Kepolisian

  • Kepolisian

    Polres Situbondo Beri Dukungan Psikologis Korban Runtuhnya Atap Asrama Santri Putri Lewat Trauma Healing

    WARTAPENASATUJATIM | SITUBONDO – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi psikologis korban dan keluarga atas peristiwa runtuhnya atap Asrama Santri Putri di Kecamatan Besuki, Polres Situbondo Polda Jatim melalui tim konselor melaksanakan kegiatan trauma healing.

    Kegiatan yang berlangsung di area pondok pesantren tersebut dipimpin oleh Kabag SDM Polres Situbondo AKP Aryo Pandanaran, S.H., bersama Tim Konselor Polres Situbondo Polda Jatim.

    Kegiatan ini diikuti oleh korban dan keluarga yang terdampak langsung akibat insiden tersebut.

    Menurut Kabag SDM AKP Aryo Pandanaran, pelaksanaan trauma healing ini bertujuan untuk membantu korban dan keluarga mengatasi tekanan emosional pasca-musibah.

    “Kami ingin hadir bukan hanya dalam sisi penanganan hukum dan keamanan, tetapi juga memberikan dukungan kemanusiaan. Pendampingan psikologis ini penting agar korban dan juga keluarga bisa pulih secara mental dan emosional,” ujar AKP Aryo, Senin (03/11).

    Dalam kegiatan tersebut, para konselor memberikan ruang bagi keluarga korban untuk menyalurkan perasaan duka dan kecemasan.

    Melalui sesi berbagi cerita, konseling personal, hingga doa bersama, keluarga korban tampak mulai terbuka dan berinteraksi positif satu sama lain.

    Pendekatan spiritual healing juga dilakukan sebagai upaya memperkuat ketahanan iman dan semangat mereka menghadapi cobaan.

    Tim konselor fokus pada active listening, empati, serta pemberian Teknik Mengelola Stres (coping skill) agar keluarga korban mampu bangkit kembali.

    Hasilnya, kegiatan berjalan lancar dan penuh kehangatan. Sejumlah keluarga korban mengaku merasa lebih tenang dan terbantu dengan perhatian yang diberikan Polres Situbondo Polda Jatim.

    “Kami merasa tidak sendiri. Terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah datang dan peduli pada kami,” ungkap salah satu anggota keluarga korban dengan mata berkaca-kaca.

    Melalui kegiatan ini, Polres Situbondo Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir dalam upaya pemulihan psikologis masyarakat pasca-bencana.*** (Bgn)

  • Kepolisian,  Olah Raga

    Sambut HUT ke – 80 Brimob Polda Jatim Gelar Kejurda Tarung Bebas Indonesia 2025

    WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 80 Korps Brimob Polri, Satuan Brimob Polda Jawa Timur bersama Tarung Bebas Indonesia (TBI) menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tarung Bebas Indonesia 2025 Piala Dansat Brimob Jatim di Gedung BLK Muncar, Banyuwangi, pada 31 Oktober hingga 2 November 2025.

    Ajang ini diikuti oleh ratusan atlet bela diri dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, mulai dari kategori usia dini hingga senior.

    Kejuaraan yang mengusung tema “Mewujudkan Prestasi Indonesia Melalui Nilai Integritas dan Sportivitas” ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan HUT ke – 80 Korps Brimob Polri, yang bertujuan untuk membangun semangat sportivitas, integritas, dan prestasi di kalangan generasi muda.

    Dansat Brimob Polda Jawa Timur Kombes Pol. Suryo Sudarmadi, S.I.K., M.H,. Yang diwakilkan Kabagmin Ops Kompol Arsono dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kejurda ini menjadi wadah penting untuk menjaring atlet muda potensial sekaligus membangun karakter melalui olahraga bela diri campuran.

    “Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai bagian dari peringatan HUT ke – 80 Korps Brimob Polri, selain untuk mencari bibit muda berbakat, kami ingin memberikan wadah bagi anak muda agar bisa berprestasi dan membawa nama baik daerah hingga ke tingkat nasional,” ujar Kompol Arsono.

    Ia menekankan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membentuk fisik yang tangguh serta mental dan karakter yang disiplin.

    “Melalui olahraga, kita belajar tentang sportivitas, kerja keras, dan pantang menyerah. Nilai-nilai inilah yang sejalan dengan semangat Korps Brimob dalam melindungi dan mengayomi masyarakat,” tambah Kompol Arsono.

