Kepolisian

  • Kepolisian,  MBG,  Militer

    Sinergi TNI dan Pemerintah Kecamatan Dukun Dukung Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa, Danramil 0817/16 Dukun yang diwakili oleh Peltu Gatot Weliyandi menghadiri kegiatan Pengarahan Umum terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Modal Penyertaan Koperasi Desa Merah Putih (KMP). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai II Kantor Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, pada Selasa (21/10/2025).

    Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Dukun Bapak Gunawan Pura Atmaja, S.STP., M.M, Kapolsek Dukun AKP Selamet, S.H, Kepala Puskesmas Dukun, Kepala Puskesmas Mentaras, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Dukun.

    Dalam sambutannya, Camat Dukun Gunawan Pura Atmaja menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat dan kemandirian ekonomi desa melalui penguatan koperasi.

    “Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari sinergi lintas sektor untuk membangun kesejahteraan warga. Sementara Koperasi Merah Putih akan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa,” ungkap Camat Dukun.

    Sementara itu, Danramil 0817/16 Dukun yang diwakili Peltu Gatot Weliyandi menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung penuh kegiatan pemerintah daerah, terutama yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan dan ketahanan masyarakat.

    “Koramil Dukun siap mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dan pengembangan Koperasi Merah Putih. Melalui kerja sama lintas instansi, kita berharap masyarakat semakin mandiri, sehat, dan sejahtera,” ujar Peltu Gatot.

    Kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Melalui sinergi antara pemerintahan kecamatan, TNI, Polri, dan unsur masyarakat, diharapkan program-program sosial dan ekonomi di wilayah Dukun dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.*** (Bgn)

  • Kepolisian,  Kriminal

    Ibu dan Anak Berusia 6 Tahun Dianiaya, Polres Bangkalan Berhasil Amankan 2 Pelaku

    WARTAPENASATUJATIM | Polres Bangkalan – Aksi penganiayaan terjadi di Desa Kajuanak, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan. Satu keluarga melakukan penganiayaan terhadap seorang ibu dan anaknya yang masih berusia enam tahun. Aksi penganiayaan ini pun langsung menjadi atensi pihak Kepolisian Resor Bangkalan.

    Tak butuh waktu lama, Satreskrim Polres Bangkalan berhasil mengamankan 2 pelaku penganiayaan yang tidak lain adalah ibu dan anak. 2 pelaku ini diketahui merupakan tetangga korban.

    Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, S.H., M.H. mengatakan pihaknya menetapkan MY (42 tahun) dan anaknya, R (21 tahun) sebagai tersangka penganiayaan.

    “Dua pelaku kami tahan dan kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar AKP Hafid saat didampingi oleh Kasihumas Ipda Agung Intama pada Senin petang kemarin (20/10).

    Menurut keterangan saksi dan pelaku, penganiayaan bermula saat anak MK, yakni E (6) bersama teman sebayanya sedang membeli jajan ketika jam istirahat di sekolah madrasah. Tak lama kemudian, bungkus jajan tersebut dibuang di halaman oleh E dan teman-temannya.

    Tiba-tiba, E dan teman-temannya didatangi oleh seorang nenek, yakni MS (80) dengan membawa bambu. Nenek tersebut merupakan ibu MY yang saat itu membantu MY berjualan di sekitar sekolah.

    MS lalu menganiaya E dan teman-temannya. Bahkan, bagian mata E lebam akibat penganiayaan itu. Tak terima anaknya dianiaya, MK lalu menghubungi cucu laki-laki MS, yakni R melalui telepon. Saat dihubungi, R sempat meminta maaf atas perlakukan neneknya.

    Akibat penganiayaan tersebut, MK mengalami luka di bagian kepala dan beberapa bagian tubuhnya. Korban juga mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

    “Untuk kasus penganiayaan terhadap putri korban, itu dilaporkan dalam berkas tersendiri dan masih kami dalami,” tambah AKP Hafid.

