• Opini,  Politik

    DPW Laskar Gibran DKI Tegaskan Dukungan ke Kapolri Jaga Kemandirian Polri

    Jakarta — Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Laskar Gibran DKI Jakarta menyatakan sikap tegas mendukung langkah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam menjaga kemandirian dan marwah institusi Polri. Pernyataan ini disampaikan menyusul sikap Kapolri yang menolak wacana penempatan Polri di bawah Kementerian Dalam Negeri.

    DPW Laskar Gibran DKI menilai, kemandirian Polri merupakan fondasi penting dalam menjaga profesionalisme dan netralitas aparat penegak hukum. Menurut organisasi relawan ini, Polri harus tetap berdiri sebagai institusi negara yang kuat, independen, dan tidak terpengaruh kepentingan politik jangka pendek.

    “Kami mendukung penuh langkah Kapolri dalam menjaga kemandirian dan marwah institusi Polri. Polri harus tetap profesional, independen, dan berpihak pada kepentingan rakyat serta negara,” tegas Ketua DPW Laskar Gibran DKI Jakarta, Ahmad Nabil, S.H, dalam pernyataan resminya di Jakarta, Senin (26/1/2026).

    Ahmad Nabil menilai, posisi Polri yang independen sangat penting dalam menjaga stabilitas nasional, penegakan hukum yang berkeadilan, serta kepercayaan publik. Ia menegaskan bahwa upaya melemahkan independensi Polri justru berpotensi mengganggu sistem keamanan dan ketertiban nasional.

    Lebih lanjut, DPW Laskar Gibran DKI menekankan bahwa Polri memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa, terutama di tengah dinamika politik dan sosial yang terus berkembang. Oleh karena itu, dukungan terhadap kepemimpinan Kapolri dinilai sebagai bagian dari komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Sebagai organisasi relawan yang konsisten mendukung pemerintahan Prabowo–Gibran, Laskar Gibran DKI Jakarta menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan Polri dan seluruh elemen bangsa. Sinergi ini, menurut mereka, penting untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif dan stabil.

    “DPW Laskar Gibran DKI Jakarta siap bersinergi menjaga keamanan dan persatuan nasional. Kami percaya Polri yang profesional dan mandiri adalah kunci terciptanya Indonesia yang aman, kuat, dan berdaulat,” pungkas Ahmad Nabil 

  • Opini,  Politik

    Di Balik Label “Ngantuk”, Gibran Dinilai Tunjukkan Kepemimpinan Dewasa


    Jakarta   wartapenasatu.com

    Januari 26 Juni 2026

    Menegaskan Kepemimpinan Muda yang Dewasa dan Inklusif
    Jakarta — Dari Laskar Gibran sebuah organisasi kami memandang bahwa dinamika kepemimpinan nasional pasca-Pemilihan Umum menghadirkan sosok-sosok baru dengan pendekatan yang berbeda, salah satunya Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. Berbagai narasi publik yang berkembang menunjukkan adanya perhatian luas terhadap gaya kepemimpinan yang ditampilkan oleh pemimpin muda tersebut.
    Dalam berbagai momentum, Gibran menunjukkan sikap tenang dan terukur dalam merespons dinamika politik nasional. Beragam label dan kritik yang diarahkan kepadanya tidak dihadapi dengan reaksi emosional, melainkan dengan pendekatan yang mencerminkan kedewasaan dan kehati-hatian dalam bersikap.
    Terlepas dari adanya perbedaan pandangan politik, Gibran dinilai mampu menempatkan diri sebagai pemimpin muda yang tidak larut dalam konflik maupun polarisasi. Sikap tidak menyimpan dendam politik serta keterbukaan terhadap dialog menjadi cerminan penting dalam menjaga suasana kebangsaan yang kondusif.
    Organisasi kami menilai terdapat sejumlah karakter kepemimpinan yang patut diapresiasi, antara lain sikap demokratis, kemampuan mengayomi seluruh lapisan masyarakat, serta cara merespons kritik dan perbedaan pendapat dengan penuh penghormatan. Nilai-nilai tersebut merupakan fondasi penting dalam kehidupan demokrasi yang sehat.
    Selain itu, orientasi keberpihakan kepada rakyat juga menjadi perhatian utama. Upaya mendorong aktivitas ekonomi, membuka ruang partisipasi masyarakat, serta merangkul berbagai pihak tanpa melihat latar belakang politik merupakan langkah strategis dalam memperkuat persatuan nasional.
    Kami menegaskan bahwa pandangan ini bukanlah bentuk glorifikasi personal, melainkan penilaian objektif terhadap sikap dan tindakan yang tampak di ruang publik. Tidak semua pemimpin mampu menunjukkan ketenangan dan kebesaran sikap di tengah tekanan politik yang tinggi.
    Ke depan, organisasi kami mendorong seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga semangat persatuan, saling menghormati perbedaan, serta mendukung terciptanya pemerintahan yang inklusif, stabil, dan berpihak kepada kepentingan rakyat secara luas.