    Kegiatan Kejurda Tarung Bebas ini terselenggara atas kerja sama Satuan Brimob Polda Jawa Timur dengan Tarung Bebas Indonesia (TBI) di bawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI), serta mendapat dukungan dari Anggota DPRD Banyuwangi Hj. Desi Praksaiwi.

    Selain menjadi ajang pembinaan atlet muda, anggota Polri juga turut berpartisipasi dan menorehkan prestasi membanggakan dalam kejuaraan ini.

    Tiga personel dari Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jatim berhasil meraih medali, yakni: Bripda Ardi Purwo, meraih Juara 1 Kelas 69 Kg Senior Putra, Bripda Sholeh Aditya, meraih Juara 1 Kelas 57 Kg Senior Putra, Bharada Kgs. Ach. Renafi, meraih Juara 2 Kelas 72 Kg Senior Putra

    Capaian tersebut menunjukkan bahwa anggota Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga memiliki semangat berprestasi di bidang olahraga.

    Dari hasil keseluruhan kejuaraan, Kabupaten Banyuwangi berhasil meraih Juara Umum I, disusul Kota Surabaya sebagai Juara Umum II, dan Kabupaten Ngawi menempati Juara Umum III.

    Ketua Panitia Kejurda TBI Banyuwangi menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Festival Olahraga Daerah (FORDA) 2026.

    “Kejurda ini kami harapkan bisa menjadi ajang pembinaan berkelanjutan serta motivasi bagi atlet muda untuk terus berlatih dan berprestasi,” ujarnya.

    Melalui Kejurda Tarung Bebas Indonesia 2025 Piala Dansat Brimob Jatim ini, Brimob Polda Jawa Timur berharap dapat menumbuhkan semangat kompetitif, mempererat tali silaturahmi antar insan bela diri, dan memperkuat sinergi antara masyarakat dengan kepolisian melalui semangat olahraga.*** (Bgn)

  • Kepolisian

    Respon Cepat Laporan 110 Polisi Berhasil Amankan Pria Diduga Pembobol ATM di Pakisaji Malang

    WARTAPENASATUJATIM | MALANG – Seorang pria di Kabupaten Malang, Jawa Timur, nyaris berhasil membobol mesin ATM di dalam toko Indomaret.

    Aksi nekat tersebut gagal total setelah Polisi datang ke lokasi setelah dilapori warga setempat pada Rabu (29/10/2025) dini hari.

    Pelaku diketahui berinisial HP (32), warga Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

    Ia ditangkap tanpa perlawanan setelah aksinya kepergok warga dan Polisi saat berada di dalam toko.

    Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menjelaskan, awalnya pelaku masuk ke toko Indomaret di Jalan Raya Adi Mulya, Desa Kendalpayak, dengan cara memanjat plafon kamar mandi.

    Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil tangga dari gudang dan menurunkannya ke area toko.

    Pelaku sempat mencoba membongkar mesin ATM menggunakan berbagai alat seperti linggis, kunci Inggris, dan mesin gerinda.

    “Namun karena kesulitan, ia sempat keluar untuk mengambil linggis yang lebih besar,” ujar AKP Bambang, Senin (03/11/2025).

    Saat kembali masuk ke dalam toko, aksinya diketahui oleh penjaga dan warga sekitar.

    Mereka segera menghubungi Polres Malang Polda Jatim melalui layanan bebas pulsa Polri di nomor 110.

    Tak lama kemudian, petugas Polsek Pakisaji tiba di lokasi dan langsung mengepung pelaku yang masih berada di dalam toko.

    “Petugas kemudian memerintahkan pelaku menyerahkan diri. Pelaku kemudian keluar dari atap toko dan langsung diamankan,” lanjut AKP Bambang.

    Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku berniat mencuri uang di ATM untuk mengganti uang orang tuanya yang sebelumnya ia gunakan untuk judi online.

    “Pelaku mengaku nekat karena terlilit utang akibat judi daring. Ia mengira bisa dengan mudah mengambil uang di mesin ATM, tapi gagal total karena sistem keamanan ATM yang berlapis,” jelas AKP Bambang.

    Dari tangan pelaku, polisi menyita berbagai alat yang digunakan untuk beraksi, antara lain linggis, mesin gerinda, kunci Inggris, sarung tangan, dan sepeda motor Honda Beat yang dipakai untuk menuju lokasi.

    Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

    Ia dijerat dengan Pasal percobaan pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

    “Saat ini penyidik masih memeriksa pelaku secara intensif untuk memastikan apakah dia pernah beraksi di lokasi lain,” pungkasnya.*** (Bgn)

  • hukum,  Kepolisian

    Polres Probolinggo Sidak Sejumlah SPBU Tindak Lanjuti Keluhan Warga Soal BBM Pertalite

    WARTAPENASATUJATIM | PROBOLINGGOSatuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo Polda Jawa Timur bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat dan ramainya pemberitaan di media sosial terkait dugaan bahan bakar jenis Pertalite tercampur air di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

    Pada Sabtu (1/11/2025), Satreskrim Polres Probolinggo Polda Jatim langsung melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) di dua lokasi, yakni SPBU Gending dan SPBU Semampir Kraksaan.

    Langkah sigap ini dilakukan menyusul pemberitaan di media yang menyebut banyak sepeda motor di Probolinggo mogok usai mengisi BBM.

    Menindaklanjuti hal tersebut, tim Satreskrim segera turun ke lapangan melakukan pemeriksaan langsung.

    Petugas menggunakan pasta pendeteksi air (water-finding paste) untuk memastikan ada tidaknya kandungan air dalam bahan bakar.

    Pengecekan dilakukan di dispenser bahan bakar yang digunakan konsumen dan di tandon penyimpanan utama di masing-masing SPBU.

    Hasilnya, tidak ditemukan adanya indikasi air atau kontaminasi dalam bahan bakar Pertalite di kedua SPBU tersebut. Uji lapangan menunjukkan bahan bakar dalam kondisi normal dan layak pakai.

    Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif melalui Kasat Reskrim AKP Putra Adi Fajar Winarsa menegaskan bahwa SPBU Gending dan SPBU Semampir dinyatakan bersih dari dugaan pencampuran air ke dalam bahan bakar.

    “Dari hasil pemeriksaan di lapangan, tidak ditemukan adanya kandungan air dalam Pertalite. Kedua SPBU beroperasi sesuai standar, tidak ada pelanggaran,” kata AKP Putra, Sabtu (01/11/25).

    Meski hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi aman, Polres Probolinggo Polda Jatim memastikan pengawasan tetap diperketat.

    Tim penyelidik akan terus memantau dan melakukan sidak berkala ke SPBU-SPBU lain di wilayah hukum Polres Probolinggo guna memastikan kualitas bahan bakar terjaga dan tidak merugikan masyarakat.*** (Bgn)

  • Kepolisian

    Salut, Polres Pacitan Berhasil Pulihkan Akun WhatsApp Korban Peretasan

    WARTAPENASATUJATIM | PACITAN – Respons cepat Polres Pacitan Polda Jatim berhasil menggagalkan aksi penipuan daring melalui akun WhatsApp (WA) yang diretas.

    Dalam waktu sekitar Tujuh jam, Polisi mampu memulihkan akun milik warga Pacitan yang sempat diambil alih pelaku.

    Kejadian bermula Sabtu (1/11/2025) pukul 16.00 WIB, Nuarini (35) warga Sumberharjo, mendatangi SPKT Polres Pacitan Polda Jatim setelah WA miliknya tiba-tiba logout dan tidak bisa dibuka.

    Peristiwa itu terjadi sesaat setelah ia mengklik tautan undangan yang dikirim seseorang yang ia kenal.

    Nuarini segera mendatangi SPKT Polres Pacitan Polda Jatim karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

    “Keluarga dan teman-teman saya sudah dihubungi semua. Pelaku mengaku meminjam uang, mengirim nomor rekening, bahkan mengirim file undangan lagi. Karena takut ada korban, saya langsung lapor ke SPKT Polres,” ujarnya, Minggu (2/11/2025). 

    Ia menyampaikan terima kasih kepada Polres Pacitan Polda Jatim atas respons cepat dalam membantu memulihkan akun miliknya.

    “Terima kasih Polres Pacitan sudah membantu memulihkan akun WA saya,” ucapnya. 

    Sebelumnya, Pamapta Polres Pacitan, Ipda Mardian Setyo P., S.H., langsung melakukan pemeriksaan dan memastikan akun korban telah diretas.

    Pelaku bahkan mulai menghubungi kontak korban untuk meminta transfer uang.

    “Kami sarankan korban menonaktifkan sementara mobile banking dan memberi tahu seluruh kontak agar tidak merespons pesan mencurigakan,” kata Ipda Mardian.