    “Saat ini sedang kami dalami kasus ini apakah ada keterlibatan pihak lain atau tidak,” tutup AKP Hafid.*** (Bgn)

  • Artikel,  Daerah,  hukum,  Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal

    Polres Toba Ringkus Begal yang Resahkan Masyarakat di Lintong Nihuta

    Polres Toba Ringkus Begal yang Resahkan Masyarakat di Lintong Nihuta

    Toba, wartapenasatu.com — Tim Jatanras Satreskrim Polres Toba berhasil menangkap seorang pelaku begal yang telah meresahkan masyarakat di Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba. Penangkapan dilakukan di pinggir jalan, sekitar 100 meter dari Posko Pantai Pakkodian, pada Senin, 20 Oktober 2025.

    Pelaku begal yang berhasil diringkus bernama Roy Rinaldi Rumapea, seorang pria berusia 30 tahun yang berdomisili di Kebun Sayur, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai. Informasi ini disampaikan oleh Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K, melalui Kasat Reskrim Polres Toba, Iptu Erikson David Hutauruk, SH, MH, saat dikonfirmasi.

    Iptu Erikson menjelaskan bahwa kejadian bermula pada hari Rabu, 15 Oktober 2025, sekitar pukul 13.00 WIB. Korban bernama Anros Situmorang, bersama temannya Reflita Boru Nainggolan, hendak pulang ke Kota Pematang Siantar setelah berekreasi dari Pantai Pakkodian.

    Sekitar 100 meter dari Posko Pantai Pakkodian, tiba-tiba pelaku muncul dari semak-semak dan langsung menyerang korban dengan menggunakan parang panjang di bagian kepala. Tersangka berusaha membacok korban secara berturut-turut, namun korban berhasil menangkis serangan tersebut dengan menggunakan lengan kirinya.

    Korban kemudian berhasil menangkap tangan tersangka dan mendorongnya hingga keduanya terjungkal ke semak-semak. Pelaku sempat menyerah dan menyuruh korban pergi. Namun, ketika korban hendak menaiki sepeda motornya, pelaku kembali menyerang teman korban. Korban pun berusaha menyelamatkan temannya, tetapi pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor korban. Setelah kejadian itu, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Balige.

    Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan sepeda motor merek HONDA Vario 150 CC dengan nomor polisi BK 5966 WAO atas nama Anros Situmorang. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, Tim Jatanras berhasil mengumpulkan informasi dan segera berangkat ke Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

    Setelah berkoordinasi dengan Polsek Gebang, Resort Langkat, Tim Jatanras berhasil menemukan tersangka di Dusun III Pasar Merbauh, Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. Setelah diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya dan mengungkapkan bahwa senjata tajam yang digunakan telah dibuang di sekitar Danau Toba daerah Parapat, Kabupaten Simalungun, serta kendaraan milik korban telah digadaikan ke daerah Medan. Saat ini, tim masih melanjutkan penyelidikan untuk menemukan kendaraan korban dan membawa tersangka ke Kantor Sat Reskrim Polres Toba untuk proses lebih lanjut.

  • Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal,  Pendidikan,  SOSIAL

    KOMANDO HAM Dukung Polri Usut Tuntas Isu SARA di Tapanuli Tengah

    KOMANDO HAM Dukung Polri Usut Tuntas Isu SARA di Tapanuli Tengah

     

     

    Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com — Anggota KOMANDO HAM (Hidupkan Aspirasi Masyarakat) menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Tapanuli Tengah, dalam menindaklanjuti pelaporan terkait isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan) yang diduga melibatkan oknum Kasat Satpol PP. Pernyataan ini disampaikan pada Senin, 20 Oktober 2025, sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menjaga harmoni sosial dan ketertiban di masyarakat.

