CASTROL GELEGARKAN MANUFACTURING INDONESIA 2025: TEKNOLOGI PELUMAS CANGGIH YANG DORONG EFISIENSI PABRIK HINGGA 50%
WARTAPENASATUJATIM | Jakarta, 6 Desember 2025 — Castrol Indonesia kembali memantapkan posisinya sebagai salah satu pemain kunci dalam solusi pelumasan industri global melalui keikutsertaan strategis di Manufacturing Indonesia 2025, pameran manufaktur terbesar di Asia Tenggara. Berlangsung pada 3–6 Desember di JIExpo Kemayoran, momentum ini menjadi panggung bagi Castrol untuk menegaskan komitmennya menghadirkan pelumas berteknologi tinggi yang mampu meningkatkan efisiensi serta produktivitas pabrik hingga 50% berdasarkan studi internal.*
Di tengah pertumbuhan sektor manufaktur yang terus menguat dengan kontribusi 17,39% terhadap PDB nasional pada kuartal III 2025—Castrol menilai pentingnya menghadirkan solusi pelumasan modern yang dapat menopang kestabilan proses produksi dan masa pakai mesin. Dengan rekam jejak lebih dari 120 tahun inovasi, Castrol tampil membawa portofolio teknologi industri yang telah dipercaya pabrik-pabrik global dari otomotif hingga permesinan berat.
President Director PT Castrol Indonesia, Enjelita Jahja, menegaskan bahwa Castrol hadir bukan hanya sebagai penyedia pelumas, namun sebagai mitra teknologi jangka panjang bagi industri nasional.
“Dengan kehadiran di lebih dari 120 negara, Castrol terus menghadirkan solusi yang mampu menjawab tuntutan manufaktur modern—mulai dari efisiensi energi, stabilitas proses, hingga perpanjangan umur aset,” ujarnya.
Solusi Pelumasan Terintegrasi: Jawaban atas Tantangan Manufaktur Modern
Di ajang ini, Castrol memamerkan rangkaian produk dan layanan industri yang dirancang untuk mengatasi tiga penyebab utama kegagalan mesin: gesekan, keausan, dan kerusakan komponen. Berdasarkan riset internal Castrol**, pelumasan yang tidak tepat dapat menyebabkan:
43% mechanical failures
50% bearing damage
54% bearing failures
70% equipment failuresMelalui pendekatan terpadu yang menggabungkan advanced lubricants, efficiency tools, dan expert services, Castrol membantu pabrik mengurangi biaya downtime, meningkatkan produktivitas, dan mengoptimalkan total biaya kepemilikan peralatan. Pendekatan ini telah terbukti, seperti kolaborasi Castrol dengan Groupe Renault di pabrik mesin Valladolid, Spanyol, yang berhasil menekan konsumsi air hingga 1 juta liter per tahun* melalui penggunaan Castrol Hysol XBB dan Techniclean XBC.
Layanan Used Oil Analysis hingga CMS (Chemical Management Services) juga menjadi andalan Castrol untuk menghadirkan perawatan prediktif, interval penggantian pelumas yang lebih panjang, dan efisiensi operasional yang lebih stabil.
Produk Pelumasan Berperforma Tinggi yang Ditampilkan
1. Castrol Alusol SL 51 XBB
Cutting fluid berbasis air untuk presisi tinggi, stabilitas emulsi konsisten, pengurangan konsumsi pelumas hingga 34%, dan peningkatan masa pakai cairan hingga 44%*.2. Castrol Hysol SL 50 XBB
Dirancang untuk metalworking berat dengan ketahanan cairan lebih lama, memperpanjang umur perangkat hingga 67%, dan mengurangi top-up fluid hingga 45%*.3. Castrol Techniclean 80 XBC
Pembersih industri berbasis air yang dapat didaur ulang, mampu membantu menghemat 1 juta liter air dan volume limbah dalam jumlah sama***.Portofolio Lengkap untuk Beragam Kebutuhan Industri
Castrol juga menghadirkan rangkaian pelumas dan grease yang digunakan pada berbagai sektor manufaktur berintensitas tinggi:
Gear Oils (Alpha SP, Alphasyn EP, Alphasyn PG) untuk beban tinggi di pabrik baja, semen, dan kimia.
Hydraulic Oils (Hyspin AWS, HLP, AWH-M) yang memastikan kestabilan tekanan dan presisi produksi.
Grease (Spheerol EPL, EPLX) untuk kondisi ekstrem seperti industri pertambangan dan pembangkit listrik.
Dukungan Teknis Langsung untuk Pabrik Indonesia
Sepanjang pameran, Castrol membuka sesi konsultasi teknis terkait efisiensi energi, optimasi pelumasan, predictive maintenance, serta strategi pengurangan limbah industri. Pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan tim ahli Castrol di booth Hall B3, JIExpo Kemayoran, untuk memahami implementasi solusi yang tepat bagi kebutuhan pabrik masing-masing.
Dengan kombinasi inovasi pelumasan, data engineering, hingga pendekatan keberlanjutan, Castrol menegaskan posisinya sebagai mitra strategis yang siap memperkuat daya saing manufaktur Indonesia menuju proses produksi yang lebih modern, efisien, stabil, dan berkelanjutan.
