Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Kedamean Turun ke Sawah Bersama Warga Tanam Kacang Tanah
WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Babinsa Koramil 0817-03/Kedamean, Serda Apik turut serta membantu warga binaan dalam kegiatan menanam kacang tanah di lahan produktif yang berada di Desa Glindah, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Kamis, (25/09/2025)
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pendampingan Babinsa kepada para petani agar lebih memberdayakan lahan yang ada, sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan.
Serda Apik mengatakan bahwa keterlibatannya bukan hanya sebatas mendampingi, melainkan juga ikut turun langsung membantu proses penanaman.
“Sebagai Babinsa, kami berkomitmen untuk terus hadir mendampingi dan membantu masyarakat. Dengan memanfaatkan lahan produktif, kami berharap warga semakin semangat dalam bercocok tanam, karena ini juga bagian dari upaya mensukseskan program ketahanan pangan dari Pemerintah,” ujarnya.
Selain menanam kacang tanah, rencananya lahan tersebut juga akan ditanami cabai rawit yang ditanam di sisi samping sebagai tanaman pendamping. Hal ini diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih beragam dan bernilai ekonomis bagi warga.
Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan masyarakat Desa Glindah semakin termotivasi dalam memanfaatkan lahan pertanian yang ada, serta mendukung program swasembada pangan di tingkat desa hingga nasional. (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Danramil 0817/05 Kota Hadiri Baksos dan Konferensi PAC GP Ansor Gresik
WARTAPENASATUJATIM | Gresik, Kamis, (25/09/2025) – Danramil 0817/05 Kota yang diwakili Batuud Koramil 0817/05 Kota Gresik, Pelda Mangun Adi Prayitno, menghadiri kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dan Konferensi Anak Cabang (PAC) GP Ansor yang terlaksana pada minggu lalu di Kabupaten Gresik. Acara yang diawali dengan Qosidah/Sholawat Nabi Bil Maqom ini berlangsung di Gedung Putri Mijil Pendopo Alun-Alun, Jl. KH. Wakhid Hasim No. 9, Desa Gapuro Sukolilo, Kecamatan Gresik, dengan dihadiri kurang lebih 60 anggota.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, antara lain KH. Miftachul Akhyar Rais Aam PCNU Gresik., Camat Gresik yang diwakili Sekcam, Bpk Muhtadim Mutakwa, S.Pd., M.M., Danramil 0817/05 Kota diwakili Batuud Koramil, Pelda Mangun Adi Prayitno., Kapolsek Kota Gresik diwakili Aiptu Rodik Maysandi., Ketua MWC Gresik, Bpk Muhammad Asrofil, S.Ag., Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Bpk Syafiq Syauqi., Ketua PC GP Ansor Gresik, Bpk Badril Riza, M.Psi., Babinsa Koramil 0817/05 Kota Gresik, Serda Syahrul., serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua MWC NU Gresik menekankan pentingnya peran GP Ansor dalam menjaga ukhuwah, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Danramil 0817/05 Kota yang diwakili Pelda Mangun Adi Prayitno dalam statemennya menyampaikan,
“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Baksos dan Konferensi PAC GP Ansor ini. GP Ansor adalah mitra strategis TNI dalam menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat. Harapan kami, Ansor terus berperan aktif, bersinergi dengan TNI-Polri serta pemerintah daerah untuk membangun masyarakat Gresik yang lebih maju dan religius.” ungkapnya
Acara juga dirangkaikan dengan pemberian cinderamata serta Awarding Ansor sebagai bentuk penghargaan kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi dalam perkembangan organisasi dan kegiatan sosial.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, penuh kekhidmatan, serta diakhiri dengan doa bersama. (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
TNI dan BPBD Trenggalek Sinergi Perkuat Kapasitas TRC Multisektor
WARTAPENASATUJATIM | Trenggalek – Sinergi antara TNI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali ditunjukkan di Kabupaten Trenggalek. Kodim 0806/Trenggalek bersama BPBD Kabupaten Trenggalek menggelar kegiatan pengembangan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) Multisektor di lapangan Desa Rejowinangun, Kamis (25/9/2025).
