Kepolisian
Wujudkan Generasi Emas 2045, Rumkit Bhayangkara Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan untuk Siswa Hasanka Boarding School

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dukung program pemerintah menuju Generasi Emas 2045 serta mewujudkan visi Asta Cita dalam bidang kesehatan, Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi siswa Hasanka Boarding School, Kota Palangka Raya, Senin (3/11/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan para siswa tetap terjaga, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik dari sisi fisik maupun mental. Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, kesehatan gigi dan mulut, serta skrining kesehatan umum lainnya.
Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya AKBP dr. Anton Sudarto, MARS., M.H., mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap kesehatan generasi muda.

“Kami ingin berperan aktif dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Melalui pemeriksaan kesehatan ini, kami berharap para siswa dapat lebih peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” ujarnya.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian serta kerja sama dari Rumkit Bhayangkara. Pemeriksaan kesehatan ini dinilai sangat bermanfaat untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta didik secara menyeluruh dan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kesehatan di masa depan.

Melalui kegiatan ini, Rumkit Bhayangkara terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik tidak hanya bagi anggota Polri dan keluarganya, tetapi juga untuk masyarakat luas, termasuk dunia pendidikan.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Rumkit Bhayangkara berharap kegiatan ini dapat menjadi kontribusi nyata dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Cegah Gangguan Kamtibmas, Unit PPRC Ditsamapta Polda Kalteng Gencarkan Patroli Malam
Cegah Gangguan Kamtibmas, Unit PPRC Ditsamapta Polda Kalteng Gencarkan Patroli Malam

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polda Kalimantan Tengah, Unit Patroli Perintis Reaksi Cepat (PPRC) Ditsamapta Polda Kalteng terus menggencarkan kegiatan patroli malam, Minggu (02/11/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya preventif dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas, balap liar, serta gangguan Kamtibmas lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat di malam hari.
Personel PPRC menyasar sejumlah titik rawan, seperti kawasan pemukiman, pertokoan, tempat nongkrong anak muda, dan ruas jalan utama Kota Palangka Raya. Dalam pelaksanaannya, petugas juga melakukan dialog dengan warga serta mengimbau agar selalu waspada dan turut serta menjaga keamanan lingkungan.

Direktur Samapta Kombespol Arie Sandy Z. Sirait, S.I.K., M.Si., mewakili Kapolda Kalteng Irjenpol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan patroli malam rutin ini merupakan bentuk nyata kehadiran polisi di tengah masyarakat.
“Kami ingin memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Patroli ini tidak hanya untuk mencegah kejahatan, tetapi juga sebagai sarana menjalin komunikasi dengan masyarakat agar tercipta rasa aman dan nyaman,” ujar Arie
Selain itu, personel juga siap memberikan bantuan cepat apabila ditemukan situasi darurat atau gangguan keamanan di lapangan.Melalui kegiatan ini, Ditsamapta Polda Kalteng berharap masyarakat dapat terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dan segera melapor apabila mengetahui adanya hal mencurigakan di sekitar mereka.

“Dengan adanya patroli rutin dan dialog humanis bersama warga, diharapkan situasi Kamtibmas di wilayah Kota Palangka Raya tetap dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.
TNI–Polri dan Warga Trenggalek Gotong Royong Bersihkan Longsor di Desa Dawuhan
WARTAPENASATUJATIM | Trenggalek – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek selama sepekan terakhir membawa dampak serius. Tanah longsor melanda wilayah RT 15 dan RT 16 RW 04 Dusun Cari, Desa Dawuhan, Kecamatan Trenggalek, Senin (3/11/2025). Material tanah yang amblas menimbun sebagian rumah warga dan menutup akses jalan kampung.
Meski demikian, suasana duka berubah menjadi semangat kebersamaan ketika warga bersama TNI dan Polri bahu membahu menyingkirkan material longsor.
Sejak pagi, sinar mentari yang muncul di balik awan menjadi saksi ketangguhan aparat dan warga. Sekitar pukul 07.00 WIB, personel Koramil 0806-01/Trenggalek dan Polres Trenggalek bersama masyarakat setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan. Dengan peralatan seadanya seperti cangkul dan sekop, mereka bekerja keras membuka akses jalan yang tertutup tanah.
“Kami tidak bisa menunggu alat berat datang, yang penting akses warga bisa terbuka dulu,” ujar Koptu Aan Syaroni, Babinsa Dawuhan, saat ditemui di lokasi. Menurutnya, kehadiran TNI-Polri di tengah bencana merupakan wujud sinergi dan kepedulian terhadap masyarakat binaan.
