Hiburan

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  hukum,  Internasional,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    PANGELARAN WAYANG KULIT “KEMBANG DEWA RETNO” MEREFLEKSIKAN BUDAYA DAN PERADABAN BANGSA”

    Jawa Tengah wartapenasatu.com

    Pagelaran Wayang Kulit “Kembang Dewo Retno”*

    Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER) Boyolali bekerjasama dengan Sanggar Gondangrawe Manunggal akan menyelenggarakan pagelaran wayang kulit dengan lakon “Kembang Dewo Retno” pada hari Selasa, 26 Agustus 2025, jam 20.00 WIB, di Gondangrawe, RT 09, RW. 20, Andong, Boyolali.

    Latar Belakang

    Wayang kulit adalah salah satu kekayaan budaya Indonesia yang mengandung pesan moral dan filosofi kehidupan. Masyarakat dapat belajar tentang kebajikan, keadilan, dan aneka kearifan melalui pertunjukan wayang. Namun, keberadaan wayang kulit mulai memudar seiring dengan perkembangan teknologi digital yang serba instan.

    Tujuan Pagelaran

    Pagelaran wayang kulit ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT JAKER ke-32 dan HUT RI yang ke-80. Tujuan pagelaran ini adalah sebagai media untuk merefleksikan capaian dari JAKER selama 32 tahun dan sebagai refleksi budaya dan peradaban bangsa Indonesia selama 80 tahun.

    Lakon “Kembang Dewo Retno”

    Lakon “Kembang Dewo Retno” adalah sebuah cerita wayang yang bersumber dari kisah Ramayana versi Jawa. Cerita ini mengandung pesan bahwa kekuatan sejati berpihak pada kebenaran dan keadilan, bukan keserakahan dan kekuasaan.

    Diskusi Wayang

    Sebelum pagelaran wayang, akan diadakan diskusi wayang pada 23 Agustus 2025, jam yang 19.30 WIB. Diskusi ini akan menghadirkan dalang Ki Aryo Pranowo, budayawan AJ Susmana, Ki Jumar, dan Muhammad Ma’ruf.

    Pagelaran Wayang

    Pagelaran wayang kulit ini akan dimeriahkan oleh dalang Ki Aryo Pranowo. Pagelaran ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya dan warisan leluhur.

    Kesimpulan

    Dengan diadakannya pagelaran wayang kulit “Kembang Dewo Retno”, JAKER Boyolali berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya dan warisan leluhur. Pagelaran ini merupakan sebuah langkah penting dalam mempromosikan budaya dan warisan Indonesia.

    Partisipasi Masyarakat

    Masyarakat Boyolali dan sekitarnya dapat menghadiri pagelaran wayang kulit ini untuk memperluas pengetahuan dan pemahaman tentang budaya dan warisan leluhur. Pagelaran ini diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi dan mempererat hubungan antara masyarakat dan JAKER Boyolali.

    Pesan Moral

    Pagelaran wayang kulit “Kembang Dewo Retno” mengandung pesan moral yang sangat penting bagi masyarakat. Cerita ini mengajarkan kita tentang pentingnya kebenaran, keadilan, dan kesabaran dalam menghadapi tantangan hidup.

    “Nok Srie”Melaporkan”

  • Daerah,  Hiburan,  Nasional,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    I.K.M.C.I.S 25 TAHUN MENJAGA SILAHTURAHMI DAN KEBERSAMAAN WARGA MINANG DI PERANTAUAN

    WARTA PENASATU.COM – Jakarta, Ikatan Keluarga Minang Cinere dan Sekitar (IKMCIS) menggelar acara Milad ke-25 sekaligus merayakan HUT ke-80 Repupblik Indonesia pada tanggal 23 Agustus 2025. Acara tersebut bertempat di Gedung Aula Serbaguna Masjid Al Azkar, Karang Tengah, Jakarta Selatan, dimulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.


