Berita Duka

  • Bencana,  Berita Duka,  hukum,  Kriminal,  Nature,  perkebunan,  SOSIAL

    “Menhut Harus Dievaluasi”: Hasil Rapat Harian DPP Purbaya Indonesia”

    “Menhut Harus Dievaluasi”: Hasil Rapat Harian DPP Purbaya Indonesia

    Jakarta, wartapenasatu.com – Rapat harian DPP Purbaya Indonesia telah dilaksanakan di Bassura Mall, Jakarta Timur, pada tanggal 6 Desember 2025. Salah satu poin yang menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut adalah permintaan yang disampaikan oleh Ketua Umum  Purbaya Dr. H. Ali Yusran Gea, SH, MH, M.Kn. sagar pemerintah Prabowo Subianto  segera mengevaluasi menhut melihat bencana yang terjadi di sumatra.

    Hadir dalam rapat tersebut adalah Ketua Umum DPP Ormas Purbaya Dr. H. Ali Yusran Gea, SH, MH, M.Kn., Sekjen DPP H. Rafiandi Nasution, SE, MT, Ketua Umum DPP Kartini Purbaya Indonesia Hj. Ratna Anita Lubis, SE, Ketua Harian Dr. H. Desmy Indra Jaya Noor, SE, MM, MBA, serta Bapak Mardian, Direktur Media Wartapenasatu.com sebagai mitra media, Juga hadir seluruh peserta rapat harian, undangan, dan simpatisan  Purbaya Indonesia.

    Alasan mendasar mengapa harus segera ada evaluasi terhadap Menteri Kehutanan (Menhut) dan hal ini menjadi penting adalah karena adanya kebutuhan mendesak akan gerakan perubahan yang lebih baik untuk kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam hal ini yang berkaitan langsung dengan kementrian kehutanan. adanya permintaan ini karena Purbaya sebagai ormas berkomitmen untuk mengawal kepentingan masyarakat Indonesia melalui berbagai gerakan yang diaktualisasikan langsung, cepat dan tepat dengan kepentingan bersama.

    Suasana rapat berjalan dengan kekeluargaan, santai, namun tetap serius dalam membahas berbagai langkah perubahan untuk melindungi kepentingan masyarakat. Semua peserta berusaha memberikan pandangan yang konstruktif terkait urgensi evaluasi kebijakan kehutanan yang berlaku saat ini.

    Perlunya evaluasi terhadap Menhut muncul dari urgensi tindakan cepat yang diharapkan berdampak positif bagi masyarakat. Melalui evaluasi ini, diharapkan setiap kebijakan menteri terkait kelestarian hutan sejalan dengan kepentingan masyarakat serta kelestarian hutan. Saat ini, banyak hutan di Indonesia telah berubah menjadi lahan terbuka yang tidak menguntungkan rakyat, pengundulan melalui ilegal loging dan pembukaan lahan yang tidak sesui regulasi yang seharusnya membuat dampak buruk kepada masyarakat.

    Indonesia tercatat sebagai negara dengan kehilangan hutan hujan tropis terbesar kedua di dunia dan kehilangan hutan hujan tropis saat ini semakin mengkhawatirkan. halini menjadi landasan penting mengapa kebijakan mentri kehutanan perlu dievaluasi atau bahkan memberi tindakn tegas kepada oknum terkait.

    Bencana yang terjadi di Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh salah satu penyebabnya adalah ketidakmampuan menhut dalam menjaga, melindungi, dan meregulasi hutan negara dengan baik. Dalam rapat tersebut Purbaya Indonesia mendesak pemerintah segera menentukan sikap dan mengevaluasi Menhut secara cepat dan tepat, Purbaya Indonesia sebagai orams akan mengawal dan memperjuangkan hal ini demi kepentingan masyarakat.

    Ketua Umum  Purbaya Indonesia  menyatakan bahwa sikap ini merupakan bentuk keprihatinan dan loyalitas kepada masyarakat. Beliau memandang bahwa bencana alam yang terjadi di Sumatra disebabkan oleh ulah manusia yang rakus, sehingga berharap adanya sanksi kepada oknum terkait dan evaluasi kembali kebijakan yang selama ini diterapkan. Kepedulian  Purbaya Indonesia merupakan aksi nyata membela kepentingan rakyat, dengan komitmen besar untuk selalu memprioritaskan kepentingan bersama.