    Selain mengamankan aset digital korban, tim SPKT juga membantu proses pemulihan akun.

    Setelah serangkaian verifikasi keamanan dan pengajuan kode OTP, akun WA korban berhasil direbut kembali dari pelaku dalam kurun kurang lebih tujuh jam.

    Sementara itu, Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar menegaskan Polres Pacitan Polda Jatim berkomitmen melindungi masyarakat dari kejahatan siber yang semakin marak.

    “Ini bukti komitmen kami. Masyarakat jangan ragu melapor jika menjadi korban atau mencurigai aktivitas digital mencurigakan,” ujarnya.

    Kapolres Pacitan juga kembali mengingatkan warga agar lebih berhati-hati membuka tautan yang dikirim via pesan, meski berasal dari kontak yang dikenal.

    “Edukasi digital harus terus ditingkatkan. Waspada link dan file mencurigakan,” tambahnya.*** (Bgn)

  • Kepolisian,  Pendidikan

    Asah Fungsi Teknis Kepolisian dan Kepekaan Sosial, 247 Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Mulai Latja

    WARTAPENASATUJATIM | MOJOKERTO – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Catur Prasetya Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim, Minggu (2/11/2025) pagi.

    Sebanyak 247 Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2025 mengikuti apel pemberangkatan Latihan Kerja (Latja) dan program Live In.

    Apel pemberangkatan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala SPN Polda Jatim, AKBP Dody Indra Eka Putra, S.I.K., M.H, didampingi Kepala Korp Siswa SPN Polda Jatim, AKBP Agung Setyono, S.S., M.H., beserta jajaran pengasuh siswa.

    Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dody Indra Eka Putra menyampaikan amanat dan pesan khusus dari Kepala SPN Polda Jatim, Kombes Pol Agus Wibowo, S.I.K.

    Kepala SPN Polda Jatim menekankan bahwa Latja dan Live In adalah jembatan krusial yang menghubungkan antara teori di kelas dengan realitas sosial yang sesungguhnya di lapangan.

    “Program ini bukan sekadar formalitas kurikulum, melainkan esensi dari pendidikan Polri,” kata AKBP Dody.

    Ia mengatakan Latja dan Live In adalah ajang bagi siswa untuk mengaplikasikan fungsi teknis kepolisian secara langsung, sekaligus mengasah kepekaan dan nurani mereka terhadap denyut nadi kehidupan masyarakat.

    Lebih lanjut, Waka SPN Polda Jatim memberikan penekanan yang sangat tegas dan tidak dapat ditawar.

    Ia menginstruksikan seluruh siswa untuk menjaga marwah institusi dan almamater SPN Polda Jatim selama berada di wilayah hukum Polres.

    “Kami titipkan nama baik almamater di pundak kalian. Jaga sikap, etika, dan perilaku. Kami tegaskan, tidak ada pelanggaran sekecil apapun. Tunjukkan bahwa Batalyon Satria Yana Anucasana Siswa Diktukba Polri T.A. 2025 SPN Polda Jatim adalah calon Bhayangkara yang profesional, humanis, dan berintegritas tinggi,” tegasnya.

    Kegiatan latja dan live in merupakan implementasi konkret dari visi Lemdiklat Polri untuk menjadi “Pusat Keunggulan Pendidikan dan Pelatihan”.

    AKBP Dody menjelaskan bahwa proses untuk mewujudkan personel Polri yang ideal tidak cukup hanya dengan menempa aspek akademik dan fisik.

    Menurut AKBP Dody, pendidikan Polri modern harus menyentuh aspek sosial, emosional, dan spiritual.

    “Pendekatan berbasis pengalaman nyata seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan jiwa pengabdian dan kedekatan emosional peserta didik dengan masyarakat,” terangnya.

    Nantinya, siswa diharapkan mampu mempraktikkan tugas fungsi teknis kepolisian (Latja), sekaligus tinggal dan berbaur secara langsung dengan warga (Live In).

    Tujuannya jelas, agar mereka dapat memahami realitas sosial serta menginternalisasi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya secara kontekstual.

    Program Live In secara khusus dirancang untuk memperkuat nilai-nilai empati, toleransi, tanggung jawab sosial, serta kepemimpinan yang humanis.

    Siswa dituntut untuk menerapkan prinsip komunikasi efektif, kerja sama tim, serta pengambilan keputusan yang berbasis nilai moral dan etika profesi.