Sejak pagi, suasana lapangan tampak semarak. Prajurit TNI berseragam loreng bergabung dengan anggota BPBD dan relawan multisektor untuk mengikuti latihan bersama. Agenda tahunan ini dirancang khusus untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Drs. Stefanus Triadi Atmono, M.Si. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa penguasaan keterampilan teknis di lapangan bukan sekadar kewajiban, melainkan kebutuhan mendesak agar setiap personel benar-benar siap bergerak cepat dan tepat saat bencana melanda.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan personel dalam mendirikan tenda secara cepat dan efisien saat terjadi bencana alam,” ujar Stefanus. Ia menekankan bahwa kecepatan dalam memberikan layanan darurat kerap menjadi penentu keselamatan warga terdampak.
Fokus latihan kali ini adalah simulasi pendirian tenda darurat. Peserta dilatih untuk bekerja sama, membagi peran, dan menjaga efisiensi waktu dalam membangun sarana pengungsian. Tenda darurat dinilai sebagai kebutuhan vital saat bencana banjir, tanah longsor, hingga gempa bumi.
Dandim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., menambahkan, latihan ini juga memperkuat koordinasi lintas sektor.
“TNI tidak bisa bekerja sendiri. Kehadiran BPBD, relawan, dan elemen masyarakat lainnya menjadi kunci keberhasilan penanggulangan bencana. Harapan kami, TRC dan relawan semakin kompeten dan solid,” jelasnya.
Selain aspek teknis, pelatihan juga menitikberatkan pada komunikasi dan koordinasi di lapangan. Peserta mendapatkan pembekalan tentang alur komando, prosedur standar operasional hingga tata cara distribusi logistik darurat agar setiap elemen dapat bergerak serentak tanpa tumpang tindih peran.
Suasana latihan di Desa Rejowinangun juga mencerminkan semangat kebersamaan. TNI, BPBD, dan relawan tampak menyatu dalam satu barisan dengan tujuan sama: melindungi masyarakat dari dampak bencana. Warga yang hadir pun memberikan apresiasi positif atas kegiatan tersebut.
“Salah satu warga, Sukarno (47), mengaku tenang dengan adanya latihan ini. “Kalau melihat TNI dan BPBD sering latihan bersama, masyarakat jadi yakin ada tim yang siap membantu saat bencana,” ujarnya. Senada, Srini (39) berharap kegiatan semacam ini bisa digelar rutin di desa rawan bencana lain.
Keterlibatan TNI dalam latihan ini menegaskan peran mereka tidak hanya dalam pertahanan dan keamanan, tetapi juga dalam operasi kemanusiaan. “Ini bukti nyata bahwa TNI selalu ada untuk rakyat dalam kondisi apapun,” tegas Letkol Inf Isnanto.
Dengan pengembangan kapasitas TRC Multisektor ini, Trenggalek diharapkan semakin tangguh menghadapi bencana. Sinergi lintas instansi yang ditopang kedisiplinan TNI dan semangat kerelawanan masyarakat diyakini menjadi kunci membangun daerah yang lebih siap siaga.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Peringati HUT ke-80 TNI, Korem 081/DSJ Terus Tebar Bansos
WARTAPENASATUJATIM | Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Korem 081/DSJ terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) secara berkelanjutan.
Aksi sosial ini menyasar masyarakat kurang mampu yang berada di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun.
“Sebanyak 50 paket bansos hari ini kami salurkan kepada masyarakat kurang mampu, seperti fakir miskin, pak ogah, pemulung, juru parkir, serta penyandang disabilitas,” kata Pasi Puanter Korem 081/DSJ Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo usai menyalurkan bansos, Kamis (25/9/2025) sore.
