• AGAMA,  Artikel,  Nasional,  Politik,  SOSIAL

    Reuni Akbar 212: Momentum Persatuan Umat dan Bangsa

    Reuni Akbar 212: Momentum Persatuan Umat dan Bangsa

    Jakarta Timur, wartapenasatu.com – 23 November 2025 – Sebuah konferensi pers penting telah dilaksanakan di restoran Al Jazeerah Polonia, Jakarta Timur, yang menandai dimulainya koordinasi intensif untuk persiapan Reuni Akbar 212. Acara yang direncanakan akan digelar di Monas pada tanggal 2 Desember 2025 mendatang ini, diharapkan menjadi momentum penting bagi persatuan seluruh elemen bangsa.

    Konferensi pers ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Habib Hanif, Habib Muhammad, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari keluarga besar Reuni Akbar 212. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen yang kuat untuk menyukseskan acara ini dan menjadikannya sebagai wadah silaturahmi yang inklusif.

    Habib Hanif dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Reuni Akbar 212 bukan hanya sekadar acara umat Islam, tetapi juga merupakan momentum bagi seluruh kalangan untuk bersatu demi kepentingan bangsa Indonesia. Beliau secara terbuka mengundang seluruh elemen masyarakat, termasuk Presiden Republik Indonesia, Menteri Agama, serta seluruh pejabat pemerintahan untuk hadir dan berpartisipasi dalam acara tersebut.

    Lebih lanjut, Habib Hanif menekankan pentingnya persatuan antara ulama dan umara sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat dan berdaulat. Beliau berharap Reuni Akbar 212 dapat menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antara kedua elemen penting ini, sehingga tercipta sinergi yang positif dalam memajukan Indonesia.

    Ketua Panitia Reuni Akbar 212, Ustadz Sobri Lubis, menambahkan bahwa semangat 212 adalah semangat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah watoniyah, dan ukhuwah insaniyah. Beliau mengingatkan bahwa sembilan tahun yang lalu, momen 212 telah menjadi tonggak penting dalam persatuan umat dan bangsa. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi dalam Reuni Akbar 212 di Monas.

    Acara konferensi pers ini juga diisi dengan penjelasan mengenai rangkaian acara Reuni Akbar 212 yang akan digelar di Monas pada tanggal 2 Desember mendatang. Rangkaian acara tersebut dirancang untuk membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa, serta mempererat tali silaturahmi antar sesama anak bangsa.

    Setelah sesi penjelasan, acara dilanjutkan dengan ramah tamah antara para tokoh masyarakat, tokoh 212, dan awak media yang hadir. Suasana keakraban dan kebersamaan sangat terasa, menunjukkan semangat yang sama untuk menyukseskan Reuni Akbar 212 dan menjadikannya sebagai momentum penting bagi persatuan umat dan bangsa.

  • Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal,  SOSIAL

    Polda Kalteng Resmi Gelar Operasi Zebra 2025, Ini 7 Sasaran Prioritasnya

    Polda Kalteng Resmi Gelar Operasi Zebra 2025, Ini 7 Sasaran Prioritasnya

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kalteng) Resmi menggelar Operasi Zebra Telabang 2025, selama 14 hari kedepan.

    Kegiatan tersebut, secara resmi dibuka oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, saat memimpin apel gelar pasukan Ops Zebra Telabang 2025, bertempat di Lapangan Barigas, Mapolda setempat, Selasa (18/11/2025).

    “Hari ini kita menggelar apel gelar pasukan Ops Zebra Telabang 2025, secara serentak diseluruh Polres jajaran selama 14 hari. Mulai dari tanggal 17 sampai 30 November, dengan tujuan untuk meningkatkan ketertiban dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas,” ungkap Kapolda.

    Irjen Iwan juga menyebut bahwa operasi ini digelar dalam rangka menciptakan harkamtibmas, sekaligus kesiapan menjelang Ops Lilin pada Desember 2025.

    Selama pelaksanaan operasi berlangsung sebanyak ratusan personel gabungan dari Polri dan intansi terkait, seperti Denpom, Dinas Perhubungan dan Jasa Raharja akan dilibatkan.

    “Kami berharap dengan digelarnya operasi ini, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dapat terus meningkat. Sehingga angka fatalitas kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya dapat menurun,” harapnya.

