DPD Partai Kongres Provinsi Sumut,Mengajak Pejuang-Pejuang Ingin Menjadi Pengurus Ditingkat DPC
- DPD Partai Kongres Provinsi Sumut,Mengajak Pejuang-Pejuang Ingin Menjadi Pengurus Ditingkat DPC

Medan,Sumatera Utara :wartapenasatu.com-Menghadapi Pemilihan Calon Kepala Daerah (Cakada) pada tahun 2029,DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara Firman Sirait mengajak rekan pejuang menjadi pengurus sebagai Ketua Partai Kongres di tingkat DPC (Kabupaten/Kota) saat tim media mensingahi di kantor sekretariat DPD Partai Kongres pada Selasa 13/1/2026.
Firman Sirait mengatakan kepada tim media bahwa DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara membenarkan bahwa kepengurusan DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara sudah terbentuk dan DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara sudah mendapatkan SK dari DPP Partai Kongres.
Sesuai amanah dari DPP Partai Kongres sebelum Partai Politik (Parpol) baik yang lama dan baru akan di verifikasi oleh KPU daerah masing-masing pada tahun 2027. Partai Kongres tidak perlu lagi di ulang Verifikasi Administrasi (Vermin) karena Partai Kongres sudah terdaftar di Kemenhumham RI jadi Partai Kongres tinggal mengikuti Verifikasi Faktual (Verfak) insyah allah di adakan pada tahun 2028 yang akan datang,ujar Firman Sirait.Untuk sampai ini baru dua DPC Kabupaten/Kota yang sudah terbentuk DPC Kota Medan,DPC Deli Serdang,untuk Kabupaten/Kota ada 34 jadi sesuai arahan dari KPU RI harus ada 75% kepengurusan di tingkat DPC Kabupaten/Kota.Berarti 17 DPC Kabupaten/Kota harus memenuhi persyaratan kelengkapan kepengurusan.
Apa itu Verifikasi Faktual adalah pada saat petugas-petugas KPU di daerah masing-masing mencek kelengkapan kepengurusan Partai mulai dari tingkat Provinsi,Kabupaten/Kota pada tahun 2028.
Saya sebagai Ketua DPD Partai Kongres Provinsi Sumatera Utara mengajak rekan-rekan pejuang di seluruh sumut ingin bergabung menjadi Anggota/Pengurus DPC Kabupaten/Kota silahkan hubungi di nomor Hp/Wa 081264811374.Di Partai Kongres bagi rekan pejuang DPC Kabupaten/Kota di utamakan kader-kader Partai Kongres ikut peserta Caleg,dan Cakada pada tahun 2029 tanpa mahar asalkan memenuhi persyaratan yang berlaku di Partai Kongres.
Bersama DPP PDI Perjuangan Bupati Tapteng Beri Bantuan Peralatan Sekolah di Sekolah Darurat di Posko Pengungsian Kebun Pisang
Bersama DPP PDI Perjuangan Bupati Tapteng Beri Bantuan Peralatan Sekolah di Sekolah Darurat di Posko Pengungsian Kebun Pisang
Tap Teng,Sumatera Utara : wartapenasatu.com- Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, S.H., M.H., meninjau dan memberikan bantuan peralatan sekolah di Sekolah Darurat Bencana di Posko Pengungsian Terpadu Kebun Pisang, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah Tapteng Provinsi Sumatra Utara (Sumut),Rabu (7/01/2025).