    Kegiatan Latja dan Live In ini akan dilaksanakan mulai 3 hingga 8 November 2025.

    Sebanyak 247 siswa Diktukba Polri tersebut akan disebar di Lima Polres jajaran Polda Jatim, yakni Polres Blitar Kota, Polres Kediri, Polres Nganjuk, Polres Lamongan, dan Polres Gresik.*** (Bgn)

  • Kepolisian,  Pendidikan,  SOSIAL

    Polresta Palangka Raya Terima 24 Siswa Latja Diktuk Bintara Polri TA 2025 dari SPN Polda Kalteng

    Polresta Palangka Raya Terima 24 Siswa Latja Diktuk Bintara Polri TA 2025 dari SPN Polda Kalteng

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Polresta Palangka Raya menerima kedatangan sebanyak 24 Siswa Latihan Kerja (Latja) Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuk Ba) Polri Tahun Anggaran 2025 dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Tengah, Minggu (2/11/2025).

    Kegiatan penjemputan dilaksanakan oleh Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polresta Palangka Raya dan dipimpin langsung oleh AKP Prio Amboro selaku Kabag SDM, bersama Kasubbagdalpers Ipda Iwan Kushadinoto, serta beberapa personel pendamping.

    Penjemputan berlangsung di SPN Polda Kalteng Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, yang diawali dengan proses pengecekan jumlah siswa dan perlengkapan lapangan (kaporlap) sebelum diberangkatkan menuju Mako Polresta Palangka Raya.

    Prio Amboro menjelaskan bahwa 24 siswa Latja tersebut akan melaksanakan kegiatan pembelajaran lapangan di lingkungan Polresta Palangka Raya, sebagai bagian dari proses pendidikan dan pembentukan profesionalisme calon Bintara Polri.

    “Selama masa Latja, para siswa akan diterjunkan langsung ke berbagai fungsi operasional, seperti Sabhara, Lantas, Reskrim, Intelkam, dan Binmas, guna menambah wawasan serta pengalaman nyata dalam pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan,” ujarnya.

    Ia menambahkan, seluruh kegiatan penjemputan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga para siswa tiba di Polresta Palangka Raya sekitar pukul 11.30 WIB.

    Pelaksanaan kegiatan ini berada di bawah arahan dan pengawasan langsung Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., sebagai bentuk komitmen untuk mendukung proses pendidikan dan pembentukan calon personel Polri yang profesional dan berintegritas.

  • Artikel,  Kepolisian,  Kesehatan,  Pendidikan,  SOSIAL

    Polresta Palangka Raya Jemput 24 Siswa Latja Diktuk Bintara Polri TA 2025

    Polresta Palangka Raya Jemput 24 Siswa Latja Diktuk Bintara Polri TA 2025

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Sebanyak 24 siswa Latihan Kerja (Latja) Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuk Ba) Polri Tahun Anggaran 2025 dari SPN Polda Kalimantan Tengah resmi tiba di Polresta Palangka Raya, Minggu (2/11/2025).

    Kegiatan penjemputan dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polresta Palangka Raya AKP Prio Amboro, didampingi Kasubbagdalpers Bag SDM Ipda Iwan Kushadinoto, serta personel pendamping dari Bag SDM dan SPN Polda Kalteng.

    Proses penyerahan dan pengecekan para siswa Latja dilaksanakan di SPN Polda Kalteng Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, sebelum diberangkatkan menuju Polresta Palangka Raya.

    Dalam kesempatan tersebut dilakukan pengecekan jumlah personel dan perlengkapan lapangan (kaporlap) untuk memastikan kesiapan pelaksanaan latihan kerja.

    Kabag SDM Polresta Palangka Raya menjelaskan bahwa para siswa Latja akan melaksanakan kegiatan pembelajaran lapangan di berbagai fungsi kepolisian yang ada di lingkungan Polresta Palangka Raya.

    “Selama pelaksanaan Latja, para siswa akan ditempatkan di satuan fungsi operasional seperti Sabhara, Lantas, Reskrim, Intelkam, dan Binmas, agar dapat memahami pelaksanaan tugas kepolisian secara langsung di lapangan,” ungkap Prio.

    “Seluruh rangkaian kegiatan mulai dari penjemputan hingga kedatangan di Mako Polresta berlangsung aman dan kondusif,” tambahnya.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran dan pembentukan profesionalisme calon Bintara Polri sebelum nantinya dilantik dan ditempatkan di satuan masing-masing.