  • Artikel,  Bencana,  Berita Duka,  Tumbuhan

    Gedung GPI Mosa Palang Sangat Memprihatikan Longsor Usai Hujan Deras, Jemaat Sangat Kekhawatirkan

    Gedung GPI Mosa Palang Sangat Memprihatikan Longsor Usai Hujan Deras, Jemaat Sangat Kekhawatirkan

    Tapsel, wartapenasatu.com – Kamis 04 Desember 2025 Hujan deras yang mengguyur wilayah Tapanuli Selatan pada Selasa, 25 November 2025, mengakibatkan kondisi memprihatinkan di Desa Gunung Baringin, Kecamatan Angkola. Salah satu bangunan yang terdampak adalah Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Sidang Mosa Palang, yang kini terancam longsor akibat pergeseran tanah di sekitar lokasi.

    “Laporan masyarakat, hujan dengan intensitas tinggi membuat struktur tanah di area perbukitan tempat gereja berdiri menjadi tidak stabil. Warga mendapati bahwa sebagian dinding dan fondasi gereja mulai mengalami keretakan, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan potensi runtuhnya bangunan jika situasi tidak segera ditangani” Ucapnya.

    Kondisi gereja yang berada di daerah terpencil semakin memperburuk keadaan. Akses menuju lokasi yang sulit dilalui pascabanjir dan tanah longsor membuat warga setempat harus bergerak cepat untuk memastikan keselamatan jemaat, terutama karena gereja tersebut menjadi pusat kegiatan rohani masyarakat setempat.

    Warga Desa Gunung Baringin juga melaporkan bahwa beberapa bagian bangunan gereja sudah tampak rusak dan membutuhkan penanganan darurat. Mereka berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera turun tangan melakukan peninjauan serta mengambil langkah mitigasi untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

    Jemaat GPI sidang Mosa Palang penuh harap jika ada yang tergerak hatinya untuk mengulurkan tangan seberapapun bisa menghubungi no hp/wa 081271238136 Gr Injil S.Gulo S.Th pimpinan sidang kami, ujarnya.

    Masyarakat Mengatakan pentingnya bantuan berupa perbaikan darurat, pengamanan lokasi, dan dukungan logistik.

    Mereka khawatir apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi, kondisi gereja dapat memburuk dan membahayakan warga yang tinggal di sekitar area.
    Warga dan jemaat GPI Mosa Palang berharap agar situasi ini segera mendapatkan perhatian serius. Mereka meminta pemerintah kabupaten, relawan, dan lembaga terkait untuk memberikan respon cepat demi menjaga keselamatan bangunan gereja serta memastikan aktivitas keagamaan tetap dapat berlangsung dengan aman.
    (Kaperwil MWPS Sumut; t.rait)

  • Bencana,  Berita Duka,  SOSIAL

    Sembilan Hari Terjadinya Bencana Longsor, Likungan 3 Badiri Tanpa Bantuan

    Sembilan Hari Terjadinya Bencana Longsor, Likungan 3 Badiri Tanpa Bantuan

    Tapteng, wartapenasatu.com – Kamis 4 Desember 2025, Warga di Lingkungan 3, Kelurahan Lopian, semakin terpukul setelah sembilan hari berlalu tanpa adanya bantuan pangan yang seharusnya mereka terima. Kondisi ini membuat masyarakat merasa terabaikan, terlebih setelah bencana longsor yang meninggalkan dampak serius di wilayah mereka.

    Kekecewaan warga semakin memuncak karena hingga kini bantuan berupa obat-obatan maupun langkah pembersihan sisa material longsor belum kunjung dilakukan. Mereka menilai lurah tidak merespons kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak, sehingga kondisi lingkungan makin memprihatinkan.
    Situasi memanas pada Rabu, 3 Desember 2025, saat warga melihat mobil dinas membawa sembako menuju Desa Jago-jago. Melihat bantuan itu justru dialihkan ke wilayah lain, sejumlah warga yang merasa dianaktirikan akhirnya melakukan aksi penjarahan karena tekanan kebutuhan yang tidak tertahankan.