Dengan turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Boy Rahman Hasibuan, S.IP, M.AP, Camat Badiri Saufi Ahmad Pasaribu, S.Kom, M.M
, Plt. Ketua DPC PDI Perjuangan Tapteng Sarma Hutajulu, S.H., dan relawan dari DPP PDI PerjuanganKunjungan Bupati dilakukan untuk memastikan proses pendidikan tetap berjalan bagi para pelajar yang terdampak bencana alam.”
Masinton, menyapa para siswa, dan memberikan semangat, serta hiburan agar anak-anak tetap ceria dan termotivasi untuk belajar meskipun berada dalam situasi darurat.
Ia juga membagikan bantuan berupa tas sekolah, buku, serta alat tulis guna menunjang kebutuhan belajar para pelajar.
“Tetap semangat ya anak-anak. Untuk kebutuhan sekolah tidak perlu dikhawatirkan, semua akan kita fasilitasi,” ujarnya. di hadapan para siswa dan guru.Masinton menegaskan: “Proses belajar mengajar pascabencana dilakukan dengan pendekatan pembelajaran menyenangkan, trauma healing, serta dukungan psikososial bagi peserta didik.” katanya. info Disinfokom Tapteng
Pendekatan ini diharapkan mampu memulihkan kondisi mental anak-anak sekaligus menjaga semangat belajar mereka.
Kesiapan sekolah darurat ditandai dengan sejumlah langkah konkret yang telah direncanakan sejak awal dan langsung diimplementasikan oleh pemerintah daerah bersama pihak terkait.
Untuk sekolah-sekolah yang masih terisolasi, seperti SD Sigiringgiring dan SD Hutanabolon 3, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di tenda darurat yang disiapkan oleh Kementerian Pendidikan.
Meski berlangsung dalam kondisi terbatas, aktivitas belajar mengajar tetap berjalan. Pemkab Tapteng saat ini juga memfokuskan upaya pada pembersihan ruang-ruang sekolah agar aktivitas pendidikan dapat segera kembali normal.
“Dalam kesempatan itu juga Masinton meninjau pelayanan kesehatan di Posko Pengungsian Terpadu Kebun Pisang Kecamatan Badiri.”
Melalui kunjungan ini, Pemkab Tapteng menegaskan komitmennya untuk memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi, sekaligus menumbuhkan harapan dan optimisme bagi generasi muda di tengah proses pemulihan pascabencana.
(Reporter MWPS Sumut: t.rait)Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendi Lubis dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Digelar Presiden RI Prabowo
Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendi Lubis dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional Digelar Presiden RI Prabowo

Tap Teng,Sumatera Utara : wartapenasatu.com-Wakil Bupati Tapteng H. Mahmud Efendi Lubis dalam kegiatan Panen Raya dan pengumuman swasembada pangan nasional yang dilakukan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Rabu (07/01/2026).
Acara: Panen Raya dan pengumuman Swasembada Pangan Nasional Tahun 2025, yang dihadiri Presiden RI Prabowo secara langsung di Desa Kertamukti, Karawang, Jawa Barat (Jabar) sementara Wakil Bupati Tapteng mengikuti melalui Zoom
Zoom di Posko Terpadu GOR Pandan Jln Dr Ferdinand Lumban Tobing Kota Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) info Disinfokom Tapteng
.
Pengumuman Penting: “Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan nasional pada Tahun 2025, lebih cepat dari target awal empat tahun yang telah ditetapkan Presiden.Pesan Presiden: “Swasembada pangan merupakan tonggak fundamental bagi kemerdekaan dan kedaulatan bangsa; tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka jika kebutuhan pangannya bergantung pada negara lain.
Pengalaman pandemi COVID-19 menjadi peringatan untuk tidak bergantung pada pihak luar.
Presiden memberikan apresiasi kepada para petani, penyuluh pertanian, dan seluruh komunitas pertanian. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga menyampaikan rasa terima kasih atas kepemimpinan Presiden dan menyebut capaian ini sebagai kerja terbaik Kabinet Merah Putih.
(Reporter MWPS Sumut: t.rait)Gotong-royong Dilakukan oleh Ketua TP PKK Tapteng Beserta Jajarannya Bersama Masyarakat di Tapteng
Gotong-royong Dilakukan oleh Ketua TP PKK Tapteng Beserta Jajarannya Bersama Masyarakat di Tapteng