    Damianus Waruwu, seorang anggota KOMANDO HAM, menegaskan bahwa pelaporan ini bertujuan agar pihak kepolisian dapat bertindak cepat dan efektif guna mencegah potensi konflik yang tidak diinginkan. Langkah ini dianggap krusial untuk menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat Nias, serta mencegah kerusuhan yang mungkin timbul akibat pernyataan yang mengandung unsur SARA.

    Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan, Damianus Waruwu menekankan pentingnya saling menghormati antarwarga negara. “Negara kita bukanlah negara persukuan, melainkan negara yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan antar warga bangsa,” ujarnya, seraya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan.

    KOMANDO HAM mengimbau seluruh masyarakat Tapanuli Tengah, khususnya masyarakat Nias di seluruh Indonesia, untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu SARA yang beredar. Damianus Waruwu mengajak semua pihak untuk mempercayakan proses hukum kepada aparat penegak hukum yang berwenang, agar kasus ini dapat diproses secara adil dan transparan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Dengan menjaga kondusivitas daerah, KOMANDO HAM berharap dapat mendukung kemajuan Tapanuli Tengah menuju tingkat yang lebih baik di berbagai bidang. Pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan hanya dapat terwujud jika seluruh masyarakat hidup dalam suasana aman, damai, dan harmonis.

    Sebelumnya, Ketua HIMNI (Himpunan Masyarakat Nias Indonesia) Kecamatan Badiri, Onlirman Nazara, telah melaporkan dugaan penghinaan yang diduga dilakukan oleh oknum Kasat Satpol PP Tapanuli Tengah berinisial HS. Pelaporan ini merupakan instruksi dari Ketua HIMNI Sibolga-Tapanuli Tengah sebagai respons terhadap keresahan yang dirasakan oleh masyarakat Nias.

    Masyarakat Nias berharap agar pihak kepolisian dapat bertindak tegas dalam menangani kasus ini guna menghindari potensi konflik antarsuku. Upaya konfirmasi dan klarifikasi yang dilakukan oleh awak media kepada HS melalui pesan WhatsApp belum mendapatkan respons, sehingga menimbulkan kekecewaan. Hingga berita ini diterbitkan pada Selasa, 22 Oktober 2025, belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.

  • Artikel,  Keamanan,  Kepolisian

    HIMNI Laporkan Dugaan Penghinaan oleh Oknum Kasat Satpol-PP Tapteng: Jaga Harmoni Antar Etnis

    HIMNI Laporkan Dugaan Penghinaan oleh Oknum Kasat Satpol-PP Tapteng: Jaga Harmoni Antar Etnis


    Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com – Di tengah keragaman etnis yang menjadi kekayaan Tapanuli Tengah (Tapteng), sebuah insiden yang berpotensi merusak harmoni antar masyarakat mencuat. Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Kabupaten Tapteng, melalui Ketua PAC Kecamatan Badiri, Onlirman Nazara, melaporkan dugaan penghinaan terhadap masyarakat Nias oleh oknum Kasat Satpol-PP di Polres Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada Minggu, 19 Oktober 2025.

    Laporan ini diajukan menyusul beredarnya rekaman yang diduga berisi penghinaan dan ujaran permusuhan terhadap masyarakat Nias. Rekaman tersebut diduga dilakukan oleh oknum Kasat Satpol-PP Tapanuli Tengah berinisial HS di ruang kerjanya pada tanggal 13 Oktober 2025. HIMNI mengambil langkah tegas untuk melaporkan dugaan penghinaan ini guna menghindari konflik horizontal yang dapat memicu perpecahan dan isu SARA.

    Onlirman Nazara, sebagai perwakilan HIMNI, menyampaikan bahwa tindakan ini merupakan instruksi dari Ketua HIMNI Sibolga Tapanuli Tengah. “Ini merupakan instruksi dari Ketua HIMNI Sibolga Tapanuli Tengah untuk melaporkan,” tegasnya. HIMNI berharap agar pihak kepolisian dapat mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang diduga melakukan penghinaan tersebut.