    Sementara itu, Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Yusep menambahkan bahwa untuk penindakan pada operasi Zebra tahun ini mengedepankan tiga aspek utama yaitu preemtif, preventif, hingga represif.

    Untuk sasarannya ada tujuh (7) prioritas jenis pelanggaran yang akan dilakukan penindakan, yaitu kendaraan berpotensi menyebabkan kecelakaan baik itu roda dua maupun roda empat.

    Seperti pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm SNI, pengemudi R4 tidak menggunakan safety belt, dan bermain gawai saat berkendara.

    “Kemudian untuk pengendara di bawah umur, pengendara dalam pengaruh alkohol, berboncengan lebih dari satu orang, dan melawan arus, juga akan diberikan tindakan sesuai jenis pelanggarannya,” tandasnya.

    Ditempat yang sama, Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji mengimbau kepada masyarakat dalam rangka Ops Zebra Telabang agar selalu melengkapi surat kendaraan, serta jaga selalu keselamatan dalam berkendara.

    “Pastikan sebelum berkendara membawa surat-surat lengkap dan kendaraan yang dikemudikan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tutupnya.

    Sebagai informasi, usai pelaksanaan apel gelar pasukan. Kegiatan dilanjutkan dengan patroli gabungan Polri, TNI, Dishub dan Instansi terkait, guna menciptakan harkamtibmas.@ Herry Kalteng

  • Keamanan,  Kepolisian,  Pendidikan,  SOSIAL

    Wakapolda Kalteng Tinjau Pembangunan SPPG 2 di Sanaman Mantikei Polres Katingan

    Wakapolda Kalteng Tinjau Pembangunan SPPG 2 di Sanaman Mantikei Polres Katingan

    Katingan, wartapenasatu.com – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, S.I.K., S.H., M.H., melaksanakan peninjauan pembangunan SPPG 2 (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang berlokasi di Sanaman Mantikei, Polres Katingan, Selasa (18/11/2025) pagi.

    Setibanya di lokasi, Wakapolda Kalteng disambut langsung oleh Wakapolres Katingan, Kompol Wahyu Satiyo Budiarjo, S.H., M.H., bersama para pejabat utama Polres Katingan. Kunjungan ini dilaksanakan untuk melihat secara langsung progres pembangunan fasilitas yang nantinya berfungsi sebagai pusat pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat, khususnya di Sanaman Mantikei.

    Dalam peninjauannya, Brigjen Pol Rakhmad Setyadi menekankan pentingnya peran SPPG 2 sebagai sarana pendukung program kesehatan masyarakat yang juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam memberikan pelayanan humanis dan responsif.

    “SPPG 2 ini merupakan bagian dari pelayanan Polri yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal pemenuhan gizi. Kami ingin memastikan pembangunannya berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi warga,” ujar Wakapolda.

    Sementara itu, Wakapolres Katingan, Kompol Wahyu Satiyo Budiarjo, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pimpinan Polda Kalteng. Menurutnya, kehadiran SPPG 2 nantinya akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Katingan, serta menjadi bentuk nyata dari pelayanan Polri yang semakin dekat dengan kebutuhan publik.

    Kunjungan berlangsung lancar, ditutup dengan sesi foto bersama serta arahan singkat dari Wakapolda kepada jajaran Polres Katingan mengenai pembangunan dan optimalisasi pelayanan.@ Herry Kalteng

  • Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    PRESIDEN, BANTUAN BEASISWA KEPADA PELAJAR HARUS TEPAT SASARAN

    PRESIDEN, BANTUAN BEASISWA KEPADA PELAJAR HARUS TEPAT SASARAN

    Jakarta, wartapenasatu.com – Bapak Presiden Prabowo Subianto mendorong agar program bantuan beasiswa pendidikan kepada pelajar dan mahasiswa harus tepat sasaran dan tidak memberikan bantuan langsung secara perseorangan, harus terpadu.

    Sebab itu bantuan pendidikan dari pemerintah pusat dan daerah dapat berjalan secara tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkannya.

    ” Presiden menyarankan agar pelajar dan mahasiswa tidak mampu terus berkoordinasi dengan instansi terkait di daerah, seperti dinas pendidikan atau lembaga penyalur beasiswa setempat, ” ungkap Asisten Deputi Pengaduan masyarakat sekretariat negara.

