Artikel
Bank BRI dan Perempuan Peduli Nusantara (PPN) Berikan Edukasi KUR untuk UMKM
Jakarta wartapenasatu.com
_Bank BRI Sosialisasi KUR untuk UMKM bersama Perempuan Peduli Nusantara_
Bapak Sigit Susanto, perwakilan dari Bank BRI, memberikan pengarahan dan sosialisasi tentang produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para anggota Perempuan Peduli Nusantara (PPN) pada tanggal 4 Juli 2025 di Gedung SMESCO Jakarta. Acara ini bertujuan untuk membantu para UMKM memahami kemudahan pengajuan KUR dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pembiayaan yang tepat untuk mengembangkan usaha mereka.
PPN, yang dipimpin oleh Ibu Inge Mengundap, sangat antusias dengan acara ini. Organisasi ini beranggotakan perempuan-perempuan yang peduli dengan isu-isu perempuan dan masyarakat, dan berharap bahwa KUR dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dalam sosialisasi ini, Bapak Sigit menjelaskan bahwa KUR adalah produk pinjaman dengan bunga yang relatif rendah yang dirancang untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah. Ia juga menjelaskan bahwa pengajuan KUR dapat dilakukan dengan mudah dan cepat, sehingga para UMKM dapat lebih fokus pada pengembangan usaha mereka.
Ibu Inge Mengundap berharap bahwa sosialisasi ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kemampuan perempuan dalam mengelola keuangan mereka dan mengembangkan usaha mereka. Ia juga berharap bahwa KUR dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengurangi kemiskinan.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para UMKM dapat lebih memahami manfaat KUR dan dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk mengembangkan usaha mereka. Bank BRI berharap bahwa KUR dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Gedung SMESCO Jakarta dipilih sebagai tempat sosialisasi karena fasilitas yang lengkap dan strategis. Acara ini dihadiri oleh para anggota PPN dan UMKM yang sangat antusias dengan informasi yang disampaikan oleh Bapak Sigit.
Dengan adanya kerja sama antara Bank BRI dan PPN, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan mereka dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Bank BRI dan PPN berharap bahwa program-program yang dijalankan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Nok Srie”Melaporkan

_Kolaborasi Pecinta Budaya untuk Melestarikan Warisan Indonesia_
Jakarta wartapenasatu.com
_Kolaborasi Pecinta Budaya untuk Melestarikan Warisan Indonesia_
Ibu Annisa, Ketua Umum Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER), dan Ibu Nok Srie dari Komunitas Seni dan Budaya, telah sepakat untuk berkolaborasi dalam upaya melestarikan dan mempromosikan budaya Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran dan apresiasi generasi muda terhadap sejarah dan budaya Indonesia.
Dengan landasan adab dan nilai-nilai luhur, Ibu Annisa dan Ibu Nok Srie berharap bahwa generasi selanjutnya dapat lebih mengerti dan mencintai budaya Indonesia. Mereka percaya bahwa budaya adalah warisan berharga yang perlu dilestarikan dan dikembangkan untuk kepentingan generasi mendatang.
Ibu Sinda Sutadisastra, Ketua Umum Suara Pejuang Perempuan Indonesia (SPPI), sangat berantusias untuk menjembatani dan bersinergi dengan Kementerian Sosial dalam upaya melestarikan budaya Indonesia. Ia percaya bahwa kerja sama ini dapat membantu meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap budaya Indonesia.
Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan generasi muda dalam memahami dan menghargai budaya Indonesia. Dengan demikian, mereka dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Indonesia.
Kementerian Sosial dapat berperan penting dalam mendukung kolaborasi ini dengan memberikan dukungan dana dan sumber daya untuk program-program pelestarian budaya. Dengan kerja sama ini, diharapkan budaya Indonesia dapat lebih dikenal dan dihargai oleh masyarakat.
Ibu Annisa dan Ibu Nok Srie berharap bahwa kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi organisasi lain untuk bekerja sama dalam melestarikan budaya Indonesia. Mereka percaya bahwa dengan kerja sama dan sinergi, budaya Indonesia dapat lebih berkembang dan dikenal di seluruh dunia.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan generasi muda dapat lebih mencintai dan menghargai budaya Indonesia, dan budaya Indonesia dapat terus berkembang dan dikenal di seluruh dunia. Ibu Annisa, Ibu Nok Srie, dan Ibu Sinda Sutadisastra berharap bahwa kolaborasi ini dapat membawa dampak positif bagi masyarakat dan generasi mendatang.
“Nok Srie”Meloparkan