    “Masyarakat Nias berharap pihak kepolisian mengambil tindakan tegas untuk menghindari konflik antar suku,” timpal Onlirman Nazara dengan nada serius. HIMNI menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan kedamaian antar etnis di Tapanuli Tengah.

    Onlirman Nazara menjelaskan bahwa isi rekaman dari oknum berinisial HS tersebut mengandung kalimat yang menyulut emosi masyarakat Nias. Kalimat tersebut berbunyi, “Nias-nias dang adong diau i hu tikam,” yang artinya “Nias-nias nggak perlu samaku. Ku tikam.” HIMNI menilai bahwa kalimat ini merupakan bentuk penghinaan dan ujaran permusuhan terhadap masyarakat Nias.

    “Saya berharap di permasalahan ini tidak ada yang mengambil kepentingan, namun murni menjaga marwah dan martabat seluruh masyarakat Nias,” harap Onlirman Nazara dengan tulus. HIMNI berharap agar proses hukum dapat berjalan dengan adil dan transparan, serta tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi atau kelompok.

    Onlirman Nazara juga menambahkan bahwa pelaporan ini bertujuan agar masalah ini dapat diselesaikan secara tuntas dan tidak menimbulkan gesekan yang lebih luas. “Sibolga Tapanuli Tengah selama ini aman dan damai, terdiri dari beragam suku dan agama yang berbeda namun selalu rukun,” jelasnya. HIMNI berharap agar kejadian ini tidak merusak kerukunan dan kedamaian yang telah lama terjalin di Tapanuli Tengah.

  • Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal,  Pendidikan

    Kapolres Tapteng Gaungkan Hukum dan Bahaya Narkoba di SMKN 3 Sibolga

    Kapolres Tapteng Gaungkan Hukum dan Bahaya Narkoba di SMKN 3 Sibolga

    Tapanuli Tengah, wartapenasatu.com – Di tengah semangat pagi yang membara, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., memimpin Upacara Bendera di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Sibolga pada Senin, 20 Oktober 2025. Di hadapan sekitar 700 siswa/siswi, jajaran guru, dan pejabat utama Polres, Kapolres Wahyu Endrajaya menyampaikan pesan tegas mengenai pentingnya ketaatan hukum dan menjauhi perilaku yang merusak masa depan.

    Upacara yang berlangsung di Kecamatan Pandan ini merupakan bagian integral dari Program Kerja Polres Tapteng Tahun 2025 yang berfokus pada pembinaan dan sosialisasi hukum. Program ini bertujuan untuk mencegah serta meminimalisir pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar, sehingga tercipta generasi muda yang taat hukum dan berprestasi.

    Dalam amanatnya, Kapolres Tapteng menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sekolah atas kesempatan menjadi pembina upacara. Ia kemudian langsung memberikan penekanan penting kepada seluruh siswa mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menjauhi tindak pidana, dan menghindari penyalahgunaan narkoba.

    Kapolres Wahyu Endrajaya mengimbau para pelajar untuk tetap mematuhi Aturan Lalu Lintas sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 saat berkendara. Selain itu, ia menegaskan agar siswa tidak melakukan tindak pidana dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba karena hal tersebut dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

    Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa sebagai negara demokrasi, penyampaian aspirasi harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Apabila anak-anak kami pernah terlibat dalam Tindak Pidana, maka nanti akan tercatat dalam Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), hal ini tentu dapat menghambat cita-cita kalian,” ujar AKBP Wahyu Endrajaya dengan nada prihatin.

    Kapolres juga mendorong pelajar untuk menggunakan waktu sebaik-baiknya dalam belajar agar dapat menggapai cita-cita dan membanggakan keluarga. Ia juga mengingatkan pentingnya mendekatkan diri kepada Tuhan masing-masing agar terhindar dari hal-hal yang tidak baik.