    Asisten Deputi Pengaduan Masyarakat Sekretariat Negara, menyampaikan hal tersebut kepada Risman, Sekjend DPP Gerakan Masyarakat Pejuang Indonesia (GMPI) di Jakarta Jumat (14/11).

    Sesuai program GMPI di bidang formal dan informal education sangat peduli terhadap generasi yang tidak mampu untuk melanjutkan pendidikannya, baik di tingkat sekolah lanjutan maupun ke perguruan tinggi, katanya.

    GMPI, kegiatan sosial kemasyarakatan menjembati dan menyampaikan kepada Presiden Puteri Yatim kota Cimahi Jawa Barat yang lolos seleksi Nasional Berbasis Tekhnologi (NBT) tahun 2025, diterima di UNPAD Jatinangor Bandung, tetapi tidak mampu untuk melanjutkan studinya.

    Oleh karena itu, GMPI menginformasikan dan menyampaikan kepada presiden, bahwa Puteri Alm TNI, Pelda Herman, meninggal 1 Januari 2008 silam perlu bantuan pemerintah untuk puteri, Serly Rahma Dewi, kata Sekjend Risman, juga Putera Pejuang LVRI.

    Rekomendasi dari GMPI ditanggapi oleh Presiden ungkap Asisten Deputi dalam isian form penanganan pengaduan bantuan beasiswa terhadap Serly, Puteri Yatim Cimahi yang lolos seleksi Nasional Berbasis Tekhnologi (NBT) dan diterima di UNPAD.

    Almarhum Herman, meninggalkan dua puteri, tertua, Jihan Herlina Putri dan Serly Rahma Dewi, lahir di kota Cimahi tanggal 08 Juli 2006, sejak umur 3 tahun ditinggalkan oleh ayahnya meninggal 1 Januari 2008, seorang prajurit TNI di kesatuan Bengpus Perhubungan Ciara Condong Bandung.

    Sang ibu Widia Ningsih, seorang Wara Kauri, yang ulet mampu membesarkan 2 puteri Jihan dan Serly hingga selesai di sekolah lanjutan tingkat atas, begitu juga Serly bercita cita ingin kuliah Juni 2025 ikut seleksi NBT tahun 2025 Lolos di Perguruan tinggi UNPAD idola masyarakat banyak.

    Dewi lulusan SMA Negeri di kota Cimahi, ikut seleksi NBT Juni 2025 sebelumnya mau studi dan bekerja ke Jepang karena mampu ber – bahasa Jepang, sang ibu tidak mengizinkan Serly karena tidak punya orang tua sejak umur 3 tahun, bgm nanti di Jepang ? Katanya termangu kepada wartawan.

    Asisten Deputi memberitahu supaya Serly melengkapi surat keterangan tidak mampu dan keterangan dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) Jatinangor Bandung untuk tindaklanjutnya.

    Menurut Asisten Deputi, pelajar dengan kategori kurang mampu dapat mendaftar program bantuan pemerintah yaitu KIP, di daerah, seperti dinas pendidikan dan lembaga penyalur beasiswa untuk memperoleh informasi lebih lanjut. PFI.

  • hukum,  Keamanan,  Kepolisian,  Pertahanan,  SOSIAL

    “War on Drugs for Humanity, Operasi Gabungan Jadi Pilar Bela Negara Melawan Kejahatan Narkotika.”

    “War on Drugs for Humanity, Operasi Gabungan Jadi Pilar Bela Negara Melawan Kejahatan Narkotika.”

    Badan Narkotika Nasional (BNN) telah sukses memimpin Operasi Bersama Pemberantasan dan Pemulihan Kampung Narkoba secara serentak di 53 titik rawan pada 34 provinsi di seluruh Indonesia, berlangsung dari 5 hingga 7 November 2025. Operasi ini merupakan sinergi multi-lembaga yang melibatkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Pemerintah Daerah, menandai respons kolektif negara terhadap ancaman narkoba.

    Bela Negara sebagai Penjagaan Ketahanan Nasional, Keterlibatan aktif TNI, Polri, dan Pemda dalam operasi ini adalah wujud nyata dari Bela Negara. Narkotika tidak hanya merusak individu, tetapi juga menggerogoti ketahanan sosial, ekonomi, dan keamanan nasional. Dengan memberantas peredaran gelap narkoba, negara secara fundamental sedang mempertahankan integritas dan masa depan bangsa dari ancaman non-militer yang bersifat masif dan merusak.

