Kepolisian
Ketahanan Pangan: Sinergi Polresta Palangka Raya dan SSDM Polri Menuju Indonesia Emas 2045
Ketahanan Pangan: Sinergi Polresta Palangka Raya dan SSDM Polri Menuju Indonesia Emas 2045

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya turut serta dalam video conference (vicon) yang diselenggarakan oleh SSDM Polri. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan analisa dan evaluasi (anev) terhadap pelaksanaan Program Ketahanan Pangan, yang berlangsung pada hari Selasa, 14 Oktober 2025, siang hari.Vicon ini dilaksanakan di Aula Rupatama Mapolresta Palangka Raya, yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut Km. 3,5, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Acara ini dihadiri oleh Wakapolresta, AKBP Moch. Isharyadi Fitriawan, beserta jajaran Pejabat Utama dan Perwira Polresta Palangka Raya.
AKBP Moch. Isharyadi Fitriawan menjelaskan bahwa vicon ini diadakan untuk menyampaikan berbagai arahan terkait pelaksanaan Program Ketahanan Pangan kepada seluruh jajaran Polri. Program ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung dan mengimplementasikan misi Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, SSDM Polri menyampaikan hasil anev Program Ketahanan Pangan yang telah dilaksanakan oleh seluruh jajaran. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa program berjalan sesuai dengan rencana dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Program Ketahanan Pangan ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penting dalam memantapkan sistem pertahanan keamanan negara. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mendorong kemandirian bangsa dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Dengan adanya sinergi antara Polresta Palangka Raya dan SSDM Polri, diharapkan pelaksanaan Program Ketahanan Pangan dapat berjalan lebih optimal. Dukungan dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk mencapai tujuan bersama, yaitu mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Indonesia.
Melalui program ini, diharapkan Indonesia dapat mencapai kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan pada impor. Hal ini akan berdampak positif pada stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang mandiri dan berdaulat.
Dandim Bersama FKPD Peringati Hari Jadi ke-80 Jatim di Bangkalan
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur Tahun 2025, Forkopimda Kabupaten Bangkalan melaksanakan upacara bersama yang berlangsung di halaman Kantor Pemkab Bangkalan, Jalan Soekarno Hatta No. 35, Senin (13/10/25). Kegiatan yang mengusung tema “Jatim Tangguh Terus Bertumbuh” ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Wakil Bupati Bangkalan Fauzan Dja’far, S.Ag., S.H., M.H., sedangkan Komandan Upacara dijabat oleh Kabid Dispemda Lukman. Upacara dihadiri oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim, S.IP., M.H., Ketua DPRD Bangkalan Dedy yusuf, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rosi, S.Pd., Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Novyan, S.H., M.Tr.Opsla., Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono, S.H., S.I.K., M.I.K., serta jajaran Forkopimda dan seluruh OPD Pemkab Bangkalan.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Fauzan Dja’far menyampaikan bahwa Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum memperkuat sinergitas antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat.
“Dengan semangat Jatim tangguh terus bertumbuh, mari kita bersatu mewujudkan Jawa Timur yang inklusif, sejahtera, unggul, berakhlak, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 0829/Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rosi, S.Pd., menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah.
“Kami siap mendukung penuh langkah Pemkab Bangkalan dalam membangun daerah yang tangguh dan terus bertumbuh demi kemajuan Jawa Timur,” ungkapnya.
Upacara berlangsung dengan tertib dan lancar serta diakhiri dengan pembacaan doa dan pemberian trofi lomba kebersihan antarinstansi. Kegiatan ini menjadi simbol semangat kolaborasi dan kebersamaan dalam membangun Jawa Timur yang semakin maju dan berdaya saing.*** (Bgn)
Cegah Kriminalitas, Ditbinmas Polda Kalteng Sambangi Pasar Kahayan Palangka Raya Imbau Masyarakat Jaga Keamanan Dan Ketertiban

Palangka Raya, wartapenasatu.com – Dalam upaya berkelanjutan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan kegiatan preventif di Pasar Kahayan, Palangka Raya, dan area sekitarnya pada Senin siang, 13 Oktober 2025. Inisiatif ini merupakan respons proaktif terhadap dinamika sosial yang berkembang, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda Kalteng, AKBP Dr. G. Herundo Martho, S.E., M.Si, bersama tim yang terdiri dari empat personel. Pendekatan yang digunakan adalah dialog interaktif langsung dengan para pedagang pasar, pemilik toko, pengelola warung, dan masyarakat umum yang beraktivitas di sekitar Pasar Kahayan. Melalui interaksi ini, pesan-pesan kamtibmas disampaikan secara persuasif, membangun kesadaran kolektif akan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si, melalui Dirbinmas Kombes Pol Budhi Rochmat, S.I.K, menegaskan komitmen Polda Kalteng dalam menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah hukumnya. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan Harkamtibmas dilaksanakan secara rutin setiap hari, dengan target dan lokasi yang berbeda-beda, disesuaikan dengan analisis kerawanan dan kebutuhan masyarakat setempat.
