• AGAMA,  Militer

    Ciptakan Suasana Aman Acara Pengajian Akbar, Bukti Sinergi TNI dan Banser Di Menganti

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan keagamaan di wilayah binaan, anggota Koramil 0817/04 Menganti, Sertu M. Abd. Wahib bersama anggota Banser, Ansor, dan personel Polsek Menganti melaksanakan pengamanan pengajian di Masjid Riyadlul Jannah, Dusun Karangpoh, Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Kamis, (02/10/2025)

    Kegiatan pengajian diawali dengan menyanyikan lagu Mars Fatayat Nahdlatul Ulama Ranting Menganti dilanjutkan pembacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW.

    Ketua Panitia Fatayat NU Ranting Menganti, Hj. Reza Aditya Permana, serta Ketua Fatayat NU Ranting Menganti, Hj. Muniroh, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran para jamaah serta dukungan pengamanan dari TNI, Polri, dan Banser sehingga acara dapat berlangsung dengan tertib dan khidmat.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ibu Nyai Hj. Elok Asiyah, S.Pd., dari Sidoarjo, yang memberikan tausiyah penuh makna tentang pentingnya menjaga ukhuwah dan memperkuat peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat.

    Sertu M. Abd. Wahib selaku Babinsa Desa Hulaan menyampaikan bahwa kehadirannya bersama unsur pengamanan lainnya merupakan wujud sinergi dalam menjaga kondusifitas wilayah.

    “Kami dari Koramil Menganti bersama rekan-rekan Banser, Ansor, dan Polsek selalu siap hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Semoga kegiatan pengajian seperti ini semakin mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan kita bersama,” ujarnya.

    Dengan adanya pengamanan terpadu, kegiatan pengajian berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan hingga selesai. (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Bencana,  Hiburan

    Polda Jatim Beri Trauma Healing Korban Runtuhnya Bangunan Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

    WARTAPENASATUJATIM | SIDOARJOKepolisian Daerah Jawa Timur melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) menggelar kegiatan trauma healing bagi para penyintas serta keluarga korban runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

    Tim Psikologi Polda Jatim yang dipimpin Kabag Psikologi Ro SDM Polda Jatim, AKBP Dr. Mochammad Mujib, S.Psi., M.Psi, Psikolog, bersama sejumlah konselor dari Polresta Sidoarjo dan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), memberikan pendampingan intensif kepada Empat santri korban selamat.

    Kegiatan kali ini dilaksanakan di Rumah Sakit Delta Surya Sidoarjo dimana korban selamat dirawat yakni MM (15), NK (16), MY (16), dan BU (14) dirawat.

    “Pendampingan juga kami berikan kepada keluarga korban yang tengah berada di rumah sakit,” ujar AKBP M.Mujib.

    Dalam kegiatan ini, tim psikologi mendengarkan pengalaman korban, memberikan validasi emosi, serta membangun motivasi dan optimisme agar para penyintas mampu melewati masa pemulihan pasca-trauma.

    Edukasi juga diberikan kepada keluarga agar dapat memberikan dukungan moral yang efektif bagi anak-anak mereka.

    “Melalui pendampingan ini, para korban mampu mengungkapkan rasa takut dan cemas, serta tumbuh kesadaran bahwa mereka tidak sendirian menghadapi musibah ini. Ada banyak pihak yang peduli dan siap membantu,” jelas AKBP Mujib.

    Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan semangat, rasa percaya diri, serta interaksi positif antar keluarga korban.

    Polda Jatim juga merencanakan tindak lanjut berupa pendampingan berkala guna memastikan kondisi psikologis korban dan keluarga tetap terjaga dengan baik.

    Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan upaya trauma healing ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam hal ini Polda Jatim, untuk membantu para korban dan keluarga korban.

    “Kita bantu agar segera pulih secara fisik maupun mental, serta bisa kembali menjalani aktivitas dengan penuh semangat,” kata Kombes Abast.

    Kabid Humas Polda Jatim menegaskan hingga saat berita ini ditulis, personel Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo terus disiagakan 24 jam secara bergantian untuk membantu upaya evakuasi. (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Bencana,  SOSIAL

    Polwan Polresta Sidoarjo Beri Pendampingan Keluarga Korban di Ponpes Al Khoziny

    WARTAPENASATUJATIM | SIDOARJO – Keluarga korban musibah runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny tak luput dari perhatian pihak Kepolisian.

    Kali ini Polresta Sidoarjo Polda Jatim menerjunkan personel Polisi Wanita (Polwan) untuk memberikan pendampingan terhadap keluarga korban yang masih menunggu proses evakuasi.

    Selain memberikan trauma healing kepada keluarga korban, puluhan Polwan juga menyalurkan bantuan makanan bagi keluarga korban.