    IKMCIS, yang berdiri sejak tahun 2000, kini genap berusia 25 tahun. Organisasi ini bermula dari ide kreatif tujuh orang pendiri asal Minang yang dengan gigih mengembangkan IKMCIS hingga menjadi besar seperti sekarang. Saat ini, IKMCIS diketuai oleh H. Amiruddin Sebagai ketua umum, Wakil ketua oleh Akhiruman ( Man Shago ), Sekretaris oleh Yerniwati.S.Pd. dan wakil sekretaris oleh Ricky Firdaus.Dalam rangka memeriahkan Milad, Ketua IKMCIS mengimbau seluruh anggota, baik yang aktif maupun tidak, untuk hadir. Selain itu, sekitar 40 organisasi Minang dari berbagai suku di Jabodetabek turut diundang.

    Acara diawali dengan iring-iringan Bajamba dari Bundo Kanduang yang diiringi musik tradisional Tambua khas Minang saat memasuki aula gedung. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, sambutan dari Ketua IKMCIS, serta berbagai pertunjukan tari tradisional dan musik Minang yang menambah semarak suasana.

    “Semoga dengan semangat kebersamaan, kita bisa saling mengenal, saling menjaga, saling kompak, dan saling bergotong royong menolong sesama perantau. Sekaligus, ini bisa mempererat tali silaturahmi dan menyatukan sesama orang Minang, apalagi yang berada di perantauan,” ujar Ketua IKMCIS.


    Salah satu anggota IKMCIS berharap agar IKMCIS tetap berdiri kokoh dan anggotanya terus bertambah dari generasi ke generasi.

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  hukum,  Internasional,  Kesehatan,  Kuliner,  Loker,  Musik,  Nasional,  Olah Raga,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Tumbuhan,  Wisata

    MENUJU INDONESIA EMAS 2045 IKPPI BEKALI PEREMPUAN KETRAMPILAN SURVEYOR

    Jakarta wartapenasatu.com

    Pelatihan Surveyor untuk Perempuan: IKPPI dan PENEMU Siapkan Interviewer Handal Menuju Indonesia Emas

     

    Jakarta – Dalam rangka memperkuat peran perempuan dalam pembangunan bangsa, Sri Kandi Pejuang Indonesia Maju (PENEMU) yang dipimpin oleh Ibu Enok Srie di bawah naungan Ikatan Ketua Pejuang Perempuan Indonesia (IKPPI) menggelar pelatihan surveyor. Kegiatan ini berlangsung di Restoran Cut The Crape, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada dua gelombang, yakni 9 Agustus 2024 dan 16 Agustus 2024.

     

    Pelatihan ini diikuti oleh ibu-ibu dari berbagai organisasi yang berada di bawah naungan IKPPI, serta melibatkan kerja sama dengan sejumlah program televisi dan instansi terkait. Tujuannya adalah membekali para peserta dengan keterampilan sebagai interviewer yang andal, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan riset maupun survei.

     

    Ketua Umum IKPPI, Ibu Sinda Sutadisastra, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat melahirkan sumber daya perempuan yang mampu memberikan kontribusi nyata. “Kami ingin para ibu-ibu tidak hanya sekadar menjadi peserta, tetapi juga bisa tampil sebagai interviewer yang loyal, profesional, dan dapat mempertanggungjawabkan setiap hasil data yang mereka peroleh,” ujarnya.

     

    Lebih lanjut, Ibu Sinda menekankan pentingnya loyalitas, komitmen, dan integritas dalam profesi surveyor. Menurutnya, hasil survei yang valid dan terpercaya hanya bisa dicapai jika interviewer menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Hal ini sekaligus menjadi bekal penting bagi para perempuan dalam mendukung berbagai program riset yang berkaitan dengan masyarakat.