“Kami berharap, dengan pelaksanaan kegiatan Harkamtibmas yang berkelanjutan ini, wilayah hukum Polda Kalteng tetap terjaga keamanannya dan kondusif. Dengan demikian, masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang, baik di rumah maupun di tempat umum,” ujar Kombes Pol Budhi Rochmat, S.I.K. Harapan ini mencerminkan visi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, yang senantiasa hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dr. G. Herundo Martho, S.E., M.Si, menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan diri sendiri, keluarga, serta lingkungan sekitar. Beliau menekankan pentingnya mengamankan rumah tinggal, tempat usaha, dan barang-barang berharga dari potensi tindak kriminalitas.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara, sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan menciptakan ketertiban di jalan raya. Kesadaran akan keselamatan berlalu lintas merupakan bagian integral dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara keseluruhan.
Kegiatan Harkamtibmas yang dilaksanakan oleh Ditbinmas Polda Kalteng di Pasar Kahayan merupakan wujud nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Melalui pendekatan yang humanis dan persuasif, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan dan ketertiban semakin meningkat, sehingga tercipta harmoni sosial yang berkelanjutan.
Apel Sispamako: Garda Keamanan Polresta Palangka Raya
Apel Sispamako: Garda Keamanan Polresta Palangka Raya
Palangka Raya, wartapenasatu.com —Personel Polresta Palangka Raya dengan penuh khidmat mengikuti apel kesiapan pengamanan markas komando (Sispamako) yang diselenggarakan di Lapangan Barigas, Mapolda Kalimantan Tengah, Jalan Tjilik Riwut Km. 1, pada hari Senin, 13 Oktober 2025. Kegiatan ini menjadi representasi konkret dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di lingkungan internal kepolisian.

Apel yang dipimpin oleh Padal Kasatsamapta Polresta Palangka Raya, AKP Suyatman, melibatkan sinergi dari berbagai satuan fungsi. Kehadiran beragam elemen kepolisian ini mencerminkan kesiapan multidimensional dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan. AKP Suyatman dalam arahannya menekankan pentingnya disiplin dan kesiapsiagaan sebagai kunci utama keberhasilan Sispamako.
Tujuan utama dari apel kesiapan ini adalah untuk memvalidasi kesiagaan personel serta sarana prasarana yang dimiliki. Dalam konteks dinamisnya tantangan keamanan, pengecekan berkala menjadi krusial untuk memastikan bahwa setiap anggota Polri siap siaga dalam menghadapi segala kemungkinan. Sarana prasarana yang lengkap dan berfungsi optimal menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengamanan.

Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa apel Sispamako bukan sekadar formalitas, melainkan manifestasi dari pengecekan kekuatan riil dan komitmen Polresta Palangka Raya dalam menjaga stabilitas keamanan internal. Beliau menekankan bahwa keamanan markas komando adalah fondasi penting dalam menjaga efektivitas operasional kepolisian.
Lebih lanjut, Kombes Pol Dedy Supriadi menjelaskan bahwa apel kesiapan ini esensial untuk memastikan pemahaman mendalam seluruh personel terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dalam konteks pengamanan markas kepolisian, setiap anggota memiliki peran vital dalam mengantisipasi dan menanggulangi potensi ancaman. Sinergi dan koordinasi yang baik antar personel menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan.

Selama kegiatan apel berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Hal ini mencerminkan kesiapan penuh seluruh personel dalam melaksanakan tugas pengamanan. Semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh setiap anggota Polri menjadi modal berharga dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Palangka Raya.Apel Sispamako ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas dan kesiapsiagaan personel Polresta Palangka Raya. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi, diharapkan Polresta Palangka Raya dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.
Gelar KRYD Polres Kediri Kota Amankan Ranmor Tidak Sesuai Spektek
WARTAPENASATUJATIM | KOTA KEDIRI – Melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Polres Kediri Kota Polda Jatim berupaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Kali ini KRYD yang berlangsung di Mako Satlantas Polres Kediri Kota ini melibatkan personel gabungan dari Polres Kediri Kota dan instansi terkait.