“Kami bersama Polri dan warga saling bantu. Ini wujud dari gotong royong yang menjadi nilai utama di Trenggalek,” lanjut Aan.
Ia bersyukur, meski longsor cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, beberapa rumah warga mengalami kerusakan pada bagian teras dan sisi bangunan akibat tertimbun material tanah.
Salah seorang warga, Sutarmi (46), menceritakan detik-detik menegangkan saat tanah longsor terjadi.
“Saya sempat panik karena terdengar suara gemuruh dari arah bukit belakang rumah. Saya langsung keluar rumah membawa anak-anak. Alhamdulillah, TNI dan polisi cepat datang membantu,” ucapnya haru.
Di lokasi kejadian, aparat TNI-Polri tampak bekerja tanpa mengenal lelah. Mereka bergantian mengoper cangkul, mengangkat karung berisi tanah, hingga mengatur lalu lintas kendaraan yang sempat terhambat. Beberapa anggota juga membantu warga memindahkan barang-barang rumah yang terancam tertimbun.
“Kami utamakan keselamatan warga dulu, baru kemudian perbaikan rumah,” ujar salah satu anggota Polres Trenggalek.
Dandim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., menegaskan bahwa TNI dan Polri akan selalu berada di garis depan dalam membantu masyarakat menghadapi bencana.
“Kami tidak hanya hadir dalam situasi aman, tapi juga dalam kondisi sulit seperti ini. Sinergi antara TNI-Polri dan masyarakat adalah kunci percepatan pemulihan pascabencana,” ujarnya.
Letkol Roy mengapresiasi langkah cepat jajarannya di lapangan. Menurutnya, aksi tanggap seperti ini merupakan bentuk nyata dari implementasi tugas pembinaan teritorial. “Kami selalu menekankan kepada seluruh anggota agar tanggap di wilayah binaan. Karena keberadaan mereka bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi setiap persoalan masyarakat,” imbuhnya.
Pihak BPBD Trenggalek juga mencatat bahwa curah hujan tinggi dalam sepekan terakhir membuat tanah di daerah perbukitan Dawuhan menjadi labil. “Kami mengimbau warga agar tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan, terutama di daerah yang menunjukkan retakan tanah baru,” kata seorang petugas BPBD yang turut memantau lokasi.
Selain melakukan pembersihan, TNI-Polri bersama warga juga membangun parit darurat untuk mengalirkan air hujan dan memasang tanda peringatan di titik rawan. “Kami berupaya agar tidak ada longsor lanjutan. Semua dilakukan bersama, demi keselamatan warga,” tutup Koptu Aan.
Aksi gotong royong di Dawuhan menjadi bukti kuat bahwa solidaritas antara TNI, Polri, dan masyarakat masih terjaga erat. Di tengah lumpur dan sisa tanah longsor, semangat kebersamaan menjadi cahaya pemulihan bagi Trenggalek, membuktikan bahwa Trenggalek tangguh karena rakyat dan aparat bersatu.*** (Bgn)
Kapolres Toba Berikan Dukungan Moral kepada Keluarga Korban Kecelakaan
Kapolres Toba Berikan Dukungan Moral kepada Keluarga Korban Kecelakaan

Toba, wartapenasatu.com – Di tengah kesibukan menjalankan tugas sehari-hari, Kapolres Toba menyempatkan diri untuk mengunjungi kediaman salah satu korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Sitoluama, menuju Laguboti, pada hari Kamis, 30 Oktober 2025. Kunjungan ini merupakan wujud kepedulian dan dukungan moral dari pihak kepolisian kepada keluarga yang sedang berduka.
Kapolres Toba, AKBP V.J. Parapaga, S.I.K., bersama Ibu Ketua Bhayangkari Toba, usai melaksanakan kegiatan Go to School di SMP N 2 Balige Hinalang, langsung menuju rumah duka Yohana Theresia Sitohang di Dusun I Desa Dolok Jior, Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba, pada Senin, 3 November 2025. Kehadiran Kapolres beserta rombongan menunjukkan simpati yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Toba menyampaikan ucapan belasungkawa yang tulus dari seluruh jajaran Polres Toba. “Kami turut berduka cita atas kehilangan salah satu putri terbaik bangsa yang penuh dengan harapan dan cita-cita,” ujarnya dengan nada penuh haru.