     

  • Nasional,  SOSIAL

    Laskar Gibran: Prabowo–Gibran Satu Kesatuan Kepemimpinan

    Ketua Umum Laskar Gibran Tegaskan Konsistensi Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo–Gibran

    Jakarta — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Laskar Gibran menegaskan komitmen dan konsistensi dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai satu kesatuan kepemimpinan nasional yang sah dan konstitusional.

    Ketua Umum Laskar Gibran, Leonardo Pandepotan Sirait, S.DS., M.Pd., menyampaikan bahwa berbagai narasi yang menyebut keberadaan Laskar Gibran bertujuan untuk melemahkan atau menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto merupakan informasi yang tidak benar dan tidak berdasar.

    Sejak awal pendiriannya, Laskar Gibran secara terbuka dan konsisten menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo–Gibran. Dukungan tersebut dilandasi oleh komitmen kebangsaan untuk menjaga stabilitas pemerintahan serta mendukung agenda pembangunan nasional yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

    Laskar Gibran berpandangan bahwa dukungan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak dapat dipisahkan dari dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Keduanya merupakan pasangan kepemimpinan yang dipilih secara demokratis dan memiliki mandat bersama dalam menjalankan roda pemerintahan Republik Indonesia.

    Ketua Umum Laskar Gibran menegaskan bahwa organisasi ini tidak berada pada posisi oposisi maupun berseberangan dengan pemerintah. Sebaliknya, Laskar Gibran hadir sebagai mitra strategis yang berkontribusi secara konstruktif melalui pengawalan kebijakan strategis pemerintah dan penguatan partisipasi publik, khususnya generasi muda.

    Adapun fokus utama Laskar Gibran meliputi dukungan terhadap program-program prioritas pemerintah, penguatan nilai persatuan dan kesatuan bangsa, serta upaya menjaga stabilitas sosial di tengah dinamika politik nasional.

    Melalui rilis resmi ini, DPN Laskar Gibran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Laskar Gibran menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintahan Prabowo–Gibran demi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera.