Ditambahkannya, aksi nyata itu bertujuan untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Tak hanya pemberian bansos, dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI tahun ini, satuannya juga menggelar aksi sosial dan kemanusiaan lainnya.
“Kita kemarin juga telah melaksanakan pengobatan gratis, donor darah, serta pembersihan rumah ibadah dan sungai,” terangnya.
Dengan kegiatan ini, sebut Timbul, Korem 081/DSJ berharap kehadiran TNI dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, serta dapat mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui berbagai kegiatan sosial yang dilakukan, Korem 081/DSJ menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai garda terdepan pertahanan negara, tetapi juga sebagai pelayan rakyat dalam aksi-aksi nyata sosial dan kemanusiaan.
Momentum HUT ke-80 TNI ini pun menjadi pengingat bahwa kekuatan sejati TNI terletak pada kedekatannya dengan rakyat. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial, TNI akan terus menjadi institusi yang dicintai dan dibanggakan oleh masyarakat.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Kenang Dedikasi dan Prestasi, Korem 081/DSJ Lepas Letkol Luthfi dengan Rasa bangga
WARTAPENASATUJATIM | Madiun – Setelah tiga tahun masa pengabdiannya, Letkol Czi Muhammad Luthfi akhirnya meninggalkan Korem 081/DSJ untuk pindah tugas di satuan yang baru.
Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi, kinerja, dan integritas yang telah ditunjukkan oleh Letkol Luthfi selama menjabat sebagai Kepala Seksi Logistik (Kasilog).
“Atas nama keluarga besar Korem 081/DSJ, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama menjabat sebagai Kasilog,” kata Pamen TNI AD jebolan Akmil 1998 itu dalam sambutannya pada acara pelepasan yang digelar di Aula Jenderal Sudirman, Makorem 081/DSJ, Jalan Pahlawan No. 50, Kota Madiun, Kamis (25/9/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Danrem pun menyampaikan ucapan selamat serta doa agar Letkol Luthfi diberikan keberhasilan di tempat penugasan yang baru.
“Selamat bertugas di tempat tugas yang baru. Semoga di tempat tugas yang baru bisa lebih sukses lagi,” ucapnya.
Tak lupa, ia juga berpesan agar jalinan silaturahmi yang telah terbangun selama ini tetap terjaga, meskipun Letkol Luthfi telah berpindah penugasan.
“Silahkan mampir ke Korem 081/DSJ apabila ada kegiatan di wilayah Madiun Raya. Kami akan selalu menyambut dengan tangan terbuka,” ujarnya.
Selama bertugas di Korem 081/DSJ, Letkol Czi Muhammad Luthfi dikenal sebagai sosok yang memiliki integritas tinggi. Salah satu kiprah menonjolnya adalah saat dipercaya menjadi Wakil Komandan Kontingen Kodam V/Brawijaya pada Kejuaraan Pencak Silat Piala Kasad I Tahun 2023, di mana kontingen ini berhasil meraih juara umum III untuk kategori dewasa dan remaja. (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Emil Dardak Siap Membersamai Ibunda Gubernur Jawa Timur Sampai Akhir Masa Periode Jabatan
WARTAPENASATUJATIM | Surabaya – Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak secara resmi dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Masa Jabatan 2025-2030, di Halaman Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Masa Kepemimpinan untuk kedua kalinya bagi Ibunda Khofifah Indar Parawansa dan Bapak Emil Dardak Elestianto untuk kembali memegang tanggung jawab sebagai Pemimpin di Provinsi Jawa Timur merupakan gambaran nyata tingginya kepercayaan Masyarakat Jawa Timur kepada Ibunda KIP dan Emil Dardak.
Harmonisasi dalam berbagai narasi tata kelola administrasi Pemerintahan Provinsi Jawa Timur,serta Senandung lagu yang mencerminkan kecantikan wajah pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi paduan yang pas untuk menggambarkan kemesraan kedua Pemimpin Jawa Timur tersebut dalam mengelola kepercayaan serta meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup bagi Masyarakat Jawa Timur.