*) Berdasarkan studi internal Castrol global
**) Data berdasarkan riset internal Castrol mengenai penyebab kegagalan mesin
***) Hasil penerapan produk Castrol pada studi kasus industri; hasil dapat bervariasi sesuai kondisi operasional.*** (Bgn)HAKORDIA 2025: MAKI Jatim Menyalakan Obor Integritas Untuk Generasi yang Tak Tergoyahkan Oleh Korupsi
WARTAPENASATUJATIM | Sidoarjo — Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025 di Sidoarjo kembali menjadi momentum penting dalam upaya meneguhkan komitmen bangsa terhadap budaya antikorupsi. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur hadir memberikan edukasi langsung kepada para pelajar SDN Gedangan dan SMPN 2 Sidoarjo, Selasa (9/12/2025). Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis dalam menanamkan karakter kejujuran dan integritas sejak usia dini pondasi utama dalam membentuk generasi masa depan yang bersih dan beretika.
Ketua MAKI Korwil Jawa Timur, Heru Satriyo, yang hadir mengisi kegiatan tersebut, disambut dengan antusias oleh ratusan siswa. Dalam amanatnya, Heru menegaskan bahwa sekolah adalah ruang pertama tempat moralitas dipupuk dan karakter dibangun. Ia menyoroti pentingnya menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak dini untuk menciptakan masyarakat yang lebih berintegritas.

“Selamat kepada anak-anakku semua yang terus menimba ilmu demi masa depan kalian. HAKORDIA bukan hanya agenda tahunan, tetapi pengingat bahwa praktik korupsi masih terjadi di berbagai instansi pemerintahan,” ujar Heru. “Dan justru kalianlah generasi yang kami harapkan mampu memutus rantai itu.”
Sebagai simbol edukatif, MAKI Jatim membagikan 900 celengan kepada para siswa. Celengan tersebut bukan sekadar wadah menabung, tetapi representasi filosofi pendidikan moral: mengajak anak-anak belajar jujur, disiplin, serta bertanggung jawab dalam mengelola kebutuhan.
“Celengan ini kami berikan agar kalian terbiasa menyisihkan uang dengan jujur, mengumpulkannya dengan disiplin, dan menggunakannya hanya untuk hal yang benar-benar diperlukan. Dari kebiasaan kecil inilah integritas tumbuh dan mengakar,” jelas Heru.
Peringatan HAKORDIA tahun ini menjadi pengingat bahwa perang melawan korupsi tidak hanya dilakukan melalui aturan dan penindakan, tetapi juga melalui penanaman nilai-nilai dasar yang melekat dalam kehidupan sehari-hari. Dari ruang kelas SDN Gedangan hingga lorong SMPN 2 Sidoarjo, gema antikorupsi terdengar kuat membangkitkan harapan akan lahirnya generasi yang bukan hanya cerdas, tetapi juga tidak bisa disuap dalam bentuk apa pun.
Joko Raharjo, Humas SMPN 2 Sidoarjo, menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi MAKI Jatim dalam membangun kesadaran moral sejak dini di lingkungan sekolah.
“Saya senang kedatangan Pak Heru ke SMPN 2 Sidoarjo, karena beliau memberikan edukasi tentang pentingnya berperilaku positif sejak dini, serta menumbuhkan kepedulian terhadap masa depan bangsa dan negara ini,” ujarnya.
Melalui HAKORDIA 2025, Sidoarjo kembali menegaskan bahwa pendidikan berintegritas adalah investasi jangka panjang. Dari kota ini, obor integritas itu dinyalakan dengan harapan menyebar ke seluruh penjuru negeri dan melahirkan masyarakat yang bersih, berkeadilan, dan bermartabat.*** (Bgn)
Bokor Mas Gold Meresmikan Toko Ke-7 Untuk Menghadirkan Pengalaman Belanja Emas Lebih Aman dan Terpercaya
WARTAPENASATUJATIM |Surabaya Metropolitan – Hari Sabtu (6/12/2025) salah satu toko mas legendaris kota Surabaya, Bokor Mas Gold membuka cabang ke-7 nya di kawasan Food Junction, Surabaya Barat.
Toko emas dan perhiasan yang berdiri sejak 1978 itu melakukan sebuah ekspansi strategis ke wilayah Surabaya Barat salah satu kawasan elite di kota Pahlawan.
Menurut Ivana, Owner Bokor Mas Gold, dengan dibukanya gerai ini
tujuannya untuk memberikan layanan dan kualitas terbaik kepada masyarakat di Surabaya Barat.Kepada awak media yang menemuinya, Ivana menyampaikan rasa syukur dan bangga atas peresmian gerai terbaru ini sebagai jawaban atas tingginya kepercayaan pelanggan yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
Saat memberikan kata sambutan pada pembukaan Gerai Bokor Mas Gold, Ivana mengatakan ,“Hari ini merupakan momentum besar bagi Bokor Mas Gold yang sejak 1978 selalu mengutamakan kualitas, kejujuran, dan pelayanan terbaik, dan kini semakin dekat dengan masyarakat Surabaya Barat. Kami ingin memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman berbelanja emas yang nyaman, aman, dan elegan”.