Jejak Sejarah Peradaban Di Lebak-Banten
Banten-Warta Pena Satu. Com Sejarah Water Toren Rangkasbitung

Bangunan Peninggalan Kolonial Belanda
Water Toren Rangkasbitung merupakan bangunan bersejarah peninggalan pemerintahan kolonial Belanda yang dibangun pada tahun 1931. Tujuan pembangunannya adalah untuk menyuplai air bersih bagi penduduk Rangkasbitung, yang saat itu merupakan pusat kota Kabupaten Lebak. Bangunan ini merupakan salah satu dari dua Water Toren yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda di Kabupaten Lebak; satu lagi terletak di Kecamatan Gunung Kencana .
Fungsi dan Perkembangan
Dahulu, Water Toren berfungsi sebagai penampung dan pengendali aliran air ke Kota Rangkasbitung. Namun, seiring perkembangan zaman dan infrastruktur perpipaan air modern, Water Toren tidak lagi berfungsi sebagai penyedia air bersih. Kini, bangunan tersebut telah ditetapkan sebagai cagar budaya dan menjadi salah satu objek wisata sejarah di Rangkasbitung, yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lebak. Pemerintah setempat telah melakukan upaya pelestarian untuk menjaga keaslian bangunan bersejarah ini .
Kesimpulan
Water Toren Rangkasbitung merupakan saksi bisu sejarah perkembangan Rangkasbitung dan Kabupaten Lebak. Bangunan ini bukan hanya memiliki nilai sejarah yang penting, tetapi juga berpotensi sebagai destinasi wisata sejarah yang menarik. Upaya pelestarian bangunan ini sangat penting untuk menjaga warisan budaya bagi generasi mendatang.
- Artikel, Bisnis, Daerah, Ekonomi, Hiburan, Kesehatan, Kuliner, Nature, Opini, Pendidikan, Politik, SOSIAL
Seduh Masa Depan: HIPKA Bina Barista Muda Indonesia
Seduh Masa Depan: HIPKA Bina Barista Muda Indonesia
Wartapenasatu.com, Jakarta, Pelatihan Barista HIPKA: Lebih dari Secangkir Kopi, Sebuah Cerita Indonesia untuk Dunia

JAKARTA, 7 Juli 2025 – Melihat potensi besar industri kreatif kuliner dan minat generasi muda terhadap kopi, Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) BPP HIPKA menyelenggarakan pelatihan barista selama dua hari (5-6 Juli 2025) di House of Santa, Jakarta Selatan. Pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan teknik menyeduh kopi dan latte art, melainkan dirancang sebagai wadah pengembangan kreativitas, bisnis, dan narasi kebudayaan. Tujuannya: mengangkat kopi Indonesia dari minuman pagi biasa menjadi cerita global yang memikat.

Ketua Umum BPP HIPKA, Kamrussamad, dalam sambutannya menekankan pentingnya mengisahkan kopi Indonesia kepada dunia. Menurutnya, pelatihan ini bukan hanya soal cita rasa, tetapi juga identitas, kebanggaan, dan peluang ekonomi. “Kopi Indonesia bukan hanya robusta atau arabika, tetapi juga semangat anak mudanya yang siap membawa cita rasa lokal ke pasar global,” tegasnya.


Pelatihan ini dipandu oleh dua tokoh inspiratif: Adiyana Sulistianto (“Bang Jack”) dan Helmi Nur Amin, barista senior dan praktisi bisnis kopi berpengalaman. Mereka berbagi pengetahuan praktis, mulai dari teknik manual brew, eksplorasi rasa, hingga kiat memulai bisnis kedai kopi dengan modal minim.

Bang Helmi menekankan pentingnya koneksi emosional antara kopi, pembuat, dan penikmatnya. Sementara Bang Jack mendorong peserta mengeksplorasi rasa dan karakter kopi lokal dari berbagai daerah di Indonesia. “Setiap daerah punya keunikan, kita harus belajar menyampaikannya kepada dunia,” ujarnya antusias.

Antusiasme peserta sangat tinggi. Mereka datang dari berbagai daerah, termasuk Sumatera Utara, Lampung, Sulawesi Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Suasana hangat dan kolaboratif tercipta di House of Santa, menjadi ruang komunitas kreatif dadakan yang dipenuhi diskusi bisnis, tawa, dan aroma kopi yang semerbak.