     

    Pelatihan yang terbagi dalam dua gelombang ini juga dirancang untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi para peserta. Dengan sistem berjenjang, peserta tidak hanya mendapatkan materi dasar mengenai metode wawancara, tetapi juga praktik langsung agar lebih siap menghadapi tantangan di lapangan.

     

    Para peserta menyambut kegiatan ini dengan antusias. Banyak dari mereka menyatakan bahwa pelatihan surveyor ini memberikan wawasan baru, terutama dalam hal teknik komunikasi, penyusunan pertanyaan, serta etika profesional saat melakukan riset. Mereka merasa pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga dalam mendukung program-program pembangunan nasional.

     

    Melalui kegiatan ini, IKPPI dan PENEMU berharap dapat mencetak kader-kader perempuan yang tangguh dan terampil, sekaligus berkontribusi aktif dalam mengawal berbagai kebijakan strategis menuju Indonesia Emas 2045. Perempuan bukan hanya menjadi pendamping, tetapi juga motor penggerak perubahan menuju bangsa yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

    “Nok Srie”Melaporkan 

  • Daerah,  Hiburan,  Nasional,  Olah Raga,  SOSIAL

    SEMARAK HUT KEMERDEKAAN KE-80 REPUBLIK INDONESIA WARGA RT 09 RW 05 CIGANJUR GELAR BERBAGAI PERLOMBAAN

    WARTA PENASATU.COM – Jakarta 17 Agustus 2025,Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. ke-80, warga Rt 09 Rw 05 Ciganjur,Jagakarsa, Jakarta Selatan, menggelar serangkaian acara meriah. Toni Ferara selaku Ketua Rt 09, turut serta memimpin dan memeriahkan kegiatan tersebut.

    Acara diawali dengan D,oa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa,  Acara sudah dimulai Pada tanggal 16 Agustus 2025 malam, mulai dari pukul 19.00 WIB, warga semangat mengikuti lomba tenis meja dan karaoke yang diikuti oleh bapak-bapak dan ibu-ibu, serta  Sebagian Anak-anak.

    Tempat pada tanggal 17 Agustus 2025 pagi, berbagai perlombaan untuk anak-anak dilaksanakan, sebelum lomba dimulai Anak anak menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama, Perlombaan diselenggarakan, bertempat di depan rumah Ketua Rt, Untuk menambah semangat lomba bermacam-macam hadiah disediakan Rt 09, menambah antusias bagi anak-anak yang mengikuti perlombaan, Warga Rt 09 tampak riang gembira menyambut HUT Kemerdekaan ke-80 ini.terbukti banyak nya yang hadir serta mendukung  acara,

    “Semoga ke depannya kita semua diberikan kesehatan dan dapat mengadakan kegiatan serupa yang lebih meriah lagi,” ujar Toni Ferara, selaku Ketua Rt 09, dengan penuh semangat Kemerdekaan.

     

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  hukum,  Internasional,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Politik,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    JAKER AJAK KEMENTRIAN PERTAHANAN BERSINERGI WUJUDKAN INDONESIA EMAS LEWAT HILIRISASI BUDAYA

    Jakarta wartapenasatu.com

    “Nok Srie”Melaporkan 

  • Artikel,  Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Internasional,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Wisata

    HILIRISASI BUDAYA DI BOYOLALI PANGELARAN WAYANG KULIT DAN SEDEKAH BUMI WARNAI HUT RI KE – 80

    Boyolali wartapenasatu.com

    Boyolali – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER) ke-32 sekaligus HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, masyarakat Desa Kopen, Kalangan, Klego, Boyolali akan menggelar acara Pagelaran Wayang Kulit dan Sedekah Bumi. Acara ini rencananya akan berlangsung pada Sabtu, 16 Agustus 2025 mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai, di RT 12/13, RW 02, Kopen, Kalangan, Klego, Boyolali.