    Hasil Penindakan Hukum dan Penyelamatan Jiwa, Dari aspek penindakan, operasi ini berhasil mengamankan 1.259 orang. Petugas menyita barang bukti signifikan, termasuk 126.325 gram sabu dan 12.726 gram ganja. Secara ekonomi, barang bukti ini bernilai sekitar Rp 190,3 miliar. Yang paling krusial, keberhasilan penyitaan ini setara dengan menyelamatkan 519.556 jiwa warga negara Indonesia dari potensi penyalahgunaan narkoba.

    Penyitaan barang bukti non-narkotika, seperti senjata api dan CCTV yang digunakan untuk memantau petugas, menunjukkan bahwa jaringan narkoba adalah ancaman kriminal yang terorganisir dan berpotensi melawan aparat negara. Penindakan terpadu oleh personel gabungan, seperti yang dilakukan di Kampung Bahari dan Kampung Ambon, merupakan tindakan heroik dalam menjaga ketertiban umum dan keamanan masyarakat, selaras dengan sumpah prajurit dan Bhayangkara.

    Aspek Pemulihan sebagai Investasi Bela Negara, Prinsip “War on Drugs for Humanity” yang diusung oleh BNN menekankan bahwa bela negara tidak hanya melalui penangkapan, tetapi juga melalui rehabilitasi. Dari mereka yang diamankan, 369 orang menjalani rehabilitasi. Ini adalah upaya negara untuk memulihkan aset bangsa, memastikan penyalah guna kembali produktif, dan memutus mata rantai kecanduan.

    Penguatan Ketahanan Komunitas, Langkah lanjutan pasca-penindakan berupa pendataan, sosialisasi, edukasi, dan pemberdayaan sosial ekonomi di wilayah terdampak merupakan strategi bela negara jangka panjang. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan sosial masyarakat di tingkat akar rumput (komunitas) agar mereka memiliki kesadaran dan kemampuan mandiri untuk menolak dan mencegah peredaran narkoba.

    Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini adalah hasil kebersamaan, soliditas, dan sinergitas. Operasi ini hanyalah awal dari upaya berkelanjutan. BNN mengimbau seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan melaporkan indikasi penyalahgunaan narkoba, serta memanfaatkan layanan rehabilitasi gratis. ( Eny K.)

  • Daerah,  Ekonomi,  Nature,  perkebunan,  SOSIAL

    Rapat seluruh pimpinan prusahan di Kalimantan Tengah dengan dinas perkebunan.

    Rapat seluruh pimpinan prusahan di Kalimantan Tengah dengan dinas perkebunan.

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Rapat Sinkronisasi dan Evaluasi Data FPKMS/Plasma, CSR, Penyerapan Tenaga Kerja Lokal, dan Alat Berat. Kegiatan bertempat di Aula Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah, Senin, 10 November 2025.

    Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Rizky Badjuri menyampaikan, Mohon maaf atas keterbatasan waktu dan karena ada beberapa agenda pimpinan pada hari besar 10 November, Hari Pahlawan, yang dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan dan dipimpin langsung oleh Bapak Herson. Terima kasih atas kehadiran Bapak/Ibu sekalian pada pagi hari ini.

    Muhammad Rizky Badjuri mengatakan, Tentunya hari ini menjadi salah satu tindak lanjut dari fakta integritas yang telah kita sepakati bersama. Pada kesempatan ini, kami melaporkan bahwa semua PBS (Perusahaan Besar Swasta) dan pihak terkait telah berkomitmen.

    Hari ini, kami akan membuat rekapitulasi data yang akan diselaraskan dengan teman-teman perusahaan. Setelah itu, kami akan sinkronkan juga dengan Kabupaten, terutama jika ada kegiatan yang datanya harus memiliki satu persepsi dan satu angka yang sama.