    Kapolresta Sidoarjo,Kombes Pol Christian Tobing mengatakan musibah runtuhnya bangunan musala di Ponpes Al Khoziny membuat duka dan kecemasan mendalam bagi keluarga korban.

    Oleh karena itu Polresta Sidoarjo memberikan pendampingan dan pelayanan dengan melibatkan perasonel Polwan.

    “Kami libatkan Polwan untuk pendampingan keluarga korban yang masih menunggu proses evakuasi,” ujar Kombes Tobing.

    Dengan humanis para Polwan hadir di lokasi posko maupun kawasan Ponpes.

    Hingga hari ketiga pascakejadian runtuhnya bangunan berlantai Tiga di Ponpes tersebut, Polisi terus membantu evakuasi. (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Bencana

    Dimana Empati DPRD Jatim Saat Jatim Berduka? Apakah sedang Dinas Jalan Jalan ?


    WARTAPENASATUJATIM | Sidoarjo – Jawa Timur kembali berduka menyusul kejadian runtuhnya konstruksi bangunan Masjid dan Pondok Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo yang menyebabkan puluhan korban luka dan sementara ditemukan 1 orang korban meninggal dunia.

    Pasca kejadian musibah runtuhnya Masjid dan Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo, Ibunda Gubernur Jawa Timur akhirnya mempercepat kepulangannya dari tugas memimpin Misi Dagang ke Sumatera Selatan dan perhatian serta dukungan awal juga terlihat dari kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur datang di lokasi musibah tersebut.

    Perhatian dan gerak cepat untuk proses evakuasi korban luka dari BPBD Provinsi Jatim dan Kabupaten Sidoarjo, Basarnas, BNPB, Kementerian Sosial, Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo serta jajaran stake holder lainnya dibantu jajaran TNI dan Kepolisian terlihat bergandengan tangan untuk bersama sama mengurai proses evakuasi dan penyelamatan korban reruntuhan puing puing bangunan Masjid dan Ponpes Al Khoziny.

    Pemandangan yang sangat aneh, menurut Heru MAKI dan jajaran pengurus MAKI Jatim yang turun membantu sebisanya untuk proses evakuasi tersebut, muncul dari ketidak hadiran para anggota DPRD Jatim.

    Bahkan anggota DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan Sidoarjopun tidak terlihat hadir atau memberikan atensi serta perhatian dan dukungan dalam bencana musibah runtuhnya bangunan Masjid dan Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo.

    Rendahnya “sense of crisis” dari anggota Dewan Jatim yang terhormat dan dipilih secara sadar oleh Masyarakat Jawa Timur pada umumnya dan Masyarakat Kabupaten Sidoarjo pada khususnya menyisakan keprihatinan luar biasa bagi MAKI Jatim.

    “Ini namanya MBAHNYA KEBACUT, mereka yang dipilih masyarakat untuk mewakili representasi Masyarakat, malah tidak punya kepekaan dan kepedulian terhadap musibah dan bencana yang terjadi, sangat kebangetan sekali dan benar benar terjadi di DPRD Jawa Timur,”ungkap Heru MAKI.

    Catatan merah sekali yang diberikan MAKI Jatim dengan tanda silang warna merah untuk rendahnya kepekaan dan kepedulian para anggota dewan Provinsi Jawa Timur yang terhormat ini menjadi dasar bagi MAKI Jatim untuk kemudian membuka Petisi #bubarkandewanjatim.

    Petisi #bubarkandewanjatim yang digagas Heru MAKI, Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Koorwil Provinsi Jawa Timur ini menjadi gambaran bagaimana sebenarnya mendalami tanggapan masyarakat Jawa Timur mengenai rendahnya sense of crisis anggota dewan Provinsi Jawa Timur.

    “Kita lihat arah pergerakan dukungan dari petisi #bubarkandewanjatim ini, dan saya, Heru MAKI, siap memimpin aksi besar untuk menyegel kantor DPRD Jatim, mau konstitusional atau tidak, bukan urusan saya, apabila Masyarakat menghendaki, tidak ada yang tidak mungkin, Suara Masyarakat adalah Suara Langit,”btegas Heru MAKI.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Bencana,  Militer

    Kasdam Brawijaya Dampingi Kepala BNPB Tinjau Kondisi Gedung Ponpes AL-Khoziny Pasca Ambruk

    WARTAPENASATUJATIM | SidoarjoKasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H, M.Si, mendapingi kunjungan Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., di Ponpes AL-Khoziny, Sidoarjo pasca ambruk beberapa waktu lalu. Rabu (01/10/2025).

    Peninjauan itu dilakukan sebagai bentuk perhatian atas insiden yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

    Di lokasi itu, Kasdam bersama Kepala BNPB meninjau langsung lokasi reruntuhan gedung dan berdialog dengan pengasuh Ponpes Al-Khoziny.