Kapolres juga memberikan kata-kata penghiburan dan kekuatan kepada orang tua serta sanak keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap agar keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini. “Mudah-mudahan Tuhan memberikan berkat dan anugerah kepada anak kita ini,” ungkap Kapolres.

Selain menyampaikan belasungkawa, Kapolres Toba juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan raya untuk lebih berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas diharapkan dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan di kemudian hari.Kunjungan Kapolres Toba ke rumah duka Yohana Theresia Sitohang merupakan bentuk nyata dari kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan dukungan moral dan rasa aman. Tindakan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan kepedulian terhadap sesama. Semoga almarhumah Yohana Theresia Sitohang mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.
Polres Situbondo Beri Dukungan Psikologis Korban Runtuhnya Atap Asrama Santri Putri Lewat Trauma Healing
WARTAPENASATUJATIM | SITUBONDO – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis korban dan keluarga atas peristiwa runtuhnya atap Asrama Santri Putri di Kecamatan Besuki, Polres Situbondo Polda Jatim melalui tim konselor melaksanakan kegiatan trauma healing.
Kegiatan yang berlangsung di area pondok pesantren tersebut dipimpin oleh Kabag SDM Polres Situbondo AKP Aryo Pandanaran, S.H., bersama Tim Konselor Polres Situbondo Polda Jatim.
Kegiatan ini diikuti oleh korban dan keluarga yang terdampak langsung akibat insiden tersebut.
Menurut Kabag SDM AKP Aryo Pandanaran, pelaksanaan trauma healing ini bertujuan untuk membantu korban dan keluarga mengatasi tekanan emosional pasca-musibah.
“Kami ingin hadir bukan hanya dalam sisi penanganan hukum dan keamanan, tetapi juga memberikan dukungan kemanusiaan. Pendampingan psikologis ini penting agar korban dan juga keluarga bisa pulih secara mental dan emosional,” ujar AKP Aryo, Senin (03/11).
Dalam kegiatan tersebut, para konselor memberikan ruang bagi keluarga korban untuk menyalurkan perasaan duka dan kecemasan.
Melalui sesi berbagi cerita, konseling personal, hingga doa bersama, keluarga korban tampak mulai terbuka dan berinteraksi positif satu sama lain.
Pendekatan spiritual healing juga dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan iman dan semangat mereka menghadapi cobaan.
Tim konselor fokus pada active listening, empati, serta pemberian Teknik Mengelola Stres (coping skill) agar keluarga korban mampu bangkit kembali.
Hasilnya, kegiatan berjalan lancar dan penuh kehangatan. Sejumlah keluarga korban mengaku merasa lebih tenang dan terbantu dengan perhatian yang diberikan Polres Situbondo Polda Jatim.
“Kami merasa tidak sendiri. Terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah datang dan peduli pada kami,” ungkap salah satu anggota keluarga korban dengan mata berkaca-kaca.
Melalui kegiatan ini, Polres Situbondo Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir dalam upaya pemulihan psikologis masyarakat pasca-bencana.*** (Bgn)
Sambut HUT ke – 80 Brimob Polda Jatim Gelar Kejurda Tarung Bebas Indonesia 2025
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 80 Korps Brimob Polri, Satuan Brimob Polda Jawa Timur bersama Tarung Bebas Indonesia (TBI) menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tarung Bebas Indonesia 2025 Piala Dansat Brimob Jatim di Gedung BLK Muncar, Banyuwangi, pada 31 Oktober hingga 2 November 2025.
Ajang ini diikuti oleh ratusan atlet bela diri dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, mulai dari kategori usia dini hingga senior.
Kejuaraan yang mengusung tema “Mewujudkan Prestasi Indonesia Melalui Nilai Integritas dan Sportivitas” ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan HUT ke – 80 Korps Brimob Polri, yang bertujuan untuk membangun semangat sportivitas, integritas, dan prestasi di kalangan generasi muda.
Dansat Brimob Polda Jawa Timur Kombes Pol. Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H,. Yang diwakilkan Kabagmin Ops Kompol Arsono dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kejurda ini menjadi wadah penting untuk menjaring atlet muda potensial sekaligus membangun karakter melalui olahraga bela diri campuran.
“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bagian dari peringatan HUT ke – 80 Korps Brimob Polri, selain untuk mencari bibit muda berbakat, kami ingin memberikan wadah bagi anak muda agar bisa berprestasi dan membawa nama baik daerah hingga ke tingkat nasional,” ujar Kompol Arsono.