  • Nasional,  Politik

    Konsolidasi Laskar Gibran–LubKita, Dorong Inovasi untuk Rakyat

    Jakarta  wartapenasatu.com

    Konsolidasi Tim Laskar Gibran bersama Tim LubKita terus diperkuat sebagai bagian dari perjuangan bersama dalam membangun kerja-kerja kerakyatan yang berkelanjutan. Konsolidasi ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi, memperkuat soliditas organisasi, serta menegaskan komitmen perjuangan yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
    Dalam konsolidasi tersebut, seluruh elemen tim menegaskan bahwa perjuangan yang dijalankan berlandaskan niat baik, semangat gotong royong, serta komitmen kerja nyata. Tim Laskar Gibran dan Tim LubKita sepakat bahwa perubahan tidak cukup diwacanakan, melainkan harus diwujudkan melalui aksi konkret dan pengabdian yang konsisten.
    Ketua Laskar Gibran, Leonardo Pandepotan Sirait, S.DS., M.Pd., menegaskan bahwa konsolidasi ini merupakan langkah penting untuk memperkuat barisan dan meningkatkan efektivitas gerakan. Menurutnya, soliditas tim menjadi kunci utama dalam melahirkan inovasi dan terobosan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
    Sementara itu, Sekretaris Jenderal Laskar Gibran, Dapit Fitria Bangun Saduk, S.E., M.M., menyampaikan bahwa sinergi antarstruktur dan relawan harus terus dijaga dan ditingkatkan. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang rapi, komunikasi yang terbuka, serta pembagian peran yang jelas agar setiap program dapat berjalan secara optimal.
    Dari unsur Badan Umum (Bedum), Indriyani Wolf dan Stanley Wolf menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung agenda perjuangan melalui penguatan program-program sosial dan pemberdayaan masyarakat. Dukungan tersebut diperkuat oleh Wakil Bedum, Ismi Soemantri, yang menegaskan komitmen dalam memastikan setiap gerakan organisasi berjalan efektif dan berdampak nyata.
    Di tingkat wilayah, Ketua DPW DKI Jakarta, Ahmad Nabil, S.H., menyatakan bahwa konsolidasi ini menjadi fondasi penting dalam memperluas jangkauan gerakan di daerah. Ia menilai bahwa sinergi pusat dan wilayah akan mempercepat realisasi program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat perkotaan maupun akar rumput.
    Adapun penguatan sumber daya manusia menjadi perhatian khusus melalui peran Ketua OKK SDM, Ilham, yang menekankan pentingnya kaderisasi, peningkatan kapasitas, serta pembinaan berkelanjutan. Dengan konsolidasi yang solid dan semangat pengabdian yang kuat, Tim Laskar Gibran bersama Tim LubKita optimistis dapat terus menghadirkan kontribusi nyata demi masa depan rakyat yang lebih baik.

  • Nasional

    Donor Darah GEDORDESA, Laskar Gibran Banten Perkuat Kesehatan Desa

    Banten wartapenasatu.com

    BANTEN – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Laskar Gibran Banten turut menyukseskan kegiatan donor darah Gerakan Donor Darah Desa untuk Indonesia (GEDORDESA) yang digelar di Gedung Pendopo Kabupaten Serang, Provinsi Banten, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Desa.

    Kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan masyarakat pendonor dari berbagai wilayah di sekitar Kabupaten Serang dan bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan stok darah, sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tingkat desa.

    Ketua DPW Laskar Gibran Banten, Susanto, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan wujud nyata peran organisasi dalam mendukung ketahanan kesehatan masyarakat desa sebagai fondasi pembangunan daerah dan nasional.

    Menurut Susanto, momentum Hari Desa menjadi pengingat bahwa desa adalah subjek utama pembangunan nasional. Oleh karena itu, penguatan sektor kesehatan desa harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai pihak.

    Ia menegaskan bahwa donor darah tidak hanya berkaitan dengan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, tetapi juga mencerminkan kuatnya solidaritas, gotong royong, dan kepedulian antarwarga sebagai bagian dari ketahanan sosial desa.

    Lebih lanjut, Susanto menjelaskan bahwa kegiatan GEDORDESA sejalan dengan arah kebijakan pemerintah melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dalam mendorong peran aktif desa menjaga kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan dasar.

    Sementara itu, Ketua Umum Laskar Gibran, Leonardo Pandapotan Sirait, S.Ds., M.Pd., mengapresiasi sinergi antara DPW Laskar Gibran Banten dan Pemerintah Provinsi Banten, serta berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi DPW Laskar Gibran di daerah lain dalam mendukung penguatan layanan kesehatan nas ional.

  • Nasional

    Mulyadin Malik Sebut Desa Pusat Nilai Kemanusiaan, Wakil Bupati Serang Dukung Donor Darah Jadi Agenda Rutin

    Serang Banten Wartapenasatu.com

    Serang, Banten 12 Januari 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Desa, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bekerja sama dengan Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa Dr. Drs. Mulyadin Malik, M.Si, CIGS, menggelar Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia di Pendopo Kantor Bupati Serang. Kegiatan yang penuh makna ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, S.E, M.M.