    Kegiatan ini mengangkat tema “Bersama Bergotong Royong Mencapai Indonesia Emas dengan Hilirisasi Budaya”, sebagai bentuk ajakan untuk memperkuat persatuan dan menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal. Masyarakat setempat akan disuguhi beragam kegiatan mulai dari festival, karnaval, pentas seni, lomba, hingga monolog, yang melibatkan partisipasi warga dari berbagai kalangan.

    Puncak acara akan ditandai dengan pagelaran wayang kulit oleh dalang kondang Ki Suwito Sapu Jagat. Pertunjukan wayang kulit ini diharapkan mampu menghadirkan hiburan sekaligus memberikan tuntunan moral kepada masyarakat melalui kisah-kisah pewayangan yang sarat makna.

    Selain sebagai hiburan, acara ini juga menjadi bagian dari tradisi Sedekah Bumi, sebuah ritual adat untuk mensyukuri hasil bumi dan memohon keberkahan. Sedekah bumi di Kopen biasanya dilakukan secara gotong royong, di mana warga membawa hasil pertanian, masakan, dan sajian khas untuk dinikmati bersama.

    Ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk melestarikan seni budaya tradisional, tetapi juga untuk memperkuat rasa kebersamaan antarwarga. “Kami ingin generasi muda ikut merasakan dan memahami kekayaan budaya lokal, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujarnya.

    JAKER sebagai organisasi yang telah berkiprah selama 32 tahun terus konsisten mendorong pelestarian budaya rakyat. Melalui acara ini, JAKER berharap dapat menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas, sehingga budaya lokal tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

    Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat. Mereka menilai bahwa kegiatan semacam ini sangat penting sebagai ajang silaturahmi, mempererat hubungan sosial, sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya bagi wilayah Klego, Boyolali.

    Dengan semangat gotong royong, diharapkan Pagelaran Wayang Kulit dan Sedekah Bumi Kopen ini dapat menjadi momen berharga yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkokoh jati diri bangsa. Masyarakat diundang untuk hadir dan meramaikan acara ini sebagai wujud cinta terhadap seni, budaya, dan tanah air.

    “Nok Srie”Melaporkan

  • Artikel,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Internasional,  Kuliner,  Musik,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL,  Wisata

    _acara Pentas Seni Budaya Jaringan Perempuan cinta Seni Budaya Indonesia_ ( JAPERCI – SEBUDI) *TARI GALUAK GOTONG ROYONG*

    Jakarta wartapenasatu.com

    _Pentas Seni Budaya JAPERCI-SEBUDI: Memperkenalkan Tarian Daerah dan Kuliner Minang_

    Jaringan Perempuan Cinta Seni Budaya Indonesia (JAPERCI-SEBUDI) baru-baru ini mengadakan acara Pentas Seni Budaya yang dimeriahkan dengan tarian daerah dan kuliner khas Minang. Acara ini tidak hanya menampilkan tarian daerah yang spektakuler, tetapi juga memperkenalkan kuliner khas Minang yang lezat.

    *Tari Galuak Gotong Royong Menjadi Sorotan*

    Tari Galuak Gotong Royong menjadi salah satu tarian daerah yang ditampilkan dalam acara ini. Tarian ini memukau penonton dengan gerakan yang dinamis dan kostum yang indah. Selain itu, acara ini juga menampilkan kuliner khas Minang seperti ketupat sayur Padang dan dendeng batokok yang disajikan secara gratis untuk dinikmati bersama.

    *Kuliner Minang Menjadi Daya Tarik*

    Ketupat sayur Padang dan dendeng batokok menjadi daya tarik tersendiri dalam acara ini. Kuliner khas Minang ini disajikan dengan rasa yang autentik dan penyajian yang menarik. Tamu undangan dapat menikmati kuliner ini sambil menonton pertunjukan seni dan budaya.

    *Apresiasi untuk Anak-anak yang Tampil*

    Acara ini juga memberikan apresiasi kepada anak-anak yang tampil dalam pertunjukan seni dan budaya. Anak-anak yang tampil mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka dalam bidang seni dan budaya.