    Pelaksanaan penerimaan siswa Latja tersebut berlangsung di bawah pengawasan dan arahan langsung Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., dengan tujuan agar kegiatan berjalan tertib, disiplin, dan sesuai ketentuan pendidikan Polri.

  • Daerah,  Kepolisian

    Polisi Bersama Pemkab Ponorogo Sidak Sejumlah SPBU Cek BBM Pertalite

    WARTAPENASATUJATIM | PONOROGO – Antisipasi terhadap dugaan pencampuran air pada bahan bakar jenis Pertalite, Polres Ponorogo Polda Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melakukan Inspeksi Mendadak (sidak) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Ponorogo, Jumat (31/10/2025).

    Langkah ini merupakan upaya preventif menyusul munculnya laporan dari beberapa daerah di Jawa Timur terkait kendaraan bermotor yang mengalami masalah setelah mengisi Pertalite.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan melakukan pengecekan langsung di lapangan.

    Bahan bakar Pertalite diambil langsung dari nozzle dan ditampung menggunakan botol bening untuk melihat kejernihan sekaligus memastikan tidak ada indikasi campuran air.

    Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, memastikan hasil pengecekan menunjukkan bahan bakar di SPBU Ponorogo dalam kondisi aman dan sesuai standar.

    “Aman ini, bisa dilihat sendiri. Tidak ditemukan Pertalite yang tercampur air,” tegas AKP Imam Mujali.

    Ia menambahkan, kegiatan pengecekan ini bukan karena adanya laporan dari masyarakat Ponorogo, melainkan bagian dari langkah antisipasi untuk memastikan kenyamanan dan keamanan warga dalam menggunakan bahan bakar.

    “Alhamdulillah, hasilnya aman. Tidak ada campuran air. Warga tidak perlu khawatir, Insya Allah Pertalite di Ponorogo dalam kondisi baik,” ujarnya.

    Selain pemeriksaan oleh aparat dan Pemkab, pihak pengelola SPBU juga telah menerapkan sistem kontrol internal secara rutin untuk menjaga kualitas bahan bakar yang disalurkan ke masyarakat.

    Ditempat terpisah, Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu menegaskan, apabila di kemudian hari ditemukan laporan masyarakat terkait bahan bakar bermasalah, pihaknya siap menindaklanjuti dengan penyelidikan lebih mendalam.

    “Kami siap turun jika ada laporan masyarakat. Namun sejauh ini, tidak ditemukan adanya Pertalite yang terkontaminasi air,” pungkas Kapolres AKBP Andin.*** (Bgn)

  • Kepolisian

    Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Tinjau Kesiapan SPPG, Dukung Program Pemenuhan Gizi Nasional

    WARTAPENASATUJATIM | TANJUNGPERAKKapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat, S.I.K., M.H bersama Kabag Log meninjau langsung kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim di Jl. Teluk Kumai Timur no 83-A Kelurahan Tanjung Perak , Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya.

    Kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung program Pemenuhan Gizi Nasional, yang menjadi bagian dari implementasi kebijakan pemerintah pusat di Wilayah Kota Surabaya.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak melihat langsung kondisi fasilitas, ketersediaan logistik, serta kesiapan personel yang akan mendukung pelaksanaan program di lapangan.

    “Kesiapan fasilitas seperti SPPG ini penting agar pelayanan berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujar AKBP Wahyu, Minggu (2/11).

    Ia menegaskan Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim berkomitmen untuk mendukung penuh program pemerintah, termasuk upaya pemenuhan gizi masyarakat.

    Selain memastikan kesiapan teknis, AKBP Wahyu juga menekankan pentingnya sinergi antar instansi, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga unsur masyarakat, dalam menyukseskan program tersebut.

    “Kami terus mendorong koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan program ini bisa berjalan lancar dan membawa manfaat nyata bagi penerima manfaat nantinya, khususnya kelompok rentan gizi,” tambahnya.

    Kapolres Pelabuhan Tanjungperak juga berpesan agar seluruh elemen pelaksana tetap menjaga kebersihan, ketertiban, serta memastikan keamanan di area pelayanan.

    Melalui langkah ini, Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim menunjukkan dukungan aktif terhadap program-program sosial pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

    “Kami berharap program SPPG dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas gizi dan kesehatan warga Kota Surabaya,” pungkasnya.*** (Bgn)

Wartapenasatu.com @2025