    Selain peninjauan, Kasdam dan Kepala BNPB juga membahas langkah-langkah perbaikan, termasuk kemungkinan membantu proses renovasi sementara agar para santri dapat kembali menempati tempat belajar yang layak dan aman.

    “Kami menyampaikan duka cita atas musibah ini. Kami berharap ke depan kegiatan belajar mengajar tetap bisa berjalan dengan baik,” ujar Kasdam di sela peninjauannya bersama Kepala BNPB. (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Militer

    Nahkoda Penrem 081/DSJ Naik Pangkat, Ini Harapannya

    WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Sebanyak 811 perwira di jajaran Kodam V/Brawijaya mendapatkan kenaikan pangkat. Kepada mereka, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin memberikan ucapan selamat atas kenaikan pangkat yang diperoleh.

    Ia menilai, pencapaian itu tidak terlepas dari prestasi dan dedikasi yang telah ditunjukkan selama ini.

    “Perlu kita pahami bersama bahwa kenaikan pangkat merupakan penghargaan atas prestasi dan dedikasi para Perwira dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara,” kata Mayjen Rudy dalam sambutannya yang dibacakan Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar di Balai Prajurit, Surabaya, Rabu (1/10/2025).

    Meski demikian, ia mengingatkan bahwa kenaikan pangkat juga membawa tanggung jawab yang lebih besar. Oleh karena itu, para perwira diminta untuk tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas, kapasitas, serta kemampuan diri dalam melaksanakan tugas.

    Di antara ratusan perwira yang mendapatkan kenaikan pangkat itu adalah Kapenrem 081/DSJ Mayor Inf Ismail. Ia mengaku bersyukur atas kenaikan pangkat yang diterimanya.

    “Alhamdulillah tentunya sangat bersyukur atas amanah (kenaikan pangkat) ini,” kata pria kelahiran Ponorogo itu ditemui usai kegiatan.

    Ismail juga mengaku siap menjadikan kenaikan pangkat yang diterimanya sebagai motivasi dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara.

    “Semoga ini menjadi berkah dan semangat untuk lebih baik lagi dalam menjalankan tugas dan pengabdian sebagai prajurit,” ujarnya. (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Militer

    Kenaikan Pangkat Warnai Suasana Khidmat di Korem 084/Bhaskara Jaya

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Suasana khidmat dan penuh kebanggaan mewarnai Aula Bhaskara Jaya pada Rabu (1/10/2025), saat Kepala Staf Korem (Kasrem) 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, memimpin upacara laporan kenaikan pangkat anggota Korem 084/Bhaskara Jaya. Upacara ini digelar untuk personel yang mendapatkan kenaikan pangkat pada periode 1 Oktober 2025.

    Dalam amanatnya, Kasrem menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh prajurit yang memperoleh kenaikan pangkat. Beliau menekankan bahwa kenaikan pangkat ini adalah bentuk penghargaan dari negara atas prestasi, dedikasi, dan loyalitas yang telah ditunjukkan oleh para prajurit dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

    “Saya mengucapkan selamat kepada seluruh prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya yang naik pangkat pada periode 1 Oktober 2025. Kenaikan pangkat ini adalah wujud penghargaan dari negara sekaligus amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk semakin berkarya dan mengemban tugas demi kemajuan bangsa dan negara,” ujar Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura.

    Pada periode ini, terdapat 37 personel Korem 084/Bhaskara Jaya yang menerima kenaikan pangkat, terdiri dari berbagai golongan, yaitu 2 Perwira Menengah (Pamen), 10 Perwira Pertama (Pama), 7 Bintara, 17 Tamtama, serta 1 Aparatur Sipil Negara (ASN).

    Upacara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari para pejabat dan rekan sejawat kepada para personel yang naik pangkat, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas pencapaian yang telah diraih. Acara ini menjadi momen penting untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat dalam menjalankan tugas-tugas ke depan. (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Bencana,  Daerah

    Polisi Sigap Tangani Pohon Tumbang di Jalan Raya Rejoso

    WARTAPENASATUJATIM | Nganjuk – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang di Jalan Raya Guyangan Tamanan, Desa Rejoso, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Senin (29/9/2025) sore. Polisi bersama TNI dan BPBD bergerak cepat menyingkirkan pohon tumbang agar arus lalu lintas kembali lancar.

    Kejadian tersebut dilaporkan sekitar pukul 15.30 WIB. Anggota Polsek Rejoso mendatangi lokasi setelah menerima pengaduan warga. Pohon jenis jaranan dengan kondisi akar lapuk tumbang menutup sebagian badan jalan.

    Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. mengatakan, kesigapan anggota di lapangan menjadi bentuk pelayanan prima kepolisian.

    “Setiap laporan dari masyarakat harus segera ditindaklanjuti. Kolaborasi dengan TNI dan BPBD ini menunjukkan sinergi nyata dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” ujarnya.