    *Souvenir Cantik untuk Tamu Undangan*

    Semua tamu undangan yang hadir dalam acara ini mendapatkan souvenir cantik sebagai kenang-kenangan. Souvenir ini menjadi simbol apresiasi kepada tamu undangan yang telah hadir dalam acara ini.

    *Hari Lahir Ketum JAPERCI-SEBUDI*

    Acara ini juga bertepatan dengan hari lahir Ketua Umum JAPERCI-SEBUDI, Uni Farla. Pada hari Minggu, 10 Agustus, Uni Farla merayakan hari lahirnya dengan mengadakan acara Pentas Seni Budaya yang meriah dan penuh makna.

    *Kolaborasi yang Sukses*

    Acara Pentas Seni Budaya JAPERCI-SEBUDI ini merupakan hasil kolaborasi yang sukses antara pengurus JAPERCI-SEBUDI dan anggota. Fakhira Almira NPE dan Fayszah Nasla NPE, Ketua dan Sekretaris JAPERCI-SEBUDI YOUTH, berperan penting dalam mensukseskan acara ini. Dengan adanya acara ini, JAPERCI-SEBUDI dapat memperkenalkan tarian daerah dan kuliner khas Minang kepada masyarakat luas.

    “Nok Srie”Melaporkan

  • Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Internasional,  Kesehatan,  Musik,  Nasional,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    SENI DAN BUDAYA JADI WADAH INKLUSI IKPPI HADIRKAN PENTAS UNTUK PEREMPUAN ANAK ABK

    Jakarta wartapenasatu.com

    IKPPI & JAPERCI-SEBUDI Gelar Pentas Seni Budaya untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak

     

    Minggu, 10 Agustus 2025, lantai 3 Kalibata City menjadi saksi terselenggaranya sebuah kegiatan seni yang sarat makna. Ikatan Ketua Pejuang Perempuan Indonesia (IKPPI) yang dipimpin oleh Ketua Umum Ibu Sinda Sutadisastra berkolaborasi dengan Jaringan Perempuan Cinta Seni Budaya Indonesia (JAPERCI–SEBUDI) di bawah kepemimpinan Uni Farlani Bermawi, S.Sos, menggelar Pentas Seni dan Budaya yang memadukan kreativitas, kearifan lokal, serta pesan pemberdayaan bagi perempuan dan anak.

     

    Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai komunitas seni, termasuk komunitas tari ibu-ibu milenial yang memamerkan kebolehannya di atas panggung. Tidak ketinggalan, sejumlah sanggar tari yang melibatkan anak-anak, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), turut memberikan penampilan memukau. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi wadah inklusi sosial yang merangkul semua kalangan tanpa batasan.

     

    Menurut Ibu Sinda Sutadisastra, acara ini tidak sekadar menjadi hiburan, melainkan juga bagian dari gerakan pemberdayaan perempuan dan anak. Melalui seni dan budaya, perempuan dapat mengekspresikan potensi diri, menambah wawasan, dan membangun rasa percaya diri. “Seni adalah bahasa universal yang bisa menyatukan hati dan pikiran, serta menjadi sarana edukasi yang efektif,” ujarnya.

     

    Pentas seni ini juga menjadi momentum tasyakuran yang menandai simbol kebangkitan budaya yang berintegritas dan berliterasi, sejalan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045. Para peserta dan pengunjung diajak untuk menyadari pentingnya melestarikan seni budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya diharapkan mampu memperkuat karakter generasi penerus.

     

    Uni Farlani Bermawi, S.Sos, selaku pimpinan JAPERCI–SEBUDI, menegaskan bahwa acara ini adalah langkah nyata untuk mempererat jaringan perempuan pecinta seni budaya di seluruh Indonesia. Ia berharap, kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan di berbagai daerah untuk menghidupkan kembali minat masyarakat terhadap seni tradisional dan modern.