Eny K. ( Manager Marketing PT ANDROMEDA – INDOOR & OUTDOOR ADVERTISING ) Peserta dari Jakbar : pengalaman pertama kalinya ikut pelatihan Barista ternyata tidak semudah yang kita bayangkan ..harus mengulang beberapa kali, Praktek meracik kopi agar menghasilkan seduhan minuman kopi Yang berkualitas ( tehniknya ) , kegiatan Pelatihan Barista ini luar biasa bagus dan menjanjikan untuk usaha kedepanya. ..semangatt! ujar Eny K. selaku( Manager Marketing PT ANDROMEDA – INDOOR & OUTDOOR ADVERTISING)
Bagi Badiklat HIPKA, ini baru permulaan. Ketua Badiklat HIPKA, M. Yusro Khazim, menyatakan program ini akan dikembangkan menjadi pelatihan berjenjang, inkubasi bisnis, dan jaringan distribusi produk lokal. “Kami ingin alumni tidak hanya mahir menyeduh kopi, tetapi juga siap menjadi pengusaha dan duta kopi Indonesia,” tuturnya.
Kopi lebih dari sekadar minuman; ia adalah jembatan antara cerita, rasa, dan masa depan. Melalui pelatihan ini, HIPKA berharap lahir barista-barista muda yang mampu menyeduh kopi nikmat dan masa depan yang lebih cerah. by: Eny K
Ribuan Warga Padati Car Free Night Huma Betang, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79 dengan Seni, Musik, dan UMKM
Ribuan Warga Padati Car Free Night Huma Betang, Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79 dengan Seni, Musik, dan UMKM

Palangka Raya, wartapenasatu.com– Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati kawasan Bundaran Besar Kota Palangka Raya, pada Sabtu malam (6/7/2025) dalam rangka mengikuti Car Free Night (CFN) Huma Betang, yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Pagelaran akbar ini diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-79, dengan mengusung tema “Melestarikan Kearifan Lokal dengan Spirit Huma Betang dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”.
Antusiasme masyarakat dari berbagai kalangan terlihat jelas. Mereka menikmati sajian penampilan seni budaya lokal, musik dari musisi daerah, hingga hiburan utama dari band nasional Wali, yang turut memeriahkan suasana malam di Bumi Tambun Bungai.
Selain suguhan seni dan musik, acara ini juga menghadirkan puluhan stan kuliner dan produk unggulan UMKM lokal, yang memberikan warna tersendiri bagi pengunjung yang ingin mencicipi keanekaragaman khas daerah.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, didampingi Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, serta unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, pemerintah daerah, serta masyarakat Kalimantan Tengah yang telah hadir dan memberikan semangat dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-79,” ungkap Kapolda.
Menurutnya, Car Free Night Huma Betang bukan sekadar ajang hiburan, namun juga menjadi simbol kolaborasi positif antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kedekatan melalui pendekatan seni, budaya, dan ekonomi kerakyatan.
“Kegiatan ini adalah ruang inklusif yang mencerminkan semangat Huma Betang—persatuan dalam keberagaman—dan menjadi jembatan komunikasi yang hangat dan terbuka antara Polri dan masyarakat,” pungkasnya.( Herry Kalteng)
Berikan Rasa Aman, Polresta Palangka Raya Gelar Pengamanan Huma Betang Night
Berikan Rasa Aman, Polresta Palangka Raya Gelar Pengamanan Huma Betang Night

Palangka Raya,wartapenasatu.com– Dalam rangka memberikan rasa aman dan mendukung kelancaran kegiatan masyarakat, jajaran Polresta Palangka Raya melaksanakan pengamanan kegiatan Huma Betang Night yang digelar di kawasan pusat kota.

Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh personel Polresta Palangka Raya dari berbagai fungsi yang tergabung dalam regu siaga, dengan menyisir area sekitar panggung hiburan, stand UMKM, dan jalur lalu lintas yang ramai dilalui pengunjung.
Pengamanan ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, kepadatan arus kendaraan, serta menjaga keselamatan masyarakat yang hadir menikmati acara budaya tersebut.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., melalui Kabagops Kompol Permadi menyampaikan bahwa kehadiran polisi dalam kegiatan keramaian seperti ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kami hadir untuk memastikan setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan seni dan budaya seperti Huma Betang Night, dapat berlangsung aman dan kondusif,” tuturnya, Minggu (6/7/2025).
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan tidak ditemukan adanya gangguan yang menonjol.
Polresta Palangka Raya juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban umum dan menjauhi tindakan yang dapat mengganggu jalannya acara. (Herry Kalteng)
Pelatihan jurnalistik warta pena satu untuk Banten
Belajar Jurnalistik di Warta Pena 1: Menuju Jurnalis yang Bertanggung Jawab