Sosok Ibunda Khofifah Indar Parawansa menjadi simbol “IBU” bagi Masyarakat Jawa Timur, yang selalu bekerja maksimal untuk kepentingan Masyarakat Jawa Timur dan menjadi Ibu yang sangat peduli dengan lambaian senyum khasnya serta pancaran ungkapan kasih sayang yang tulus,semuanya untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan Masyarakat Jawa Timur terutama Masyarakat lapisan bawah dengan segala kesulitan hidup yang dialami dan dilaluinya.
Sosok Emil Dardak Elestianto menjadi simbol Kebapakan yang selalu menebarkan senyuman khasnya dan selalu hadir untuk membersamai Ibunda Gubernur Jawa Timur dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawab sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur.
“Kedua Pemimpin Jawa Timur yaitu Ibunda Gubernur Jawa Timur dan Bapak Wakil Gubernur Jawa Timur ini adalah sosok Pemimpin yang sangat kompak dan saling mengisi,serta tidak akan gampang untuk diinterverensi atau dipecah belah oleh pihak pihak yang memang tidak suka atas harmonisasi laku dari kedua Pemimpin Jawa Timur tersebut,”jelas Heru MAKI,Ketua MAKI Koorwil Provinsi Jawa Timur.
Secara tegas dan terang terangan, Heru MAKI mengancam kepada pihak pihak yang suka mengadu domba serta bermain di ranah petacomply untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, untuk minggat saja dari Bumi Mojopahit Jawa Timur dan jangan main main dengan mengedepankan narasi hasutan serta praktek adu domba yang memang jauh dari kearifan lokal Masyarakat Jawa Timur.
Ungkapan bernada tegas dari Heru MAKI ini merupakan perlambang perlawanan untuk mereka yang berpotensi menggangu dan menciptakan narasi disharmonisasi diantara kedua Pemimpin Masyarakat Jawa Timur tersebut.
Upaya upaya untuk mengadu domba berbasis narasi dukungan hanya untuk salah satu Pemimpin Masyarakat Jawa Timur, menurut Heru MAKI hanyalah teriakan orang gak waras di tengah pasar dan pasti akan luput dari perhatian Masyarakat Jawa Timur.
“Jawa Timur sedang baik baik saja,semua narasi kegaduhan seperti kasus dana hibah yang saat ini sedang dalam tahap pengembangan penyidikan oleh KPK,MAKI JATIM meyakini 2 juta persen bahwa Ibunda Gubernur Jawa Timur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tidak akan terlibat sedikitpun,dan kita percayakan kepada KPK untuk menuntaskan masalah dana hibah tersebut,yang lain gak usah ikut ngomong yang tidak jelas dan malah terkesan ngawur dalam pernyataannya,”ungkap Heru MAKI.
Dalam pernyataan penutupnya,Heru MAKI mengajak semua Masyarakat Jawa Timur untuk bersama sama mendukung Program Pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan bersama sama mengawal dengan arif dan bijaksana arah program peningkatan kesejahteraan bagi Masyarakat Jawa Timur dan tidak mengindahkan segala narasi yang bersifat adu domba serta hasutan yang berbasis Hoax. (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
YBM PLN UIP JBTB Gelar Muzaki Visit di Milad ke-19, Dukung Pemberdayaan Peternak Ayam di Karah
WARTAPENASATUJATIM| Surabaya – Memperingati milad ke-19, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UIP JBTB menggelar agenda inspiratif bertajuk Muzaki Visit. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (24/9) ini dilaksanakan di Kelompok Usaha Cahaya Jago Karah Farm (KUC JKF), Kelurahan Karah, Kecamatan Jambangan, Surabaya.
Acara dihadiri Muzaki, pengurus YBM PLN UIP JBTB, Lurah Karah Djoko Tri Mulyono beserta jajaran perangkat, peternak ayam, akademisi dari FKP UNESA, serta masyarakat sekitar. Dalam kunjungan tersebut, para Muzaki melihat langsung aktivitas peternakan, mulai dari kandang ayam, pakan, hingga diskusi produktivitas telur dan pengembangan usaha.