    Aksi donor darah ini diharapkan tidak hanya sebatas acara seremonial, melainkan dapat menjadi tradisi yang berkelanjutan. Setetes darah yang diberikan oleh masyarakat desa di Kabupaten Serang dijadikan sebagai wujud kepedulian nyata yang tidak mengenal batas administratif. Pihak penyelenggara berkomitmen menjadikan aksi kemanusiaan ini sebagai agenda rutin demi memastikan tidak ada satu pun warga yang kesulitan mendapatkan akses darah yang dibutuhkan.

    Kegiatan yang menjadi wujud nyata gotong royong dan kepedulian desa terhadap nilai-nilai kemanusiaan ini diikuti oleh jajaran pimpinan perangkat daerah Kabupaten Serang, serta unsur aparatur pemerintah dan masyarakat luas. Gerakan donor darah ini terselenggara atas kerja sama Kemendes PDT dengan Pemerintah Kabupaten Serang, serta didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang sebagai mitra pelaksana. Sinergi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung aksi kemanusiaan berbasis desa.

    Dalam kesempatan tersebut, Yayasan Lumbung Kita Sejahtera (YLKS) yang diwakili oleh Indriyani Wolff juga berpartisipasi dan memberikan dukungan nyata dalam pelaksanaan program donor darah. Menurutnya, penting untuk memberikan apresiasi terhadap kolaborasi yang terjalin, karena kemanusiaan adalah tanggung jawab kolektif. “Partisipasi kami bersama Kemendes PDT adalah bentuk investasi sosial. Kami percaya bahwa ketika pemerintah, swasta, dan masyarakat desa bersatu, tantangan kemanusiaan seberat apa pun akan jauh lebih ringan untuk kita lalui bersama,” ujarnya. Kehadiran mitra swasta dan yayasan sosial ini memperkuat kolaborasi antara pemerintah dengan pemangku kepentingan non-pemerintah.

    Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa Dr. Drs. Mulyadin Malik, M.Si, CIGS menyampaikan bahwa desa bukan sekedar angka dalam statistik pembangunan ekonomi. “Hari ini kita membuktikan bahwa desa adalah jantung kemanusian Indonesia. Desa tidak hanya menjadi pusat pembangunan ekonomi tetapi juga pusat nilai-nilai kemanusiaan,” katanya. Menurutnya, gerakan donor darah ini merupakan bentuk konkret kontribusi desa dalam membantu sesama serta memperkuat solidaritas sosial, sekaligus mengirimkan pesan kuat bahwa dari desa kita merajut kembali semangat gotong royong yang menjadi napas hidup bangsa.

    Sementara itu, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas, S.E, M.M mengapresiasi penuh pelaksanaan kegiatan tersebut dan berkomitmen mendukung agar gerakan donor darah dapat menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. “Pemerintah Kabupaten Serang mendukung penuh kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kita berharap gerakan ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak desa di seluruh kabupaten,” tegasnya.

    Melalui Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah semakin meningkat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa desa memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas dan kemanusiaan, yang diharapkan dapat berkontribusi pada perjalanan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik menuju Indonesia Emas.

    1. By:NOKSRIE78
  • Nasional,  SOSIAL

    GERAKAN DONOR DARAH DARI DESA UNTUK INDONESIA

    KoordinasiSerang Banten wartapenasatu.com

    Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia, Wujud Gotong Royong Kemanusiaan 12 Januari 2026

    Serang – Dalam rangka memperingati Hari Desa, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggelar Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia di Pendopo Kantor Bupati Serang. Kegiatan ini diangkat sebagai bentuk nyata implementasi nilai gotong royong dan kepedulian komunitas desa terhadap aspek kemanusiaan yang mendasar.

    Acara ini menghadirkan berbagai unsur penting dari pemerintah dan masyarakat. Hadir secara langsung Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal, Dr. Drs. Mulyadin Malik, M.Si, CIGS, yang bertindak sebagai perwakilan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Juga turut hadir Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, bersama jajaran pimpinan perangkat daerah Kabupaten Serang, aparatur pemerintah terkait, serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat desa dan kota.