Kepada awak media yang menemuinya Ivana mengatakan bahwa Bokor Mas Gold berkomitmen menghadirkan berbagai koleksi perhiasan emas berkualitas tinggi, mulai dari perhiasan klasik hingga modern, serta layanan transaksi emas yang transparan dan berbasis kepercayaan, sebuah nilai yang telah menjadi fondasi utama selama lebih dari empat dekade.
Dengan menampilkan konsep interior yang mewah dan hangat, Bokor Mas Gold menjadi sebuah destinasi bagi masyarakat yang ingin membeli perhiasan untuk kebutuhan investasi, hadiah atau momen spesial lain.
“Kami tidak hanya menjual emas, tetapi menghadirkan pengalaman. Kami ingin setiap pelanggan merasa dihargai dan pulang dengan kepuasan, bukan sekadar membawa produk, tetapi juga sebuah kepercayaan,” imbuh Ivana.
Dengan peresmian ini menegaskan komitmen Bokor Mas Gold untuk terus berkembang di tengah persaingan industri perhiasan yang semakin dinamis, sekaligus mempertahankan reputasinya sebagai salah satu toko emas terpercaya di Surabaya.
posisinya sebagai destinasi favorit pecinta perhiasan emas, dimana kualitas dan keindahan berpadu dengan kepercayaan konsumen. (Houget***)MAKI Jatim Kobarkan Semangat HAKORDIA 2025 Dengan Edukasi Filosofi Bagi Celengan Gratis
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Dalam rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2025 ini, mulai besok Selasa tanggal 9 Desember 2025, MAKI Jatim akan mulai masuk pada giat awal yaitu pembagian celengan gratis MAKI Jatim.
Celengan dengan logo MAKI Jatim ini akan mulai dibagikan besok di sekolah sekolah dasar dan SMP. Celengan MAKI Jatim ini menjadi simbol pesan penting bagi adik adik siswa berkenaan dengan pentingnya menggalakkan semangat menabung sejak dini.
Pesan kuat giat pembagian celengan MAKI Jatim terutama pada para orang tua adalah “LAK PENGEN SUGIH DAN MULYO,YO NABUNGO,OJO KORUPSI” (kalau ingin kaya dan hidup mulia, ya harus diperoleh dengan menabung, bukan dengan korupsi).
Kegiatan pembagian celengan MAKI Jatim ini akan dimulai pukul 08:00 WIB besok dengan titik lokasi awal yaitu SDN Gedangan Sidoarjo, pimpinan Bapak Huda dan SMPN 2 Sidoarjo, pimpinan Bapak Qodim sebagai Kepala Sekolah.
Selain membagikan Celengan MAKI Jatim, akan dibagikan juga sticker tempel untuk motor dan mobil yang dikendarai para Guru pengajar sekolah.
Secara simbolis juga, MAKI Jatim juga akan menyematkan Kaos MAKI Jatim kepada Kepala Sekolah dan wakilnya sebagai bentuk dukungan dalam memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia).
“Kami sangat senang dan siap support untuk giat pembagian celengan dan stiker MAKI Jatim, dan bersama sama menggelorakan semangat pemberantasan korupsi,”jelas Pak Qodim, Kepala Sekolah SMPN 2 Sidoarjo lewat sambungan telepon karena masih menunaikan ibadah umroh.
Hal serupa juga diungkap Pak Huda, Kepala Sekolah SDN Gedangan Sidoarjo yang menyatakan kesiapan untuk menerima kunjungan Ketua dan Pengurus MAKI Jatim besok Selasa tanggal 9 Desember 2025.
Heru MAKI, Ketua MAKI (Masyarakat Anti Korupsi Indonesia) Koorwil Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa pembagian celengan MAKI Jatim yang dilaksanakan besok Selasa tanggal 9 Desember 2025 merupakan rangkaian awal kegiatan MAKI Jatim dalam memperingati Hakordia.
“Kami sangat senang dan siap support untuk giat pembagian celengan dan stiker MAKI Jatim,dan bersama sama menggelorakan semangat pemberantasan korupsi,” jelas Pak Qodim, Kepala Sekolah SMPN 2 Sidoarjo lewat sambungan telepon karena masih menunaikan ibadah umroh.
Hal serupa juga diungkap Pak Huda, Kepala Sekolah SDN Gedangan Sidoarjo yang menyatakan kesiapan untuk menerima kunjungan Ketua dan Pengurus MAKI Jatim besok Selasa tanggal 9 Desember 2025.
Untuk selanjutnya akan diteruskan esok harinya, Rabu tanggal 10 Desember 2025 dengan menggelar aksi demo akbar yang akan diikuti hampir 1000 lebih pengurus, anggota serta simpatisan MAKI Jatim.
Aksi Demo Akbar tersebut akan menggunakan truk trailer 40 feet lengkap dengan peralatan sound sistem 10 ribu watt serta peralatan band diatasnya sebagai mobil komando utama ditambah beberapa truk pengangkut massa, hampir 20 lebih mobil serta ratusan motor yang akan mengikuti rangkaian aksi demo akbar MAKI Jatim.