    Izin untuk menayangkan beberapa hasil resume terkait perkembangan pelaksanaan plasma 20%, CSR, penyerapan tenaga kerja lokal, dan lain-lain. Umumnya, Pak Karton, kita membahasakan FKPNS yang sudah beralih kata menjadi “dasar”, tetapi tetap kita masukkan. FKPNS itu adalah plasma. Mohon izin, teman-teman PBS, kita tidak mendiskusikan nama, tetapi ini adalah bagian dari pemahaman bahwa plasma itu adalah bagian dari FKPNS, walaupun nanti di FKPMS ada berbagai macam turunan terkait penyelesaian,”Jelasnya.

    Bahwa perusahaan yang hadir di sini, baik dari wilayah Barat, Tengah, maupun Timur, menunjukkan grafik pencapaian plasma di Kalimantan Tengah dari tahun 2021 sampai 2025 sebesar 52,6%. Logikanya, jika 100%, maka dari tahun 2021 hingga 2025, kita mencapai angka 52,66%.

    Jadi, kurang lebih sekitar 47% yang belum tercapai. Tentunya, nanti kita akan membahasnya bersama setelah ini, karena ada beberapa pendekatan peraturan dari tahun 2007 ke bawah yang tetap akan berproses sesuai dengan peraturan yang berlaku saat ini dalam melaksanakan plasma.

    Jumlah izin operasional saat ini ada 210, di mana 206 adalah komoditas sawit dan sisanya komoditas karet. Kami tetap melihat karet sebagai bagian dari bentuk kewajiban mitra 20%. Luas izin sekitar 2 juta sekian hektar, sehingga kewajiban plasma 20%-nya adalah 470 ribu hektar. Realisasi plasma 20% di tahun 2025 mencapai 52,6%. Kami juga sudah membagi menjadi tiga wilayah:

    Wilayah Barat: Sudah mencapai 61,03%. Beberapa perusahaan bahkan sudah lebih dari 20%. Pertanyaannya, mengapa yang lain belum? Karena ada beberapa perusahaan yang menyesuaikan kewajiban 20%-nya dengan peraturan yang terbit di tahun 2023. Ada beberapa kendala di lapangan terkait lahan dan sebagainya, yang akan menjadi bahan laporan kami kepada pimpinan. Wilayah Tengah: Mencapai 46,95% dengan jumlah operasional sekitar 57. Wilayah Timur: Mencapai 645,95% dengan jumlah kewajiban 20% yaitu 63.

    Wilayah Timur lebih tinggi karena jumlah operatornya 22. Perbandingan tiga zona ini menunjukkan bahwa wilayah Timur tinggi karena luasan pembanding 20% berdasarkan keluasan izin dan kewajibannya. Di plasma tahun 2025, untuk operasional Kalimantan Tengah, kita memakai patokan 52,21%. Wilayah Barat mencatatkan pencapaian tenaga kerja lokal sebesar 0,04%, di mana 47% adalah lokal dan 54% non-lokal.

    Bagaimana tenaga kerja lokal bisa melebihi persentase non-lokal sesuai dengan komitmen kita bersama terhadap penyerapan tenaga kerja lokal? Kami juga menyampaikan bahwa kemarin ada pertemuan dengan HRD terkait jurusan di universitas di Kalimantan Tengah yang bisa memenuhi permintaan perusahaan. Mudah-mudahan nanti kita bisa mendorong universitas untuk membuka jurusan sawit agar bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal. (ryt)

  • Daerah,  hukum,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Aliansi Dayak Bersatu Kapuas Desak Pembebasan 3 Warga Dayak yang Ditahan di Polda Kalteng

    Aliansi Dayak Bersatu Kapuas Desak Pembebasan 3 Warga Dayak yang Ditahan di Polda Kalteng

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Megawati Ketua Aliansi Dayak Bersatu Kalimantan Tengah mengatakan,mereka akan terus memperjuangkan 3 masyarakat yg ditangkap dan di duga di kriminalisasi oleh aparat di Kapuas. Senin tanggal 10 Nopember kami Perwakilan warga Dayak akan melakukan pertemuan dengan Polda Kalteng yang diwakili oleh Dirinterkam, Bapak Ardiansyah.

    Pertemuan yang dihadiri sekitar 200 orang ini, dengan 20 perwakilan yang diperkenankan masuk, bertujuan menyampaikan tuntutan terkait pembebasan tiga tahanan dan penghentian pengejaran satu Daftar Pencarian Orang (DPO).