Tap Teng, Sumatera Utara : wartapenasatu.com- Pesan Gotong Royong: “Kerja Sama Sukarela, melakukan kegiatan bersama tanpa paksaan, mengedepankan kepentingan bersama.
kebersamaan dan persaudaraan mempererat ikatan sosial, menumbuhkan rasa senasib dan sepenanggungan.Saling Membantu, berbagi tenaga, pikiran, materi, atau keahlian untuk mengatasi kesulitan bersama.
Gotong-royong yang dilakukan oleh Ketua TP PKK Tapteng beserta jajarannya bersama masyarakat di Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah Tapteng Provinsi Sumatra Utara (Sumut) pada Rabu (07/01/2026).
Hadir pengurus TP PKK Tapteng, Plt. Kadis Kesehatan Tapteng, Camat Sarudik, dan Lurah Sibuluan Nalambok.
Semangat gotong-royong perlu terus dijaga, dan menjaga alam serta kebersihan lingkungan adalah tanggungjawab bersama.
Tujuan kegiatan: “Pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang pernah melanda Tapteng.
Kegiatan yang digelar membersihkan lingkungan, mengangkat sampah, dan membuka drainase tersumbat di lokasi MIN 7 Tapteng dan sekitar Ramba Goring Goring.
Bantuan yang Diberikan: Penyerahan makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita.Pengerahan beko sorong dan Dum Truk dari Dinas Lingkungan Hidup Tapteng
(Reporter MWPS Sumut: t.rait)Ali Akbar Nasution,SH,MH, Kuasa Hukum 17 Peserta Plasma FKI Mandiri
Ali Akbar Nasution,SH,MH, Kuasa Hukum 17 Peserta Plasma FKI Mandiri

