut disambut antusias dan rasa bangga oleh berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat (ormas) Badak Banten. Kepercayaan yang diberikan kepada Deden diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan Provinsi Banten.
Ketua DPD Ormas Badak Banten Kabupaten Tangerang, Rahmatullah (Ki Kubil), menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan tersebut. Ia berharap Deden dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan senantiasa mengutamakan kepentingan masyarakat Banten. Komitmen untuk melayani dan membangun Banten menjadi harapan utama.
Apresiasi dan rasa bangga juga diungkapkan oleh Bang Jhuno, penasehat Ormas Badak Banten DPD Kabupaten Tangerang. Menurutnya, pengangkatan Deden sebagai Sekda merupakan sebuah prestasi yang membanggakan, mengingat kiprahnya yang sebelumnya juga telah mendedikasikan diri sebagai dewan pembina Ormas Badak Banten tingkat DPW.
Pengalaman dan dedikasi Deden selama ini dinilai menjadi modal berharga dalam memimpin birokrasi di Provinsi Banten. Ia diharapkan mampu membawa angin segar dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan di daerah tersebut. Kepemimpinan yang inovatif dan berintegritas sangat dinantikan.
Pelantikan Deden Apriandhi Hartawan sebagai Sekda Provinsi Banten diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Banten. Semoga kepemimpinannya mampu membawa perubahan yang signifikan dan berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat.(wps_Syella)
PEMKAB Tangerang Bangun 1.197 Rumah Tidak Layak Huni
Tangerang-wartapenasatu.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman (DPPP) telah berhasil membedah 1.197 rumah tidak layak huni (RTLH) di 29 kecamatan. Program ini memberikan bantuan renovasi senilai Rp 35 juta per unit rumah, dengan standar ukuran 6×6 meter.
Bantuan RTLH telah dirasakan manfaatnya oleh warga di Desa Budi Mulia dan Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa. Kegembiraan terpancar dari penerima bantuan seperti Rusli, Aman, dan Halimatusyadiah yang menyampaikan rasa syukur atas perbaikan rumah mereka. Kepala Desa Budi Mulia, H. Asan, juga mengapresiasi program ini dan berharap agar program serupa dapat berkelanjutan.
Dukungan penuh datang dari pihak Kecamatan Cikupa yang melihat program ini sangat berarti bagi masyarakat. Sekcam Cikupa, Mumu Muklis, mengapresiasi peran aktif kepala desa dan Forum RTLH dalam merealisasikan bantuan di lapangan. Program ini dinilai sangat membantu mengingat keterbatasan anggaran di tingkat kecamatan dan desa.
Kepala DPPP Kabupaten Tangerang, Ir. H. Bambang Saptho Nurtjahja, M.M., M.T., menjelaskan kriteria penerima bantuan, meliputi kondisi rumah yang tidak layak huni, masalah sanitasi dan pencahayaan, serta kepemilikan lahan yang jelas. Rumah yang sedang bersengketa atau berada di bantaran sungai tidak termasuk dalam program ini.
Program bedah rumah ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan hunian yang layak dan aman. Proses penentuan penerima bantuan dilakukan secara bertahap dan berdasarkan skala prioritas untuk memastikan penyaluran yang tepat sasaran.(wps_Jhuno AS)Kapolresta Tangerang Berganti, Aliansi LSM “PANCA TUNGGAL” Apresiasi Pengabdian Kombes Baktiar Aji
Tangerang-Wartapenasatu.com-Aliansi LSM “PANCA TUNGGAL” Kabupaten Tangerang memberikan apresiasi tinggi kepada Kombes Pol Baktiar Aji Mujiono atas pengabdiannya selama menjabat sebagai Kapolresta Tangerang. Apresiasi tersebut disampaikan seiring pergantian Kapolresta kepada Kombes Pol Andi M. Indra Waspada. Aliansi menilai kinerja Kombes Baktiar Aji selama memimpin Polresta Tangerang telah memberikan kontribusi positif bagi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam pernyataan resminya, Aliansi Panca Tunggal menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras Kombes Baktiar Aji dalam menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Tangerang. Mereka juga menggarisbawahi sejumlah keberhasilan yang diraih selama kepemimpinan Kombes Baktiar Aji, meskipun detail keberhasilan tersebut tidak dijelaskan lebih lanjut dalam rilis pers.Sementara itu, Aliansi Panca Tunggal juga menyampaikan selamat datang dan ucapan selamat bergabung kepada Kombes Pol Andi M. Indra Waspada sebagai Kapolresta Tangerang yang baru. Mereka berharap sinergitas dan kolaborasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Kepolisian Resor Tangerang dapat terus terjalin dan bahkan ditingkatkan di bawah kepemimpinan Kombes Andi.