Ketika Awak Media menanyakan titik lokasi kantor OPD Pemprov Jatim mana yang akan dikunjungi, secara implisit, Heru MAKI menyampaikan bahwa disepakati ada 7 kantor OPD yang pasti dikunjungi tanpa menyebutkan OPD mana dari ke 7 tersebut,
“Saya buka informasi lokasi OPDnya nanti kalau kita sudah bergerak,” canda Heru MAKI.*** (Bgn)
Anatomi Mutasi Nyleneh Dindik Jatim: MAKI Bongkar Jejak ‘Raja Kecil’, Keganjilan Kebijakan, dan Aroma Busuk Pascamutasi
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – MAKI Jatim mendesak Kepala BKD Jatim untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait histori kejadian dan urutan kebijakan yang berkaitan mutasi di lingkungan Dindik Jatim
Setelah berita tentang crowd dan munculnya perlawanan yang terjadi di SMKN 1 Ponorogo pasca mutasi di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Timur, tim Litbang dan investigasi MAKi Jatim menemukan beberapa kejanggalan yang signifikan.
Kejanggalan yang utama adalah adanya mutasi dari Kepala UPT atau Kepala Sekolah sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) ditengah fakta bahwa Kepala Sekolah tersebut ternyata 6 bulan lagi, mulai per Januari 2026 sudah akan pensiun atau purna tugas.
Kenyataan diatas tentunya memantik beragam pertanyaan ada apakah dibalik pengangkatan KS tersebut menjadi Kacabdin? padahal sudah sangat jelas bahwa 6 bulan lagi akan purna tugas.
Dasar kebijakan yang diduga “nyleneh” dan mutasi yang diduga sarat dengan “pesanan”7 tersebut menjadi ikhtiar MAKI Jatim untuk mengurai “ada apa dibalik mutasi” tersebut.
Ditemukan juga fakta bahwa adanya usulan mutasi yang tidak diketahui oleh Kacabdin wilayah tersebut dan dipastikan mutasi tersebut tanpa sepengetahuan Kacabdin, ini juga merupakan sumber kebijakan yang nyleneh.
Dianggap nyeleneh karena ternyata ada kekuatan besar di tubuh Dinas Pendidikan Jawa Tinur yang menjadi “raja kecil” dan dipastikan bisa mengutak atik proses mutasi walaupun diluar sepengetahuan Kacabdin yang seharusnya merupakan representasi kebijakan Kepala Dinas Pendidikan pada wilayah tersebut.
MAKI jatim juga sudah mengantongi beberapa fakta hukum pengakuan yang berhasil diperoleh bahwa “ada udang dibalik wajan” dengan wujud oknum pasca mutasi terbaru 5 Kepala sekolah yang diangkat menjadi Kacabdin.
Diduga sang oknum tersebut juga berhasil mengotak atik usulan yang bersifat “pesanan” tanpa sepengetahuan Kacabdin dan oknum tersebut diduga juga menjadi salah satu sumber representasi pengaruh dalam kebijakan mutasi di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Timur.
Heru MAKI, Ketua MAKI Koorwil Provinsi Jawa Timur, lewat tim Litbang MAKI Jatim sedang mengkompulir kejanggalan kejanggalan dan hal yang “nyleneh” pasca mutasi yang sudah terjadi.
“Saya mendesak Kepala BKD Jatim untuk melakukan Reevaluasi kembali pasca mutasi yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Timur berbasis data dan fakta kejanggalan dan hal nyleneh yang terjadi, dan Ibunda Gubernur Jawa Timur juga harus mengetahui bagaimana tata kelola mutasi di lingkungan Dindik Jatim yang diduga sifatnya hanya memenuhi pesanan,” ungkap Heru MAKI.
Ketika narasi “memenuhi pesanan” tersebut bisa dibuktikan nantinya, pastinya akan terungkap berapa saweran yang harus dipenuhi untuk bisa melakukan “pesanan” tersebut dan ini akan menjadi pintu masuk dugaan perilaku koruptif didalamnya.
Selain menerima penunjukan sebagai kuasa hukum untuk memasukkan gugatan PTUN dari korban mutasi, tim bidang hukum MAKI Jatim saat ini tengah fokus mempelajari berbagai masukan berkaitan dengan kejanggalan kejanggalan pasca mutasi di lingkungan Dindik Jatim.
Heru MAKI memastikan bahwa membuka kotak paradok dugaan perilaku koruptif di lingkungan dinas pendidikan Jawa Timur yang berkaitan dengan dugaan “permainan” anggaran BOS dan BPOPP itu mudah, walaupun butuh perjuangan yang tidak mudah karena menyangkut pembuktian LPJ.
Tetapi ketika membuka “aroma busuk” yang menyertai kebijakan nyleneh pasca mutasi itu sangat tidak mudah, tetapi bukannya tidak bisa, menurut Heru MAKI.
Saat ini tim Litbang MAKI Jatim sudah masuk pada status internal “WASKAT” berkenaan dengan pemantauan dugaan sang oknum yang sementara dianggap powerful dan mempunyai kekuatan otak atik pasca mutasi tersebut.