Palas,Sumatera Utara : wartapenasatu.com-Ketua Koperasi Fron Komunitas Indonesia (FKI) Mandiri,berinsial DH sebagai terlapor,tiga kali mangkir dari panggilan Polisi. Mangkirnya DH menghambat proses penyidikan dugaan kasus penggelapan dana plasma Rp 9,1 Miliar.
Kuasa Hukum anggota Plasma, Ali Akbar Nasution,SH,MH,menilai DH lecehkan proses penyidikan,karena DH tidak koorperatif menghadiri panggilan penyidik.
“Kita selaku kuasa hukum anggota plasma koperasi fron komunitas indonesia, meminta Penyidik Polres Padanglawas, mengambil tindakan tegas menjemput paksa DH dari kediamanan di Kecamatan Hutaraja Tinggi,Kabupaten Palas,” kata Ali Akbar Nasution.Kuasa Hukum dari Kantor Hukum Bintang Keadilan Palas, mendesak penyidik Satreskrim Polres Palas, menjemput paksa DH, karena tidak koorperatif untuk hadir memberi keterangan terkait dugaan kasus penggelapan dana koperasi tersebut.
Ia mengungkapkan, terlapor sudah 3 kali tidak menghadiri panggilan penyidik Polri. “Apa Alasan terlapor tidak hadir ? tanyanya.Ali Akbar Nasution menilai, takut adalah salah satu jawabannya yang muncul karena yang bersangkutan tidak hadir memberikan keterangan di Polres Palas.
” DH dinilai lecehkan institusi kepolisian karena 3 pemanggilan tidak hadir untuk kepentingan fase penyidikan,” ungkapnya.Kuasa Hukum Bintang Keadilan Palas berharap, pihak penyidik Polres Palas melakukan upaya paksa hadirkan terlapor untuk kepentingan proses penyidikan dugaan kasus penggelapan dana plasma yang merugikan 17 peserta plasma Koperasi FKI Mandiri.
Menurut Ali Akbar, pemanggilan penyidik guna melakukan serangkaian tindakan penyidikan untuk mengumpulkan bukti yang membuat terang suatu kasus tindak pidana yang terjadi guna menemukan tersangkanya.“Hal ini sesuai dengan Pasal 1 butir 2 kitab UU Hukum Acara Pidana,” kata Ali Akbar Nasution.
Ditambahkan, tujuan dari pemanggilan terlapor dugaan kasus penggelapan dana plasma yang nilai mencapai Rp 9,1 miliar tersebut, sebagai salah upaya mencari bukti-bukti untuk membuat terang suatu tindak pidana.
Kata Ali Akbar Nasution, sudah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik Polres Palas, DH tidak menunjukan sikap kooperatif sudah bisa ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus penggelapan dana plasma.“Kami selaku Kuasa Hukum anggota plasma meminta agar Ketua Koperasi FKI Mandiri berinsial,DH sebagai terlapor,dapat ditetapkan sebagai tersangka,” bebernya.
Menurut Kitab Undang -Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), penyidik dapat menghadirkan terlapor dengan paksa, karena itu kami meminta untuk dihadirkan dengan paksa karena terlapor tidak menunjukan sikap kooperatif, lanjutnya.Terlapor ini, sambung Ali Akbar Nasution harus ditetapkan sebagai tersangka, kenapa begitu, karena tidak menunjukan iktikad baik dalam memberi keterangan terhadap penyidik atas dugaan penggelapan dana plasma yang nilai mencapai Rp 9,1 miliar.
Lanjut Ali Akbar, seharusnya terlapor, DH lebih kooperatif mempermudah pekerjaan penyidik dalam mengusut kasus dugaan penggelapan dana plasma yang sudah berlangsung mulai Tahun 2018 sampai sekarang yang mengakibatkan kerugian bagi anggota plasma.Sebagai informasi, kata Ali Akbar DH selaku Ketua Koperasi Fron Komunitas Indonesia (FKI) Mandiri merupakan terlapor di Polres Padanglawas, terkait kasus dugaan penipuan dan penggelalan dana plasma yang nilai mencapai Rp 9,1 milar, harus diusut tuntas oleh penyidik.
Sebanyak 17 anggota plasma merupakan korban atas dugaan penggelapan dana plasma yang dilakukan oleh DH hingga mencapai miliaran rupiah.Selaku Kuasa Hukum anggota plasma FKI Mandiri,ia menjelaskan dugaan kasus penggelapan dana plasma oleh DH dengan modus operandi pembagian yang disinyalir diperuntukan kepada DPP, DPW sampai DPD Fron Komunitas Indonesia (FKI), Camat Hutaraja Tunggi, Kepala Desa sampai biaya operasional.
“Kita berharap kepada Kepolisian Polres Palas, untuk menjemput paksa, terlapor DH,karena tiga kali mangkir dari panggilan penyidik dan tidak menunjukan sikap koorperatif,” pungkas Ali Akbar Nasution,SH,MH.Ketua Koperasi FKI Mandiri, berinsial DH, dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, ke nomor HP 0853 7029 XXXX, Selasa (6/1/2026), terkait tiga kali mangkir dari panggilan penyidik Polres Palas, tidak ada tanggapan dan jawaban.
Kasat Reskrim Polres Palas,AKP Raden Saleh Harahap,melalui Ps Kanit Ekonomi, Aipda W.S Hasibuan dihubungi melalui telepon seluler,Selasa(6/1/2026) membenarkan, bahwa DH sudah tiga mangkir dari panggilan penyidik.“Kita sudah mengirimkan tiga kali pemanggilan kepada yang bersangkut, untuk hadir diruang Satreskrim Polres Padang guna diminta keterangan,tapi DH tidak koorperarif,” ungkap W.S Hasibuan.
Ditambahkan, Satreskrim Polres Palas sudah menjadwalkan menjemput paksa yang bersangkutan, di Kecamatan Hutaraja Tinggi.“Sudah tiga kali mangkir dari panggilan kepolisian, pihak peyidik akan menggelar perkara dari naik statusnya dari penyelidikan menjadi sidik, untuk lanjutan dugaan kasus penggelalan dana plasma atas terlapor DH,” tegas Aipda W.S. Hasibuan.
(Reporter MWPS Sumut: t.rait)Polsek Balige Sigap Tindaklanjuti Laporan Warga Soal Kebisingan di Sebuah Cafe
Polsek Balige Sigap Tindaklanjuti Laporan Warga Soal Kebisingan di Sebuah Cafe

Balige,Sumatera Utara: wartapenasatu.com – Personel Polsek Balige Polres Toba menunjukkan kesigapannya dalam menjaga ketertiban dan ketenangan masyarakat, dengan merespons sejumlah pengaduan warga pada Selasa malam (6/1/2026).
Aduan tersebut terkait gangguan kebisingan yang mengganggu ketenangan warga dari sebuah Cafe Zior di Desa. Lumban Silintong, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, berhasil ditangani dengan cepat dan tepat.
Masyarakat mengeluhkan suara musik yang dinilai terlalu keras pada waktu istirahat. Kondisi tersebut dianggap mengganggu kenyamanan karena waktunya sudah larut.
Usai mendapati informasi tersebut, Personel Polsek Balige yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Balige Ipda Walperik w. Sianipar, S.E, bersama 4 anggota segera menuju lokasi setelah menerima laporan. Petugas menertibkan operasional kafe dan menyampaikan imbauan kepada pemilik cafe