    Menurut warga, mereka hanya mendengar kabar tentang bantuan yang akan disalurkan, namun kenyataannya tidak pernah ada satu pun paket bantuan yang mereka terima. Keadaan ini membuat masyarakat merasa diperlakukan tidak adil dan diabaikan dalam situasi darurat.
    Warga mengungkapkan bahwa mereka terpaksa bertindak karena kebutuhan hidup tidak bisa lagi ditunda. Mereka berharap pemerintah dapat memahami kondisi psikologis serta tekanan ekonomi yang mereka alami setelah bencana.

    Harapan terbesar masyarakat Lingkungan 3 Badiri adalah agar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah segera turun langsung meninjau lokasi yang terdampak. Mereka meminta pembersihan material longsor segera dilakukan karena kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas harian dan membahayakan keselamatan warga.

    Dengan situasi yang terus terkatung-katung, warga berharap tidak ada lagi diskriminasi dalam pendistribusian bantuan, dan penanganan pascabencana dapat dilakukan secara adil serta merata. Pemerintah diimbau untuk memastikan seluruh wilayah terdampak mendapatkan perhatian yang sama tanpa pengecualian.
    (Kaperwil MWPS Sumut: t.rait)

     

  • Berita Duka,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Kesehatan,  Nasional,  Opini,  pertanian,  SOSIAL

    Ada Apakah ini…!?! KPM Merasa kecewa dengan Kualitas Beras Bulog, Kisaran Harga Dan Perbedaan secara Fisik Beras Medium Bulog dengan Beras Medium Dipasar

    Warta Pena Satu. Com-Banten          KPM Kecewa Kualitas Beras Bantuan Perum Bulog Jelek, Ini Kisaran Harga dan Perbedaan Secara Fisik Beras Medium Bulog dengan Beras Medium di Pasar.

    Diduga Daerah Lebak pada tanggal 3 Desember 2025,Mendapatkan temuan Kualitas beras Program Bantuan Pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog di Wilayah Lebak Selatan ditemukan kurang berkualitas. Dibeberapa desa, selain ditemukan bulir beras kuning, terdapat batu-batu kecil, dan aromanya apek, juga disinyalir mengandung dedak.

    Atas kondisi beras seperti ini, banyak penerima manfaat yang merasa kecewa atas kondisi beras yang disalurkan oleh Perum Bulog Lebak.

    Penerima bantuan bukan tidak bersyukur atas bantuan yang telah diberikan pemerintah, namun penerima berharap kualitas berasnya yang disalurkan adalah beras yang bagus, yang enak enak dikonsumsi.

    Penelusuran wartawan di beberapa desa, beras yang disalurkan tersebut merupakan beras dengan kualitas medium. Hal ini dibuktikan dengan tulisan pada karung kemasan yang berlogo Perum Bulog, tertulis Beras Medium dengan berat 10 kg.

    Pantauan wartawan dipasar Bayah, Selasa, 2/12/2025, dengan membawa sampel beras Bantuan Pangan yang disalurkan oleh Perum Bulog kemudian dibandingkan dengan beras medium yang beredar di pasar, nampak terlihat perbedaan yang menonjol.

    Beras medium yang dijual pedagang beras, secara fisik nampak berwarna bersih. Warnanya putih, tidak terdapat bulir beras kuning, tidak terdapat batu kecil dan tidak tercium aroma apek.

    Dari sisi harga, nampak perbedaan yang mencolok, antara beras medium yang dijual dipasar dengan beras medium yang disalurkan Perum Bulog untuk program Bantuan Pangan.

    Tatang, seorang penjual beras di Pasar Bayah mengatakan, beras medium yang ia jual berkisar antara Rp 12.000,- sampai Rp 14.000,- per kg.

    “Kalau beras yang seperti Bulog ini, paling Rp 8.000,- per kg nya. Tapi saya gak jual. Karena gak laku”, ucapnya.

    Sama halnya dengan Ratna, yang juga penjual beras di Pasar Bayah mengungkapkan, jika beras seperti yang Bulog salurkan dirinya tidak menyediakan. Karena tidak laku.

    Kalau beras Bulog ini terang Ratna banyak bulir kuning dan gabah, banyak bulir patah, aromanya juga sudah bau.

    “Sepertinya ini mah beras stok lama, berasnya juga udah rusak. Aromanya sudah apek. Kita pegang juga banyak kotoran yang nempel ditelapak tangan seperti dedak,’ ujarnya Ratna.