    Gerakan donor darah ini merupakan hasil kerja sama sinergis antara Kemendes PDT dengan Pemerintah Kabupaten Serang. Sebagai mitra pelaksana teknis, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang turut memberikan dukungan penuh dalam penyelenggaraan, mulai dari persiapan fasilitas hingga pelayanan kesehatan bagi para pendonor. Kolaborasi lintas instansi ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mendukung aksi kemanusiaan yang berbasis pada potensi dan peran desa.

    Selain pihak pemerintah, partisipasi dari sektor swasta dan lembaga sosial juga memperkaya kegiatan ini. Yayasan Lumbung Kita Sejahtera (YLKS) Ibu Indriyani Wolff serta PT LUBKITA Bapak Stenly Wolff  Pemimpin Perusahaan turut berkontribusi dengan memberikan dukungan nyata dalam pelaksanaan program. Kehadiran mereka memperkuat sinergi antara pemerintah dan pemangku kepentingan non-pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

    Dalam sambutannya, perwakilan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Dr. Drs. Mulyadin Malik, M.Si, CIGS sebagai Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal.

    > “Desa bukan sekadar angka dalam statistik pembangunan ekonomi. Hari ini kita membuktikan bahwa desa adalah jantung kemanusiaan Indonesia. Melalui gerakan donor darah ini, kita mengirimkan pesan kuat: bahwa dari desa, kita merajut kembali semangat gotong royong yang menjadi napas hidup bangsa ini.”

    menyampaikan makna mendasar dari gerakan ini. Menurutnya, donor darah dari desa merupakan bentuk konkret kontribusi komunitas lokal dalam membantu sesama yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa desa tidak hanya berperan sebagai pusat pembangunan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga sebagai wadah penguatan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi landasan solidaritas bangsa.

    Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengucapkan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang penuh makna ini. Ia berharap Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia dapat berkembang menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, termasuk pemuda desa, kelompok perempuan, dan berbagai organisasi masyarakat lokal. Pemerintah Kabupaten Serang, ujarnya, akan mendukung penuh setiap inisiatif sosial yang memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat luas.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bentuk kontribusi kemanusiaan dapat terus meningkat. Selain itu, gerakan ini juga diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa Indonesia, sekaligus menunjukkan peran strategis desa dalam membangun solidaritas sosial dan memperkuat tali persaudaraan antarwarga negara.

    BY:NOKSRIE78

  • Nasional,  SOSIAL

    Leonardo Sirait: Kehadiran Wapres Gibran di Papua Adalah Pengabdian, Bukan Pengasingan

    Papua  wartapenasatu.com

    Papua – Ketua Umum Laskar Gibran, Leonardo Sirait, S.Ds., M.Pd., menyatakan dukungan penuh atas kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Papua yang dimulai Selasa (13/1). Kunjungan tersebut dinilai sebagai langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan di Indonesia Timur.
    Kunjungan Wapres Gibran meliputi sejumlah wilayah, antara lain Biak Numfor, Wamena, dan Yahukimo. Leonardo menilai kehadiran langsung Wakil Presiden menjadi bukti komitmen pemerintah pusat dalam memastikan program prioritas nasional berjalan hingga ke daerah terpencil.
    Menanggapi isu yang menyebut kunjungan Wapres ke Papua sebagai bentuk “pengasingan”, Leonardo Sirait dengan tegas membantah narasi tersebut. Ia menegaskan bahwa isu itu tidak berdasar dan cenderung memelintir fakta.
    Menurut Leonardo, kehadiran Wapres Gibran di Papua, termasuk bermalam di Wamena, justru mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab negara terhadap masyarakat Papua. Ia menilai kunjungan tersebut merupakan wujud nyata pengabdian kepada rakyat.
    Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran juga meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SRMA 41 Biak. Leonardo menyebut Laskar Gibran telah menyiagakan tim monitoring di 32 provinsi, termasuk Papua, untuk memastikan kualitas dan efektivitas program.
    Ia menambahkan, program tersebut mengedepankan pemanfaatan pangan lokal Papua sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Anak-anak di Papua diharapkan memperoleh standar gizi yang setara dengan wilayah lain di Indonesia.
    Selain itu, Leonardo menginstruksikan jajaran DPD Laskar Gibran Papua untuk aktif menyerap aspirasi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Aspirasi tersebut akan dirangkum sebagai bahan masukan bagi pemerintah ke depan.