“Oknumnya sudah kita identifikasi, statusnya di internal sudah “waskat”, kita tunggu titik cerobohnya nanti dan pasti yang namanya aroma busuk akan tetap berbau Busuk, tinggal pertanyaannya apakah kemudian pimpinan dindik Jatim juga larut dan menikmati aroma tersebut, padahal jelas berbau busuk,” pungkas Heru MAKI. (Bgn)
Mercusuar yang Meredup: Gugatan MAKI, Nama Bobby, dan Rp 2,8 Miliar yang Tak Tercatat
WARTAPENASATUJATIM |Surabaya – Di negeri yang saban hari diterjang Bencana Tanda Tangan, ada satu badai yang tak pernah berhenti berputar, badai kecewa publik terhadap KPK.
Bulan ini, masyarakat merasa seperti tinggal di tengah pusaran angin topan yang menelan harapan.
KPK, lembaga super body yang dibiayai APBN triliunan rupiah dengan gedung merah putih yang gagah seperti patung penjaga gerbang keadilan, kini justru lebih mirip mercusuar mati. Tinggi, mahal, tapi tak lagi memberi cahaya.
Kasus Ira Puspadewi7 baru mereda seperti gempa utama, tapi datanglah gempa susulan yang lebih dahsyat.
Publik sudah mendidih, lalu mendidih lagi seperti gunung api yang lupa matikan mode erupsi.
Dari tengah reruntuhan kepercayaan itu, muncullah MAKI, yang seolah berkata, “Kalau ini terus dibiarkan, yang tersisa nanti hanya puing-puing.”
Maka mereka menggugat KPK ke PN Jakarta Selatan. Gugatan untuk memaksa KPK menuntaskan dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara, proyek Rp 975 miliar yang mendadak naik jadi Rp1 triliun tanpa pembahasan normal. Anggaran naik seperti ombak pasang, tapi penyidikannya justru surut.
Sidang perdana digelar Jumat, 5 Desember 2025. Boyamin Saiman hadir sebagai pemohon, hakim hadir, wartawan hadir, bahkan petugas AC pun hadir dengan hembusan anginnya yang dramatis. Tapi KPK ? Tidak ! Mereka hanya mengirim surat minta penundaan sidang karena “masih siapkan berkas,” seperti nelayan yang minta badai menunggu karena jaringnya belum kering.
Hakim pun menunda ke 12 Desember 2025.
Di tengah suasana menegangkan itu, dunia luar justru menghadirkan ironi yang indah, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima penghargaan perdamaian FIFA pada drawing Piala Dunia 2026 di Miami, Jumat (5/12/2025). Di satu sisi dunia merayakan perdamaian, di sisi lain kita di Indonesia justru sedang menyaksikan lembaga antikorupsi sibuk menunda sidang.
Ironi ini seperti pelangi muncul di tengah asap kebakaran hutan, cantik, tapi tetap saja panas.
MAKI menegaskan, inti gugatan dengan Nomor 157/Pid.Pra/2025/PN JKT.SEL adalah memaksa KPK bekerja. Karena ada satu nama yang belum disentuh penyidik, padahal hakim Tipikor Medan sudah meminta, Bobby Nasution.
Atasan para terdakwa, pemegang jejak kebijakan, sosok yang diduga mengetahui alasan Topan Ginting dipindah dari Pemkot Medan ke Pemprov Sumut bak pion catur melompat tanpa aturan.
Tapi entah mengapa, setiap kali namanya muncul, KPK seperti diterpa angin dingin, diam, menunggu, dan tidak memanggil.
Lebih dramatis lagi, uang tunai Rp 2,8 miliar hasil OTT 26 Juni 2025 tiba-tiba hilang dari surat dakwaan.
Hilang seperti perahu kecil ditelan gelombang laut gelap. Padahal itu bukti inti, jantung perkara, nadi kebenaran. Kok bisa lepas ?
MAKI menegaskan, “Sampai kapan pun kalau Bobby belum diperiksa, ya kita gugat lagi.”
Ini bukan ancaman. Ini seperti sirene peringatan tsunami yang terus berbunyi sampai semua orang sadar, ada bahaya, dan KPK tidak boleh diam.Dalam bencana tanda tangan yang terus bergulung ini, publik tahu satu hal, kalau menunggu KPK bergerak sendiri, mungkin jalan Sumut sudah bolong lagi, musim hujan berganti tiga kali, dan uang Rp 2,8 miliar masih menjadi legenda urban.
Di tengah badai itu, MAKI hadir sebagai satu-satunya perahu yang tetap melawan arus. Publik yang sudah terlalu lama kehujanan, akhirnya ikut naik ke perahu itu sambil berteriak bersama, “KPK, jangan berlindung dari badai.
Hadapilah ! Atau biar MAKI yang menyeret kalian ke tengah gelombang pengadilan !”
Bang, badai Topan sepertinya membuat jagoan kita, KPK, seperti diterpa angin semilir. Membuatnya ngantuk dan ingin tidur.”