Banten-Warta pena satu. Com Kunjungan saya ke kantor media Warta Pena 1 di Jakarta Selatan beberapa waktu lalu memberikan pengalaman berharga dalam memperdalam ilmu jurnalistik. Kesempatan untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan segenap manajemen Warta Pena 1 membuka wawasan baru dan memperkaya pemahaman saya tentang dunia jurnalistik.Selama kunjungan, saya mendapatkan edukasi intensif mengenai kunci-kunci sukses menjadi jurnalis yang baik dan profesional. Tidak hanya sekedar teknik penulisan berita, tetapi juga etika dan tanggung jawab yang harus dipegang teguh oleh setiap jurnalis.
Salah satu poin penting yang ditekankan adalah pentingnya memahami dan menerapkan kode etik jurnalistik. Hal ini sangat krusial untuk menghindari berbagai risiko hukum dan tuntutan dari narasumber yang diberitakan. Warta Pena 1 menekankan pentingnya akurasi, keseimbangan, dan objektivitas dalam setiap pemberitaan.
Penjelasan detail mengenai konsekuensi hukum dari pelanggaran kode etik jurnalistik diberikan dengan gamblang. Hal ini membantu saya memahami betapa pentingnya kehati-hatian dan ketelitian dalam setiap proses peliputan dan penulisan berita.
Selain itu, saya juga mendapatkan wawasan mengenai strategi liputan yang efektif dan efisien. Bagaimana cara menggali informasi, memverifikasi data, dan menyusun berita yang menarik dan informatif menjadi bagian penting dari edukasi yang saya terima.
Pengalaman ini sangat berharga dan membuka mata saya akan kompleksitas dan tanggung jawab besar yang diemban oleh seorang jurnalis. Warta Pena 1 tidak hanya mengajarkan teknik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai etika dan profesionalisme yang harus dipegang teguh.
Kunjungan ke Warta Pena 1 menjadi tonggak penting dalam perjalanan saya untuk menjadi jurnalis yang kompeten dan bertanggung jawab. Semoga ilmu dan pengalaman yang saya peroleh dapat diaplikasikan dengan baik dalam berkarya dan berkontribusi di dunia jurnalistik Indonesia.
Kunjungan kerja kepala biro mwps banten
Kunjungan Kerja Biro Banten: Pertajam Jurnalistik, Pererat Silaturahmi

Kepala Biro Banten, wartapenasatu.com Ahmad Basir Karomi, beserta timnya baru-baru ini melakukan kunjungan kerja ke kantor pusat Warta Pena Satu. Kunjungan ini bertujuan untuk memperdalam ilmu jurnalistik dan sekaligus mempererat silaturahmi dengan manajemen pusat.Selama kunjungan, tim Biro Banten disambut dengan hangat dan diberikan pelayanan yang baik oleh manajemen pusat. Berbagai materi pelatihan dan arahan diberikan, berfokus pada peningkatan kualitas jurnalistik dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai standar operasional prosedur (SOP).
Para peserta pelatihan sangat antusias mengikuti sesi-sesi yang diberikan. Mereka aktif berdiskusi dan bertukar pengalaman dengan tim manajemen pusat, menciptakan suasana yang kolaboratif dan produktif.
Salah satu poin penting yang ditekankan oleh Direktur Utama Warta Pena Satu adalah pentingnya memahami dan mentaati Kode Etik Jurnalistik. Hal ini dinilai krusial untuk menghindari risiko hukum dan menjaga kredibilitas Warta Pena Satu.
Direktur Utama juga menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam setiap proses jurnalistik. Para wartawan didorong untuk selalu mengedepankan kebenaran dan objektivitas dalam setiap berita yang mereka sajikan.
Kunjungan kerja ini diakui sebagai langkah positif dalam upaya peningkatan kualitas jurnalistik di Biro Banten. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai kode etik dan SOP, diharapkan kualitas pemberitaan di wilayah Banten akan semakin meningkat.
Sebagai penutup, Kepala Biro Banten dan timnya menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat dan arahan berharga yang telah diberikan oleh manajemen pusat Warta Pena Satu. Mereka berharap silaturahmi dan kerja sama yang baik ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Wartapena 1: Merajut asa pendidikan tangerang
Wartapena Satu: Merajut Asa Pendidikan Tangerang