Petugas meminta kepada pemilik cafe, untuk mengkondisikan suara yang berasal dari Cafe Miliknya dan tidak akan sampai mengganggu istirahat malam masyakat yang dekat lokasi Cafe Zior. Mereka juga mengingatkan agar memperhatikan waktu buka dan tutup cafe sesuai dengan aturan yang berlaku demi keamanan dan ketertiban masyarakat setempat .
Teguran disampaikan secara humanis namun tetap tegas. Petugas menilai cara itu penting untuk menjaga kenyamanan warga sekitar.
Pemilik Cafe Zior, Bapak Willy Silalahi mengatakan akan mengkondisikan suara yang berasal dari cafe miliknya dan tidak akan sampai mengganggu istirahat malam masyakat yang dekat lokasi Cafe Zior.
Kapolsek Balige AKP Libertius Siahaan membenarkan bahwa laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti. Ia menyebut personel bergerak cepat karena laporan tersebut terkait ketertiban malam hari.
“Personel kita langsung ke lokasi untuk mengimbau pemilik kafe agar menjaga keamanan dan ketertiban, terutama pada waktu sudah larut malam. Kami juga mengingatkan agar jam operasional dibatasi demi keamanan bersama,” ujarnya.
Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan merespons setiap laporan masyarakat. Ia berharap warga tetap proaktif melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas. ( Reporter MWPS Sumut: t.rait)
Tak Ada Apel Pagi di Hari Pertama Kerja Tahun 2026, Gubsu Bobby: hanya 5 Persen yang Tak Hadir
Tak Ada Apel Pagi di Hari Pertama Kerja Tahun 2026, Gubsu Bobby: hanya 5 Persen yang Tak Hadir

Medan,Sumatera Utara : wartapenasatu.com- Gubernur Sumut (Gubsu) Bobby Nasution mengatakan, hari pertama kerja di tahun 2026 Pemerintah Provinsi Sumut tidak mengadakan apel pagi hari ini, Jumat (2/2/2026).
Bobby menjelaskan, meski tidak ada kegiatan apel pagi, seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Sumut sudah masuk dan bekerja seperti biasanya.
Dijelaskan Bobby Nasution, berdasarkan laporan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut, sudah 95 persen ASN hadir di hari pertama kerja di Sumut.
“Hari ini memang tidak ada kegiatan apel pagi di hari pertama kerja Tahun 2026. Tetapi 95 persen, pegawai dan ASN sudah hadir dan bekerja hari ini,” jelasnya dalam sambutan pelantikan 4 pejabat Pemprov Sumut di Kantor Gubernur, Jumat 2 Januari 2026Menurutnya, hanya ada 5 persen ASN yang tidak hadir. Namun itupun memiliki alasan seperti cuti dan izin.
Sementara, kata Bobby untuk ASN yang tidak hadir tanpa alasan tidak ada. Jikapun nantinya ada laporan, maka akan ditindak lanjuti.“Hanya 5 persen yang tidak hadir. Alasannya beragam. Ada yang keluarganya terdampak bencana. Dulunya di awal bencana gak sempat berkunjung, kini akaes mulai terbuka maka ada yang izin,” jelasnya.
Bobby pub berguyon, jika ada ASN yang tidak hadir tanpa alasan, maka ASN tersebut akan dihilangkan (dari jabatannya).“Gak ada yang gak izin atau hilang juga gak ada. Kalau ada (yang hilang) kita masukkan yang hilang ini menjadi hilang (dari jaatannya),” ucapnya sambil bercanda.
Bobby juga mengucapkan selamat tahun baru untuk ASN yang memulai bekerja di awal tahun 2026.
“Selamat tahun baru, semoga kolaborasi yang menjadi tagline kita selama ini tetap berjalan secara cepat dan tepat,” jelasnya.Diketahui, awal bekerja pada tahun 2026, Bobby Nasution melantik empat pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sumut. Dua diantara yang dilantik itu Eks Kadis Pemko Medan.
Adapun empat pejabat tersebut yakni Ilyan Chandra Dalimunthe menjabat Kepala Dinas Sosial Rahmad Hidayat menjabat Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Nur Baeti Harahap menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu dan Suryani Purnamawati menjabat Direktur Rumah Sakit Jiwa Prof Dr M Ildrem Sumut.
Sementara dua pejabat yang berasal dari Pemko Medan ini adalah Ilyan Chandra Dalimunthe yang dulunya pada kepemimpinan Bobby Nasution menjadi Wali Kota Medan menjabat sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Nur Baeti menjabat sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Satu Pintu.
Untuk Suryani Purnamawati dulunya menjabat Direktur Umum RSU Haji Medan.
Sementara Rahmad Hidayat sebelumnya menjabat sebagai Kepala BKAD Asahan.
(Reporter MWPS Sumut: t.rait)44 Personel Polres Toba Naik Pangkat, Ini Pesan Tegas Kapolres
44 Personel Polres Toba Naik Pangkat, Ini Pesan Tegas Kapolres