    Megawati menjelaskannya saat rapat Terkait 3 tahanan yang di pindahkan dari Kapolres Kapuas ke Polda Kalimantan Tengah, Kegiatan yang bertempat di Huma Betang Jalan RTA Milono, Palangka Raya, Minggu (9/11/2025).

    Tiga tahanan yang dimaksud adalah Sostro Demen Sawang, Donni, dan Tono Herbet Talajan. Warga menuntut agar ketiganya dibebaskan tanpa syarat (RC). Selain itu, warga juga meminta agar pihak kepolisian tidak lagi melakukan pengejaran terhadap satu DPO yang identitasnya tidak disebutkan dalam pertemuan tersebut.

    Dalam pertemuan tersebut, hadir pula Direktur dari PT. Kapuas Maju Jaya (KMJ) yang menyampaikan itikad baik perusahaan untuk mencabut pengaduan yang menjadi dasar penahanan dan pengejaran tersebut.

    Pihak perusahaan berjanji akan berdamai dan membebaskan ketiga tahanan serta menghentikan pengejaran DPO pada hari Kamis mendatang.

    Warga Dayak yang hadir menyatakan apresiasi terhadap itikad baik dari PT. KMJ. Mereka berharap janji tersebut dapat direalisasikan sesuai dengan waktu yang telah disepakati.

    “Kita hargai itikad baik perusahaan ini, dan kita akan menunggu realisasinya sampai hari Kamis,” ujar salah seorang perwakilan warga yang hadir dalam pertemuan tersebut.

    Pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan dan janji yang disampaikan dalam pertemuan ini. Namun, suasana pertemuan berlangsung dengan kondusif dan penuh harapan akan adanya solusi yang terbaik bagi semua pihak,”Ungkap Megawati.

    Editor Rayati

  • AGAMA,  Artikel,  Pendidikan,  Politik,  SOSIAL

    Milad ke-80 Masyumi Membludak: Optimalisasi Kinerja Partai Menuju Sukses Pemilu 2029

    Milad ke-80 Masyumi Membludak: Optimalisasi Kinerja Partai Menuju Sukses Pemilu 2029

    Jakarta, wartapenasatu. com – Partai Masyumi memperingati milad ke-80 dengan sebuah acara taksakuran yang mengusung tema besar optimalisasi kinerja partai demi meraih kesuksesan pada Pemilu 2029. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus Partai Masyumi, tokoh ormas, serta undangan khusus seperti Ustaz Alvian Tanjung dan Bapak Mardian S.E., Direktur Media Wartapenasatu.

    Acara yang berlangsung pada Jumat, 7 November 2025, bertempat di gedung DPP Partai Masyumi, Jalan Matraman, Jakarta Timur, ini bertujuan untuk membangkitkan kembali semangat Partai Masyumi sebagai wujud kemanfaatan bagi umat Islam.

    Masyumi, sebagai partai yang memiliki idealisme Islam, memandang penting untuk mengutus kader-kadernya ke kursi DPR guna menyampaikan aspirasi umat. Namun, Masyumi tidak hanya eksklusif untuk umat Islam, tetapi juga Rahmatan lil Alamin, untuk seluruh elemen masyarakat, termasuk non-Muslim.

    Acara berlangsung meriah dengan kehadiran kader dan simpatisan Partai Masyumi dari berbagai daerah. Aula DPP Partai Masyumi dipenuhi oleh peserta milad, menunjukkan antusiasme dan harapan besar terhadap Masyumi untuk menjadi pionir perubahan arah politik Indonesia yang lebih baik.

    Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Masyumi. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia, Ainur Arifudin, M.Pd. Beliau menyampaikan bahwa Masyumi hadir untuk menolak dan melawan oligarki, serta berdiri tegak dalam kepentingan umat. Beliau juga menyoroti pentingnya meraih suara dari kalangan milenial dan generasi Z.

    Sambutan kedua disampaikan oleh Dr. Abbas Toha, Sekretaris Jenderal Dewan Syuro. Beliau menekankan bahwa kebangkitan Masyumi sangat penting untuk masa kini, mengingat peran besar tokoh-tokoh Masyumi dalam sejarah berdirinya bangsa. Beliau juga menegaskan bahwa Masyumi hari ini akan terus berperan dalam kebaikan NKRI.