    Setelah berkoordinasi, petugas Polsek Rejoso bersama anggota Koramil dan BPBD Nganjuk melakukan evakuasi. Sekitar pukul 16.30 WIB, pohon berhasil disingkirkan sehingga arus lalu lintas kembali normal tanpa hambatan.

    Kapolsek Rejoso AKP Totok Harianto menegaskan, pihaknya terus mengimbau warga untuk waspada pada musim hujan.

    “Kami mengajak masyarakat lebih berhati-hati saat hujan deras dan angin kencang, terutama di jalan yang rawan pohon tumbang. Jangan ragu untuk melaporkan kejadian darurat melalui program Kapolres Nganjuk: Lapor Kapolres Nganjuk, menghubungi WhatsApp di nomor 0811-5111-0110 atau layanan darurat 110 bebas pulsa,” jelasnya.

    Dengan penanganan cepat ini, situasi di wilayah hukum Polsek Rejoso kembali aman dan kondusif. Polisi memastikan hadir untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjaga keamanan masyarakat.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Bencana,  Daerah,  Keamanan,  Militer

    Ruko di Trenggalek Terbakar, Sinergi TNI-Polri dan Damkar Berhasil Jinakkan Api

    WARTAPENASATUJATIM | Trenggalek – Sinergi antara TNI, Polri, dan Pemadam Kebakaran (Damkar) kembali diuji. Rabu (1/10/2025), sebuah ruko milik warga bernama Rukben di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, terbakar hebat. Beruntung, kobaran si jago merah berhasil dipadamkan berkat kekompakan Babinsa, anggota Polsek, dan Damkar Trenggalek.

    Peristiwa bermula ketika pemilik ruko melihat asap mengepul dari bagian atap rumahnya. Saat berusaha mencari sumber api dengan menusuk plafon, kayu yang terbakar justru jatuh ke atas spring bed, sehingga api cepat membesar.

    Mendapat laporan warga, Babinsa Tasikmadu Serda Paryanto dari Koramil 0806-07/Watulimo segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Polsek Watulimo serta Damkar Trenggalek.

    Tak lama kemudian, tim pemadam tiba dan langsung berjibaku bersama TNI-Polri menarik selang dan memadamkan api.

    “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir sekitar Rp100 juta,” ujar Serda Paryanto.

    Kebakaran berhasil dipadamkan setelah hampir satu jam. Sejumlah perabot rumah tangga, bagian atap, dan isi ruko ludes terbakar. Warga sekitar mengapresiasi kesigapan TNI-Polri dan Damkar yang dinilai mencegah api merembet ke bangunan lain.

    “Kalau tidak cepat, rumah sebelah juga bisa habis. Kami bersyukur aparat cepat turun tangan,” ungkap Sutrisno, salah seorang warga setempat.

    Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kebakaran ini diduga dipicu oleh korsleting arus listrik di dalam ruko. Peristiwa tersebut menjadi peringatan nyata bahwa ancaman kebakaran bisa terjadi kapan saja, terlebih di kawasan padat permukiman. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dengan rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan peralatan rumah tangga aman, serta segera melapor jika melihat potensi bahaya.

    Lebih dari sekadar musibah, kejadian ini juga memperlihatkan betapa pentingnya sinergi TNI, Polri, dan Damkar. Kehadiran mereka tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga berdiri di garda terdepan melindungi keselamatan warga. Sinergitas ini membuktikan, ketika aparat dan masyarakat bergerak bersama, ancaman sebesar apa pun bisa diatasi.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

  • Daerah,  Militer

    Penuh Makna Upacara Hari Kesaktian Pancasila Kabupaten Gresik

    WARTAPENASATUJATIM | GresikKomandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., menghadiri upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di halaman Kantor Bupati Gresik, Rabu (1/10/2025). Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB., bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut.

    Upacara diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik, personel TNI-Polri, aparatur sipil negara, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan pelajar. Rangkaian upacara meliputi pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, hingga ikrar setia kepada ideologi negara.

    Menurut Dandim 0817/Gresik, kehadiran TNI dalam peringatan ini merupakan bentuk komitmen untuk terus menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

    “Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan kita semua agar terus menanamkan nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.

    Sementara itu, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani dalam amanatnya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bertindak dan bersikap.

    “Pancasila bukan hanya untuk dihafal, tetapi harus diamalkan dalam tindakan nyata. Semangat persatuan dan gotong royong harus terus kita jaga agar Gresik semakin maju dan Indonesia semakin kuat,” tegasnya.

    Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober dimaksudkan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mempertahankan ideologi bangsa dari berbagai ancaman, sekaligus memperkokoh tekad bersama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.*** (Bgn)

    Jurnalis: Bambang Gunawan

Wartapenasatu.com @2025