“Benar, wak. Saya hanya khawatir abang jagoan kita, MAKI rumahnya terbakar. Udahlah, yok kita seruput Koptagul agar otak selalu encer dan waras.” (Bgn)
Konsolidasi Baru: KBPP Polri Jatim Resmi Dilantik, Teguhkan Komitmen Mewujudkan Organisasi yang Solid, Modern, dan Berwibawa
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya — Suasana Gedung Mahameru Polda Jawa Timur pada Sabtu (6/12/2025) dipenuhi energi baru ketika Pengurus Daerah dan Pengurus Resort Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Jawa Timur Masa Bakti 2024–2029 resmi dikukuhkan.
Pengukuhan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan panjang konsolidasi organisasi KBPP Polri yang kini bergerak cepat menata kembali struktur kelembagaan di seluruh Indonesia, sesuai amanat Musyawarah Nasional (MUNAS) V.

Langkah konsolidasi tersebut diwujudkan setelah Pengurus Daerah KBPP Polri Jawa Timur melaksanakan MUSDA V pada 10 November 2024.
Untuk mempertegas legitimasi organisasi, Dewan Pimpinan Pusat KBPP Polri menerbitkan Surat Keputusan yang menetapkan susunan personalia Dewan Penasehat dan Pengurus Daerah KBPP Polri Jawa Timur periode 2024–2029 sebuah mandat strategis untuk memperkuat peran KBPP Polri dalam mendukung transformasi Polri yang Presisi.

Tiga Surat Keputusan penting yang diterbitkan Pimpinan Pusat menjadi pijakan formal:
1. SKEP-05/MUSDA V/KBPP POLRI JATIM/XI/2024 tentang Ketua Terpilih Pengurus Daerah KBPP Polri Jawa Timur.
2. SKEP-06/MUSDA V/KBPP POLRI tentang Formatur MUSDA V Tahun 2024.
3. SKEP-07/MUSDA V/KBPP POLRI tentang Susunan Pengurus Daerah Tahun 2024.
Dewan Pembina diketuai oleh Kapolda Jawa Timur, dengan Wakapolda sebagai Ketua Harian. Sementara jajaran anggota diisi oleh Direktur Binmas, Kepala Biro SDM, dan Direktur Intelkam Polda Jatim.

Dewan Penasehat terdiri dari tokoh-tokoh senior Kepolisian, mulai dari Brigjen Pol (Purn) Drs. RB. Sadarum hingga Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, serta beberapa purnawirawan dan tokoh masyarakat yang memiliki rekam jejak panjang dalam pengabdian.
Sementara itu, Pengurus Daerah KBPP Polri Jatim dipimpin oleh Erick Reginald Tahalele, S.Sos., didampingi jajaran wakil ketua dan bidang-bidang strategis seperti Komunikasi, Media, dan Informasi yang diemban oleh Andhy Rheza Rahadian dan Rima Ariyanti.
Susunan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 30 Januari 2025 dan disahkan langsung oleh Ketua Umum KBPP Polri, Dr. Evita Nursanty, M.Sc.

Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Daerah dan Pengurus Resort KBPP Polri juga turut mengundang Ketua PD FKPPAL (Sony Wondal), FKPPAU (Yuni -Yuli), Wakil Ketua 1 PD HIPAKAD Jatim (Yuyun Ary Soekardi), Ketua KBPP Polri Jatim (Erick Reginald Tahalele, S.Sos) beserta seluruh jajaran pengurus.
Dalam sambutannya, Evita Nursanty menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kapolda Jawa Timur beserta seluruh jajaran atas dukungan yang diberikan terhadap gerak organisasi KBPP Polri.
Ia menegaskan bahwa tahun-tahun mendatang adalah momentum krusial bagi KBPP Polri untuk memperkuat struktur dan meningkatkan kualitas organisasi.
“Kita akan lebih fokus untuk menjalankan program kerja dengan pencapaian-pencapaian baru. Semua bidang harus bergerak secara terpadu untuk mewujudkan tujuan KBPP Polri,” tegas Evita.

Menurutnya, konsolidasi hingga tingkat daerah dan resort merupakan kunci untuk melahirkan organisasi yang solid, kuat, modern, mandiri, dan berwibawa.
Meski baru berjalan enam bulan sejak dikukuhkan bersama pengurus pusat pada Juni 2021, Evita menilai banyak kemajuan berarti telah dicapai.
“Alhamdulillah, banyak perubahan positif. Tugas kita adalah menjaga momentum ini agar terus bergerak lebih baik,” ujar anggota DPR RI Komisi VII tersebut.

KBPP Polri menegaskan struktur pengembangan organisasi melalui empat pilar utama: 1. Pemanfaatan Teknologi, 2. Peningkatan SDM, 3. Penataan Organisasi, 4. Penguatan Hubungan Internal dan Eksternal.
Visi besar organisasi ini selaras dengan transformasi Polri menuju Indonesia Maju. Mulai dari kontribusi dalam pembinaan olahraga, pelestarian lingkungan, hingga dukungan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Evita menutup sambutannya dengan pesan kuat tentang pentingnya kolaborasi.