    Kapolres menutup arahannya dengan menyebutkan bahwa Polres Tapteng telah membangun SPPG (Sentra Pelayanan Publik Gakkum) dan SMKN 3 akan mendapat MBG (Mobil Bimbingan Gakkum) dari Polres Tapteng sebagai bentuk dukungan. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala SMKN 3 Sibolga, Safaruddin Siregar, S.Pd., M.M., Kasat Binmas AKP Sargatua Siregar, S.H., Kasat Lantas AKP Dela Antomi, S.H., dan sejumlah pejabat utama Polres Tapteng lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan Upacara Kenaikan Bendera berjalan dengan aman dan tertib.

  • Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  SOSIAL

    Polantas Menyapa: Sentuhan Humanis di Loket SIM

    Polantas Menyapa: Sentuhan Humanis di Loket SIM

    Palangka Raya, wartapenasatu.com – Di tengah hiruk pikuk pelayanan publik, Satlantas Polresta Palangka Raya kembali menghadirkan inisiatif “Polantas Menyapa” sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di area Satpas SIM pada hari Senin, 20 Oktober 2025, dengan sentuhan humanis yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

    Kegiatan kali ini dipimpin langsung oleh Kanit Regident Satlantas Polresta Palangka Raya, Ipda Tri Marsono. Kehadirannya bukan sekadar sebagai pimpinan, melainkan sebagai sosok yang aktif terlibat dalam membantu masyarakat secara langsung. Ipda Tri Marsono turut serta dalam proses pengisian formulir pendaftaran pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

    Dengan keramahan dan kesabaran, Ipda Tri Marsono memberikan penjelasan serta bimbingan kepada warga yang masih mengalami kebingungan dalam mengisi data diri pada formulir. Pendekatan personal ini memberikan rasa nyaman dan menghilangkan kesan birokrasi yang kaku. Sikap aktif dan humanis ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat yang merasa terbantu dengan pelayanan yang cepat dan mudah dipahami.

    “Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan terbantu saat mengurus SIM. Pelayanan publik harus dilakukan dengan hati, karena ini bagian dari pengabdian kami,” ujar Ipda Tri Marsono dengan tulus. Pernyataan ini mencerminkan semangat pelayanan yang menjadi landasan utama kegiatan “Polantas Menyapa”.

    Melalui kegiatan “Polantas Menyapa”, Satlantas Polresta Palangka Raya berkomitmen untuk terus menghadirkan sosok polisi lalu lintas yang dekat, peduli, dan siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Inisiatif ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan teknis, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis antara polisi dan masyarakat.

    Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan publik dapat dilakukan dengan sentuhan humanis yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kehadiran polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang siap membantu dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

    Dengan adanya kegiatan “Polantas Menyapa”, diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat adalah kunci terciptanya keamanan dan ketertiban yang kondusif.

  • Daerah,  Kepolisian,  MBG,  Militer

    Peresmian SPPG Hibrid Yayasan Perguruan Pendidikan NU Terate Gresik: Dorong Pemenuhan Gizi Seimbang untuk Tumbuh Kembang Anak Sekolah

    WARTAPENASATUJATIM | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen meningkatkan kualitas pemenuhan gizi anak usia sekolah. Hal tersebut diwujudkan melalui peresmian Satuan Pelayanan6 Pemenuhan Gizi (SPPG) Hibrid Yayasan Perguruan Pendidikan Nahdlatul Ulama (YPPNU) Trate, yang berlangsung di halaman SDNU 1 Trate, Jalan KH Abdul Karim No. 60, Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik. Senin (20/10/2025).

    Kegiatan dihadiri langsung oleh Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, S.E., M.MB., didampingi Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif, M.Kes., M.M., M.H.P., serta jajaran Forkopimda dan sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

    Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari mewakili Dandim 0817/Gresik, Kapolsek Gresik Iptu Suharto, S.H. mewakili Kapolres Gresik, Kepala Dinas Pendidikan Dr. S. Haryanto, S.Pd., M.M., Dirut Petrokimia Gresik Bpk Daconi Kotob, serta Kepala Yayasan SDNU 1 Trate Drs. H.M.E. Wahyudi, M.M.