Ia menekankan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membentuk fisik yang tangguh serta mental dan karakter yang disiplin.
“Melalui olahraga, kita belajar tentang sportivitas, kerja keras, dan pantang menyerah. Nilai-nilai inilah yang sejalan dengan semangat Korps Brimob dalam melindungi dan mengayomi masyarakat,” tambah Kompol Arsono.
Kegiatan Kejurda Tarung Bebas ini terselenggara atas kerja sama Satuan Brimob Polda Jawa Timur dengan Tarung Bebas Indonesia (TBI) di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), serta mendapat dukungan dari Anggota DPRD Banyuwangi Hj. Desi Praksaiwi.
Selain menjadi ajang pembinaan atlet muda, anggota Polri juga turut berpartisipasi dan menorehkan prestasi membanggakan dalam kejuaraan ini.
Tiga personel dari Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim berhasil meraih medali, yakni: Bripda Ardi Purwo, meraih Juara 1 Kelas 69 Kg Senior Putra, Bripda Sholeh Aditya, meraih Juara 1 Kelas 57 Kg Senior Putra, Bharada Kgs. Ach. Renafi, meraih Juara 2 Kelas 72 Kg Senior Putra
Capaian tersebut menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga memiliki semangat berprestasi di bidang olahraga.
Dari hasil keseluruhan kejuaraan, Kabupaten Banyuwangi berhasil meraih Juara Umum I, disusul Kota Surabaya sebagai Juara Umum II, dan Kabupaten Ngawi menempati Juara Umum III.
Ketua Panitia Kejurda TBI Banyuwangi menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Festival Olahraga Daerah (FORDA) 2026.
“Kejurda ini kami harapkan bisa menjadi ajang pembinaan berkelanjutan serta motivasi bagi atlet muda untuk terus berlatih dan berprestasi,” ujarnya.
Melalui Kejurda Tarung Bebas Indonesia 2025 Piala Dansat Brimob Jatim ini, Brimob Polda Jawa Timur berharap dapat menumbuhkan semangat kompetitif, mempererat tali silaturahmi antar insan bela diri, dan memperkuat sinergi antara masyarakat dengan kepolisian melalui semangat olahraga.*** (Bgn)
Respon Cepat Laporan 110 Polisi Berhasil Amankan Pria Diduga Pembobol ATM di Pakisaji Malang
WARTAPENASATUJATIM | MALANG – Seorang pria di Kabupaten Malang, Jawa Timur, nyaris berhasil membobol mesin ATM di dalam toko Indomaret.
Aksi nekat tersebut gagal total setelah Polisi datang ke lokasi setelah dilapori warga setempat pada Rabu (29/10/2025) dini hari.
Pelaku diketahui berinisial HP (32), warga Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.
Ia ditangkap tanpa perlawanan setelah aksinya kepergok warga dan Polisi saat berada di dalam toko.
Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menjelaskan, awalnya pelaku masuk ke toko Indomaret di Jalan Raya Adi Mulya, Desa Kendalpayak, dengan cara memanjat plafon kamar mandi.
Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil tangga dari gudang dan menurunkannya ke area toko.
Pelaku sempat mencoba membongkar mesin ATM menggunakan berbagai alat seperti linggis, kunci Inggris, dan mesin gerinda.
“Namun karena kesulitan, ia sempat keluar untuk mengambil linggis yang lebih besar,” ujar AKP Bambang, Senin (03/11/2025).
Saat kembali masuk ke dalam toko, aksinya diketahui oleh penjaga dan warga sekitar.
Mereka segera menghubungi Polres Malang Polda Jatim melalui layanan bebas pulsa Polri di nomor 110.
Tak lama kemudian, petugas Polsek Pakisaji tiba di lokasi dan langsung mengepung pelaku yang masih berada di dalam toko.
“Petugas kemudian memerintahkan pelaku menyerahkan diri. Pelaku kemudian keluar dari atap toko dan langsung diamankan,” lanjut AKP Bambang.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku berniat mencuri uang di ATM untuk mengganti uang orang tuanya yang sebelumnya ia gunakan untuk judi online.
“Pelaku mengaku nekat karena terlilit utang akibat judi daring. Ia mengira bisa dengan mudah mengambil uang di mesin ATM, tapi gagal total karena sistem keamanan ATM yang berlapis,” jelas AKP Bambang.
Dari tangan pelaku, polisi menyita berbagai alat yang digunakan untuk beraksi, antara lain linggis, mesin gerinda, kunci Inggris, sarung tangan, dan sepeda motor Honda Beat yang dipakai untuk menuju lokasi.
Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Ia dijerat dengan Pasal percobaan pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
“Saat ini penyidik masih memeriksa pelaku secara intensif untuk memastikan apakah dia pernah beraksi di lokasi lain,” pungkasnya.*** (Bgn)
Polres Probolinggo Sidak Sejumlah SPBU Tindak Lanjuti Keluhan Warga Soal BBM Pertalite
WARTAPENASATUJATIM | PROBOLINGGO – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo Polda Jawa Timur bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat dan ramainya pemberitaan di media sosial terkait dugaan bahan bakar jenis Pertalite tercampur air di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Pada Sabtu (1/11/2025), Satreskrim Polres Probolinggo Polda Jatim langsung melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) di dua lokasi, yakni SPBU Gending dan SPBU Semampir Kraksaan.
Langkah sigap ini dilakukan menyusul pemberitaan di media yang menyebut banyak sepeda motor di Probolinggo mogok usai mengisi BBM.
Menindaklanjuti hal tersebut, tim Satreskrim segera turun ke lapangan melakukan pemeriksaan langsung.
Petugas menggunakan pasta pendeteksi air (water-finding paste) untuk memastikan ada tidaknya kandungan air dalam bahan bakar.
Pengecekan dilakukan di dispenser bahan bakar yang digunakan konsumen dan di tandon penyimpanan utama di masing-masing SPBU.
Hasilnya, tidak ditemukan adanya indikasi air atau kontaminasi dalam bahan bakar Pertalite di kedua SPBU tersebut. Uji lapangan menunjukkan bahan bakar dalam kondisi normal dan layak pakai.
Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif melalui Kasat Reskrim AKP Putra Adi Fajar Winarsa menegaskan bahwa SPBU Gending dan SPBU Semampir dinyatakan bersih dari dugaan pencampuran air ke dalam bahan bakar.
“Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan adanya kandungan air dalam Pertalite. Kedua SPBU beroperasi sesuai standar, tidak ada pelanggaran,” kata AKP Putra, Sabtu (01/11/25).
Meski hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi aman, Polres Probolinggo Polda Jatim memastikan pengawasan tetap diperketat.
Tim penyelidik akan terus memantau dan melakukan sidak berkala ke SPBU-SPBU lain di wilayah hukum Polres Probolinggo guna memastikan kualitas bahan bakar terjaga dan tidak merugikan masyarakat.*** (Bgn)
Salut, Polres Pacitan Berhasil Pulihkan Akun WhatsApp Korban Peretasan
WARTAPENASATUJATIM | PACITAN – Respons cepat Polres Pacitan Polda Jatim berhasil menggagalkan aksi penipuan daring melalui akun WhatsApp (WA) yang diretas.
Dalam waktu sekitar Tujuh jam, Polisi mampu memulihkan akun milik warga Pacitan yang sempat diambil alih pelaku.
Kejadian bermula Sabtu (1/11/2025) pukul 16.00 WIB, Nuarini (35) warga Sumberharjo, mendatangi SPKT Polres Pacitan Polda Jatim setelah WA miliknya tiba-tiba logout dan tidak bisa dibuka.
Peristiwa itu terjadi sesaat setelah ia mengklik tautan undangan yang dikirim seseorang yang ia kenal.
Nuarini segera mendatangi SPKT Polres Pacitan Polda Jatim karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Keluarga dan teman-teman saya sudah dihubungi semua. Pelaku mengaku meminjam uang, mengirim nomor rekening, bahkan mengirim file undangan lagi. Karena takut ada korban, saya langsung lapor ke SPKT Polres,” ujarnya, Minggu (2/11/2025).
Ia menyampaikan terima kasih kepada Polres Pacitan Polda Jatim atas respons cepat dalam membantu memulihkan akun miliknya.
“Terima kasih Polres Pacitan sudah membantu memulihkan akun WA saya,” ucapnya.
Sebelumnya, Pamapta Polres Pacitan, Ipda Mardian Setyo P., S.H., langsung melakukan pemeriksaan dan memastikan akun korban telah diretas.
Pelaku bahkan mulai menghubungi kontak korban untuk meminta transfer uang.
“Kami sarankan korban menonaktifkan sementara mobile banking dan memberi tahu seluruh kontak agar tidak merespons pesan mencurigakan,” kata Ipda Mardian.
Selain mengamankan aset digital korban, tim SPKT juga membantu proses pemulihan akun.