“Kami berharap Pak Kapolres yang baru dapat melanjutkan program-program positif yang telah dirintis sebelumnya dan terus berupaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Tangerang,” ujar perwakilan Aliansi Panca Tunggal dalam keterangan tertulis.Aliansi Panca Tunggal menyatakan kesiapannya untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Polresta Tangerang di bawah kepemimpinan Kombes Pol Andi M. Indra Waspada dalam rangka mewujudkan Kabupaten Tangerang yang aman, damai, dan kondusif. Mereka berharap kepemimpinan baru ini akan membawa kemajuan dan peningkatan kinerja Polresta Tangerang.(wps-Syella)
Guncangan di Pemerintahan Tangerang: Rotasi Jabatan Eselon II Bikin Heboh!
Tangerang-Wartapenasatu. com-Bupati Tangerang, H. Maesyal Rasyied, membuat kejutan dengan melakukan rotasi besar-besaran terhadap jabatan eselon II pada Senin (7/7/2025). Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Bupati Tangerang, Jalan Sukarasa, Kota Tangerang, ini langsung menyita perhatian publik. Beberapa nama kunci di pemerintahan Kabupaten Tangerang mengalami pergeseran posisi, memicu spekulasi dan pertanyaan di kalangan masyarakat.
Di antara pejabat yang dilantik terdapat nama-nama seperti Aji Nurogo yang kini menjabat sebagai Staf Ahli bidang pemerintahan, hukum, dan HAM; Beni Rahmat sebagai Kepala BKPSDM; dan Dian Mayang sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi. Perubahan signifikan juga terjadi pada posisi Kepala Satpol PP, Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas Perhubungan, dan sejumlah kepala dinas lainnya. Daftar lengkap pejabat yang dilantik cukup panjang, menunjukkan skala besarnya perombakan di jajaran pemerintahan Kabupaten Tangerang.
Bupati Maesyal menjelaskan bahwa rotasi ini merupakan bagian dari upaya penyegaran untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Beliau menekankan pentingnya tanggung jawab dan dedikasi para pejabat dalam menjalankan amanah yang diberikan. Para pejabat baru diharapkan mampu bekerja dengan adil, jujur, dan mengedepankan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi.
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” tegas Bupati Maesyal. Pernyataan ini menjadi sorotan mengingat besarnya perubahan yang terjadi. Publik pun menantikan kinerja para pejabat baru dan dampaknya terhadap kemajuan Kabupaten Tangerang.
Dengan adanya rotasi ini, harapan masyarakat terhadap peningkatan pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik semakin tinggi. Langkah Bupati Maesyal ini akan terus dipantau dan dievaluasi oleh masyarakat Kabupaten Tangerang. Apakah rotasi ini akan membawa angin segar bagi kemajuan daerah? Kita tunggu saja buahnya.(Wps-Jhuno AS)
Tragedi MAYORA: Janji Santunan 250 juta belum terealisasi
Tragedi Mayora: Janji Santunan Rp250 Juta Belum Terealisasi
Tangerang-Wartapenasatu.com- Kecelakaan kerja yang merenggut nyawa seorang karyawan PT Mayora pada Sabtu, 21 Juni 2025, menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Pihak perusahaan telah menjanjikan santunan sebesar Rp250 juta sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden tersebut. Namun, hingga kini, keluarga korban yang berinisial ALS mengaku belum menerima dana tersebut.
Ketidakpastian ini menimbulkan kecemasan dan pertanyaan besar bagi keluarga yang tengah berduka. Janji yang disampaikan oleh PT Mayora belum berwujud nyata, meninggalkan rasa kecewa dan harapan yang menggantung. Keluarga berharap agar perusahaan segera menepati janjinya dan memberikan kepastian hukum atas peristiwa tragis ini.
Pihak keluarga ALS mengungkapkan bahwa baru menerima bantuan sebesar Rp20 juta untuk biaya pemakaman dan acara tahlilan. Sisa santunan yang dijanjikan, senilai Rp230 juta, hingga saat ini belum ada kejelasan kapan akan diberikan. Hal ini semakin memperburuk kondisi psikologis keluarga yang tengah berjuang menghadapi kehilangan dan berbagai tuntutan finansial.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya penegakan aturan keselamatan kerja di lingkungan industri. Kecelakaan kerja seharusnya dapat diminimalisir dengan penerapan standar keamanan yang ketat dan pengawasan yang efektif. Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua pihak terkait untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja.
Keluarga korban berharap agar pihak berwenang dapat turun tangan dan memastikan agar PT Mayora memenuhi kewajibannya sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku. Mereka menuntut transparansi dan pertanggungjawaban yang jelas dari perusahaan atas insiden yang telah merenggut nyawa salah satu karyawannya.
Atas kejadian ini, diharapkan PT Mayora dapat segera menyelesaikan permasalahan ini dengan bijak dan bertanggung jawab. Pemberian santunan yang telah dijanjikan harus segera direalisasikan untuk meringankan beban keluarga korban dan menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keselamatan karyawannya.
Kejadian ini juga menjadi pelajaran berharga bagi perusahaan-perusahaan lain untuk senantiasa memprioritaskan keselamatan kerja karyawannya. Pencegahan kecelakaan kerja merupakan tanggung jawab bersama dan membutuhkan komitmen yang kuat dari semua pihak untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.(Wps-Syella)