    Dalam sambutannya, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa keberadaan SPPG Hibrid merupakan inovasi strategis dalam memenuhi kebutuhan gizi peserta didik.

    “Tumbuh kembang anak yang cerdas harus didukung dengan makanan bergizi. Peningkatan dari kantin menjadi SPPG artinya tidak ada jarak dalam pemenuhan gizi. Semua proses dilakukan langsung di sekolah agar lebih terjamin kebersihannya dan kualitasnya,” tutur Bupati.

    Beliau juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, yayasan, dan instansi kesehatan agar pengawasan terhadap makanan yang dikonsumsi siswa dapat berjalan optimal.

    “Dapur SPPG harus benar-benar bersih, dan pengelolaannya harus bekerja sama dengan Dinas Kesehatan maupun pihak terkait lainnya. Kita ingin memastikan tidak ada kasus keracunan makanan dan mutu pelayanan tetap terjaga,” tambahnya.

    Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan penekanan tombol peresmian secara simbolis oleh Bupati Gresik bersama jajaran Forkopimda, yang disambut meriah oleh para undangan.

    Setelah itu, dilakukan peninjauan langsung ke lokasi dapur SPPG Hibrid SDNU 1 Trate, yang kini siap melayani kebutuhan makan bergizi siswa secara higienis dan terstandar.

    Sementara itu, Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Siari, yang hadir mewakili Dandim 0817/Gresik, menyampaikan apresiasi atas langkah positif Pemkab Gresik dan Yayasan YPPNU Trate dalam mendukung program ketahanan pangan serta peningkatan kualitas generasi muda.

    “Program SPPG Hibrid ini sejalan dengan semangat dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat. Pemenuhan gizi yang baik akan melahirkan generasi yang kuat, sehat, dan berdaya saing tinggi. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk keberlanjutan program ini,” ungkapnya.

    Kegiatan peresmian SPPG Hibrid Yayasan Perguruan Pendidikan NU Trate ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan para tamu undangan.

    Acara ditutup dengan pembacaan doa, dilanjutkan peninjauan fasilitas dapur yang telah memenuhi standar kebersihan serta keamanan pangan.*** (Bgn)

  • Artikel,  Daerah,  Keamanan,  Kepolisian,  Kriminal,  SOSIAL

    Hadiri Apel Ojol Kamtibmas, Kapolri Ajak Bersinergi Jaga Kamtibmas

    Hadiri Apel Ojol Kamtibmas, Kapolri Ajak Bersinergi Jaga Kamtibmas

    Jakarta, wartapenasatu.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Apel Ojol Kamtibmas di Monas, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergisitas nyata antara Polri dengan komunitas ojek online.

    “Alhamdulillah hari ini disatu tahun Pemerintahannya Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran hari ini teman-teman komunitas ojol melaksanakan kegiatan aksi dalam bentuk yang lain. Bentuknya adalah Apel Ojol Jaga Kamtibmas. Dengan mengusung tema Jaga Jakarta Bersama Polda Metro Jaya,” kata Sigit.

    Sigit menegaskan, kegiatan ini apel ojol ini merupakan sinergisitas yang sudah terjalin sejal lama antara kepolisian dengan para komunitas driver ojek online dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Tentunya kami Polri menyambut baik apel ojol kamtibmas ini sebagai bentuk sinergitas antara
    Polri dan teman-teman komunitas ojol dalam menciptakan stabilitas Kamtibmas,” ujar Sigit.

    Menurut Sigit, peran ojek online tentunya akan sangat penting bagi Polri dalam rangka bekerja sama terkait upaya-upaya pencegahan terjadinya aksi kriminalitas maupun kejahatan, khususnya di jalanan.