Setelah serangkaian verifikasi keamanan dan pengajuan kode OTP, akun WA korban berhasil direbut kembali dari pelaku dalam kurun kurang lebih tujuh jam.
Sementara itu, Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menegaskan Polres Pacitan Polda Jatim berkomitmen melindungi masyarakat dari kejahatan siber yang semakin marak.
“Ini bukti komitmen kami. Masyarakat jangan ragu melapor jika menjadi korban atau mencurigai aktivitas digital mencurigakan,” ujarnya.
Kapolres Pacitan juga kembali mengingatkan warga agar lebih berhati-hati membuka tautan yang dikirim via pesan, meski berasal dari kontak yang dikenal.
“Edukasi digital harus terus ditingkatkan. Waspada link dan file mencurigakan,” tambahnya.*** (Bgn)
Asah Fungsi Teknis Kepolisian dan Kepekaan Sosial, 247 Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Mulai Latja
WARTAPENASATUJATIM | MOJOKERTO – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Catur Prasetya Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Minggu (2/11/2025) pagi.
Sebanyak 247 Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 mengikuti apel pemberangkatan Latihan Kerja (Latja) dan program Live In.
Apel pemberangkatan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala SPN Polda Jatim, AKBP Dody Indra Eka Putra, S.I.K., M.H, didampingi Kepala Korp Siswa SPN Polda Jatim, AKBP Agung Setyono, S.S., M.H., beserta jajaran pengasuh siswa.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dody Indra Eka Putra menyampaikan amanat dan pesan khusus dari Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K.
Kepala SPN Polda Jatim menekankan bahwa Latja dan Live In adalah jembatan krusial yang menghubungkan antara teori di kelas dengan realitas sosial yang sesungguhnya di lapangan.
“Program ini bukan sekadar formalitas kurikulum, melainkan esensi dari pendidikan Polri,” kata AKBP Dody.
Ia mengatakan Latja dan Live In adalah ajang bagi siswa untuk mengaplikasikan fungsi teknis kepolisian secara langsung, sekaligus mengasah kepekaan dan nurani mereka terhadap denyut nadi kehidupan masyarakat.
Lebih lanjut, Waka SPN Polda Jatim memberikan penekanan yang sangat tegas dan tidak dapat ditawar.
Ia menginstruksikan seluruh siswa untuk menjaga marwah institusi dan almamater SPN Polda Jatim selama berada di wilayah hukum Polres.
“Kami titipkan nama baik almamater di pundak kalian. Jaga sikap, etika, dan perilaku. Kami tegaskan, tidak ada pelanggaran sekecil apapun. Tunjukkan bahwa Batalyon Satria Yana Anucasana Siswa Diktukba Polri T.A. 2025 SPN Polda Jatim adalah calon Bhayangkara yang profesional, humanis, dan berintegritas tinggi,” tegasnya.
Kegiatan latja dan live in merupakan implementasi konkret dari visi Lemdiklat Polri untuk menjadi “Pusat Keunggulan Pendidikan dan Pelatihan”.
AKBP Dody menjelaskan bahwa proses untuk mewujudkan personel Polri yang ideal tidak cukup hanya dengan menempa aspek akademik dan fisik.
Menurut AKBP Dody, pendidikan Polri modern harus menyentuh aspek sosial, emosional, dan spiritual.
“Pendekatan berbasis pengalaman nyata seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan jiwa pengabdian dan kedekatan emosional peserta didik dengan masyarakat,” terangnya.
Nantinya, siswa diharapkan mampu mempraktikkan tugas fungsi teknis kepolisian (Latja), sekaligus tinggal dan berbaur secara langsung dengan warga (Live In).
Tujuannya jelas, agar mereka dapat memahami realitas sosial serta menginternalisasi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya secara kontekstual.
Program Live In secara khusus dirancang untuk memperkuat nilai-nilai empati, toleransi, tanggung jawab sosial, serta kepemimpinan yang humanis.
Siswa dituntut untuk menerapkan prinsip komunikasi efektif, kerja sama tim, serta pengambilan keputusan yang berbasis nilai moral dan etika profesi.
Kegiatan Latja dan Live In ini akan dilaksanakan mulai 3 hingga 8 November 2025.
Sebanyak 247 siswa Diktukba Polri tersebut akan disebar di Lima Polres jajaran Polda Jatim, yakni Polres Blitar Kota, Polres Kediri, Polres Nganjuk, Polres Lamongan, dan Polres Gresik.*** (Bgn)