     

     

  • Bencana,  Berita Duka,  Kepolisian,  Kesehatan,  Pendidikan,  SOSIAL

    Wujud Kepedulian, Polda Kalteng Kirim 3 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

    Wujud Kepedulian, Polda Kalteng Kirim 3 Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) mengirimkan tiga truk bantuan logistik dalam misi kemanusiaan di wilayah Sumatera yang terkena bencana, yakni di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

    Pengiriman bantuan tersebut, dilepas langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK., M.Si. didampingi Wakapolda Brigjen Pol Dr. Rakhmad Setyadi, S.IK., S.H., M.H. dan sejumlah pejabat utama serta personel Polda, bertempat di Terminal Cargo Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Selasa (2/12/2025).

    “Hari ini Polda Kalteng bersama Bhayangkari menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di wilayah Aceh, Sumbar dan Sumut,” kata Kapolda Kalteng, usai kegiatan pelepasan.

    Irjen Iwan mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan yakni dua ton beras, 300 karton mie instan dan peralatan mandi serta 26 koli pakaian baru untuk dewasa, bayi dan anak, untuk setiap Provinsi.

    “Bantuan ini adalah hasil sumbangan dari personel Polda Kalteng, sebagai bentuk kepedulian dengan harapan bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” terang Kapolda.

    Kapolda menerangkan bahwa penyaluran bantuan ini akan dibagi menjadi dua tahap, pertama dari Polda dan kedua dari Polres jajaran.

    Untuk pendistribusiannya sendiri akan melalui jalur udara, dengan tujuan mempercepatan tersalurkannya logistik ke wilayah terdampak.

    “Selain bantuan logistik, kami juga telah berkoodinasi dengan Mabes Polri untuk mengirimkan personel dan peralatan bantuan, termasuk Helikopter untuk digunakan di Aceh,” bebernya.

    Irjen Iwan menegaskan komitmen mewujudkan kepedulian terhadap sesama sebagai bentuk hadirnya Polri untuk masyarakat, sekaligus menyiapkan langkah antisipasi untuk situasi darurat bencana khususnya di Prov. Kalteng.

    “Langkah antisipasi untuk menghadapi potensi bencana di wilayah Kalteng sendiri telah kita optimalkan. Termasuk menyiapkan posko bantuan sosial dan memetakan daerah banjir di setiap titik rawan bencana,” terang Kapolda.

    Diakhir kesempatan, Kapolda berharap semoga melalui kegiatan ini dapat mengurangi beban penderitaan korban bencana, sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan sebagai wujud kepedulian dan kemanusiaan untuk persatuan bangsa.@ Herry Kalteng

  • Bencana,  Berita Duka,  Kepolisian,  SOSIAL

    Ketum Bhayangkari Beri Bantuan hingga Hibur Anak-anak Korban Bencana di Tapanuli Tengah

    Ketum Bhayangkari Beri Bantuan hingga Hibur Anak-anak Korban Bencana di Tapanuli Tengah

    Jakarta, wartapenasatu.com – Ketum Bhayangkari Ny Juliati Sigit Prabowo mendampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ kepada korban bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Juliati juga meninjau kondisi para korban di pengungsian.
    Pantauan detikcom, Senin (1/12/2025), Juliati datang langsung ke posko pengungsian warga terdampak banjir di GOR Pandan, Tapanuli Tengah. Di posko itu, dia melihat kondisi ibu-ibu dan anak-anak yang mengungsi akibat banjir besar di Tapanuli Tengah.

    Juliati terlihat berinteraksi dengan para pengungsi. Dia bersalaman dan memeluk memeluk ibu-ibu yang menjadi korban bencana di Tapanuli Tengah. Juliati juga sempat mendengarkan curahan hati dari para pengungsi seraya memberikan kata-kata penguatan dan penghiburan kepada mereka.

    Tak hanya itu, Juliati terlihat menghibur anak-anak di pengungsian tersebut. Juliati mengajak anak-anak bernyanyi dan memberikan hadiah untuk mereka.

    Seperti diketahui, Kapolri juga menyerahkan 8 truk bantuan untuk masyarakat korban bencana di Tapanuli Tengah. Bantuan Polri itu secara simbolik diserahkan Jenderal Sigit kepada Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.

    Bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ ini langsung disalurkan untuk korban bencana di posko pengungsian warga terdampak banjir di GOR Pandan, Tapanuli Tengah. Bantuan ini berupa bahan makanan, pakaian, dan kebutuhan masyarakat sehari-hari lainnya.