    “Antara lain memberikan informasi terkait dengan peristiwa-peristiwa kejahatan, ataupun peristiwa-peristiwa lain yang terjadi, yang ada di lapangan yang perlu diinformasikan kepada kepolisian,” ucap Sigit.

    Dengan begitu, kata Sigit, kepolisian bisa melakukan langkah dan respons terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi. Menurut Sigit, hal itu tentunya bentuk kemitraan yang sangat strategis sebagai bagian dari Community Policing yang terus dikembangkan.

    “Ke depan kami juga ingin melakukan kerjasama dengan teman-teman aplikator untuk menambah ruang di aplikator untuk juga membantu memberikan teman-teman dari komunitas ojol bisa mendapatkan ruang pengaduan ataupun ruang laporan yang terkoneksi dengan Kepolisian. Sehingga hal ini juga tentu akan bisa membantu memberikan respons cepat,” papar Sigit.

    Sigit meyakini bahwa, dengan kekuatan komunitas ojol yang ada di mana-mana, hal itu akan sangat membantu kepolisian dalam menciptakan stabilitas kamtibmas dan melakukan pencegahan terjadinya kejahatan.

    “Dan pemerintah tentunya juga terus memperhatikan dan terus mendorong agar apa yang diperjuangkan oleh teman-teman Ojol ini bisa mendukung utamanya dalam bentuk-bentuk regulasi, dalam bentuk program-program
    yang mendukung masyarakat ataupun komunitas Ojol. Salam satu aspal,” tutup Sigit.@ Herry Kalteng

  • Kepolisian,  Militer,  Olah Raga

    Kerapan Sapi Piala Presiden 2025, Polres Bangkalan : Terimakasih Warga Madura

    WARTAPENASATUJATIM | Polres Bangkalan – Kejuaraan event tahunan Kerapan Sapi ter Akbar di Madura pada tahun 2025 ini, telah berhasil terselenggara dengan baik. Pengamanan berlapis pun dikerahkan untuk event tahunan yang juga memperingati Hari Jadi Kabupaten Bangkalan ke-494.

    Kerapan Sapi tahun ini yang diselenggarakan di Stadion RP. Moch. Noer, Kota Bangkalan pada Minggu pagi tadi (19/10/2025) diikuti oleh 24 pasang sapi terbaik se Madura ini berhasil berjalan aman dan lancar.

    Berjalannya Kerapan Sapi Piala Presiden tahun 2025 ini tidak lepas dari Pengamanan berlapis dari TNI/Polri dan Brimob Polda Jatim.

    Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama mengatakan jika Polres Bangkalan menerjunkan tim gabungan untuk mengamankan sukses dan berlangsung Kerapan Sapi terbesar di Madura.

    “Kami menerjunkan pengamanan berlapis mulai dari TNI Polri, dan juga Brimob Polda Jatim. Pengamanan ini telah kami laksanakan sejak awal hingga akhir sesuai dengan SOP yang berlaku,” terang Ipda Agung.

    Selain itu, Ipda Agung menjelaskan meskipun sedikit kesalahan pahaman diantara peserta yang menyebabkan terjadinya kekisruhan selama berlangsungnya Kerapan Sapi Piala Presiden tahun 2025 ini, hal ini sama sekali tidak mengurangi esensi dan khidmatnya pertandingan.

    “Alhamdulillah pelaku yang membuat keonaran saat ini telah diamankan oleh Satreskrim Polres Bangkalan. Untuk detail jumlah yang diamankan, akan kami follow up selepas pemeriksaan berlangsung,” terang Ipda Agung di Mapolres Bangkalan pada Minggu malam ini (19/10).

    Meski begitu, Ipda Agung berharap Kerapan Sapi Piala Presiden ini akan semakin memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

    “Mari kita jadikan even Kerapan Sapi Piala Presiden di tahun 2025 ini, menjadi sarana untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa khususnya warga Madura. Terimakasih kepada masyarakat Madura,” tutup Ipda Agung.*** (Bgn)

Wartapenasatu.com @2025