     

    Selama acara berlangsung, suasana hangat dan penuh semangat terasa jelas. Pengunjung tidak hanya disuguhi tarian dan musik, tetapi juga berinteraksi langsung dengan para pelaku seni. Kehadiran anak-anak ABK di atas panggung menjadi momen yang menyentuh hati, membuktikan bahwa seni dapat menjadi jembatan kesetaraan dan kesempatan bagi semua.

     

    Dengan terselenggaranya kegiatan ini, IKPPI dan JAPERCI–SEBUDI mengirimkan pesan kuat bahwa seni dan budaya memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang berdaya, berkarakter, dan inklusif. Acara ini sekaligus mengukuhkan komitmen bersama untuk menjaga, mengembangkan, dan mempromosikan warisan budaya bangsa sebagai bekal menghadapi masa depan yang gemilang.

    “Nok Srie”Melaporkan

  • Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Internasional,  Kesehatan,  Kuliner,  Nasional,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    Tiga Srikandi di bawah nauangan IPPI Gaungkan Pemerdayaan perempuan dan Hilirisasi Budaya Di kementrian Sosial

    Jakarta wartapenasatu.com

    Tiga Srikandi Perjuangkan Pemberdayaan Perempuan dan Pelestarian Budaya di Kementerian Sosial

     

    Jakarta, 7 Agustus 2025 – Tiga tokoh perempuan yang dikenal sebagai “Srikandi Perubahan” melakukan kunjungan penting ke Kementerian Sosial Republik Indonesia, Kamis (7/8). Pertemuan ini bertujuan membangun sinergi untuk memastikan setiap program kebijakan pemerintah tepat sasaran, khususnya dalam bidang pemberdayaan perempuan dan pelestarian budaya.

     

    Ketiga tokoh tersebut adalah Ibu Sinda Sutadisastra selaku Ketua Umum Ikatan Pejuang Perempuan Indonesia (IPPI), Ibu Enok Srie dari Sri Kandi Pejuang Indonesia Maju (PENEMU), dan Elsy Damayanti dari Sister Sehaty. Kehadiran mereka disambut oleh Tenaga Ahli Menteri Sosial, Bapak Anton Joko Susmana, serta Ketua Umum Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER), Ibu Annisa Lituhayu

     

    Dalam pertemuan ini, Sinda Sutadisastra menegaskan bahwa peran organisasi perempuan bukan hanya menjadi mitra pemerintah, tetapi juga menjadi penggerak di akar rumput agar kebijakan dapat benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, perempuan memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan di berbagai bidang, mulai dari sosial, ekonomi, hingga kebudayaan.

     

    Ibu Enok Srie menambahkan, pemberdayaan perempuan harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk membuka akses terhadap pendidikan, pelatihan keterampilan, dan peluang usaha. “Perempuan di seluruh Indonesia harus dirangkul agar mampu berdiri mandiri, percaya diri, dan mampu bersaing di profil atau profesi apa pun,” ujarnya.

     

    Sementara itu, Elsy Damayanti menyoroti pentingnya kesehatan sebagai fondasi utama kemajuan perempuan. Melalui Sister Sehaty, ia mendorong adanya program kesehatan terpadu yang menyasar perempuan di berbagai daerah, termasuk daerah terpencil. “Perempuan yang sehat secara fisik dan mental akan lebih siap untuk berkontribusi pada pembangunan,” jelasnya.

     

    Tidak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi dan sosial, pertemuan ini juga membahas upaya pelestarian budaya sebagai bagian dari penguatan identitas bangsa. Ibu Annisa Lituhayu dari JAKER menekankan bahwa budaya lokal harus dijaga dan dikembangkan agar bisa dikenal hingga tingkat internasional. Hilirisasi budaya menjadi salah satu strategi yang diusulkan, di mana hasil karya budaya dapat diolah dan dipasarkan secara global.