    Jenderal Sigit memastikan pemberian bantuan bantuan ‘Polri untuk Masyarakat’ sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar memaksimalkan pelayanan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

    “Tadi arahan beliau untuk segera dilakukan perbaikan, termasuk kebutuhan-kebutuhan yang terkait dengan kebutuhan dasar, kemudian kebutuhan masyarakat sehari-hari seperti BBM, tadi beliau cek jalur-jalurnya mana saja,” ucap Kapolri.

    “Intinya beliau memerintahkan untuk seluruh kegiatan yang dilakukan untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam ini untuk betul-betul dimaksimalkan, sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik,” imbuhnya.@ Herry Kalteng

  • Bencana,  Berita Duka,  Kepolisian,  SOSIAL

    Polda Kalteng Gelar Salat Gaib, Istighosah dan Doa Bersama untuk Korban Banjir di Aceh , Sumbar dan Sumatera Utara

    Polda Kalteng Gelar Salat Gaib, Istighosah dan Doa Bersama untuk Korban Banjir di Aceh , Sumbar dan Sumatera Utara

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Salat Gaib, Istighosah, dan Doa Bersama bagi para korban banjir yang melanda Aceh, Sumbar dan Sumatera Utara.

    Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Baitus Syuja, Mapolda Kalteng dan dihadiri oleh sejumlah pejabat utama, personel, serta perwakilan masyarakat.

    Kapolda Kalteng melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara di Aceh, Sumbar dan Sumatera Utara.

    “Kami mengajak seluruh pihak untuk mendoakan para korban agar diberikan ketabahan dan keselamatan. Semoga bantuan kemanusiaan dapat segera disalurkan kepada mereka yang terdampak,” ujarnya.

    Kabidhumas juga menyebut bahwa kegiatan keagamaan ini bertujuan memperkuat solidaritas dan kepedulian Polri serta masyarakat Kalteng terhadap saudara-saudara yang sedang mengalami bencana.

    Doa bersama dipimpin oleh tokoh agama setempat, dengan harapan agar korban banjir diberi kekuatan dan bencana segera berakhir.

    “Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendukung upaya penanganan bencana dan penyaluran bantuan kemanusiaan yang aman dan tepat sasaran,” tutupnya.@ Tgk Zunet

  • Bencana,  Berita Duka,  SOSIAL

    PENGGALANGAN DONASI UNTUK IKATAN TUNANETRA MUSLIM INDONESIA (ITMI) DALAM ACARA REUNI 212 – MONAS

    PENGGALANGAN DONASI UNTUK IKATAN TUNANETRA MUSLIM INDONESIA (ITMI)
    DALAM ACARA REUNI 212 – MONAS

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Dengan penuh rasa syukur dan semangat ukhuwah, kami dari Rescue Masyumi Peduli mengajak seluruh kaum muslimin dan muslimat untuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi guna mendukung keberangkatan dan kebutuhan para anggota Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) dalam menghadiri Reuni Akbar 212 di Monas yang akan membantu di tenda medis Rescue Masyumi untuk tenaga kesehatan terapis

    Bagi saudara-saudara kita penyandang tunanetra, kehadiran pada momen ini merupakan wujud rasa syukur, penguatan iman, serta simbol bahwa kebersamaan umat tidak pernah memandang keterbatasan fisik. Kehadiran mereka adalah cahaya yang mengingatkan kita bahwa Allah meninggikan hamba-Nya karena ketakwaan, bukan karena kemampuan melihat.

    🎯 Tujuan Penggalangan Dana

    Donasi yang terkumpul akan difokuskan untuk kebutuhan berikut:

    Transportasi anggota ITMI
    Uang saku anggota ITMI sebagai tenaga medis terapis
    Konsumsi anggota ITMI

    ❤️ Mengapa Dukungan Anda Sangat Berarti?

    Setiap kontribusi adalah:
    Cahaya bagi mereka yang tidak dapat melihat secara fisik, tetapi memiliki hati yang terang.

    Bukti nyata kepedulian dan persatuan umat.

    Amal jariyah yang mengalir tanpa putus, insyaAllah.

    Mari kita menjadi mata bagi saudara-saudara kita tunanetra, agar mereka dapat hadir, selamat, dan terlayani dengan baik selama Reuni 212 berlangsung.