“Tanpa kerja sama atau gotong royong, tujuan mulia organisasi tidak akan tercapai. Ini adalah ladang pengabdian kita kepada Polri, keluarga polisi, bangsa, dan masyarakat. Mari kita majukan KBPP Polri bersama-sama.”

Dengan pengukuhan ini, KBPP Polri Jawa Timur resmi menapaki fase baru kepengurusan fase yang diharapkan membawa energi segar, komitmen kuat, serta langkah strategis untuk menjawab tuntutan zaman dan mendukung Polri dalam pengabdian kepada masyarakat dan negara.*** (Red)
Pelatihan Usaha Ayam Goreng Dan Tepung Bumbu Bersama Chef Indra Wahyudi Di KODIM 0830 Surabaya
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya Metropolitan – Benar apa kata pameo kuno, dibelakang seorang suami sukses ada istri yang pintar dan sayang pada keluarga, yang ikut mendukung suami mengelola keuangan keluarga melalui kepiawaian memasak untuk santapan keluarga.
Hal itulah yang sedang dilakukan oleh Kolonel Inf Bambang Raditya, M.Han, Komandan Kodim 0830 Surabaya, yang menyatakan komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan bagi anggota, karyawan sipil maupun UMKM binaan Kodim.
Mendukung komitmen itulah hari Jumat (05/12/2025) mengadakan Pelatihan Usaha membuat Ayam Goreng Kriwul dan pembuatan tepung bumbu, bagi para anggota , ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana dan PNS di Kodim 0830 Surabaya, dengan mendatangkan Chef Indra Wahyudi, seorang Chef spesialis ayam goreng kenamaan dari Surabaya.
Acara yang didukung oleh produsen pakan ternak dan supplier ayam potong Charoen Pokphand, Elfran dan Teh Cap Sepeda Balap, dengan dukungan kepanitiaan dari DPC HIPAKAD Kota Surabaya berlangsung meriah dan sukses melihat antusiasme peserta yang aktif mengikuti dengan cermat setiap tahapan masak memasak yang dibeberkan oleh Chef Indra.

Adapun Pelatihan Usaha yang di buka oleh Letkol Inf Ahmad Fauzi, SE, M.Tr.(Han) selaku Kasdim Kodim 0830 Kota Surabaya itu diikuti oleh lebih dari 60 orang peserta.
Kepada awak media, Chef Indra yang juga merupakan anggota DPC HIPAKAD Kota Surabaya, mengatakan akan tampil all out mengeluarkan semua ilmu memasaknya tanpa ada yang dirahasiakan.
Sepanjang pantauan awak media, Chef Indra terlihat cukup profesional dimana dia mengajarkan tehnik dasar cara memilih ayam yang baik dan benar, cara praktis memotong ayam, cara mempersiapkan dan proses menggoreng ayam.
Selain cara membuat ayam goreng kriwul, Indra juga diajarkan bagaimana cara membuat tepung bumbu, membuat adonan dan melakukan mari nasi ayam yang baik agar diperoleh hasil yang maksimal.
Saat pembukaan acara, dilakukan foto bersama Chef Indra, para peserta dan Kasdim, juga meneriakkan salah satu yel yel khas Kodim 0830. Kasdim : “Semongkooo, Semangat Sampai Bongkooo”
Diakhir acara diserahkan bantuan daging ayam potong segar, untuk di masak oleh personel KODIM 0830 untuk tambahan agenda rutin Jumat Berkah.
Perlu diketahui, melalui Mayor Arh Suhardi selaku Pasiter KODIM 0830, disampaikan bahwa sudah hampir tiga bulan terakhir ini setiap harinya KODIM 0830 menyediakan sekitar 50 pax makan siang gratis yang diperuntukkan bagi siapa saja yang berkenan makan siang di tempat.
“Kami mengundang siapa saja warga masyarakat yang kebetulan lewat dan berkenan makan siang dengan menu sederhana tetapi sehat, bersama dengan kami para prajurit TNI AD,” imbuh Suhardi menutup wawancara. (Houget***)
Pengumuman Daftar Nominatif Tanah Warga Terdampak Bendungan Bagong Resmi Diumumkan di Desa Sumurup
WARTAPENASATUJATIM | Trenggalek — Pemerintah Desa Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, secara resmi mengumumkan daftar nominatif tanah warga yang terdampak pembangunan Bendungan Bagong.
Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 4 Desember 2025 bertempat di Balai Desa Sumurup dan dihadiri warga pemilik lahan, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta tim pendataan terkait.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah desa menyampaikan bahwa terdapat 17 bidang tanah warga yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi. Berkas yang diumumkan meliputi kategori luas tanah, batas bidang, serta identitas pemilik yang dinyatakan sah.

Para warga yang hadir terlihat antusias dan menyambut baik hasil pendataan yang telah dirampungkan oleh tim. Proses pengumuman berjalan kondusif tanpa adanya keberatan atau koreksi dari warga terkait data yang dicantumkan.
Salah satu warga terdampak, mengungkapkan rasa syukur setelah menunggu kepastian terkait status tanahnya.