Toba,Sumatera Utara: wartapenasatu.com-Kapolres Toba, AKBP V.J Parapaga Apputua Napitupulu S.I.K, memimpin langsung Upacara Kenaikan Pangkat Anggota Polri Polres Toba periode 1 Januari 2026 sebanyak 44 Personil
Acara tersebut berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Toba pada Jumat (2/1/2026)
Turut hadir, Wakapolres Toba, Kompol Marluddin S.Ag.,M.H, Para PJU Polres Toba, Para Perwira Polres Toba dan Personil Polres Toba, Ketua Bhayangkari Cabang Toba Ny Mira V.J Parapaga, Bhayangkari Cabang Toba
Kenaikan pangkat periode 1 Januari 2026 ini terdiri dari AKP Ke Kompol sebanyak 2 Personel, Iptu ke AKP sebanyak 4 Personel, Ipda ke Iptu sebanyak 2 Personel, Aipda ke Aiptu sebanyak 1 personel, Bripka ke Aipda sebanyak 7 personel, Briptu ke Brigpol sebanyak 10 personel, dan Bripda ke Briptu sebanyak 18 personel

Kapolres Toba, AKBP V.J Parapaga Apputua Napitupulu S.I.K, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang memperoleh kenaikan pangkat. Ia menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan tanda kepangkatan, melainkan amanah, kepercayaan, dan kehormatan yang diberikan oleh negara.
Kapolres menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hadiah semata, melainkan hasil dari kerja keras, dedikasi, loyalitas, serta perilaku yang tidak tercela selama berdinas. “Kenaikan pangkat ini adalah hasil jerih payah saudara-saudara dalam melaksanakan tugas. Semakin tinggi pangkat yang diraih, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus diemban,” tandasnya
“Kepada personel yang memperoleh kenaikan pangkat, saya ucapkan selamat atas amanah yang diberikan. Saya berharap kenaikan pangkat ini dapat semakin memotivasi saudara untuk bekerja lebih profesional, humanis, dan bertanggung jawab, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya,” ujar Kapolres.
(Reporter MWPS Sumut: t.rait)Bupati Samosir Menyerahkan Alsintan Kepada 26 Komtan
Bupati Samosir Menyerahkan Alsintan Kepada 26 Komtan