     

    Bapak Anton Joko Susmana menyambut baik gagasan-gagasan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara Kementerian Sosial dan organisasi perempuan ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menciptakan pembangunan yang inklusif. “Kita harus bergerak bersama, memastikan perempuan Indonesia mendapatkan ruang dan dukungan yang memadai untuk berkembang,” katanya.

     

    Pertemuan yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menyusun langkah nyata, mulai dari program pelatihan, kampanye kesehatan, hingga pengembangan produk budaya untuk pasar internasional. Tiga Srikandi ini berharap sinergi yang terjalin dapat menjadi gerakan nasional yang membawa perempuan Indonesia menuju masa depan yang lebih maju dan berday a saing tinggi.

    “Nok Srie” melaporkan 

  • Bisnis,  Daerah,  Ekonomi,  Hiburan,  Kesehatan,  Kuliner,  Opini,  Pendidikan,  Seni dan Budaya,  SOSIAL

    SMANSA Carnival: Reuni Akbar 73 Tahun SMA Negeri 1 Medan

    SMANSA Carnival: Reuni Akbar 73 Tahun SMA Negeri 1 Medan

    Medan, wartapenasatu.com 

    SMA Negeri 1 Medan bersiap merayakan reuni akbar ke-73 pada tanggal 6 September 2025 mendatang. Acara yang bertajuk “SMANSA Carnival” ini akan diselenggarakan di Pardede Hall, Medan, dan menjanjikan sebuah perhelatan meriah yang mempertemukan kembali seluruh alumni dari berbagai angkatan. Tema “Carnival” dipilih untuk menggambarkan suasana penuh keceriaan dan keakraban yang diharapkan tercipta dalam reuni ini.

    Reuni akbar ini bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan juga perayaan atas prestasi dan keberhasilan para alumni SMA Negeri 1 Medan yang telah berkiprah di berbagai bidang. Diharapkan kehadiran para alumni yang telah sukses di berbagai profesi, dari kalangan pengusaha, profesional, hingga akademisi, akan menginspirasi para alumni yang lebih muda. Kesempatan untuk berjejaring dan berbagi pengalaman pun terbuka lebar.

    Lebih dari sekadar reuni, SMANSA Carnival juga akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik. Panitia telah menyiapkan beragam rangkaian acara yang akan menghibur dan mempererat tali silaturahmi antar-alumni. Rencananya, akan ada penampilan musik, pameran karya alumni, dan berbagai permainan yang akan membuat suasana semakin meriah.

    Sebagai bentuk kepedulian sosial, reuni akbar ini juga akan dimeriahkan dengan kegiatan donor darah. Acara donor darah ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan menjadi wujud nyata kepedulian para alumni terhadap sesama. Dengan tema “Setetes Darah Kita, Kehidupan Bagi Sesama,” panitia mengajak seluruh alumni untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang mulia ini.

    Panitia penyelenggara berharap reuni akbar ini akan menjadi momen yang tak terlupakan bagi seluruh alumni. Kesempatan untuk bertemu kembali dengan teman-teman lama, mengenang masa-masa sekolah, dan berbagi cerita akan menjadi pengalaman yang berharga. Suasana keakraban dan kebersamaan diharapkan akan tercipta di tengah-tengah acara.

    Para alumni dari berbagai angkatan sangat antusias menyambut acara ini. Banyak yang telah menyatakan kesiapannya untuk hadir dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang telah disiapkan. Hingga saat ini, panitia terus menerima konfirmasi kehadiran dari para alumni.

    SMANSA Carnival bukan hanya reuni, tetapi juga sebuah perayaan akan sejarah dan prestasi SMA Negeri 1 Medan. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, reuni akbar ini diharapkan akan menjadi tonggak sejarah baru bagi SMA Negeri 1 Medan dan para alumninya. Mari kita ramaikan SMANSA Carnival!