Dalam KRYD yang berlangsung hingga Minggu (12/10/2025) dinihari, petugas memeriksa barang bawaan milik pengendara untuk mengantisipasi adanya senjata tajam (sajam), obat terlarang, maupun, benda berbahaya lainnya.
Meskipun tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan maupun berbahaya, petugas sempat menemukan banyak sepeda motor tidak sesuai Spesifikasi Teknik (spektek) yakni berknalpot brong.
“Sepeda motor yang berknalpot bising kita amankan. Semua langsung kami tindaklanjuti sesuai dengan aturan,” ujar Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Afandy Dwi Takdir, Senin (13/10).
Dia menjelaskan, penggunaan knalpot brong tidak hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga sangat meresahkan masyarakat.
Menurutnya, suara bising yang ditimbulkan knalpot brong itu sering kali mengganggu waktu istirahat masyarakat, terutama pada malam hingga dini hari.
Oleh karenanya, pihaknya merespon laporan dari masyarakat karena resah adanya knalpot brong
“Kebisingan knalpot brong mengganggu kenyamanan warga. Karena itu, penindakan tegas akan terus kami lakukan sekaligus edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan anak muda,” jelasnya.
AKP Afandy menyampaikan, tujuan KRYD ini untuk menciptakan situasi kamtibmas Kota Kediri yang tetap aman dan kondusif.
“Kita harus antisipasi aksi balap liar seperti itu maupun konvoi, dan tindakan kriminalitas lainnya yang dapat menganggu kenyamanan masyarakat khususnya pada malam hari,” ungkapnya.*** (Bgn)
Ditpolairud Polda Jatim Kampanyekan Laut Sehat Nelayan Kuat
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan kampanye bertajuk “Laut Sehat, Nelayan Kuat” di wilayah pesisir Kenjeran, Surabaya.
Direktur Polairud Polda Jatim, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin melalui Kasubdit Patroli AKBP Rochmad Slamet, S.Sos mengatakan kegiatan ini sebagai bagian dari proyek perubahan Ditpolairud yang fokus pada pencegahan tindak pidana destructive fishing serta pemberdayaan masyarakat pesisir.
Dalam kegiatan ini, Ditpolairud Polda Jatim secara resmi mendampingi pembentukan Kelompok Nelayan Anti Destructive Fishing di kawasan Kenjeran.
Kelompok ini beranggotakan tokoh-tokoh nelayan setempat, pengurus koperasi nelayan, dan masyarakat pesisir yang memiliki komitmen menjaga laut dari praktik penangkapan ikan yang merusak.
AKBP Rochmad Slamet menyampaikan bahwa laut yang sehat merupakan fondasi utama bagi ketahanan ekonomi pesisir.
“Keberhasilan menjaga laut tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada kesadaran bersama. Polairud tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan peran aktif nelayan untuk mengawasi dan melaporkan setiap kegiatan yang mencurigakan di laut,” ujarnya, Jumat (10/10).
Selain deklarasi kelompok, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi bahaya destructive fishing, edukasi mengenai alat tangkap ramah lingkungan, serta pelatihan singkat tentang penanganan hasil tangkapan yang berkelanjutan.
AKBP Rochmad Slamet menegaskan bahwa pembentukan kelompok nelayan ini adalah implementasi nyata dari konsep Community Policing di sektor kelautan.
“Laut adalah sumber kehidupan. Menjaganya berarti menjaga masa depan kita bersama. Polairud akan terus hadir mendampingi dan bersinergi dengan masyarakat pesisir,” tegasnya.
Para nelayan di Kenjeran menyambut kegiatan ini dengan antusias. Mereka menilai bahwa pendekatan persuasif Polairud mampu membangun kedekatan emosional dan rasa tanggung jawab bersama.
Dengan semangat Laut Sehat, Nelayan Kuat, Ditpolairud Polda Jatim berkomitmen menjadikan wilayah pesisir Jawa Timur sebagai contoh keberhasilan kolaborasi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam menjaga kekayaan laut nusantara.*** (Bgn)
Tim DVI Polda Jatim Berhasil Identifikasi 53 Korban Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo
WARTAPENASATUJATIM | SURABAYA – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali mencatat kemajuan signifikan dalam proses identifikasi korban peristiwa robohnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo.
Hingga Minggu (12/10/2025), Dua korban kembali berhasil diidentifikasi setelah melalui serangkaian pemeriksaan DNA, medis, dan properti.
Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol Dr. dr. M. Kusnan Marzuki menyampaikan, dua kantong jenazah yang berhasil diidentifikasi masing-masing adalah:
1. Kantong jenazah nomor Post Mortem RSB B-025, teridentifikasi melalui DNA dan medis, cocok dengan nomor Ante Mortem 003 atas nama Ach. Haikal Fadil Alfatih, laki-laki (12), warga Dusun Timur Leke, Sendang Dajah, Labang, Bangkalan.
2. Kantong jenazah nomor Post Mortem RSB B-047, teridentifikasi melalui DNA, medis, dan properti atau barang kepemilikan, cocok dengan nomor Ante Mortem 059 atas nama Syamsul Arifin, laki-laki, (18), warga Dusun Badang, Tlagah, Galis, Bangkalan, Jawa Timur.
Dengan bertambahnya dua korban tersebut, hingga saat ini total sudah 53 korban berhasil teridentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima tim DVI Polda Jatim.
Dari 63 laporan korban hilang, masih terdapat 10 korban yang belum ditemukan, sementara 11 kantong jenazah masih berada di Posko DVI RS Bhayangkara Surabaya, untuk proses identifikasi lanjutan.
Kabiddokkes Polda Jatim menegaskan bahwa DNA dari 11 kantong jenazah yang tersisa telah dikirim ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Dari 11 kantong jenazah ini masih dalam proses identifikasi. Harapan kami, hasilnya tidak lama lagi bisa keluar. Memang karena faktor alamiah prosesnya membutuhkan waktu lebih panjang dibanding hari-hari pertama, kedua dan ketiga,” jelasnya.
Kombes Pol Kusnan menambahkan, Tim DVI Polda Jatim terus berupaya mempercepat proses identifikasi agar keluarga korban segera mendapatkan kepastian.
“Harapan kami, segera semua teridentifikasi sehingga keluarga korban bisa mengetahui siapa anggota keluarganya,” pungkasnya.
Sementara itu Kabid DVI Pusdokkes Polri, Kombes Pol Wahyu Hidayati, menjelaskan bahwa proses identifikasi body part masih menghadapi tantangan, karena sebagian besar kondisi tubuh korban tidak utuh dan minim tanda-tanda khusus.
“Kesulitannya mengidentifikasi body part itu karena posisinya tidak lengkap dan tidak ada tanda-tanda khusus pada bagian tubuh yang ada. Sehingga kami hanya bisa bergantung pada pemeriksaan DNA,” ujarnya.
Kombes Pol Wahyu menambahkan, proses pencocokan DNA antara bagian tubuh yang terpisah dengan tubuh utama memerlukan ketelitian tinggi.
“Seperti sebelumnya, ada body part yang baru bisa teridentifikasi dua hari lebih lambat dari tubuh utamanya. Nah, kondisi seperti ini juga kami temui saat ini, dan masih menunggu hasil pemeriksaan DNA di laboratorium,” tuturnya.
Proses identifikasi masih terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan RS Bhayangkara Polda Jatim, Pusdokkes Polri, PDFI, serta berbagai instansi terkait, dengan mengutamakan ketelitian ilmiah dan empati kepada keluarga korban. (Bgn)
Babinsa Geger Ajak Warga Gotong Royong Cor Jalan Desa
WARTAPENASATUJATIM | Bangkalan — Babinsa Koramil 0829-15/Geger bersama masyarakat Dusun Dajah Gunung, Desa Geger, melaksanakan karya bakti pengecoran jalan pada Minggu (12/10/25). Kegiatan ini dilakukan untuk memperbaiki akses jalan yang menjadi jalur utama warga setempat.
Dua Babinsa, Serka Rosihanto dan Serka Pujiyono, turut bergabung bersama Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Geger Aiptu Amri, Kepala Dusun Dajah Gunung Bapak Azis, serta warga dan pemuda desa. Sinergi ini menunjukkan semangat gotong royong yang kuat antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam membangun desa.
Kepala Desa Geger, Bapak Azis, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Babinsa yang selalu menjadi motor penggerak kegiatan sosial di desa.
“Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa dan semua pihak yang ikut turun tangan. Jalan ini sangat penting bagi warga, dan berkat gotong royong, akhirnya bisa segera diperbaiki,” ujarnya.
Sementara itu, Babinsa Serka Rosihanto menegaskan bahwa karya bakti ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat.
“Kami akan selalu siap membantu dan hadir di tengah warga untuk bersama-sama membangun desa. Semangat gotong royong seperti inilah yang harus terus kita jaga,” ungkapnya.
Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Hasilnya diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Dusun Dajah Gunung.*** (Bgn)
Polresta Palangka Raya Amankan Jalannya Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Periode 2025–2030
Palangka Raya, wartapenasatu.com – Personel Polresta Palangka Raya melaksanakan tugas pengamanan kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara Periode 2025–2030 yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jumat (10/10/2025) malam.

Pelaksanaan pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Padal AKP Eko Nurhanto berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/1161/X/PAM.3.3/2025 tanggal 9 Oktober 2025, dengan kekuatan personel sebanyak 15 anggota Polresta Palangka Raya yang diterjunkan secara lengkap.
Acara pelantikan dimulai sekitar pukul 19.12 WIB, dipimpin oleh Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., yang secara resmi melantik H. Shalahuddin, S.T., M.T. sebagai Bupati Barito Utara dan Felix Sonadie Y. Tingan, A.Md. sebagai Wakil Bupati Barito Utara untuk masa jabatan tahun 2025–2030.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., Pangdam XXII/Tanjungpura Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc.
Bahkan, Kajati Kalteng Agus Sahat Sampe Lumban Gaol, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Tinggi Palangka Raya Dr. Pujiastuti Handayani, S.H., M.H., Ketua DPRD Provinsi Kalteng Drs. Arton S. Dohong, Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M., serta para Forkopimda dan Kepala Daerah se-Kalimantan Tengah pun hadir.

Selain tamu undangan dari unsur pemerintah, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, pelajar, serta insan media dengan total peserta mencapai sekitar 300 orang.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi terhadap personelnya yang telah melaksanakan tugas pengamanan dengan baik sehingga kegiatan berjalan aman dan lancar.
“Pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Palangka Raya dalam memastikan setiap kegiatan pemerintahan dan masyarakat berjalan dengan tertib, aman, serta kondusif,” tegas Kapolresta, Sabtu (11/10/2025).@.
Tragedi di DAS Katingan: Upaya SAR Intensif oleh Tim Gabungan
Tragedi di DAS Katingan: Upaya SAR Intensif oleh Tim Gabungan
Pegatan, Kalimantan Tengah, wartapenasatu.com —Sebuah operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) intensif memasuki hari kelima di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan, melibatkan sinergi antara Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Tengah, TNI Angkatan Laut (AL) Pegatan, dan Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Sampit. Fokus utama adalah pencarian kapal TB. Dantine 138 yang mengalami insiden tragis di perairan tersebut.

Kronologi kejadian mencatat bahwa dari awak kapal, satu orang berhasil diselamatkan, sementara dua korban ditemukan oleh nelayan Hujung Pandara dalam kondisi tidak bernyawa. Namun, satu orang lainnya masih dinyatakan hilang di laut, memicu respons cepat dari tim gabungan untuk memperluas area pencarian.Pada hari Sabtu, 11 Oktober 2025, sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, tim gabungan yang terdiri dari personel Ditpolairud Polda Kalteng Perwakilan Pegatan, Satpolairud Polres Katingan, TNI AL Pegatan, dan Tim Basarnas, terus berupaya menemukan korban yang belum ditemukan. Pencarian difokuskan di perairan laut Pegatan dengan koordinat 02° 24′ 820″ T / 113° 22′ 650″ S.
“Meskipun telah dilakukan upaya maksimal, hingga hari kelima pencarian, korban maupun tanda-tanda kapal yang tenggelam belum berhasil ditemukan,” ujar salah satu koordinator lapangan. Kondisi cuaca dan arus yang tidak menentu menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR dalam memperluas area pencarian.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., melalui Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen penuh untuk terus melakukan pencarian dengan sumber daya yang ada. “Kami akan melaksanakan pencarian dengan maksimal, dengan harapan dapat menemukan dan menyelamatkan korban secepat mungkin,” tegasnya.
Operasi SAR ini tidak hanya melibatkan sumber daya manusia yang terlatih, tetapi juga teknologi canggih seperti sonar dan drone bawah air untuk memetakan dasar laut dan mengidentifikasi potensi lokasi keberadaan korban atau bangkai kapal. Selain itu, koordinasi yang erat dengan komunitas nelayan lokal terus dilakukan untuk mendapatkan informasi tambahan yang mungkin berguna dalam pencarian.
Tragedi ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan maritim dan perlunya peningkatan kesadaran akan risiko di perairan. Upaya pencarian akan terus dilakukan dengan harapan dapat memberikan kepastian bagi keluarga korban dan mengungkap penyebab pasti dari insiden ini.