Samosir,Sumatera Utara, wartapenasatu.com -Bupati Samosir Vandiko Gultom menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) di Sopo Rumah Bupati Samosir,pada Selasa 30/12/2025.
Vandiko Gultom menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada 26 kelompok tani. Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), APBD Provinsi Sumatera Utara, serta APBD Kabupaten Samosir.
Adapun bantuan yang disalurkan melalui APBN meliputi satu unit combine harvester besar, dua unit traktor roda dua rotary, serta empat unit pompa air berukuran 3 inci.
Dari APBD Provinsi Sumut diserahkan dua unit traktor roda dua, tiga unit cultivator, dan empat unit pompa air ukuran 3 inci. Sementara itu, APBD Kabupaten Samosir mengalokasikan satu unit corn sheller mobile, dua unit cultivator, serta tujuh unit mesin chopper.
Beberapa waktu lalu kita sudah membagikan bantuan bibit dan sekarang memberikan bantuan Alsintan. Semuanya berkat sinergitas dengan pemerintah atasan.
Saya menegaskan agar seluruh alsintan yang diterima dimanfaatkan sesuai kebutuhan di lapangan.Pemerintah pusat maupun provinsi turut melakukan pemantauan terhadap penggunaan bantuan yang disalurkan. Bantuan ini harus benar-benar dimanfaatkan optimal, kabupaten/kota se-Indonesia berebut untuk mendapatkannya.
Vandiko Gultom menekankan kepada 26 Kelompok Tani (Komtan) yang telah mendapatkan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) di sini tolong betul-betul dimanfaatkan, jangan sampai nanti ketika di rumah barangnya dianggurkan, jadi apabila tidak digunakan sesuai peruntukan, tidak menutup kemungkinan akan kita alihkan kepada kelompok yang lebih membutuhkan,ujarnya.
Pengusulan bantuan pusat maupun provinsi hanya bisa dilakukan jika kelompok tani terdaftar resmi. Maka saya mengimbau agar masyarakat memperbarui data, mendaftarkan kelompok, dan berkomunikasi dengan penyuluh di lapangan. Pemerintah daerah siap mendampingi dari awal sampai selesai.

Vandiko Gultom menucapkan banyak terima kasih atas bantuan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto dan Bapak Gubernur Sumut Bobby Nasution.Walaupun mereka tidak hadir di sini, tetapi bantuannya tetap ada dan dapat dirasakan masyarakat. Ini mungkin juga sebagai kado Natal buat kita semua.
(Reporter MWPS Sumut: t.rait)Di Hari Natal Polsek Silaen Tunjukan Kepedulian dengan Bakti Sosial Untuk Korban Kebakaran
Di Hari Natal Polsek Silaen Tunjukan Kepedulian dengan Bakti Sosial Untuk Korban Kebakaran

Silaen,wartapenasatu.com-Dalam rangka hari natal 2025, Polsek Silaen Polres Toba menunjukkan kepeduliannya melalui aksi kemanusiaan. Jajaran kepolisian sektor Silaen menggelar kegiatan bakti sosial kepada korban kebakaran 2 bulan lalu di Dusun III Desa Huta Gurgur II Kecamatan Silaen Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara, pada Selasa (30/12/2025)
Kegiatan bakti sosial ini di pimpin langsung oleh Kapolsek Silaen AKP Pargaulan Manurung, SH, bersama anggota
Kehadiran Kapolsek bersama Personel Polsek Silaen ini disambut hangat oleh Korban Kebakaran
Dalam aksi sosial tersebut, Polsek Silaen menyalurkan bantuan berupa paket sembako berupa 2 Kg Gula putih, 1 Kg minyak goreng, 1 papan telor ayam dan 2 parsel berisi roti natal

Kapolres Toba, AKBP V.J Parapaga Apputua Napitupulu S.I.K, melalui Kapolsek Silaen AKP Pargaulan Manurung, SH, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud empati dan tanggung jawab sosial Polri terhadap masyarakat.
“Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang dialami warga. Melalui bantuan sosial ini, kami berharap dapat memberikan dukungan moril agar keluarga korban tetap tabah dalam menghadapi cobaan,” ujar Kapolsek
Yang menerima Bakti Sosial yaitu, Hengky Silitonga (40) dan Rasita Nababan (40)
Selain menyerahkan bantuan, Kapolsek juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang bersumber dari aktivitas penggunaan api di dapur rumah dan peralatan listrik di dalam rumah
Kami mengingatkan agar selalu memastikan api kompor di dapur dan peralatan listrik lainnya benar-benar padam, sebelum meninggalkan rumah. Kewaspadaan ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang,” ungkap Kapolsek.
(Reporter MWPS Sumut: t.rait)