Lurah Karah Djoko Tri Mulyono menyambut baik kegiatan ini. “Terima kasih atas kunjungannya di JKF. Ini menjadi inspirasi bagi kami pemerintah Karah dan para peternak untuk terus berkembang, sehingga mampu memberikan dampak baik bagi kesejahteraan keluarga dan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Ketua YBM PLN UIP JBTB, Gesmulyadi Qodri, menegaskan bahwa pihaknya tidak sekadar berkunjung, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin melihat pemberdayaan ini berjalan berkelanjutan. Mustahik harus terus didorong agar ke depan bisa menjadi Muzaki,” ujarnya.
Samsul Arifin, Sekretaris KUC JKF, menambahkan capaian kelompok yang berhasil menjual 1.600 butir telur hingga akhir September. “Kami juga berkomitmen berbagi 2,5 persen dari hasil penjualan untuk sesama,” katanya.
Sementara itu, Akip, Ketua JKF, memperkenalkan para penerima manfaat yang telah mendapat bantuan kandang dan paket usaha. Dengan lahan terbatas, konsep peternakan yang dijalankan mampu mengurangi bau sekaligus mendukung ketahanan pangan.
“Semangat tanpa sambat, bercuan serta berbagi menjadi jargon kami. Terima kasih kepada YBM PLN yang terus istiqomah mendampingi,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, YBM PLN berharap program pemberdayaan masyarakat tidak hanya menumbuhkan kemandirian ekonomi, tetapi juga memperkuat semangat berbagi dan kebermanfaatan bersama. (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Pemkab Sidoarjo Pacu Pembangunan RSUD Sedati: Targetkan Pemerataan Layanan Kesehatan di Wilayah Timur
WARTAPENASATUJATIM | Sidoarjo, 24 September 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memacu upaya pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayahnya. Salah satu langkah konkret yang tengah dilakukan adalah pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sedati, yang berlokasi di wilayah timur Kabupaten Sidoarjo. Proyek strategis ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Sedati dan sekitarnya.
Saat ini, proses pembangunan RSUD Sedati tengah berlangsung intensif. Fokus utama saat ini adalah penyelesaian pemancangan tiang penyangga gedung rumah sakit yang direncanakan memiliki tiga lantai. Proyek ini menjadi prioritas Pemkab Sidoarjo dalam mewujudkan visi pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas.
Sebagai bentuk komitmen dan perhatian terhadap proyek ini, Bupati Sidoarjo, H. Subandi, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan pada Selasa, 23 September 2025. Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kepala Bappeda Sidoarjo, M. Ainur Rahman; Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakshmie Herawati Yuwantina; Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Sidoarjo, M. Bachruni Aryawan; serta Kabag Hukum Setda Sidoarjo, Komang Rai Warmawan. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan keseriusan Pemkab Sidoarjo dalam mengawal proyek RSUD Sedati.
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, menyampaikan harapannya agar pembangunan RSUD Sedati dapat selesai tepat waktu, sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Ia menekankan pentingnya penyelesaian proyek ini sesuai dengan kontrak yang berakhir pada bulan Desember mendatang. Bahkan, Bupati tidak segan meminta adanya penambahan jam kerja atau lembur jika progres pembangunan tidak mencapai target yang diharapkan.
“Pembangunan RSUD Sedati ini akan terus kita koreksi. Mudah-mudahan dengan kehadiran bupati dan semuanya, semangatnya tambah lagi, dilembur atau apa,” ujar Bupati Subandi saat meninjau lokasi pembangunan.
Bupati Subandi menjelaskan bahwa pembangunan RSUD Sedati merupakan wujud komitmen Pemkab Sidoarjo dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah kabupaten. Kehadiran RSUD Sedati diharapkan dapat mendekatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi warga Sedati dan sekitarnya. Oleh karena itu, ia meminta agar pembangunan RSUD Sedati dapat dipercepat dan target pembangunan yang belum tercapai dapat segera dikejar.