    💳 Rekening Donasi Resmi
    Bank Syariah Indonesia (BSI)
    7308200908
    a.n SAR Masyumi Peduli

    📞 PIC Penggalangan Donasi :
    Agung Mandala
    📱 0812-1110-8591

    Semoga setiap rupiah yang antum titipkan menjadi pemberat amal kebaikan dan menjadi jalan hadirnya keberkahan bagi kita semua.
    Jazakumullahu khairan katsiran.

    PENGGALANGAN DONASI UNTUK IKATAN TUNANETRA MUSLIM INDONESIA (ITMI)
    DALAM ACARA REUNI 212 – MONAS

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

    Dengan penuh rasa syukur dan semangat ukhuwah, kami dari Rescue Masyumi Peduli mengajak seluruh kaum muslimin dan muslimat untuk berpartisipasi dalam penggalangan donasi guna mendukung keberangkatan dan kebutuhan para anggota Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) dalam menghadiri Reuni Akbar 212 di Monas yang akan membantu di tenda medis Rescue Masyumi untuk tenaga kesehatan terapis

    Bagi saudara-saudara kita penyandang tunanetra, kehadiran pada momen ini merupakan wujud rasa syukur, penguatan iman, serta simbol bahwa kebersamaan umat tidak pernah memandang keterbatasan fisik. Kehadiran mereka adalah cahaya yang mengingatkan kita bahwa Allah meninggikan hamba-Nya karena ketakwaan, bukan karena kemampuan melihat.

    🎯 Tujuan Penggalangan Dana

    Donasi yang terkumpul akan difokuskan untuk kebutuhan berikut:

    Transportasi anggota ITMI
    Uang saku anggota ITMI sebagai tenaga medis terapis
    Konsumsi anggota ITMI

    ❤️ Mengapa Dukungan Anda Sangat Berarti?

    Setiap kontribusi adalah:
    Cahaya bagi mereka yang tidak dapat melihat secara fisik, tetapi memiliki hati yang terang.

    Bukti nyata kepedulian dan persatuan umat.

    Amal jariyah yang mengalir tanpa putus, insyaAllah.

    Mari kita menjadi mata bagi saudara-saudara kita tunanetra, agar mereka dapat hadir, selamat, dan terlayani dengan baik selama Reuni 212 berlangsung.

    💳 Rekening Donasi Resmi
    Bank Syariah Indonesia (BSI)
    7308200908
    a.n SAR Masyumi Peduli

    📞 PIC Penggalangan Donasi :
    Agung Mandala
    📱 0812-1110-8591

    Semoga setiap rupiah yang antum titipkan menjadi pemberat amal kebaikan dan menjadi jalan hadirnya keberkahan bagi kita semua.
    Jazakumullahu khairan katsiran.

  • Bencana,  Berita Duka,  Nature,  SOSIAL

    Muara Ampolu : Ratusan Korban Bencana Alam Banjir Bandang Dan Puluhan Rumah Warga Terendam Air

    Muara Ampolu : Ratusan Korban Bencana Alam Banjir Bandang Dan Puluhan Rumah Warga Terendam Air

    Tapanuli Selata, wartapenasatu.com – Akibat hujan deras mengguyur beberapa kelurahan dan desa di kecamatan muara batang toru, kabupaten Tapanuli Selatan, Dan beberapa desa di wilayah kecamatan Sibabangun, kabupaten Tapanuli Tengah, provinsi sumatera utara, sejak selasa 25 November 2025
    Setelah diterjang banjir dan longsor. Hingga kamis 26 November 2025, kondisi masih belum membaik. Puluhan desa terendam lumpur dan air luapan sungai Garoga dan sungai batang toru.

    Sementara beberapa akses utama menuju kelurahan muara ampolu, kecamatan muara batang toru, kabupaten tapanuli selatan tak bisa dilalui kendaraan roda 4 karena beberapa jembatan terputus akibat Meluap nya air sungai batang toru ke badan jalan.
    Yang lebih sadis nya lagi beberapa rumah warga di kelurahan muara ampolu terbawa arus hingga puing-puing tak tersisa, setelah dihantam banjir bandang.

    kini hanya menyisakan sampah kayu dan lumpur. betapa kuatnya arus yang datang saat kejadian.
    Ironisnya lagi beberapa makam Muslim yang ada di pinggir sungai aek mangambur hilang. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk mengingat makam yang tersisa aman jika terjadi kembali bencana alam seperti ini ungkap salah satu warga setempat.