“Kami sudah lama menunggu hasil ini. Alhamdulillah hari ini sudah diumumkan secara terbuka. Harapan kami proses ganti rugi berjalan adil dan sesuai aturan,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan warga lainnya yang berharap tahapan berikutnya dapat segera dilaksanakan tanpa kendala.
Pemerintah Desa: Proses Selanjutnya Masuk Tahap Appraisal
Pemerintah Desa Sumurup menegaskan bahwa seluruh data nominatif yang diumumkan sudah sesuai hasil verifikasi lapangan dan telah disetujui bersama warga.

“Hari ini seluruh warga yang hadir menyatakan menerima dan menyetujui hasil pendataan tanah yang telah diumumkan. Dengan demikian proses akan dilanjutkan ke tahap appraisal atau penilaian oleh pihak berwenang,” ujar Sekretaris Desa Sumurup, dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah desa akan terus mendampingi warga sampai tahap akhir sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah Penting Menuju Kepastian Ganti Rugi
Pengumuman daftar nominatif ini menjadi salah satu tahapan penting dalam prosedur pengadaan tanah untuk proyek strategis nasional pembangunan Bendungan Bagong. Setelah proses appraisal selesai, tahapan berikutnya adalah penetapan nilai ganti rugi, musyawarah pembayaran, dan serah terima lahan.
Pihak pemerintah berharap seluruh tahapan dapat berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan kepastian hukum bagi warga.
“Kami berharap seluruh proses berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi pembangunan daerah serta masyarakat terdampak,” tambah perwakilan tim pendataan.
Dengan terlaksananya pengumuman ini, pelaksanaan pembangunan Bendungan Bagong dipastikan semakin jelas arah tahapannya. Warga diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah desa agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam proses selanjutnya.*** (YAS)
Pesta Ulang Tahun Berubah Jadi Teror: Jatanras Polrestabes Bongkar Pengeroyokan dan Perampasan Brutal di Karah Surabaya
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA — Aksi kekerasan yang mengguncang kawasan Karah dan Jambangan Surabaya pada Minggu (30/11/2025) akhirnya terurai. Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan delapan pelaku remaja yang terlibat dalam pengeroyokan dan pencurian dengan kekerasan terhadap dua pemuda. Kasus ini menguak sisi kelam kriminalitas jalanan yang dipicu alkohol, arogansi, dan provokasi sesaat.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, menyebut kasus ini sebagai alarm keras bagi masyarakat.
“Peristiwa ini meninggalkan trauma fisik dan psikis bagi korban. Yang memprihatinkan, sebagian besar pelaku masih berusia belasan tahun,” tegasnya dalam rilis resmi, Jumat (5/12).
Penyidikan mengungkap bahwa malam sebelum kejadian, tersangka AGA remaja yang menjadikan alkohol sebagai pusat perayaan ulang tahunnya mengumpulkan sekitar 30 temannya di Lapangan Edrek. Dengan kondisi mabuk dan mentalitas kelompok, mereka kemudian melakukan konvoi tanpa arah dan tujuan jelas, hanya mengandalkan dendam lama dan keberanian palsu yang dipicu miras.
Konvoi liar itu melintas di Karah dan Jambangan dengan cara yang membahayakan pengendara lain. Teriakan warga yang mencoba menegur justru memicu perilaku agresif. Suasana berubah liar, lemparan bambu bertebangan, dan jalanan seketika menjadi arena chaos.
Di tengah kekacauan, kelompok AGA melihat dua pemuda yang sedang melintas menggunakan motor Beat. Tanpa pikir panjang, mereka langsung menganggap keduanya sebagai musuh. Aksi beringas pun meledak.
“Korban dipukul, dikejar, didorong hingga jatuh. Semua terjadi cepat dan brutal,” ungkap Kapolrestabes.
Penyidikan menunjukkan pembagian peran yang mengejutkan, meski para pelaku masih sangat muda: AGA menjadi provokator, memberi komando dan menyerang korban dengan bambu. Pelaku lain berperan sebagai joki, eksekutor pemukulan, dan pengambil motor.
Setelah korban tak berdaya, motor rampasan dibawa kabur, lalu dijual untuk menutup kebutuhan sehari-hari dan melunasi hutang. Delapan pelaku telah diamankan, sementara enam lainnya masih diburu dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Dari penggerebekan, polisi menyita bukti yang memperkuat konstruksi hukum: rekaman CCTV dari titik kejadian, satu motor hasil rampasan, dokumen kepemilikan kendaraan, tiga ponsel, pakaian yang dikenakan saat aksi.
Barang bukti ini sekaligus meruntuhkan alibi para pelaku yang mengaku terprovokasi oleh kabar bohong bahwa korban menabrak salah satu anggota konvoi.
Para pelaku kini dijerat Pasal 365 KUHP dan Pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Proses hukum akan berlangsung tegas tanpa kompromi.
Kombes Luthfi menegaskan Polrestabes Surabaya tidak akan memberi ruang bagi kriminalitas jalanan, terutama yang dilakukan remaja atau kelompok yang menumpang nama perguruan silat.
“Kami tidak akan memberi toleransi. Siapa pun yang membuat Surabaya tidak aman, akan kami tindak tegas,” tegasnya. (Bgn)