“Visi dan misi bupati ingin ada pelayanan yang bagus di rumah sakit kita,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakshmie Herawati Yuwantina, menjelaskan bahwa kontrak pengerjaan proyek pembangunan RSUD Sedati dimulai pada bulan Juli dan akan berakhir pada bulan Desember 2025. Sebagai Pengguna Anggaran (PA) proyek ini, ia secara rutin melakukan evaluasi terhadap progres pembangunan setiap minggunya. Namun, ia mengakui bahwa saat ini terdapat deviasi atau minus target progres pembangunan sekitar 7 persen dari target yang seharusnya 10 persen. Ia berharap agar kekurangan ini dapat segera dikejar oleh pelaksana proyek.
“Kami berharap kekurangan ini dapat dikejar oleh pelaksana supaya sesuai dengan waktu kontrak di awal. Jika tidak, maka ada prosedur-prosedur yang harus kami jalankan supaya pembangunannya dapat terlaksana sesuai target yang ditentukan,” jelas dr. Lakshmie.
Lebih lanjut, dr. Lakshmie mengungkapkan bahwa anggaran pembangunan RSUD Sedati mencapai Rp 51 miliar. RSUD Sedati sendiri dibangun di atas lahan seluas 5 ribu meter persegi dengan luas bangunan 4 ribu meter persegi. Nantinya, akan dibangun lima blok gedung dengan tiga lantai. RSUD Sedati akan menjadi rumah sakit tipe D dengan kapasitas 50 tempat tidur.
“Karena ini rumah sakit kelas D, maka harus ada empat pelayanan dasar yang kita siapkan, yakni pelayanan anak, penyakit dalam, bedah, dan Obgyn,” pungkasnya.
Dengan adanya RSUD Sedati, diharapkan masyarakat di wilayah timur Sidoarjo tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Pemkab Sidoarjo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan bagi seluruh warganya.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Kodim Tulungagung Gelar Bakti Sosial Bagi Relawan Lalu Lintas Disabilitas
WARTAPENASATUJATIM | Tulungagung – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0807/Tulungagung melaksanakan kegiatan Bakti Teritorial Prima dan Bakti Sosial berupa pembagian paket sembako kepada kelompok disabilitas yang sehari-hari menjadi relawan pengatur lalu lintas di wilayah Kabupaten Tulungagung, Rabu (24/09/2025).
Kegiatan bakti sosial ini digelar secara mobile di wilayah Kecamatan Kota, Kabupaten Tulungagung. Sebanyak 50 paket sembako disalurkan langsung kepada para penerima manfaat.
Pasiter Kodim 0807/Tulungagung Kapten Inf Achuwat menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi kelompok disabilitas, khususnya mereka yang setiap hari membantu kelancaran arus lalu lintas di jalan.
“Mereka adalah sosok yang berjasa dalam membantu masyarakat menjaga ketertiban lalu lintas. Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat dan sedikit membantu kebutuhan sehari-hari mereka,” ujar Kapten Inf Achuwat.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI yang digelar serentak di berbagai wilayah.
“Selain sebagai wujud kepedulian sosial, kegiatan ini juga untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami ingin keberadaan TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya mereka yang selama ini berkontribusi nyata dalam menjaga kelancaran dan keamanan di jalan,” imbuhnya.
Melalui program Bakti Teritorial Prima ini, TNI berharap dapat semakin mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus memberikan manfaat nyata kepada kelompok yang membutuhkan.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan
Kodim 0806 Trenggalek Bentengi Keluarga TNI dari Bahaya Narkoba dan Perilaku Menyimpang
WARTAPENASATUJATIM | Trenggalek – Upaya mencegah perilaku negatif di lingkungan keluarga besar TNI kembali ditegaskan oleh Kodim 0806/Trenggalek. Melalui program Penyuluhan Bimbingan Mental (Bintal) yang digelar di Aula Makodim, Rabu (24/9/2025), Kodim menghadirkan materi penting seputar bahaya narkoba, HIV/AIDS, Pornografi, dan LGBT. Kegiatan ini diikuti oleh prajurit, PNS, Persit, serta remaja keluarga TNI.