    Puluhan warga kelurahan muara ampolu mengungsi kedes tetangga, yaitu desa Sihapas, kecamatan suka bangun, kabupaten Tapanuli Tengah,
    Jalan penghubung utama antar kelurahan muara Ampolu ke kabupaten juga sangat penting untuk mengangkut bantuan, kebutuhan vital, serta menunjang kegiatan ekonomi masyarakat yang sehari-hari bergantung pada akses jalan tersebut.

    Namun di balik peristiwa ini menghadirkan persoalan yang lebih besar. Dalam hitungan jam, tetapi juga rasa aman warga, arus logistik, dan kelancaran kegiatan ekonomi ribuan orang. Agar kejadian ini menunjukkan bahwa tata kelola pembangunan dan perlindungan lingkungan masih belum benar-benar menjadi perhatian serius pemerintah.

    Masyarakat tentu menantikan perbaikan segera atas jembatan yang putus. Tetapi lebih dari itu, warga berhak berkomitmen yang lebih kuat, perencanaan yang matang, pengawasan pembangunan yang lebih tegas, serta kebijakan yang berpihak pada kelestarian alam. Tanpa langkah yang jelas dan berkelanjutan, bencana serupa akan terus berulang dan meninggalkan luka yang sama di kemudian hari.
    (Kaperwil MWPS Sumut : t.rait)

  • Bencana,  Berita Duka,  Daerah,  Kepolisian,  SOSIAL

    Polri Peduli Kemanusiaan, Polda Jambi Kerahkan 3 Fuso

    Polri Peduli Kemanusiaan, Polda Jambi Kerahkan 3 Fuso

    Jambi, wartapenasatu.com – Polri Peduli Kemanusiaan , Polri Polda Jambi mengirimkan bantuan kepada korban bencana alam di Sumatera Barat mulai dari pakaian layak, makanan dan keprluan lainnya.

    Pengiriman Bertempat di Lapangan Mapolres Bungo Pelepasan/Pemberangkatan kendaraan bantuan kemanusiaan Polda Jambi & Bhayangkari Daerah Jambi untuk korban bencana alam di wilayah Provinsi Sumatera Barat (30/11)

    Kapolda Jambi yang diwakili oleh Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko C, S.Kom, M.Si memimpin kegiatan pelepasan bantuan kemanusiaan Polda Jambi yang langsung dikirimkan ke Lapangan Bola Batu Taba Kec. Batipuh Selatan Kab. Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat.

    Rincian Bantuan yang diberangkatkan menggunakan 3 (Tiga) unit kendaraan Truk Fuso beruap
    a. Beras SPHP 1000 karung
    b. Minyak Goreng Tawon 500 kg
    c. Gula Putih 500 kg
    d. Selimut 100 pcs
    e. Matras 200 pcs
    f. Pop Mie 100 kotak
    g. Genset Prowatt 1000 watt 6 Unit
    h. Indomie 300 Dus
    i. Bantuan dari PT Wings (Mie Sedap dan Perlengkapan mandi)
    j. 50 kasur busa
    k. Pakaian dalam 100 pcs
    l. Pakaian Anak – Anak 100 Pcs
    m. Pakaian Dewasa 100 Pcs
    n. Pakaian Daster 100 pcs
    o. Softex 150 Dus
    p. Pempers 100 Dus

    Personel pengawalan bantuan kemanusiaan sebanyak 10 personil terdiri dari 3 personil yang terdiri dari 1 Katim Bagops dan 2 anggota, 2 Pers terdiri dari 1 KBO Sat Samapta beserta 1 anggota, 2 Personil Patwal Satlantas, 1 Personil Sat Intelkam, 1 Personil Si Propam, 1 Personil Si Humas

    Acara dihadiri oleh Yang mewakili Dandim 0416 Bute Danramil Kota, Yang mewakili Kajari Bungo, Kaban Kesbangpol Kab. Bungo, Manager PT Wings Bungo, Wakapolres Bungo dan PJU , Ketua Bhayangkari Cabang Bungo, Ibu Wakil Bhayangkari Cabang Bungo, Pengurus Bhayangkari Cabang Bungo, Personil Polres Bungo.(ryt)

Wartapenasatu.com @2025