    Pidato politik disampaikan oleh Ketua Umum Partai Masyumi, Dr. H. Ahmad Yani, S.H., M.H. Beliau menekankan pentingnya militansi bagi Masyumi agar dapat meloloskan kader-kadernya ke Senayan untuk memperjuangkan nilai-nilai Islam di tengah pragmatisme politik. Masyumi juga memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berkiprah, tidak hanya laki-laki.

    Ketua Umum juga menyerukan untuk merapatkan soliditas di seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya kuliah politik Masyumi untuk kalangan milenial dan wawasan politik.

    Kebangkitan Masyumi adalah kebangkitan yang Rahmatan lil Alamin, kebangkitan yang Islami dan sesuai dengan fungsi syariat Islam sebagai rahmat yang universal. Kekuatan politik Islam harus menjadi kekuatan yang riil dan aktual.

    Masyumi bertekad untuk mendidik kader menjadi sebaik-baiknya umat, dengan cara berperan aktif di bidang politik dan tidak terpinggirkan. Masyumi juga bertekad untuk melawan sikap politik pragmatis dan transaksional yang sudah lazim di negeri ini, serta hadir untuk menghilangkan praktik-praktik kotor tersebut.

    Setelah pidato ketua umum, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas usia 80 tahun Partai Masyumi. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Alvian Tanjung, diikuti dengan ramah tamah antara seluruh kader dan simpatisan.

    Acara milad ini menjadi momentum penting bagi Partai Masyumi untuk menegaskan kembali komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi umat dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

  • Artikel,  Daerah,  Opini,  SOSIAL

    Hartany Soekarno memberikan pesan moral untuk Jurnalis Kalimantan Tengah

    Harta Soekarno memberikan pesan moral untuk Jurnalis Kalimantan Tengah

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – 7 November 2025 — Di balik perumpamaan sederhana tentang semut, terselip pesan mendalam tentang kekuatan pers yang disampaikan oleh Hartany Soekarno, wartawan senior Kalimantan Tengah, saat berbicara di hadapan pengurus dan anggota DPW Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kalimantan Tengah.

    “Seekor semut bila menggigit sendiri mungkin tak terasa sakitnya. Tapi bila banyak semut menggigit bersamaan, rasa sakit itu luar biasa. Begitu juga dengan jurnalis — bila satu orang menulis mungkin pengaruhnya kecil, tapi bila banyak jurnalis bersuara bersama, dampaknya bisa mengguncang dunia,” ujar Hartany dengan nada tenang namun penuh makna di Sekretariat DPW IPJI Kalteng, Jalan Juanda, Kota Palangka Raya, Jumat (7/11).

    Analogi itu bukan sekadar perbandingan biologis, melainkan cermin solidaritas profesi yang kini mulai diuji di tengah derasnya arus informasi dan beragamnya kepentingan organisasi media.
    Hartany, yang juga Pembina Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Tengah, menegaskan bahwa keberagaman wadah organisasi tidak boleh menjadi jurang pemisah antarjurnalis.

    “Boleh berbeda organisasi, tapi jangan terpecah. Kita satu profesi, satu tanggung jawab, satu komitmen menjaga marwah pers dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” tegasnya.

    Bagi Hartany, jurnalis bukan hanya pencatat peristiwa, melainkan pendidik masyarakat dan penjaga keseimbangan sosial. Ia menegaskan pentingnya jurnalis untuk tetap menjadi kontrol bagi pemerintah dan penyampai informasi yang mencerahkan publik.

    “Jadilah jurnalis yang profesional, yang tetap berpijak pada kebenaran dan tanggung jawab sosial,” pesannya menutup silaturahmi tersebut.

    Sementara itu, Ketua DPW IPJI Kalimantan Tengah, pickrol Hidayat, mengapresiasi kehadiran dan pesan moral yang disampaikan Hartany. Ia menyebut, kehadiran tokoh-tokoh senior seperti Hartany menjadi pengingat penting bagi generasi muda jurnalis di daerah.

    “Apa yang disampaikan Bang Hartany adalah refleksi nyata dari semangat kebersamaan dalam dunia jurnalistik. IPJI Kalteng berkomitmen untuk menjaga semangat itu — membangun sinergi, bukan kompetisi, di antara insan pers,” ujar pickrol Hidayat

    Ia menambahkan, IPJI Kalteng terus mendorong peningkatan kapasitas dan integritas jurnalis melalui pelatihan, diskusi, serta kegiatan kolaboratif lintas organisasi media.