Acara dibuka langsung oleh Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penyuluhan ini sebagai sarana meningkatkan kesadaran iman, ketahanan mental, serta pengendalian diri.
“Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membentengi keluarga besar TNI dari pengaruh buruk yang bisa melemahkan moral, disiplin, dan kinerja,” ujarnya.
Menurut Letkol Isnanto, ancaman narkoba, penyebaran HIV/AIDS, serta maraknya pornografi dan perilaku menyimpang LGBT tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga bisa merembet ke lingkungan militer jika tidak diantisipasi. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta menjadikan penyuluhan ini sebagai momentum memperkuat komitmen menjaga nama baik institusi TNI.
Dalam sesi pertama, Djainul Muttakin dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Trenggalek memaparkan materi seputar bahaya narkoba. Ia menjelaskan secara rinci mengenai jenis-jenis narkotika, efek ketergantungan, hingga dampak sosial yang ditimbulkan.
“Narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi bangsa. Keluarga TNI harus menjadi garda terdepan dalam perang melawan narkoba,” tegasnya.
Sesi berikutnya diisi oleh dr. Trino Ardiyanto dari Polkes 05.09.08 Trenggalek yang menyampaikan materi tentang HIV/AIDS, Pornografi, dan LGBT. Ia menguraikan secara ilmiah penyebab, penularan, serta cara pencegahan HIV/AIDS. Selain itu, ia menyoroti bahaya pornografi yang dapat merusak perkembangan psikologis anak dan remaja, serta pentingnya peran keluarga dalam mengawasi penggunaan gawai dan internet.
“Pornografi adalah pintu masuk perilaku menyimpang. Jika dibiarkan, bukan hanya merusak mental, tapi juga bisa menjerumuskan pada perilaku berisiko seperti LGBT,” jelas dr. Triono. Ia menekankan edukasi dan komunikasi terbuka antara orang tua dan anak sebagai kunci utama pencegahan.
Antusiasme peserta terlihat jelas selama penyuluhan berlangsung. Banyak pertanyaan kritis diajukan oleh anggota Persit maupun remaja TNI, mulai dari cara menghadapi lingkungan pertemanan yang rawan narkoba hingga strategi menghindarkan diri dari paparan pornografi di media sosial.
Salah satu anggota Persit KCK Cabang XX Dim 0806 Trenggalek, Ny. Didik, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru dari penyuluhan ini.
“Sebagai ibu, saya jadi lebih tahu bagaimana cara mendampingi anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam bahaya narkoba atau pornografi. Ini sangat penting bagi kami yang setiap hari juga bersinggungan dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.
Sementara itu, seorang remaja keluarga TNI, Raka (16), menilai kegiatan ini membuka wawasannya tentang realitas bahaya pergaulan bebas.
“Biasanya kami hanya tahu sekilas dari media sosial. Tapi setelah mendengar penjelasan dokter tadi, saya jadi sadar bahwa HIV/AIDS itu nyata dan bisa menyerang siapa saja kalau kita tidak hati-hati,” tuturnya.
Kegiatan penyuluhan Bintal ini sekaligus menjadi bentuk nyata perhatian pimpinan TNI terhadap pembinaan personel dan keluarganya. Dengan mengangkat isu-isu aktual yang menjadi tantangan sosial, Kodim 0806/Trenggalek berkomitmen memastikan prajurit dan keluarga besar TNI tetap berada pada jalur kehidupan yang sehat, disiplin, dan berintegritas, sekaligus menjadi teladan bagi masyarakat luas.*** (Bgn)
Jurnalis: Bambang Gunawan