Tangerang, Wartapena satu, sebuah organisas pendidikan di Kabupaten Tangerang, baru-baru ini mengadakan perkumpulan pendidikan yang melibatkan seluruh kecamatan. Kegiatan ini bertujuan mulia untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memajukan para pelajar serta siswa di wilayah tersebut. Perkumpulan yang dipimpin oleh Ahmad Sujai ini menandai komitmen nyata terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Tangerang.
Pertemuan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh para kepala sekolah, guru, orang tua murid, dan perwakilan pelajar dari berbagai sekolah di seluruh kecamatan Kabupaten Tangerang. Suasana penuh semangat dan kolaborasi terlihat jelas, menandakan keseriusan semua pihak dalam memajukan pendidikan di daerah. Para peserta antusias mengikuti berbagai sesi diskusi dan workshop yang telah disiapkan.
Salah satu fokus utama perkumpulan ini adalah membahas strategi efektif untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Para ahli pendidikan berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka, memberikan wawasan berharga bagi para guru dan kepala sekolah. Diskusi terfokus pada pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman, serta metode pengajaran yang inovatif dan efektif.

Selain itu, perkumpulan ini juga membahas pentingnya peran orang tua dalam mendukung pendidikan anak. Sesi khusus ditujukan untuk memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai bagaimana mereka dapat berperan aktif dalam proses belajar anak di rumah, serta bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Hal ini dianggap krusial dalam menciptakan sinergi antara sekolah dan keluarga.
Wartapena Satu juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan berbagai program dan inisiatif baru yang bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Program beasiswa, pelatihan guru, dan pengembangan infrastruktur sekolah menjadi beberapa poin penting yang dibahas. Ahmad Sujai menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Keberhasilan perkumpulan ini tidak lepas dari peran serta berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, hingga masyarakat luas. Dukungan dan partisipasi aktif dari semua pihak menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang. Hal ini menunjukkan bahwa kemajuan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama.
Wartapena Satu berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengembangkan program-program pendidikan yang berdampak positif bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. Perkumpulan ini berharap dapat menjadi wadah bagi seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dan bersama-sama membangun masa depan pendidikan yang lebih cerah bagi generasi muda. Semoga semangat ini terus berkobar dan membawa perubahan positif bagi pendidikan di Kabupaten Tangerang.
Bhabinkamtibmas Kalampangan Dampingi Keluarga Korban Dugaan Pelecehan Seksual, Polsek Sabangau Tegaskan Proses Hukum Berjalan
Bhabinkamtibmas Kalampangan Dampingi Keluarga Korban Dugaan Pelecehan Seksual, Polsek Sabangau Tegaskan Proses Hukum Berjalan

Palangka Raya,wartapenasatu.com— Polsek Sabangau melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalampangan memberikan pendampingan kepada keluarga korban dugaan tindak pelecehan seksual yang terjadi di wilayah RT 03/RW 02, Kelurahan Kalampangan.

Kegiatan pendampingan ini turut melibatkan sejumlah personel Polsek Sabangau, Kanitreskrim, dan petugas piket SPKT bersama tokoh masyarakat setempat.
Tujuan utama pendampingan adalah memberikan pemahaman kepada pihak keluarga korban tentang proses penanganan hukum yang sedang berlangsung di Unit PPA Polresta Palangka Raya.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan setiap proses hukum berjalan sebagaimana mestinya, serta memberikan rasa tenang kepada pihak keluarga korban,” ujar Kapolsek Sabangau Iptu Ahmad Taufiq mewakili Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., Sabtu (5/7/2025).
Dalam kesempatan tersebut, petugas juga mengamankan dan membawa terduga pelaku berinisial Johan yang beralamat di Jalan Mahir Mahar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Unit PPA Polresta Palangka Raya.
Petugas menyampaikan kepada keluarga korban dan perwakilan warga agar menahan emosi, tidak terprovokasi, dan mempercayakan proses penegakan hukum kepada pihak kepolisian.
Ia juga mengimbau warga agar menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.
“Kami pastikan proses pemeriksaan terhadap terduga pelaku maupun korban akan dilakukan sesuai prosedur.
Jika ada pertanyaan atau ingin mengetahui perkembangan perkara, silakan datang langsung ke Unit PPA Polresta,” tambahnya.
Keluarga korban, Ketua LKK, Ketua RW 02, dan perwakilan warga menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan perhatian pihak kepolisian yang telah memberikan penjelasan dan pendampingan dengan baik. (Herry Kalteng)