    “Kami ingin jurnalis di Kalteng tidak hanya cepat dalam menyajikan berita, tapi juga cerdas, beretika, dan tetap berpihak pada kepentingan publik,” tambahnya.

    Suasana di Sekretariat IPJI siang itu terasa penuh makna. Bukan sekadar pertemuan organisasi, melainkan ruang refleksi bagi para jurnalis untuk kembali mengingat akar profesi mereka — bahwa kekuatan pers sesungguhnya terletak pada persatuan, bukan persaingan.

    Dan seperti koloni semut yang kecil namun mampu mengangkat beban berlipat dari tubuhnya, jurnalis yang bersatu mampu mengguncang ketidakadilan dan menyalakan cahaya kebenaran di tengah kabut informasi.

    Karena pada akhirnya, kekuatan pers bukan diukur dari seberapa sering ia berbicara, tetapi dari seberapa dalam suaranya menyentuh nurani masyarakat.(ryt)

  • Artikel,  SOSIAL

    Sekilas tentang organisasi Kibar Nusantara

    Sekilas tentang organisasi Kibar Nusantara

    Jakarta, wartapenasatu.com – Kolaborasi beberapa Front Komunitas Indonesia diinisiator oleh SAS Foundation bersama tim Gerakan Sosial Ekonomi Rakyat. Gerakan Masyarakat Peduli Indonesia Dapur Santri Indonesia, Jaringan Umat Bersatu, Jaringan Anak Galunggung Tasikmalaya dan Media Warta Indonesia, mencetuskan berdiri organisasi KIBAR NUSANTARA.

    Ikut mendeklarasikan Kibar Nusantara Bapak Suhu Pengacara Kondang di Jakarta, Agus Gunawan Lembaga Investigasi Negara, Bambang Sudiyono Caleg DPR RI Dapil X Jawa Barat, Ibu Indah DSI, wakil ketua DPRD Erry dan H UAS Penguasa gunung Galunggung serta tokoh masyarakat diwakili oleh Bapak Ukay Pejabat di jajaran Pemda Tasikmalaya.

    Sebuah organisasi yang lahir, sebelum Ter wujud nama KN dialogis selam 2 hari 3 malam antar perwakilan komunitas, berbagai nama diusulkan setelah bergilir memberi nama dalam temu sakral tersebut dan simpulnya terwujud perkumpulan organisasi bernama KIBAR NUSANTARA.

    “Tim front komunitas Indonesia Satu dan perkumpulan tsb. Bersepakat mendirikan KN yang fokus aktivitasnya untuk mendukung berbagai kegiatan pemerintah untuk kepentingan nasional,” ungkap Risman Thomas mantan Pejabat Pemda DKI.Jakarta di kantor Jagakarsa, Minggu ( 25/10).

    Kibar Nusantara dideklerasikan di objek wisata air panas gunung Galunggung Kecamatan Cisayong Tasikmalaya Jawa pada tanggal 21 Mei 2022.

    Nama petinggi komunitas pendukung KIBAR NUSANTARA yang mewakili organisasi yaitu : SAS Foundation Risman Thomas, Gerakan Sosial Ekonomi Rakyat. H.Sidi Salman, Dapur Santri Indonesia B.Sudiyono, Gerakan Masyarakat Peduli Indonesia Ismaldha, Lembaga Investigasi Negara Agus Gunawan, Pengacara Kondang Bapak Suhu, Jaringan Galunggung Anak Tasikmalaya H.UAS, Media Warta Indonesia Benny Rivano.

    Menyusul SAS Tasikmlaya Dasril, Jaringan Umat Bersatu Bambang S, Koran KONTRAS Nurony, D’Leader Resya, Sahabat New Widia Ningsih, Pewarta Nasional Andi Kardiman.

    Demikian maklum dan untuk sahabat yang berencana berkolaborasi dengan KIBAR NUSANTARA bagi yang berminat untuk menjadi pengurus dan anggota KIBAR NUSANTARA di tingkat nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota. We welcome you with my pleasure. contact person: 08895585896. PFi

Wartapenasatu.com @2025