    BY:NOKSRIE78

  • SOSIAL,  Uncategorized

    Gotong Royong Kemanusiaan, Desa Ambil Peran Bersama LUBKITA Lewat Donor Darah

    Ibu Indriyani Wolff Ketua YAYASAN LUMBUNG KITA SEJAHTERA (YLKS)ikut berpartisipasi donor darah

    Serang  wartapenasatu.com

    Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia, Wujud Gotong Royong Kemanusiaan
    Serang — Dalam rangka memperingati Hari Desa, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menggelar Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia yang berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Serang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata gotong royong dan kepedulian desa terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
    Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, yang di wakili Dr. Drs. Mulyadin Malik, M.Si, CIGS sebagai Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal. bersama Bupati Serang, Ibu Ratu Tatu Chasanah, jajaran pimpinan perangkat daerah Kabupaten Serang, serta unsur aparatur pemerintah dan masyarakat.
    Gerakan donor darah ini terselenggara atas kerja sama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dengan Pemerintah Kabupaten Serang, serta didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Serang sebagai mitra pelaksana kegiatan. Sinergi lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung aksi kemanusiaan berbasis desa.
    Dalam kesempatan tersebut, Yayasan Lumbung Kita Sejahtera oleh Ibu Indriyani Wolff serta PT LUBKITA yang di Pimpin oleh Bapak Stenly Wolff turut berpartisipasi dan memberikan dukungan nyata dalam pelaksanaan program donor darah. Kehadiran mitra swasta dan yayasan sosial ini memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan non-pemerintah.
    Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menyampaikan bahwa gerakan donor darah ini merupakan bentuk konkret kontribusi desa dalam membantu sesama serta memperkuat solidaritas sosial. Menurutnya, desa tidak hanya menjadi pusat pembangunan ekonomi, tetapi juga pusat nilai-nilai kemanusiaan.
    Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap gerakan donor darah dapat menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Serang mendukung penuh kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
    Melalui Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah semakin meningkat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa desa memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas dan kemanusiaan untuk Indonesia.

    BY:NOKSRIE78

  • Seni dan Budaya

    Tahun Baru 2026 Puja Kesuma Mesuji Gebyar Seni Kuda Lumping

    Paguyuban Puja kesuma Kabupaten Mesuji Lampung memberikan anugerah penghargaan atau award kepada para kesenian kebudayaan Kuda Lumping Margo Rukun Maju Jaya Di Kabupaten Mesuji Anugerah tersebut diberikan untuk mendongkrak kesenian dan budaya Mesuji Lampung .

    Ketua Puja Kesuma, Di Wakil Sekertaris Puiakesuma Mesuji Lampung M.Sururi,S.Pd.I.,M.Pd mengatakan, peran Pengembangan Semua seni dan budaya agar tetap lestari yaitu dapat dilakukan dengan memberikan motivasi demi mendongkrak semangat para penggiat semua seni dan budaya lokal. Maupun Nasional.

    “Kita berikan penghargaan Semua Seni budaya Kuda Lumping dan Semua Kesenian dan Budaya awards supaya para seniman dan budayawan yang punya karyanya dapat penghargaan setiap tahun sehingga mereka termotivasi,” ucap Sururi, dalam acara rangkaian Memperingati Tahun Baru 2026 Apresiasi Semua Seni Budaya.

    Penghargaan tersebut, lanjut Sekertaris Sururi merupakan upaya paguyuban Puja Kesuma dalam menjaga eksistensi kesenian dan budaya agar tidak tergerus oleh zaman yang semakin modern. Sehingga masyarakat Kabupaten Mesuji tetap dapat mengenal dan menikmati identitas daerah lewat kesenian dan budaya.

    “Kita juga akan menggelar event-event kesenian Budaya yang harus terus didorong dan ditingkatkan agar ada wadah dan sarana. Sehingga para seniman dan budayawan kita dapat mengekspresikan karya-karyanya,” katanya.

Wartapenasatu.com @2025